SARGA
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism, Journal of interdisciplinary studies in Architecture and Urbanism requires minimal justification. At a time when architecture and urban planning are undergoing substantial changes with the corresponding reconversion of the nature of professional and research activity, the proliferation of academic publications, sometimes with traditional formats and approaches, is somewhat paradoxical. SARGA: Journal of Architecture and Urbanism is published 2 (two) times a year in January and Juli
Articles
228 Documents
Penerapan Konsep Arsitektur Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal Bangunan Tanatap Coffee di Bekasi
Novariza Yasmin;
Lia Rosmala Schiffer
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.922
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kenyamanan pengguna pada bangunan Tanatap Coffee di Bekasi. Dalam perkembangan arsitektur modern, keberlanjutan telah menjadi fokus penting untuk mengurangi dampak negatif lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang efisien dan nyaman bagi penggunanya. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, melibatkan observasi langsung pada elemen-elemen arsitektur yang diterapkan, seperti pemanfaatan energi alami, material ramah lingkungan, dan efisiensi tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanatap Coffee telah memanfaatkan beberapa prinsip arsitektur berkelanjutan, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, dan pemilihan vegetasi yang mendukung kenyamanan termal. Selain itu, pemanfaatan material daur ulang serta desain terbuka pada fasad bangunan turut mendukung pengalaman ruang yang nyaman bagi pengguna.
Metode Kuantitatif Uji Diagnostik EMOTIV EPOC dan EEG dalam Penilaian Persepsi terhadap Desain
Ridha Wahyutomo;
Robert Rianto Widjaja
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1045
Persepsi individu terhadap desain arsitektur dapat diukur dengan perangkat Electroencephalography (EEG) yang menangkap aktivitas kelistrikan otak termasuk emosional terkait suatu desain arsitektur. Emotiv EPOC merupakan perangkat lunak berbasis sistem EEG yang digunakan dalam penelitian dengan pertimbangan kemudahan penggunaan namun tetap memiliki kemampuan menerjemahkan aktivitas otak secara aktual. Teknologi yang digunakan dalam Emotiv EPOC untuk mempelajari otak adalah Brain Computer Interfaces (BCI). Dalam dunia medis EEG lazim digunakan dibandingkan Emotiv, sehingga perlu diketahui terkait kevalidan keduanya. Kedua perangkat ini memiliki fungsi sama, namun belum ada penjabaran secara statistik terkait sensitivitas dan spesifisitas keduanya. Sehingga uji diagnostik diperlukan sebagai alat untuk memberikan bukti statistik terkait penggunaan EEG dan Emotiv sebagai perangkat penilaian fungsi otak. Penulisan ini merupakan review penelitian dengan menggunakan beberapa sumber uji diagnostik, EEG, dan Emotiv. Hasil yang muncul adalah penjelasan secara teoritis yang berurutan dan jelas terkait metode kuantitatif uji diagnostik pada EEG dan Emotiv dalam penilaian persepsi terhadap desain.
Perancangan Tepi Sungai Banjir Kanal Barat Sebagai Taman Olahraga dan Rekreasi
Widiantara, I Wayan Andhika
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 16 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v16i2.1083
Ruang Terbuka Hijau mempunyai manfaat yang sangat penting bagi wilayah perkotaan. Salah satu manfaat yang dapat dirasakan yaitu melalui kenyamanan fisiknya yang tertata dengan baik, serta memiliki fungsi penunjang bagi warga kotanya. Bantaran sungai Banjir Kanal Barat Semarang merupakan salah satu potensi ruang terbuka hijau yang mampu dimaksimalkan melalui pemanfaatan ruang terbuka hijau sebagai sarana olahraga dan rekreasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana data diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi. Hasil dari studi ini adalah konsep perancangan ruang tebuka hijau dengan berdasarkan teori yang tellah dikaji lalu kemudian di intrepetasikan ke dalam sebuah gagasan desain perancangan sarana olahraga dan rekreasi. Green open space has very important benefits for urban areas. One of the benefits that can be felt is through physical comfort that is well organized, and has a supporting function for the citizens of the city. The Riverbank of Banjir Kanal Barat Semarang is one of the potential green open spaces that can be maximized through the use of green open spaces as a means of sports and recreation. This research uses a qualitative method where data is obtained by making direct observations at the location. The result of this study is a concept for designing green open spaces based on theories that have been studied and then interpreted into a design idea for designing sports and recreation facilities.
Penerapan Prinsip Arsitektur Ekologis pada Perancangan Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung
Ahmad Malik Abdul Aziz
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 16 No. 2 (2022): July 2022
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v16i2.1175
Provinsi Lampung memiliki kebutuhan mendesak akan fasilitas rumah sakit jiwa yang mampu menangani pasien dengan berbagai penyebab gangguan jiwa. Rumah sakit jiwa yang ada saat ini hanya dapat menangani pasien yang disebabkan oleh ketergantungan obat, dan belum memiliki lingkungan yang memadai untuk rehabilitasi pasien. Mendesain rumah sakit jiwa yang dapat menampung dan mewadahi pasien gangguan jiwa dengan membuat lingkungan untuk penyembuhan yang memadai dengan secara tidak langsung memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pasien. Mendesain rumah sakit jiwa dengan membuat lingkungan yang dapat memberi dampak baik bagi pasien gangguan jiwa melalui konsep arsitektur ekologis. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan survey lapangan, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mengolah data dengan analisis perencanaan dan perancangan dengan memperhatikan kriteria bangunan ekologis berdasarkan buku arsitektur ekologis versi Heinz Frick. Hasil perancangan berupa rumah sakit jiwa yang menerapkan beberapa elemen arsitektur ekologis, seperti menciptakan area hijau di antara bangunan, memanfaatkan iklim, menyediakan sumber energi dan air, menggunakan bahan yang tahan terhadap perubahan cuaca, dan menciptakan bangunan bebas hambatan.
Metode Pemilihan Material Arsitektur Neo-Vernakular pada Redesain Wisata Pantai Indah Popoh
Dinka Sekar Tiara;
Benny Bintarjo;
Darmansjah Tjahja Prakasa
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1205
Wisata Pantai Indah Popoh yang berada di Desa Besole Kecamatan Besuki merupakan wisata unggulan Kabupaten Tulungagung. Akan tetapi, Wisata Pantai Indah Popoh ini kalah bersaing dengan wisata- wisata baru yang memiliki desain yang menarik sehingga jumlah wisatawan yang berkunjung semakin menurun. Beberapa fasilitas pada destinasi wisata juga rusak, tidak layak, dan masih belum memadai. Hal ini juga dipengaruhi oleh pemilihan material dalam pengembangan fasilitas penunjang wisata yang kurang tepat sehingga diperlukan adanya metode pemilihan material sehingga diperoleh material yang berkualitas dan ideal. Selain itu, pendekatan Neo-Vernakular dugunakan untuk terciptanya keselarasan antara material, desain, dan lingkungan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan penjabaran eliminir pada prosesnya. Hasilnya penelitian ini menunjukan bahwa pemilihan material yang ideal dapat diperoleh dari karakteristik material gaya arsitektur, analisis SWOT, manufacturing and logistics, end of life recycling.
The Borders of History: Maintaining Authenticity in Java’s Heritage Cities
Eko Nursanty;
Rahmawaty
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1610
Paper ini mengkaji hubungan kompleks antara batas visual dan fisik dengan keaslian situs warisan di Jawa. Studi ini mengidentifikasi bagaimana elemen batas tertentu, seperti gaya arsitektur, pengaturan taman, dan penghalang protektif, berkontribusi pada persepsi keaslian di antara pengunjung dan konservasionis. Melalui analisis komparatif beberapa kota di Jawa, makalah ini menonjolkan peranan batas-batas ini tidak hanya dalam menjaga integritas fisik tetapi juga dalam membentuk narasi sejarah yang dialami oleh publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dan pengamatan di lokasi, untuk menarik kesimpulan tentang efektivitas strategi pelestarian saat ini dan dampaknya terhadap warisan budaya Jawa. Temuan menunjukkan bahwa batas yang dirancang dan dipelihara dengan baik dapat meningkatkan keaslian situs warisan, sehingga mendukung upaya konservasi yang lebih luas dan memperdalam koneksi publik terhadap situs sejarah. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan manajer situs yang mencari keseimbangan antara tekanan pengembangan dengan kebutuhan untuk menjaga keaslian budaya.
Membangun Identitas Metropolitan: Analisis Penerapan Transit Oriented Development dan City Branding di Jakarta
Angger Pandu Waskito;
Astari Wulandari;
Eko Nursanty
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1807
Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia, menghadapi tantangan signifikan dalam mengembangkan identitas metropolitan yang kuat di tengah pertumbuhan urbanisasi yang cepat. Dua pendekatan utama yang diterapkan untuk mencapai tujuan ini adalah Transit-Oriented Development (TOD) dan city branding. TOD berfokus pada pengembangan kawasan perkotaan yang mengintegrasikan transportasi publik dengan lingkungan sekitar untuk menciptakan mobilitas yang efisien dan lingkungan yang ramah. Sementara itu, city branding bertujuan membentuk citra positif kota melalui strategi pemasaran dan komunikasi yang efektif. Penelitian ini menganalisis penerapan TOD dan city branding di Jakarta serta dampaknya terhadap identitas metropolitan kota tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif, termasuk studi literatur, survei, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TOD di Jakarta telah berhasil dalam menunjang kehidupan masyarakat, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal keamanan di kawasan TOD. Strategi city branding Jakarta juga berhasil memperbaiki citra kota sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakatnya. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara TOD dan city branding dalam membangun identitas metropolitan yang kuat di Jakarta.
Keberlanjutan Tata Bangunan pada Kawasan Kauman Sebagai Permukiman Perkotaan di Surakarta
Nifida Alsya Khairunnisa;
Ikaputra
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1912
Kauman merupakan permukiman perkotaan di Kota Surakarta, Jawa Tengah yang juga memiliki nilai sejarah tinggi. Dahulunya merupakan tempat tinggal para abdi dalem Keraton serta para khatib Masjid Agung Surakarta. Selain sebagai permukiman, kawasan ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan. Seiring perkembangan zaman dengan bertambahnya penduduk beserta kebutuhan ekonominya, kawasan sekitar Kauman tumbuh menjadi pusat komersial. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat pesat kemudian memicu beberapa bangunan termasuk Kauman beralih fungsi menjadi pertokoan. Terletak di tengah kota dan menjadi pusat aktivitas memicu peningkatan tekanan pembangunan di Kauman, sehingga menjadikan kawasan ini tidak sepenuhnya lagi berfungsi sebagai permukiman. Eksistensi budaya di Kauman perlahan menurun seiring terjadinya perubahan fungsi lahan dan dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kehilangan atau keaslian permukiman perkotaan. Maka dari itu, Kauman sudah selayaknya mendapat perhatian khusus untuk keberlanjutan kawasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberlanjutan kawasan Kauman Surakarta. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan pengembangan kawasan sehingga dapat melestarikan Kampung Kauman Surakarta.
Analisis dan Konsep Desain Arsitektur Masjid Agung Jawa Tengah sebagai Representasi Budaya
Salma Faizatun Solikhah;
M. Miftah Nurul Haq;
Miftahul Khairi
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.2202
Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan representasi arsitektur yang menggabungkan nilai religius Islam dengan budaya lokal Jawa serta elemen modern, tercermin pada elemen seperti kubah, atap tajug, minaret, pola ruang, ornamen kaligrafi-batik, hingga Gerbang Al-Qonathir. Penelitian ini mengkaji bagaimana desain MAJT merepresentasikan harmoni antara nilai-nilai tradisional dan modernitas melalui simbolisme budaya dan inovasi arsitektural. Elemen seperti serambi yang terinspirasi dari masjid Arab dimodifikasi dengan pola “U” dan dilengkapi dengan elemen lokal seperti bedug serta air mancur sebagai interpretasi baru tempat wudhu. Kaligrafi Arab dipadukan dengan motif batik untuk merepresentasikan identitas Jawa, sementara Gerbang Al-Qonathir menggabungkan seni Romawi dan Jawa sebagai simbol keterbukaan budaya. Pola ruang masjid yang hierarkis dan inklusif mencerminkan adaptasi filosofi tata ruang Jawa dalam konteks modern. Desain keseluruhan MAJT menunjukkan perpaduan harmonis antara fungsi spiritual, sosial, dan budaya, menjadikannya ikon yang relevan sebagai pusat religius dan budaya di Jawa Tengah. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur dapat menjadi medium komunikasi yang efektif dalam menjembatani nilai-nilai tradisional, agama, dan inovasi modern secara holistik.
Inovasi Pemodelan 3D dan Analisis Semiotika pada Konservasi Heritage Industri Gula di Jawa Tengah
Bambang Setyohadi Kuswarna Putra
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56444/sarga.v19i1.2373
Penelitian dengan pendekatan inovatif melalui integrasi permodelan 3D dan analisa semiotika untuk dokumentasi dan pelestarian heritage industri gula di Jawa Tengah. Tema Konservasi menjadi hal penting karena pada dasarnya kehadiran Pabrik Gula di era kolonial tidak hanya sekedar memiliki nilai historis dan arsitektur saja, namun merupakan simbol identitas budaya lokal yang terancam kerusakan fisik dan kurangnya pendekatan pelestarian yang holistik. Penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif ini dilakukan melalui pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara semi terstruktur, dan pemodelan digital dengan perangkat lunak Autodesk Revit. Analisis tematik digunakan untuk memahami terhadap nilai-nilai semantik, sedang analisis visual untuk evaluasi elemen arsitektural pada model 3D. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan melalui pemodelan 3D dapat merepresentasikan elemen arsitektural pabrik : struktur atap, dinding, dan ornamen khas kolonial, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Sedangkan melalui analisisi semiotika dapat diidentifikasi terhadap tiga hal utama, yaitu budaya, sejarah, dan identitas, yang melekat pada arsitektur industri tersebut. Dalam hal ini menekankan arti pentingnya nilai-nilai semantik pada pelestarian dan konservasi bangunan. Penelitian ini berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan metoda pelestarian bangunan heritage di Indonesia. Hasil dari penelitian dapat diadaptasi guna mendukung kebijakan konservasi dan pendidikan. Penelitian lanjutan dengan mengeksplorasi teknologi yang terjangkau dan melibatkan komunitas sangat disarankan, guna memastikan keberlanjutan pelestarian heritage dimasa depan.