cover
Contact Name
Eko Apriliyanto
Contact Email
jurnalpolibara@gmail.com
Phone
+6281327997397
Journal Mail Official
jurnalpolibara@gmail.com
Editorial Address
Redaksi Jurnal Ilmiah Media Agrosains Jl. Raya Kenteng - Madukara KM. 02, Madukara, Kab. Banjarnegara Jawa Tengah 53482
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Media Agrosains
ISSN : :2407169     EISSN : 29626315     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Media Agrosains merupakan publikasi tulisan asli yang berkaitan dengan bidang pertanian secara luas.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember" : 7 Documents clear
KESESUAIAN TIGA BAKTERI ANTAGONIS DENGAN EMPAT JENIS MINYAK ATSIRI Resti Fajarfika; Heru Adi Djatmiko; Darini Sri Utami
Jurnal Ilmiah Media Agrosains Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kesesuaian tiga bakteri antagonis dengan empatjenis minyak atsiri. Pengendalian hayati menggunakan bakteri Bacillus sp. B298,Streptomyces spp. S4, dan Pseudomonas fluorescens dengan memadukan pengendaliannabati (minyak atsiri cengkeh, serai wangi, temulawak dan nilam) pada konsentrasi 0,04; 0,2;1; dan 5%, bakterisida (streptomycin sulfat 20%), air dan pelarut (isopropil alkohol, minyaktanah, dan tween 20) menggunakan metode cakram kertas. Hasil penelitian menunjukkanbahwa tiga bakteri antagonis tidak ada kesesuaian dengan konsentrasi empat jenis minyakatsiri dan bakterisida, tetapi ada kesesuaian terhadap air dan pelarut.
EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DAN PENDAPATAN KELOMPOK WANITA TANI SINGKONG (KASUS PADA DESA MAJALENGKA KECAMATAN BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA) Sarno Sarno; Eko Apriliyanto
Jurnal Ilmiah Media Agrosains Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah menganalisis efisiensi biaya produksi dan pendapatankelompok wanita tani singkong Desa Majalengka Kecamatan Bawang KabupatenBanjarnegara. Manfaat dari hasil penelitian untuk membantu kelompok wanita tani singkongdalam menemukan, menggambarkan dan menjelaskan tentang pengambilan keputusanberusaha tani dalam rangka meningkatkan pendapatan usahataninya. Penelitian inidilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan pendekatan studi kasus. Sasaranutama adalah para anggota kelompok wanita tani yang melakukan usaha tani singkong.Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Metodepengambilan datanya dilakukan dengan cara wawancara, pencatatan dan observasi serta datayang dikumpulkan terdiri atas data primer dan sekunder. Adapun metode analisis data yangdigunakan adalah analisis efisiensi biaya produksi, penerimaan dan pendapatan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa (a) Jumlah penerimaan usahatani singkong yang dihasilkankelompok wanita tani rata-rata mencapai sebesar Rp914.853,00 dari jumlah produksi rata-ratayang dihasilkan sebesar 1.401 kg/ha dan harga jual singkong rata-rata Rp653,00/kg, (b)Jumlah biaya produksi usaha tani singkong rata-rata mencapai sebesar Rp765.800,00 (c)Jumlah pendapatan rata-rata yang diperoleh para anggota kelompok wanita tani mencapai sebesar Rp 149.053,00 (d) Jumlah biaya produksi usaha tani singkong yang dikeluarkankelompok wanita tani termasuk efisien karena memiliki nilai efisiensi biaya produksi (Eb) >1.
EKSPLORASI DAN IDENTIFIKASI JAMUR ENTOMOPATOGEN PADA SENTRA TANAMAN UBI KAYU BANJARNEGARA Eko Apriliyanto; Arum Asriyanti Suhastyo
Jurnal Ilmiah Media Agrosains Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu sentra wilayah produksi ubi kayu diJawa Tengah. Hama utama di sentra tanaman ubi kayu Kecamatan Purwanegara,Banjarnegara yaitu uret. Upaya pengendalian hama uret yang telah dilakukan masyarakatberupa penggunaan insektisida, penggunaan bahan nabati, dan gropyokan belum optimalhasilnya. Upaya pengendalian yang belum pernah dilakukan berupa pemanfaatan musuh alamihama uret sebagai agen hayati. Agen hayati hama uret dapat berupa jamur entomopatogen.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui keberadaan jamur entomopatogen danmengidentifikasi hasil isolasi dari tiap sampel tanah yang diambil pada sentra tanaman ubikayu di Banjarnegara. Penentuan pengambilan contoh lahan pengamatan sebaran hama uretmenggunakan teknik samping purposive. Eksplorasi jamur entomopatogen menggunakanmetode umpan serangga. Umpan serangga yang digunakan yaitu larva Tenebrio molitar(ulat hongkong). Tidak ditemukan hama uret pada lahan pengamatan di kecamatanPurwanegara. Jamur entomopatogen yang diperoleh dari lahan tanaman ubi kayu kecamatanPurwanegara yaitu Beauveria bassiana asal Danaraja. Isolat asal Danaraja tersebut berpotensidikembangkan sebagai agen hayati pengendali hama uret.
ORGANOLEPTIK COOKIES DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG MOKAF DAN TEPUNG BIJI DURIAN Dwi Ari Cahyani
Jurnal Ilmiah Media Agrosains Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tepung biji durian merupakan tepung yang dihasilkan dengan memanfaatkan biji durianyang tidak dikonsumsi dan tersedia banyak saat musim durian di kabupaten Banjarnegara.Tepung mokaf merupakan tepung singkong fermentasi yang diharapkan bisa menggantikanketergantungan tepung terigu. Cookies tepung biji durian dan tepung mokaf merupakan salahsatu alternatf diversifikasi pangan berbahan lokal Banjarnegara. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui tingkat kesukaan cookies yang dihasilkan dengan substitusi tepung mokaf dantepung biji durian. Bahan utama dalam penelitian ini adalah tepung mokaf yang diperoleh dikabupaten Banjarnegara dan tepung biji durian. Penelitian dilaksanakan di laboratoriumAgroteknologi Politeknik Banjarnegara. Penelitian ini menerapkan metode penelitian eksperimendengan perbandingan mokaf 25%, 50%, 75% dan 100%. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan 3 ulangan. Selanjutnya digunakan uji lanjutan untukmengetahui ada tidaknya perbedaan yang nyata antar berbagai perlakuan dengan menggunakuji DMRT. Hasil akhir yang diperoleh dilakukan uji kesukaan atau uji hedonic dengan 20 panesemi terlatih yang terdiri dari mahasiswa, laboran dan dosen. Hasil penelitian menunjukan bahwapanelis paling suka cookies dengan komposisi 50% tepung mokaf dan 50% tepung biji duriadengan nilai rata-rata 3.0967 dengan katagori suka. Panelis paling tinggi menyukai aromacookies yang dihasilkan sebesar 2.8867 dan paling rendah 2.4167 dengan katagori agak sukaPanelis paling menyukai tekstur cookies dengan komposisi 50 % tepung mokaf dan 50 % tepunbiji durian. Penambahan tepung biji durian tidak memberikan beda nyata pada perlakuapengolahan cookies. Panelis paling menyukai rasa cookies dengan pengolahan 100 % tepunmokaf. Dari segi warna cookies yang dihasilkan panelis paling suka dengan warna cookiesdengan komposisi 100% tepung mokaf.
APLIKASI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) Rizanatu Fikrina; Purwanto Purwanto; Mujiono Mujiono
Jurnal Ilmiah Media Agrosains Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan rizobakteria yang berperan sebagai Plant Growth PromotingRhizobacteria (PGPR) menjadi cara untuk meningkatkan produktivitas tanaman. PGPRmerupakan bakteri pada akar yang memberikan efek keuntungan untuk pertumbuhan danperkembangan tanaman. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian PGPRdan mendapat isolat PGPR paling efektif terhadapbpertumbuhanbdanbhasilbtanamanselada. Penelitianbdilaksanakanbdaribulan Februari sampai April 2019 di screenhouse DesaWindujaya dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura UNSOED. Rancangan yangdigunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 10 perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu kontrol tanpa inokulasi isolate PGPR (P0), isolat J04 (P1), isolat P02 (P2), isolat P07 (P3), isolat P10 (P4), isolat R01 (P5), isolat R08(P6), isolat R11 (P7), isolat R12 (P8) isolat U03 (P9). Hasil penelitian menunjukkan bahwapemberian PGPR menghasilkan tinggibtanaman selada padabumur 14 hstbsebesar 10,50cm, kehijauan daun padabumurb35 hst sebesar 19,33 SPAD unit, panjang akar totalpadabumurb35 hstbsebesar 36,92bcm dan menghasilkan bobot segar tajuk sebesar 51,55gram, bobot kering tajuk sebesar 9,97 gram, dan biomassa kering tanaman sebesar 10,49gram pada umur 35 hst. Isolat PGPR J04 (P1) efektif meningkatkan tinggi tanaman seladadan isolat P07 (P3) efektif mampu meningkatkan kehijauan daun,bpanjangbakar total,bobotbsegarbtajuk, bobot kering tajuk, dan biomassa keringbtanaman.
AKTIVITAS ANTIFUNGI COMPOST TEA DALAM MENGENDALIKAN Fusarium oxysporum f.sp. capsici Siti Mudmainah; Medina Uli Alba Somala
Jurnal Ilmiah Media Agrosains Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit layu Fusarium pada tanaman cabai merupakan penyakit penting, karenadampaknya sangat besar terhadap usahatani cabai. Kehilangan hasil akibat serangan penyakitini bisa mencapai diatas 50%. Layu Fusarium disebabkan oleh pathogen jamur Fusariumoxysporum f.sp. capsici yang merupakan pathogen tular tanah. Sebaran dan dominasi jamurFusarium oxysporum f.sp. capsici dalam tanah yang cukup tinggi menyebabkan pengendalianpenyakit ini cukup sulit, dan selalu persisten di dalam tanah. Ekstrak kompos atau seringdisebut sebagai compost tea merupakan larutan yang dibuat dengan cara melarutkan komposdengan perbandingan tertentu dengan air sehingga akan diperoleh cairan dalam bentukekstrak. Compost tea bukan leachates dari kompos tetapi mengandung nutrisi danmempunyai kapasitas sebagai fungisida. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji aktivitas antifungi compost tea untuk mengendalikan jamur Fusarium oxysporum f.sp. capsici. Uji dayaantifungi compost tea terhadap pertumbuhan miselium jamur Fusarium oxysporum secara in vitro dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai perlakuanadalah compost tea dari kompos kandang ayam, kompos kandang sapi, dan kompos baglogjamur tiram. Perlakuan diulang sebanyak 8 kali, dan variabel pengamatan adalah diameterpertumbuhan jamur diamati setelah 7 hari. Hasil isolasi terhadap jamur Fusarium daritanaman cabai menunjukkan gejala layu diperoleh satu isolat. Compost tea limbah jamurmerang mempunyai aktivitas antifungi tertinggi. Daya hambat compost tea terhadappertumbuhan jamur Fusarium sp. menunjukkan bahwa kemampuan sebagai anti fungitertinggi diperoleh dari compost limbah baglog jamur merah, diikuti oleh compost teakandang sapi. Compost limbah jamur merang merupakan compost tea yang mampumenghambat jamur dengan kemampuan sampai 79,48 % lebih besar dibandingkan Composttea kandang ayam, dan lebih tinggi 42,44% dari compost tea kompos kandang sapi.
ANALISIS UNSUR HARA HASIL FERMENTASI LIMBAH PADAT TEH SEBAGAI BAHAN PUPUK ORGANlK Retno Muningsih
Jurnal Ilmiah Media Agrosains Vol 5 No 1 (2019): Edisi Desember
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M) Politeknik Banjarnegara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah teh diperoleh dari hasil pengolahan teh maupun pemangkasan tanaman teh.Limbah yang berasal dari hasil pengolahan berupa limbah padat dan cair. Limbah padatdiperoleh pada saat pelayuan berupa teh teroksidasi/terbakar, yaitu berupa pucuk teh yangmengalami perubahan warna daun menjadi merah karena keterlambatan proses pembalikanpada pelayuan pucuk. Pemanfaatan limbah pabrik pengolahan teh berupa teh teroksidasidapat dilakukan dengan pengomposan. Hasil dari proses pengomposan tersebut akanmenghasilkan pupuk organik padat yang dapat diaplikasikan pada media tanam untukpertumbuhan bibit tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kandungan unsur haralimbah padat hasil dari pengolahan teh yang digunakan sebagai bahan pupuk organik.Penelitian dilaksanakan di green house Politeknik LPP. Pengambilan sampel limbah padatteh teroksidasi di UP Tanjungsari PT Tambi Wonosobo dan analisa unsur hara limbah padatdilaksanakan di Laboratorium BPTP Yogyakarta. Kandungan hara limbah padat teh yangdianalisa meliputi N, P, K, C-organik, dan C/N rasio. Hasil analisa limbah padat tehmenunjukkan unsur hara C-organik sangat tinggi, N dan C/N rasio lebih tinggi daripadakandungan hara P dan K. Fermentasi limbah padat pucuk teh teroksidasi dapatdirekomendasikan sebagai pupuk organik.

Page 1 of 1 | Total Record : 7