cover
Contact Name
Finadatul Wahidah
Contact Email
fynadatulwahidah@gmail.com
Phone
+6281217509251
Journal Mail Official
aijpkmiaialqodiri@gmail.com
Editorial Address
Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ijtima: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 2746492X     EISSN : 27464938     DOI : https://doi.org/10.53515/aijpkm.v2i2
Al-Ijtima: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. serta Desain, pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 115 Documents
Meningkatkan Kegiatan Keagamaan Di Mushola Desa Samuda Kecil Ahmad Fazrianur; Bayu Hendrawan; Indri Kusuma; Siti Munilah; Munirah Munirah
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2024): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i1.192

Abstract

Religious activities in the mushola (small mosque) of Samuda Kecil Village are a strategic step in strengthening spiritual values and enhancing social solidarity within the predominantly Muslim community. The mushola serves as a vital center for worship and social interaction, yet community participation in religious activities still requires improvement to ensure the sustainability of these activities. Through the Community Service Program (KKN) by students of IAIN Palangka Raya Group 64, various religious activities were revived, such as teaching Quranic recitation, cleaning and repairing the mushola, leading prayers as imams, and calling to prayer as muezzins. The method used is Participatory Action Research (PAR), where students collaborate with the community in every phase of the activities, from problem identification to evaluation. The role of students as facilitators aims to encourage active involvement from community members, including children, teenagers, and adults, in religious activities at the mushola. The results show a significant increase in community participation, particularly in Quranic recitation classes, mushola cleanliness, and worship practices. This program not only strengthens the faith of the villagers but also fosters stronger social cohesion, making the mushola a more vibrant and sustainable spiritual center in Samuda Kecil Village.
Pendampingan Dan Pemberdayaan Guru PAUD Dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Dengan E-Siroh Nabawiyyah Untuk Mencapai Pembentukan Karakter Pancasila Anak Usia Dini Kurnia Pratiwi, Ratri
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April (In Progress)
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.222

Abstract

This service focuses on assisting and empowering PAUD teachers in implementing the Independent Curriculum through e-Siroh Nabawiyyah to support the formation of Pancasila character in early childhood. This program aims to provide training to PAUD teachers so they can integrate the values ​​in the Siroh of the Prophet Muhammad SAW as part of a learning process based on the character of Pancasila. The assistance provided includes understanding the Merdeka Curriculum and using the e-Siroh Nabawiyyah application, making it easier for teachers to deliver material in an interactive and engaging way. The service method uses the ABCD approach. The steps consist of the 5-D cycle (Define, Discovery, Dream, Design, and Destiny). The assistance results show several competencies obtained by the assisted communities (RA Raudlatut Tholabah Jenggawah and TK Raudlatul Jannah Jenggawah) after the assistance was carried out, namely Pedagogical Abilities and Skills. Pedagogical abilities are demonstrated by student-oriented behaviour in preparing the Independent Learning Curriculum so that it can shape the Pancasila AUD character. Critical-thinking skills have ability dimensions, including a. Analysis of Learning Objectives; b. Selection of content (content and images) of textbooks; c. Content integration with technology. Meanwhile, skills are developing, namely technical capabilities in managing Nabawiyah e-search and forming Pancasila AUD Character.
Penguatan Kapasitas Komunitas Pasar Kita Menuju Ekonomi Inklusif Berkonsep Syari’ah Di Desa Moderasi Beragama Kabupaten Jember Ningrum, Nurita Kustiari
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April (In Progress)
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.228

Abstract

Indonesia's economic growth experienced a slowdown of 4.9 percent. In the MSME sector, women's empowerment is essential. MSME products must be designed according to export standards for product expansion, creativity, and innovation. Pasar Kita is a community of women's MSMEs across cultures and religions. Our market consists of the leading market and sub-district markets. The prominent market members are all independent women, women with broken homes and victims of domestic violence cases. Implementing the Sharia concept is a strategic and progressive step. Combining local wisdom, religious values ​​and business principles with sharia creates inclusive economic opportunities, strengthens cultural diversity, and promotes peace and social harmony in the regional and global realms. The service approach uses ABCD (Asset-Based Community Development). The result of strengthening the capacity of our market community towards an inclusive economy with a Sharia concept in the religiously moderate village of Jember Regency is that the community has the abilities obtained, namely Developing Skills and Critical Understanding. Our Market Community has Technical Capabilities in managing marketing strategies. They also have a sustainable understanding of Sharia Economic Principles, Financial Management Skills, Ethical Digital Marketing and Sustainable Product Management.
Penguatan Literasi Keuangan Melalui Sosialisasi Peran OJK Dalam Menanggulangi Investasi Ilegal, Pinjol Ilegal dan Judi Online di Sekolah MI. Muhammadiyah 04 Ampel Wuluhan Jember Syafi’i, Muhammad; Nur, Siti Khayisatuzahro
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April (In Progress)
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.238

Abstract

Internet merupakan jaringan telekomunikasi dan informasi yang bersifat global yang semua negara diera sekarang pasti membutuhkan, termasuk Indonesia sebagai negara tepadat keempat jumlah penduduknya. Berdasarkan data yang dikeluarkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menjelaskan bahwa jumlah pengguna internet di Indonesia pada tahun 2024 adalah sejumlah 221.563.479 dari total penduduk Indonesia ditahun 2024 sebesar 278.696.200 atau sekitar 79,5% dari total penduduk Indonesia. Perkembangan internet memudahkan semua bidang mobilitas penduduk, termasuk dalam bidang ekonomi. Akan tetapi perkembangan internet kalau tidak diimbangi dengan pemahaman penggunaannya akan menjadi celah bagi sebagian oknum untuk melakukan kejahatan dalam bidang ekonomi digital, seperti investasi online ilegal, pinjaman online ilegal dan judi online yang semakin lama semakin marak ditengah masyarakat. Dan korban secara keuangan luar biasa. Maka dari itu, perlu kiranya kerjasama semua pihak, baik dari OJK, praktisi, akademisi serta masyarakat luas untuk mensosialisasikan tentang kejahatan fintech kepada masyarakat agar kedepan mereka lebih faham, lebih waspada serta lebih bijak dalam menggunakan internet agar terhindar dari kejahatan ekonomi digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pemahaman khususnya bagi pihak guru di sekolah MI. Muhammadiyah 04 Ampel kecamatan Wuluhan tentang Peran OJK dalam Menanggulangi Investasi Ilegal, Pinjol illegal dan Judi Online. Kegiatan ini kami lakukan adalah bersifat offline, artinya langsung melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para guru di sekolah MI. Muhammadiyah 04 Ampel kecamatan Wuluhan tentang Peran OJK dalam Menanggulangi Investasi Ilegal, Pinjol illegal dan Judi Online. Hasil dari kegiatan ini kami kemas dalam bentuk artikel ilmiah dan diterbitkan dalam jurnal pengabdian yang terakreditasi.
Peningkatan Pemahaman Siswa SMA Negeri 6 Pulau Enggano Melalui Edukasi Keuangan Dan Investasi Pasar Modal Herpazah, Miskia; Mursalin, Supardi; Indra, Yetti Afrida
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): April (In Progress)
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v5i2.239

Abstract

The low level of financial literacy among Indonesians, particularly in remote areas such as Enggano Island, poses a significant challenge in fostering a financially literate generation capable of managing personal finances wisely. According to data from the Financial Services Authority (OJK), financial literacy in the capital market sector in 2016 was only 4.40%, with financial inclusion reaching just 1.25%. This condition highlights the urgent need for continuous educational interventions, especially for youth in underdeveloped regions. This community service project aimed to improve students’ understanding of basic financial and capital market investment concepts at SMA Negeri 6 Pulau Enggano. Implemented through a structured approach—including preparation, the delivery of a Level 1 Capital Market School (SPM), and evaluation using pre-test and post-test methods—the program recorded a significant improvement in students' comprehension. The average pre-test score of 6.7 increased to 12.75 in the post-test, with an N-Gain Score of 74.72%, indicating a high category of improvement. Challenges such as students' limited time and low initial understanding were addressed through interactive methods and contextual analogies. This initiative not only positively impacted students’ financial literacy but also served as a practical educational model for the 3T (Frontier, Outermost, Disadvantaged) regions. Recommendations from this activity include periodic replication of the program, involvement of financial institutions such as OJK and BEI, and integration of financial education into the school curriculum. Ultimately, the goal is to ensure equal access to financial literacy across all regions, including remote areas like Enggano Island.

Page 12 of 12 | Total Record : 115