cover
Contact Name
Said Fachry Assagaf
Contact Email
said.fachry.assagaf@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainsmat@unm.ac.id
Editorial Address
Unit Publikasi Lantai 3 Gedung ICP FMIPA UNM Jln. Daeng Tata, Kampus UNM Parangtambung, Makassar, Indonesia 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Core Subject : Science, Education,
The objective of this journal is to publish original, fully peer-reviewed articles on a variety of topics and research methods in both sciences, mathematics, its education, and applied science. The journal welcomes articles that address common issues in mathematics, sciences, education, applied science and cross-curricular dimensions more widely.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 269 Documents
Validasi Metode Analisis Bahan Pembanding Sekunder Anhidrotetrasiklin Hasil Transformasi In Situ Tetrasiklin Hidroklorida dengan Asam Hidroklorida Fajar Kurniyati; Asep Saefumillah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat3110142014

Abstract

Parameter mutu dan keamanan obat seringkali dikaitkan dengan kandungan cemaran di dalamnya terutama terkait dengan cemaran yang bersifat racun atau karsinogenik. Dalam konteks pengawasan obat di Indonesia, analisis yang akurat dalam mendeteksi dan mengkuantisasi cemaran pada senyawa obat maupun produk obat perlu dilakukan. Namun demikian, ketersedian bahan pembanding cemaran yang merupakan salah satu faktor penentu jaminan mutu hasil pengujian laboratorium, seringkali menjadi kendala karena sukar diperoleh dan cukup mahal harganya. Penelitian ini dimaksudkan untuk membuat bahan pembanding sekunder cemaran secara in situ dengan cara mengubah senyawa aktifnya dalam hal ini anhidrotetrasiklin hidroklorida yang dibuat melalui transformasi tetrasiklin hidroklorida dengan asam hidroklorida. Analisis kualitatif pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan HPLC yang dilengkapi detektor dioda array, sementara analisis kuantitatifnya dilakukan menggunakan HPLC UV-vis pada panjang gelombang 280 nm. Anhidrotetrasiklin hasil transformasi diuji stabilitasnya dengan microwave dan paparan sinar matahari dan hasilnya menunjukkan bahwa senyawa yang terbentuk bukan produk intermediet. Semua parameter validasi metode seperti spesifisitas/selektivitas, rentang, linearitas, presisi dan akurasinya telah terpenuhi dengan nilai sangat baik. Uji homogenitas juga dilakukan dan tetrasiklin hidroklorida yang diuji dapat dinyatakan homogen dalam hal pembentukan anhidrotetrasiklin hidroklorida. Nilai yang ditetapkan terhadap baku pembanding primer anhydrotetracycline hydrochloride EPRS adalah 102,05%, n=10, SD=0,64%, RSD=0,63% tanpa data outlier. Nilai estimasi ketidakpastian pengukuran diperluas yaitu 3,19%.Kata kunci: bahan pembanding sekunder in situ, anhidrotetrasiklin hidroklorida, transformasi, tetrasiklin hidroklorida, validasi metode, homogenitas
Identifikasi Gaya Belajar Mahasiswa dalam Membantu Dosen dalam Menentukan Model Pembelajaran di Universitas Muhammadiyah Bulukumba Fauzan Akbar; Haerul Mutiah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 2 (2020): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat92165952020

Abstract

ABSTRAKKegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi merupakansuatu kegiatan yang bernilai edukatif. Nilai edukatif diwarnai oleh interaksi antara dosen dan mahasiswa, begitu pula antara mahasiswa dengan mahasiswa. Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan diarahkan untuk mencapai tujuan tertentu yang telah dirumuskan sebelum pengajaran dilakukan. Mendefenisikan karaketeristik gaya belajar mahasiswa yang merujuk pada keunikan bagaimana setiap siswa menerima dan memproses informasi baru melalui perasaan mereka. Gaya belajar sebagai gabungan dari karakteristik kognisi, afektif, dan faktor-faktor fisiologi yang menampilkan indikator yang relatif stabil terhadap bagaimana pembelajar memandang, berinteraksi, dan merespon lingkungan belajar. Selain itu perlu kita ketahui, minat dan semangat seorang pelajar untuk menerima dan mengikuti suatu pembalajaran berbeda. Maka dari itu pemilihan model pembelajaran harus disinergiskan dengan karakterisitik gaya belajar  mahasiswa. Gaya belajar atau learning style adalah suatu karakteristik kognitif, afektif dan psikomotorik sebagai indikator yang bertindak stabil untuk pembelajaran merasa saling berhubungan dan bereaksi terhadap lingkungan belajar. Gaya belajar adalah cara yang lebih kita sukai dalam melakukan kegiatan berfikir, memproses dan mengerrti suatu informasi. Dari pengertiandiatas, dapat kita simpulkan bahwa gaya belajar atau leraning style adalah ciri khas atau bagaimana kemampuan yang dimiliki seseorang dalam merespon pembelajaran yang diperoleh. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif melalui penelitiansurvei, dimana peneliti tidak memberikan perlakuan kepada objek penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Pengambilan sampel dengan cara Purposive Sampling dimana 1 kelas mewakili tiap program studi. Teknis analisis data dengan aplikasi SPPS. Pengambilan data l penelitian dengan menyebar angket yang digunakan sudah divalidasi oleh ahli. Kata kunci: Identifikasi 1,Gaya Belajar 2, Model Pembelajaran 3.ABSTRACT Learning and teaching activity in collage is an educative activity, it can be seen from the interaction of students and lecturer, both the students and students itself. Teaching and learning activity are directed to achieve the certain goals. Defines the students learning characteristic refers to the uniqueness of how the students receiving and processing the information through their feelings. Learning styles is a combination of cognitive, affective and psychomotor and also physiology factors that show the indicator about how the students interact and give respond to learning environment. We also have to know that the students’ passion and motivation are different. Related to the background above, we have to decide learning model that we will apply during the learning and teaching process by looking the students’ characteristic and their learning styles. Learning styles is cognitive, affective and psychomotor characteristic as an indicator that acts relatively stable for learning, connecting and interacting to learning environment. Learning styles is a way that we choose for doing some activities such as, thinking, processing and understanding the information. Form the definition above, we can conclude that learning style is a characteristic or the ability to respond the learning proces. This research is descriptive research using survey method, with no treatment given to sample. The sample of this research was all the students of Universitas Muhammadiyah Bulukumba. It was choose by using Purposive sampling technique where one class represent for each department. The data analyze by SPSS application. Procedure of collecting data of this research was used validated questionnaire.Keyword: Identification 1, Learning Style 2, Learning Model 1. 
Hubungan antara Regulasi Diri dengan Kemampuan Berpikir Kreatif Dalam Kimia Peserta Didik Kelas XI IPA Se-Kabupaten Takalar Dewi Satria AHMAR
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5130442016

Abstract

ABSTRAKKemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu jenis kemampuan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking). Wasis dkk. (2014) menyatakan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi bukan hanya diperlukan dalam proses pembelajaran melainkan juga diperlukan untuk aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, kemampuan berpikir kreatif sebagai bagian kemampuan berpikir tingkat tinggi perlu untuk dijadikan sebagai salah satu tujuan penting yang ingin dicapai untuk pendidikan saat ini. Sebagai usaha untuk mengembangkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, maka diperlukan aspek-aspek yang dapat dijadikan sebagai dasar pemgembangan kemampuan berpikir kreatif peserta didik, salah satu aspek yang dapat dikaji adalah kemampuan regulasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan antara regulasi diri dengan kemampuan berpikir kreatif peserta didik kelas XI IPA se-Kabupaten Takalar. Sampel penelitian terdiri dari 134 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik strativied purposive random sampling. Data dikumpulkan dengan mengunakan angket regulasi diri yang terdiri dari 40 item (α = 0,756) dan angket kemampuan berpikir kreatif yang terdiri dari 32 item (α = 0,825). Dengan menggunakan analisis korelasi dan regresi sederhana, diperoleh bahwa koefisien korelasi antara kedua variabel tersebut adalah 0,595 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara regulasi diri dengan kemampuan berpikir kreatif dalam kimia dan hubungan kedua variabel merupakan hubungan yang positif.Kata kunci: Regulasi diri, kemampuan berpikir kreatif. ABSTRACTThe ability to think creatively is one kind of higher order thinking. Wasis et al. (2014) stated that the ability to think critically is not only necessary in the learning process but also necessary for applications in everyday life. Therefore, the ability to think creatively as part of higher order thinking necessary to serve as one of the important objectives to be achieved for education today. In an effort to develop creative thinking abilities of students, the necessary aspects that can serve as the basis development creative thinking abilities of students, one of the aspects that can be assessed is the ability of self-regulation. This study aims to determine whether there is a relationship between self-regulation with creative thinking ability of students of grade XI in Takalar. The study sample consisted of 134 students who were selected using purposive random sampling technique strativied. Data were collected by using self-regulation questionnaire consists of 40 items (α = 0.756) and creative thinking abilities questionnaire consisting of 32 items (α = 0.825). By using simple correlation and regression analysis, found that the correlation coefficient between these two variables is 0.595, p = 0.000 (p <0.05). This value indicates that there is a relationship between self-regulation with creative thinking ability in chemistry and the relationship between the two variables is a positive relationship. Key words: Self-regulation, the ability to think creatively.
The Effectiveness of Implementation of Quantum Learning Model Based on Student Learning Style on Circulation System Material on Student Class XI IPA SMAN 1 Bontosikuyu Selayar Islands Hamka L.; Nur Apriany D.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6264642017

Abstract

 The aim of this study is to find out the effectiveness of quantum learning model implementation based on student’s learning style for circulation system matter in the XI grade science students of SMAN 1Bontosikuyu Selayar Island. This research was pre-experimental research with one-group pretest-posttest research design. The population of this study was all the XI grade science students of SMAN 1Bontosikuyu. The sampling technique was saturated sampling that all the XI grade science students consisted of 24 students as the sample. The research instruments were learning style questioner, multiple-choice and essay  questions of student’s achievement, and activity observation paper. The increase of value from pre-test to post-test was found out through N-gain calculation, with the effectiveness criteria which were ≥ 75% of the total of students based on the learning style that obtained N-gain in middle to high category. The result of this  study showed that were visual learners students 58.33%, auditory learners 25%, kinesthetic learners 4.17%, visual-kinesthetic learners 8.33% and auditory-kinesthetic learners 4.17%. All students of each learning style were able to meet the criteria of effectiveness in this research. It can be concluded that the implementation of quantum learning method based on student’s learning style was effective for circulation system matter in the XI grade science students SMAN 1 Bontosikuyu. Student’s activity during the learning process by quantum learning method was in very good category.
Perkiraan Lonjakan Jumlah Kunjungan Wisatawan di Kabupaten Toraja Utara Tahun 2021 dengan Penerapan Metode ARIMA B. Bakhtiar; D. Didiharyono
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7273682018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan (forecasting) lonjakan jumlah wisatawan di kabupaten Toraja Utara tahun 2021 dengan penerapan model ARIMA. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan (applied research) dengan data sekunder kuantitatif yang diperoleh di BPS Kab. Toraja Utara. Prosedur penelitian yang dilakukan meliputi identifikasi model, estimasi parameter, tahap diagnostik dan forcasting dengan bantuan soft komputer dalam hal ini Minitab 18. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lima model time series yang digunakan memperkirakan lonjakan jumlah wisatawan di kabupaten Toraja Utara tahun 2021 yakni ARIMA (1,1,1), ARIMA (2,1,1) dan ARIMA (1,2,1). Kriteria yang tepat dalam pemilihan model yang terbaik adalah model yang mempunyai nilai MS (Mean Square) terkecil. Dalam hal ini model time series dengan MS terkecil adalah ARIMA (1,1,1) yaitu sebesar 16487384. Sehingga, model ini yang digunakan dalam melakukan peramalan adalah ARIMA (1,1,1) dengan bentuk umumnya yaitu . Hasil memperkirakan dari bulan januari sampai Desember 2021 adalah 13984,9; 14924,1; 15033,1; 15204,6; 15371,4; 15538,6; 15705,7; 15872,8; 16040; 16207,1; 16374,2 dan 16541,4.
Pemetaan Karakteristik Untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kerentanan Pangan Di Kota Makassar Ramli Umar
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat228512013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik masyarakat miskin kota dan tingkat kerentanan pangan serta faktor kunci yang menyebabkan terjadinya kemiskinan dan kerentanan pangan di perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan melakukan metode survei/wawancara yang dianalisis dengan metode statistik inferensial dan analisis multivariabel. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa distribusi masyarakat miskin dan karakteristik masyarakat miskin kota dan rentan pangan bervariasi secara spasial antar kecamatan di Kota Makassar. Tingkat pendapatan dan pengeluaran masyarakat miskin sangat rendah. Adapun pengeluaran untuk konsumsi terutama pangan merupakan proporsi terbesar dan hampir semua pendapatan dialokasikan untuk konsumsi pangan tersebut. Rumusan penanggulangan dengan menggunakan pendekatan spasial berdasarkan karakteristik masyarakat miskin memungkinkan untuk merancang dan memodelkan pola penanggulangan kemiskinan kota dan rentan pangan sehingga keberhasilan program lebih terjamin.Kata kunci : Pemetaan, Karakteristik, Kemiskinan, Rentan Pangan, Pemodelan.
Uji Osmosis pada Kentang dan Wortel Menggunakan Larutan NaCl Halim Lailia Ulfa; Rikha Falahiyah; Suwito Singgih
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 2 (2020): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat92153792020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji osmosis pada kentang (Solanum tuberosum L) dan wortel (Daucus carota L) dengan merendam kedua bahan tersebut yang sudah dikupas kulitnya menggunakan larutan garam dapur, dimana garam dapur (NaCl) sebagai materi terlarut dan air sebagai pelarutnya. Sementara yang dijadikan perbandingan adalah air untuk merendamnya tidak ditambah dengan garam. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian kali ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu penyajian data berupa penggambaran dari hasil pengamatan dalam bentuk kata-kata. Pengambilan data dilakukan dengan cara eksperimen dan dokumentasi. Fokus penelitian adalah pada tekstur dan warna kentang setelah dimasukkan ke dalam gelas berisi air saja dan gelas berisi air dan garam dapur untuk membuktikan peristiwa osmosis.Kata kunci: osmosis, kentang, wortel, garam dapurThis research aims to test osmosis of potatoes (Solanum tuberosum L) and carrots (Daucus carota L) by soaking the two ingredients that have been peeled the skins with table salt (NaCl), where table salt (NaCl) as soluble material and water as the solvent. Meanwhile the comparison is water for soaking it is not added with salt. The research method used in this research is a descriptive qualitative approach, namely the presentation of data in the form of depictions of observations in the form of words. Data were collected by experiments and documentation. The focus of the research was on the texture and color of potatoes after being put into a glass filled with water only and a glass filled with water and salt to prove the process of osmosis.Keywords: osmosis, potatoes, carrots, kitchen salt
Perubahan Penggunaan Lahan Kota Makassar Tahun 1990-2010 Rosmini Maru; . Nasaruddin; Muhammad Ikhsan; Beatus M. Laka
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2015): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat4218622015

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang sangat pesat berimplikasi terhadap peningkatan berbagai kebutuhan seperti perumahan, industri, kesehatan, pendidikan, dan lain-lain. Selanjutnya, peningkatan berbagai kebutuhan hidup tersebut menyebabkan  terjadinya perubahan penggunaan lahan/ruang perkotaan, seperti rahan terbuka (RT) dan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi lahan perumahan, lahan industri, perkantoran, sekolah dan lain-lain. Analisis perubahan penggunaan lahan di Kota Makassar dilakukan dengan menggunakan sistim informasi geografi (SIG). Data yang digunakan adalah Citra Landsat tahun 1990, 2000, dan 2010. Hasil kajian menunjukkan bahwa perubahan penggunaan lahan di Kota Makassar dalam kurun waktu 30 tahun menunjukkan hasil signifikan, dengan perubahan penggunaan lahan terbesar terjadi pada lahan tegalan/ladang menjadi kawasan terbangun dengan keluasan adalah 10.000 Ha atau 23.91%. Keadaan ini berlangsung terus hingga masa kini. Oleh karena itu, ia memberi dampak yang besar terhadap lingkungan sekitar seperti terjadinya peningkatan suhu kota, yang menyebabkan semakin berkurangnya tingkat kenyamanan penduduk Kota Makassar. Oleh karena itu, perlu dilaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, sehingga lingkungan tetap lestari.Kata kunci: Penggunaan Penggunaan Lahan, Kota Makassar, Sistem Informasi Geografi (SIG).
Pembelajaran Berdasarkan Masalah dengan Pendekatan Deduktif-Induktif pada Matakuliah Persamaan Differensial Biasa Ahmad Talib
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat111325332022

Abstract

This research applies problem based learning with deductive-inductive approach to the course of ordinary differential equation (PDB). This study aims to apply problem-based learning steps involving the student's deductive-inductive thinking approach, applying the teaching materials of PDB involving the student's deductive-inductive thinking approach, but it is also expected that these teaching materials can maximize the deductive-inductive thinking approach, and help students improve their way of thinking, based on the material characteristics of PDB.The research method used is classroom action research, to maximize the deductive-inductive thinking ability of the students. As the paradigm of class action research, the implementation of this research includes planning activities, actions, observation and cyclic reflection, the implementation is divided into two cycles, the first cycle is for two months or seven meetings, and the second cycle is also for two months or seven meetings in the Semester Academic Year  2016/2017, which amounted to 30 students, at Mathematics Department FMIPA UNM Makassar.The results of the first cycle of this study show that problem-based learning with deductive-inductive approaches helps a lot of students, even though at first the students still seem unwilling to apply how their mindset in learning and solving problems. After being given some strengthening, in the following weeks the interaction of learning progressed significantly. Learning scenarios and teaching materials as guidelines for the implementation of lecturing activities, in line with the tendency of the student's deductive-inductive thinking approach. In the second cycle, it shows that the students have been able to handle the problems themselves in applying the inductive-deductive approach, both in terms of improvements of the mindset, the way of starting it and the logic used in working on the problems. Key words: Problem based learning, Deductive-inductive approach, PDB
Kajian Perspektif Kebermaknaan Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Matematika; Berdasarkan Review Literatur BeberapaHasil Penelitian Terbaru Muh. Fitrah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat6164552017

Abstract

Pembelajaran berbasis masalah adalah pembelajaran yang didesain secara sistematik untuk memaksimalkan proses belajar siswa terutama dalam menyelesaikan masalah. Pembelajaran berbasis masalah selalu menjadi prioritas beberapa peneliti khususnya dibidang pendidikan matematika. Penulisan ini bertujuan menganalisis hasil penelitian yang telah diteli beberapa tahun terakhir yang difokuskan pada pembelajaran berbasis masalah dan menganalisis tahu isu-isu yang menarik, hal ini dilakukan guna untuk meminimalisir hal yang sudah diteliti dan tidak diteliti kembali. Misalkan variabel penelitian yang sering muncul pada matematika ketika penulis search pada google.com pada pembelajaran berbasis masalah, antara lain: prestasi, hasil, motivasi, minat, pemecahan masalah, komunikasi, penalaran, kemampuan dan pemahaman konsep, berpikir kritis, kreatif bahkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hal demikian tentu sesungguhnya adalah guna meransang ide-ide peneliti selanjutnya terkait dengan pembelajaran berbasis masalah dalam bidang matematika, sebab salah satu acuan mutu pembelajaran yang diarahkan oleh guru adalah implementasi model pembelajaran yang membuat siswa aktif secara penuh dan bermain pada masalah yang kontekstual berdasarkan masalah yang ada disekitar siswa itu sendiri atau lebih sederhananya adalah masalah yang diadopsi dalam konten kearifan lokal. Penting rasanya bahwa pembelajaran berbasis masalah terus dilestarikan karena memang pembelajaran tersebut sudah banyak sekali dibahasakan oleh para peneliti, penulis, dan bahkan para pemerhati pendidikan bahwa pembelajaran berbasis masalah memberikan efek positif terhadap perkembangan kemampaun siswa, karena hal yang manariknya ada pada konten rutinitas guru ketika pembelajaran tersebut di terapkan dalam kelas.