cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsms@unisba.ac.id
Phone
+6282321980947
Journal Mail Official
bcsms@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series : Medical Science
ISSN : -     EISSN : 28282205     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsms.v2i2
Core Subject : Humanities, Health,
Bandung Conference Series: Medical Science (BCSMS) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Kedokteran dengan ruang lingkup Age, ASI, BPJS Kesehatan, CGT, Dokter layanan primer, Fungsi diastolic, Gender, Hepatitis A dan B, Interval Anak Balita, ISPA, JKN, Nyeri leher, Origin, Paritas, Pasien, Denyut Nadi, Imunisasi, Perawat, Phlebitis, PHBS, pneumonia Abortus Spontan, Pola Menstruasi, rumah sakit Pendidikan, Sektor Informal Pengetahuan, Shift kerja malam, sindrom koroner akut, Status Gizi Mahasiswa kedokteran, status sosio ekonomi, Tekanan Darah, Tingkat Stres, Troponin T , Type of occupation, ventrikel kiri, dan Wanita Premenopause. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 494 Documents
Perbedaan Tingkat Kecemasan Orangtua Anak Penderita Leukemia Limfoblastik Akut Sebelum dengan Sesudah Kemoterapi Fase Induksi di RS Al Islam Bandung Suchi Aulia Nur Silmi; Ieva Baniasih Akbar; Sara Puspita
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6591

Abstract

Abstract. Acute lymphoblastic leukemia (ALL) is children's most common type of cancer. Acute lymphoblastic leukemia can be cured with chemotherapy. The initial treatment for ALL is induction chemotherapy, lasting 4–6 weeks using 3 or 4 drugs. Parents who have children with ALL will experience anxiety, especially mothers. This study aims to analyze the differences in the anxiety levels of parents of children with acute lymphoblastic leukemia before and after the induction phase of chemotherapy. The research was conducted in July–October 2022. The research method is a comparative research design with a longitudinal study approach. The sample of this study was 45 people using a total sampling technique on the parents of children with ALL at Al-Islam Hospital in Bandung. Data collection was carried out using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire. Data analysis used the McNemar test. The results showed that 28 mothers experienced severe–very severe levels of anxiety before the induction phase of chemotherapy, and 28 experienced mild–moderate anxiety levels after the induction phase of chemotherapy. The results of the McNemar test obtained a value of p=0.001 (p<0.05). In conclusion, parents' anxiety in children with ALL increased before chemo and tended to decrease after the induction phase of chemotherapy. Abstrak. Leukemia limfoblastik akut (LLA) merupakan jenis kanker yang paling banyak terjadi pada anak. Leukemia limfoblastik akut dapat disembuhkan dengan kemoterapi. Terapi awal LLA yaitu kemoterapi fase induksi, berlangsung 4–6 minggu menggunakan 3 atau 4 obat. Orangtua yang memiliki anak LLA akan mengalami kecemasan terutama ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat kecemasan orangtua anak penderita leukemia limfoblastik akut sebelum dengan sesudah kemoterapi fase induksi. Penelitian dilakukan pada bulan Juli–Oktober 2022. Metode penelitian adalah desain penelitian komparatif dengan pendekatan studi longitudinal. Sampel penelitian ini adalah 45 orang dengan teknik total sampling pada orangtua anak penderita LLA di RS Al-Islam Bandung. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukan ibu mengalami tingkat kecemasan berat–sangat berat sebelum kemoterapi fase induksi sebanyak 28 dan mengalami tingkat kecemasan ringan–sedang sesudah kemoterapi fase induksi sebanyak 28. Hasil uji McNemar didapatkan nilai p=0,001 (p<0,05). Simpulan, kecemasan orangtua pada anak penderita LLA meningkat sebelum kemoterapi dan cenderung menurun sesudah kemoterapi fase induksi.
Perbandingan Daya Hambat Ekstrak Air dengan Ekstrak Etanol Bubuk Kopi Robusta (Coffea Canephora) pada Kultur Bakteri Propionibacterium Acnes (ATCC© 11827™) Sassty Julya Hidayat; Hendro Sudjono Yuwono; Ismawati
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6605

Abstract

Abstract. Acne vulgaris is a skin abnormality in the pilosebaceous glands, characterized by the clinical appearance of blackheads, papules, pustules, and nodules that commonly occur in adolescents aged 12-25 years to adults aged 25-30 years. One of the causes of acne vulgaris is Propionibacterium acne bacteria. One of the plants that can be used to inhibit the growth of bacteria as an antibacterial is robusta coffee. This research aims to measure the size of the inhibitory zone of water extract compared to the ethanol extract of robusta coffee powder against Propionibacterium acnes using the disc diffusion method. This research uses an in vitro laboratory experimental study. Bacterial isolate P. acnes ATCC© 11827™ obtained from the Unisba Pharmacy laboratory followed by an inhibition test adapted to the McFarland 0.5 standard taken from the Unpad Teaching Hospital laboratory, with the independent variable of robusta coffee extract while the dependent variable was inhibition against Propionibacterium acnes. This research uses water extract and ethanol extract of robusta coffee, each made in 3 concentrations namely 50%, 75%, and 100%. The positive control is the antibiotic clindamycin, and the negative control is aquadest. The research results show no significant difference between the inhibitory power of water extract and ethanol extract against Propionibacterium acnes at concentrations of 50% and 75%. There is a substantial difference between the water extract and ethanol extract of robusta coffee at 100% concentration. Abstrak. Akne vulgaris merupakan kelainan kulit pada kelenjar pilosebasea, ditandai dengan gambaran klinis komedo, papula, pustula maupun nodul yang umum terjadi pada masa remaja usia 12 – 25 tahun hingga dewasa usia 25-30 tahun. Salah satu penyebab Akne vulgaris yaitu bakteri Propionibacterium acnes. Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk menghambat pertumbuhan bakteri tersebut sebagai antibakteri yaitu kopi robusta. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur besar zona daya hambat ekstrak air dibandingkan ekstrak etanol bubuk kopi robusta terhadap Propionibacterium acnes menggunakan metode disc diffusion. Penelitian ini menggunakan studi eksperimental laboratorium secara in vitro. Isolat bakteri P. acnes ATCC© 11827™ didapatkan dari laboratorium Farmasi Unisba dilanjutkan uji daya hambat disesuaikan dengan standar McFarland 0,5 yang diambil dari laboratorium Rumah Sakit Pendidikan Unpad, dengan variabel bebas ekstrak kopi robusta sedangkan variabel terikat daya hambat terhadap Propionibacterium acnes. Penelitian ini menggunakan ekstrak air dan ekstrak etanol kopi robusta yang masing-masing dibuat dalam 3 konsentrasi yaitu 50%, 75%, dan 100%. Kontrol positif yang digunakan yaitu antibiotik klindamisin, kontrol negatif aquadest. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara daya hambat ekstrak air dan ekstrak etanol terhadap bakteri pada konsentrasi 50% dan 75%. Terdapat perbedaan yang bermakna ekstrak air dan ekstrak etanol kopi robusta pada konsentrasi 100%.
Pengembangan Obat Kanker dari Daun Kelor (Moringa Oleifera) Silmi Hizba Hunafa; Yuke Andriane; Lelly Yuniarti
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6638

Abstract

Abstract. Colon cancer ranks third most common in the world with the second highest mortality rate. Colon cancer therapy, one of which can be through chemotherapy using doxorubicin. Single use of doxorubicin has significant side effects. One effort to reduce side effects and increase its effectiveness is to combine doxorubicin with Moringa leaves (Moringa oleifera). Moringa leaves contain many active ingredients such as flavonoids, D-allose, and eugenol. Another effort that can be made to increase the effectiveness of drugs is by developing nanoparticles. The literature review method was carried out by searching the literature through national and international literature searches as well as data on articles and scientific journals that focused on colon cancer, doxorubicin, the mechanism of action of doxorubicin, the content of Moringa leaves, the anti-cancer effects of Moringa leaves. The results of this study are: There is a cytotoxic effect produced by Moringa leaves (Moringa oleifera) against colon cancer cells and there is a synergistic effect between the combination of doxorubicin and Moringa leaves (Moringa oleifera) against colon cancer cells. Abstrak. Kanker kolon menempati urutan ketiga tersering di dunia dengan tingkat kematian tertinggi kedua. Terapi kanker kolon salah satunya dapat melalui kemoterapi menggunakan doxorubicin. Penggunaan tunggal doxorubicin memiliki efek samping yang signifikan. Salah satu upaya untuk mengurangi efek samping dan meningkatkan efektivitasnya adalah dengan mengkombinasikan doxorubicin dengan daun kelor (Moringa oleifera). Daun kelor memiliki banyak kandungan bahan aktif seperti flavonoid, D-allose, dan eugenol. Upaya lain yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas obat adalah dengan pengembangan nanopartikel. Metode literatur review ini dilakukan dengan pencarian literatur melalui pencarian literatur nasional maupun internasional serta data artikel dan jurnal ilmiah yang berfokus pada kanker kolon, doxorubicin, mekanisme aksi doxorubicin, kandungan daun kelor, efek anti-kanker daun kelor. Hasil dari penelitian ini adalah: Terdapat efek sitotoksik yang dihasilkan daun kelor (moringa oleifera) terhadap sel kanker kolon dan terdapat efek sinergis antara kombinasi doxorubicin dengan daun kelor (Moringa oleifera) terhadap sel kanker kolon.
Hubungan Stres Kerja dengan Karakteristik Perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Adela Sulistira; Meta Maulida D; Abdul Hadi Hassan
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6641

Abstract

Abstract. Nurse work stress is a human resource management issue in hospitals that is caused by a combination of stress at work, individual characteristics, and stressors outside the organization. Organizational factors and role conflicts have a major effect on work stress for nurses in the Emergency Room (ER). The objective of this study was to investigate at the link between job stress and the characteristics of nurses working in the emergency room (ER). This study employs an observational analytic method with a cross-sectional design. This study was conducted in the Emergency Room between January and July of 2022, using a large sample of 50 participants drawn utilizing non-probability sampling and purposive sampling. The results showed that the nurses in the Emergency Department had the highest stress level, with 23 persons (46%). The majority of nurses were female, with a total of 36 people (72%), the most age was in the 26-30 years group with a total of 15 people (30%), and the most education level was DIII nursing with a total of 26 people (52%), the majority of marriages were married with a total of 35 people (70%), and most had a working period of 4-6 years with a total of 23 respondents (46%). There is no significant relationship between job stress and nurse characteristics (p> 0.05). Work stress on nurses working in the hospital emergency room Health standards are relatively high, but several factors, including age, gender, education level, marital status, and duration of employment, cause significant levels of stress. Abstrak. Stress kerja perawat adalah salah satu masalah manajemen sumber daya manusia di Rumah Sakit yang merupakan kombinasi dari stress saat kerja, karakteristik individu, dan penyebab stres di luar organisasi. Stres kerja perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangat dipengaruhi oleh kondisi organisasi dan konflik peran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara stres kerja dengan karakteristik perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penelitian ini adalah observational analitik dengan pendekatan Cross-Sectional design. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari – Juli 2022 di bagian IGD besar sampel penelitian menggunakan rumus Slovin yaitu sebanyak 50 orang yang diambil mengunakan non probability sampling dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres perawat di bagian Instalasi Gawat Darurat paling tinggi mengalami stres berat yaitu 23 orang (46%). Karakteristik perawat menunjukkan mayoritas perawat berjenis kelamin perempuan sebanyak 36 orang (72%), usia terbanyak pada kelompok 26-30 tahun dengan jumlah 15 orang (30%), tingkat pendidikan paling banyak adalah DIII keperawatan dengan jumlah 26 orang (52%), status pernikahan terbanyak adalah menikah dengan jumlah 35 orang (70%), dan sebagian besar mempunyai masa kerja 4-6 tahun dengan jumlah 23 responden (46%). Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress kerja dengan karakteristik perawat (p > 0.05). Stres kerja pada perawat yang bekerja di IGD RS. Harapan Sehat Slawi cukup tinggi, namun banyak faktor yang menyebabkan tingginya tingkat stress, tidak hanya faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, status pernikahan, dan lama bekerja.
Pola Bakteri pada Ketuban Pecah Dini Akibat Infeksi di RSUD Dokter Slamet Garut Girly Nurahim; Miranti Kania Dewi; Iwan Tatang Hermawan
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6644

Abstract

Abstract. Premature birth is still a problem that often occurs in the world. One of the premature births can be caused by premature rupture of membranes due to infection during pregnancy. The purpose of this study was to determine the pattern of microorganisms in premature rupture of membranes due to infection at Doctor Slamet Garut Hospital. This research was conducted with research subjects of pregnant women who experienced premature rupture of membranes at Doctor Slamet Garut Hospital. The research was conducted using descriptive observational research methods, with a convenience sampling technique. The research sample that met the inclusive criteria was 100 people. The results of this study indicate that the most common type of premature rupture of membranes due to infection at Doctor Slamet Garut Hospital is premature rupture of membranes (PROM) and the most common type of microorganism that causes premature rupture of membranes due to infection is Gram-positive bacteria. Based on the morphology, the most common causes of premature rupture of membranes due to infection are Gram-negative rods and Gram-positive cocci. Most of the bacteria that cause premature rupture of membranes are Gram-negative rods and Gram-positive cocci, while the most bacteria that cause premature rupture of membranes are Gram-negative rods and Gram-positive rods. Abstrak. Kelahiran prematur masih menjadi salah satu masalah yang sering terjadi di dunia. Kelahiran prematur salah satunya dapat disebabkan oleh ketuban pecah dini akibat infeksi saat kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola mikroorganisme pada ketuban pecah dini akibat infeksi di RSUD Dokter Slamet Garut. Penelitian ini dilakukan dengan subjek penelitian ibu hamil yang mengalami ketuban pecah dini di RSUD Dokter Slamet Garut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian observasional deskriptif, dengan teknik pengambilan sampel convenience sampling. Sampel penelitian yang memenuhi kriteria inklusif sebanyak 100 orang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis ketuban pecah dini akibat infeksi yang paling sering terjadi di RSUD Dokter Slamet Garut adalah premature rupture of membrane (PROM) dan mikroorganisme penyebab ketuban pecah dini akibat infeksi terbanyak adalah bakteri Gram positif. Berdasarkan morfologinya, penyebab ketuban pecah dini akibat infeksi terbanyak adalah bakteri Gram negatif batang dan bakteri Gram positif coccus. Bakteri penyebab ketuban pecah dini terbanyak adalah bakteri Gram negatif batang dan bakteri Gram positif kokus, sedangkan bakteri penyebab ketuban pecah dini terbanyak adalah bakteri Gram negatif batang dan bakteri Gram positif batang.
Gambaran Karakteristik Pasien Hipertensi di Puskesmas Kalipucang Zulfi Noor Fadia; Titik Respati; Wida Purbaningsih
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.6649

Abstract

Abstract. Hypertension is a complex disease because it can damage many organ systems. The prevalence of hypertension in Indonesia is still increasing until now. The increase in cases is due to hypertension being a multifactorial disease. The risk factors for hypertension are classified as modifiable and non-modifiable. Therefore, researchers are interested in studying the description of the characteristics of hypertensive patients at the Kalipucang Health Center. This study used an analytic observational method with a cross-sectional design. The sampling technique is consecutive sampling. Patient data was taken from the Kalipucang Health Center medical records. Obtained data on hypertension patients as many as 129 patients. The results showed that the majority of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were aged ≥60 (68.2%), women (93.8%), obesity 1 (35.7%), and stage 1 hypertension (46.5%). It was concluded that the characteristics of hypertension patients at the Kalipucang Health Center were ≥60 years old, female, obese 1, and had stage 1 hypertension. Abstrak. Hipertensi adalah penyakit yang bersifat kompleks karena dapat merusak banyak sistem organ. Sampai saat ini prevalensi kejadian hipertensi di Indonesia masih terus meningkat. Peningkatan kasus disebabkan karena hipertensi merupakan penyakit yang bersifat multifaktorial. Faktor risiko hipertensi dibedakan menjadi dapat dimodifikasi dan tidak dapat dimodifikasi. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti tentang gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan consecutive sampling. Data pasien diambil dari data rekam medis di Puskesmas Kalipucang sehingga diperoleh data pasien hipertensi sebanyak 129 pasien. Hasil menunjukan bahwa mayoritas pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang berusia ≥60 (68,2%), Wanita (93,8%), Obesitas 1 (35,7%), dan hipertensi stage 1 (46,5%). Disimpulkan bahwa gambaran karakteristik pasien hipertensi di Puskesmas Kalipucang adalah berusia ≥60, wanita, obesitas 1, dan memiliki hipertensi stage 1.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Kesehatan Syariah dalam Meningkatkan Kepuasan Pasien Pasca Rawat Inap RS Berkonsep Syariah Nadia Salsabila; Siska Nia Irasanti; Sandy Faisal
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v3i1.7160

Abstract

Abstract. This literature study was used to collect adequate data regarding the effect of the quality of sharia health services in increasing post-hospital patient satisfaction at Al Islam Hospital Bandung. The chosen method is through a literature study that collects several previous studies to determine the effect of the quality of sharia health services in increasing post-hospital patient satisfaction in Islamic Concept Hospitals. The results of this study explain that there is an influence of the quality of sharia health services in increasing post-hospital patient satisfaction with Islamic Concept Hospitals which can be seen in the aspects of service in sharia hospitals in five dimensions including Rabbaniyah (surrendering everything to Allah SWT), akhlaqiyyah ( character and character), waqi'iyyah (the truth of facts), and insaniyyah (in line with human nature). Thus it can be concluded that there is an influence of the quality of sharia services in increasing post-hospital patient satisfaction in Islamic Concept Hospitals. Hospitals that provide sharia health services will provide different from non-Islamic hospitals, namely they must have a sharia concept and maqashid sharia principles. So that their services must adjust to sharia operational standards while still paying attention to patient satisfaction. Abstrak. Studi literatur ini digunakan untuk mengumpulkan data yang memadai mengenai pengaruh kualitas pelayanan Kesehatan syariah dalam meningkatkan kepuasan pasien pasca rawat inap RS Berkonsep Syariah. Metode yang dipilih adalah melalui studi literatur yang mengumpulkan beberapa penelitian terdahulu untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan kesehatan syariah dalam meningkatkan kepuasan pasien pasca rawat inap di RS Berkonsep Islam. Hasil dari studi ini memaparkan bahwa adanya pengaruh kualitas pelayanan kesehatan syariah dalam meningkatkan kepuasan pasien pasca rawat inap RS Berkonsep Syariah yang dapat dilihat pada aspek pelayanan di rumah sakit syariah pada lima dimensi antara lain:Rabbaniyah (mempasrahkan segala sesuatu kepada Allah SWT), akhlaqiyyah (budi pekerti dan tabiat), waqi’iyyah (kebenaran atas fakta), dan insaniyyah (sejalan dengan fitrh manusia). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh kualitas pelayanan syariah dalam meningktkan kepuasan pasien pasca rawat inap RS Berkonsep Islam. Rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan syariah akan memberikan perbedaan dengan rumah sakit non Islam, yakni harus berkonsep syariah dan berprinsip maqashid syariah.Sehingga pelayanannya harus menyesuaikan standar operasional syariah dengan tetap memperhatikan kepuasan pasien.
Gambaran Kualitas Sarapan dan Konsentrasi Belajar Siswa Kelas 1 SDN Setramanah Subang Sri Gustiani; Arief Budi Yulianti; Tryando Bhatara
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10211

Abstract

Abstract. Based on Basic Health Research in 2010, 45% of children had low quality breakfast. Breakfast is not just eating, it is important to pay attention to the quality and nutritional content contained in it. Breakfast is said to be of quality if the food consumed meets 15-30% of daily nutritional needs. Correspondence between the amount of carbohydrates, protein and fat in the body is very important, especially for children's growth and concentration at school. The aim of this research was to find out how the quality of breakfast and learning concentration of grade 1 students at SDN Setramanah Subang was described. This research uses a descriptive design. The sample was determined using total sampling with a total of 56 respondents. Research tools to measure breakfast quality and study concentration were obtained through interviews and questionnaires which had been tested for validity and reliability. The research results showed that the majority of respondents had breakfast quality in the just breakfast category and the least in the no breakfast category, while the learning concentration level of the majority of grade 1 students at SDN Setrmanah was in the age appropriate category (> 20 minutes). Abstrak. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2010 terdapat 45% anak sarapan dengan kualitas yang rendah. Sarapan bukan hanya makan saja tetapi kualitas dan kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya perlu diperhatikan. Sarapan dikatakan berkualitas apabila makanan yang dikonsumsi telah memenuhi 15-30% kebutuhan gizi perharinya. Kesesuaian antara jumlah karbohidrat, protein, dan lemak dalam tubuh sangat penting terutama bagi pertumbuhan dan konsentrasi anak di sekolah. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana gambaran kualitas sarapan dan konsentrasi belajar siswa kelas 1 SDN Setramanah Subang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif. Penentuan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 56 responden. Alat penelitian untuk mengukur kualitas sarapan dan konsentrasi belajar diperoleh melalui wawancara dan kuesioner yang sudah di uji validatas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kualitas sarapan dalam kategori sekedar sarapan dan yang paling sedikit terdapat dalam kategori tidak sarapan sedangkan tingkat konsentrasi belajar mayoritas siswa kelas 1 SDN Setrmanah masuk dalam kategori sudah sesuai usia (> 20 menit).
Gambaran Usia, Jenis Kelamin, dan Jenis Pekerjaan dengan Keluhan Muskuloskeletal pada Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang Periode Mei – November 2023 Ayunita Meita Dewi Rasiwan; M. Ahmad Djojodugito; Tryando Bhatara
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10318

Abstract

Abstract. Inpatient nurses have activities as lifting, sitting, and bending. Complaints can occur in the area of the hands, elbow, neck, waist and shoulders. In reality, there are many health problems than can cause workers to lack knowledge about work hazard in workers environment, including hospitals. To see and overview of age, gender, and type of work for inpatient nurses at the Karawang Regional General Hospital for the period May – November 2023. By sorting the inclusion criteria, namely nurses who have worked for more than 1 year, nurses who actively work in the inpatient installation of Karawang Regional Hospital, and fill out a complete questionnaire. Exclusion criteria were nurses who had musculoskeletal trauma, had heavy exercise habits and nurses who worked with high vibration equipment. The result of this research were the gender characteristics of 67 female nurses (78%) and 19 male nurses (22%). Characteristics of nurses based on age 27 – 35 years 47 people (55%), age 36 – 45 years 28 people (33%), and 46 – 55 years 11 people (12%). Characteristics of the type of work is injecting 53 people (61%), pushing patient 11 people (13%), changing dressings 12 people (14%), changing IV fluid 4 people (5%), lifting patient 2 people (2%), and installing infusion 4 people (5%). Abstrak. Perawat rawat inap memiliki kegiatan seperti, mengangkat, duduk, dan bungkuk. Keluhan dapat terjadi pada area tangan, siku, leher, pinggang, dan bahu. Kenyataannya banyak terjadi gangguan pada kesehatan yang dapat menyebabkan kurangnya pengetahuan pekerja tentang bahaya kerja yang berada di lingkungan pekerja, termasuk rumah sakit. Untuk melihat gambaran usia, jenis kelamin, dan jenis pekerjaan pada Perawat Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Karawang Periode Mei – November 2023. Dengan memilah kriteria inklusi yaitu perawat yang bekerja lebih dari 1 tahun, perawat yang aktif bekerja di instalasi rawat inap RSUD Karawang, dan mengisi kuesioner lengkap. Kriteria ekslusi yaitu perawat yang memiliki trauma musculoskeletal, memiliki kebiasaan olahraga berat dan perawat yang bekerja dengan alat getaran yang tinggi. Hasil penelitian ini adalah karakteristik jenis kelamin perawat perempuan 67 orang (78%), dan perawat laki – laki 19 orang (22%). Karakteristik perawat berdasarkan usia 27 – 35 tahun 47 orang (55%), usia 36 – 45 tahun 28 orang (33%), dan 46 – 55 orang 11 orang (12%). Karakteristik jenis pekerjaan menyuntik 53 orang (61%), mendorong pasien 11 orang (13%), ganti balut 12 orang (14%), ganti cairan infus 4 orang (5%), mengangkat pasien 2 orang (2%), dan pasang infus 4 orang (5%).
Hubungan Postur Kerja dan Durasi Kerja terhadap Keluhan Neck Pain pada Pekerja di Kantor Diskominfo Sumedang Tahun 2023 Rifanny Pramesti; M. Ahmad Djojosugito; Febriana Kurniasari
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10328

Abstract

Abstract. Prolonged work with non-ergonomic work postures by computer-using workers, can cause Musculoskeletal strain. One of the MSDs associated with this condition is neck pain complaints caused by non-ergonomic work postures in a long duration, this can cause muscle tension. This study aims to determine the relationship between Work Posture and Work Duration on Neck Pain Complaints in Workers at the Diskominfo Office of Sumedang Regency in 2023. This study is a quantitative study with a cross-sectional approach. Respondents of this study were workers who worked in front of a computer for at least 4 hours a day as many as 60 people who met the inclusion and exclusion criteria. Primary data was collected using the ROSA and NDI questionnaires. The results of the study conducted a correlation test between the two variables using the Spearman's rho correlation (p) method, namely work posture with neck pain complaints obtained results (p = 0.000; r = 0.627) which means there is a significant relationship between the two variables and for work duration variables with neck pain complaints (p = 0.021; r = 0.297) which means there is a relationship between the two variables. Data obtained by researchers, 7 out of 60 respondents have work postures with a high risk index at risk of high neck pain index and 38 out of 60 respondents have a work duration of 6-8 hours. The results of the study indicate that there is a relationship between work posture and work duration with neck pain index. Abstrak. Pekerjaan yang lama dengan postur kerja yang tidak ergonomis oleh pekerja pengguna komputer, dapat menyebabkan ketegangan Musculoskeletal. Salah satu MSDs terkait dengan kondisi ini adalah keluhan neck pain yang disebabkan oleh postur kerja yang tidak ergonomis dalam durasi yang lama, hal ini dapat menyebabkan ketegangan otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Postur Kerja dan Durasi Kerja terhadap Keluhan Neck Pain pada Pekerja di Kantor Diskominfo Kab. Sumedang Tahun 2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Responden dari penelitian ini adalah para pekerja yang bekerja di depan komputer minimal 4 jam sehari sebanyak 60 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner ROSA dan NDI. Hasil penelitian dilakukan uji korelasi antara kedua variabel menggunakan metode Spearman’s rho correlation (p) yaitu postur kerja dengan keluhan neck pain didapatkan hasil (p = 0.000; r = 0.627) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel dan untuk variabel durasi kerja dengan keluhan neck pain (p = 0.021; r = 0.297) yang artinya terdapat hubungan antara kedua variable. Data yang didapatkan peneliti, 7 dari 60 responden memiliki postur kerja dengan index risiko tinggi berisiko neck pain index tinggi dan 38 dari 60 responden memiliki durasi kerja 6-8 jam. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara postur kerja dan durasi kerja dengan keluhan neck pain pada pekerja di Kantor Diskominfo Kab. Sumedang Tahun 2023.