cover
Contact Name
Fatimah Zahra Nasution
Contact Email
welfare@unsil.ac.id
Phone
+6281221092136
Journal Mail Official
Welfare@unsil.ac.id
Editorial Address
Jalan Siliwangi No. 24, Kahuripan, Kec. Tawang Kota. Tasikmalaya
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : 27232220     EISSN : 27232212     DOI : -
Core Subject : Economy,
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi merupakan peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dalam bidang ilmu dan kajian Ekonomi Pembangunan. Artikel-artikel yang dipublikasikan di WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi meliputi hasil penelitian ilmiah asli (prioritas utama) dan artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru (tidak prioritas). WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi diterbitkan oleh Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Siliwangi Kota Tasikmalaya secara periodik dua kali dalam setahun yakni pada Bulan Mei dan Bulan November dalam setiap volume. WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi menerima manuskrip atau naskah artikel yang ditulis dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris, berkaitan dalam bidang kajian Ilmu Ekonomi Pembangunan dari berbagai kalangan akademisi dan peneliti baik nasional maupun internasional. Cakupan bidang kajian meliputi: Ekonomi Perencanaan Ekonomi Pembangunan Ekonomi Moneter Koperasi dan UMKM Ekonomi Publik Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Ekonomi Regional Ekonomi Pertanian Ekonomi Industri Ekonomi Perdagangan Ekonomi Pariwisata Ekonomi Sumber Daya Manusia dan Kependudukan Ekonomi Internasional Ekonomi Syariah Jurnal ini telah terdaftar pada Pusat Dokumentasi Ilmiah Indonesia Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII LIPI) dengan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media online 2723-2212 dan Internasional Standard Serial Number (ISSN) media cetak 2723-2220.
Articles 118 Documents
Analisis Dampak Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah Akhir Ciangir terhadap Peningkatan Ekonomi di Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Rusliana, Nanang; Kadarisman, Encang; Sukarso, Aso
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2022): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.482 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v3i1.4187

Abstract

The purpose of this study is to identify and estimate the benefits and losses experienced by the community; as well as providing alternative policy options that can increase the benefits and or reduce the losses from the existence of the Ciangir TPSA. The data used in this study are primary and secondary data. The analytical method used in this study is the Benefit Cost Ratio (BCR) method. The results showed that the existence of a final waste disposal site (TPSA) in Ciangir, Mugarsari Village, Tamansari Subdistrict, Tasikmalaya City had a positive (beneficial) and negative (harmful) impact on the surrounding community. The positive impact that is felt directly by the community around the Ciangir TPSA is the income obtained from the utilization of Ciangir TPSA waste. The negative impact of the existence of the Ciangir TPSA is the emergence of water and air pollution. This pollution will eventually lead to additional expenses for the community around TPSA Ciangir which includes health costs which are directly borne by the community around TPSA Ciangir. The result of the Benefit Cost Ratio (BCR) analysis of 7.65 indicates that the existence of TPSA Ciangir provides more direct benefits. This means that the direct income obtained is 7 times greater than the direct costs incurred with the existence of the Ciangir TPSA.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengestimasi manfaat dan kerugian yang dialami oleh masyarakat; serta memberikan alternatif pilihan kebijakan yang dapat meningkatkan manfaat dan atau mengurangi kerugian dari keberadaan TPSA Ciangir. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode Benefit Cost Ratio (BCR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) di Kampung Ciangir Desa Mugarsari Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya memberikan dampak positif (menguntungkan) dan dampak negatif (merugikan) bagi masyarakat sekitarnya. Dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat di sekitar TPSA Ciangir adalah penghasilan yang diperoleh dari pemanfaatan sampah TPSA Ciangir. Adapun dampak negatif keberadaan TPSA Ciangir yakni timbulnya pencemaran air dan udara. Pencemaran tersebut pada akhirnya akan menimbulkan biaya pengeluaran-pengeluaran tambahan bagi masyarakat di sekitar TPSA Ciangir yang mencakup biaya kesehatan yang secara langsung ditanggung oleh masyarakat di sekitar TPSA Ciangir. Hasil analisis Benefit Cost Ratio (BCR) yaitu sebesar 7,65 menunjukkan bahwa keberadaan TPSA Ciangir lebih memberikan manfaat secara langsung. Hal ini berarti bahwa pendapatan langsung yang diperoleh lebih besar 7 kali lipat daripada biaya langsung yang dikeluarkan dengan keberadaan TPSA Ciangir tersebut.
Trade Analysis of RCEP Member Countries Plus India: Have They Been Competing? Susilo, Ignatia Bintang Filia Dei
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2021): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v2i2.3537

Abstract

Regional Trade Agreements (RTAs) and Preferential Trade Agreements (PTAs) increased significantly. One of the most prominent PTA negotiation is Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement (RCEP). When making arrangements, countries should consider its effect on current trade pattern. This research studies comparative advantage and its pattern for 10 countries involved in RCEP (Australia, China, Indonesia, Japan, Korea, Malaysia, New Zealand, Philippines, Singapore, Thailand) plus India. This study uses Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) to examine trade data from 2004-2019. The findings are: (i) Comparative advantages between some RCEP member countries’ plus India are relative similar. It should be a concern for those countries to maintain their product’s competitiveness; (ii) Several countries show relevance on the trade theories that country will export products which use abundant factors in its production. These conditions also match the theory of comparative advantage which stated that countries will export product which have comparative advantages and become specialized on those products; and (iii) All countries (except China) have concentration on the products with low comparative advantage. The standard deviation of RSCA scores remains constant overtime showing that difference in comparative advantages in each countries remain constant, but indicate slight downward trend for India, in which indicates despecialization.Jumlah Perjanjian Perdagangan Regional (Regional Trade Agreements/RTA) dan Perjanjian Perdagangan Preferensial (Preferential Trade Agreements/PTAs) meningkat signifikan. Salah satu negosiasi PTA yang terbesar adalah Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement (RCEP). Dalam suatu perjanjian perdagangan, penting untuk mempertimbangkan pola perdagangan negara-negara yang terlibat. Penelitian ini mempelajari keunggulan komparatif dan pola perdagangan untuk 10 negara yang terlibat dalam RCEP (Australia, China, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Thailand) dan India. Penelitian ini menggunakan Revealed Symmetric Comparative Advantage (RSCA) untuk menguji data perdagangan tahun 2004-2019. Diperoleh bahwa: (i) Keunggulan komparatif antara beberapa negara anggota RCEP serta India relatif sama. Dengan demikian, penting bagi negara-negara tersebut untuk menjaga daya saing produknya; (ii) Beberapa negara menunjukkan relevansi dengan teori perdagangan bahwa negara tersebut akan mengekspor produk yang menggunakan faktor yang melimpah dalam produksinya. Kondisi ini juga sesuai dengan teori keunggulan komparatif yang menyatakan bahwa negara akan mengekspor produk yang memiliki keunggulan komparatif dan menjadi spesialis pada produk tersebut; dan (iii) Semua negara (kecuali China) memiliki konsentrasi pada produk dengan keunggulan komparatif rendah. Standar deviasi dari nilai RSCA relatif konstan sepanjang waktu menunjukkan konsistensi pola spesialisasi keunggulan komparatif di masing-masing negara terdapat sedikit pola penurunan untuk India, yang mengindikasikan terjadinya despesialisasi.
Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Hotel dan Pajak Restoran serta Penentuan Peta Lokasi Wajib Pajak Berbasis Geospasial di Kota Tasikmalaya Tahun 2020 Supriadi, Apip; Tia Ardiani, Gusti; Budhi L.S, Chandra; Ridwana, Riki
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2021): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.013 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v2i1.2750

Abstract

The objectives of this study are i) to classify hotel and restaurant taxpayers in the city of Tasikmalaya based on the level of compliance; ii) to determine the locations of hotel and restaurant tax objects in the city of Tasikmalaya (geospatial-based hotel and restaurant tax object database). The research method used is a survei method with a research sample of 104 taxpayers and data analysis using descriptive analysis. The results showed the restaurant tax classification based on compliance in the city of Tasikmalaya, generally taxpayers comply with local tax regulations, seen from 4 aspects of compliance, namely awareness, obedience, fluency and timeliness. Map of the distribution of hotels and restaurants in the City of Tasikmalaya, equipped with the coordinate point attribute for each taxpayer.Tujuan dari penelitian ini adalah: i) untuk mengklasifikasikan wajib pajak hotel dan restoran yang ada di wilayah kota tasikmalaya berdasarkan tingkat kepatuhan, ii) untuk menentukan lokasi-lokasi objek pajak hotel dan restoran yang ada  di wilayah Kota Tasikmalaya (database objek pajak hotel dan restoran berbasis geospasial). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan sampel penelitian sebanyak 104 wajib pajak serta analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan Klasifikasi pajak restoran berdasarkan kepatuhan di Kota Tasikmalaya, bahwa pada umumnya wajib pajak mematuhi terhadap peraturan perpajakan daerah, dilihat dari 4 aspek kepatuhan yaitu kesadaran, ketaatan, kelancaran dan ketepatan waktu. Hasil penelitian dijabarkan pula dalam peta sebaran hotel dan restoran di Kota Tasikmalaya, dilengkapi dengan atribut titik koordinat setiap wajib pajak.
Kontribusi dan Persebaran Subsektor Perikanan di Daerah Istimewa Yogyakarta Destiningsih, Rian; Septiani, Yustirania; Verawati, Dian Marlina
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.581 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2035

Abstract

Fishery as one of the supports for national food security has an important role. The growth rate of fisheries subsector in Special Region of Yogyakarta during the year of 2019 is the lowest rate of all existing subsector. Fishery consists of capture fisheries and aquaculture fisheries. Capture fisheries are divided into marine fisheries (skipjack, cob, tuna, shrimp, others) and public water fisheries (shrimp, fish, others). Meanwhile, cultivation permits such as rearing, hatchery, ornamental fish. Initial efforts to prevent a prolonged decline in the fisheries subsector were to identify the contribution and distribution of the fisheries subsector. The aim is to identify the contribution of the fisheries subsector to total GRDP by using the sectoral contribution index (IKS), identifying comparative advantages using the location quotient approach, and the distribution of the fisheries subsector in Special Region of Yogyakarta in the period of 2011-2019 using the localization coefficient approach. The results of research with the IKS approach are that the fisheries subsector has a small role in overall GRDP in Special Region of Yogyakarta in the year of 2011-2019, the location quotient approach of the fisheries subsector does not have a comparative advantage in Special Region of Yogyakarta in the year of 2011-2019. Meanwhile, the distribution of the fisheries subsector is relatively even and balanced in regencies / cities in Special Region of Yogyakarta in the year of 2011-2019. Perikanan sebagai salah satu penyokong ketahanan pangan nasional memiliki peranan penting. Laju pertumbuhan subsektor perikanan di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2019 menjadi laju terendah dari seluruh subsektor yang ada. Perikanan terdiri atas perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Perikanan tangkap terbagi menjadi perikanan laut (cakalang, tongkol, tuna, udang, lainnya) dan perikanan perairan umum (udang, ikan, lainnya). Sedangkan perikanan budidaya seperti pembesaran, pembenihan, ikan hias. Usaha awal mencegah penurunan subsektor perikanan semakin berkepanjangan yaitu dengan mengidentifikasi kontribusi dan penyebaran subsektor perikanan. Adapun tujuannya untuk yaitu mengidentifikasi kontribusi subsektor perikanan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) secara total dengan menggunakan Indeks Kontribusi Sektoral (IKS), mengidentifikasi keunggulan komparatif dengan menggunakan pendekatan location quotient, dan penyebaran sub-sektor perikanan di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019 menggunakan pendekatan koefisien lokalisasi. Hasil penelitian dengan pendekatan IKS yaitu subsektor perikanan memberikan peranan yang sedikit terhadap PDRB secara keseluruhan di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019, pada pendekatan location quotient subsektor perikanan tidak memiliki keunggulan komparatif di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019. Sedangkan penyebaran subsektor perikanan tergolong relatif merata dan seimbang di wilayah kabupaten/kota di Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2011-2019.
Efisiensi Pasar Valuta Asing di Indonesia: Analisis Empiris Susilo, Ignatia Bintang Filia Dei; Subchanifa, Dian Pujiatma Vera; Hamzah, Risna Amalia; Komarlina, Dwi Hastuti Lestari
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2022): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.688 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v3i1.4794

Abstract

This study will examine the efficiency of foreign exchange market in Indonesia is it efficient in the weak form or semi-strong form, and see its implications in Indonesia. This study used data of the Rupiah’s spot market exchange rate with US Dollar (USD), Australian Dollar (AUD), Euro, Singapore Dollar (SGD), and Japanese Yen (JPY), from March 2017 to March 2022, taken from Bank Indonesia. Weak form of market efficiency is analyzed using the unit root test to determine whether the data follows a random walk or not. Semi-strong form efficiency is analyzed using cointegration test, Engle-Granger, Johansen, and variance decomposition analysis. Results indicate that the foreign exchange market in Indonesia has weak form. Players in the market can still use fundamental analysis to determine the next exchange rate movement in order for players to make a profit, which is more relevant to consider than historical data.Studi ini akan menelaah efisiensi pasar valuta asing di Indonesia. Apakah efisien dalam bentuk lemah atau semi-kuat, serta melihat bagaimana implikasinya di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian adalah nilai tukar Rupiah dengan mata uang lima negara lain; Dolar Amerika (USD), Dolar Australia (AUD), Euro, Dolar Singapura (SGD), dan Yen Jepang (JPY), di pasar spot periode Maret 2017 – Maret 2022 yang diambil dari Bank Indonesia. Bentuk efisiensi pasar lemah dianalisis mengunakan unit root test untuk mengetahui apakah data mengalami random walk atau tidak. Adanya unit root mengindikasikan bahwa perilaku data tidak stasioner. Bentuk efisiensi semi-kuat dianalisis menggunakan uji kointegrasi, Engle-Granger, Johansen, dan variance decomposition analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasar valuta asing di Indonesia termasuk dalam bentuk efisien lemah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemain di pasar valuta asing masih dapat menggunakan analisis fundamental yang lebih relevan sebagai pertimbangan dibandingkan data historis untuk menentukan pergerakan kurs selanjutnya agar pemain memperoleh keuntungan.
Analisis Kinerja Keuangan dan Kesehatan Perusahaan Daerah Pasar Resik Kota Tasikmalaya Komarlina, Dwi Hastuti Lestari; Jumri, Jumri
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.317 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i1.1471

Abstract

Regional Company (PD) Pasar Resik that manages several traditional markets in the City of Tasikmalaya, West Java is considered to be unable to provide satisfactory services. Therefore, it is important to conduct a study regarding the company's performance both in terms of financial management and business health. This study aims to determine the performance of financial management and business health of PD. Pasar Resik. The data used in this study is secondary data obtained from the company periodical reports of the Economic Section of Tasikmalaya Government. The analytical method uses a descriptive method of company performance, namely (1) Liquidity Ratio; (2) Solvency Ratio; (3) Profitability Ratio; and (4) Bankruptcy Analysis Z. The results show that through the analysis of financial ratios it can be stated that the company's financial management capability is weak, the revenues it receives have not been able to cover various business operational financing. Meanwhile, based on financial health analysis, companies have a high risk of bankruptcy. The contribution to the application and / or for the development of knowledge from the results of this study is that financial management through indicators of liquidity, solvency and profitability of the company can be the initial control in avoiding financial weaknesses of the company, as well as maintaining the health of the company's business and avoiding bankruptcy of the company.Perusahaan Daerah (PD) Pasar Resik dalam pengelolaan beberapa pasar tradisional di Kota Tasikmalaya Jawa Barat dianggap kurang dapat memberikan pelayanan yang memuaskan, sehingga penting untuk melakukan kajian tentang kinerja perusahaan tersebut baik dari sisi pengelolaan keuangan maupun kesehatan usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pengelolaan keuangan dan kesehatan usaha PD. Pasar Resik. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan periodik PD.. Pasar Resik, yang terdapat di Bagian Ekonomi Pemerintahan Kota Tasikmalaya. Metode analisis menggunakan metode deskriptif kinerja perusahaan yakni (1) Rasio Likuiditas; (2) Rasio Solvabilitas; (3) Rasio Rentabilitas; dan (4) Analisa Kebangkrutan Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui analisis rasio-rasio keuangan dapat dinyatakan bahwa kemampuan pengelolaan keuangan perusahaan lemah, pendapatan-pendapatan yang diperolehnya belum mampu menutupi berbagai pembiayaan operasional usaha. Sedangkan berdasarkan analisa kesehatan keuangan, perusahaan memiliki risiko tinggi terhadap kebangkrutan. Adapun kontribusi terhadap aplikasi dan/atau bagi pengembangan ilmu dari hasil penelitian ini adalah bahwa manajemen pengelolaan keuangan melalui indikator likuiditas, solvabilitas, dan rentabilitas perusahaan dapat menjadi kontrol awal dalam menghindari kelemahan keuangan perusahaan, serta menjaga kesehatan usaha perusahaan dan menghindari kebangkrutan perusahaan.
Tingkat Profitabilitas Koperasi BKPT Tjiawi Ditinjau dari Pengaruh Likuiditas dan Solvabilitas Rusliana, Nanang; Lokiteswara Setya Wardhani, Dyah Ciptaningsih
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2021): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.574 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v2i2.3628

Abstract

The purpose of the research is to find out liquidity ratio, solvability effect toward profitability ratio simultaneously and partially. The research conducted by field research using quantitative method. In this study, the data was collected by using the documentation and literary study. The location of this study is at Koperasi BKPT Tjiawi in Ciawi Tasikmalaya District, West Java. This research used multiple regression with SPSS V.20. Th results of the research indicate that the liquidity ratio strongly and significantly affects profitability ratio of Koperasi BKPT Tjiawi; the solvability ratio significantly affects towards the profitability ratio in Koperasi BKPT Tjiawi; analyzed together, the liquidity and the solvability ratios have significant effect on the profitability ratio in Koperasi BKPT Tjiawi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh rasio likuiditas dan rasio solvabilitas terhadap rasio profitabilitas koperasi BKPT Tjiawi baik secara parsial maupun secara bersama-sama. Penelitian lapangan dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini, pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Lokasi penelitian ini bertempat di Koperasi BKPT Tjiawi yang berada di Ciawi Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Alat uji yang digunakan yakni uji regresi berganda dengan software SPSS V.20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio likuiditas berpengaruh secara signifikan terhadap rasio profitabilitas pada Koperasi BKPT Tjiawi. Rasio solvabilitas berpengaruh secara signifikan terhadap rasio profitabilitas pada Koperasi BKPT Tjiawi. Secara bersama-sama, rasio likuiditas, dan rasio solvabilitas berpengaruh signifikan terhadap rasio profitabilitas Koperasi BKPT Tjiawi.
Pengaruh Produk Hijau terhadap Bisnis yang Berkelanjutan: Studi pada Restoran di Kabupaten Badung di Masa Pandemi Covid-19 Yudawisastra, Helin G
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2021): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.443 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v2i1.2758

Abstract

The issue of environmentally friendly and sustainable business is currently quite crucial in economy. This study aimed to see how the green product variable influences sustainable business either directly or through the green entrepreneurship variable. Green entrepreneurship is a mediating variable that becomes a mediator between green product variables and sustainable business. This analysis method is a multivariate data analysis model which includes factor analysis and Partial Least Square (PLS). The study objects were as many as 100 restaurants in Badung District, Bali, with the criteria for restaurants that have 100 seats or more for visitors. The results showed that the green product variable contributes to business sustainability through the green entrepreneurship variable by 77% and the remaining 33% is influenced by other variables which are not analysed in this study. This research was conducted at the time of the Covid-19 pandemic, where these results represent the conditions of the culinary business in Badung District, especially restaurants affected by the pandemic.Isu mengenai bisnis ramah lingkungan dan berkelanjutan saat ini menjadi hal yang cukup penting dalam dalam perekonomian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh dari variabel produk hijau terhadap bisnis yang berkelanjutan baik secara langsung maupun melalui variabel kewirausahaan hijau. Kewirausahaan hijau merupakan variabel mediasi yang menjadi mediator antara variabel produk hijau dan bisnis yang berkelanjutan. Metode analisis ini adalah analisis model multivariate data analysis yang meliputi analisis faktor dan Partial Least Square (PLS). Objek dalam penelitian adalah sebanyak 100 restoran di Kabupaten Badung Bali dengan kriteria restoran yang memiliki 100 atau lebih kursi bagi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel produk hijau memiliki kontribusi terhadap bisnis yang berkelanjutan melalui variabel kewirausahaan hijau sebesar 77% dan sisanya sebesar 33% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dianalisis. Penelitian ini dilakukan pada masa Pandemi Covid-19 dimana hasilnya merepresentasikan kondisi bisnis kuliner di Kabupaten Badung khususnya restoran yang terdampak oleh kondisi pandemi.
Dampak Zakat Produktif dalam Penguatan Modal dan Kinerja UMKM pada Kelompok Usaha Mandiri di BAZNAS Provinsi NTB Basit, Abdul; Rosidayanti, Rosidayanti
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 2 (2020): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.225 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i2.2149

Abstract

This study aims to determine the impact of productive zakat distribution in strengthening the capital and performance of Micro Small and Medium Entreprises. The Micro Small and Medium Entreprises referred to the members of the independent business group in the National Zakat Agency (BAZNAS) in West Nusa Tenggara Province (NTB). The approach used in this research is a qualitative approach with a case study strategy. The data collection technique uses observation, interview and direct documentation to the object concerned. The data validity technique used triangulation. The results of this study indicate that the practice of distributing zakat for productive activities and businesses provided by the National Zakat Agency (BAZNAS) can improve the capital structure, so that it has an impact on capital strengthening. In addition, the assistance or training provided by BAZNAS in NTB Province has an impact on improved business performance being managed. The final impact is an increase in business income managed by mustahik, so as to create independence and welfare for MSME players. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dampak dari praktik penyaluran zakat secara produktif terhadap penguatan modal dan kinerja UMKM pada Kelompok Usaha Mandiri di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi langsung kepada objek yang bersangkutan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari praktik penyaluran zakat untuk kegiatan dan usaha produktif yang diberikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dapat meningkatkan struktur modal, sehingga berdampak kepada penguatan modal, selain itu, pendampingan atau pelatihan yang diberikan oleh BAZNAS di Provinsi NTB berdampak pada meningkatnya kinerja usaha yang dikelola. Dampak akhir yang dirasakan yaitu terjadinya peningkatan pendapatan usaha yang dikelola mustahik, sehingga tercipta kemandirian dan kesejahteraan para pelaku UMKM.
The Effect of Economic Growth and Total Population on Poverty Level in North Sulawesi Runtunuwu, Prince Charles Heston; Tanjung, Fahmi
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2020): Mei
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.326 KB) | DOI: 10.37058/wlfr.v1i1.1645

Abstract

This study aims to test and analyze the effect of economic growth and total population to the poverty level in North Sulawesi. The study was conducted in the districts/cities located in North Sulawesi province with a total of 14 districts/cities. The data taken is after the year of 2008, this due to the district/city is lastly bloomed in 2008.  The data used in this research is quantitative data. This study uses secondary data and the time series data from the year of 2009 until 2016. Panel data is used as a combination of time series and cross section. Meanwhile the crossed section data is taken from all districts/municipalities in North Sulawesi province which is 14 districts/cities (10 districts and 4 cities) with a total of 98 observations obtained in this study. The data used in this research is secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) at national level. Inferential statistical methods used in the analysis of research data is Dynamic Panel Data (DPD) considering that the sample size is relatively small. This study examined the effect of exogenous variables i.e. economic growth and total population, while the endogenoue one is poverty level. The result shows that simultaneously, economic growth and total population have a significant effect on poverty level in North Sulawesi.

Page 4 of 12 | Total Record : 118