cover
Contact Name
Muhammad Arief muttaqien
Contact Email
Jurnal.Sentri@gmail.com
Phone
+6287864420394
Journal Mail Official
Jurnal.Sentri@gmail.com
Editorial Address
LPPM Institut Pendidikan Nusanatara Global Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 e-mail: jurnal.sentri@gmail.com or sentri@nusantaraglobal.ac.id
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah
ISSN : 29631130     EISSN : 29631130     DOI : https://doi.org/10.55681/sentri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah accomodates original research, or theoretical papers. We invite critical and constructive inquiries into wide range of fields of study with emphasis on interdisciplinary approaches: Humanities and Social sciences, that include: Engineering Agriculture Economics Health IT Education Language Statistic Religion Tourism Humanities Social Science Law
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,108 Documents
Analisis Manajemen Seni Pertunjukan Saforia 2026 di SMA N 1 Brebes Satrio Hendra Purnawan; Hafid Zuhdan Bahtiar
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 8 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i8.7131

Abstract

SAFORIA (Smansa Euforia) is an annual program of the Student Council (OSIS) of SMA Negeri 1 Brebes held as part of the school anniversary celebration. SAFORIA 2026 consists of several series of activities, namely SMANSAFEST, SMANSA Fun Run, SMANSA Tujuh Belasan, Tasyakuran, and SAFORIA Day as the main performing arts event. This study aims to analyze the performing arts management of SAFORIA 2026 at SMA Negeri 1 Brebes based on Terry’s management functions, which include planning, organizing, actuating, and controlling (POAC), as well as Hasibuan’s 6M management elements, namely man, money, materials, machines, methods, and market. This study employed a descriptive method with a qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data validity was established through source and technique triangulation. The results show that SAFORIA 2026 was managed through the interconnected application of the POAC functions. Planning involved the development of objectives, programs, schedules, requirements, and budgets; organizing was implemented through the formation of teacher and student committees and the distribution of tasks based on functions and activity series; actuating was carried out through direction, coordination, communication, and mobilization of committee members; while controlling was conducted through monitoring plans, schedules, task distribution, and activity implementation. The application of these management functions was supported by the 6M elements and several supporting factors, including school support, committee cooperation, teacher and student involvement, external support, and the enthusiasm of participants and the community.
Pengaruh Sosial Media Marketing dan Brand Experience terhadap Revisit Intention, Brand Trust, dan Brand Loyalty pada Kopi Kenangan di Soloraya Fajar Al Rahmatulloh; Imfrianti Aughtiah
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 8 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i8.7135

Abstract

This study aims to analyze the effects of Social Media Marketing and Brand Experience on Revisit Intention, Brand Trust, and Brand Loyalty among Kopi Kenangan customers in Soloraya. A quantitative approach was employed using a survey method involving 200 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3. The results indicate that Social Media Marketing has a positive and significant effect on Revisit Intention, Brand Trust, and Brand Loyalty. Brand Experience also has a positive and significant effect on Revisit Intention, Brand Trust, and Brand Loyalty. These findings suggest that effective Social Media Marketing activities and positive Brand Experiences enhance customers' intention to revisit, strengthen Brand Trust, and foster Brand Loyalty. This study provides practical implications for Kopi Kenangan in developing digital marketing strategies and creating better Brand Experiences to build long-term relationships with customers.
INTEGRASI NILAI ISLAM DALAM PENDIDIKAN KARAKTER Mukarromah
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i11.7215

Abstract

Krisis moral multidimensional yang melanda generasi muda Indonesia pada tahun 2023 meliputi dekadensi moral, intoleransi, radikalisme digital, dan lunturnya etika sosial menjadi tantangan serius bagi sistem pendidikan nasional. Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam diyakini memiliki potensi strategis untuk membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala seperti pendekatan yang normatif-tekstualis, kurangnya integrasi lintas mata pelajaran, serta lemahnya sinergi antara ranah kognitif dan afektif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan karakter serta merumuskan model implementasi yang efektif di tingkat pendidikan menengah pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multi-situs di tiga satuan pendidikan berbasis Islam, yaitu SMPIT Nur Hidayah Surakarta, SMA Negeri Glenmore (dengan program Prosantrimore), dan SMK PGRI 5 Jember. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan siswa, observasi partisipatif terhadap kegiatan pembelajaran dan budaya sekolah, serta analisis dokumen kurikulum dan kebijakan kelembagaan pada periode Januari–Juni 2023. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa integrasi nilai Islam dalam pendidikan karakter diimplementasikan melalui tiga strategi utama: (1) integrasi kurikulum melalui pemetaan nilai-nilai Islam seperti shiddiq, amanah, tabligh, fathonah, serta nilai-nilai akhlak mulia ke dalam mata pelajaran umum dan kegiatan kokurikuler; (2) pembentukan budaya sekolah religius melalui pembiasaan ibadah harian, keteladanan guru (uswah hasanah), dan program terstruktur seperti Bina Pribadi Islami (BPI) dengan kerangka 10 muwashofat; serta (3) penguatan karakter melalui pendekatan kontekstual berbasis proyek dan pemecahan masalah yang mengaitkan nilai-nilai Islam dengan isu-isu sosial kontemporer. Penerapan strategi ini terbukti efektif membentuk karakter religius, disiplin, jujur, dan bertanggung jawab pada peserta didik. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah pengembangan Model INTEGRASI (Integrative-Normative Transformation through Exemplary Guidance and Religious Acculturation for Spiritual Internalization) sebagai kerangka komprehensif integrasi nilai Islam dalam pendidikan karakter yang mengintegrasikan dimensi kurikuler, kultural, dan kontekstual secara simultan.
Internalisasi Moderasi Beragama melalui Pendidikan Agama Islam di Sekolah M. Nashoihul Ibad
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i11.7216

Abstract

Maraknya intoleransi dan radikalisme berbasis agama di kalangan generasi muda menjadi ancaman serius bagi keutuhan bangsa Indonesia. Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai mata pelajaran wajib memiliki peran strategis dalam menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama, namun implementasinya masih menghadapi kesenjangan antara tujuan normatif dan praktik pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif konsep, strategi, dan tantangan internalisasi moderasi beragama melalui PAI di sekolah. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif analitis, melalui identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur dari berbagai sumber ilmiah periode 2015–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi moderasi beragama dalam PAI dapat dilakukan melalui empat pilar utama: integrasi nilai moderasi dalam materi ajar, keteladanan guru sebagai model sikap moderat, metode pembelajaran dialogis dan partisipatif, serta penguatan budaya sekolah yang inklusif. Nilai-nilai moderasi seperti tawasuth (jalan tengah), tasamuh (toleransi), i'tidal (keadilan), dan tawazun (keseimbangan) dapat diinternalisasikan melalui pendekatan kontekstual, reflektif, dan berbasis karakter. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah sintesis model internalisasi moderasi beragama empat pilar yang mengintegrasikan dimensi kurikuler, pedagogis, profesional, dan kultural dalam pembelajaran PAI.
Metode Pembelajaran PAI Inovatif: Analisis Literatur tentang Pembentukan Karakte Alif Rohmah Nur Habibah
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i11.7217

Abstract

Pembentukan karakter peserta didik di tengah tantangan moral dan sosial abad ke-21 menuntut inovasi metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tidak lagi berorientasi pada transfer pengetahuan semata, tetapi pada internalisasi nilai-nilai moral dan spiritual secara holistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif berbagai metode pembelajaran PAI inovatif dan efektivitasnya dalam pembentukan karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif analitis, melalui identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur dari berbagai sumber ilmiah periode 2015–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode pembelajaran PAI inovatif yang efektif dalam pembentukan karakter dapat dikelompokkan ke dalam lima pendekatan utama: (1) pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang mengembangkan kemandirian, tanggung jawab, dan disiplin; (2) pembelajaran kooperatif yang memperkuat nilai ukhuwah, amanah, dan kerja sama; (3) pembelajaran berbasis masalah (Problem-Based Learning/PBL) yang mengasah kemampuan berpikir kritis dan analitis; (4) pembelajaran kontekstual dan eksperiensial yang menghubungkan materi dengan pengalaman nyata siswa; serta (5) pembelajaran berbasis teknologi dan digital yang relevan bagi generasi digital native. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah sintesis model integratif lima pendekatan inovatif yang mengkombinasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik dalam pembentukan karakter melalui PAI.
Penguatan Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran PAI Abad 21 Aziz Akbar
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 11 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i11.7218

Abstract

Transformasi digital dan krisis moral yang terjadi di abad ke-21 menuntut penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, implementasi PAI masih menghadapi kesenjangan antara tujuan spiritual dan tuntutan kompetensi digital abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif konsep, strategi, tantangan, dan kontribusi penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran PAI abad 21. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif analitis, melalui identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur dari berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional periode 2015–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter dalam PAI abad 21 dapat diwujudkan melalui tiga pilar utama: integrasi nilai-nilai Islam dengan keterampilan abad 21 (4C/6C), pemanfaatan teknologi dan literasi digital secara bijak, serta optimalisasi peran guru sebagai teladan dan fasilitator. Namun, implementasinya menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi digital guru, infrastruktur yang belum memadai, serta risiko disinformasi dan radikalisme. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah sintesis model konseptual penguatan karakter PAI abad 21 yang mengintegrasikan nilai spiritual, kompetensi digital, dan pendekatan pedagogis transformatif.
Relevansi Kurikulum PAI dengan Tujuan Pendidikan Nasional Nasron Hakim
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 12 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i12.7219

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki kedudukan sentral dalam sistem pendidikan nasional Indonesia sebagai instrumen strategis pembentukan karakter dan pengembangan kompetensi peserta didik. Namun, masih terdapat kesenjangan antara desain kurikulum PAI yang normatif dengan implementasi praktisnya di lapangan, serta perbedaan orientasi antara tujuan PAI yang berfokus pada pengembangan spiritual dan moral dengan kurikulum nasional yang lebih mengedepankan kompetensi untuk dunia kerja dan kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif relevansi kurikulum PAI dengan tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Sisdiknas No. 20 Tahun 2003. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif analitis, melalui identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur dari berbagai sumber ilmiah periode 2015–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum PAI memiliki relevansi yang kuat dengan tujuan pendidikan nasional, baik secara normatif melalui rumusan Standar Kompetensi Lulusan dan Kompetensi Inti yang selaras dengan tujuan nasional, maupun secara substantif melalui internalisasi nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia yang menjadi inti dari tujuan pendidikan nasional. Relevansi ini semakin diperkuat dalam kebijakan Kurikulum Merdeka melalui penguatan Profil Pelajar Pancasila yang secara eksplisit mengintegrasikan dimensi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia sebagai elemen utama. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah sintesis model relevansi kurikulum PAI dengan tujuan pendidikan nasional yang mengintegrasikan empat dimensi: filosofis-normatif, yuridis-formal, substantif-kurikuler, dan implementatif-praktis.
Tantangan dan Peluang Digitalisasi Pembelajaran PAI di Era Society 5.0 Sulastri
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 12 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i12.7220

Abstract

Era Society 5.0 yang ditandai oleh integrasi kecerdasan buatan, big data, dan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari membawa perubahan signifikan bagi dunia pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Namun, digitalisasi pembelajaran PAI masih menghadapi kesenjangan antara tuntutan teknologi dan esensi nilai-nilai keislaman, serta ketiadaan ruang temu yang ideal antara teknologi dan PAI. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif tantangan dan peluang digitalisasi pembelajaran PAI di era Society 5.0. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif analitis, melalui identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur dari berbagai sumber ilmiah periode 2015–2023. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi pembelajaran PAI di era Society 5.0 menghadirkan peluang besar berupa peningkatan aksesibilitas, personalisasi pembelajaran, interaktivitas, dan penguatan literasi keagamaan peserta didik. Namun demikian, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya kompetensi digital guru, risiko degradasi nilai spiritual, penyebaran konten digital menyimpang, serta ancaman radikalisme dan disinformasi. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah identifikasi dan sintesis model keseimbangan (equilibrium model) antara pemanfaatan teknologi dan penguatan nilai-nilai Islami sebagai kerangka konseptual digitalisasi PAI di era Society 5.0.

Filter by Year

2023 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2026 Vol. 5 No. 7 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2026 Vol. 5 No. 6 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2026 Vol. 5 No. 5 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2026 Vol. 5 No. 4 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, April 2026 Vol. 5 No. 3 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2026 Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026 Vol. 5 No. 1 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2026 Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025 Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025 Vol. 4 No. 10 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Oktober 2025 Vol. 4 No. 9 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, September 2025 Vol. 4 No. 8 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, January 2025 Vol. 3 No. 12 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, February 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2023 Vol. 2 No. 11 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2023 Vol. 2 No. 6 (2023): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2023 More Issue