cover
Contact Name
Irna Hendriyani
Contact Email
irna.hendriyani@uniba-bpn.ac.id
Phone
+6285845000856
Journal Mail Official
transukma.uniba@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Universitas Balikpapan Jl. Pupuk Raya Kel. Damai Bahagia Balikpapan Kalimantan Timur
Location
Kota balikpapan,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Transukma
Published by Universitas Balikpapan
ISSN : -     EISSN : 27973557     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Transukma merupakan jurnal ilmiah teknik sipil sebagai media publikasi ilmiah untuk hasil-hasil inovasi terkini dalam bidang teknik sipil. Media publikasi ini sebagai wadah untuk menuangkan gagasan dan ide dalam pengembangan keilmuan ataupun permasalahan yang ada di dalam masyarakat untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan keadaan. Sejak tahun 2015, Prodi Teknik Sipil Universitas Balikpapan menerbitkan sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu edisi Juni dan edisi Desember.
Articles 88 Documents
TINJAUAN KESEIMBANGAN NERACA AIR (WATER BALANCE) DI KOLAM RANTAU BARU KABUPATEN TAPIN Akhmad Gazali
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.345 KB)

Abstract

Kolam Rantau Baru merupakan waduk berukuran mikro dibangun untuk menampung kelebihan air hujan dan aliran permukaan di musim hujan. Air yang ditampung tersebut selanjutnya digunakan sebagai sumber irigasi suplementer untuk budidaya komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi di musim kemarau atau di saat curah hujan tidak memenuhi kebutuhan irigasi dengan syarat selalu menjaga ketersediaan air di kolam sepanjang tahun khususnya pada musim kemarau. Studi ini bertujuan untuk mengetahui keseimbangan neraca air di Kolam Rantau Baru berdasarkan nilai perbandingan antara ketersediaan air dan kebutuhan air. Dalam penulisan ini dilakukan analisis hidrologi yang terdiri dari analisis evapotranspirasi, analisis ketersediaan air, analisis debit andalan, analisis kebutuhan air irigasi di hilir Kolam Rantau Baru dan analisis neraca air di Kolam Rantau Baru. Metode yang dipakai untuk menganalisis ketersediaan air adalah dengan metode NRECA, dimana metode ini mensimulasikan keseimbangan air bulanan pada suatu daerah pengaliran sungai tertentu yang ditunjukkan untuk menghitung total limpasan dengan menggunakan hujan bulanan, evapotranspirasi dan kelembaban tanah. Disimpulkan bahwa ketersediaan air Sungai Salak pada kondisi debit andalan (Q80%), debit paling rendah pada bulan Mei, Juni, Juli, Agustus dan September sebesar 0,000 m3/detik (volume air 0,000 m3) dan paling tinggi 0,287 m3/detik (volume air 0,767 juta m3) pada bulan Januari. Ketersediaan air di Kolam Rantau Baru totalnya sebesar 2,712 juta m3/tahun. Adapun kebutuhan air irigasi di hilir Kolam Rantau Baru totalnya sebesar 0,689 juta m3/tahun. Dari hasil studi ini, secara umum kondisi keseimbangan neraca air di Kolam Rantau Baru dalam kondisi terpenuhi, kecuali pada bulan Mei dan Juni mengalami kegagalan. Pilihan yang bisa dipertimbangkan untuk menanggulangi masalah ini, yaitu melakukan modifikasi dalam pola tanam.
ANALIS KEKUATAN KAWAT LISTRIK DITINJAU DARI SIFAT-SIFAT MEKANIK Charles Pangaribuan
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.541 KB)

Abstract

Kawat listrik diproduksi oleh berbagai-bagai perusahaan manufaktur sehingga berbagai-bagai kawat listrik untuk ukuran yang sama banyak terdapat dipasar. Untuk setiap jenis produk kawat listrik dengan ukuran yang sama terdapat harga yang bervariasi dari harga yang murah hingga ke harga yang lebih mahal. Dengan banyaknya kawat listrik yang terdapat dipasar peneliti ingin mengetahui dimana perbedaan dari masing-masing kawat tersebut. Perbedaan yang perlu diamati yaitu sifat-sifat bahan kawat listrik karena kawat listrik ini dipergunakan sebagai penghantar listrik dan juga dipergunakan untuk berbagai macam keperluan dalam berbagai keadaan untuk instalasi listrik. Sifat-sifat bahan yang perlu diketahui pada kawat listrik sangat banyak, tetapi penulis akan meneliti sifat-sifat bahan kawat listrik yang didasarkan pada sifat-sifat mekanik yaitu mengenai kekuatan kawat listrik yang meliputi : Kekuatan Tarik dan Kekuatan Torsi atau Putaran, untuk itu perlu melakukan pengujian tarik dan pengujian torsi atau putaran pada kawat listrik. Dari hasil pengujian tarik dan pengujian torsi atau putaran yang diperoleh dan analisis yang dilakukan dari hasil pengukuran maka didapat bahwa jenis kawat listrik Supreme memiliki nilai kekuatan tarik yang lebih besar serta jumlah putaran hingga kawat putus yang terbanyak dibandingkan dengan kawat listrik Eterna dan kawat listrik Extrana, artinya sifat mekanik kawat listrik merek Supreme adalah yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kekuatan mekanik kawat listrik, sehingga dapat diketahui kualitas dari kawat listrik yang terdapat dipasar. Dengan mengetahui sifat mekanik dari berbagai-bagai kawat yang ada maka akan berguna bagi konsumen untuk memilih kawat listrik merek yang mana yang lebih baik kualitasnya serta bagi produsen menjadi kriteria dalam menentukan harga jual kawat listrik.
ANALISIS TARIF BUS TRANS BALIKPAPAN TRAYEK TERMINAL BATU AMPAR-PELABUHAN FERI KARIANGAU Rahmat; Rama Risandi
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.641 KB)

Abstract

Penentuan besaran tarif angkutan membutuhkan penanganan dan kebijakan yang arif. Karena harus dapat menjembatani kepentingan penumpang selaku konsumen dan pengelola angkutan umum. Bus Trans Balikpapan merupakan salah satu angkutan umum bus kota yang melayani daerah strategis, diharapkan dapat mewakili penumpang angkutan umum khususnya bus kota yang ada di Balikpapan. Data di dapat dengan penyebaran kuisioner kepada pengguna angkutan bus Trans Balikpapan dan juga wawancara dengan pengelola bus Trans Balikpapan kemudian data di analisis, hasil analisis data untuk mengetahui besarnya Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang dikeluarkan oleh operator Bus Trans Balikpapan dan kemampuan (Willingness) untuk membayar tarif bus kota. Hasil analisis data menunjukkan tarif berdasarkan BOK Rp.9.546,01. Berdasarkan Willingness To Pay (WTP) pada hari kerja (weekday) sebesar Rp.3.716,58 untuk kategori umum dan Rp.2.638,88 untuk kategori pelajar, pada hari libur (weekend) sebesar Rp.3.835,44 untuk kategori umum dan Rp.2.975 umtuk kategori pelajar. Pemerintah perlu memberikan subsidi untuk penumpang agar mampu membayar sesuai kemampuannya dan mengeluarkan kebijakan agar load factor angkutan umum meningkat sehingga operator angkutan meningkatkan kenyamanan angkutannya yang dapat mempengaruhi kemauan membayar penumpang.
KINERJA CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL SOTEK PENAJAM PASER UTARA Anang Yahya; Irna Hendriyani; Hasanuddin Damanik
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.116 KB)

Abstract

Aspal beton sebagai bahan untuk konstruksi jalan sudah lama dikenal dan digunakan secara luas dalam pembuatan jalan. Laston dikenal sebagai lapisan aus dengan nama AC-WC (Asphalt Concrete -Wearing Course), diameter butir maksimal 19,0 mm, bertekstur halus. Proses produksi semen relatif mahal, sehingga perlu adanya alternatif yaitu Abu Batu Sotek. Hasil penelitian laboratorium mengenai penggunaan abu batu sotek. Sebagai bahan pengisi (filler) Laston AC-WC (Gradasi Halus) mendapatkan hasil pengujian, kadar aspal optimum diperoleh 6,6 %. Menghasilkan desain campuran laston AC-WC gradasi halus dengan penggunaan filler abu batu sotek dapat mempengaruhi nilai karakteristik marshall didapat hasil pengujian dengan spesifikasi menunjukan meningkatnya stabilitas 1059kg > 800 kg, flow 3,15 mm > 3,0 mm, VIM dengan 2 x 75 penumbukan hasil pengujian 2% ≤ 4% ≤ 5%, ,rongga terisi aspal (VFB) hasil pengujian 82% > 65%, dan rongga diantara agregat (VMA) hasil pengujian 20,7% > 15% dan nilai VIM pada kepadatan mutlak 2 x 400 penumbukan adalah 2,2% ≥ 2%, dan stabilitas naik 2532,8 kg > 800kg. Hasil ini memenuhi persyaratan yang diisyaratkan sehingga dapat dijadikan acuan dalam pembuatan job mix formula sebagai pelaksanaan/aplikasi dilapangan.
PENGARUH JENIS AIR PADA PERAWATAN BETON TERHADAP KUAT TEKAN BETON Irna Hendriyani; Reno Pratiwi; Yepi Aprilianus
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.658 KB)

Abstract

Perawatan beton merupakan suatu proses untuk menjaga tingkat kelembaban untuk mencegah hidrasi yang berlebihan serta menjaga agar hidrasi terjadi secara berkelanjutan. Perawatan beton yang baik umumnya menggunakan air bersih tetapi proses ini akan mendapat kendala manakala lokasi pembuatan beton di daerah pantai yang sulit terjangkau air bersih, yang akhirnya dalam proses perawatan beton di daerah pantai, proses perendaman dengan air laut dan air tergenang disekitaran lokasi pun sering digunakan sehingga akan mempengaruhi kekuatan beton. Penelitian ini menggunakan air tawar, air laut dan air tergenang pada perawatan beton untuk masa perawatan 7, 14 dan 28 hari. Dari hasil pengujian kuat tekan beton pada umur 7, 14 dan 28 hari kuat tekan beton yang terendam dengan air tawar pada umur 7 hari menghasilkan kuat tekan yang lebih tinggi dari pada beton yang terendam di air laut dan air tergenang, sedangkan untuk beton umur 7 hari yang terendam di air tergenang menghasilkan kuat tekan rata-rata yang rendah daripada kuat tekan beton yang dihasilkan beton yang terendam di air tawar dan air laut. Pada beton umur 14 hari dan 28 hari yang terendam di air tawar, air laut dan air tergenang menunjukkan semakin tinggi mutu beton maka perbedaan kuat tekan antara beton yang mengalami perawatan dengan air tawar semakin kecil dengan beton yang terendam di air laut dan air tergenang. Artinya pengaruh perawatan beton terhadap nilai kuat tekan adalah semakin baik perawatan beton maka nilai kuat tekan semakin tinggi dan sebaiknya jika perawatan beton tersebut kurang, maka nilai kuat tekan yang dihasilkan akan berkurang.
EVALUASI RIGID PAVEMENT APRON BANDARA KALIMARAU BERAU DENGAN METODE FEDERAL AVIATION ADMINISTRATION Rahmat; Mustakim; Risfadiah
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.309 KB)

Abstract

Perkerasan pada apron Bandara Kalimarau Berau sebelumnya menggunakan perkerasan lentur (flexible pavement). Mengingat fungsi apron sebagai tempat parkir pesawat dan sebagai tempat pengisian bahan bakar pesawat maka dibutuhkan peningkatan perkuatan struktur apron terhadap beban dan muatan pesawat yang lebih besar serta aman terhadap pengaruh panas blast jet dan limpahan minyak sehingga dilakukanlah rekonstruksi struktur perkerasan apron Bandara Kalimarau Berau menjadi perkerasan kaku (rigid pavement). Penulis merencanakan tebal perkerasan kaku (Rigid Pavement) pada apron Bandara Kalimarau menggunakan metode FAA (Federal Aviation Administration) tanpa tulangan dengan umur rencana 5 dan 10 tahun. Berdasarkan hasil perhitungan desain tebal struktur perkerasan kaku pada apron Bandara Kalimarau Berau menggunakan metode Federal Aviation Administration (FAA) yang dilakukan oleh penulis maka didapat data tebal perkerasan kaku (rigid pavement) dengan umur rencana 10 tahun sebesar 15 inci (38,10 cm) dan dengan umur rencana 5 tahun adalah sebesar 15 inci (38,10 cm). Tebal perkerasan yang sama pada umur rencana 5 tahun dan 10 tahun terjadi karena jumlah Annual Departure Equivalent pada umur 5 tahun dan 10 tahun pada pesawat rencana Airbus A300 masing-masing berjumlah lebih kecil dari 1200 (jumlah minimal annual departure pada kurva perencanaan tebal perkerasan untuk dual wheel gear). Sehingga apabila dimasukkan nilai flexural strength, nilai k dan nilai MTOW pada kurva perencanaan tebal perkerasan untuk 5 tahun dan 10 tahun akan menghasilkan tebal perkerasan yang sama yaitu 15 inci (38,10 cm).
ANALISIS KINERJA BULLDOZER KOMATSU TYPE D85E-SS: STUDI KASUS PEKERJAAN PEMATANGAN LAHAN GELANGGANG OLAH RAGA RENANG KOTA BALIKPAPAN Hamriani Ryka; Suheriah Mulia Devi; Adi Surya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.443 KB)

Abstract

Perkembangan Kota Balikpapan yang sangat cepat menuntut kesediaan prasarana kota yang semakin kompleks antara lain pembangunan gelanggang olah raga renang Kota Balikpapan dilokasi yang baru dan berada didaerah perbukitan dan ditumbuhi semak belukar, sehingga perlu dilakukan pekerjaan pematangan lahan. Pekerjaan pematangan lahan ini menggunakan Bulldozer Komatsu type D85E-SS, pekerjaan perhitungan volume pekerjaan tanah menggunakan metode ruas, pada lokasi Cross Section 11 sampai Cross Section 23, kemudian menghitung produktivitas dari bulldozer yang digunakan, dan menghitung waktu atau durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan area lokasi penelitian. Berdasarkan metode ruas volume pekerjaan tanah potongan ialah198399,754 M³ (tanah asli) atau 247999,692 M³ (tanah lepas) dan pekerjaan tanah timbunan volume yang didapat adalah 153388,910 M3 (tanah lepas) atau 191736,138 M3 (tanah padat), Sedangkan selisih tanah potongan dan timbunan adalah 56263,555 M³. Untuk nilai produksi Bulldozer dengan type Komatsu D85E-SS adalah 311,54 M3/jam, dan durasi atau lama waktu yang diperlukan Bulldozer untuk menyelesaikan pekerjaan pematangan lahan pada Tugas Akhir ini adalah 225 hari. Dari hasil analisis dan perhitungan, kemampuan atau kinerja Bulldozer Komatsutype D85E-SS dengan nilai produktivitas 2180,746 M3/harinya dapat menyelesaikan pekerjaan pematangan lahan pada Tugas Akhir ini dengan volume pekerjaan tanah potongan 247999,692 M3 adalah 113 hari. Dan tanah timbunan sebesar 191736,138 M³ dapat diselesaikan dengan waktu 87 hari. Sedangkan selisih tanah potongan dan timbunan sebesar 56263,555 M³ dapat diselesaikan dengan waktu 25 hari. Jadi total pekerjaan pematangan lahan adalah 225 hari
ANALISIS REKAYASA NILAI PADA DESAIN RUMAH TIPE 133: STUDI KASUS PERUMAHAN GRAND CITY BALIKPAPAN Martheana Kencanawati; Rendy Agus Rulianto; Anang Yahya
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 1 No. 02 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.581 KB)

Abstract

Rekayasa nilai adalah suatu cara pendekatan yang kreatif dan terencana dengan tujuan untuk mengidentifikasi dan mengefisienkan biaya-biaya yang tidak perlu. Metode yang digunakan terdiri dari 4 tahap rencana kerja rekayasa nilai, yaitu tahap informasi, tahap kreatif, tahap analisa dan tahap rekomendasi. Ada tiga item pekerjaan yang memiliki biaya tidak diperlukan paling besar yaitu pekerjaan struktur, pekerjaan atap, dan pekerjaan dinding. Untuk pekerjaan struktur diperoleh penghematan LCC sebesar Rp.47.939.750 atau 38%. Untuk pekerjaan atap diperoleh penghematan LCC sebesar Rp.12.384.968 atau 26%. Untuk pekerjaan dinding diperoleh penghematan LCC sebesar Rp.6.123.654 atau 14%.
ANALISIS SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH BERDASARKAN PARAMETER DEBIT DAN TEKANAN AIR: STUDI KASUS PERUMAHAN NUSANTARA LESTARI KM. 8 BALIKPAPAN Martheana Kencanawati; Mustakim; M. Ramdhan
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.959 KB)

Abstract

Sistem distribusi air bersih umumnya merupakan suatu jaringan pemipaan yang tersusun atas sistem pipa, pompa, reservoir dan perlengkapan lainnya. Dengan sistem pengolahan dan sistem jaringan perpipaan yang ada, PDAM diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang ada di Perumahan Nusantara Lestari KM 8. Tujuan penelitian ini adalah diharapkan bisa memberikan kontribusi mengenai analisa jaringan air bersih untuk suatu zona tertentu. Penentuan analisa yang tepat diharapkan masyarakat dapat terlayani dengan baik dalam kebutuhan air bersih untuk tahapan pengembangan di Perumhan Nusantara Lestari KM.8, melakukan simulasi jaringan pipa distribusi air bersih di Perumahan Nusantara Lestari KM.8 dengan menggunakan software EPANET 2.0, dan membandingkan hasil simulasi jaringan pipa distribusi air bersih dengan menggunakan software EPANET 2.0 dengan hasil perencanaan sistem jaringan pipa distribusi kondisi eksisting saat ini. Dari hasil perhitungan diperoleh kebutuhan rata-rata harian sebesar 2,69 L/detik sudah cukup memadai dengan produksi air IPA Batu Ampar yang memproduksi air 40 L/detik. Berdasarkan hasil simulasi diperoleh nilai tekanan untuk jam puncak pemakaian air yaitu pada pukul 08.00 WITA, dan pressure tertinggi 47,90m sedangkan pressure terendah yaitu -25.88m.
WAKTU KONSOLIDASI DAN PENURUNAN PADA BENDUNGAN LAWE-LAWE PENAJAM PASER UTARA Rahmat; Hadi Suwanto
Jurnal Ilmiah Teknik Sipil TRANSUKMA Vol. 2 No. 1 (2016): Jurnal Penelitian TRANSUKMA
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.67 KB)

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk akan diikuti dengan bertambahnya jumlah pemakaian air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sehingga dibangunlah suatu fasilitas yakni Bendungan Lawe-Lawe untuk mencukupi kebutuhan akan air bersih. Fasilitas ini berada di Kelurahan Lawe-Lawe Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan fasilitas ini berada di atas tanah yang lunak. Sehingga dapat menimbulkan masalah karena sifat tanah yang lunak cenderung memiliki potensi penurunan konsolidasi yang besar dan waktu yang lama. Agar fasilitas yang dibangun tersebut tidak mengalami kerusakan, maka diperlukan metode perbaikan tanah terutama untuk mempercepat penurunan yang terjadi. Kombinasi antara sistem preloading dengan pre-fabricated vertikal drains (PVD) merupakan salah satu metode mempercepat proses konsolidasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui besar penurunan akibat beban preloading dan waktu yang dibutuhkan untuk proses konsolidasi dengan menggunakan sistem preloading dan menggunakan sistem preloading kombinasi PVD. Daerah yang ditinjau dilakukan pada titik BH-4 dan titik BH-3. PVD dipasang dengan pola segitiga dengan jarak 1 m dan kedalaman 10 m. Pada titik BH-4, konsolidasi yang terjadi sebesar 0,209 m dengan lama waktu penurunan 7,89 tahun menjadi 54 hari. sedangkan pada titik BH-3, konsolidasi yang terjadi sebesar 0,649 m dengan lama waktu penurunan 64,13 tahun menjadi 79 hari. Hasil penelitian pada tanah lunak dengan menggunakan sistem preloading kombinasi PVD terbukti mampu mempercepat waktu konsolidasi.