cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 828 Documents
Peningkatan Partisipasi Relawan dan Pelaku Pariwisata dalam Pengelolaan Risiko Bencana di Kompleks Candi Borobudur Khaerunnisa, Khaerunnisa; Cininta, Mutiara; Handarkho, Yonathan Dri
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.5398

Abstract

Disaster Risk Management Plan in cultural heritage areas such as the Borobudur Temple Complex, should be the joint responsibility of all stakeholders. In fact, disaster management at the Borobudur Temple Complex, especially the preservation of the site against disasters, is only the responsibility of the Borobudur Conservation Center. Therefore, in September-November 2021 through the research activities funded by UNESCO, UAJY and BKB have formulated a draft Disaster Risk Management Plan in the form of the borobudur-drr.id digital platform. However, due to the limited implementation time, this platform has not been fully socialized by all stakeholders. Based on the stakeholder meeting, it is known that there are differences in understanding among stakeholders in understanding the comprehensive approach contained in the Disaster Risk Management Plan Action Plan for the Borobudur Temple Complex. The diversity of educational backgrounds, experiences and exposure of stakeholders to disasters and their management requires a forum for equalizing perceptions that supports the synergy of stakeholders in supporting, supervising and implementing the action plans that have been prepared. Conservationists, volunteers and tourism actors are three of the fifty-three stakeholders that have been mapped in the Borobudur Temple Compounds Disaster Risk Management Plan, which has a vital role in realizing the action plan in the Borobudur Temple Area.
PENGUATAN PETANI MILENIAL DALAM INISIASI BUDIDAYA CABAI DI LUAR MUSIM BERBASIS TEKNOLOGI TETES AIR DI PLERET, BANTUL, DIY Jati, A. Wibowo Nugroho; Nindito, Stefanus; Pramono, Suryo Adi; Sharaningtyas, Yustina Niken; Puspita, Benedita Dea
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i1.5402

Abstract

Dunia pertanian langka petani muda langka. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) usia petani umumnya di atas 40 tahun. Sebab itu BPP Pleret mencoba untuk membangun petani muda dalam dua tahun terakhir: Kelompok Tani Perwira. Oleh karena mereka bukanlah petani yang biasa terjuna ke sawah maka teknologi diperlukan untuk memacu mereka. Koordinator BPP Pleret berinisiatif untuk mendorong mereka dalam budidaya cabai di luar musim dengan menggunakan teknologi tertentu yang memudahkan mereka bertani. Untuk mendukung itu, Tim Pengabdian pada Masyarakat (PPM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) mendukung upaya itu dengan menawarkan metode teknologi tetes air. Tujuan PPM ini adalah mendukung dan mendampingi Tani Perwira menerapkan sistem tetes dan membuat pupuk organik cair. Hamparan bibit cabai yang disemai di dalam greenhouse kemudian ditanam di lahan tanah bermulsa dengan dukungan teknologi tetes. Traktor disediakan untuk mengolah tanah. Tandon air dirancang khusus untuk irigasi tanaman melalui paralon dan selang tetes. Para petani muda (milenial) tinggal memantau tanaman di lahan dan mengatur keran air ketika menyirami tanaman cabai sampai nanti panen. Selama budidaya berlangsung, penyuluh lapangan BPP Pleret mendampingi para petani muda bekerjasama dengan Tim PPM UAJY sesuai dengan tata-kala. Hasilnya, Perwira Tani antusias bertani. Kesimpulan: teknologi mampu mendorong petani muda bersemangat dalam budidaya pertanian
Redesain Pasar Mangiran di Bantul D.I.Yogyakarta yang Mewadahi Kegiatan Ekonomi, Sosial, dan Budaya yang Berkelanjutan Ardhiansyah, Nicolaus Nino; Sunaryo, Rony Gunawan; Kirana, Elizabeth
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i2.5500

Abstract

Abstrak - Pasar Rakyat menyumbangkan lapangan kerja dan menjadi sumber utama kehidupan bagi banyak orang. Berdasarkan data Kementrian perdagangan terdapat 13.450 pasar rakyat yang menampung sebanyak 12,6 juta pedagang. Melihat jumlah yang sangat besar, membuktikan Pasar Rakyat menjadi substansi penting dalam kehidupan masyarakat. Pasar Mangiran merupakah salah satu Pasar Rakyat yang terdapat di Kabupaten Bantul, DIY. Pasar ini menjadi salah satu lokasi yang masuk ke dalam program Revitalisasi 32 Pasar Rakyat yang dilaksanakan oleh Bappeda Bantul. Pasar Mangiran mempunyai potensi pengembangan yang sangat strategis karena berada di jalur utama menuju Bandara NYIA, disamping itu juga mempunyai nilai historis yang cukup tinggi. Pasar Mangiran berdasarkan SNI masuk kedalam Pasar Rakyat Tipe III. Berdasarkan hasil analisis tabel SNI ada beberapa fasilitas yang belum tersedia di pasar ini, sehingga mempengaruhi kenyamanan pengunjung. Redesain Pasar Mangiran yang mampu mewadahi aktivitas ekonomi, sosial, dan budaya yang berkelanjutan menjadi pertimbangan untuk meningkatkan kenyamanan pengelola, pedagang, dan pembeli. Kata berkelanjutan menjadi penting karena pasar diharapkan tidak kehilangan jati dirinya namun tetap bisa bersaing diera modernisasi ini. Kata Kunci : Pasar Rakyat, Pasar Mangiran, SNI, Berkelanjutan
Kebon Empring Market as Tourism Potential in Srimulyo Village Pramusiwi, Aloysia Desy
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5508

Abstract

Srimulyo Village is located in Piyungan District, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta. By using the service method, various potentials can be obtained such as agriculture, plantations, animal husbandry, and tourism. In agriculture, land use in the southern part of Srimulyo village is dominated by dry land agriculture, while the northern part is dominated by wetland agriculture in the form of irrigated rice fields. The main commodities of dry land agriculture in Srimulyo Village are secondary crops, while the main commodities of wetland agriculture in Srimulyo Village are rice and secondary crops. In the plantation sector, Srimulyo village produces guava, mango, rambutan, banana, and papaya. In addition to fruit, vegetables produced in Srimulyo Village include chili, long beans, onions, spinach, and so on. Srimulyo Village also has village potential in the form of its natural beauty in the tourism sector, such as Watu Amben Hill, Bukit Bintang, and Kebon Empring Market. The author also uses livestock manure to become compost, which is one of the potentials in the field of animal husbandry. It is hoped that the writing of this journal can be useful especially for the development of Srimulyo Village.
Pengoptimalisasi Potensi Desa Dlingo untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pramusiwi, Aloysia Desy
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i2.5509

Abstract

KKN is a mandatory activity that is done by the students by providing services for a community, the purpose of this is to apply and actualize every individual student service value in the form of an idea from the knowledge each of them has. KKN is done online, it is also known as KKN Society 5.0, online KKN is being done because of the COVID-19 pandemic that is currently happening. Dlingo Village, Kapanewon Dlingo, Bantul Regency, Special Region of Yogyakarta, is a place that writers want to develop the village’s potential and make pocketbooks related to nature tourism from Dlingo Village. On the first project, discuss about the mapping of Dlingo Village potential from the cultural, natural, and art tourism and also culinary side of things, meanwhile the pocketbook discusses about Dlingo Village natural tourism in a more specific and detailed form. These two projects have a similarity with each other, that similarity is located in the explanation part of the e-book and the pocketbook that in general is a specific explanation that is meant to make the readers realizes Dlingo Village’s potential chronologically and systematically that makes them curious, so that they would eventually visit Dlingo Village.
Potensi Pengolahan Limbah Kulit Ketela Pohon Menjadi Makanan Gatot Untuk Peningkatan Ekonomi Desa Nglipar Dewangga, Dismas Persada
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5685

Abstract

Penulisan makalah ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada penduduk Desa Nglipar mengenai sumber daya alam yang dimiliki desa dan juga potensi desa yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber bahan pangan. Ketela Pohon menjadi sumber daya alam yang melimpah di Desa Nglipar dan dapat diolah menjadi sumber bahan pangan berupa gatot. Pengolahan ketela singkong menjadi gatot membutuhakn bantuan alam dan juga bantuan sederhana dari manusia. Alam dan manusia dapat memanfaatkan ketela singkong menjadi bahan pangan tanpa adanya dampak pencemaran lingkungan. Kemudian dalam penulisan makalah ini juga memberikan infromasi kepada penduduk Desa Nglipar bahwa ketela pohon juga dapat diolah menjadi keripik singkong yang diperoleh dari kulit singkong. Sehingga memanfaatkan ketela pohon tanpa meninggalkan sedikitpun limbah makanan. Tidak hanya ketela pohon yang dimili Desa Nglipar, termasuk palawija, jagung, padi, kacang tanah, kedelai yang termasusk sumber daya alam di Desa. Pemanfaatan sumber daya alam dengan baik dapat memberikan potensi penjualn yang baik dan membantu perkenonomian Desa dan masyarakat Desa Nglipar. Kata Kunci— Ketela Pohon, Sumber Daya Alam
Proposed solutions on waste issues in Kulon Progo regency through society 5.0 community service Anindyajati, Adhi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5701

Abstract

Waste is a global environmental issue. The problem can be unique in each area and it can be organic or plastic. One of the solutions for waste problems is waste processing. In this article, community service on programs related to waste and environmental issues is presented. Due to covid-19 pandemic, community service was carried out with society 5.0 approach instead of with the traditional on-field. Waste problems in Kulon Progo regency were explored, particularly in Giripeni, Temon Wetan, Bendungan, and Kulwaru village. Through literature study, waste-related concerns in each village were explored, followed by the development of solution for each issue. Organic wastes could be processed into organic fertilizer and hand craft, while plastics could be an advantageous ingredient for making paving block. The outputs were arranged in educative and interesting ebooks for inspiring and encouraging positive activities for community empowerment.
Mencipta lagu rohani katolik Wiratsih, Woro; Agus Tridiatno, Yoachim
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i3.5717

Abstract

Inkulturasi musik Gereja merupakan salah satu perwujudan dari hasil Konsili Vatikan II. Gereja Katolik Indonesia telah melaksanakan inkulturasi tersebut, antara lain dengan menciptakan lagu-lagu yang selaras dengan budaya daerah-daerah di Indonesia. Komunitas-komunitas dalam Gereja Katolik di Indonesia, khususnya Komunitas Karismatik Katolik sebagai salah satu komunitas yang besar dan khusus, berusaha memenuhi tuntutan inkulturasi tersebut agar dapat mengekspresikan iman sesuai dengan karakter komunitas-komunitas tersebut tanpa menyimpang dari ajaran dan teologi Katolik. Kegiatan pengabdian masyarakat yang berupa Lokakarya Mencipta Lagu Rohani Katolik ini diadakan atas inisiatif kerja sama dari Badan Pelayanan Provinsi Gerejawi Semarang Plus dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan lagu-lagu rohani yang sesuai dengan teologi Katolik.  
Identifikasi Risiko Usaha Pada UMKM Toko Batik Hariwibowo, Ignatius Novianto
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i3.5722

Abstract

Analisa risiko pada sektor bisnis perlu dilakukan dalam rangka menjaga kelangsungan usaha. Usaha Mikro Kecil Menengah merupakan bentuk usaha yang keberadaannya sering melupakan penilaian risiko usaha karena berbagai keterbatasan. Oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan untuk mendampingi UMKM “Noto Batik” untuk dapat melakukan analisa risiko yang terdokumentasi dengan baik. Pendekatan pengelolaan risiko atau manajemen risiko dalam pengabdian ini menggunakan konsep dari ISO 31000 tentang manajemen risiko. Karena sifat usaha yang kecil maka pendampingan manajemen risiko disesuaikan dengan kondisi usaha, yaitu dengan fokus pada aktivitas analisa risiko dengan menggunakan ISO 31000. Hasil dari analisa risiko pada “Noto Batik” menunjukkan bahwa penurunan omset meruapakn risiko terbesar yang dihadapi usaha. Hal ini dapat terjadi karena adanya pandemik dan kesalahan internal. Dengan identifikasi risiko yang dilakukan, maka tahapan mitigasi dapat dilakukan dengan hasil adalah perencanaan yang dapat menurunkan dampak negatif dari risiko yang ada.
Alternatif Pemanfaatan Limbah Padat Pabrik Gula Madukismo Dalam Teknologi Beton Lianasari, Eva
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i3.5739

Abstract

Problematika dalam proses produksi dalam suatu pabrik adalah pengolahan dan pembuangan limbah proses tersebut. Pengelolaan dan pembuangan limbah pabrik harus memperhatikan lingkungan sekitar pabrik agar tidak mengganggu dan mecemari lingkungan. Pabrik Gula Madukismo berada pada daerah dengan pemukiman yang padat, oleh karena itu pembuangan limbah proses produksi menjadi perhatian khusus. Adanya keluhan masyarakat sekitar bahwa limbah cair mencemari sungai dan limbah padat menumpuk maka dicari solusi untuk mengatasi hal tersebut. Pengabdian ini membahas tentang pemanfaatan limbah padat buangan PG Madukismo yang berupa terak boiler. Pemanfaatannya adalah digunakan sebagai bahan pengganti sebagian pasir dalam beton dan batako. Hasil diperoleh bahwa limbah padat terak boiler berpotensi sebagai pengganti pasir dalam beton ataupun batako. Kuat tekan mencapai target rencana dan biaya pembuatan lebih rendah dari beton/batako biasa.