cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Kajian Aspek Biologi dan Status Kepunahan Ikan Pari Yang Diperdagangkan di TPI Pantai Utara Jawa Tengah Setiati, Ning; Lestari, Novita Ayu; Partaya; Priyono, Bambang
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.628 KB)

Abstract

Ikan Pari memiliki karakter biologi yaitu fekunditas rendah, usia matang seksual lama, dan pertumbuhan lambat. Penelitian mengenai kajian aspek biologi dan status konservasi jenis-jenis ikan pari yang diperdagangkan di TPI Pantai Utara Jawa Tengah penting dilakukan mengingat semakian tingginya tingkat perdagangan, sehingga dikhawatirkan akan menghadapi kepunahan apabila tidak ada pengelolaan berbasis konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek biologi dan statuskonservasi jenis-jenis ikan pari yang diperdagangkan di TPI Pantai Utara Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Berdasarkan hasil identifikasi ikan pari yang diperdagangkan terdiri dari 10 jenis, yaitu D. kuhlii, H. undulata, H. gerrardi, H. jenkinsii, P. sephen, T. meyeni, G. poecilura, R. ancylostoma, dan R. australiae. Berdasarkan penelitian aspek biologi tiap jenis ikan pari memiliki ciri karakteristik. Berdasarkan ciri tersebut, H. undulata dan H. gerrardi memiliki hubungan kekerabatan terdekat. Rasio kelamin paling ideal dijumpai pada D. kuhlii, H. gerrardi, H. jenkinsii, dan G. poecilura. Ikan pari yang didaratkan umumnya belum dewasa. Berdasarkan analisis status konservasi, 3 spesies termasuk kategori Critically endangered, 4 spesies termasuk kategori vulnerable, 2 spesies termasuk kategori near threatened, 1 spesies termasuk kategori data deficient. Berdasarkan tatus perdagangan CITES, 3 spesies yang termasuk kategori Appendix II dan 7 spesies lain belum dievaluasi.
Pengaruh Pemberian Pakan Mentimun terhadap Laju Pertumbuhan Ikan Sapu-Sapu (Pterygoplichthys pardalis) dan Kualitas Air di Akuarium Pemeliharaan Nabilah, Dina; Elfidasari, Dewi; Sugoro, Irawan
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.238 KB)

Abstract

Ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) merupakan ikan yang termasuk dalam spesies Loricariidae. Pembudidayaan Pterygoplichthys pardalis saat ini cukup berkembang pesat karena ikan ini dapat berfungsi sebagai pembersih kaca akuarium dan sebagai ikan hias. Meningkatnya harga pakan pelet setiap tahunnya menyebabkan para petani banyak menghabiskan modal untuk pakan Pterygoplichthys pardalis. Salah satu alternatif pakan yang mudah dicari dengan harga yang ekonomis yaitu mentimun. Mentimun memiliki nilai kandungan gizi dan mineral yang cukup tinggi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan mentimun terhadap laju pertumbuhan Pterygoplichthys pardalis dan kualitas air di dalam akuarium. Metode yang digunakan adalah analisis proksimat pakan ikan, persentase mortalitas ikan, pertumbuhan berat badan, dan pengukuran parameter kualitas air akuarium. Berdasarkan hasil penelitian pemberian pakan mentimun pada Pterygoplichthys pardalis diperoleh pertumbuhan berat ikan yang menurun, persentase mortalitas sebanyak 20%, kualitas air yang berada pada nilai optimum serta kandungan gizi mentimun yang belum memenuhi Standar Nasional Indonesia untuk pakan ikan.
Detection of Pig Cytochrome B in Beef Sausage Found in Traditional Markets around Jakarta Dewi, Astria Prastika; Puspitasari, Riris; Perdana, Analekta Tiara
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.967 KB)

Abstract

Processed fast food products are currently in great demand by the people of Indonesia, especially with basic ingredients such as beef, chicken or other meats. Sausage is a fast food processed food that is at risk of mixing other food ingredients that can not be known by consumers. The halal of food products is considered very important by Muslim community and is taken into consideration in consuming food products. The food category in Indonesia still often mixes or falsifies halal food with prohibited ingredients, one of which is processed products such as sausages. Contamination of processed food products based on sausages was found to contain pig contamination circulating in the one of market in Indonesia by testing as many as 5 out of 6 sausage samples were detected positively contaminated with pig which resembled a Polymerase Chain Reaction (PCR) product sequencing results of 95% with Sus scrofa species. The purpose of this study is to detect pig contamination in processed food products such as sausages sold in traditional markets and modern markets and the benefits of this research to detect cytochrome b pig genes in sausages and provide information to the public about the halal status of sausages on the market. The research method uses the PCR Technique which is able to be used as a tool to detect contamination of other meats with using a pig specific primer. Sausage samples was obtained from around Jakarta. DNA of pigs and bovine was extracted as positive and negative controls, as well as testing all of sausage samples. The results showed that from all of sausage samples amplified by PCR there were no pig cytochrome b genes. This finding informed that the sausages collected from market around Jakarta were negative to pig components.
Aplikasi Truss Morphometrics untuk Karakterisasi Morfologi Udang Putih (Penaeus indicus dan P. merguensis) Pulungsari, Anastasia Endang; Bhagawati, Dian; Winarni, Elly Tuti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.257 KB)

Abstract

Udang genus Penaeus termasuk udang laut dari familia Penaeidae. Ciri yang membedakan udang Penaeus dengan spesies udang Penaeidae lainnya adalah bagian atas dan bawah rostrum terdapat gigi. Salah satu komoditas udang Penaeid yang bernilai ekonomis penting adalah udang putih. Udang putih yang dikenal di pasaran terdiri dari 2 spesies yaitu P. indikus dan P. merguensis, yang secara morfologi sangat mirip. Teknik Truss morfometrics diharapkan dapat memudahkan pengenalan ke 2 spesies tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan rasio jarak truss dengan panjang standar yang dapat digunakan untuk membedakan spesies udang P. indikus dan P. merguensis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, dan pengambilan sampel secara Purposive Random Sampling. Sampel diambil tiga kali dengan interval sepuluh hari. Variabel yang diamati adalah karakter morfologi dan morfometrik. Karakter morfometrik terdiri dari 23 jarak trus. Data morfometrik dianalisis “compmenggunakan SPSS “independent-Samples T Test”. Hasil penelitian diperoleh 11 karakter morfologi yang dapat digunakan sebagai pembeda P. indicus dan P. merguiensis namun yang paling mudah digunakan sebagai penentu spesies adalah rasio panjang carapace dgn panjang standar yang memunjukan P. indicus lebuh besar dibanding P. merguiensis.
Deskripsi Miskonsepsi pada Struktur dan Fungsi Sel Prokariotik dan Eukariotik Materi Archaebacteria dan Bakteri di SMA Negeri 1 Wonosari TA 2018/2019 Setyaningsih, Endang; Sari, Alfyan Prastika
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.33 KB)

Abstract

Pemahaman konsep merupakan langkah awal dalam mempelajari ilmu tersebut. Pada proses pembelajaran biologi tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) pemahaman konsep-konsep biologi sangat diperlukan guna pengintegrasian alam serta teknologi yang digunakan pada masyarakat. Materi biologi merupakan materi yang bersifat abstrak serta penggunaan bahasa latin dalam seluruh pembelajaran yang dapat menaikkan prosentase miskonsepsi pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa pada sub bab struktur dan fungsi pada sel prokariotik dan eukariotik siswa kelas X IPA 1 SMA Negeri 1 Wonosari tahun ajaran 2018/2019. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengambian sampel dengan menggunakan metode Purposive Sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 36 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode CRI (Certainty of Response Index). Instrumen penelitian menggunakan tes objektif disertai tabel CRI(Certainty of Response Index) dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh miskonsepsi pada sub bab perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik lebih tinggi daripada ciri dan fungsi struktur sel prokariotik yaitu sebesar 47%. Sedangkan persentase siswa yang mengalami paham konsep pada sub bab ciri dan fungsi struktur sel prokariotik lebih tinggi dibandingkan perbedaan sel prokariotik dan sel eukariotik yaitu mencapai 48.8%.
PCK (Pedagogical Content Knowledge) Guru IPA Kelas VII SMP Negeri Se-Kecamatan Kartasura Tahun Ajaran 2019/2020 Robani, Dimar Mizanudin; Agustina, Putri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.366 KB)

Abstract

Salah satu faktor penting dalam proses pembelajaran baik di dalam maupun di luar kelas adalah guru. Guru merupakan tenaga pendidik yang memiliki keahlian khusus berupa kompetensi baik dari penguasaan konten (materi) maupun ilmu mengajar (pedagogik) yang disebut PCK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui PCK guru IPA kelas VII SMP Negeri Se-Kecamatan Kartasura tahun ajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengambilan sampel berupapurposive sampling dan secara non random sampling mengambil 1 RPP setiap guru. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, PCK guru IPA kelas VII SMP Negeri Se-Kecamatan Kartasura tahun ajaran 2019/2020 termasuk dalam kategori baik dengan presentase sebesar 72,2%.
Pengelolaan Sampah Kawasan Pantai Darwati, Sri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.598 KB)

Abstract

Salah satu permasalahan dalam pengembangan kegiatan perekonomian di kawasan pantai atau pesisir adalah pengelolaan sampah. Pengelolaan sampah di kawasan pesisir ini masih menjadi grey area, belum ada peraturan yang jelas tentang tugas dan tanggung jawab pengelola sampah pesisir sehingga pengelolaan belum berjalan efektif. Terdapat dua jenis sampah di kawasan pantai yaitu sampah dari aktivitas wisata dan sampah bawaan dari laut. Metode penelitian secara kualitatif dan kuantitatif melalui survey, observasi dan wawancara ke Instansi Pemerintah, masyarakat dan LSM . Aspek yang dikaji adalah aspek teknis operasional pewadahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan, pemrosesan akhir, aspek kelembagaan, pembiayaan dan peraturan. Lokasi kajian di Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Lombok Barat , Kabupaten Lombok Utara dan Pulau Seribu, DKI Jakarta. Sedangkan data primer dilakukan sampling timbulan, komposisi sampah di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu. Sampling komposisi sampah menggunakan metode uji komposisi sampah berdasar SNI 19-3964 - 1994 tentang Metode Pengambilan dan Pengukuran Sampel Timbulan Sampah dan Komposisi Sampah dan komposisi sampah berdasar IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), 2006. Pengelolaan sampah di pantai dan kepulauan di daerah studi umumnya berupa pewadahan, pengumpulan dan pengangkutan belum berbasis 3 R. (Reduce, Reuse, Recycle). Pengelolaan sampah di kepulauan hanya mengandalkan penimbunan di pulau dan pengangkutan yang dilakukan oleh kapal pengangkut sampah ke TPA. Sampah pantai terdiri atas sampah dari daratan yang timbul akibat aktivitas sekitar pantai yang jumlahnya tergantung pada jumlah pengunjung, jenis fasilitas penunjang, seperti hotel/penginapan, restoran, dan sampah bawaan dari laut yang dipengaruhi musim. Hasil sampling sampah di Pulau Untung Jawa pada hari kerja adalah sebesar 5,06 m3/hari dan pada akhir pekan sebesar 5,79 m3/hari. Sementara timbulan sampah bawaan laut dengan rata – rata timbulan sampah bawaan laut adalah 7,67 m3/hari. Sampah di daratan didominasi sampah organik (47-66) %. sedangkan sampah bawaan umumnya didominasi an organik 64,74%.
Studi Alat dan Analisa Pola Angin Hasil Pengukuran Automatic Weather Station (AWS) Thies Clima di Wakatobi Wisnugroho, Susilo; Prasetiawan, Nanda Radhitia; Kuncoro, Ari; Widiyanto, Salasi Wasis
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.522 KB)

Abstract

Informasi arah dan kecepatan angin dibutuhkan dalam bidang pelayaran dan kelautan. Angin dengan ambang batas kecepatan yang aman akan mendukung hasil tangkapan ikan nelayan. Nelayan tangkap di Kabupaten Wakatobi membutuhkan informasi arah dan kecepatan angin disekitar perairan Wakatobi. Salah satu cara untuk mengetahui arah dan kecepatan angin adalah dengan instrument Automatic Weather Station (AWS). Instrumen AWS pada penelitian ini dilengkapi dengan Thies Clima Transmitter untuk pengukuran arah dan kecepatan angin tipe wind compact (anemometer dan wind direction transmitter). Hasil pembacaan Thies Clima transmitter wind compact dapat dianalisa dengan diagram Windrose Plot (WRPLOT). Hasil analisa data tahun 2018 dengan diagram WRPLOT untuk wilayah Wakatobi didapatkan dua arah dominan pola angin yang dipengaruhi angin musim timur yang dimulai bulan April sampai dengan Oktober dan dari pengaruh angin musim barat dimulai bulan Desember sampai dengan Maret. Terjadi pola angin peralihan dari musim angin timur ke musim angin barat di bulan November. Kecepatan rata-rata tertinggi dimusim angin timur terjadi pada bulan Juni sebesar 2,44 knots, kecepatan rata-rata tertinggi dimusim angin barat terjadi pada bulan Februari sebesar 1,91 knots. Selama tahun 2018 arah angin di Wakatobi dominan angin dari Timur Laut sebesar 11,86% dan kecepatan rata- rata dalam setahun 1,89 knots.
Potensi Nanokomposit Sengoksida-Perak (ZnO-Ag) Metode Gelombang Mikro dalam Menghambat Pertumbuhan BAKTERI Escherichia coli Penghasil Extxtended Spectrum Beta Lactamases (ESBLs) Prasetya, Yulianto Ade; Nisyak, Khoirun; Hisbiyah, A'yunil
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.219 KB)

Abstract

Escherichia coli penghasil Extended Spectrum Beta Lactamases (ESBLs) merupakan bakteri yang mampu menghidrolisis antibiotik golongan beta laktam generasi kedua dan ketiga serta monobaktam. Bakteri ini menyebabkan insidensi tertinggi infeksi saluran kemih (ISK) yang utama di seluruh dunia. Seng oksida (ZnO) terbukti mampu melawan resistensi bakteri sedangkan perak (Ag) mampu melawan bakteri dengan menghambat sintesis dinding sel, protein, dan metabolisme sel. Nanokomposit merupakan penggabungan antara ZnO dan Ag yang berukuran nanometer (nm) dengan bantuan instrumen berupa microwave termodifikasi. Nanokomposit yang terbentuk dikarakterisasi dengan X-Ray Diffractometer (XRD) untuk mengetahui ukuran dan kristanilitas yang terbentuk. Uji aktivitas nanokomposit ZnO-Ag dilakukan dengan metode difusi sumuran menggunakan cock borer pada media Mueller-Hinton agar. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa nanokomposit yang terbentuk berukuran 124,71 nm. Nanokomposit ZnO-Ag mampu menghambat bakteri E. coli penghasil ESBLs dengan diameter zona hambat yakni 11,35 mm. Nanokomposit ZnO-Ag berpotensi untuk dikembangkan sebagai alat medis berbasis nanokomposit ZnO-Ag dalam melawan bakteri penyebab infeksi nosokomial, salah satunya E. coli penghasil Extended Spectrum Beta Lactamases (ESBLs).
Deteksi Virus Avian influenza Pada Ayam Pedaging Komersial yang di Suplementasi Water Additive Isnawati, Rina; Putra, I Putu Cahyadi; Susiani, Rina Dwi; Wuryastuti, Hastari; Wasito, R.
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2020: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.76 KB)

Abstract

Penyakit Avian influenza (AI) merupakan penyakit infeksius pada unggas yang disebabkan oleh avian influenza virus (AIV) telah mewabah dan menyebabkan kerugian ekonomi yang cukup besar pada industri perunggasan di Indonesia serta bersifat zoonosis. Penurunan kejadian AI pada manusia perlu difokuskan pada pencegahan dan kontrol infeksi pada unggas. Tujuan penelitian ini adalah deteksi dini dengan pendekatan molekuler dan imunologis untuk mencegah penyebaran AIV dengan menjaga kesehatan ayam pedaging komersial yang di suplementasi water additive. Lima puluh lima ekor DOC ayam pedaging strain Cobb digunakan sebagai hewan coba selama 35 hari. Lima ekor day old chick (DOC) dipilih secara acak dan dinekropsi untuk diambil organ paru-paru. Lima puluh ekor ayam yang tersisa di bagi menjadi dua kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol (K) dan perlakuan (P). Setiap minggunya (minggu ke-1 sampai ke-5) sebanyak lima ekor ayam pada masing-masing kelompok di pilih secara acak untuk dinekropsi diambil organ paru-paru. Deteksi AIV dilakukan dengan Reverse Transcriptase-Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) terhadap gen matrix (MA) dan hemagglutinin (H5, H7, H9), sedangkan deteksi imunologis imunohistokimia streptavidin biotin (IHK-SB) diamati dengan mikroskop. Hasil penelitian ini adalah sampel paru-paru (P) minggu pertama dan kedua terdeteksi MA, namun tidak terdeteksi H5, H7, H9. Hasil IHK-SB pada kelompok K positif VAI, sedangkan pada kelompok P positif VAI pada minggu pertama dan kedua, minggu ketiga negatif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat infeksi alami VAI tipe A, Water additive yang tersedia secara komersial dapat mencegah infeksi alami VAI pada minggu ketiga setelah pemberian.