cover
Contact Name
Widia Ningsih
Contact Email
widianingsih633@gmail.com
Phone
+6285960430213
Journal Mail Official
jcsjurnal@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Recidence, Blk. F No.02, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Comprehensive Science
ISSN : 296247     EISSN : 29624584     DOI : https://doi.org/10.36418/jcs
This journal publishes research articles covering multidisciplinary sciences, which includes: Humanities and social sciences, contemporary political science, Educational sciences, religious sciences and philosophy, economics, Engineering sciences, Health sciences, medical sciences, design arts sciences and media. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,406 Documents
Membaca Simbol Visual Kebudayaan Korea pada Drama When Life Gives You Tangerines Linda Nurul Hidayah; Agus Ainul Yaqin; Wendra Ajistyatama
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 7 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i7.4281

Abstract

Fenomena Korean Wave (Hallyu) telah menjadikan drama Korea sebagai salah satu media populer yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana representasi dan penyebaran nilai budaya Korea kepada masyarakat global. Drama When Life Gives You Tangerines menghadirkan berbagai simbol visual yang menggambarkan kehidupan sosial, tradisi, spiritualitas, serta identitas budaya masyarakat Jeju. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi kebudayaan Korea melalui simbol-simbol visual dalam drama When Life Gives You Tangerines menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan studi pustaka. Data penelitian berupa adegan visual dalam episode 6 drama yang dianalisis melalui tiga tahapan pemaknaan Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol visual dalam drama merepresentasikan berbagai aspek budaya Korea, khususnya budaya Jeju, seperti arsitektur tradisional (choga, olle, dan jeongnang), tradisi haenyeo, nilai gotong royong, spiritualitas masyarakat pesisir, penghormatan terhadap leluhur, penggunaan pakaian tradisional, serta sistem sosial dan ekonomi masyarakat lokal. Analisis menunjukkan bahwa simbol-simbol tersebut tidak hanya menggambarkan realitas budaya, tetapi juga membangun makna ideologis mengenai ketahanan, solidaritas, hubungan manusia dengan alam, dan keberlanjutan tradisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa drama Korea dapat menjadi media representasi budaya yang efektif dalam memperkenalkan identitas dan warisan budaya lokal Korea kepada khalayak internasional.
The Influence of Work-Life Balance and Emotional Intelligence on Organizational Citizenship Behavior (OCB) Among Security Personnel at PT. Gitra Sandi Borlak Olivia Tiara; Francisco S. P. Silalahi; Osly Usman; G. Borlak
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 7 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i7.4284

Abstract

This study investigates the influence of Work-Life Balance (WLB) and Emotional Intelligence (EI) on Organizational Citizenship Behavior (OCB) among security personnel at PT. Gitra Sandi Borlak. Human resource performance, particularly discretionary behaviors beyond formal duties, is critical for service quality and client satisfaction in security services. Observations indicated variations in OCB, suggesting that differences in WLB and EI may explain these disparities. The study aims to examine the individual and combined effects of WLB and EI on OCB. A quantitative research design using a saturated sampling approach was employed, involving 62 security personnel. Data were collected through structured questionnaires using a five-point Likert scale and analyzed using multiple linear regression, with classical assumption tests conducted to ensure the validity and reliability of the analytical model. The results indicate that both WLB (B = 0.418, t = 4.107, p < 0.05) and EI (B = 0.372, t = 3.685, p < 0.05) have positive and significant effects on OCB, both individually and simultaneously (F = 28.914, p < 0.05), explaining 49.5% of the variance. These findings highlight the importance of maintaining a balance between work and personal life and enhancing emotional competencies to foster discretionary behaviors. The study concludes that organizations can improve OCB through balanced work scheduling and targeted EI development programs, while future research could explore mediating variables and comparisons across multiple organizations.
Penentuan Agama Pada Anak Dari Perkawinan Beda Agama (Studi Fenomenologi Penentuan Agama Pada Anak Dari Perkawinan Beda Agama) Apriliyanti Apriliyanti
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 7 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i7.4287

Abstract

In society, interfaith marriage is an undeniable reality. Determining the religion of a child born from an interfaith marriage often becomes an issue within the household, particularly when both parents hold strong convictions regarding their respective faiths. This situation inevitably leaves the child confused about which religion to choose—the father's or the mother's? Ideally, a child should choose a religion they believe can truly serve as a guiding principle and anchor in their life. However, research conducted by the author indicates that the religion adopted by children of interfaith marriages is most often determined directly by their parents. From a cultural perspective, religion should be understood through the lens of ordinary people rather than solely through religious leaders. This study employs a qualitative descriptive research method. According to Sugiyono (2018:86), descriptive research is conducted to determine the value of independent variables—whether a single variable or multiple variables—without making comparisons or establishing relationships with other variables. Sugiyono (2018:9) defines the qualitative research method as an approach used to study objects in their natural setting, where the researcher acts as the key instrument; data collection utilizes triangulation (a combined approach), data analysis is inductive, and the findings emphasize meaning rather than generalization.
Strategi Humas MA Bustanul Ulum Bulugading dalam Meningkatkan Citra Sekolah Melalui Media Sosial Instagram Sulaiman Sulaiman
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4253

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya peran humas dalam meningkatkan citra sekolah melalui media sosial Instagram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi humas MA Bustanul Ulum Bulugading dalam meningkatkan citra sekolah melalui media sosial Instagram. Penelitian ini menggunakan teori humas dari James E. Grunig yang meliputi model press agentry, Public Information, Two-Way Asymmetrical dan Two-Way symmetrical, komunikasi massa, dan media baru. sebagai landasan untuk menganalisis strategi komunikasi humas dalam membangun citra sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi humas MA Bustanul Ulum Bulugading dilakukan melalui perencanaan konten, konsistensi unggahan, pemanfaatan fitur Instagram, dan kerja sama internal sekolah. Strategi tersebut mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, memperkuat reputasi sekolah, dan meningkatkan minat publik terhadap sekolah. Dengan demikian, Instagram menjadi media yang efektif dalam mendukung kegiatan humas dan membangun citra positif sekolah.
Penentuan Sand Screen Berdasarkan Data Sieve Analysis untuk Mencegah Kepasiran pada Sumur J Lapangan AJC Muhammad Ronaldo Saputra Chandra; Fatma Fatma; M Lukman
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4264

Abstract

Produksi pasir pada sumur minyak dan gas menjadi permasalahan operasional yang dapat menurunkan performa produksi, menyebabkan kerusakan peralatan, serta mengganggu kelancaran aliran fluida. Kondisi ini umumnya terjadi pada formasi batuan pasir yang tidak terkonsolidasi sehingga mudah ikut terproduksi bersama fluida reservoir. Oleh karena itu, diperlukan metode sand control yang tepat untuk menjaga kestabilan produksi sumur. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode pengendalian pasir, jenis sand screen, serta ukuran bukaan screen yang paling optimal pada Sumur J di Lapangan AJC. Metode penelitian menggunakan data sieve analysis untuk mendapatkan distribusi ukuran butir pasir, yang kemudian digunakan dalam perhitungan Uniformity Coefficient (Cu) dan Sorting Coefficient (Cc) dengan metode Schwartz. Hasil analisis tersebut menjadi dasar dalam pemilihan metode sand control serta perancangan ukuran bukaan screen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasir pada Sumur J tergolong well sorted dengan nilai Cu 0,66 dan Cc 0,35. Berdasarkan karakteristik tersebut, dipilih metode Stand Alone Screen (SAS) dengan jenis Wire Wrapped Screen. Ukuran bukaan screen optimum yang diperoleh sebesar 171 µm dengan sand passing sekitar 6%. Evaluasi menunjukkan bahwa ukuran tersebut efektif dalam menekan produksi pasir, sehingga produksi sumur dapat berjalan lebih stabil dan berkelanjutan.
Penentuan Laju Alir Kritis untuk Mencegah Terjadinya Water Coning dengan Pendekatan Probabilistik Simulasi Monte Carlo: Studi Kasus Sumur "SN-08" di Lapangan "SGT" Siti Nurhalissa; Teddy Kurniawan; Nuruddin Kafy El-Ridlo
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4266

Abstract

Fenomena water coning merupakan salah satu permasalahan pada reservoir minyak yang dapat menyebabkan peningkatan water cut dan penurunan produksi minyak. Oleh karena itu, diperlukan penentuan laju alir kritis (critical oil rate/Qc) untuk mengoptimalkan produksi dan mengurangi risiko terjadinya water coning. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan laju alir kritis pada Sumur SN-08 menggunakan metode Meyer-Gardner, Schols, dan Chaperon serta menentukan batas atas dan batas bawah laju alir kritis dengan mempertimbangkan ketidakpastian data reservoir menggunakan pendekatan probabilistik Monte Carlo sebanyak 1000 iterasi. Parameter yang digunakan meliputi jari-jari pengurasan (re), ketebalan lapisan minyak (h), jarak perforasi terhadap kontak minyak-air (hc), permeabilitas, viskositas minyak, dan perbedaan densitas fluida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Meyer-Gardner menghasilkan nilai Qc sebesar 4,00 STB/day (P10), 7,00 STB/day (P50), dan 10,64 STB/day (P90). Metode Schols menghasilkan nilai sebesar 2,82 STB/day (P10), 5,14 STB/day (P50), dan 7,67 STB/day (P90). Metode Chaperon menghasilkan nilai sebesar 223,01 STB/day (P10), 350,70 STB/day (P50), dan 523,79 STB/day (P90). Hasil analisis probabilistik menunjukkan bahwa P10 merepresentasikan batas bawah, P90 merepresentasikan batas atas, dan P50 merepresentasikan kondisi yang paling mungkin terjadi. Rentang laju produksi yang direkomendasikan berada pada interval P10–P90 dengan nilai P50 sebagai acuan operasi produksi.
Analisis Minimum Thickness dan Critical Area pada Tubing Head Adapter 11” 5K X 7-1/16 “ 5K untuk Optimalisasi Wellhead API 6A Yosua Mangawin Pasinggi; Jan Friadi Sinaga; M. Nur Mukmin
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4267

Abstract

Tubing Head Adapter merupakan komponen krusial pada sistem Wellhead yang berfungsi untuk menghubungkan tubing Head dengan bagian bawah Blow Out Preventer (BOP) melalui flange. Desain tubing head Adapter harus mampu menahan yield strength hingga 5000 psi sampai 75000 Psi sesuai standar API 6A, serta beban mekanis lain yang muncul selama kondisi operasi. Adapun tujuan dari penelitian ini menghitung maksimum material pada Tubing Head Adapter, menghitung minimum thickness Tubing Head Adapter 11” 5000 Psi dan 7 1/16” 5000 Psi, dan menghitung Critical Area Tubing Head Adapter 11” 5000 Psi dan 7 1/16” 5000 Psi. Sebelum merancang/mendesain suatu Tubing Head Adapter hal pertama yang dilakukan adalah menghitung desain yang digunakan dan material yang digunakan kemudian menghitung Minimum Thickness dan Critical Area. Berdasarkan hasil perhitungan desain yang digunakan dan material yang digunakan adalah untuk perhitungan desain yang digunakan didapatkan hasil sebesar 67.500 psi dan material yang digunakan didapat hasil sebesar 82.890 Psi. Berdasarkan hasil yang didapatkan diperhitungkan Minimum Thickness material desain 11” 5000 Psi adalah sebesar 0.257” sedangkan Minimum Thickness material actual sebesar 0,207” untuk 7-1/16 “ 5000 Psi Minimum Thickness material desain sebesar 0.213”  sedangkan Minimum Thickness material actual sebesar 0.172” untuk perhitungan critical area flange  11” 5000 Psi sebesar T1 1,31 dan T2 3,55 dan perhitungan critical area Tubing Head Adapter 7-1/16 “ 5000 psi sebesar T1 1.875” dan T2 1,835”.
Pengaruh Penambahan Tea Powder terhadap Sifat Rheology pada Lumpur Pemboran Berbasis Air Muh Ilham A Parumba; Rohima Sera Afifah; Teddy Kurniawan
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4273

Abstract

Lumpur pemboran berbasis air (Water-Based Mud) merupakan fluida yang berperan penting dalam menjaga stabilitas lubang bor, mengangkut cutting, serta mengendalikan kehilangan filtrat selama proses pemboran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Tea Powder terhadap sifat reologi dan filtration loss pada lumpur pemboran berbasis air serta menentukan konsentrasi optimum yang memberikan kinerja terbaik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium dengan variasi konsentrasi Tea Powder sebesar 2 gr, 4 gr, 6 gr, dan 8 gr pada 350 ml lumpur dasar. Pengujian dilakukan berdasarkan standar API 13A yang meliputi mud weight, plastic viscosity (PV), yield point (YP), gel strength, pH, dan filtration loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Tea Powder memengaruhi karakteristik lumpur pemboran berbasis air. Nilai mud weight, PV, YP, dan gel strength meningkat, sedangkan nilai pH menurun secara bertahap namun tetap berada pada kondisi basa sesuai standar API 13A. Nilai filtration loss menurun hingga mencapai 6,92 ml/30 menit pada penambahan 6 gr Tea Powder, kemudian meningkat menjadi 11,30 ml/30 menit pada konsentrasi 8 gr. Pada konsentrasi 6 gr diperoleh nilai mud weight sebesar 9,8 ppg, PV sebesar 31 cP, YP sebesar 43 lb/100 ft², gel strength 10 detik sebesar 26 lb/100 ft², gel strength 10 menit sebesar 37 lb/100 ft², dan pH sebesar 8,85. Berdasarkan hasil penelitian, penambahan Tea Powder berpengaruh terhadap sifat reologi dan filtration loss lumpur pemboran berbasis air. Konsentrasi optimum diperoleh pada penambahan 6 gr Tea Powder karena memberikan keseimbangan terbaik antara peningkatan sifat reologi dan penurunan filtration loss.
Analisis Pengaruh Penambahan Triethanolamine sebagai Akselarator terhadap Setting Time dan Compressive Strength Semen Pemboran Kelas G Muhammad Alfian Nur; Deny Fatriyanto; Markus Lumbaa; Nuruddin Kafy E; Karnila Willard
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4274

Abstract

Semen pemboran merupakan material penting dalam operasi pengeboran minyak dan gas untuk memastikan integritas sumur, menutup zona-zona permeabel, dan mencegah migrasi fluida antar zona. Penelitian ini Memiliki tujuan untuk menganalisisa pengaruh di tambahkannya Triethanolamine (TEA) sebagai akselerator terhadap setting time dan compressive strength semen pemboran API Class G. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi konsentrasi TEA sebesar 0%, 0,5%, dan 1%. Pengujian setting time dilakukan menggunakan Vicat Tester, sedangkan compressive strength diuji menggunakan Hydraulic Press setelah curing selama 24 jam pada suhu 60°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan TEA mampu mempercepat waktu pengikatan semen dan meningkatkan nilai compressive strength. Initial Setting time menurun dari 8,75 jam menjadi 5 jam, sedangkan Final Setting time menurun dari 9,5 jam menjadi 5,75 jam pada penambahan 1% TEA. Nilai compressive strength meningkat dari 778,36 psi pada sampel tanpa TEA menjadi 1102,2 psi pada sampel dengan 1% TEA. Berdasarkan hasil tersebut, penambahan 1% TEA memberikan performa terbaik dalam mempercepat setting time dan meningkatkan kekuatan tekan semen API Class G.
Strategi Komunikasi Pemasaran Laznas Nurul Hayat Jember dalam Meningkatkan Customer Aqiqah Melalui Media Sosial Instagram Fawaidurrohman Al Abrori
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i8.4278

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi LAZNAS Nurul Hayat Jember sebagai lembaga yang memiliki layanan Aqiqah Siap Saji memanfaatkan Instagram untuk meningkatkan jumlah customer aqiqah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi pemasaran LAZNAS Nurul Hayat Jember dalam meningkatkan customer aqiqah melalui media sosial Instagram Penelitian ini menerapkan teori komunikasi pemasaran model AIDA (Attention, Interest, Desire, Action). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari staf LAZNAS Nurul Hayat Jember dan customer yang telah menggunakan layanan aqiqah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran LAZNAS Nurul Hayat Jember melalui Instagram telah menerapkan tahapan model AIDA. Di tahap Attention, lembaga tersebut berhasil menarik perhatian publik dengan konten visual menarik berupa foto dan video. Pada tahap Interest, lembaga ini menciptakan ketertarikan melalui program cashback yang disebarkan lewat platform marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Masuk ke tahap Desire, lembaga tersebut membangun keinginan pelanggan potensial melalui publikasi testimoni yang memberikan bukti sosial mengenai kualitas layanan aqiqah yang ditawarkan. Sedangkan di tahap Action, lembaga ini memberikan kemudahan dalam proses pemesanan dengan menyediakan link website dan kontak yang tertera di akun Instagram, sehingga masyarakat dapat dengan mudah melakukan pemesanan untuk layanan aqiqah.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 7 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 6 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 5 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 4 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 3 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 12 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 11 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 10 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 9 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 8 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 7 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 6 (2025): Journal of Comprehensive Science Vol. 4 No. 5 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 4 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 3 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 12 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 11 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 10 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 9 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 8 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 7 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 6 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 5 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 4 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 3 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 12 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 11 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 10 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 9 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 8 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 7 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 6 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 5 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 4 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 3 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 2 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 5 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 4 (2022): Journal of Comprehensive Science (Jcs) Vol. 1 No. 3 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) Vol. 1 No. 1 (2022): Journal of Comprehensive Science (JCS) More Issue