cover
Contact Name
Firdaus Annas
Contact Email
firdaus@uinbukittinggi.ac.id
Phone
+6285274528223
Journal Mail Official
modality.uinbukittinggi@gmail.com
Editorial Address
Data Center Building - Kampus II Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi. Jln Gurun Aua Kubang Putih Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Sumatera Barat Telp. 0752 33136 Fax 0752 22871
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature
ISSN : 27981258     EISSN : 27980723     DOI : https://www.doi.org/10.30983/modality
Core Subject : Education,
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature is accommodates scientific articles in the form of article publication, book reviews, original research report, reviews and scientific commentaries related to linguistics and literature.This journal invites researcher, academics and practitioners to contribute the results of their studies and research in the field of linguistics and Literature. In particular, papers with the following topics are invited:
Articles 113 Documents
The Effect of Using Silent Way Towards Students Vocabulary Mastery Kasman, Hamid; Ariza, Hidra
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6365

Abstract

AbstractThis research was due to some problems, the 7th-grade students of MTsS PPM Diniyyah Pasia have a limited amount of vocabulary and the teacher used the conventional method where the students focused on listening to the explanation of the teacher. This research was about finding out the effect of using silent ways on students’ vocabulary mastery at the 7th grade in MTsS PPM Diniyyah Pasia. This research used experimental research. The researcher used a quasi-experimental design employing pre-test and post-test control designs. The population of this research was at the seventh grade of MTsS PPM Diniyyah Pasia. The sample was VII.2 which was treated as the experimental class and VII.4 was treated as the control class. The findings in this research showed that the t-obtained (-7.951) was lower than the t-table (-1.667). In other words,  the alternative hypothesis  (Ha) was accepted which means that there was a significant effect of using The Effect of Using silent ways on students‘ vocabulary ability. Then, the calculation of post-test of both classes showed that the experimental and control classes obtained (-4.587) were lower than t-table (-1.667). It can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) was accepted which means that there is a significant difference between using silent way and using conventional technique. Thus, it can be concluded that the entire hypothesis is accepted. It is proved that the use of silent ways of learning vocabulary can help the students master the vocabulary well. Abstrak  Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah, yaitu siswa kelas 7 MTsS PPM Diniyyah Pasia memiliki jumlah kosakata yang terbatas dan guru masih menggunakan metode konvensional di mana siswa hanya fokus mendengarkan penjelasan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode silent way terhadap penguasaan kosakata siswa kelas 7 MTsS PPM Diniyyah Pasia. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Peneliti menggunakan desain kuasi eksperimen dengan menggunakan desain kontrol pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII MTsS PPM Diniyyah Pasia. Sampel penelitian ini adalah kelas VII.2 yang diperlakukan sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.4 sebagai kelas kontrol.  Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa t-hitung (-7,951) lebih kecil dari t-tabel (-1,667). Sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan metode silent way terhadap kemampuan kosakata siswa. Kemudian, perhitungan post-test kedua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh t hitung (-4,587) lebih kecil dari t tabel (-1,667). Sehingga, hipotesis alternatif (Ha) diterima yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara menggunakan metode silent way dan menggunakan metode konvensional. Jadi, dapat disimpulkan bahwa seluruh hipotesis diterima. Hal ini membuktikan bahwa penggunaan metode silent way dalam pembelajaran kosakata dapat membantu siswa menguasai kosakata dengan baik. 
Reading Speed Effectiveness in Improving Literary Culture in the Industrial Revolution 4.0 Hilmi, Indah Fajri; Alwi, Nur Azmi
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6378

Abstract

AbstractThe current era of the industrial revolution 4.0 is increasingly sophisticated which is characterized by the rapid development of technology and information in all aspects of the field. In responding to the industrial revolution 4.0 era, literacy skills taught since elementary school are aimed at building a superior generation, where technology and information become more sophisticated. This article discusses Reading Speed Effectiveness (RSE) in improving literacy culture in Elementary Schools. The ability to read is the main capital in personal life, especially in the school environment. In school life, reading ability is very necessary, because if students do not have adequate reading skills, especially in fast reading, these students will experience difficulties in learning, because speed reading is very beneficial for readers to read a discourse with minimal time and balanced with maximum content comprehension. Speed reading is a combination of speed reading skills with the ability to reading comprehension.AbstrakEra revolusi industri 4.0 saat ini sudah semakin canggih yang ditandai dengan perkembangan pesat  teknologi dan informasi  di segala aspek bidang. Dalam menyikapi era revolusi industri 4.0, kemampuan literasi yang diajarkan sejak sekolah dasar bertujuan untuk membangun generasi yang unggul, di mana teknologi dan informasi semakin canggih. Artikel ini membahas tentang efektifitas kecepatan membaca untuk  meningkatkan budaya literasi di Sekolah Dasar. Kemampuan membaca merupakan modal utama dalam kehidupan pribadi, terutama di lingkungan sekolah. Dalam kehidupan sekolah, kemampuan membaca sangat diperlukan  karena ketika siswa tidak memiliki kemampuan membaca yang memadai terutama dalam membaca cepat, siswa tersebut akan mengalami kesulitan dalam belajar, karena membaca cepat sangat bermanfaat bagi pembaca untuk membaca sebuah wacana dengan waktu yang minimal dan diimbangi dengan pemahaman isi yang maksimal. Membaca cepat merupakan perpaduan antara kemampuan membaca cepat dengan kemampuan membaca pemahaman.
A Comparative Study of Students’ Listening Skills Using Media; Song and Podcast Nurhaliza, Siti; Reflinda, Reflinda; Melani, Melyann; Eliza, Eliza
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6392

Abstract

Abstract Listening skill is commonly used in daily activities. Nevertheless, there are a lot of students who still got difficulties when it comes to listening activity. One of the solution to solve listening problem is to use the existance of media, namely song and podcast to help students improving their listening comprehension. In this paper, researcher employed quantitative method with quasi-experimental design using two-group pretest-posttest. The aim of this research were: (1) to find out whether there was a significant difference in achievement of students listening skills after being taught by using song and those who were taught by using podcast, and (2) to find out which media that gave more significant effect in students listening skills. The data was analyzed by using Independent Sample t-test in SPSS 20. This paper showed that there was significant difference in achievement of students’ listening skills between the students who were taught by using song and those who were taught by using podcast. From the results of the data, teaching listening through podcast gave more significant effect to increase students’ listening skills. Keywords: song, podcast, listening skills Abstrak   Keterampilan mendengarkan selalu digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Meskipun demikian, masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam kegiatan mendengarkan. Salah satu solusi untuk memecahkan masalah mendengarkan adalah dengan menggunakan media, yaitu lagu dan podcast untuk membantu siswa meningkatkan pemahaman mendengarkan mereka. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu dengan membandingkan menggunakan two-group pretest-posttest. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui apakah ada perbedaan yang signifikan dalam pencapaian keterampilan mendengarkan siswa setelah diajar dengan menggunakan lagu dan mereka yang diajar dengan menggunakan podcast, dan (2) untuk mengetahui media apa yang memberikan pengaruh yang lebih signifikan dalam keterampilan mendengarkan siswa. Data dianalisis dengan menggunakan Independent Sample t-test di SPSS 20. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan dalam pencapaian keterampilan mendengarkan siswa antara siswa yang diajar dengan menggunakan lagu dan mereka yang diajar dengan menggunakan podcast. Dari hasil data tersebut, kegiatan mendengarkan melalui podcast memberikan pengaruh yang lebih signifikan terhadap peningkatan keterampilan mendengarkan siswa. Kata Kunci: lagu, podcast, kemampuan mendengar
Analysis of Students' Ability to Answer Reading Assessments with High Level Thinking Skills (Hots) Muti'ah, Anggi; Reflinda, Reflinda; Melani, Melyann; Eliza, Eliza
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6397

Abstract

AbstractThis research is motivated by concerns about students' low ability to answer reading assessments with higher-order thinking skills (HOTS). Most of the issues that arise indicate that students' skill abilities are still low, and some students are not ready to face contextual problems, reasoning, situations that require creativity, all of which commonly occur in HOTS. The purpose of this research is to deepen understanding of students' abilities in the aspects of analysis, evaluation, and creation, which are key components of HOTS. The study was conducted on 30 eighth-grade students at Madrasah Tsanawiyah Negeri 02 Pasaman Barat as a representation of the population. The instrument used was a reading test consisting of 20 multiple-choice questions that measure three components of HOTS: analyzing, evaluating, and creating. The test indicators were adopted from Bloom's Taxonomy and Anderson. The research results show that students' high-order thinking abilities in answering reading assessments are sufficient. It can be seen from the average scores obtained by students in the analyzing component (64.66), evaluating (72.85), and creating (61.39), with an overall average for all components (66.3) falling into the "Sufficient" category. The implications of this research can provide guidance for the development of more effective learning strategies to enhance students' higher-order thinking skills in the context of reading.Keywords: Student Ability, Reading, Higher Order Thinking Skills (HOTS)Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekhawatiran atas rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab penilaian membaca dengan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Sebagian besar permasalahan yang muncul menunjukkan kemampuan keterampilan siswa masih rendah dan sebagian siswa belum siap menghadapi soal-soal kontekstual, penalaran, situasi yang membutuhkan kreativitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendalami pemahaman tentang kemampuan siswa dalam aspek analisis, evaluasi, dan kreasi, yang merupakan komponen kunci dari HOTS. Penelitian ini dilakukan pada 30 siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri 02 Pasaman Barat sebagai representasi populasi. Instrumen yang digunakan adalah tes membaca terdiri dari 20 soal pilihan ganda yang mengukur tiga komponen HOTS; menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Indikator uji diadopsi dari Taksonomi Bloom dan Anderson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam menjawab penilaian membaca sudah cukup. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh siswa pada komponen menganalisis (64,66), mengevaluasi (72,85), dan mencipta (61,39) dan rata-rata untuk seluruh komponen (66,3) adalah kategori Cukup. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan panduan untuk pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa dalam konteks membaca.Kata Kunci: Kemampuan Siswa, Membaca, Higher Order Thinking Skills (HOTS)
hat's Why I Never Learned English From Indonesian Teachers: Investigating Native-Speakerism in Youtube Video Comments Kaldina, Vindi; Darmawan, I Nyoman Pasek
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i1.6450

Abstract

AbstractThis study aims to examine the extent to which native-speakerism (NS) is embedded in the comments responding to a YouTube video entitled “Salah Kursus Bahasa Inggris?- Seleb English” by a YouTuber named Sacha Stevenson. The researchers believe that native-speakerism, an ideology that creates a power imbalance favoring native speakers of English over nonnative speakers of English, is present in the video, in which the content creator scrutinizes Indonesian people’s English accents. However, this paper focuses on the comments responding to the video, since they can show to what extent NS is adopted by EFL speakers/learners in Indonesia. The data was retrieved using YouTube Data API and Python programming language, sorted using Microsoft Excel, and categorized by applying three reading steps into four levels which spans from 0 (no indication of native speakerism) to 3 (strong indication of native speakerism). The findings are presented descriptively and analyzed within the theoretical framework on NS.  The results suggest that NS is present in the observed comments on all three levels, which suggests how deeply embedded the NS ideology within the community of Indonesian English language learners and speakers. Suggestions on how to counter this ideology are presented in conclusion.Keywords: native-speakerism, youtube comments, english accent.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengamati sejauh mana native-speakerism (NS) terkandung dalam komentar tanggapan pada video YouTube berjudul "Salah Kursus Bahasa Inggris? - Seleb English" oleh YouTuber bernama Sacha Stevenson. Para peneliti percaya bahwa native-speakerism, sebuah ideologi yang menciptakan ketimpangan kekuasaan yang menguntungkan penutur asli bahasa Inggris dibandingkan penutur non-natif bahasa Inggris, ada dalam video tersebut, di mana pembuat konten mengkritik aksen bahasa Inggris orang Indonesia. Namun, penelitian ini berfokus pada komentar-komentar yang menanggapi video tersebut, karena komentar-komentar tersebut dapat menunjukkan sejauh mana NS diadopsi oleh penutur/pelajar bahasa Inggris di Indonesia. Data diambil menggunakan YouTube Data API dan bahasa pemrograman Python, diurutkan menggunakan Microsoft Excel, dan dikategorikan dengan menerapkan tiga langkah pembacaan menjadi empat level yang mencakup level 0 (tidak ada indikasi native speakerism) hingga level 3 (indikasi kuat native speakerism). Temuan tersebut disajikan secara deskriptif dengan analisis dalam kerangka teoritis tentang NS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ideologi NS terlihat jelas dalam komentar-komentar yang diamati pada ketiga level, yang menunjukkan seberapa dalam ideologi tersebut tertanam dalam komunitas penutur/pelajar bahasa Inggris di Indonesia. Saran bersifat praktis tentang bagaimana menghadapi ideologi ini disajikan dalam kesimpulan.Kata Kunci: native-speakerism, komentar youtube, aksen inggris  
A Deixis Analysis of Song Lyrics in Drivers License By Olivia Rodrigo Aulina, Zulva Dwi; Amelia, Elvira Rosa; Amanina Umar, Izza Asma; Hasanah, Dwi Uswatun; Rumandhani, Aditya Eka
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6478

Abstract

In this research, the researchers would like to analyze the use of deixis in one of the songs of Olivia Rodrigo’s Drivers License song lyrics. The research employes a qualitative descriptive method to analyze and classify the types and meanings of the types of the deixi. This research uses descriptive qualitative research because the research data are words or speech and will be analyzed by explaining the data descriptively. In this study, the researcher used a pragmatic approach to identify the type and to explain the meaning of the type. The results of this research are as follows: (1) Deixis is the most dominant type in the songs. (2) Deixis is used to describe the singer’s personal feelings, to refer to relationships with other people, or to express a particular time and place. (3) The research results found that the frequency of occurrences of person, time, and place in the song lyrics is higher than that in the lyrics. Keywords: song, lyrics, deixis Abstrak Dalam penelitian ini, peneliti ingin menganalisis penggunaan deiksis dalam salah satu lagu dari lirik lagu Surat Izin Mengemudi Olivia Rodrigo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis dan mengklasifikasikan jenis dan makna dari jenis-jenis deixis. Penelitian kualitatif deskriptif digunakn dalam penelitian ini karena data penelitian berupa kata-kata atau ucapan dan akan dianalisis dengan cara menjelaskan data secara deskriptif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan pragmatis untuk mengidentifikasi tipe dan menjelaskan makna dari tipe tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Deixis merupakan tipe yang paling dominan dalam lagu. (2) Deixis digunakan untuk menggambarkan perasaan pribadi penyanyi untuk merujuk pada hubungan dengan orang lain, atau untuk mengungkapkan waktu dan tempat tertentu. (3) Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi kemunculan orang, waktu, dan tempat dalam lirik lagu lebih tinggi daripada lirik. Kata Kunci: lagu, lirik, deiksis
Quizizz Application in Students Learning Outcomes: Teachers and Students Perception Daulay, Sholihatul Hamidah; Ramadhan, Achmad; Wahyuni, Sri
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6719

Abstract

AbstractThis study explores the use of the Quizizz application in enhancing student learning outcomes: Perspectives from both teachers and students. The background of this research underscores the significance of student learning outcomes as one of the key aspects of the classroom environment. In order to gauge student learning outcomes, teachers must understand the motivating factors for students, including the learning media employed, to encourage enthusiasm for learning in the classroom and completion of assigned exercises. One of the technological tools that can be employed in this context is the Quizizz application. To assess the effectiveness of Quizizz in the classroom, it is crucial to comprehend the perceptions of both teachers and students regarding its application. This research aims to elucidate the perspectives of teachers and students on the use of the Quizizz application in enhancing student learning outcomes. The research methodology employed is qualitative descriptive. Data were collected from one English language teacher and ten seventh-grade students. Data collection instruments included observation and interviews. The research findings indicate that, according to the perceptions of all participants, the Quizizz application is deemed easy to use, understandable, enjoyable, motivating, engaging, effective, and capable of reducing boredom when studying English. Based on these research findings, it can be concluded that the Quizizz application has the potential to enhance student motivation and learning outcomes. Therefore, it is recommended to integrate Quizizz into the classroom learning process as a means of motivation and improving student learning outcomes. Keywords : Perception, Quizizz, Students, Teacher Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi Penggunaan Aplikasi Quizizz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa: Perspektif Guru dan Murid. Latar belakang penelitian ini merujuk pada pentingnya hasil belajar siswa sebagai salah satu aspek utama dalam proses pembelajaran. Untuk memahami pencapaian belajar siswa, guru perlu memahami faktor-faktor yang memotivasi siswa, termasuk media pembelajaran yang digunakan, agar mereka lebih termotivasi untuk belajar di kelas dan menyelesaikan latihan yang diberikan. Salah satu media teknologi yang dapat digunakan dalam konteks ini adalah aplikasi Quizizz. Untuk menilai efektivitas penggunaan Quizizz di kelas, penting untuk memahami persepsi guru dan siswa terhadap aplikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan persepsi guru dan murid terhadap penggunaan aplikasi Quizizz dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metodologi penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dari satu guru bahasa Inggris dan 10 siswa kelas VII. Instrumen pengumpulan data melibatkan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut persepsi seluruh partisipan, aplikasi Quizizz dinilai mudah digunakan, mudah dipahami, menyenangkan, mampu memotivasi belajar, menarik, efektif, dan dapat mengurangi kebosanan saat mempelajari bahasa Inggris. Dengan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa aplikasi Quizizz memiliki potensi untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Oleh karena itu, disarankan untuk mengintegrasikan Quizizz ke dalam proses pembelajaran di kelas sebagai sarana motivasi dan peningkatan hasil belajar siswa.Kata Kunci: persepsi, quizizz, siswa, guru
Quartet Cards Game as a Media Used to Promote Students Vocabulary Mastery Meidy, Rina Septria; Zaitun, Zaitun
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6808

Abstract

This research had the objective of measuring whether or not Quartet cards game used as attractive media effective to promote 7th grade students' vocabulary mastery. This quantitative research applied experimental approach with one group pre-test and post-test design. There were 28 students of 7th grade, registered in even semester of academic year 2022/2023, participated as sample in this study. The tools used in collecting the data were validated pre-test and post-test of vocabulary knowledge. In analyzing the data, paired-sample test was used to determine the correlations between variables and to decide which hypothesis was accepted. Initial data calculation revealed that in the average, the students reached higher achievement in the post test than in the pre-test in which the mean score gained in the post-test was 77.71 while in the pre-test was 55.96 which meant that vocabulary mastery of the students was 21.95 points increased after they were taught by using Quartet cards game. Besides, the statistical analysis indicated that the correlation coefficient between two variables was 0.678 with the sig value of 0.001 or < than a probability of 0.05, this confirmed that there was a relationship between pre-test and post-test variables.  The computation of paired-sample test revealed that Sig. (one-sided and two-sided p) was <0.001 which showed that there was different achievement reached by the students after Quartet cards game was used in the learning. Based on these findings, this research concluded that Quartet cards game promoted 7th graders’ vocabulary mastery. Thus, this study accepted Ha and rejected H0. Keywords: teaching aids, learning media, quartet cards game, vocabulary mastery Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengukur apakah Quartet cards game yang digunakan sebagai media yang atraktif efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas 7. Penelitian kuantitatif ini menerapkan pendekatan eksperimen dengan disain ‘one group pre-test post-test’. Sejumlah 28 siswa kelas 7 MTs Darussalam, Tangerang Selatan, terdaftar pada semester genap tahun ajaran 2022/2023, berpartisipasi sebagai sampel dalam penelitian ini. Alat yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah uji pengetahuan kosa kata sebelum dan sesudah (pre-test dan post-test) yang telah divalidasi. Dalam menganalisis data, paired sample test digunakan untuk menentukan korelasi antar variabel dan untuk menentukan hipotesis mana yang diterima. Kalkulasi data diawal menunjukkan bahwa secara rerata, siswa mencapai hasil yang lebih tinggi pada post-test dibandingkan capaian mereka di pre-test, dimana nilai rerata di post-test adalah 77.71 sedangkan pada pre-test adalah 55.96 dimana hal ini menunjukkan bahwa penguasaan kosa kata siswa meningkat sebesar 21.95 poin setelah mereka diajarkan dengan menggunakan media Quartet cards game. Selain itu, analisis statistika menunjukkan korelasi koefisien antar variabel adalah 0.678 dengan nilai signifikan 0.001 atau lebih kecil (<) dari kemungkinan 0.05, dan hal ini mengkonfirmasi bahwa terdapat korelasi antara variabel pre-test dan post-test. Perhitungan dari paired-sample test menunjukkan bahwa Signifikan (one-sided dab two-sided p) lebih kecil dari 0.001 (<0.001) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan capaian yang diraih oleh siswa setelah Quartet cards game digunakan dalam pembelajaran. Berdasarkan temuan ini maka disimpulkan bahwa Quartet cards game meningkatkan penguasaan kosa kata siswa kelas 7. Dengan demikian, ma.ka penelitian ini menerima Ha dan menolak H0.
Online Reading Community in Instagram: Does it Affect Senior High Shool Students Reading Abilities? Priyanti, Rafita Lutfiah; Hadi, Muhamad Sofian
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6849

Abstract

AbstractThis research investigated the effect of online reading communities on students’ English reading abilities through Instagram platform This research study was conducted to examine how interaction within an online reading community was able to influence the improvement of students’ reading abilities in English. The research used quantitative descriptive method in which the data were collected through a 5-Likert-scale questionnaire, consisting of 26 statements; 13 statements were related to variable X and 13 other statements were about reading abilities. The sample of this research comprised grade 1 until grade 3 high school students involved in online reading communities on Instagram. A total of 50 students of several public senior high schools in the area of Pesanggarahan, selected through purposive sampling technique. The analysis data showed that interactions in online reading communities could improve students' abilities in reading. This was proven by statistical analysis of the significance value of 0.000 <0.05 and based on the value of tcount; 4.566 which was higher than ttable of 2.011. Thus, this study concluded that Online Reading Community a(X) affected Students’ Reading Abilities (Y). Besides, on the regression test, that effect percentage was 30.3%. Keywords: reading skills, online reading community, Instagram.Abstrak  Penelitian ini menginvestigasi pengaruh dari komunitas baca dalam jaringan terhadap keterampilan membaca bahasa Inggris siswa Sekolah Menengah Atas melalui platform Instagram. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur bagaimana interaksi didalam komunitas membaca dalam jaringan tersebut dapat mempengaruhi peningkatan keterampilan membaca bahasa Inggris siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dimana data dikumpulkan dengan menggunakan angket skala 5 yange berisi 26 pernyataan; 13 terkait variabel X (komunitas membaca onine) dan 13 tentang kemampuan membaca siswa.. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa sekolah menengah atas kelas 1 sampai 3 yang tergabung dalam komunitas membaca dalam jaringan di Instagram. Sejumlah 50 orang siswa SMA dari beberapa sekolah menengah Negeri di daerah Pesanggrahan, terpilih untuk menjadi sampel melalui teknik sampel bertujuan (purposive sampling techinue). Hasil analisis data menunjukkan bahwa interaksi dalam komunitas baca dalam jaringan dapat meningkatkan kemampuan dan motivasi siswa dalam membaca. Hal ini dibuktikan dari analisis statistika pada nilai signifikan 0.000<0.05 dan berdasarkan nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel, yaitu 4,566>2,011. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa komunitas membaca dalam jaringan sebagai variabel X berpengaruh terhadap kemampuan membaa siswa sebagai variabel Y. Selain itu, hasil uji regresi menunjukkan bahwa pengaruh tersebut adalah sebesar 30,3%. Kata Kunci: keterampilan membaca, komunitas baca dalam jaringan, Instagram  
The Effectiveness of Ledp Application on Students Listening Comprehension Monica, Elsa; Izzah, Lidiyatul
Modality Journal: International Journal of Linguistics and Literature Vol. 3 No. 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/mj.v3i2.6874

Abstract

This research was aimed to measure the effectiveness of Listen English Daily Practice (LEDP) application in the improvement of 8th graders’ listening comprehension skills. There were 34 students comprised in one class involved as the sample of this study. This research used quantitative method with experimental approach and one-group pretest post-test design. In collecting the data, 20 multiple-choice questions in the pre-test and post-test were used as the instruments after the students were instructed to listen to conversation videos taken from YouTube. Data analysis of paired sample test was used in analyzing the data. That data analysis showed that the average score gained by the students in the post-test (82.20) was higher than the one in the pre-test (49.70). Besides, the calculation by using paired-sample test revealed that the standard error mean made by the students in the pre-test was 1.606 while in the post-test was 1.371. These findings showed that the errors made by the students in the post-test was smaller than in the pretest. The correlations between LEDP application as variable X and students’ listening comprehension skills as variable Y computed through paired-sample correlations indicated significant value of 0.01 which was lower than 0.05 (Sig. 0.01<0.05); meaning that the two variables were correlated. Therefore, this research rejected H0 and accepted Ha. To conclude, LEDP was an effective application utilized in improving students’ listening comprehension skills. Keywords: LEDP application, listening comprehension, application as teaching media Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dari aplikasi Listen English Daily Practice (LEDP) pada peningkatan keterampilan pemahaman menyimak siswa kelas 8. Terdapat 34 orang siswa dalam 1 kelas yang dilibatkan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan ekperimen dan disain one group pre-test post-test. Dalam mengumpulkan data, 20 pertanyaan pilihan berganda pada pre-test dan post-test digunakan sebagai instrument dengan terlebih dahulu meminta siswa untuk menyimak topik percakapan yang peneliti ambil dari YouTube. Analisa data statistic paired-sample test digunakan dalam menganalisa data. Hasil Analisa tersebut menunjukkan capaian nilai rerata siswa pada post-test (82,20) lebih tinggi daripada nilai rerata pre-test (49,70). Selain itu, perhitungan menggunakan paired-sample test menunjukkan bahwa standar rerata kesalahan pada pre-test asalah 1,606, sedangkan pada post-test adalah 1,371. Hal ini berarti kesalahan siswa pada post-test lebih rendah daripada pre-test. Korelasi antara LEDP sebagai variabel X dengan keterampilan pemahaman menyimak sebagai variabel Y yang dihitung melalui paired-sample correlations menunjukkan nilai signifikan 0,01 lebih rendah dari 0,05 (Sig. 0,01<0,05) yang berarti terdapat korelasi antara kedua variabel tersebut. Dengan demikian, hasil penelitian ini menolak H0 dan menerima Ha. Sebagai kesimpulan, LEDP merupakan aplikasi yang efektif dalam meningkatkan keterampilan pemahaman menyimak siswa. Kata Kunci: aplikasi LEDP, pemahaman menyinak, aplikasi sebagai media ajar

Page 9 of 12 | Total Record : 113