cover
Contact Name
Hidayat
Contact Email
hidayat@umg.ac.id
Phone
+6281216316363
Journal Mail Official
hidayat@umg.ac.id
Editorial Address
Jl. Sumatera No.101, Gn. Malang, Randuagung, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61121
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri)
ISSN : 27454010     EISSN : 27460835     DOI : http://dx.doi.org/10.30587/justicb.v2i4
Jurnal Sistem Dan Teknik Industri (JUSTI) merupakan jurnal mahasiswa yang berkomitmen untuk menerbitkan karya ilmiah dengan tema di bidang teknik industri, manajemen dan produksi. JUSTI mendedikasikan diri sebagai wadah bagi para penulis untuk mempublikasikan ide dan karya ilmiahnya. JUSTI adalah portal jurnal terbuka (Open Access Journal) yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Gresik.
Articles 292 Documents
Analisis Pengukuran Kinerja Rantai Pasok UD. Agung Jaya Dengan Metode Supply Chain Operations Reference (SCOR) Dan Analytical Hierarchy Process (AHP) Pujo Purnomo; Nina Aini Mahbubah; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 3 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.657 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i3.2624

Abstract

Bisnis makanan olahan merupakan bisnis skala kecil menengah. Salah satu bisnis makanan olahan yaitu UKM petis udang. UKM petis udang pada penelitian ini memiliki permasalahan yang berhubungan dengan kinerja rantai pasok yang dimulai dari hulu sampai hilir pada aliran rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok pada UKM petis udang, lalu mengidentifikasi key performance indicator untuk menganalisis kinerja rantai pasok agar performansi rantai pasoknya tidak menurun. Setelah itu mendefinisikan tingkat kepentingan pada performance attributedan Proses inti SCOR dengan menggunakan AHP. SCOR merupakan metode pengukuran kinerja rantai pasok dengan lima proses inti yaitu plan, source, make, deliver, dan return. Pengukuran kinerja dengan SCOR diharapkan bisa merepresentasikan kondisi rantai pasok UKM petis udang. Sehingga bisa mengevaluasi kinerja rantai pasok dari ukm tersebut. Adapun hasil pengukuran kinerja Pada proses supply chain UD. Agung Jaya yaitu proses plan terdapat 1KPI, pada proses source terdapat 2 KPI, proses make terdapat 4 KPI, proses deliver terdapat 3 KPI dan pada proses return terdapat 2 KPI. Setelah KPI teridentifikasi lalu mem-bechmarking antara target perusahaan dengan pencapaian perusahaan. Dari hasil rata – rata tingkat pencapaian target yang mempunyai nilai paling besar yaitu Deliver dengan nilai 83,4 %, sedangkat tingkat pencapaian target yang paling terkecil yaitu pada proses make dengan nilai 57,8. Berdasarkan hasil pengukuran kinerja rantai pasok dengan metode SCOR yang dumana pada proses source memiliki tingkat kepentingan paling besar maka perusahaan harus memperhatikan proses tersebut tanpa mengurangi perhatian pada proses lainnya agar kinerja rantai pasoknya tidak menurun
PENINGKATAN EFISIENSI KERJA SERTA MEMINIMALISIR WASTE PADA DIVISI KAROSERI MENGGUNAKAN METODE LEAN MANUFACTURING (STUDI KASUS PT. SUMBER URIP SEJATI Nurul Habibi Ahmad; Pregiwati Pusporini
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 1 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.899 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i1.2029

Abstract

PT. Sumber Urip Sejati adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang perakitan karoseri trailer 40 feet 45 feet dan 60 feet , Kondisi yang terjadi saat ini adalah sering terjadi permasalahan yang diakibatkan karena proses perakitan terlalu lama yang tidak sesuai dengan komitmen awal dengan konsumen. Tahapan-tahapan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah (1) penggambaran VSM current state dan future state (2) mengetahui value added dan non value added didalam proses perakitan (3) membuat skala prioritas terhadap 7 waste untuk meminimalisir pemborosan di proses perakitan trailer 40 feet. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan pemborosan yang paling sering terjadi adalah waiting (20,3%), motion (20,2%), Innappropriate processing (18,8%), dan inventory (18,1%). Mapping tools yang digunakan berdasarkan hasil konversi matrik adalah proses activity mapping (39,3%). Dari proses activity mapping dapat diketahui bahwa proporsi waktu inspection sebesar (6,76%). Setelah perbaikan didapatkan hasil proporsi inspeksi sebesar (4,94%). Untuk nilai value added ratio (VAR) sebelum perbaikan sebesar 88,52% setelah penerapan perbaikan nilai var menjadi (92,29%). Dalam arti perusahaan yang dulunya merakit trailer 40 feet selama 22 hari berkurang menjadi 18 hari sehingga waktu proses pengerjaan nya lebih cepat dari due date konsumen.
Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Di Pekerjaan Fabrikasi Dengan Menggunakan Metode Hazards Identification And Risk Assesment Dan Pendekatan Fault Tree Analysis Kharis Dianto; Deny Andesta; M Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.804 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.3855

Abstract

Dalam kelangsungan proses operasi atau proses produksi, peranan manusia masih merupakan hal yang paling utama. Pada pelaksanaan proses operasi di UPJ. SMK Maskumambang masih bergantung penuh dari peranan manusia. Tetapi tidak dibarengi dengan pemahaman terhadap pekerja mengenai prosedur kerja yang benar. Sehingga pekerja tidak mengetahui risiko potensi bahaya yang akan terjadi dan dampak yang akan diakibatkannya sampai dengan faktor penyebab dari timbulnya risiko potensi bahaya itu muncul atau terjadi. Dari hal ini, maka bagaiamana cara untuk mengetahui setiap bahaya yang akan terjadi. Untuk itu dengan pendekatan metode Hazard Identification and Risk Asessment dan metode Fault Tree Analysis, bisa menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Dapat diketahui risiko bahaya yang terjadi dan yang akan muncul pada setiap jenis pekerjaan. Pekerjaan pembuatan kanopi dan pagar terdapat 9 risiko bahaya, pekerjaan pembuatan poros pintu terdapat 6 risiko bahaya, pekerjaan pembuatan as roda terdapat 6 risiko bahaya, pekerjaan pembuatan rak sepatu dan rak bunga terdapat 4 risiko bahaya dan pekerjaan pembuatan tralis terdapat 3 risiko bahaya. Dari hasil pengolahan dan analisis dapat diketahui terdapat 8 risiko bahaya yang memiliki tingkat nilai yang paling tinggi. Maka dapat diketahui masing – masing penyebab dari risiko bahaya yang memiliki kategori risiko bahaya yang paling tinggi tersebut. Diantaranya terdapat 31 penyebab dari ke 8 jenis risiko bahaya yang memiliki kategori tinggi.
PEMILIHAN KONTROL RANCANGAN ALAT UKUR WEIGH FEEDER C1 MENGGUNAKAN METODE VALUE ENGINEERING DI AREA 41 (FINISH MILL) PT. SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk. Rahmat Nova Andi Priantoro; Said Salim Dahda; Deny Andesta
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 3 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.231 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i3.2614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dan dampak ketepatan dari hasil pemilihan Alat Ukur khususnya pada Kontrol Rancangan Alat Ukur Weigh Feeder C1 sehingga operator dapat melakukan proses produksi sesuai standart pencampuran pembuatan semen dengan tepat, akurat dan bisa memnuhi kapasitas produksi. Populasi penelitian ini adalah operator CCR, tim Instrument Listrik yang berhubungan dengan pemilihan Alat Ukur di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., Pabrik Gresik. Pemilihan Kontrol Rancangan Alat Ukur ini menggunakn cara pengumpulan data di PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk., Pabrik Gresik menyebarkan kuisioner, mewawancara pembimbing lapangan, studi literature yang mendukung teori penyelesaian masalah sehingga menghasilkan alat dengan value terbaik dan bisa digunakan acuan pemilihan alat ukur weigh feeder sebagai proses produksi pembuatan Semen.
USULAN STRATEGI PEMASARAN DI UMKM MIANMO SKIN BEAUTY DENGAN METODE SWOT DAN QSPM Muhammad Irfan Maruf; Elly Ismiyah; Moh. Jufriyanto
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 4 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.319 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i4.4170

Abstract

Mianmo Skin Beauty merupakan UMKM yang bergerak di bidang penjualan produk skincare, UMKM tersebut tergolong usaha rintisan yang baru berdiri, belum setahun usaha tersebut berdiri, terkena dampak dari COVID-19 yang mewabah di seluruh dunia, setelah terdampak wabah pandemi, mengalami penurunan jumlah penjualan, sehingga diperlukan upaya untuk meningkatkan kembali jumlah penjualan meskipun di masa pandemi .Tujuan dari penelitian ini mencari strategi terbaik untuk meningkatkan kembali penjualan dari UMKM Mianmo Skin Beauty yang bergerak di penjualan skincare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode SWOT dan QSPM, tahapan penelitian yakni mencari faktor internal dan eksternal yang dimiliki oleh UMKM. Tahap input menggunakan matriks IFE dan EFE. Tahap pencocokan menggunakan metode SWOT, dan penentuan strategi utama dengan total attractive score tertinggi dengan QSPM. 2 strategi dengan TAS tertinggi adalah Terus memperbaiki kualitas SDM untuk meningkatkan kualitas UMKM, supaya dikenal dengan kualitas produk dan pelayanannya yang baik dengan TAS 6,12. Meningkatkan perbaikan dalam pengiriman barang untuk menjaga hubungan baik dengan pelanggan dengan TAS 5,89. Kata kunci : SWOT, QSPM, Strategi, Total Atractive Score.
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN PACKING TEPUNG TERIGU KEMASAN 1 KG DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DI PT. XYZ Aan Kristiyanto; Said Salim Dahda; M. Zainuddin Fathoni
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 1 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.812 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i1.3181

Abstract

PT.XYZ merupakan salah satu perusahaan industri manufaktur yang bergerak di beberapa bidang. Salah satunya produksi produk tepung terigu. Permasalahan yang terjadi saat ini adalah mesin cunsomer pack yang merupakan mesin packing produk tepung terigu kemasan 1 kg, terdapat 4 mesin yaitu mesin A, B, C, dan D. sering mengalami kerusakan yang mengakibatkan mesin tersebut tidak efektif. Untuk mengatasi permasalahan yang terjadi, maka akan dilakukan pengukuran dengan metode OEE, Terdapat tiga faktor dalam OEE yaitu Avaibility (A), Performance (P), dan Rate of Quality (R). Jika nilai OEE belum memenuhi standar OEE kelas dunia, maka akan dilakukan perhitungan six big losess, kemudian dilakukan analisis menggunakan diagram fishbone dan memberikan perbaikan dengan menggunakan metode FMEA. Rata-rata hasil nilai OEE pada bulan April 2018 sampai Maret 2019 untuk mesin A adalah 72,02 % sedangkan untuk mesin B mendapatkan hasil 74,16 %, untuk mesin C mendapatkan hasil 74,55 %, dan yang terakhir untuk mesin D mendapatkan hasil 73,92 %. Dari hasil OEE yang didapat untuk mesin A,B,C dan D maka perlu dilakukan perbaikan. Hasil RPN yang didapat menunjukan kerusakan yang paling berpengaruh adalah kegagalan dari screw filling tidak bekerja dan perbaikan yang dapat usulkan adalah membuat membuat kipas buatan yang ditujukan langsung untuk motor screw filling agar motor kondisi suhu motor tidak terlalu panas.
ANALISIS PENGENDALIAN KUAITAS PRODUK PAP HANGER MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT. RAVANA JAYA MANYAR GRESIK M. Bachtiar; Said Salim Dahda; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 4 (2020): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.185 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i4.2924

Abstract

Kualitas produk menjadi salah satu keunggulan kompetitif dari industry yang harus terus dikelola dengan baik. Termasuk pada industri yang menjalankan aktifitasnya dengan menerima pesanan perlu mengidentifikasi akfitas apa saja yang sering mengalami kegagalan dalam menghasilkan produk sesui dengan spesifikasi. Studi kasus pada perusahaaan yang bergerak di bidang konstruksi dan fabrikasi. Salah satu produk yang dihasilkan Pap Hanger, pada bagian cutting provile dan painting didapatkan jumlah kecacatan produk yang tinggi dimana tingkat kecacatan mencapai 12, 75% dan melebihi batas toleransi yang di tetapkan perusahaan yakni 4,5%. Untuk mengatasi permasalahan ini digunakan metode six sigma dan FMEA digunakan untuk mengetahui nilai kinerja pengendalian kualitas berdasarkan nilai sigma, selain itu juga dicari penyebab terbesar dari kegagalan yang menjadi pemicu persoalan tersebut. Contoh perhitungan pada produk pap hanger telah disajikan pada akhir penelitian ini serta penyebab kecacatan dominan yang disebabkan kegagalan proses
USULAN PERBAIKAN LOADING RATE DI FASILITAS AUTOMATIC LINE PACKER MENGGUNAKAN METODE SEVEN TOOLS DAN FAULT TREE ANALYSIS Ardiansyah Armawan; Deny Andesta; Dzakiyah Widyaningrum
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 1 No 2 (2020): Justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.493 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v1i2.2598

Abstract

Kinerja loading rate tahun 2017 menunjukkan performa mesin matik yang lebih kecil dari performa mesin manual, hal ini dapat mengganggu target produksi semen sebesar 53 ton/jam pada line packer otomatis. Dari permasalahan ini, faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penurunan otomatis kinerja tingkat pembebanan dan bagaimana perbaikan yang diusulkan. Untuk dapat mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan kinerja laju pembebanan otomatis dan usulan perbaikan digunakan metode seven tools and fault tree analysis dan metode seven tools yang digunakan yaitu check sheet, fishbone diagram, map control (kontrol). grafik) dan diagram pareto (analisis pareto). Dari tujuan penelitian ini untuk menentukan faktor-faktor yang menyebabkan laju pembebanan pada pengemas jalur otomatis dan untuk menentukan usulan perbaikan laju pembebanan dengan menggunakan metode tujuh alat dan analisis pohon kesalahan. Untuk dapat mengoptimalkan kinerja laju pembebanan maka diterapkan metode seven tools dan analisis pohon kesalahan dengan bantuan metode 5 W + 1 H. Dari hasil studi kasus pada PT. Cemindo Gemilang pada bagian dispatch menemukan bahwa pengaruh penurunan laju muat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah setting truk lama sebesar 23,64% dan prioritas perbaikan untuk meningkatkan kinerja laju muat. Mengusulkan perbaikan kecepatan muat dengan melakukan pelatihan, membuat regulasi, melakukan sosialisasi, perawatan berkala serta penambahan 8 spout dan 2500 rpm.
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Ahmad Sukma Amrul Mukmin; Deny Andesta; Elly Ismiyah
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 2 No 3 (2021): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.649 KB) | DOI: 10.30587/justicb.v2i3.3858

Abstract

Sumber daya manusia mempunyai peranan penting bagi keefektifan berjalannya kegiatan suatu perusahaan juga menjadi penunjang atas kemauan dari suatu perusahaan. Motivasi Kerja, Pengembangan Karir dan Kepemimpinan dapat mempengaruhi Kepuasan Kerja karyawan dari suatu organisasi atau perusahaan dari berbagai bidang. Membangun kepuasan kerja yang efektif dan terarah merupakan kunci suatu kepuasan kerja karyawan, sehingga kepuasan kerja yang tinggi akan berpengaruh terhadap kepuasan kerja organisasi secara keseluruhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel interveningnya yang dilakukan pada PT. Samxe Xiecai. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan melainkan berpengaruh terhadap kinerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja serta kinerja karyawan, kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sedangkan secara simultan kinerja karyawan tidak dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan motivasi melalui kepuasan kerja sebagai variabel penghubungnya Human resources have an important role for the effectiveness of the activities of a company as well as being a supporter of the will of a company. Work Motivation, Career Development and Leadership can affect the Job Satisfaction of employees of an organization or company from various fields. Building effective and targeted job satisfaction is the key to employee job satisfaction, so that high job satisfaction will affect the overall job satisfaction of the organization. The purpose of this study was to determine the effect of work motivation and leadership style on employee performance through job satisfaction as an intervening variable which was carried out at PT. Samxe Xiecai. The results of this study indicate that leadership style has no effect on employee job satisfaction but affects employee performance, work motivation affects job satisfaction and employee performance, job satisfaction affects employee performance. Meanwhile, simultaneously, employee performance is not influenced by leadership style and motivation through job satisfaction as the connecting variable
ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN PENGOLAHAN MINYAK DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYST PADA PT. WILMAR NABATI INDONESIA Andhy Kurniawan
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 3 No 1 (2022): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v3i1.4414

Abstract

Wilmar Nabati Indonesia merupakan perusahaan FMCG yang memiliki beberapa sektor produksi, salah satunya bergerak pada sektor perkebunan dan pengolahan kelapa sawit dengan Crude Palm Oil (CPO) serta kernel sebagai hasil produk utama. Dalam usaha untuk meningkatkan produktivitas, salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah masalah perawatan (maintenance) pada mesin. Salah satu hambatan yang dihadapi perusahaan dalam produksi adalah terjadinya downtime pada mesin. Downtime meliputi mesin berhenti beroperasi akibat kerusakan mesin atau peralatan, bongkar pasang, pelaksanaan prosedur setup adjustment dan lain-lainnya. Downtime juga sangat berpengaruh pada perusahaan yang mengakibatkan tidak efisiennya tingkat produksi sehingga target produksi tidak tercapai dan menimbulkan waste. Penelitian ini betujuan untuk mengukur nilai OEE pada mesin filter press selama bulan Oktober 2020-Mei 2021 dengan rata-rata nilai availability sebesar 88.35%, rata-rata nilai performance efficiency sebesar 92.25%, dan rata-rata nilai quality rate sebesar 87.40% dan menghasilkan rata-rata nilai OEE sebesar 71.35% yang berarti dibawah target dengan standar sebesar 85%. Penyebab rendahnya nilai OEE karena tingginya kerusakan pada equipment failure losses yaitu sebesar 11.65%. Berdasarkan analisis FMEA kerusakan tersebut disebabkan karena kondisi atau kualitas angin yang mengalir ke mesin terdapat airnya, design frame mesin sering patah, perekat cloth mudah lepas, salah pemasangan spare part, dan house kran sering lepas.

Page 11 of 30 | Total Record : 292