cover
Contact Name
La Ode Muhammad Elwan
Contact Email
muh.elwan@uho.ac.id
Phone
+6285397364343
Journal Mail Official
jnusantara@uho.ac.id
Editorial Address
Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia Address: Kampus Hijau Bumi Tridharma, Anduonohu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93232, Indonesia. Phone: (0401) 3190105 | Close in Sunday and public holidays in Indonesia Contact E-Mail: muh.elwan@uho.ac.id / 085397364343 Website: https://www.uho.ac.id/, Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Nusantara (JPN)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 27763218     DOI : http://dx.doi.org/10.33772/jpnus.v1i1
Jurnal Pengabdian NUSANTARA diterbitkan oleh Universitas Halu Oleo mempublikasikan hasil riset dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bagi dosen dan mahasiswa, peneliti, praktisi dan kalangan profesional yang outputnya menunjukan nilai inovasi dan kreativitas untuk kepentingan negara, pemerintah dan masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2022): Januari-Juni" : 6 Documents clear
PELATIHAN KONSERVASI AIR TANAH PADA KAWASAN TERBANGUN DI DAS WANGGU KOTA KENDARI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN BANJIR La Ode Alwi; Abdul Gafaruddin; La Gandri; Lies Indriyani; Sahindomi Bana; Vivi Fitriani
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpnus.v2i1.26291

Abstract

Kendari City is part of the Wanggu watershed, which is one of the cities that still has problems related to waterlogging and flooding. Based on historical data in the last 10 years, Kendari City is an area that floods occurs almost every year. Therefore, to deal with problems in the Wanggu watershed, especially in Kendari City, it is necessary to apply water conservation technology by applying biopore infiltration holes. The purpose of this community dedication is to conduct water conservation education for flood prevention to youth groups and the community through environmental care Action. The method used in groundwater conservation activities is a participatory approach through a pilot unit involving the youth group and the local community. This activity has succeeded in making biopori infiltration holes which are applied to places that are flooded when it rains. The making and installation of biopore infiltration holes was carried out to 15 points of standing water as a pilot. the performance of the installed biopori goes well and functions as it should. This process has been monitored at the stage of monitoring and evaluation activities during the process and after the implementation of the activities.
PEMANFATAN LIMBAH PLASTIK MENJADI ROKET AIR UNTUK ALAT PERAGA MATERI PEMBELAJARAN PADA KOMUNITAS ROKET AIR KOTA BAUBAU Muhamad Iqbal Achmad; Farid Yusuf Nur Achmad; Muhamad Iradat Achmad
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.144 KB) | DOI: 10.33772/jpnus.v2i1.23957

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang peduli dengan pemanfatan limbah plastik botol air mineral menjadi roket air dan digunakan sebagai alat peraga dalam proses pembelajaran pada komunitas roket air kota baubau. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahapan yaitu (1) Sosialisasi/edukasi Manfaat Limbah Plastik (2) Desain produk alat peraga roket air. (3) Demonstrasi Uji Coba Produk. Berdasarkan hasil uji caba dari kegiatan ini diketahu bahwa peserta mampu mengetahui dampak yang ditimbulkan dari banyaknya sampah/limbah plastik dan bagaimana memanfaatkan limbah plastik botol air mineral menjadi alat peraga roket air yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan Kreatifitas dan ilmu pengetahuan. Melalui kegiatan ini, peserta mampu berkreasi dan membuat dan merancang bangun Roket Air berbasis Limbah Botol Plastik bekas dengan ide dan kreasi masing-masing di bawah bimbingan tim. Sebagai upaya memicu logika kreatifitas peserta, melalui kegiatan ini diwujudkan dalam masukan-masukan berupa pertanyaan yang kemudian dikembangkan oleh tim terkait pemanfatan limbah dan pembuatan Roket Air, dibuktikan dari model-model roket air yang dikreasi oleh peserta dan upaya pengembangannya. Kolaborasi antara berbagai disiplin ilmu dalam mewujudkan ide menjadi aksi sangat dibutuhkan, sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
INTENSIFIKASI KUALITAS PEMOTONGAN AYAM KAMPUNG SUPER DAN DIVERSIFIKASI PRODUK AYAM KAMPUNG DI DESA ALEBO UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PETERNAK Widhi Kurniawan; Ali Bain; La Malesi; Asma Bio Kimestri; Purnaning Dhian Isnaeni
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.052 KB) | DOI: 10.33772/jpnus.v2i1.24420

Abstract

Desa Alebo di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan merupakan salah satu desa dengan populasi ayam kampung yang tinggi. Daging ayam kampung super sangat diminati dan memiliki daya tarik komsumsi daging di masyarakat. Program bina desa ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam manajemen pemotongan ayam sehingga karkas yang dihasilkan memiliki kualitas yang lebih baik; serta meningkatkan pendapatan masyarakat melalui diversifikasi produk olahan ayam kampung yang diproduksi oleh peternak. Program bina desa dilakukan dengan dua metode kegiatan, yaitu metode kegiatan fisik dan non fisik yang dilaksanakan secara terstruktur. Metode kegiatan non fisik meliputi ceramah dan diskusi terbuka, sedangkan metode kegiatan fisik meliputi pelatihan dan pendampingan mitra secara langsung. Hasil kegiatan ini menunjukkan masyarakat mampu mengambil manfaat dan mampu meningkatkan kualitas manajemen pemotongan ayam kampung di Desa Alebo Kecamatan Konda, Konawe Selatan sehingga kualitas karkas ayam kampung yang dihasilkan mitra juga meningkat. Masyarakat juga mulai melakukan diversifikasi produk hasil pemotongan ayam kampung dengan mengolahnya menjadi produk ayam olahan yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
PEMANFAATAN ECO-ENZYME UNTUK PENINGKATAN KUALITAS LINGKUNGAN DAN KESUBURAN LAHAN DI DESA LEBO JAYA KECAMATAN KONDA KABUPATEN KONAWE SELATAN La Ode Santiaji Bande; La Ode Alwi; Teri Pakki; Saefuddin Saefuddin; La Ode Rustam
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpnus.v2i1.25083

Abstract

The use of ecoenzymes is an effort to answer the problem of using inorganic fertilizers and environmental damage which is increasingly being used among farmers because their use has a negative impact. The target of implementing community service activities that are integrated with the Thematic KKN program are farmers in Lebo Jaya Village, Konda District, South Konawe Regency which have been designated as Organic Agriculture Areas. Most of the farmers in Lebo Jaya Village still use inorganic fertilizers and synthetic pesticides. The purpose of this activity is to provide farmers with an understanding of organic farming through training on making ecoenzymes. The output of this activity is that farmers are expected to gradually reduce or even no longer use inorganic fertilizers and start switching to the application of organic farming based on household waste. 
PENGELOLAAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA SESUAI PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 47 TAHUN 2016 TENTANG ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DESA (Bimbingan Teknis dan Pendampingan di Desa Labungga Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara) Jopang Jopang; La Tarifu; Zulfiah Larisu; Sumadi Dilla; La Ode Muhammad Elwan; Arifin Utha
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpnus.v2i1.25498

Abstract

Pengelolaan merupakan tindakan yang sesuai dengan peraturan yang ada untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pemerintah Desa sebagai organisasi publik memberikan perhatian pada pelayanan publik. Pelayanan publik yang baik sesuai dengan  prinsip good governance terdiri dari transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kesetaraan.   Prinsip good governance dapat terlaksana dengan baik melalui tertib administrasi. Bimbingan teknis dan pendampingan  ini bertujuan: (1) memberikan pemahaman tata kelola administrasi pemerintah desa kepada perangkat Desa; (2) memberikan pendampingan pengelolaan administrasi pemerintahan Desa sesuai dengan Permendagri Nomor 47 Tahun 2016 tentang Administrasi Pemerintahan Desa. Peserta Bimtek dan pendampingan sebanyak 18 orang, terdiri dari  Kepala Desa dan Perangkat Desa. Pelaksanaan Bimtek dilakukan dengan metode  ceramah, diskusi dan tanya jawab. Pendampingan dilakukan oleh tim secara kelompok, terdiri dari empat kelompok yang beranggotakan 4-5 orang. Hasil bimbingan teknis dan pendampingan menunjukkan bahwa; (1) Pemerintah Desa yang terdiri dari kepala Desa dan perangkat Desa  antusias mengikuti kegiatan ini sehingga  dapat  meningkatkan pemahaman terhadap  tugas pokok, fungsi dan kedudukan masing-masing; (2) Kepala Desa dan perangkat Desa  memahami pengelolaan administrasi pemerintahan Desa sesuai dengan buku administrasi pemerintahan Desa, terdiri dari:  administrasi umum, administrasi penduduk, administrasi keuangan dan administrasi pembangunan
TRANSFER PENGETAHUAN TEKNOLOGI POMPA HIDRAM (NON LISTRIK & BBM) DI DESA LALOUESAMBA KABUPATEN KONAWE SELATAN Agustan Agustan; Edward Ngii; Adris Ade Putra; Sitti Nurjannah Ahmad; Rudi Balaka; Fitriah S Fitriah S
Jurnal Pengabdian NUSANTARA Vol 2, No 1 (2022): Januari-Juni
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.191 KB) | DOI: 10.33772/jpnus.v2i1.23939

Abstract

Lalouesamba Village is one of the youngest villages in the South Konawe Regency, with a non-coastal slope topography of 82 meters above sea level and an area of about 4.1 km2. The majority are farming/gardening, coolies, and construction workers are the main occupations. Potential water resources include rivers with a width of 3-5 meters around the village. Each 1 artesian spot, boiling water spot, murky water borehole, and 5 units of wells with a depth of 15 meters. The problem with this village partner is that there is still a lack of access to clean water, so the solution offered to lift/pump the potential for river flow is to use a hydraulic ram pump without electricity & fuel. Therefore, this community service activity aims to provide an understanding of hydraulic ram pump knowledge and open insight into the potential for welfare due to the pump. The results of the transfer of knowledge of hydraulic ram pumps show a good indication with the achievement of the main material up to 80% based on the results of the feedback questionnaire and it can be stated that the villagers of Lalouesamba are ready to advance to the next stage, namely practical training on assembling/making hydraulic ram pumps. Requests for additional discussion from residents and village heads are evidence of the enthusiastic response, which is a sign of the opening of insight into the potential of hydram pumps for the welfare of villagers after receiving enlightenment about hydram knowledge

Page 1 of 1 | Total Record : 6