cover
Contact Name
Said Fachry Assagaf
Contact Email
said.fachry.assagaf@unm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainsmat@unm.ac.id
Editorial Address
Unit Publikasi Lantai 3 Gedung ICP FMIPA UNM Jln. Daeng Tata, Kampus UNM Parangtambung, Makassar, Indonesia 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam
Core Subject : Science, Education,
The objective of this journal is to publish original, fully peer-reviewed articles on a variety of topics and research methods in both sciences, mathematics, its education, and applied science. The journal welcomes articles that address common issues in mathematics, sciences, education, applied science and cross-curricular dimensions more widely.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 269 Documents
Standarisasi Simplisia Daun Hantap (Sterculia coccinea Jack) Asal Kabupaten Donggala Propinsi Sulawesi Tengah Sebagai Bahan Baku Sediaan Fitofarmaka Nurmaya Effendi
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2012): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat114512012

Abstract

DOWNLOAD PDFStandarization simplisia leaf hantap (Sterculia coccinea Jack) origin Dongala regency of Central Sulawesi Province raw materials preparations for phitopharmaca. The morphological examination showed that hantap leaf plants including dicotyledoneae class with  woody stems and  roots heels. Transverse  slices of  the anatomy of  the  leaf  stomata indicate anomositik type, sliced crosswise rod carrier file types are radial. Physical determination  powders  include  determining the  total wash content  9.74%, wash  content the water soluble and 5.21% wash content that does not dissolve in acid 3.62%. Determination of levels of leaf extract hantap covering levels of water soluble extract, which is 18.89% and levels of ethanol-soluble extract: 14.17%. Identification with chemical reagents contain tannins, steroids and alkaloids. Thin-layer chromatography profiles obtained by the number of spots with more in n-butanol extract with polar eluen chloroform : methanol (20:1) diethyl ether extract compared with non eluen polar heksan: ethyl acetate (8:2). Key words : Standaritation, leaf hantap, tanin, alkaloids, steroids.  
Model Struktural dalam Menilai Antar-Hubungan antara Faktor Internal dan Faktor Eksternal terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri di Kota Makassar Andi Syukriani
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat217502013

Abstract

DOWNLOAD PDFMasalah  utama  yang  diperhatikan  dalam  penelitian  ini,  adalah  bagaimana  antar-hubungan faktor  internal  (konsep  diri  matematika  dan  minat  belajar  matematika)  dan faktor  eksternal  (pola  asuh  orang  tua  dan  fasilitas  belajar)  terhadap  prestasi  belajar matematika siswa  kelas  X  SMA  Negeri  di  kota  Makassar. Populasi  dalam  penelitian  ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri di kota Makassar. Data dikumpulkan melalui 348 sampel  yang  terpilih  dengan  teknik  sampling  rambang  berstrata  (Stratified  random sampling), dengan  menggunakan  skala  penilaian  pola  asuh  demokratis,  fasilitas  belajar, konsep diri matematika, dan minat belajar matematika serta tes prestasi belajar matematika yang  terstruktur  sebagai  instrumen  penelitian.  Prosedur  analisis  data  dimulai  dengan  uji validasi  dan  reliabilitas  instrumen  melalui  analisis  faktor  konfirmatori,  diikuti  dengan verifikasi model untuk memperoleh model struktural tahap final. Terakhir, analisis mediasi variabel  intervening  dilakukan  terhadap  model  struktural  tahap  final.Hasil  penelitian memberikan gambaran bahwa konsep diri matematika siswa kelas X SMA Negeri di Kota Makassar  berada  pada  kategori  sedang  dengan  rata-rata  26,17  sedangkan  minat  belajar matematika  siswa  kelas  X  SMA  Negeri  di  Kota  Makassar  berada  pada  kategori  tinggi dengan  rata-rata  47,34.  Kemudian  pola  asuh  demokratis  siswa  kelas  X  SMA  Negeri  di Kota Makassar berada pada kategori baik dengan rata-rata 53,58 sedangkan fasilitas belajar siswa kelas X SMA Negeri di Kota Makassar berada pada kategori sangat lengkap. Prestasi belajar  matematika  siswa  kelas  X  SMA  Negeri  di  Kota  Makassar  berada  pada  kategori kurang dengan rata-rata 3,98. Hasil penelitian juga memberikan dukungan terhadap usulan model  aplikatif  yang  menggambarkan  antar-hubungan  faktor  internal  dan  eksternal  dalam menjelaskan prestasi belajar matematika siswa.Kata kunci:   Minat belajar, konsep diri, prestasi belajar matematika
Kajian Etnobotani Tumbuhan Dalam Upacara Kehamilan (Posipo) Hingga Masa Anak-Anak (Dole-Dole) Pada Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau Lili Darlian; D. Damhuri; Wa Ode Hasni
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 1 (2019): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat81127652019

Abstract

Tujuan dari penelitia ini adalah untuk mengetahui (1) jenis-jenis tumbuhan apa saja yang digunakan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole), (2) organ apa saja yang dimanfaatkan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole), (3) pemanfaatan tumbuhan yang digunakan dalam upacara adat kehamilan (posipo) hingga upacara masa anak-anak (dole-dole) oleh Masyarakat Wolio Kota Bau-Bau. Metode penelitian survey eksploratif dengan menggunakan teknik wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan mendeskripsikan ciri-ciri morfologi, organ yang dimanfaatkan serta mengidentifikasi dengan mengacu buku identifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa terdapat 24 jenis tumbuhan yang dimanfaatkan dalam upacara adat kehamilan (posipo), kelahiran (aqiqah) dan masa anak-anak (dole-dole). Jumlah tumbuhan terdiri dari 2 kelas, 12 ordo dan 13 famili. Kelas Dicotyledoneae sebanyak 8 jenis sedangkan Monocotyledoneae sebanyak 16 jenis. Berdasarkan hasil eksplorasi, keseluruhan tumbuhan yang ditemukan berasal dari pekarangan, perkebunan dan hutan. Famili terbanyak Arecaceae dan Liliaceae masing-masing 5 jenis dan Poaceae 3 jenis. Organ yang dimanfaatkan dalam upacara kehamilan (posipo) hingga masa anak-anak (dole-dole) adalah akar, rimpang, umbi, batang, daun, bunga, buah dan biji. Cara pemanfaatan tumbuhan dalam upacara beraneka ragam setiap prosesi, tata cara serta fungsi dan makna yang berbeda. Kata Kunci : Etnobotani, Upacara Adat, Masyarakat Wolio This study investigated a natural acid-base indicator which is extracted from plants in Kupang city. There are 14 plants that potential as a source of natural indicator for acid base titration, i.e, Kol Ungu (Brassica oleracea Capitata Group), Turi Merah flower (Sesbania grandiflora L. Pers), Belimbing Wuluh flower (Averhoa bilimbi L), Kaktus Merah fruit (Opuntia vulgaris Mill), Ruelia flower (Ruellia simplex), Flamboyan flower (Delonix regia), bugenvil flower (Bougainvillea spectabilis Willd.), Bayam Merah leaves (Amaranthus tricolor L.) Jamblang fruit (Syzygium cumini L.), Murbey fruit (Morus alba L.), Pinang fruit (Areca catechu L.), Sirih fruit (Piper betle L.), Kunyit (Curcuma longa Linn), and Nanas Kerang leaves (Rhoeo discolor). Plants extract shows a sharp color change in acid and base solution. Promising results as a natural indicator also shown in acid base titration which is have similar equivalent point to synthetic indicator. We can use these natural indicators as an alternative to synthetic indicator because they are found to be simple, very useful, cheap, easy to extract, accurate, and eco-friendly.  Keywords: plant, natural indicator, acid-base. 
Tipe Gelombang dan Pasang Surut di Perairan Pulau Dutungan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan . Hasriyanti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2015): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat4112812015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik gelombang dan pasang surut di perairan Pulau Dutungan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan. Lingkup penelitian meliputi pengukuran parameter fisika oseanografi berupa pengukuran gelombang dan pasang surut. Dan data sekunder, berupa data pembanding seperti Peta LPI (Lingkungan Pantai Indonesia) dengan skala 1: 50.000, lembar 2010-2 dan 3, tahun 1993, Bakosurtanal, Edisi I (1993) dan Peta RBI sheet Barru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil perhitungan MSL (menggunakan rumus MSL) diperoleh nilai MSL pasut di perairan pulau Dutungan sebesar 183,52 cm, sedangkan pasang tertingginya sebesar 242 cm dan pasang terendahnya sebesar 141,5 cm. Dari hasil pengamatan pasut dapat diketahui tipe atau jenis pasut yang terdapat di Pulau Dutungan adalah pasang surut tipe campuran condong ke harian tunggal (mixed tide prevailing diurnal) dalam satu hari terjadi satu kali air pasang dan satu kali air surut tetapi kadang-kadang untuk sementara waktu terjadi dua kali pasang dan dua kali surut dengan tinggi dan periode yang sangat berbeda. Kata kunci: Gelombang, Pasang Surut, Pulau Dutungan
Pembentukan Gaharu Pada Pohon Aquilaria malaccensis Lamk., Menggunakan Inokulum Fusarium sp. R. Rachmawaty; Asraful Ashar; Alimuddin Ali; Halifah Pagarra; Siti Fatma Hiola
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 10, No 2 (2021): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat102262252021

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh formulasi nutrisi buatan dan inoculum Fusarium sp., untuk memproduksi gaharu pada tanaman Aquilaria malaccensis Lamk., menggunakan metode infus. Penelitian ini menggunakan 3 jenis perlakuan yaitu, formulasi inoculum P1 (nutrisi buatan + Fusarium sp), formulasi P2 (nutrisi buatan + fermentasi Fusarium sp) dan formulasi P3 (nutrisi buatan + Fusarium sp + serbuk kayu A. malaccensis Lamk yang difermentasi) dan formulasi P4 yaitu inokulum Fusarium sp beserta nutrisi organik sebagai kontrol. Penelitian dilakukan di lahan agroforestri petani di Kabupaten Soppeng, Desa BaraE, Sulawesi Selatan, dengan metode infus induksi pada 12 lubang dibor, dengan masing-masing jarak 10 cm tiap lubang dengan membentuk pola spiral. Kedalaman setiap lubang 1/3 diameter batang. Pemberian infus dilakukan setelah 3 bulan inokulasi dengan parameter pengamatan berupa luas infeksi, perubahan warna dan tingkat aroma. Hasil penelitian didapatkan formulasi P2 membentuk luas areal infeksi gaharu dengan rata-rata 10,06 cm2. Hasil organoleptic untuk perubahan warna yang menunjukkan skor 3 dari 6 panelis adalah formulasi P3, sedangkan tingkat aroma menunjukkan skor 3 (sangat harum) dari 7 panelis yaitu formulasi P4. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa formulasi P3 berpotensi memberikan pembentukan gaharu yang lebih baik, formulasi P4 untuk tingkat aroma dan luas infeksi oleh formulasi P2. Kata kunci: Pembentukan Gaharu, Fusarium sp., Gaharu, Aquilaria malaccensi This study aims to determine the effect of artificial nutrient formulations and inoculum Fusarium sp., to produce agarwood in Aquilaria malaccensis Lamk., using the infusion method. This study used 3 types of treatment, namely, P1 inoculum formulation (artificial nutrition + Fusarium sp.), P2 formulation (artificial nutrition + Fusarium sp. fermentation) and P3 formulation (artificial nutrition + Fusarium sp. + fermented A. malaccensis Lamk sawdust) and formulation P4 was Fusarium sp. inoculum along with organic nutrients as control. The study was conducted on farmer's agroforestry land in Soppeng Regency, BaraE Village, South Sulawesi, using the induction infusion method in which 12 holes were drilled, 10 cm apart from each hole in a spiral pattern. The depth of each hole is 1/3 the diameter of the rod. Infusion was given after 3 months of inoculation with observation parameters such as area of infection, color change and aroma level. The results showed that the P2 formulation formed the area of agarwood infection with an average of 10.06 cm2. The organoleptic result for color change which showed a score of 3 out of 6 panelists was the P3 formulation, while the aroma level showed a score of 3 (very fragrant) out of 7 panelists, namely the P4 formulation. The results of this study concluded that the P3 formulation has the potential to provide better agarwood formation, the P4 formulation for the level of aroma and the extent of infection by the P2 formulation.  Keywords: Formation of Agarwood, Fusarium sp., Agarwood, Aquilaria malaccensi
Pengembangan Media Visual Flash Card pada Materi Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungannya Elsa Damayanti; Sitti Rahma Yunus; Sudarto Sudarto
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat5264462016

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan dan keefektifan media visual flash card pada materi interaksi mahluk hidup dengan lingkungannya yang dikembangkan. Penelitian pengembangan ini merujuk pada langkah-langkah pengembangan pembelajaran model Plomp yang terdiri dari 5 tahapan yaitu tahap investigasi awal (preliminary investigation), tahap perancangan (design), tahap realisasi konstruksi (realization construction), tahap tes, evaluasi dan revisi (test, evaluation and revition) dan tahap implementasi (implementation). Produk yang dihasilkan adalah media visual flash card.  Instrumen penelitian yang digunakan terbagi menjadi dua yaitu instrumen kevalidan yang mencakup lembar validasi media visual flash card dan instrumen keefektifan meliputi angket respon peserta didik dan tes hasil belajar. Subyek dalam penelitian ini adalah media visual flash card yang diujikan pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Palangga tahun ajaran 2015/2016 sebanyak 43 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengumpulan data melalui kuesioner dan tes. Analisis validasi media visual flash card oleh dua validator diperoleh hasil rata-rata yaitu 4 yang artinya valid. Berdasarkan analisis angket respon peserta didik diperoleh hasil 86% peserta didik menyatakan bahwa media visual flash card baik sekali digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan tes hasil belajar peserta didik kelas VII diperoleh hasil yaitu sebanyak 40 peserta didik yang mencapai nilai KKM 70 dengan persentase ketuntasan 93%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media visual flash card efektif digunakan dalam pembelajaran IPA pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya.
Kerusakan Morfologis Paru-Paru Mencit Akibat Pemberian Asam Kuat Dengan Konsentrasi Berbeda A. Mu'nisa Mu'nisa; Rachmawaty Rachmawaty; Halifah Pagrrah; Hilda Karim; Theodorus K. Tokan
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 11, No 2 (2022): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat112330222022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan morfologi paru-paru pada mencit (Mus musculus) dengan pemberian berbagai asam kuat secara inhalasi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah berbagai asam kuat (HCl 37%, H2SO4 50%, dan HNO3 50%) sedangkan variabel terikatnya adalah kerusakan morfologi paru-paru mencit. Subjek penelitian ini adalah mencit jantan dan betina sebanyak 8 ekor dengan umur 2 bulan yang di bagi menjadi 4 kelompok perlakuan yang masing-masing kelompok terdiri atas 2 ekor mencit, yaitu kelompok kontrol, kelompok perlakuan dengan pemberian asam klorida (HCl) 37%, kelompok perlakuan dengan pemberian asam sulfat (H2SO4) 50%, dan kelompok perlakuan dengan pemberian asam nitrat (HNO3) 50%. Asam kuat diberikan secara bersamaan dengan pemberian pakan standar dan air minum secara ad libitium. Setelah 10 hari masa perlakuan mencit (Mus musculus) dieutinasi dan dilakukan pembedahan untuk mengamati morfologi paru-paru yaitu warna, berat, dan bentuk paru-paru. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian asam kuat merusak morfologi paru-paru mencit dan morfologi paru-paru paling rusak pada pemberian asam nitrat (HNO3) 50%.Kata Kunci: Asam Kuat, Paru-Paru, Mencit (Mus musculus).
Eksplorasi Mineral Menggunakan Metode Geomagnet dan SEM-EDS di Area Panas Bumi Desa Makula Tana Toraja Usman Usman; Pariabti Palloan; Nasrul Ihsan; Vistarani Arini Tiwow
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat7164792018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sebaran anomali magnetik dari mineral dari bawah permukaan serta mengidentifikasi komposisi unsur sampel batuan dan morfologi permukaan di area panas bumi Desa Makula menggunakan metode SEM-EDS (Scanning Electron Microscopy-Energy Dispersive Spectroscopy). Berdasarkan pengamatan langsung maka didapatkan suhu tertinggi dari area panas bumi Desa Makula adalah 43,6oC. Area panas bumi daerah Desa Makula Tana Toraja mempunyai karakteristik nilai anomali magnetik beragam mulai dengan -340,5 nT sampai dengan 1015,8 nT. Hasil pemodelan penampang A dan B menggunakan Oasis menunjukkan bahwa struktur batuan dibawah permukaan hingga kedalaman yang maksimal, diperoleh beberapa bentuk body anomali yaitu: calcite, clay, coal, lava andesit breksi, basalt, dan granit. Hasil pengujian SEM-EDS menunjukkan bahwa struktur mikro dari sampel batuan pada umumnya berbentuk lempengan yang tidak teratur dengan ukuran yang bervariasi dan didominasi oleh magnesium dan silikon.
Analisis Pedigree Cadel (Studi Kasus Beberapa Kabupaten di Sulawesi Selatan) Andi Faridah Arsal
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2012): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat127402012

Abstract

DOWNLOAD PDFTelah dilakukan penelitian Analisis pedigree terhadap sifat cadel. Cadel merupakanketidakmampuan melafadskan huruf ”r”. Umum dijumpai pada anak usia BALITA (bawahlima tahun), tapi sering pula terdapat pada orang dewasa. Cadel yang dialami oleh orangdewasa  umumnya  disebabkan  oleh  pengaruh  lingkungan  seperti  psikoedukatif  danpsikokultural, dapat pula disebabkan oleh faktor penyakit seperti menderita down syndrom,stroke,  atau  pada  penderita  penyakit  yang  berhubungan  dengan  syaraf.  Adapun  yangdisebabkan  oleh  faktor  herediter  belum  diketahui  secara  pasti,   sehingga  penelitian  inibertujuan  untuk  menentukan  sifat  cadel  yang  disebabkan  oleh  pengaruh  herediter  danuntuk menentukan pola  pewarisan cadel. Penelitian ini dilakukan sejak tahun 1994  yangkemudian  dilanjutkan  lagi  tahun  2012  di  Propinsi  Sulawesi  Selatan  tempat  sampelberdomisili. Sebanyak tiga silsilah keluarga hasil penelitian yang telah disusun dari datayang  memenuhi  kriteria  dianalisis  untuk  menentukan  sifat  cadel  yang  disebabkan  olehfaktor  herediter  dan  menentukan  pola  pewarisan  sifat   cadel.  Pola-pola  pewarisan  sifatyang digunakan adalah yang umum ditemukan pada manusia. Dibuat suatu asumsi bahwa “Karakter  A  diturunkan  menurut  pola  b”  dalam  menentukan  pola  pewarisan  cadel,kemudian melalui fenotip yang terdapat pada silsilah keluarga dilihat kesesuaian denganasumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cadel dapat disebabkan oleh faktor herediterdan diwariskan menurut pola resesif autosomal.Kata kunci : Analisis pedigree, cadel, resesif autosomal.
Implementasi Pembelajaran IPA Berbasis STEM Berbantuan ICT untuk Meningkatkan Keterampilan Abad Iim Halimatul Mu'minah; Ipin Aripin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/sainsmat82107172019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pembelajaran berbasis STEM dengan bantuan ICT untuk meningkatkan keterampilan abad 21. Penelitian ini merupakan penelitian Pre- experiment dengan desain penelitian yang digunakan “one group Pretest-posttest design”. Sampel terdiri dari 6 kelas dan terpilih satu kelas sebanyak 32 siswa. Pada peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa di peroleh skor rata-rata pretest sebesar 69,03 dan skor rata-rata posttest sebesar 82,44 dengan N-Gain sebesar 0,45 dengan kategori sedang. Sedangkan pada peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa diperoleh skor rata-rata pretest sebesar 74,63 dan skor rata-rata posttest  sebesar 87,97 dengan N-Gain sebesar 0,56 dengan kategori sedang. Sedangkan  Peningkatan keterampilan komunikasi dan kolaborasi diperoleh prosentasi diatas 66%, keterampilan komunikasi diperoleh hasil sebesar 67,13% dan keterampilan kolaborasi diperoleh sebesar 74,75% dan termasuk kategori baik. Tanggapan Siswa diperoleh hasil lebih dari 61% yaitu sebesar 68,06% maka termasuk kategori baik pula. Untuk tingkat efektifitas keterlaksanaan pembelajaran  diperoleh hasil diatas 61% yaitu sebesar 72,63%. Maka dapat disimpulkan Pembelajaran IPA BerbasisScience, Technology, Engineering and Mathematic (STEM)berbantuanICT dapat meningkatkan keterampilan Abad 21 dan berjalan dengan baik.