cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2: Juni (2023)" : 20 Documents clear
Kompetensi Kepribadian Pengawas dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam Presfektif Hadis Mita Fitria; Edi Safri; Rehani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang peran kompetensi kepribadian pengawas dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam, dengan fokus pada analisis hadis. Metode tematik digunakan dalam pengumpulan dan analisis hadis-hadis yang relevan dengan objek penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan yang sesuai antara persoalan yang diteliti dan konteks hadis yang terkumpul. Melalui metode tematik, peneliti mencari penyesuaian antara objek penelitian yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian pengawas dalam pendidikan agama Islam dengan hadis-hadis yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi kepribadian pengawas memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. Hadis-hadis yang terkumpul menegaskan pentingnya pengawas memiliki sikap, kepemimpinan, integritas, dedikasi, dan keteladanan yang baik. Melalui kompetensi kepribadian ini, pengawas mampu memberikan pengaruh positif kepada guru-guru dan siswa-siswa dalam konteks pendidikan agama Islam. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran kompetensi kepribadian pengawas dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. Metode tematik yang digunakan dalam pengumpulan dan analisis hadis memberikan kerangka kerja yang tepat untuk menggali pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara kompetensi kepribadian pengawas dan konteks pendidikan agama Islam.
Engaging Classrooms: Authentic, Inclusive Engagement Sasmin; Ode Yahyu Herliany Yusuf
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran otentik merupakan pendekatan instruksional yang memungkinkan peserta didik untuk mengeksplorasi, mendiskusikan, dan membangun konsep dan hubungan yang bermakna dalam konteks yang melibatkan masalah dunia nyata dan proyek yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Metode penelitian menggunakan studi literature dalam mendeskripsikan fenomena yang ada. Hal ini tidak terlepas dari kelas yang bersifat inklusi, dimana semua siswa merasa didukung secara intelektual dan akademis, serta memperluas rasa memiliki di kelas terlepas dari identitas, preferensi belajar, atau Pendidikan tanpa memandang perbedaan antar sesama peserta didik. Desain ruang kelas otentik memikirkan segala kebutuhan peserta didik, oleh karnanya perlu mempertimbangkan tujuan pembelajaran, keberhasilan pembelajar rasa memiliki untuk belajar, kecepatan fleksibel, mempertimbangkan suara peserta didik, memberikan pilihan peserta didik, peserta didik berfungsi sebagai sumber belajar, ruang untuk belajar fleksibilitas, fokus komitmen, kolaborasi, didukung teknologi, didukung teknologi, menumbuhkan kemandirian belajar. Dan untuk kelas inklusif, peran besar guru menjadi unsur utama. Dimana pada proses belajar mengajar, guru meminta umpan balik, menangani momen kelas yang menantang secara langsung, sampaikan tingkat kepercayaan yang sama pada kemampuan semua siswa, membangun hubungan pendidik dan peserta didik, membangun hubungan sesama peserta didik, hindari membuat asumsi tentang kemampuan peserta didik berdasarkan stereotip.
Identifikasi Problem Fisik Motorik pada Anak-Anak PAUD di Kota Baubau Sasmin; Ode Yahyu Herliany Yusuf
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa usia dini anak mengalami masa keemasan (the golden years) yang merupakan masa dimana anak mulai peka/sensitif untuk menerima berbagai rangsangan. Masa peka pada masing-masing anak berbeda, seiring dengan laju pertumbuhan dan perkembangan anak secara individual.Masa peka adalah masa terjadinya kematangan fungsi fisik dan psikis yang siap merespon stimulasi yang diberikan oleh lingkungan.Masa ini juga merupakan masa peletak dasar untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, bahasa, sosio emosional, agama dan moral. Perkembangan fisik atau jasmani anak sangat berbeda satu sama lain, sekalipun anak-anak tersebut usianya relatif sama, bahkan dalam kondisi ekonomi yang relatif sama pula. Sedangkan pertumbuhan anak-anak berbeda ras juga menunjukkan perbedaan yang menyolok. Hal ini antara lain disebabkan perbedaan gizi, lingkungan, perlakuan orang tua terhadap anak, kebiasaan hidup dan lainnya. Anak usia dini menurut Sistem Pendidikan Nasional Pasal 1 ayat 14 adalahanak yang berada pada usia lahir hingga usia enam tahun. Pada masa anak usiadini mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehinggamembutuhkan stimulasi yang sesuai dengan kebutuhan anak. Stimulasi tersebutsalah satunya dapat diperoleh dari pendidikan anak usia dini. Pendidikan anakusia dini merupakan upaya pembinaan melalui pemberian rangsangan pendidikanuntuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anakmemiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
Meningkatkan Kemampuan Berhitung melalui Kegiatan Bermain Memancing Ikan pada Anak Kelompok B di TK Nurul Ilmi Kecamatan Poasia Kota Kendari Ica
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa usia dini merupakan periode keemasan (golden age) dimana pada saat ini otak anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. seluruh aspek dibandingkan usia sesudahnya. Hal itu termasuk pula pekembangan anak dalam kemampuan berhitung. Bermain memancing ikan dapat memacu anak dalam berhitung, mengoptimalkan perkembangan anak disesuaikan dengan usianya dan tingkat perkembangannya, menghibur dirinya dan memperolah perasaan senang, melatih sikap emosional anak dengan baik, dapat membangkitkan minat anak dalam belajar, dapat memberikan manfaat bagi perkembangan menjadi kreatif dan mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apakah melalui kegiatan Bermain memancing ikan dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak pada kelompok B TK Nurul Ilmi. Metode yamg dilakukan adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi serta refleksi. Dalam penelitian ini dapat dilihat terdapat perkembangan setiap siklusnya Oleh karena itu, kegiatan meningkatkan kemampuan berhitung melalui kegiatan bermain memancing ikan dalam meningkatkan kemampuan belajar anak kelompok B di TK Nurul Ilmi Kecamatan Poasia kota kendari perlu ditetapkan dan ditingkatkan.
Kedudukan Guru dalam Perspektif Islam Listiana Ayu Indarwati; Maya Syahrani Adisti Bana; Anggie Perwitasari; Maulana Shidqi Aghnia; Difa'ul Husna
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang tenaga pendidik memiliki peran kontribusi yang sangat besar terhadap kesuksesan dunia pendidikan, terutama pada kegiatan belajar mengajar. Peran tenaga pendidik juga sangat berpengaruh dalam mendorong perkembangan pribadi siswa-siswi. Didalam pandangan pendidikan islam dijelaskan bahwa guru adalah sosok yang pantas menjadi panutan dengan menginternalisasikan ilmunya dalam menjalankan kewajibannya dengan baik dan benar. Guru adalah sosok yang pantas dipuji, dan diikuti, serta memiliki pribadi yang punya rasa tanggung jawab dan bijaksana. Para Peserta didik adalah pribadi yang sedang berproses, masih membutuhkan pengetahuan, ilmu, bimbingan dan juga arahan. Oleh sebab itu penting adanya membahas dan meneliti lebih lanjut guna mendalami dan memberikan wawasan serta ilmu mengenai kedudukan dan peranan guru dan peserta didik khususnya dalam pandangan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan yang mencakup uraian sistematis tentang kajian literatur serta hasil peneltian sebelumnya para peneliti yang mempunyai kesesuian antara hasil penelitian dari para peneliti terhadap masalah yang akan diteliti.
Pengaruh Strategi Coping terhadap Kebahagiaan pada Remaja dari Keluarga yang Bercerai Rawinda Virya; Eva Meizara Puspita Dewi; Dian Novita Siswanti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perceraian orang tua merupakan salah satu sumber masalah bagi remaja dalam mendapatkan kebahagiaan, masalah yang di alami seperti narkoba, seks bebas dan gangguan perilaku. Strategi coping dibutuhkan untuk mengelola pola pikir perilaku negatif menjadi perilaku positif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh strategi coping terhadap kebahagiaan pada remaja dari keluarga yang bercerai. Responden dalam penelitian ini adalah remaja berusia 17-21 tahun dan berdomisili di Kota Makassar sebanyak 367 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dan analisis data penelitian menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai signifikansi p=0,000. Nilai signifikansi p di bawah 0,05 (p<0,05), artinya strategi coping mempunyai pengaruh terhadap kebahagiaan. Hasil analisis menunjukkan nilai R Square sebesar 0,056 yang menunjukkan bahwa besarnya pengaruh strategi coping terhadap kebahagiaan sebesar 5,6%. Implikasi penelitian ini untuk meningkatkan perilaku atau pikiran positif demi mencapai kesuksesan dalam setiap proses kehidupan remaja.
Pengaruh Health Locus of Control terhadap Perilaku Makan pada Remaja Putri di Kota Makassar Putri Suci Ramadani; Rohmah Rifani; Faradillah Firdaus
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa telah berkembang perilaku makan yang kurang sehat sehingga menyebabkan gangguan makan seperti obesitas hingga kematian di kalangan remaja putri. Penelitian mengenai ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh health locus of control terhadap perilaku makan pada remaja putri. Responden dalam penelitian ini adalah remaja putri berusia 15-18 tahun yang berasal dari 4 sekolah SMK dan SMAN di Kota Makassar sebanyak 350 orang. Hasil analisis data berdasarkan regresi linear berganda menunjukan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling dengan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh health locus of control terhadap perilaku makan (r=0,319) r²0,525 p-value 0,000(p<0,05) dengan kontribusi health locus of control sebesar 31,9%. Penelitin ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari kedua aspek health locus of control, yaitu, internal health locus of control p= 0,000, ekternal health locus of control p=0,000. Implikasi penelitian ini diharapkan kepada pemerintah untuk terus mempromosikan peningkatan gaya hidup sehat agar mencegah hadirnya gangguan makan yang marak terjadi khususnya di kalangan remaja putri.
Pencapaian Optimal Aging pada Lansia Nurul Rahmah Amir; Rohmah Rifani; Dian Novita Siswanti
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada lansia terjadi berbagai penurunan pada aspek kehidupan. Saat ini penelitian mengenai optimal aging belum banyak dilakukan di Indonesia. Sehingga, penelitian mengenai optimal aging pada lansia merupakan kebaruan dalam penelitian ini. Upaya mencapai optimal aging pada lansia adalah hal yang penting dilakukan guna memaksimalkan potensi lansia di masa tuanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor upaya lansia untuk mencapai optimal aging. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik wawancara dan dokumentasi. Verifikasi data penelitian yang digunakan yaitu teknik triangulasi. Penelitian melibatkan tiga lansia yang terdiri dari dua lansia perempuan dan satu lansia lakilaki serta significant others yang terdiri dari istri, anak dan keponakan responden. Hasil penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang mendukung lansia dalam mencapai optimal aging yaitu melakukan aktivitas fisik, menjaga kesehatan menjalin silaturahmi, mendapatkan dukungan sosial, religiositas, dan melakukan kegiatan yang disenangi. Bentuk dari pencapaian optimal aging pada lansia yaitu menjadi relawan, berjiwa besar, dan memiliki prestasi. Sedangkan, proses pencapaian optimal aging yang dilalui oleh lansia yaitu mengikuti perkembangan informasi, mencari alternatif untuk mempermudah pekerjaan, mengelola kebutuhan pribadi, meluangkan waktu untuk diri sendiri dan orang lain, menemukan tujuan hidup, serta menerima kelebihan dan kekurangan. Implikasi dalam penelitian ini yaitu pada lansia dapat menjadi bahan evaluasi aktivitas agar mampu optimal di tengah masyarakat sehingga membawa pada kesejahteraan dan menurunkan mortalitas hingga instansi pemerintah menyediakan fasilitas yang memadai guna mengembangkan dan mempromosikan optimal aging pada lansia.
Penggunaan Metode Al-Barqy dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyah pada Kelompok B di PAUD Al-Abrar Tahun Pelajaran 2022/2023 Lalu Marzoan
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah menggunakan metode al-barqy pada kelompok B di PAUD Al-Abrar Tahun Pelajaran 2021/2022.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) model Suharsimi Arikunto, dkk. Model penelitian ini memiliki 4 komponen kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B dengan jumlah siswa sebanyak 21 anak. Objek sebagai bahan kajian yang diteliti pada penelitian ini yaitu kemampuan membaca huruf hijaiyah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian utama yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan instrumen lembar penilaian tes lisan. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam 2 Siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca huruf hijaiyah dapat ditingkatkan melalui penggunaan metode al-barqy. Peningkatan kemampuan membaca huruf hijaiyah dapat dilihat dari hasil berikut ini : 1) Pra Siklus terdapat 9 tuntas dengan persentase 47,36%, 2) Siklus I terdapat 13 anak yang tuntas dengan persentase 68,42%, 3) Siklus II terdapat 18 anak yang tuntas dengan persentase 85,71%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca huruf hijaiyah anak dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode al-barqy.
Perbandingan Hasil Belajar Matematika Siswa yang Diajar dengan Model Pembelajaran REACT dan Model Pembelajaran TAI pada Siswa SMP Deti Sri Rahayu
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 2 No 2: Juni (2023)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan masalah yang terjadi yaitu masih digunakannya metode pengajaran dimana guru masih menjadi pusat pembelajaran sehingga hasil belajar matematika siswa kurang baik, maka peneliti menawarkan model pembelajaran yang dianggap mampu memperbaiki hasil belajar matematika siswa, yaitu model REACT dan model TAI (Team Assisted Individualitation). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar matematika antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran REACT dengan model pembelajaran TAI (Team Assisted Idividualitation) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 19 Poleang Barat. Berdasarkan hasil analisis deskriptif, data hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model REACT memiliki nilai terendah 60, nilai tertinggi 100 dengan nilai rata-rata 78,86, dan standar deviasi 13,21. Tingkat Hasil belajar matematika siswa diperoleh 0% (tidak ada) siswa yang berada pada kelompok sangat rendah, 49,99% (11 orang) berada pada kelompok rendah, 18,19% (4 orang) siswa berada pada kelompok sedang dan 31,82% (7 Orang) siswa berada pada kelompok paling tinggi. Sedangkan Hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model TAI memperoleh memiliki nilai terendah 60, nilai tertinggi 100 dengan rata-rata sebesar 78,14 dengan standar deviasi 13,08. Hasil belajar matematika siswa diperoleh 0% (tidak ada) siswa yang berada pada kelompok sangat rendah, 31,82% (7 orang) berada pada kelompok rendah, 31,82% (7 orang) siswa berada pada kelompok sedang dan 36,36% (8 Orang) siswa berada pada kelompok paling tinggi. Selanjutnya hasil pengujian berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t untuk dua sampel bebas (uji dua pihak manual) diperoleh bahwa thitung = -0,183 < ttabel =2,018 pada taraf signifikansi α = 0,05 dan dk = 42. Karena thitung < ttabel ini berarti H0 diterima. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran REACT dengan model pembelajaran TAI (Team Assisted Individualitation).

Page 2 of 2 | Total Record : 20