cover
Contact Name
Widia Ningsih
Contact Email
widianingsih633@gmail.com
Phone
+6285960430213
Journal Mail Official
jcsjurnal@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Recidence, Blk. F No.02, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Comprehensive Science
ISSN : 296247     EISSN : 29624584     DOI : https://doi.org/10.36418/jcs
This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, which includes: Humanities and social sciences, contemporary political science, Educational sciences, religious sciences and philosophy, economics, Engineering sciences, Health sciences, medical sciences, design arts sciences and media. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 37 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science" : 37 Documents clear
Gambaran Ultrasonografi Pasien Kolelitiasis Dengan Komorbid Metabolik di RS R. D. Kandou Manado Periode Mei 2024 – Mei 2025 Nauli Sitorus, Putri Angelica Febrinias; Mirintha Mamesah, Yovana Priskilla; Memah, Maya Fane
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3743

Abstract

Latar belakang: Kolelitiasis merupakan masalah kesehatan global dengan insidensi tinggi, memengaruhi sekitar 10–20% populasi dewasa dunia, dengan prevalensi 6,1% dan insidensi 0,47 per 100 orang/tahun. Penyakit ini bersifat multifaktorial, dipengaruhi faktor demografis, genetik, serta komorbid metabolik seperti Diabetes Melitus Tipe 2 (DM tipe 2), obesitas, dan dislipidemia.  Ultrasonografi (USG) merupakan metode pemeriksaan radiologis yang paling sering digunakan untuk mendeteksi batu empedu pada penyakit ini.  Tujuan:  Untuk mengetahui gambaran USG pasien kolelitiasis dengan komorbid metabolik di RS R. D. Kandou Manado periode Mei 2024 – Mei 2025.  Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan data sekunder berupa rekam medis pasien kolelitiasis dengan komorbid metabolik yang melakukan pemeriksaan USG kandung empedu di Bagian Radiologi RS R. D. Kandou Manado periode Mei 2024 – Mei 2025 dengan metode total sampling.  Hasil: Data dari 60 sampel telah dianalisis dan ditemukan dominasi kelompok usia >65 tahun (36,67%) dan jenis kelamin perempuan (53,33%).  Komorbid metabolik tersering pada penelitian ini adalah DM tipe 2 (31,67%).  Adapun karakteristik gambaran USG batu empedu didominasi oleh batu multipel (63,33%) dan berukuran <10 mm (56,67%).  Simpulan: Pasien kolelitiasis dengan komorbid metabolik didominasi oleh kelompok usia >65 tahun, perempuan, komorbid metabolik tunggal DM tipe 2.
Kerja Sama Antara Perusahaan Over the Top dan Telekomunikasi Nasional Dalam Aspek Persaingan Usaha Eriana Kriselda, Mega
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3744

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong kemunculan Perusahaan Over the Top (OTT) yang menyediakan berbagai layanan berbasis internet dan beroperasi di atas infrastruktur milik operator telekomunikasi nasional. Dinamika ini menciptakan tantangan regulasi baru, khususnya terkait implikasi kerja sama antara pelaku usaha terhadap struktur dan tingkat persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan karakteristik kerja sama antara Perusahaan OTT dan operator telekomunikasi nasional dalam perspektif hukum persaingan usaha, serta menilai potensi terjadinya praktik persaingan usaha tidak sehat sebagai akibat dari kerja sama tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan analitis terhadap kebijakan sektor telekomunikasi dan persaingan usaha. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerja sama antara OTT dan operator telekomunikasi nasional dapat menghasilkan efisiensi ekonomi, antara lain melalui perluasan akses layanan digital, peningkatan kualitas dan inovasi produk, serta optimalisasi pemanfaatan jaringan telekomunikasi. Namun demikian, tanpa kerangka pengawasan yang efektif dan pengaturan yang jelas, kerja sama tersebut berpotensi menimbulkan risiko penyalahgunaan posisi dominan, eksklusivitas berlebihan, serta hambatan masuk bagi pelaku usaha baru. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif regulator dan otoritas persaingan usaha dalam memastikan bahwa kerja sama OTT dan operator telekomunikasi tetap sejalan dengan prinsip persaingan usaha yang sehat, adil, dan berkelanjutan di era ekonomi digital.
Hubungan Q-Angle Lutut Terhadap Keseimbangan Statis Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Tahun 2024 Universitas Sam Ratulangi Dengan Indeks Massa Tubuh Overweight Hasiholan, Rudolf G.; Rumampuk, Jimmy F.; Lintong, Fransiska
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3747

Abstract

Kelebihan berat badan (overweight) dapat memengaruhi sistem muskuloskeletal, terutama ekstremitas bawah, dan berpotensi mengubah sudut Quadriceps angle (Q-Angle) serta menurunkan kemampuan keseimbangan statis tubuh. q-angle yang meningkat dapat menyebabkan ketidakseimbangan distribusi beban pada lutut, sehingga beresiko menimbulkan gangguan keseimbangan statis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Q-Angle Lutut terhadap Keseimbangan Statis pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi dengan Indeks Massa Tubuh Overweight. Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional. Pengambilan sampel menggunnakan teknik purposive sampling dengan total 40 sampel. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelomok IMT normal  dan IMT overweight. Pengukuran q-angle dilakukan menggunakan goniometer dan pengukuran keseimbangan statis menggunakan metode Standing Stork Test. Analisis data menggunakan software SPSS versi 31 meliputi Uji Independen T-Test, Mann-Whitney, dan Uji korelasi menggunakan Korelasi Pearson. Adanya perbedaan signifikan antara rerata Q-Angle lutut kanan dan kiri pada kelompok IMT Normal dan Overweight (p<0,001). Adanya perbedaan signifikan antara rerata keseimbangan statis kiri dan kanan pada kelompok IMT Normal dan Overweight (p<0,001). Uji korelasi pearson pada kelompok IMT Overweight menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat antara Q-Angle dan Keseimbangan Statis (r = -0,648 kanan; r = -0,611 kiri; p<0,005). Terdapat hubungan negatif yang signifikan antara q-angle lutut dan keseimbangan statis pada mahasiswa dengan IMT Overweight. Hubungan negatif ini menandakan semakin besar sudut Q-Angle, maka semakin rendah kemampuan keseimbangan statis pada mahasiswa fakultas kedokteran tahun 2024 Universitas Sam Ratulangi.
Perbandingan Efektivitas White Noise dan Pink Noise Terhadap Tingkat Konsentrasi Belajar Berdasarkan D2 Test of Attention Pada Mahasiswi Kedokteran Anjanisuari, Ni Made Dwi Ayu; Rumampuk, Jimmy F.; Moningka, Maya E.W.
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3748

Abstract

Latar Belakang: Konsentrasi belajar merupakan aspek penting dalam menunjang keberhasilan akademik mahasiswi kedokteran yang sering menghadapi beban akademik tinggi, distraksi lingkungan dan media sosial. Adapun stimulus audio seperti white noise dan pink noise diketahui berpotensi meningkatkan fungsi kognitif, namun perbandingan efektivitas keduanya terhadap konsentrasi masih terbatas. Tujuan: Menganalisis perbandingan efektivitas paparan white noise dan pink noise terhadap tingkat konsentrasi belajar berdasarkan d2 Test of Attention pada mahasiswi kedokteran. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan rancangan two group pretest-posttest comparative design. Sampel terdiri dari 50 mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2023 yang dipilih melalui purposive sampling. Subjek dibagi menjadi dua kelompok intervensi, sebelum diberikan intervensi subjek diberikan pre-test tanpa intervensi audio dan post-test masing-masing mendengarkan kelompok intervensi white noise atau pink noise dengan intensitas 55–60 dB selama 9 menit. Tingkat konsentrasi diukur menggunakan d2 Test of Attention dengan parameter Concentration Performance (CP). Analisis data dilakukan dengan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil: Uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi yang signifikan pada kedua kelompok setelah intervensi (p < 0,001). Hasil independent sample t-test menunjukkan adanya perbedaan signifikan efektivitas antara white noise dan pink noise (p = 0,033), dengan rata-rata skor CP lebih tinggi pada kelompok white noise (181,04) dibandingkan kelompok pink noise (156,16). Kesimpulan: Terdapat perbandingan efektifitas antara white noise dan pink noise dalam mengukur konsentrasi belajar mahasiswi kedokteran, namun white noise terbukti lebih unggul dibandingkan pink noise.
Pelatihan Strategi Pembelajaran Bahasa Inggris yang Menyenangkan di Sekolah Dasar Reski, Reski; Ridwan, Ridwan; Ikhsan, Ikhsan; Rusdiah, Rusdiah
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3750

Abstract

This community service activity was held by the joint collaboration of English Education Department of Universitas Sulawesi Barat with The Practitioners Community of SD Negeri 035 Bussu, Polewali Mandar. The purposes of this activity were to enhance the strategy of teaching English as well as to build up the motivation to teach English for elementary school students for the teachers who were members of The Sharing Good Practices Community that was organized by a number of teachers in Bussu village, Tapango district of Polewali Mandar regency. This activity was held online on December 11, 2024 and had several ideas to increase the strategies of teaching English for elementary school students as the result. A few of the proposed strategies were the use of internet-based platforms to teach English for elementary school students and the use of audio-visual media to encourage students to learn English more actively.
Gambaran Foto Toraks pada Pasien Tuberkulosis Paru Sesudah Terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Selama 6 Bulan di Rs R. D. Kandou Periode Desember 2021 - Februari 2025 Rengkung, Glennhart Gregorius; Timban, Joan Febry Jones; Rondo, Alfa Gracely Einstein
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3751

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan menjadi masalah kesehatan global. Indonesia menempati posisi kedua dengan beban TB tertinggi di dunia. Meskipun terapi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) selama 6 bulan merupakan standar pengobatan, gambaran radiologis pascaterapi tidak selalu berkorelasi langsung dengan kesembuhan klinis. Pemeriksaan foto toraks berperan penting dalam evaluasi hasil pengobatan dan deteksi komplikasi. Mengetahui gambaran foto toraks pada pasien TB paru setelah terapi OAT selama 6 bulan di RS R. D. Kandou periode Desember 2021 - Februari 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diperoleh melalui total sampling dari rekam medis pasien yang telah menyelesaikan terapi OAT selama 6 bulan dan menjalani pemeriksaan foto toraks di RS R. D. Kandou. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan SPSS. Penelitian melibatkan 84 pasien dengan mayoritas usia lansia awal hingga manula (46-65 tahun dan >65 tahun). Gambaran foto toraks menunjukkan TB aktif pada 77,4% pasien dan TB inaktif pada 22,6%. Gambaran TB aktif meliputi infiltrat (75%), kavitas (75%), konsolidasi (21,4%), dan efusi pleura (23,8%), sedangkan TB inaktif meliputi fibrosis (91,7%), penebalan pleura (32,1%), dan kalsifikasi (9,5%). Gambaran foto toraks pada pasien TB paru pascaterapi OAT menunjukkan mayoritas masih dengan gambaran TB aktif, yang menunjukkan bahwa resolusi radiologis memerlukan waktu lebih lama dibandingkan kesembuhan klinis.
Gambaran Foto Toraks Pada Penderita Gagal Jantung Kongestif Dengan Penyakit Jantung Koroner di RS R. D. Kandou Periode Februari 2024 — Februari 2025 Wijaya, Tiara Intan Kencana; Simanjuntak, Martin Luther; Mamesah, Yovana Priskilla Mirintha
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3752

Abstract

Latar belakang: Gagal jantung kongestif (GJK) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas kardiovaskular secara global dan sering menjadi tahap akhir berbagai penyakit jantung. Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan etiologi tersering GJK. Meskipun secara klinis kejadian GJK sangat berkaitan erat PJK, namun hingga saat ini belum ada penelitian yang secara khusus mendeskripsikan gambaran radiologis foto toraks GJK yang disebabkan oleh PJK. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran foto toraks pada penderita gagal jantung kongestif dengan penyakit jantung koroner di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 hingga Februari 2025. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional yang memanfaatkan data sekunder berupa rekam medis pasien. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional, yang memanfaatkan data sekunder berupa rekam medis pasien yang melakukan pemeriksaan foto toraks di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 – Februari 2025. Hasil: Ditemukan sebanyak 38 penderita GJK dengan PJK di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 – Februari 2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (63,2%), dan kelompok usia 56-65 tahun (50%) dengan gambaran foto toraks yang terbanyak ditemukan adalah kardiomegali (94,7%). Kesimpulan: Penderita GJK dengan PJK didominasi oleh jenis kelamin laki-laki, kelompok usia 56-65 tahun, dengan gambaran foto toraks terbanyak adalah kardiomegali. Temuan kardiomegali mengindikasikan pentingnya foto toraks sebagai modalitas skrining awal untuk mendeteksi komplikasi struktural jantung pada pasien PJK, terutama pada populasi usia lanjut dan laki-laki yang memiliki risiko lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan protokol pemeriksaan radiologis yang lebih terstandarisasi dalam manajemen GJK dengan etiologi PJK di fasilitas kesehatan rujukan.
Gambaran Foto Toraks pada Pasien Gagal Jantung Kongestif dengan Efusi Pleura di Rs R. D. Kandou Periode Februari 2024 – Februari 2025 Tanauma, Sharen Jeannifer; Rondo, Alfa Gracely Einstein Yesuano; Wagiu, Christilia Grazille
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3753

Abstract

Gagal jantung kongestif (CHF) merupakan masalah kardiovaskular utama dengan morbiditas dan mortalitas tinggi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini sering menimbulkan komplikasi berupa efusi pleura, yang memperberat sesak napas dan berdampak negatif pada kualitas hidup pasien. Berbagai studi menunjukkan bahwa CHF merupakan penyebab tersering efusi pleura dan keberadaannya berhubungan dengan derajat keparahan penyakit serta prognosis yang lebih buruk. Pemeriksaan radiologis, khususnya foto toraks, menjadi modalitas penting untuk mendeteksi efusi pleura dan kelainan lain terkait CHF karena mudah diakses dan memberikan informasi diagnostik awal yang berperan dalam penatalaksanaan. Untuk Mengetahui gambaran foto toraks pada pasien gagal jantung kongestif dengan efusi pleura di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 – Februari 2025. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional yang menggunakan data sekunder berupa rekam medik di RS R. D. Kandou Manado. Pasien gagal jantung kongestif dengan efusi pleura di RS R. D. Kandou selama periode Februari 2024 – Februari 2025 dengan 93 sampel didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (52,7%), dan kelompok usia >65 tahun (43,0%), gambaran foto toraks lokasi efusi pleura terbanyak adalah bilateral (43,0%) dan kardiomegali (77,4%). Pasien gagal jantung kongestif dengan efusi pleura ditemukan mayoritas terjadi pada jenis kelamin laki-laki, berada pada kelompok usia manula (>65 tahun), lokasi efusi pleura berada pada bilateral dan didapatkan kardiomegali.
Gambaran Ultrasonografi Pasien Kolelitiasis dengan Perlemakan Hati di RS R. D. Kandou Periode Maret 2023 - Februari 2025 Kakomore, Keshia Karanina; Memah, Maya Fane; Rondo , Alfa Gracely Einstein Yesuano
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3770

Abstract

Cholelithiasis is a common condition with a global prevalence of 6.1% and is often associated with metabolic risk factors that are also found in fatty liver disease. Fatty liver which in this study was determined through ultrasound often coexists with cholelithiasis, particularly in patients with metabolic syndrome. Ultrasound is the primary method due to its accuracy and non-invasiveness. To determine the ultrasound findings of cholelithiasis patients with fatty liver at R. D. Kandou Hospital from March 2023 to February 2025. This study was a retrospective descriptive study with a cross-sectional approach. The sample was obtained using total sampling by including all medical records that met the study criteria. 84 patients with cholelithiasis and fatty liver disease were found to meet the inclusion and exclusion criteria. The majority of patients were female (60.7%) and most were in the 56–65 age group (41.7%). The most common degree of fatty liver disease was mild (65.5%). Based on gallstone characteristics, most patients had a single stone (54.8%) and a stone size ?10 mm (53.6%). Patients with cholelithiasis and fatty liver were predominantly female, aged 56–65 years, had mild fatty liver, a single stone, and a stone size ?10 mm.
Gambaran Metode Diagnostik Malaria di Puskesmas Kota Manado Silalahi, Gabriela Tesalonika; Pijoh, Victor David; Wahongan, Greta Jane Pauline
Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v4i12.3771

Abstract

Malaria merupakan penyakit menular akibat infeksi parasit Plasmodium melalui gigitan nyamuk Anopheles betina yang masih menimbulkan beban kesehatan, termasuk di Kota Manado yang meskipun berstatus eliminasi tetap melaporkan kasus positif sehingga menuntut ketepatan metode diagnostik. Mengetahui gambaran metode diagnostik malaria di Puskesmas Kota Manado. Metode: Penelitian dengan studi deskriptif dan pendekatan cross sectional menggunakan total sampling, melibatkan 16 puskesmas di Kota Manado sebagai populasi dan sampel penelitian. Menunjukkan bahwa seluruh puskesmas di Kota Manado menggunakan RDT sebagai metode diagnostik utama, hanya satu puskesmas yang masih menyediakan mikroskop aktif, tidak ada fasilitas PCR, serta sebagian besar memiliki tenaga laboran meskipun beberapa laboran belum mendapat pelatihan. Temuan ini mengindikasikan ketergantungan tinggi pada RDT dan keterbatasan kapasitas konfirmasi mikroskopis di tingkat layanan primer, yang dapat memengaruhi akurasi diagnosis dan kesiapsiagaan surveilans malaria di wilayah yang telah berstatus eliminasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh puskesmas di Kota Manado mengandalkan RDT sebagai metode diagnostik utama, dengan ketersediaan mikroskop yang terbatas dan tanpa fasilitas PCR untuk konfirmasi laboratorium lanjutan.

Page 1 of 4 | Total Record : 37


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 11 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 10 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 9 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 7 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 6 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 5 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 12 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 11 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 10 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 9 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 7 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 6 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 4 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 12 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 11 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 7 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 6 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 5 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 4 (2022): Journal of Comprehensive Science (Jcs) Vol. 1 No. 3 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) More Issue