cover
Contact Name
ASTARI WULANDARI
Contact Email
astari@untagsmg.ac.id
Phone
+6285727840001
Journal Mail Official
astari@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jln Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SARGA
ISSN : 08534748     EISSN : 29617030     DOI : https://doi.org/10.56444/sarga.v16i2
Core Subject : Engineering,
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism, Journal of interdisciplinary studies in Architecture and Urbanism requires minimal justification. At a time when architecture and urban planning are undergoing substantial changes with the corresponding reconversion of the nature of professional and research activity, the proliferation of academic publications, sometimes with traditional formats and approaches, is somewhat paradoxical. SARGA: Journal of Architecture and Urbanism is published 2 (two) times a year in January and Juli
Articles 228 Documents
Penerapan Prinsip Sekolah Masa Depan pada Perancangan Sekolah Menengah Kejuruan: Future School Design Concept Challenges on Vocational School Design Kefin Setyawan; Febby Rahmatullah; R.A Retno Hastijanti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i1.1092

Abstract

Di era perkembangan dunia yang cepat dan tantangan revolusi industri 4.0, mendorong perubahan dalam kualitas pendidikan di Indonesia. Sekolah masa depan adalah bentuk konsep yang selaras dengan kerangka pendidikan 4.0 dengan mengadaptasi perubahan dalam konten pembelajaran, mengembangkan fasilitas infrastruktur yang mengacu pada perkembangan dan teknologi masa depan. Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK, sebagai salah satu tempat untuk menghasilkan pekerja yang siap bekerja dan kompeten sesuai dengan jenis industri atau kejuruan, menjadi model simulasi untuk menerapkan konsep sekolah masa depan. Oleh karena itu, perlu untuk mengeksplorasi pengembangan infrastruktur dan model pengembangan desain untuk fasilitas infrastruktur SMK masa depan sehingga simulasi pengembangan SMK masa depan dapat diterapkan dan mencapai tujuan optimal. Dari hasil penelitian ini, prinsip desain SMK masa depan melibatkan desain ruang pembelajaran yang mendukung model pembelajaran, kolaborasi, dan desain ruang pembelajaran harus seimbang antara fleksibilitas ruang dan teknologi pembelajaran. Ruang pembelajaran yang ideal diharapkan, desain harus mempertimbangkan praktik aksesibilitas, dan desain bangunan harus dapat dengan mudah diubah, disesuaikan, dan disesuaikan dengan masa depan. Oleh karena itu, perlu untuk mengeksplorasi pengembangan infrastruktur dan model pengembangan desain untuk fasilitas infrastruktur SMK masa depan sehingga simulasi pengembangan SMK masa depan dapat diterapkan dan mencapai tujuan optimal
Konektivitas Ruang Terbuka Hijau Aktif pada Taman Kota di Pekalongan: Active Green Open Space Connectivity in Pekalongan Urban Park Suprapto, Rhisa Aidilla; Yusril Akhmad Hudhanto
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i1.1362

Abstract

Upaya pengembangan Ruang Terbuka Hijau tersebut akan berpotensi menjadi jejaring ruang publik yang juga akan meningkatkan kualitas iklim mikro suatu kota. Bahkan jejaring ruang publik yang ditunjukkan dengan adanya konektivitas antara satu ruang dan lainnya juga dapat memperkuat identitas Kota Kreatif. Keberadaan jejaring ruang publik dapat memfasiltasi kebutuhan ruang rekreasi di tengah padatnya Kota Pekalongan. Kajian terkait konektivitas jejaring ruang publik di Kota Pekalongan belum pernah dilakukan, sehingga studi untuk mengetahui bagaimana keterhubungan dari kelima taman kota tersebut belum diketahui. Hal ini yang mendorong peneliti untuk melakukan observasi lebih lanjut guna mengetahui bagimana konektivas jejaring antara ruang publik tersebut.
Pendekatan Arsitektur Perilaku pada Perancangan Perpustakaan Daerah Kota Mataram: The Design of Mataram City's Regional Library through a Behavioral Architecture Approach Andrean, Apri Yuda; Isna Pratiwi; Didik Nopianto; Teguh Prihanto
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 18 No. 1 (2024): January 2024
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v18i1.1364

Abstract

Pendekatan Arsitektur Perilaku dalam perancangan Perpustakaan Daerah Kota Mataram merujuk pada penggunaan prinsip-prinsip perilaku manusia untuk membentuk dan meningkatkan desain perpustakaan. Pendekatan ini mempertimbangkan kebutuhan dan preferensi pengguna sebagai panduan utama dalam menciptakan lingkungan perpustakaan yang lebih responsif dan sesuai dengan pola perilaku masyarakat di Kota Mataram. Perencanaan dan perancangan perpustakaan umum di Kota Mataram merupakan salah satu solusi dari pemerintah daerah dalam membangun Kota Mataram dalam berbagai aspek, terutama aspek pendidikan. Adapula fungsi dari perpustakaan ini adalah sebagai tempat yang menyediakan informasi dan ruang baca. Pendekatan yang diusung adalah pendekatan perilaku dimana bentuk dan desain bangunan mengutamakan kenyamanan pengguna maupun pengunjung disesuaikan dengan misi pengembangan di Kota Mataram, dengan meningkatkan infrastruktur kota, sarana, dan prasarana dasar serta pemanfaatan tata ruang uang berwawasan lingkungan.    
Pengaruh Pola Perilaku Pengguna Pasar Terkait Keterjangkauan Terhadap Optimalisasi Fungsi Ruang Riza Larenahadi; Harry Kurniawan
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.2801

Abstract

Pasar merupakan bagian penting dalam perkembangan arsitektur pembangunan sebuah kota di Indonesia. Tidak hanya berperan dalam aspek ekonomi, pasar juga berperan dalam aspek sosial budaya masyarakat di wilayahnya. Pentingnya peran pasar tradisional ini direspon pemerintah melalui pelbagai program revitalisasi agar lebih mengikuti konteks zaman dan tidak kalah bersaing dengan jenis pasar yang lain. Namun permasalahan yang baru muncul setelah program revitalisasi dilaksanakan terutama menurunnya transaksi ekonomi dan tingkat keramaian di pasar. Revitalisasi Pasar Prawirotaman menjadi kasus yang diteliti pada permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola perilaku pengguna pasar tradisional untuk mengetahui tingkat optimalisasi fungsi ruang bangunan pasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pemetaan perilaku pengguna pasar melalui place-centered mapping dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa pola perilaku pengguna memiliki jumlah frekuensi kegiatan berbeda di setiap lantainya dan pemilihan elemen aksesibilitas oleh pengguna bersifat langsung dan terarah sehingga mempengaruhi tingkat optimalisasi fungsi ruang.
Identifikasi Arsitektur Gaya Indische Empire pada Gedung Landhuizen Kelengan Kota Semarang Rayden Soegiarto; Elvira Wijaya
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.2895

Abstract

Bangunan Landhuizen Kelengan di Kota Semarang, merupakan salah satu bangunan yang memiliki arsitektur Indische Empire Style. Arsitektur Indische Empire Style merupakan arsitektur yang bukan murni arsitektur Belanda, tetapi sudah beradaptasi dengan iklim setempat. Arsitektur Indische Empire Style hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia. Bangunan Landhuizen Kelengan dibangun pada awal abad ke 18, tetapi tidak ada data pasti mengenai tahun berdirinya bangunan tersebut. Fungsi awal bangunan ini merupakan sebuah rumah tinggal dari seorang pejabat VOC (Vereeniging van Oost-Indische Compagnië) yang bernama Tuan Klein, kemudian berpindah tangan kepada Be Biauw Tjoan, seorang pedagang, pebisnis, serta pemimpin masyarakat Tionghoa (opsir) di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya karakter arsitektur Indische Empire Style pada bangunan Landhuizen Kelengan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan melakukan observasi, pengukuran, pengambilan foto, serta dokumentasi  secara langsung di lapangan. Hasil penelitian pada bangunan Landhuizen Kelengan berupa temuan elemen penyusun fasad pada bangunan yang berarsitektur Indische Empire Style.
Exploring Relationship Of Architecture, Digital Place Making, And Time: A Systematic Review Radya Wafi Adyatma; I Gusti Ngurah Antaryama; Arina Hayati
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.2951

Abstract

This study investigates the relationship between architecture, digital placemaking, and time, addressing theoretical gaps and their relation. While digital placemaking has seen significant advancements, its integration with architecture and temporal dynamics remains insufficiently explored. To bridge this gap, the research conducts a systematic literature review (SLR) of 448 articles published between 2014 and 2024, with 23 selected for in-depth analysis. Using qualitative content analysis, the study identifies key intersections between these domains. Findings reveal that contemporary architecture is fundamentally transformed by digital technology as design strategy to shape how places connect across time that could connect collective memory. By uncovering critical dynamics between architecture, time, and digital placemaking, the study proposes a theoretical framework to guide future research and innovative design strategies. Emphasizing the interplay of spatial and temporal interactions in architectural design, this research enhances understanding and provides a foundation for projects that align with the evolving demands of digital placemaking, ultimately shaping human experiences in digitally augmented environments.
Transformasi Elemen Citra Kota Pembentuk Identitas Pusat Kota Lama Toboali Astari Herdiani; Dyah Titisari Widyastuti
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3019

Abstract

Pusat Kota Lama Toboali merupakan kawasan historis yang menyimpan nilai-nilai spasial, sosial, dan budaya yang penting dalam sejarah urban Kepulauan Bangka Belitung. Transformasi yang terjadi dari masa kolonial hingga kini telah mengubah banyak elemen pembentuk citra kota yang mempengaruhi persepsi kolektif masyarakat terhadap identitas kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perubahan elemen-elemen pembentuk citra kota berdasarkan teori Kevin Lynch (paths, edges, districts, nodes, landmarks) serta bagaimana perubahan tersebut berdampak terhadap karakter kawasan. Penelitian menggunakan pendekatan rasionalistik kualitatif dengan metode historis-interprektif, observasi lapangan, wawancara mendalam, cognitive mapping, dan analisis konten. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perencanaan kota berkelanjutan dan strategi pelestarian kawasan historis Toboali.  
Studi Penerapan Pola Desain Biofilik pada SD IT Alam Nurul Islam Yogyakarta Zaida Ar Rahma
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3020

Abstract

Melihat keterbatasan fasilitas dan  potensi alam di Indonesia, sangat disayangkan Sekolah Alam belum cukup populer di Indonesia. Presentase sekolah dasar berbasis alam di kota Yogyakarta hanyalah 0,001 dari keselurahan sekolah dasar yang tercatat oleh Kementrian Pendidikan. Dipandang dari konteks perancangan, penerapan pola desain biofilik pada Sekolah Dasar dapat menjadi strategi yang tepat untuk mengebangkan dan memajukan kualitas Pendidikan Indonesia. Makalah ini mengkaji penerapan pola desain biofilik yang ada pada SD IT Alam Nurul Islam, Yogyakarta sebagai salah satu pionir Sekolah Alam  di Yogyakarta. Metode yang digunakan berupa deskriptif kualitatif yang didasari oleh kajian literatur mengenai desain biofilik dan turunannya. 
Dinamika Jaringan Kotabaru Yogyakarta berdasarkan Studi Morfologi dan Tipologi Kota Kenny David Ariyanto; Rony Gunawan Sunaryo
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3052

Abstract

Penelitian ini mengkaji transformasi jaringan perkotaan Kotabaru Yogyakarta melalui pendekatan tipomorfologis, dengan fokus pada ketahanan dan kemampuan beradaptasi elemen ruang di tengah perubahan perkotaan yang cepat. Awalnya dirancang berdasarkan konsep Garden City, Kotabaru telah mengalami transformasi signifikan, termasuk konversi zona perumahan menjadi penggunaan komersial, pengurangan ruang terbuka hijau, dan meningkatnya ketidakkonsistenan arsitektural. Menggunakan analisis spasial diachronis dari tahun 1925 hingga 2025, penelitian ini mengidentifikasi pergeseran morfologis kunci dan mengkategorikan elemen perkotaan menjadi tipe persisten, pendorong, dan patologis. Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa struktur permanen, seperti jaringan jalan radial dan bangunan kolonial, tetap ada, mereka tidak cukup untuk mempertahankan idealisme Garden City di hadapan komersialisasi, tekanan populasi, dan tuntutan infrastruktur. Degradasi ruang hijau—dari 45,3% pada tahun 1925 menjadi 24,61% pada tahun 2025—lebih lanjut menyoroti hilangnya keseimbangan ekologi dan spasial. Studi ini menyimpulkan bahwa ketahanan jaringan perkotaan memerlukan lebih dari sekadar keabadian fisik; ia membutuhkan penegakan kebijakan yang konsisten, perlindungan ekologi, dan intervensi desain yang sensitif terhadap konteks. Temuan ini berkontribusi pada strategi revitalisasi berkelanjutan distrik perkotaan warisan di bawah tekanan modernisasi.
Desain Wellness and Beauty Center di Surabaya dengan Pendekatan Biophilic Architecture Sheryl Tabina Uistean; Failasuf Herman Hendra; Brina Oktafiana
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3125

Abstract

Perubahan pola hidup masyarakat modern yang diiringi tingginya beban kerja dan mobilitas, telah meningkatkan risiko stres serta kelelahan fisik dan mental, terutama di kawasan perkotaan yang padat seperti Surabaya. Hal ini mendasari kebutuhan akan fasilitas yang tidak hanya berfokus pada perawatan fisik, namun juga mendukung pemulihan secara menyeluruh. Perancangan Wellness and Beauty Center dengan menerapkan Biophilic Architecture dapat menghadirkan ruang penyembuhan yang terintegrasi dengan alam. Proses perancangan meliputi tahapan identifikasi, studi banding, analisis, dan sintesis, guna menghadilkan konsep makro Healing Trough Nature sebagai strategi utama. Konsep ini dikembangkan menajdi konsep mikro yang mencakup desain ruang interaksi dengan alam, bentuk bangunan organik, dan tatanan lahan yang menyatu dengan lansekap di sekitarnya. Rancangan yang dihasilkan meliputi fasilitas spa, perawatan kecantikan, yoga, meditasi, pusat kebugaran, dan area relaksasi yang terhubung secara efektif. Bangunan dirancang adaptif terhadap karakter tapak dengan komposisi massa lengkung yang selaras terhadap orientasi visual dan fungsi ruang, sehingga mampu emnciptakan harmoni serta atmosfer yang dapat menennagkan bagi pengunjung.