cover
Contact Name
Tonni Limbong
Contact Email
tonni.budidarma@gmail.com
Phone
+6285372738805
Journal Mail Official
cartesiusdikmatust@gmail.com
Editorial Address
Jl. Setia Budi No. 479 F Tanjungsari Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Cartesius
ISSN : 26232251     EISSN : 28286847     DOI : 10.54367
Core Subject : Education,
Jurnal Cartesius merupakan wadah informasi yang berisi artikel ilmiah penelitian, studi literatur, gagasan, aplikasi teori, kajian analisis kritis, dan penelitian lainnya di bidang matematika dan pendidikan matematika. Jurnal Cartesius diterbitkan dua kali dalam satu tahun, Januari dan Desember, yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Santo Thomas Medan.
Articles 99 Documents
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis pada Siswa Kelas V Melalui Model Jigsaw Berbantuan Media Papan Multifungsi Hanifah, Nur; Ramadhan, Muhammad Gilang; Ermawati, Diana
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.2 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis pada siswa kelas V SD 3 Gulang melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, berbantuan media intraktif papan multifungsi. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pada siklus I siswa yang mendapatkan nilai diatas KKTP terdapat 7 siswa 58,33%. Kemudian siswa yang mendaptklan nilai dibawah KKTP terdapat 5 siswa 41,66%. Sedangkan pada siklus II bahwa siswa yang mendapatkan nilai diatas KKTP terdapat 11 siswa 91,67 %. Sedangkan siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKTP terdapat 1 siswa 8,33%. Jadi siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 12%. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dengan berbantuan media papan multifungsi terbukti dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep pada pembelajaran matematika materi KPK dan FPB kepada siswa kelas V SD 3 Gulang
Pengaruh Model Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sembiring, Ribka Kariani Br; Tampubolon, Herlan D; Silitonga, Nenti; Tarigan, Yossie Br; Naipospos, Aulia
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.2 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa setelah diterapkannya model Problem Based Learning. Metode penelitian yang digunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dimana subjek penelitiannya adalah 30 siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 30 Medan. Adapun pembelajaran dilaksanakan sebanyak 2 siklus dimana setiap siklusnya mengikuti prosedur 4 tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dimana pada prasiklus diperoleh ketuntasan 16,7%, pada siklus I diperoleh ketuntasan sebesar 40,0%, dan pada siklus II diperoleh ketuntasan sebesar 80,0%. Untuk kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari 4 indikator. Pada aspek memahami masalah diperoleh skor 50,08 pada siklus I dan skor 86,1 pada siklus II. Pada aspek membuat rencana diperoleh skor 35 pada siklus I dan skor 61,9 pada siklus II. Pada aspek melakukan rencana diperoleh skor 52,8 pada siklus I dan skor 73 pada siklus II. Pada aspek memeriksa kembali dan membuat kesimpulan diperoleh skor 27,5 pada siklus I dan 68,1 pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa
Penerapan Model Contextual Teaching and Earning Berbantuan E-LKPD Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII SMPN 4 Binjai Imelda, Imelda; Soemantry, Teddy; Hasibuan, Diana Sari; Alkhairi, Fadlan; Manik, Salsabila Karina
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No.2 Tahun 2024
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di kelas VIII SMP Negeri 4 Binjai pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan menggunakan e-LKPD sebagai bantuan dalam proses pembelajaran. Subjek penelitian ini merupakan peserta didik kelas VIII berjumlah 30 orang. Jenis penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 tindakan, dimana setiap tindakan terdiri dari 2 kali pertemuan dalam pembelajaran dan 1 pertemuan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa dan mengukur respon siswa terhadap pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis meningkat setelah dilaksanakannya pembelajaran model contextual teaching and learning (CTL) berbantuan e-LKPD. Terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis yang dapat diamati dari data rata- rata peserta didik sebelum diberikan tindakan, yaitu sebesar 42,39 yang dikategorikan sebagai sangat rendah, dengan ketuntasan klasikal mencapai 0%. Namun, setelah diberikan tindakan pertama, rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa meningkat menjadi 66,25 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 40%. Pada tindakan kedua, terjadi peningkatan lebih lanjut hingga mencapai rata-rata 85 dan persentase ketuntasan klasikal mencapai 86,67%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran contextual teaching and learning (CTL) dengan dukungan e-LKPD mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII di SMP Negeri 4 Binjai.
Analisis Kemampuan Spasial Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa Afriani, Cicilia; Oktaviana, Dwi; Haryadi, Rahman
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No.1 Tahun 2025
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan spasial matematis siswa dalam menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar pada siswa kelas IX SMP Negeri 17 Pontianak ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX SMP Negeri Pontianak. Instrumen pada penelitian yaitu soal tes kemampuan spasial, angket gaya belajar, dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan Kemampuan spasial siswa bervariasi berdasarkan gaya belajar. Pada gaya belajar visual, siswa dengan kemampuan spasial tinggi memenuhi 3 indikator, sementara yang sedang dan rendah hanya memenuhi 1 indikator. Gaya belajar auditorial menunjukkan hasil serupa, dengan siswa tinggi memenuhi 3 indikator, sedang 2 indikator, dan rendah 1 indikator. Pada gaya kinestetik, siswa dengan kemampuan spasial sedang memenuhi 2 indikator, sementara yang rendah hanya 1 indikator. Penilaian ini mencerminkan perbedaan pemahaman spasial pada setiap gaya belajar.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Higher Order Thinking Skills Ditinjau dari Gender Pebrianti, Rosa; Patmawati, Hetty; Natalliasari, Ike
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No.1 Tahun 2025
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS level kognitif analisis (C4) dan eval_uasi (C5) ditinjau dari gender. Penelitian dilakukan pada 4 siswa kelas VIII-K SMPN 3 Tasikmalaya dengan metode deskriptif kualitatif. Pengambilan subjek menggunakan teknik purposive dan pengumpulan data dilakukan melalui soal tes, angket, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data mencakup pengumpulan data, reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pada level kognitif analisis (C4) kesalahan siswa dengan gender undifferentiated tidak menulis informasi, salah menginterpretasikan masalah, salah perhitungan, tidak memeriksa kembali hasil, dan tidak menyelesaikan soal. Siswa androgynous kurang lengkap dan tepat dalam penulisan informasi, perhitungan, dan tidak memeriksa kembali hasil. Siswa masculine kurang lengkap dan tepat dalam menulis informasi, salah hitung, tidak memeriksa kembali hasil, dan tidak menyelesaikan soal. Sementara siswa feminine kurang lengkap dan tepat dalam menulis informasi, tidak memeriksa kembali hasil, dan tidak menyelesaikan soal. Kesalahan pada soal eval_uasi (C5), siswa undifferentiated dan feminine tidak lengkap dalam menulis informasi, salah perhitungan, tidak memeriksa kembali hasil, dan tidak menyelesaikan soal. Kesalahan siswa androgynous tidak menulis informasi, salah menginterpretasikan masalah, salah hitung, tidak memeriksa kembali hasil, dan tidak menyelesaikan soal, sedangkan siswa masculine mengalami kesalahan dalam menulis informasi, perhitungan, tidak memeriksa kembali hasil, dan tidak menyelesaikan soal.
Studi Komparatif Kurikulum Matematika di Indonesia dan Malaysia Berdasarkan Framework TIMSS Al Ayyubi, Ibnu Imam; Mulyono, Mulyono; Dewi, Nuriana Rachmani
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No.1 Tahun 2025
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to compare mathematics curricula in Indonesia and Malaysia based on the TIMSS (Trends in International Mathematics and Science Study) framework. The main focus of the study is to identify differences in content and cognitive domains reflected in the two curricula, as well as to analyze the extent to which the curricula accommodate higher-order thinking skills (HOTS). Using qualitative methods, including curriculum document analysis and interviews with teachers in Indonesia, this study found that the Malaysian curriculum is more structured and emphasizes reasoning and applying skills in real-world contexts, by the TIMSS indicators. In contrast, the Indonesian curriculum, although starting to integrate HOTS elements through the Merdeka Curriculum, still faces challenges in implementation and gaps in teacher training. These differences reflect the readiness of each country to prepare students to face global challenges through relevant mathematics learning. The results of this study provide important insights for curriculum development in Indonesia and can serve as a reference for policymakers to align the curriculum with international standards. This study provides important insights for curriculum development in Indonesia, as well as recommendations for policymakers to further align the curriculum with international standards, strengthen teacher training, and integrate applied elements in mathematics learning to achieve more optimal results in international evaluations such as TIMSS.
Analisis Pemahaman Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Terhadap Teori Belajar dan Standar Proses NCTM dalam Konteks Pembelajaran Matematika Wahyuningsih, Baiq Yuni; Putri, Hikmah Ramdhani
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No.1 Tahun 2025
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Project-Based Learning (PjBL) berbasis tema Miniatur Sasambo terhadap minat belajar dan pemahaman konsep matematis mahasiswa calon guru Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Proses pembelajaran mencakup perencanaan proyek, pengukuran, pembuatan miniatur, serta refleksi dan presentasi hasil.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL dengan tema Miniatur Sasambo meningkatkan minat belajar mahasiswa, yang terlihat dari antusiasme dan keterlibatan aktif selama pembelajaran. Selain itu, pemahaman matematis mahasiswa juga meningkat, dibuktikan dengan perbedaan skor pre-test dan post-test, dari rata-rata 68 menjadi 83. Proyek ini memungkinkan mahasiswa untuk menerapkan konsep matematika seperti pengukuran, geometri, skala, dan simetri dalam konteks nyata.Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis proyek dengan tema Miniatur Sasambo memberikan pengalaman belajar yang interaktif, kontekstual, dan bermakna, sehingga efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep matematis mahasiswa.
Penerapan Metode AHP (Analitic Hierarchy Process) pada Rekomendasi Rumah Kost Mahasiswa (Studi Kasus : Universitas Kaltara) Aisyah, Siti; Syahdan, St.; Kartina, Kartina; Merang, K. Rapiandi Isak
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No.1 Tahun 2025
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah kos merupakan salah satu kebutuhan bagi mahasiswa yang sedang menempuh ilmu di daerah lain dari luar kampung halaman. Banyak faktor yang perlu dipertimbangkan oleh mahasiswa sebelum memilih rumah kost tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu dapat memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mendapatkan informasi berupa rekomendasi rumah kost terbaik secara subjektif, dimana prosesnya menggunakan kombinasi metode Analytic Hierarchy Process dalam penentuan nilai bobot preferensinya. Kriteria yang dijadikan sebagai patokan pendukung keputusan yaitu biaya sewa, fasilitas, jarak. Hasil dari perhitungan metode AHP didapatkan rekomendasi rumah kost dengan skor tertinggi yaitu kost Kost Pagar Hijau yang berada di Gang Mandala depan Kampus Universitas Kaltara. Rekomendasi ini menghasilkan kriteria dengan biaya yang relatif murah dengan fasilitas lengkap, namun berlokasi jauh dari kampus dengan estimasi jarak 400-700 meter
Analisis Kemampuan Visualisasi Spasial dalam Menyelesaikan Soal Geometri Peserta Didik Ditinjau dari Dominasi Otak Kiri dan Kanan Zaini, Dwiki Husni; Hidayat, Edi; Hermanto, Redi
CARTESIUS : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No.1 Tahun 2025
Publisher : Unika Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan visualisasi spasial peserta didik dalam menyelesaikan soal geometri ditinjau dari dominasi otak kiri dan kanan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri dari penyebaran tes dominasi otak kiri dan kanan, memberikan tes kemampuan visualisasi spasial, dan melakukan wawancara tidak terstruktur. Instrumen yang digunakan yaitu peneliti, tes domoinasi otak kiri dan kanan, serta tes kemampuan visualisasi spasial. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 peserta didik kelas IX-D SMP Negeri 3 Tasikmalaya yang dipilih berdasarkan pertimbangan peserta didik yang memberikan jawaban konsisten pada hasil tes dominasi otak kiri dan kanan, paling banyak memenuhi indikator kemampuan visualisasi spasial, serta memiliki kencenderungan dominasi otak yang tinggi. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa peserta didik dengan dominasi otak kiri (S-17) mampu memenuhi 3 indikator kemampuan visualisasi spasial, yaitu pengimajinasian (imaging), pengonsepan (conceptualizing), dan pemecahan masalah (problem solving), sementara peserta didik dengan dominasi otak kanan (S-22) mampu memenuhi semua indikator kemampuan visualisasi spasial, yaitu pengimajinasian (imaging), pengonsepan (conceptualizing), pemecahan masalah (problem solving), dan pencarian pola (pattern seeking). S-17 membaca soal dan menuliskan informasi dengan sistematis dan detail serta lebih menguasai bahasa verbal, sedangkan S-22 membaca dan memahami soal dengan menyeluruh secara berulang, serta lebih menguasai bentuk visual. Dalam menentukan penyelesaian soal, S-17 menunjukkan pola pikir yang logis, kritis, dan linear, sedangkan S-17 menunjukkan pola pikir yang intuitif dan spasial.

Page 10 of 10 | Total Record : 99