cover
Contact Name
Amelia
Contact Email
melameliaaa99@gmail.com
Phone
+6281224442977
Journal Mail Official
jurnaledunity@gmail.com
Editorial Address
Jl. Desa Susukan Kecamatan Cipicung Kabupaten Kuningan
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan
ISSN : 29633648     EISSN : 29648653     DOI : https://doi.org/10.57096/edunity
Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan is a double-blind, open-access peer-reviewed academic journal in social and educational fields. This journal is published monthly by PT. Publikasiku Academic Solution. Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan provide a means for ongoing discussion of relevant issues that fall within the focus and scope of the journal that can be checked empirically. This journal publishes research articles that cover all aspects of social science, from management, economics, culture, education, law, social health and religion which are included in the social context. Published articles are articles that result from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues, or reviews of scientific books.
Articles 361 Documents
Penguasaan Lahan Perspektif Reforma Agraria Krismantoro, D.
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.205 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.54

Abstract

Reforma Agraria merupakan salah satu langkah yang diambil oleh pemerintah dalam rangka meratakan distribusi sumber daya yang dalam hal ini adalah sumber daya pertanahan. Sumber daya pertanahan tidak terbatas pada obyek tanah dalam arti sempit namun lebih condong pada sektor primer. Secara umum tujuan utama reforma agraria adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui distribusi sumber daya pertanahan secara adil dan merata. Selain itu, reforma agraria juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sektor primer dan dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguasaan lahan berdasarkan perspektif reforma agraria. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data yang digunakan adalah data sekunder yang dihasilkan dari observasi pustaka oleh peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendatipun terdapat berbagai ketetapan yang mengatur tentang persyaratan pemilikan, penguasaan, pemanfaatan, dan penggunaan tanah pada reforma agraria masih banyak praktek pelaksanaan regulasi tersebut yang tidak sesuai. Masih banyak terjadi insinkronisasi antara regulasi dan aktualisasi. Oleh sebab itu, pelaksanaan reforma agraria sudah selayaknya disertai dengan peninjauan kembali pelaksanaan reforma agraria.
Pengembangan Kelembagaan Pendidikan Islam Multikultural Melalui Spirit Entrepreneur Santri (Studi Etnografi di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh Malang) Dwi, Mariyono; Maskuri, Maskuri
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2667.11 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.55

Abstract

Maksud yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk memberikan uraian dalam bentuk deskriptif dan menganalisis serta memberikan interpretasi pada cakupan: 1. Pengembangan kelembagaan PPBM (Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh) Malang melalui spirit entrepreneur santri, 2. Proses pelaksanaan pengembangan kelembagaan pondok pesantren Bahrul Maghfiroh Malang melalui spirit entrepreneur santri, dan 3. Model pengembangan kelembagaan pondok pesantren Bahrul Maghfiroh sekolah melalui spirit entrepreneur santri. Pendekatan yang peneliti terapkan adalah pendekatan kualitatif dengan paradigma etnografi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan telaah dokumen, dengar pendapat (wawancara), pengamatan (observasi) dan diskusi kelompok. Model Interaktif Huberman dan Saldana (2014), yang mengaplikasikan dalam 4 (empat) tahapan analisis data, peneliti gunakan dalam penelitian ini, yaitu pengumpulan data, display data, penyajian data, dan penggambaran/peninjauan inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pengembangan kelembagaan PPBM (Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh) Malang dilandasi nilai ta’aruf (saling mengenal, memahami), tawasuth (lurus pada tujuan), tasamuh (ramah dan terbuka), ta'awun (saling membutuhkan), tawazun (seimbang dalam segala aspek) sebagai kewirausahaan para santri. 2. Proses pelaksanaan pembangunan berbasis skala mempertahankan sikap Shidiq, Amanah, Tabligh dan Fathonah sebagai standar etika yang tinggi bagi pengusaha. 3. Model pengembangan kelembagaan di pondok pesantren Bahrul Maghfiroh Malang memilih Ostrom (2005), Hess dan Ostrom (2007) dan Heywood, Stephan dan Garner (2017) sebagai konteks teoritis APK yang nampak begitu dinamis. Menurut analisis penulis, dasar pengembangan kelembagaan pondok pesantren muncul dari sikap dasar progresif, yang senantiasa dilaksanakan secara berkesinambungan melalui kegiatan dan proses berbasis kualitas mutu, yaitu mutu perencanaan, mutu organisasi, mutu pelaksanaan dan mutu pengawasan dengan pelaksanaan yang konkrit, jelas dan terukur. Penerapan pendekatan ilmiah dengan kerangka siklus PDCA: Plan, Do, Control, Act) menempati posisi keharusan dan sangat penting bila ingin nelakukan perbaikan berkelanjutan di lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren.
Urgensi Prinsip Kehati-Hatian dalam Penyaluran Kredit Produk Digital Lending Perbankan Nasional Santoso, Rahmat
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2335.662 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.58

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan munculnya pesaing baru perbankan konvensional yang menjalankan fungsi penyalurkan kredit secara digital oleh perusahaan financial technology (fintech), menuntut perbankan konvensional melakukan terobosan dalam penyaluran kredit ke masyarakat berbasis aplikasi produk digital lending, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses produk-produk keuangan, mempermudah transaksi dan juga meningkatkan literasi keuangan. Penting bagi perbankan nasional untuk tetap berpedoman kepada prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit produk digital lending
Implementasi Metode Canny dalam Deteksi Tepi pada Aplikasi OMR (Optical Mark Recognition) Menggunakan Pengembangan Sistem Waterfall Rizki Pratama, Muhamad; Faqihuddin Hanif, Isa
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2457.553 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.60

Abstract

Pengolahan citra digital merupakan suatu teknologi input berupa gambar seperti foto atau video yang dapat dimanfaatkan dalam meningkatkan kualitas suatu citra, sedangkan output dari pengolahan citra visual dapat berupa gambar atau sejumlah karakteristik yang berkaitan dengan sebuah gambar. Serta proses dalam identifikasi citra tersebut dibantu dengan menggunakan beberapa metode dengan maksud mengembangkan sistem yang bersumber pada citra tersebut. Dalam hal ini, penerapan teknik pengolahan citra digital akan digunakan pada objek lembar jawaban untuk mempercepat dan mempermudah proses mengoreksi hasil ujian dengan konsep visi komputer (Computer Vision). Pengembangan teknologi dengan standar Computer Vision ini, sebagaimana diterapkan dalam proses mengoreksi hasil ujian layaknya Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang menggunakan alat mesin pemindai OMR. Pada penelitian ini, sebelum melakukan implementasi terhadap citra lembar jawaban dan teknologi OMR maka dilakukan tahapan preprocessing, segmentasi threshold hingga tahapan melakukan deteksi jawaban pada lembar jawaban. Aplikasi ini diimplementasikan dengan memanfaatkan library opencv serta metode Canny dengan kombinasi alur pengembangan sistem Waterfall. Penelitian ini menggunakan 15 dataset citra lembar jawaban. Dimana masing masing komposisi citra yaitu 8 hasil foto lembar jawaban sebagai citra arsiran penuh, 5 hasil foto lembar jawaban sebagai citra arsiran separuh dan 2 hasil foto lembar jawaban sebagai citra arsiran salah. Adapun hasil akurasi yang diberikan pada uji coba semua citra yang dilakukan ialah 93%.
Potret Perempuan Fatayat-Muslimat NU Keputih Menggali Penguatan Ekonomi Keluarga dalam Konsepsi Al-Qur’an dan Al-Hadisth Musfiqoh, Siti; Fahimah, Rif'iyatul; Sukamto, Sukamto; Rozi, M. Fathur
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1877.798 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali penguatan ekonomi keluarga dalam konsepsi Al-Qur'an dan Al-Hadisth pada potret perempuan Fatayat-Muslimat NU keputih. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan Fatayat-Muslimat NU keputih memiliki peran penting dalam menguatkan ekonomi keluarga. Mereka menerapkan konsep-konsep Al-Qur'an dan Al-Hadisth dalam kegiatan ekonomi sehari-hari, seperti mengelola usaha mikro, menabung, dan membantu keluarga dalam kegiatan produksi. Perempuan Fatayat-Muslimat NU keputih juga memiliki peran sosial dalam membantu masyarakat sekitar dan memperkuat jaringan ekonomi syariah. Dengan demikian, penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana perempuan Fatayat-Muslimat NU keputih mengaplikasikan konsepsi Al-Qur'an dan Al-Hadisth dalam menguatkan ekonomi keluarga serta peran mereka dalam memperkuat ekonomi syariah di masyarakat.
Analisis Kurikulum Aqidah di Madrasah Aliyah Miftahul Falah Bandung Zunnatul Mafruhah, Ane; Ali Fathoni, Alfi; Nugraha, Ardian; Rahman Saleh, Aris; Baehaki, Abdulah
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2520.999 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.62

Abstract

Materi Akidah merupakan salah satu materi yang mangantarkan pada tujuan pendidikan yakni tertanamnya keyakinan dan keimanan yang kuat pada peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengembangan kurikulum maple Akidah di MA Miftahul Falah Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data diantaranya studi lapangan, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Akidah yang diberikan pada peserta didik MA Miftahul Falah sudah tepat dan sesuai dengan Peraturan Menteri Agama RI No 2 Tahun 2008, UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, KMA 183 tahun 2019 dan KMA 184 tahun 2019. Namun ada beberapa hal yang perlu penulis kritisi, diantaranya materi yang terlalu meluas tetapi sulit ditarik kesimpulannya, terdapat materi yang memuat dalil Al Qur’an maupun hadits yang kurang jelas sumbernya, adanya istilah-istilah yang terdapat dalam materi tetapi tidak tercantum pada glosarium. Sedangkan dalam hal evaluasi, adanya item soal yang tidak sesuai dengan indikator dan jawabannya tidak terdapat dalam penjelasan materi. MA Miftahul Falah juga menerapkan program pembiasaan keagamaan sebagai upaya meningkatkan sikap religius peserta didik, diantaranya shalat dhuha, pembacaan asma’ul husna, tadarus Al-Qur’an, berdoa sebelum dan sesudah belajar, shalat dzuhur berjamaah, kultum, tahfidz Al-Quran, praktik ibadah, ilmu kepesantrenan (kajian kitab kuning), shalat Jum’at, Jum’at berkah, infaq Jum’at dan shadaqah shubuh, khotmil qur’an dan peringatan hari besar Islam (PHBI).
Menggali Potensi Komunikasi Nonverbal dalam Interaksi Manusia pada Pola Komunikasi Lingkaran Humam Ramadhan, Fatih; Faizatuz Zuhriyah, Nabila; Siti Marlina, Nina; Elan Maulani, Isma
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1719.707 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.64

Abstract

Komunikasi nonverbal merupakan aspek penting dalam interaksi manusia. Tidak menggunakan kata-kata, tetapi gerakan tubuh, ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh dapat memberikan informasi yang sama pentingnya dengan kata-kata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali potensi komunikasi nonverbal dalam interaksi manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, observasi, wawancara, eksperimen, dan kajian kasus. Dalam studi literatur, peneliti mengumpulkan informasi terkait teori-teori, konsep, dan model terkait komunikasi nonverbal. Observasi dilakukan pada orang-orang yang sedang berinteraksi untuk mengamati gerakan tubuh, ekspresi wajah, nada suara, dan bahasa tubuh yang digunakan dalam interaksi. Wawancara dilakukan dengan narasumber yang ahli dalam bidang komunikasi nonverbal atau dengan orang-orang yang memiliki pengalaman dalam berinteraksi dengan orang lain. Eksperimen dilakukan dengan mengatur situasi tertentu dan meminta partisipan untuk berinteraksi. Dalam kajian kasus, peneliti mempelajari interaksi manusia dalam konteks tertentu, seperti dalam bisnis, pendidikan, atau hubungan interpersonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi nonverbal dapat mempengaruhi cara kita berkomunikasi dengan orang lain, bahkan dapat membantu memperkuat atau memperlemah pesan yang disampaikan. Dengan memahami dan menguasai komunikasi nonverbal, kita dapat meningkatkan keterampilan komunikasi kita dalam berbagai situasi. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya komunikasi nonverbal dalam kehidupan sehari-hari.
Pergumulan Pemikiran Ideologi Negara Antara Islam dan Pancasila dalam NKRI Junaedi, Junaedi; Dikrurohman, Diki; Abdullah, Abdullah
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1252.724 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i2.66

Abstract

Hubungan Islam dan Pancasila adalah sebuah perdebatan dalam lintas sejarah yang tidak kenal kata ending. Pro dan kontra dalam konteks membangun Ideologi bangsa, sudah berlarut-larut, bahkan saling memojokan antara kubu nasioanlis yang mendukung Pancasila sebagai ideologi negara dengan kubu Islam fanatic (garis keras) yang menolak Pancasila sebagai ideology negara Sebenaranya. Pancasila adalah sebuah hasil kemenangan ummat Islam dalam membangun Ideologi negara, jika Islam dipaksakan sebagai ideologi negara maka ini kemunduran bagi ummat Islam Indonesia. Sehingga Islam di Indonesia sebagai agama pemecah belah bangsa, karena Indonesia adalah negara yang majemuk, beragan agamanya, beragam sukunya, beragam bahasa, budaya adat dan keanekaragaman lainnya. Dari sini, bisa dipahami bahwa Pancasila adalah ideology terbuka, yang memberikan kontribusi dalam membangun bangsa, dengan mewujudkan nilai-nilai Islam kedalam berbagai dimensi kehidupan. Islam dan Pancasila adalah sebuah sistem ideology bangsa, karena adanya Pancasila tidak lepas dari adanya Islam di Indonesia, sehingga idelogi Pancasila adalah sebuah hasil pemikiran nilai-nilai luhur Islam. Oleh sebah itu Pancasila mengandung nilai-nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan dan nilai kebangsaan, niat keadilan dan nilai kerakyatan. Dimana semua nilai itu tidak bertolakbelakang dengan nilai-nilai Islam.
Resurrect Multicultural Islamic Education in Indonesia Mariyono, Dwi; Maskuri, Maskuri
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1147.176 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i3.65

Abstract

Indonesia in multicultural education has not yet shown significant results within the framework of multicultural education, even though Islamic education in Islamic boarding schools has unconsciously implemented it first. This study aims to describe, analyze and interpret how to revive multicultural Islamic education in Indonesia. This type of research is qualitative with literature review method. The main objects in this research are books, journals, articles, and other scientific literature related to the research topic. Social theory and multicultural theories are also searched by researchers and collected as complementary data. After the data is collected, it is reviewed and analyzed using the interactive model theory of Huberman and Saldana (2014). From the results of the analysis it was found that: 1) Multicultural Islamic Education is a paradigm of the social life of the world community which is united in the celestial ontology (Al-Qur'an and Al-Hadith along with the principles of the imams); 2). The ideas and mission of Ibn Khaldun's education which are oriented towards the friendliness of the world's values and the values of the hereafter, deserve to be used as a reference and reference for the implementation of Multicultural Islamic Education; 3). Islam, with its slogan that originates from heaven, as rohmatan lil'almin, implies that there is no element of distinction between all earthly creatures with all their labels (religion, culture, customs, ethnicity, language, class) and other diversity. 4). The symbol of Bhinneka Tunggal Ika, which is in line with the concept of heaven, should not only be used as a motto, but must be instilled into the foundations of community education life. 5). Textbooks of Islamic Education that are friendly, tolerant, uphold mutual understanding and respect need to be printed and campaigned on a large scale. 6). There is a need to integrate various histories into historical subject units, because history is an original and liner fact. It is with history that we know the conditions of the beginning, the golden age, the destruction and the rise of the former nations with all their behavior, morals and ethics. The results of this study are expected to be used as information and references for other researchers with literature studies on Multicultural Islamic Education.
Quo Vadis the Importance of Ratification of the Rome Statute for Law Enforcement and Human Rights in Indonesia in Terms of Legal System Theory Syahputra Alidrus, Yogi
Edunity Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Edunity : Social and Educational Studies
Publisher : PT Publikasiku Academic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.823 KB) | DOI: 10.57096/edunity.v2i3.67

Abstract

This study aims to provide an understanding of the urgency of the importance of Ratifying the Status of Rome for the enforcement of law and human rights in Indonesia which uses an analytical knife from Lawrence M Friedman's legal system theory. In Law number 26 of 2000 concerning the Human Rights Court has full legality in dealing with crimes of genocide and crimes against humanity but is this enough to make law enforcement in Indonesia fight or resolve human rights cases such as the Peter case, Semanggi I case and the -other cases need to apply a grand design for the settlement of these cases even more than that Indonesia's ratification will place Indonesia as one of the main supporters of international justice. In its implementation, Indonesia will join more than half of the world's people in ensuring that an effective justice system will prevent the worst crimes ever committed against humanity and ensure protection for all nations in the world, including Indonesia itself. This research is normative by using scientific literature such as written rules, theoretical and legal dogmas so that problems are resolved regarding the urgency of the importance of implementing the Rome Statute in Indonesia fulfilling three discussions, namely 1) The Importance of Ratification of the Rome Statute for Law Enforcement in Indonesia, 2) The Importance of Ratification of the Rome Statute Can Prevent Impunity in a Country,  3) Legal System Theory as a model in the application of Rome Statute ratification in Indonesia. so that this study can know the importance of the Rome Statute rules in Indonesia because they can be bound by international courts.

Page 6 of 37 | Total Record : 361


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 12 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 11 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 10 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 9 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 8 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 7 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 6 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 5 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 4 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 3 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 2 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2025): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 12 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 11 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 10 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 9 (2024): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 3 No. 8 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 7 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 6 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 5 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 4 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 3 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 2 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 3 No. 1 (2024): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 12 (2023): Edunity: Social and Educational Studies Vol. 2 No. 11 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 10 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 9 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 8 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 7 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 6 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 5 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 4 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 3 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 2 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 2 No. 1 (2023): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 04 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 03 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 02 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 01 (2022): Edunity : Social and Educational Studies Vol. 1 No. 01 (2022): Jurnal Edunity: Kajian Ilmu Sosial dan Pendidikan More Issue