cover
Contact Name
Suparna Wijaya
Contact Email
sprnwijaya@gmail.com
Phone
+6287780663168
Journal Mail Official
jurnalku.org@gmail.com
Editorial Address
Plaza Cordoba G/03, Serpong, Tangsel
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnalku
Published by PT WIM Solusi Prima
ISSN : -     EISSN : 28089030     DOI : https://doi.org/10.54957/jurnalku.v2i4.300
Core Subject : Economy,
Jurnalku merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di keuangan umum, termasuk, namun tidak terbatas pada topik ekonomi, bisnis, keuangan, manajemen, akuntansi, kebijakan publik, dan keuangan umum lainnya. Jurnalku terbit empat kali dalam setahun.
Articles 173 Documents
Dampak Penunjukan Pemungut Pajak Pertambahan Nilai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik Terhadap Kepatuhan Perpajakan Di Indonesia Hendo, Nadia Fransisca; Marfiana, Andri
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.898

Abstract

Penelitian ini menganalisis dampak penunjukan pemungut Pajak Pertambahan Nilai Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPN PMSE) terhadap kepatuhan perpajakan di Indonesia menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemungut PPN PMSE meningkat dari 51 pada tahun 2020 menjadi 163 pada tahun 2023, dengan penerimaan pajak meningkat dari Rp731,4 miliar menjadi Rp6.761,4 miliar pada periode yang sama. Tingkat kepatuhan pemungut juga meningkat, mencapai 92,64% pada tahun 2023. Pengawasan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui komunikasi intensif dan pemanfaatan data dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Bank Indonesia memastikan kepatuhan formal dan material pemungut PPN PMSE. Meskipun ada kendala dalam komunikasi dan pengukuran transaksi digital, mekanisme pengawasan DJP cukup efektif. Penelitian ini mengonfirmasi teori kepatuhan pajak dan menunjukkan bahwa kebijakan penunjukan pemungut PPN PMSE efektif dalam mengatur perpajakan di era digital. Saran yang diajukan meliputi peningkatan komunikasi dan sosialisasi oleh DJP, kerjasama dengan Kominfo dan Bank Indonesia, serta pengembangan kebijakan perpajakan yang lebih komprehensif untuk ekonomi digital. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan sukarela pemungut PPN PMSE dan dampak kebijakan perpajakan digital terhadap daya saing dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Penerapan Praktik Tax Avoidance Serta Penggunaan Kebijakan Transfer Pricing Dan Tax Treaty Di Indonesia Putri, Anastasia Adinda Permata; Sirait, Alpin Stephanus Hasiholan; Siregar, Khansa Zhafirah; Tannya, Devi; Widasari, Veronica Angela Citra; Najmina, Luthfiola Rachma; Wijaya, Suparna
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.995

Abstract

Studi ini menganalisis penerapan praktik penghindaran pajak melalui transfer pricing dan tax treaty dalam sistem perpajakan Indonesia dan dampaknya terhadap penerimaan pajak negara. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan studi literatur dari artikel-artikel yang diterbitkan dalam jurnal nasional dan internasional periode 2019-2024. Temuan menunjukkan bahwa tax avoidance melalui transfer pricing sering kali dilakukan dengan menetapkan harga transfer antar divisi perusahaan untuk memindahkan keuntungan ke negara dengan tarif pajak lebih rendah. Sementara itu, tax treaty sering dimanfaatkan melalui treaty shopping, di mana perusahaan mendirikan anak perusahaan di negara-negara dengan perjanjian pajak yang lebih menguntungkan. Kedua praktik ini berkontribusi terhadap pengurangan penerimaan pajak negara. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan penguatan kebijakan perpajakan, pengawasan yang ketat, dan penyesuaian tax treaty. Studi ini memberikan rekomendasi kebijakan dan wawasan bagi upaya peningkatan kepatuhan pajak di Indonesia.
Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Membayar Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kota Depok Adeline, Mycel; Mutoharoh, Laili; Gunadi, Nurindah Rizki Dian; Fitriani, Dalila Desi; Sya'diah, Halimatus; Wijaya, Suparna
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.999

Abstract

Kepatuhan wajib pajak dalam membayar pajak sangat penting dalam proses pemungutan pajak. Hal yang sama berlaku dalam penarikan PBB, di mana kepatuhan yang tinggi dari Wajib Pajak PBB sangat diharapkan. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan studi lapangan dan studi perpustakaan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Depok. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tingkat kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Depok adalah stabil, yaitu pada kisaran 54-55%. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan tersebut antara lain kesadaran dan pengetahuan wajib pajak, kemudahan dalam proses pembayaran, serta penegakan hukum. Penelitian ini menekankan pentingnya optimalisasi tata kelola pajak daerah dan strategi yang efektif oleh pemerintah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui peningkatan kepatuhan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Pemahaman Pemilik Usaha Terhadap Konsep Tax Planning, Pajak Penghasilan Dan Pajak Restoran Pada Rumah Makan ABC Amalia, Natasha; Putri, Clarissa Revalina; Addiena, Almeira Wafa; Hanifah, Arissa Aqillah; Patricia, Audrey; Wijaya, Suparna
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.1000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami konsep perencanaan pajak (tax planning) Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Restoran/Rumah Makan (PB1) pada Rumah Makan ABC. Meskipun pajak memiliki peran penting dalam pembiayaan pembangunan negara, tingkat kepatuhan pajak di Indonesia masih rendah, khususnya pada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Studi ini menyoroti rendahnya kesadaran dan pengetahuan perpajakan di kalangan pemilik UMKM serta perlunya sosialisasi pajak yang lebih efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup wawancara dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilik usaha cenderung memperoleh informasi pajak dari sumber informal seperti internet dan mengindikasikan bahwa peningkatan sosialisasi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat meningkatkan pemahaman dan kepatuhan pajak di sektor UMKM.
Tinjauan penerapan konsep pelabuhan berkelanjutan (ecoport/greenport) di Indonesia Hizkia, Andry; Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i4.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti pentingnya optimalisasi operasional pelabuhan dalam mencapai keberlanjutan yang holistik, meliputi dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Melalui metode scoping review, berbagai literatur terkait penerapan konsep pelabuhan berkelanjutan, khususnya Ecoport di Indonesia, dikumpulkan dan dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedoman teknis yang ada di Indonesia masih belum mencakup sepenuhnya prinsip-prinsip keberlanjutan yang diterapkan di negara-negara maju. Dari perspektif lingkungan, pengurangan penggunaan bahan bakar fosil dan pembatasan emisi dari peralatan bongkar muat berpotensi signifikan dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar pelabuhan. Dari sisi sosial, efisiensi tenaga kerja yang lebih baik dan sinkronisasi jam kerja memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan pekerja dan masyarakat sekitar. Secara ekonomi, peningkatan produktivitas serta pengurangan biaya terkait penumpukan barang terbukti meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan konsep Ecoport tidak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga mendorong efisiensi dalam aspek sosial dan ekonomi, yang secara keseluruhan mendukung terciptanya pelabuhan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di Indonesia. Optimalisasi operasional yang berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan pelabuhan modern yang mampu menghadapi tantangan lingkungan tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
Pengaruh Financial Pressure Dan Kebijakan Dividen Terhadap Perataan Laba Amelia, Amelia; Aprilia, Erika Astriani
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.1036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan bukti empiris mengenai pengaruh financial pressure dan kebijakan dividen terhadap perataan laba pada Perusahaan Sektor Consumer Non Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Periode penelitian ini adalah 2018-2022. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif asosiatif dengan menggunakan data sekunder berupa annual report dari Bursa Efek Indonesia. Variabel Financial Pressure yang diukur dengan dua proksi yaitu ROA dan Leverage (DER), Kebijakan Dividen diukur dengan DPR dan Perataan Laba diukur dengan indeks eckel dengan skala Dummy. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, diperoleh 23 perusahaan yang dijadikan sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi logistik dan data diolah menggunakan aplikasi Eviews versi 12. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Financial Pressure dengan proksi ROA berpengaruh terhadap Perataan Laba, (2) Financial Pressure dengan proksi Leverage tidak berpengaruh terhadap Perataan Laba, (3) Kebijakan Dividen tidak berpengaruh terhadap perataan laba, (4) Financial Pressure dan Kebijakan Dividen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Perataan laba.
Investasi Hijau yang Menjembatani Dunia: Sukuk Hijau Diaspora Rachmadhika, Hendra Arie
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.1058

Abstract

Perubahan iklim menjadi isu global mendesak dengan dampak yang signifikan seperti kenaikan permukaan laut dan cuaca ekstrem, mempengaruhi negara-negara termasuk Indonesia. Perubahan ini terutama disebabkan oleh aktivitas manusia yang meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer. Perlu dana yang tidak sedikit dalam mengatasi perubahan iklim ini dan membutuhkan sumber pembiayaan kreatif selain dari APBN. Penelitian ini bertujuan me-review salah satu potensi sumber pembiayaan infrastruktur hijau yaitu Green Sukuk untuk diaspora. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif scooping review dalam mencari pelluang dan tantangan dalam pembuatan instrumen tersebut. Makalah ini menyajikan bahwa diaspora Green Sukuk ini memiliki potensi untuk menambah pembiayaan dikarenakan kekuatannya untuk menarik dana lewat diaspora berdasarkan peningkatan minat terhadap investasi berkelanjutan dan patriotisme dari diaspora menjadi faktor pendorong utama. Namun, penerbitan sukuk menghadapi tantangan seperti regulasi yang tidak konsisten, keterbatasan infrastruktur pasar, dan kurangnya pemahaman masyarakat. Edukasi dan sosialisasi mengenai sukuk perlu ditingkatkan untuk menarik lebih banyak investor. Upaya global dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengatasi hambatan ini dan memaksimalkan potensi sukuk dalam mendanai proyek-proyek berkelanjutan.
Meningkatkan akuntabilitas dan pengendalian: Kunci menuju opini wajar tanpa pengecualian-Studi kasus pada pemerintah daerah Winarto, Tjahjo
Jurnalku Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v4i3.1101

Abstract

Pemeriksaan keuangan oleh BPK tahun 2018 sampai tahun 2022 menunjukan trend perbaikan opini. Akan tetapi masih terdapat 46 pemda di tahun 2022 yang belum mendapat opini wajar tanpa pengecualian. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mencari sebab utama mengapa 46 pemda tersebut masih belum berhasil mendapat opini dan mencari perbaikan yang harus dilakukan untuk mendapat opini wajar tanpa pengecualian. Ditemukan bahwa isu-isu utama terdapat pada pengelolaan aset lancar, aset tetap, belanja operasi, dan belanja modal. Ketekoran kas di Bendahara Pengeluaran dan persediaan yang tidak didukung data rinci atau hasil stock opname mengindikasikan lemahnya pengendalian kas dan persediaan. Pada aset tetap, masalah muncul dalam pencatatan tanah, jalan, dan akumulasi penyusutan yang tidak akurat. Belanja barang dan jasa sering tidak sesuai dengan ketentuan, serta bukti pertanggungjawaban kurang memadai. Dalam belanja modal, kekurangan volume pekerjaan dan ketidakcocokan spesifikasi menyebabkan kelebihan pembayaran yang belum dipulihkan. Untuk memperbaiki pengelolaan keuangan daerah, direkomendasikan peningkatan pengendalian kas, persediaan, barang milik daerah, belanja barang dan jasa, serta belanja modal. Langkah-langkah ini mencakup pemanfaatan teknologi informasi, verifikasi pengeluaran yang ketat, peningkatan kapasitas SDM, dan pemantauan pengendalian yang berkelanjutan.
Pengaruh ESG score terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi Nugraha, Prima Ageng; Ilyas, Guntoro
Jurnalku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v5i1.1309

Abstract

Perkembangan zaman semakin meningkatkan kepedulian manusia akan pentingnya aspek keberlanjutan. Salah satu bukti kepedulian tersebut adalah respons stakeholder terhadap keseriusan perusahaan dalam pengelolaan aspek keberlanjutannya. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan saat ini berusaha memberikan informasi non-keuangan dengan pengungkapan aspek keberlanjutan melalui laporan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti seberapa besar pengaruh nilai laporan berkelanjutan tersebut terhadap nilai perusahaan. Metodologi penelitian yang digunakan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini juga menggunakan profitabilitas sebagai variabel moderasi dan ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Nilai perusahaan, profitabilitas, dan ukuran perusahaan diperoleh dengan mengolah data keuangan perusahaan tahun 2022 yang didapatkan dari www.stockbit.com dan www.finance.yahoo.com, sedangkan skor Environmental, Social, and Governance (ESG) diperoleh dari www.idx.co.id. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk ke dalam LQ45 dan terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022 sebanyak 38 perusahaan dengan metode prupose-sampling. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa nilai laporan berkelanjutan tidak memberikan pengaruh kepada nilai perusahaan. Namun, dengan dibantu profitabilitas perusahaan sebagai variabel moderasi, terdapat pengaruh yang tidak signifikan antara nilai laporan berkelanjutan dengan nilai perusahaan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan insight bagi perusahaan dalam melakukan pengungkapan aspek keberlanjutannya, bagi stakeholder dalam pengambilan keputusan, dan juga bagi lembaga yang memiliki kewenangan seputar penyusunan standar laporan berkelanjutan.
Tren kepatuhan wajib pajak dengan adanya penurunan tarif pajak penghasilan wajib pajak badan di KPP Pratama Palembang Ilir Timur Marfiana, Andri; Andani, Evi
Jurnalku Vol 5 No 1 (2025)
Publisher : PT Wim Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jurnalku.v5i1.1336

Abstract

This study investigates the trends in corporate taxpayer compliance following the reduction in Corporate Income Tax rates at the Palembang Ilir Timur Tax Office. A mixed-method approach was adopted, utilizing primary data collected through interviews and questionnaires from 30 respondents, alongside secondary data spanning 2018 to 2022. The analysis, employing descriptive statistics and simple linear regression, reveals a significant yet multifaceted impact of tax rate reductions on compliance levels. Material compliance, reflected in timely tax payments, demonstrated improvement, whereas formal compliance, pertaining to the submission of annual tax returns, showed a decline, especially during the COVID-19 pandemic. Key factors influencing compliance include economic conditions, taxpayer perceptions of fairness, and the efficiency of tax administration and outreach initiatives. These findings underline the critical need for integrated strategies, such as enhanced taxpayer engagement and streamlined administrative processes, to sustain and improve compliance levels. This research contributes valuable insights for policymakers aiming to refine tax regulations and foster a more effective tax system. Penelitian ini mengkaji tren kepatuhan wajib pajak badan setelah penurunan tarif Pajak Penghasilan Badan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Ilir Timur. Pendekatan metode campuran digunakan dengan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner dari 30 responden, serta data sekunder yang mencakup periode 2018 hingga 2022. Analisis yang menggunakan statistik deskriptif dan regresi linier sederhana menunjukkan dampak yang signifikan namun kompleks dari penurunan tarif pajak terhadap tingkat kepatuhan. Kepatuhan material yang tercermin dalam pembayaran pajak tepat waktu mengalami peningkatan, sedangkan kepatuhan formal yang terkait dengan pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan menunjukkan penurunan, terutama selama pandemi COVID-19. Faktor utama yang memengaruhi kepatuhan meliputi kondisi ekonomi, persepsi wajib pajak terhadap keadilan tarif, dan efektivitas administrasi pajak serta kegiatan sosialisasi. Temuan ini menyoroti pentingnya strategi terpadu, seperti peningkatan keterlibatan wajib pajak dan penyederhanaan proses administrasi untuk mempertahankan dan meningkatkan tingkat kepatuhan. Penelitian ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dalam menyempurnakan regulasi perpajakan dan menciptakan sistem perpajakan yang lebih efektif.