cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
jilmupendidikan@gmail.com
Phone
+6281362192627
Journal Mail Official
jilmupendidikan@gmail.com
Editorial Address
https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/JIP/Editorial
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmu Pendidikan
ISSN : 23017740     EISSN : 27454193     DOI : -
Core Subject : Education,
IP adalah jurnal penelitian akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Muslim Universitas Nusantara Al Washliyah (LP2M-UMNAW). JIP menerima artikel penelitian yang ditulis oleh peneliti, guru, siswa, akademisi, profesional, dan praktisi, jurnal ini diterbitkan setiap bulan Juli dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH (PROBLEM BASED LEARNING) MELALUI WORKSHOP Tina Malinda Lubis
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) melalui workshop di SMPS Yakhada Hamparan Perak, SMPS Bayu Pertiwi Sunggal, SMPS It Al-Jawahir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah yang mengajar di SMPS Yakhada Hamparan Perak, SMPS Bayu Pertiwi Sunggal, SMPS It Al-Jawahir Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah 30 guru guru. Teknik pemgumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik perhitungan persentase jumlah guru yang telah menerapkan pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) dan persentase jumlah guru yang belum menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning). Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah yang menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) dari 30, baru 20 (66,67%) guru menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 27 (90,0%) yang sudah mampu menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning), dari 30 guru guru, sebanyak 10 (33,33%) guru belum mampu menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning), menjadi 3 (10,0%) yang belum mampu menerapkan Pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) secara utuh; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis Masalah (Problem based learning) dapat ditingkatkan melalui workshop.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VI-B MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DIRECT Nurzahara Sihombing
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2341

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI-B melalui Model pembelajaran Direct di UPT SPF SD Negeri 107396 Paluh Merbau pada tahun Pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VI-B UPT SPF SD Negeri 107396 Paluh Merbau sebanyak 28 Orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan jumlah nilai rata rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Model pembelajaran Direct dengan hasil sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 30,71, pada siklus I meningkatkan menjadi 63,21 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 76,07, (2). Terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 67,86% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 89,29% pada siklus II,(3). Terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menurun menjadi 32,14% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 10,71% dengan kata lain hanya 3 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (25) siswa memperoleh nilai di atas 70.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS VIII-3 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INDEX CART MATCH Anita Naibaho
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2342

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VIII-3 melalui Model pembelajaran Index Cart Match di SMP Negeri 1 Pancur Batu Tahun Pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-3 SMP Negeri 1 Pancur Batu sebanyak 32 orang. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah menggunakan perhitungan jumlah nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang tidak tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Model pembelajaran Index Cart Match dengan hasil sebagai berikut: terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 30,94 pada siklus I meningkatkan menjadi 65,0 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 75,94 terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 59,38% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 40,62% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,5% dengan kata lain hanya 4 siswa yang memperoleh nilai di bawah 70 dan selebihnya (28) siswa memperoleh di atas 70.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA) DI KELAS IX-C MELALUI MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL Erwin
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2343

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di Kelas IX-C melalui Model pembelajaran Reciprocal Learning di SMP Negeri 24 Medan Tahun Pelajaran 2022/2023. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-C SMP Negeri 24 Medan sebanyak 32 orang. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah menggunakan perhitungan jumlah nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang tidak tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Model pembelajaran Reciprocal Learning dengan hasil sebagai berikut: terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 30,63, pada siklus I meningkatkan menjadi 63,13 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 75,63 terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 62,5% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 84,38% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 37,5% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 15,62% dengan kata lain hanya 5 siswa yang me
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE SCRIPT MELALUI WORKSHOP Karmono Simanullang
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Cooperative Script melalui workshop di SMP Negeri 2 Sibolangit, SMP Negeri 1 Pancur Batu, SMPS Budi Setia Sunggal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru guru yang mengajar di di SMP Negeri 2 Sibolangit, SMP Negeri 1 Pancur Batu, SMPS Budi Setia Sunggal Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah 40 guru-guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik perhitungan persentase jumlah guru yang telah menerapkan Cooperative Script dan persentase jumlah guru yang belum menerapkan Cooperative Script. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan Cooperative Script dari 40 guru guru, baru 30 (75%) guru menerapkan Cooperative Script pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 36 (90,0%) guru yang sudah mampu menerapkan Cooperative Script pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan Cooperative Script, dari 40 guru guru, sebanyak 10 (25%) guru belum mampu menerapkan Cooperative Script pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan Cooperative Script, menjadi 4 (10,0%) guru yang belum mampu menerapkan Cooperative Script secara utuh; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Cooperative Script dapat ditingkatkan melalui workshop.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN METODE PEMBELAJARAN EXPERIMEN MELALUI WORKSHOP Torhis Purba
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i1.2345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Metode Pembelajaran Experimen melalui workshop di SDN 105265 Sukamaju, SDN 101831 Bintang Meriah, SDN 104221 Desa Hulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru guru yang mengajar di SDN 105265 Sukamaju, SDN 101831 Bintang Meriah, SDN 104221 Desa Hulu dengan jumlah 30 orang guru. Teknik pemgumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan perhitungan persentase jumlah guru yang sudah mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen dan persentase jumlah guru yang belum mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen di dalam kelas. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang menerapkan Metode Pembelajaran Experimen dari 30 orang guru, baru 22 (73,33%) guru menerapkan metode pembelajaran Experimen pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 27 (90%) guru yang sudah mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen pada proses pembelajaran di dalam kelas; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan Metode pembelajaran Experimen, dari 30 orang guru, sebanyak 8 (26,67%) guru belum mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan metode pembelajaran Experimen, menjadi 3 (10%) guru yang belum mampu menerapkan Metode Pembelajaran Experimen secara utuh; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Metode Pembelajaran Experimen dapat meningkat melalui workshop.
UPAYA MENINGKATKAN PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA DENGAN MODEL PBL (PROBLEM BASED LEARNING) MELALUI MEDIA KARTUN ANIMASI NUSSA DAN RARA SAFITRI, DEVI
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i2.2658

Abstract

The aim of this research is to improve the cultivation of student character education using the problem based learning (PBL) model through the animated cartoon media Nussa and Rara in class 1 of UPT SPF SDN 105359 Sumberjo. The method used in this research is the Classroom Action Research method using 2 cycles. The subjects of this research were 14 grade 1 students of UPT SPF SDN 105359 Sumberjo. The instruments used to obtain data were observation sheets, interview sheets, field notes and documentation during research. The data analysis technique used is the average number of students, the percentage of students who have completed and the percentage of students who have not completed. The results of the research showed that there was an increase from cycle I of 48% with an average value of 7.21, where in cycle I the results were obtained in the sufficient criteria, while in cycle II the results were obtained at 90% with an average value of 13.5 in the good criteria category.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MUATAN PELAJARAN IPA Fani Rosa Anggraini H, Saprida Napitupulu, Putri Syahpitri, Dwi Febriyanti, Nuraminah, Atika Ilma Si
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i2.2673

Abstract

The research aims to increase students' interest in learning through the team games tournament (TGT) learning model in class V science lesson content at SD Negeri 101952 Tualang. The method used in this research is the classroom action research method through 2 cycles, where each cycle has stages, namely: Planning, Implementation, Evaluation and Reflection. The subjects in this research were teachers and 22 class V students at SDN101952 Perbaungan. The data collection techniques used were observation techniques and questionnaires. Data analysis techniques use data reduction, explaining data, verifying activities, analyzing observation results, and drawing conclusions. The results of the research show: the learning interest of students who are taught using the teams game tournament (TGT) type cooperative learning model can increase, there is an increase in the learning interest of class V students, where in the initial test using a questionnaire the average result obtained was 61.54 in cycle I it increased to 71.54 then in cycle II there was an increase again to 86.92. Activities for students' interest in learning also improved in cycle II when compared to cycle I. Where in cycle I writing and reading activities fell from 50.80 to 20.30, activities working on LKS from 30.05 to 46.30, asking friends from 12.50 to 19.63%, asking teachers from 12.30 to 8.80, irrelevant activities from 17.70 to 5.50. This proves that students' interest in learning is getting better in cycle II when compared to cycle I.
Penerapan Model Talking Stick Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Waudy, Safrida Nafitupulu, Karen
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i2.2679

Abstract

The aim of the research is to find out how the talking stick method can increase students' learning motivation in mathematics subjects in class II of SD Negeri 107105 Kuta Baru. The method used in this research is qualitative research and the type of research used is classroom action research carried out over 3 cycles, each cycle consisting of 2 meetings. and the subjects of this research were class II students at SD Negeri 107105 Kuta Baru. The research instruments used were observation sheets, questionnaires, test question sheets. The results of this research show that the application of the talking stick method can increase students' learning motivation in mathematics subjects in class II of SD Negeri 107105 with the following results. The results of this research show that the application of the talking stick method can increase students' learning motivation in mathematics subjects in class II of SD Negeri 107105 with the results can be seen from the average score of students' learning motivation in cycle I which was obtained at 70 with the highest score being 87 and the lowest score 57, and in cycle II there was a change in the average score of student learning motivation of 83 with the highest score being 98 and the lowest score being 62.
UPAYA MENINGKATKAN KONSENTRASI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PROBLEM SOLVING PADA MATERI IPAS Rahmadani, Muhammad Hanafi, Tasya Pebrianti, Suci Illyyin,
JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ILMU PENDIDIKAN (JIP)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jip.v4i2.2685

Abstract

Model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan materi pelajaran akan menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas, sehingga tercapai kompetensi yang telah ditentukan. Untuk dapat menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan materi pelajaran IPAS, maka seorang guru yang efektif memiliki kemampuan mengunakan variasi model pembelajaran. Model Pembelajaran Problem solving adalah model pembelajaran berpusat pada peserta didik dengan cara menghadapkan peserta didik tersebut dengan berbagai masalah kehidupan, tujuannya merangsang pengembangan kemampuan berpikir siswa secara kreatif dan menyeluruh dalam rangka memecahkan masalah. Pelaksanaan pembelajaran menggunakan Model Pembelajaran problem Solving berkreteria baik, dan Hasil belajar siswa tuntas dan meningkat mata Pelajaran IPAS Tumbuhan Sumber Kehidupan di Bumi Kelas IV SD Negeri 101952 di Tualang Tahun Pelajaran 2023/2024.

Page 9 of 14 | Total Record : 140