cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Keaekaragaman Jenis Aves dan Status Konservasi di Area Pemandian Air Panas Cangar, Jawa Timur 2019 Rachmawati, Yeni; Wanti, Yulia Tri Nurindah; Milenia, Adelah Putri; Budiutami, Khoirunnisa Purwamita; Amin, Muhammad Hilman Fu'adil
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (705.95 KB)

Abstract

Area pemandian air panas, UPT Taman Hutan Raya Raden Soerjo merupakan sebuah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan/atau satwa alami atau buatan yang memiliki keanekaragaman jenis aves yeng melimpah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis – jenis aves, tingkat keanekaragaman dan status konservasi jenis aves di area pemandian air panas, UPT Taman Hutan Raya Raden Soerjo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Indices Ponctuels d’Abondance (IPA), Line Transect, dan Point Count dan untuk menganalisis nilai keanekaragaman jenis aves indeks yang digunakan adalah indeks Shannon-Wiener. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada tanggal 5-6 Februari 2019, ditemukan sebanyak 215 individu dari 24 spesies aves dengan indeks keanekaragaman aves sebesar H’= 2,3132 dan termasuk dalam kriteria sedang, terdapat 3 spesies yang dilindungi oleh PERMENLHK P.106, 2 spesies berstatus rentan, 1 spesies berstatus hampir terancam menurut IUCN, 21 spesies berstatus beresiko rendah menurut IUCN dan tidak dilindungi oleh PERMENLHK P.106, serta 24 spesies aves tidak termasuk dalam Apendiks CITES.
Ketahanan dan Kelulushidupan Amblyseius deleoni Terhadap Berbagai Rentang Temperatur Inkubasi Budianto, Bambang Heru; Rokhmani, R
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.758 KB)

Abstract

Perubahan iklim berupa pemanasan global dan perubahan cuaca sebagaimana yang berlangsung sepanjang tahun di hampir seluruh wilayah Indonesia, telah menyebabkan mortalitas cukup besar pada tungau predator Amblyseius deleoni yang mengendalikan tungau hama Brevipalpus phoenicis secara alamiah. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ketahanan dan kelulushidupan tungau predator A.deleoni terhadap berbagai rentang temperatur inkubasi yang dicobakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan rancangan percobaan acak lengkap (RAL). Perlakuan terdiri atas temperatur 27oC, 27,5oC, 28oC, 28,5oC dan 29oC. Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Temperatur tersebut didedahkan pada lima individu dewasa A.deleoni untuk setiap perlakuan. Data yang diperoleh banyaknya tungau predator yang lulus hidup terhadap rentang temperatur yang dicobakan serta dianalisis dengan analisis variansi pada tingkat kesalahan 5 % serta dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil pada tingkat kesalahan yang sama apabila ada perbedaan yang nyata. Hasil analisis normalitas data menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal dengan varians yang heterogen sehingga dilakukan analisis non parametrik Kruskal-Wallis. Hasil analisis Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa tungau predator A. deleoni memiliki ketahanan dan tingkat kelulushidupan yang berbeda antar rentang temperatur yang diujicobakan. Hasil uji lanjut Mann Whitney U test menunjukkan bahwa ketahanan dan tingkat kelulushidupan A. deleoni terendah pada temperatur 29oC dibandingkan dengan temperatur 27oC ( p < 0,05).
Analisis Organoleptik dan Kadar Gula Produk Permen Jeli Ubi Ungu dengan Ekstrak Stevia Indriasih, Andini; Satria, Zahrial; Handayani, Novi; Harismah, Kun
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.345 KB)

Abstract

Di era modern seperti saat ini banyak muncul berbagai jenis permen. Permen yang muncul banyak yang menggunakan pemanis buatan. Pemanis buatan tersebut apabila dikonsumsi secara terus-menerus dapat mengganggu kesehatan terutama bagi anakanak. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan inovasi permen jeli ubi ungu dengan ekstrak stevia. Stevia sendiri merupakan pemanis alami rendah kalori yang memiliki tingkat kemanisan 300 kali lebih tinggi dari sukrosa.Ubi ungu dipilih karena mudah ditemukan dan mengandung antisianin yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat organoleptik dan kadar gula reduksi pada permen jeli dengan perbandingan ekstrak stevia dan sukrosa sebesar 3:0 ; 2:1 ; 1:2 ; 0:3. Uji yang digunakan adalah uji organoleptik dengan metode kuisioner dan uji gula reduksi dengan metode Lane-Eynon dengan tiga kali pengulangan. Hasil kadar gula reduksi dari masing-masing perbandingan yaitu 0,442%; 0,3429%; 0,2728%; 0,2558% hal menunjukkan bahwa semakin banyak ekstrak stevia yang digunakan maka kadar gula reduksi yang dihasilkan akan semakin tinggi. Hasil organoleptik yang diperoleh adalah semakin banyak ekstrak stevia yang digunakan maka permen jeli akan berwarna semakin gelap, beraroma semakin kuat, bertekstur semakin tidak kenyal dan rasanya akan semakin pahit.
Potensi Cemaran Lingkungan di Industri Karet Alam Crumb Rubber Andriani, Yose; Sari, Ikha Rasti Julia; Fatkhurrahman, Januar Arif; Harihastuti, Nani
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.199 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil karet alam kedua terbesar di dunia. Industri crumb rubber adalah industri yang mengolah karet alam yang berorientasi ekspor, dimana produknya merupakan produk setengah jadi sesuai Standard International Rubber (SIR). Pengolahan di industri crumb rubber relatif sederhana, dimana memiliki potensi memberikan cemaran ke lingkungan. Isu lingkungan dari industri ini adalah cemaran kebauan yang cukup mengganggu bagi masyarakat di sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara menyeluruh dan melakukan evaluasi proses produksi yang berkontribusi memberikan cemaran baik air maupun udara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif di salah satu industri crumb rubber. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa cemaran dominan yang menyebabkan kebauan berasal dari parameter amonia yang terbentuk pada saat proses penyimpanan bahan baku, gudang angin-angin dan pengeringan akhir (drying). Konsentrasi amonia tertinggi dalam air terdapat pada effluent scrubber sebesar 38,45 mg/L dimana baku mutu amonia dalam air limbah industri karet sebesar 10 mg/L sedangkan konsentrasi amonia tertinggi pada udara berada di proses drying dengan konsentrasi 20,52 mg/Nm3 dan uap air yang ikut terbuang ke udara sebesar 66,45 mg/Nm3. Pengolahan air limbah dengan sistem anaerob serta wetland diharapkan mampu mereduksi konsentrasi amonia dalam air limbah sedangkan untuk mengatasi cemaran amonia di udara dapat menggunakan teknologi wet scrubber.
Status Gizi berdasarkan Nilai Indeks Massa Tubuh pada Siswa SDN Cempaka Putih 01 Jakarta Widayanti, Etty; Zulhamidah, Yenni
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.507 KB)

Abstract

Gizi yang baik akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yaitu sehat, cerdas dan memiliki fisik yang tangguh serta produktif. Perbaikan gizi diperlukan pada seluruh siklus kehidupan, termasuk usia sekolah dasar. Siswa sekolah dasar (SD) berisiko mengalami masalah nutrisi sehubungan dengan pola makan dan masa tumbuh kembangnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi pada siswa SDN 01 Cempaka Putih Jakarta dengan mengukur indeks massa tubuhnya. Data yang diukur adalah tinggi badan dan berat badan untuk mengetahui nilai indeks massa tubuh 106 siswa. Hasil penelitian menunjukkan siswa sekolah yang memiliki status gizi kurus sekali sebagai nilai tertinggi yaitu 58 orang (54,7%), diikuti normal sebanyak 37 orang (34,91%), kurus sebanyak 9 orang (8,49%), dan gemuk sebanyak 2 orang (1,89%). Kesimpulan penelitian ini adalah status gizi pada siswa SDN 01 Cempaka Putih menunjukkan indeks massa tubuh dominan yaitu kurus sekali.
Identifikasi Risiko dan Peluang Pengendaliannya di Laboratorium Biologi Molekuler BBPPBPTH (Risk Assement And Opportunity Control In BBPPBPTH Molecular Biology Laboratororium) Jayusman, J
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.135 KB)

Abstract

Persyaratan wajib yang ditetapkan dalam ISO 9001:2015 pada klausul 6.1, ISO 17025:2017 Klausul 8.5 dan dan KNAPPP pada klausul 5.1.c & 7.2 menyebutkan bahwa organisasi melakukan identifikasi dan penanganan risiko dan peluang. Strategi manajemen risiko diantaranya dapat diterapkan pada berbagai laboratorium pengujian dalam rangka mewujudkan pengelolaan laboratorium yang berkualias untuk mendukung pengujian yang handal. Artikel ini menginformasikan hasil evaluasi penerapan manajemen risiko dalam tata kelola laboratorium pengujian biologi molekuler Balai Besar Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPPBPTH) Yogyakarta. Strategi manajemen risiko difokuskan terhadap pelaksanaan (1) Identifikasi risiko, (2) penilaian dan evaluasi risiko dan (3) kegiatan mitigasi risiko. Identifikasi risiko berbasis alur proses pengujian yang mencakup penerimaan sampel uji, penanganan sampel uji, penyimpanan sampel uji, semua tahapan pelaksanaan pengujian, perekaman data, manajemen data hingga proses penerbitan sertifikat hasil pengujian dengan mempertimbangkan berbagai faktor terkait antara lain kondisi lingkungan proses, penggunaan peralatan uji, pekerjaan manual serta penggunaan bahan kimia. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa manajemen risiko yang diterapkan mampu mengungkap potensi risiko yang mungkin terjadi, peta atau profil dan rangking risiko serta mitigasi risiko yang telah dilakukan. Terdapat lebih dari 20 potensi risiko dalam semua operasional kegiatan pengujian di laboratorium biologi molekuler BBPPBPTH. Hasil analisis risiko secara profil bersifat trivial dan acceptable atau kategori rendah sehingga pengendalian yang direkomendasikan adalah dengan supervisi rutin terhadap kegiatan yang menimbulkan potensi risiko yang teridentifikasi dan tidak diperlukan tindakan tambahan dalam pengendalian risiko.
Analisis Bilateral Simetri Kepiting Albunea symmysta berdasarkan Morfometrik dan Meristik Bhagawati, Dian; Nuryanto, Agus; Handayani, D.P.H.
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.913 KB)

Abstract

Kajian performa bilateral simetri berdasarkan morfometrik standar dan meristik telah dilakukan terhadap kepiting Albunea symmysta dari pantai Parangkusumo dan Cilacap. Penelitian menggunakan metode survei dan pengambilan sampel secara purvosive sampling. Pengukuran dilakukan terhadap antennula dan dactylus pereopod I, sedangkan penghitungan dilakukan terhadap jumlah duri anterolateral serta segmen antenna. Karakter meristik dianalisis deksriptif berdasarkan nilai minimal, maksimal, rata-rata dan standar deviasi. Terhadap data morfometri dilakukan uji T. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi morfometrik dan meristik pada performa kepiting dari kedua lokasi pengambilan sampel dan ketidaksimetrisan morfometrik lebih banyak dialami dibandingkan meristik. Munculnya perbedaan pertumbuhan bilateral yang terjadi pada kepiting tersebut kemungkinan berkaitan dengan kondisi genetis, kendala lingkungan dan tekanan predator.
Penerapan Pembelajaran Pengajuan Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Bertanya Siswa pada Konsep Virus dan Bakteri Kelas X Sriyati, Siti; Rukmana, Putri Enizs Wahyu
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.52 KB)

Abstract

Tujuan peneltian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bertanya siswa melalui penerapan pembelajaran pengajuan masalah pada konsep virus dan bakteri di kelas X. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan 2 siklus. Penelitian dilakukan di salah satu SMA Negeri di Kota Bandung pada bulan April- Oktober 2018. Instrumen penelitian terdiri dari Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berisi wacana yang merangsang siswa untuk bertanya, rubrik klasifikasi pertanyaan siswa berdasarkan level pertanyaan inkuiri dari Costa dan rubrik klasifikasi pertanyaan berdasarkan pertanyaan terbuka dan terturup serta angket respon siswa terhadap pembelajaran pengajuan masalah. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan bertanya siswa dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1, pertanyaan level 1 (mengingat & memahami) mendominasi pertanyaan siswa yaitu sebesar 55,01%, kemudian berturut-turut level 2 (menerapkan dan menganalisis) dan level 3 (menilai dan menunjukkan bukti) sebesar 36,08& dan 8,92%. Pada siklus dua pertanyaan level 1 menurun (29,25%), sedangkan pertanyaan level 2 (59,79%) dan 3 (10,97%) meningkat. Begitu juga untuk pertanyaan terbuka (membutuhkan banyak alternatif jawaban) meningkat dari siklus 1 ke siklus 2. Pada siklus 1 pertanyaan terbuka hanya 66,93% sedangkan pada siklus 2 menjadi 90,55%. Sedangkan pertanyaan tertutup (hanya memiliki satu jawaban) menurun dari siklus 1 ke siklus 2 yaitu 30,07% menjadi 9,46%. Respon siswa terhadap pembelajaran pengajuan masalah menunjukkan respon yang positif dari aspek ketertarikan siswa terhadap pembelajaran, manfaat dan penilaian siswa terhadap pembelajaran pengajuan masalah.
Kandungan Logam Berat Kadmium (Cd) dan Timbal (Pb) dalam Tempuyung (Sonchus arvensis L.) Mujahid, Rohmat; Subositi, Dyah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.684 KB)

Abstract

Sonchus arvensis L. merupakan salah satu tanaman yang digunakan dalam beberapa ramuan, khasiat dan keamanannya telah terbukti dalam uji preklinis, observasi klinis maupun uji klinis yang dilakukan di Klinik Saintifikasi Djamoe “Hortus Medicus”. Pemenuhan kebutuhan Sonchus arvensis L. di Klinik Saintifikasi Djamoe Hortus Medicus dari hasil budidaya, namun pemakaian oleh masyarakat umumnya berasal dari tumbuhan liar, yang banyak tumbuh di pekarangan, lahan kosong maupun pingir jalan. Luasnya sebaran Sonchus arvensis L. menimbulkan potensi cemaran logam berat terutama yang tumbuh disekitar jalan/jalan raya. Telah dilakukan pengambilan 20 sampel Sonchus arvensis L. yang dibagi dalam 5 kelompok berdasar potensi cemaran logam berat. Kandungan logam berat ditetapkan secara Spektrofotometri Serapan Atom pada panjang gelombang 217,0 nm timbal (Pb) dan 228,8 nm kadmium (Cd). Kandungan kadmium tidak terdeteksi dalam semua sampel (LOD 0,04 ppm), sedangkan kandungan timbal sangat bervariasi mulai dari tidak terdeteksi (6 sampel) hingga 4,34 ppm (LOD 0,01 ppm), terdapat kecenderungan makin dekat tempuyung tumbuh dengan jalan/jalan raya makin besar kandungan timbalnya.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis TIK Untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa Memanfaatkan Media Sosial Sebagai Sarana Pembelajaran Susanti, Baiq Hana
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.627 KB)

Abstract

Fenomena pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di sekolah semakin bergaung. Bahkan dalam kurikulum 2013 yang sedang berlangsung, TIK memegang peranan yang sangat penting dalam pelaksanaan pembelajaran, termasuk didalamnya adalah penggunaan perangkat pembelajaran seperti media pembelajaran. Selain itu penggunaan media sosial sudah sangat melekat dan dekat dengan kehidupan sosial masyarakat, termasuk mahasiswa. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis TIK untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa memanfaatkan media sosial sebagai sarana pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode R&D dengan desain one group pretest posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Agustus 2018. Instrumen penelitian yang digunakan berupa lembar penilaian dan angket. Media pembelajaran yang dikembangkan oleh mahasiswa dibagi berdasarkan media sosial yang digunakan dalam publikasi media pembelajaran tersebut. Pengembangan media pembelajaran diberikan pilihan pada empat platform besar media sosial yaitu blog, facebook, istagram dan twitter. Hasil penelitian pendahuluan memperlihatkan bahwa seluruh mahasiswa sudah mampu dan biasa menggunakan media sosial tersebut, hanya penggunaannya masih sebatas untuk sekedar berkomunikasi akan tetapi belum terpikirkan untuk memanfaatkan media sosial tersebut sebagai sarana pembelajaran. hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, media sosial yang dikembangkan oleh mahasiswa sudah cukup bervariasi baik dari jenis media maupun konten yang dikembangkan. Konten media pembelajaran dalam media sosial yang dikembangkan sudah sesuai dengan tuntutan materi yang harus di ajarkan berdasarkan kurikulim 2013. Selain itu, media sosial sudah memuat kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi yang wajib dimiliki oleh siswa. Penggunaan jenis-jenis media seperti teks, gambar, video, infografik dan bagan juga sudah dilakukan dengan baik