cover
Contact Name
Dhini Dewiyanti
Contact Email
jlbi@iplbijournals.id
Phone
+628122184048
Journal Mail Official
dhinijlbi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Antropologi 20. Komp. UNPAD. Cigadung. Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia
ISSN : 23019247     EISSN : 26220954     DOI : https://doi.org/10.32315/jlbi
Jurnal ini menerima tulisan ilmiah dalam bentuk artikel hasil penelitian, artikel diskursus, dan artikel metode penelitian. Ruang lingkup keilmuan yang diwadahi oleh jurnal ini meliputi bidang arsitektur lanskap, arsitektur perilaku dan lingkungan, pengelolaan pembangunan dan pengembangan kebijakan, perancangan arsitektur, perencanaan dan perancangan kota, perencanaan wilayah dan perdesaan, perumahan dan permukiman, sains dan teknologi bangunan, sejarah dan teori arsitektur dan kota, sistem infrastruktur wilayah dan kota, serta bidang keilmuan lingkungan binaan lainnya.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI" : 6 Documents clear
Prinsip Arsitektur Tropis Nusantara pada Rumah Vernakular Jawa (Studi Kasus: Omah Joglo dan Limasan di Gunungkidul) Imanda Amalia Damayanti; Ananda Weningtyas Handoyono; Fakhita Aulia Ramadhanty; Ema Yunita Titisari
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.422

Abstract

Arsitektur vernakular adalah wujud adaptasi masyarakat terhadap lingkungan yang mencerminkan budaya lokal. Bentuk arsitektur vernakular di Indonesia dikenal sebagai Arsitektur Tropis Nusantara yang dirancang untuk merespons iklim tropis dengan mengoptimalkan pengendalian termal melalui prinsip hemat energi dan pendinginan pasif. Salah satu arsitektur vernakular yang masih dapat ditemui adalah rumah vernakular Jawa yang dalam pembuatan rumah tersebut masyarakat Jawa berpegang pada nilai hidup berdampingan secara harmonis dengan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip Arsitektur Tropis Nusantara dan mengetahui kinerja termal dalam penurunan suhu pada rumah vernakular Jawa di Gunungkidul. Metode yang digunakan yaitu mixed method yang menggabungkan pendekatan kualitatif dengan analisis desain visual dan kuantitatif dengan pengukuran suhu udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa omah Joglo dan Limasan menerapkan prinsip Arsitektur Tropis Nusantara, seperti volume atap besar, ventilasi optimal, tritisan lebar, adanya vegetasi, dan material dengan konduktivitas termal rendah untuk menurunkan suhu dalam ruangan pada siang hari. Penurunan suhu ruang luar pada omah Joglo lebih efektif dibandingkan omah Limasan. Efektivitas ini disebabkan oleh rasio atap omah Joglo yang lebih besar, ventilasi yang lebih lebar, serta penggunaan material alami berpori dengan konduktivitas termal rendah.
Revitalisasi Kawasan Wisata Desa Bakbakan, Gianyar Melalui Perancangan Arsitektur Berbasis Kearifan Lokal Widiastuti; Putri, Dyah Aulia; Ni Made Synthia Maharani, Regina; Hening Cahyaningsih, Ni Made; Ayu Widya Pratiwi, Luh Made; Ayu Dheanty Pradnya Dewi, Ni Nyoman
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.423

Abstract

Desa Bakbakan, Gianyar, merupakan destinasi wisata yang kaya akan nilai sejarah dan budaya. Namun, desa ini menghadapi tantangan berupa penurunan jumlah wisatawan serta kurangnya pembaruan infrastruktur, yang berisiko menghambat keberlanjutan sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi potensi Desa Bakbakan yang digunakan untuk mengembangkan pariwisata di desa ini serta menyusun strategi program revitalisasi pariwisata desa ini. Metoda penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, meliputi analisis, penggambaran, wawancara, observasi, serta kajian literatur. Hasilnya adalah terdapat 3 potensi Desa yaitu: alam, budaya, dan aktivitas pertanian. Hasil tersebut digunakan sebagai strategi perancangan arsitektur sebagai salah satu usulan untuk mengembangkan program revitalisasi pariwisata Desa Bakbakan, Gianyar. Strategi yang dikembangkan adalah pemanfaatan material lokal, pelestarian arsitektur tradisional, dan integrasi budaya setempat untuk meningkatkan daya tarik wisata. Revitalisasi berbasis kearifan lokal diharapkan dapat membangkitkan minat wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya dan perekonomian masyarakat Desa Bakbakan. Penggunaan konsep arsitektur yang selaras dengan budaya lokal diidentifikasi sebagai elemen kunci dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.
The Change and Continuity in the Morphology of Traditional Malay Kampung in Medan, Indonesia 1913-2024 Panjaitan, Sri Elfina; Ginting, Salmina Wati; Hadinugroho, Dwi Lindarto
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.429

Abstract

This study examines the morphological transformation of the traditional Malay kampung in Medan, Indonesia, from the colonial period (1913) to the present day (2024). Using a typo-morphological approach, the research analyzes spatial changes of streets, buildings, and open spaces, revealing how historical, social, and economic dynamics have shaped the kampung’s evolution. The findings indicate that early settlements were structured around the Malay Sultanate called Istana Puri in Kota Matsum III district. This area showed a clear spatial arrangement of Malay traditional settlement. However, post-independence urbanization, migration, and economic shifts led to increasing density, irregular patterns, and the fading of traditional Malay architectural identity. By 2024, commercial activities dominated major roads, while residential areas moved inward, resulting in fragmented spatial patterns. The study highlights the impact of colonial legacies, the 1946 social revolution, and economic growth in shaping Medan’s urban transformation. Understanding these changes provides insights for urban planning strategies that balance modernization with cultural preservation. This research contributes to the discourse on historical urban morphology and the challenges of maintaining cultural identity in evolving cityscapes.
Peta Persebaran dan Karakter Arsitektural Pabrik Gula Peninggalan Belanda di Pulau Jawa: Kajian Sejarah dan Dokumentasi Fauzi Mizan Prabowo Aji; Febela Priyatmono, Alpha; Haja Bava Mohidin , Hazrina
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persebaran pabrik gula peninggalan Belanda di Pulau Jawa dan menganalisis kelompok persebarannya berdasarkan karakter arsitekturalnya. Fokus utama penelitian adalah mendokumentasikan karakter asli pabrik-pabrik gula tersebut, baik yang masih beroperasi, telah beralih fungsi, maupun yang sudah hilang sepenuhnya. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, analisis dokumentasi historis, dan survei lapangan di lokasi pabrik gula yang masih dapat diidentifikasi. Hasil penelitian mengungkap bahwa pabrik gula Belanda tersebar luas di Pulau Jawa, dengan konsentrasi terbesar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kelompok persebaran ini dianalisis berdasarkan ciri arsitektur, pola tata letak, serta kaitannya dengan dinamika sosial dan ekonomi pada masa kolonial. Sebagian besar pabrik kini telah ditutup atau mengalami perubahan fungsi, namun banyak di antaranya masih menyisakan jejak arsitektural yang signifikan sebagai saksi perkembangan industri gula di Indonesia. Penelitian ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang peta persebaran pabrik gula peninggalan Belanda tetapi juga memberikan wawasan mengenai karakter arsitektural yang terkandung di dalamnya yang penting untuk kajian sejarah dan upaya konservasi di masa depan.
Korespondensi Status Kependudukan Terhadap Preferensi Ruang Jalan: Studi Kasus Kota Bandung Syarlianti, Dessy; Tricia Herliana, Emmelia; Triyuly, Wienty; Hidayat, Husnul
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.442

Abstract

Perencanaan kota di negara berkembang semakin menyadari pentingnya pengembangan yang berorientasi pada manusia. Salah satu konsep yang berkembang pesat saat ini adalah Complete Street. Konsep ini menekankan pentingnya respon desain dan perencanaan ruang jalan kota terhadap keberagaman konteks pengguna sehingga dapat meningkatkan kualitas pengalaman ruang. Namun, karakteristik individu khususnya pengaruh latar belakang sosial budaya terhadap pemilihan ruang jalan kota masih belum banyak dikaji, khususnya dalam konteks negara berkembang. Studi ini bertujuan untuk meninjau status kependudukan dapat menjadi representasi karakteristik individu dan memiliki pengaruh terhadap preferensi ruang jalan kota. Analisis korespondensi terhadap kuesioner semi tertutup (semi close-ended) dari 190 responden di Bandung, Indonesia, menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara status tempat tinggal dan preferensi jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung melihat jalan sebagai tujuan rekreatif, sedangkan penduduk memilih ruang jalan fungsional yang mendukung rutinitas harian (utilitarian). Studi ini mengusulkan kerangka konseptual mengenai empat aspek utama yang memengaruhi preferensi ruang jalan kota, yakni aspek penyerta, aspek motivasi, aspek atraksi, dan aspek mobilitas. Dengan mempertimbangkan aspek-aspek tersebut di dalam perencanaan dan perancangan ruang jalan kota, diharapkan ruang jalan dapat memberikan pengalaman ruang yang akan menjadi identitas kota yang berkesinambungan.
Identifikasi Street Furniture dari Perspektif Penggunaan Material, Studi kasus: Taman di wilayah perkotaan Muara Enim Hargianti, Mita; Septiana, Rika; Iskandar, Yandra; Nasution; Insani, Win
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.v14i1.444

Abstract

Street furniture merupakan sarana pendukung pada lansekap jalan dan taman yang berfungsi untuk memberikan kenyamanan beraktivitas. Fenomena street furniture taman yaitu terkait dengan masalah ketahanan, seperti; material berkarat, rangkaian lepas, dan mudah rusak. Permasalahan ini seharusnya dapat diminimalisasi karena kerusakan tersebut dapat mengganggu aktivitas dan kenyamanan pengguna taman. Lokasi penelitian berada pada empat taman di wilayah perkotaan Muara Enim. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan kondisi material street furniture di area taman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan skala Likert digunakan untuk mengukur persepsi pengguna terhadap kinerja street furniture taman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis material street furniture taman, terdiri dari: plat alumunium, besi galvanis, besi, beton dan kayu. Material plat alumunium, besi galvanis dan beton memiliki ketahanan yang paling baik dibanding material fiber, kayu dan besi yang cenderung mudah rusak dan berkarat. Selain penggunaan jenis material yang kurang tepat, kerusakan yang terjadi juga disebabkan oleh minimnya pemeliharaan sehingga street furniture tidak dapat digunakan secara optimal dan membahayakan aktivitas di taman. Rekomendasi kepada pemerintah daerah, sebaiknya menyediakan street furniture dengan jenis material besi galvanis yang dilapisi cat anti karat karena lebih tahan lama serta melakukan kegiatan perawatan dan pemeliharaan street furniture taman secara berkala.

Page 1 of 1 | Total Record : 6