cover
Contact Name
Sukmawati
Contact Email
sukmawati@mail.unasman.ac.id
Phone
+6282344655992
Journal Mail Official
sipissangngi@mail.unasman.ac.id
Editorial Address
Gedung LPPM Universitas Al Asyariah Mandar Jl. Budi Utomo No. 2 Manding, Polewali Mandar.
Location
Kab. polewali mandar,
Sulawesi barat
INDONESIA
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27752054     DOI : 10.35329
SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar. Fokus penerbitan adalah publikasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh sivitas akademik dengan topik terkait pada pendidikan, sosial, ekonomi, pengembangan sumber daya manusia, teknologi tepat guna, dan kesehatan. SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat terbit tiga kali setahun yaitu pada bulan Maret, Juni dan September. Artikel yang diterbitkan dapat diunduh secara gratis, dibaca, dan didistribusikan sebagai referensi untuk artikel selanjutnya. Makalah dikirimkan secara online dengan mendaftar terlebih dahulu di situs web ini. SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat menerima tulisan ilmiah hasil pengabdian yang belum pernah di publikasikan. Jika Anda kesulitan mengirimkan naskah,jangan ragu untuk menghubungi sipissangngi@mail.unasman.ac.id
Articles 235 Documents
HILIRISASI SASIGOV SMART VILLAGE KIT UNTUK PENGUATAN TATA KELOLA NEGERI BERBASIS SASI DI NEGERI LIMA MALUKU TENGAH Muhtar Muhtar; Jusuf Madubun; Wahab Tuanaya; Judy de Fretes; Rukoyah Rukoyah; Sonia Putri Marsaolly; Aci Nadia Kabakoran
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7303

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat tata kelola negeri adat berbasis Sasi melalui hilirisasi SasiGov Smart Village Kit di Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan dilatarbelakangi oleh belum optimalnya transparansi layanan publik, keterlacakan pengaduan, dokumentasi Sasi, serta promosi ekonomi lokal masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-kolaboratif dengan siklus Plan–Do–Check–Act melalui tahapan sosialisasi, asesmen kebutuhan, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan. Sasaran kegiatan meliputi Pemerintah Negeri Lima, Saniri, Kewang, admin layanan, kelompok ekonomi lokal, dan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SasiGov Smart Village Kit mampu menghasilkan perangkat tata kelola berupa service charter, pusat informasi layanan, sistem pengaduan berbasis register, log layanan, dashboard indikator triwulan, Sasi register, publikasi status Sasi, arsip dokumen, dan katalog ekonomi lokal. Implementasi kit memperkuat transparansi layanan, meningkatkan akuntabilitas pengaduan, mendukung pelaporan berbasis data, serta mengintegrasikan kelembagaan adat dengan promosi ekonomi lokal. Kegiatan ini menunjukkan bahwa smart village pada negeri adat perlu dikembangkan melalui inovasi yang sederhana, kontekstual, partisipatif, dan replikatif.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU PKK DI DUSUN KEDON BOYOLALI DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA Chelsy Amelia; Devia Maharani; Windi Wulandari
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7518

Abstract

Pengelolaan sampah tingkat rumah tangga di Dusun Kedon, Desa Batan, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali masih membutuhkan peningkatan pemahaman masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pengetahuan ibu-ibu PKK tentang pengelolaan sampah melalui sosialisasi. Kegiatan dilaksanakan pada 16 November 2025 dengan melibatkan 21 anggota PKK. Pelaksanaan meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta pengukuran skor pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Materi meliputi pengertian dan jenis sampah, pemilahan, dampak pengelolaan sampah yang kurang tepat, serta pengolahan sampah rumah tangga. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pengertian sampah dari 90% menjadi 100%, sampah organik dari 52% menjadi 57%, tujuan pemilahan dari 90% menjadi 100%, dan teknologi pengolahan sampah organik dari 85% menjadi 100%. Pemahaman mengenai dampak sampah organik yang tidak diolah terhadap pencemaran tetap sebesar 100%. Secara keseluruhan, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan jumlah jawaban benar dari 88 (83,8%) pada pre-test menjadi 96 (91,4%) pada post-test dari total 105 jawaban. Temuan tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah sosialisasi, tetapi belum dapat menunjukkan perubahan perilaku karena penerapan pengetahuan belum diukur. Kegiatan lanjutan berupa praktik dan pendampingan diperlukan untuk mendukung pemilahan dari sumber, pengolahan sampah organik sederhana, dan pemanfaatan Bank Sampah.
INOVASI BATIK DIGITAL MENGGUNAKAN APLIKASI AMBATIG UNTUK PELESTARIAN KEARIFAN LOKAL DI NIAS Dinda Kartika; Debi Yandra Niska; Misgiya Misgiya; Ade Andriani; Arnah Ritonga; Rizki Habibi; Didi Febrian
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7439

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas perajin dalam mengembangkan motif batik berbasis kearifan lokal Nias melalui aplikasi Ambatig. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan tatap muka, penerapan mandiri, pendampingan teknis, dan evaluasi. Sebanyak 10 penggiat seni binaan Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Gunungsitoli dilatih mengembangkan motif dari ikonografi lokal menggunakan pola simetri frieze dan kelompok kristalografi bidang, mulai dari penyusunan bentuk dasar hingga penyimpanan hasil dalam portofolio digital. Evaluasi dilakukan melalui observasi ketuntasan langkah, angket Likert, pencatatan kendala, dan kurasi portofolio. Hasil menunjukkan seluruh peserta mampu menggunakan Ambatig dan menghasilkan motif digital berbasis budaya Nias. Skor kepuasan berada pada rentang 4,30 – 4,90 dari skala 5. Penerapan aplikasi juga mendorong terbentuknya bank motif digital, mempercepat proses desain, meningkatkan latihan mandiri, dan mengurangi kebutuhan bantuan teknis. Fitur pratinjau waktu nyata dan penataan berkas secara sistematis turut memudahkan peserta memperbaiki rancangan, mendokumentasikan karya, serta menyiapkan materi komunikasi produk. Dengan demikian, Ambatig efektif mendukung diversifikasi motif, efisiensi desain, peningkatan kapasitas perajin, serta pelestarian ikonografi lokal Nias. Keberlanjutan program diarahkan pada pengembangan pelatih internal, repositori motif bersama, dan penyempurnaan aplikasi berdasarkan umpan balik pengguna.
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH TANGGA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA DI SALUMAKARRA Muhammad Alwi; Muh. Rafi'i; A. Miftahul Jannah; Auliya Alfandi; Afdal Kurniadi; Hendra Hendra; Abelia Faradiba
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7342

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi dan keterampilan pengelolaan keuangan rumah tangga sebagai upaya mendukung kesejahteraan keluarga di Salumakarra, Kelurahan Noling, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah rendahnya kemampuan dalam menyusun anggaran, melakukan pencatatan keuangan, serta mengelola tabungan dan dana darurat. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik penyusunan anggaran rumah tangga, pendampingan pencatatan keuangan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis pemberdayaan masyarakat yang melibatkan ibu rumah tangga, kepala keluarga, dan pelaku usaha rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan literasi keuangan peserta, ditandai dengan kenaikan rata-rata nilai dari 56,4% pada pre-test menjadi 84,7% pada post-test atau meningkat sebesar 28,3%. Selain itu, peserta mulai menerapkan pencatatan keuangan, menyusun anggaran keluarga, dan membiasakan menabung secara rutin. Dengan demikian, program pendampingan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan rumah tangga dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
PENERAPAN INOVASI DESAIN 'DROP BOX' SAMPAH DAN PELATIHAN MANAJEMEN EKONOMI SIRKULAR PADA MASYARAKAT DESA KENJO Lia Eka Prianti; Akhmad Taufik Aditama; Septa Lukman Andes
JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2026): Sipissangngi Volume 6, Nomor 3, September 2026
Publisher : Lembaga Penelitan dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jp.v6i3.7415

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Desa Kenjo melalui penerapan inovasi desain drop box sampah serta pelatihan manajemen ekonomi sirkular. Permasalahan utama mitra mencakup keterbatasan fasilitas pemilahan, rendahnya kesadaran pemilahan di sumber, dan belum optimalnya pemanfaatan limbah menjadi nilai ekonomi. Metode pelaksanaan terdiri atas 5 tahapan terstruktur: (1) persiapan dan observasi awal, (2) perancangan dan fabrikasi drop box, (3) pelatihan manajemen ekonomi sirkular, (4) Focus Group Discussion (FGD), serta (5) monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada tingkat pemahaman masyarakat dari rerata 13,75% menjadi 66,25% berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test. Selama 4 minggu periode monitoring, fasilitas drop box berhasil mengumpulkan 205 kg sampah anorganik terpilah aktual yang diverifikasi melalui penimbangan mingguan rutin. Berdasarkan konversi nilai transaksi aktual bank sampah/pengepul lokal, kegiatan ini membuka potensi nilai ekonomi sebesar Rp625.000,00. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan Desa Kenjo yang lebih bersih, sehat, serta mendukung penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Target luaran lainya dalam kegiatan pengabdian yaitu berupa buku panduan manajemen ekonomi sirkular yang diserahkan kepada mitra, publikasi pada jurnal nasional, HKI dari dokumen yang disusun, serta video dokumentasi kegiatan