cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 158 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 6 (2021)" : 158 Documents clear
Social, Sains and Environment Learning Before Covid-19 and The Learning Amid Covid-19 in Nursery Student Bahagia, Bahagia; wibowo, Rimun; Mangunjaya, Fachruddin Majeri; Susetyo, Budi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1511

Abstract

This study aims to find scientific, social and environmental learning before the covid outbreak. Another goal is to find learning strategies during the Covid-19 period and learning priorities and challenges faced by teachers and parents during online learning. The research method approach uses a descriptive qualitative approach. Data were collected by in-depth interviews with Dahlia's early childhood education school teacher. The sample was selected through a purposive technique. The results were carefully examined through triangulation and source triangulation techniques. The results showed that environmental learning was carried out to children through miniatures or animal sculptures in the classroom, then taking school children to the zoo to get to know the animals. When the teacher was in class, he asked again what he had seen in nature. The teacher also takes school children to nature to see the plants and animals in the surrounding environment. Meanwhile, to hone the social session, the teacher makes various games such as role-playing games to become a police officer so that there is a cooperation between students. Then, the teacher also uses outdoor games such as swings where there is social learning because they have to be done together. Another way is to play the role of a policeman and some other students play the role of criminals.
The Role of Imaginative Fairy Tales in Reading Literacy Chandra, Chandra; Habibi, Muhammad; Suriani, Ari; Kharisma, Annisa
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1516

Abstract

The School Literacy Movement program in Indonesia which has been run in elementary schools was still minimal with current reading resources, less inviting students to think ahead, and developing a monotonous attitude. It was necessary to produce the latest children's reading books such as imaginative tales that present stories related to technological developments. Producing imaginative fairy tales was the aim of this research. The study was conducted using a mixed-method with the Plomp development model. The Plomp development model has three steps: preliminary research, prototyping phase, and assessment stage. The research results at the preliminary research that students like imaginative tales and need new stories every morning before learning begins. In the prototyping phase is produced a valid and practical imaginative fairy tale book. Imaginative fairy tale book was designed using the Adobe Photoshop program. The imaginative fairy tale book that was developed was able to provide new ideas for students who read it. Besides, the development of a positive attitude is also included in the story, making it easier for teachers to educate students in elementary school
Penerapan Pendekatan Saintifik Berbasis Model Pembelajaran Guided Inquiry untuk Meningkatkan Soft Skills Mahasiswa Pendidikan Fisika Siahaan, Fine Eirene; Pane, Eva Pratiwi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi soft skills mahasiswa calon guru fisika pada mata kuliah praktikum fisika dasar melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran guided inquiry. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis SEM. Penelitian ini akan dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan fisika yang mengampu mata kuliah praktikum fisika dasar. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam uji coba adalah  lembar penilaian soft skills mahasiswa. Variabel dalam penelitian ini adalah soft skills mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan respon mahasiswa setelah dengan melalui penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran guided inquiry adalah 90% dengan kategori baik. Penerapan pendekatan saintifik berbasis model pembelajaran guided inquiry dapat meningkatkan soft skills mahasiswa mulai dari tahap perencanaan, eksperimen, evaluasi sampai tahap pelaporan.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Sekolah Dasar Menggunakan Modul Pembelajaran Tematik Sari, Winda Pegia; Montessori, Maria
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1527

Abstract

Tujuan dari kajian ini untuk menggambarkan lebih lanjut bagaimana meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa menggunakan modul pembelajaaran tematik. Kajian ini menerapkan jenis penelitian studii literatur.  Kajian ini diselenggarakan dengan mengkaji penelitian lain terkait cara peningkatan kemampuan berpikiir kreatif siswa SD dengan cara menggambarkan, menjabarkan dan mengevaluasi penelitian terkait kemudian menarik kesimpulan. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu 1) perlu adanya suatu pembelajaran yang dirancang khusus untuk peningkatan kemampuan berpiikir kreatf siswa, 2) guru perlu menyediakan sumber belajar berupa modul, 3) perlunya kolaborasi siswa, guru dan orangtua dalam rangka mencapai tujuan pendidiikan yang optimal
Hambatan Siswa dalam Pembelajaran Daring pada Mata Pelajaran Matematika pada Masa Pandemik Covid-19 di Sekolah Dasar Amran, Amran; Suhendra, Suhendra; Wulandari, Rita; Farrahatni, Fini
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1538

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala atau kesulitan yang dialami siswa saat mendapatkan pembelajaran online pada mata pelajaran matematika selama masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Penelitian ini dilaksanakan di SDN  Cibeureum 04 Bogor dengan melibatkan 28 siswa kelas 4. Penelitian ini menggunakan beberapa instrumen antara lain angket untuk siswa, bimbingan orang tua, dan untuk guru, sehingga dapat dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa kesulitan berdampak pada siswa kelas 4 di SDN 04 Cibeureum, Bogor.  Kendalanya adalah pembelajaran online yang tidak efektif dan kurangnya dukungan fasilitas.  Dari angket terlihat hanya beberapa siswa saja yang memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung pembelajaran online.  Apalagi akses internet yang tidak stabil dapat menghambat siswa untuk belajar matematika secara online.  Dalam penyampaian materi, guru harus inovatif agar proses pembelajaran tidak membosankan siswa selama pembelajaran matematika online.  Guru harus berkomunikasi agar siswa mudah memahami materi yang dijelaskan karena bagi sebagian siswa matematika dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit, sehingga guru dan siswa harus lebih siap menerima tantangan di masa pandemi covid-19 ini.  sehingga pembelajaran online akan berjalan dengan optimal.
Pengembangan Media Articulate Storyline 3 pada Pembelajaran IPA Berbasis STEM untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa SD/MI Nurmala, Siti; Triwoelandari, Retno; Fahri, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1546

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh penggunaan media pembelajaran di sekolah yang masih kurang bervariasi khususnya pada mata pelajaran IPA dan bahan ajar yang digunakan  hanya berfokus pada buku paket sekolah sehingga belum mengembangkan kecakapan abad 21 di sekolah dengan baik salah satunya yaitu kreativitas. Maka perlu adanya pengembangan media yang dapat mengembangkan kreativitas siswa. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan dan efektifitas media articulate storyline 3 pada pembelajaran IPA berbasis STEM untuk mengembangkan kreativitas siswa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research  and development) dengan menggunakan model penelitian ASSURE. Instrumen penelitian berupa wawancara, angket dan lembar observasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh presentase kelayakan penilaian dari ahli materi sebesar 79,8%, dengan kategori valid, penilaian ahli media sebesar 97,9% dengan kategori sangat valid, dan penilaian ahli bahasa sebesar 87,5 % dengan kategori sangat valid. Hasil respon siswa uji perorangan sebesar 95,02%, uji kelompok kecil sebesar 95,65%, dan uji kelompok besar sebesar 91,16%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa produk  media articulate storyline 3 pada pembelajaran IPA berbasis STEM untuk mengembangkan kreativitas siswa layak dan efektif digunakan dalam proses pembelajaran
Peningkatan Kemampuan Berliterasi melalui Model Discovery Learning Berbantuan Media Pohon Literasi Ulfa, Maria; Oktaviana, Eva
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1549

Abstract

Tidak ada waktu dan bahan bacaan yang dimiliki menjadi alasan untuk tidak membaca. Seharusnya, untuk mengikuti pembelajaran dan memecahkan masalah memerlukan kemampuan berliterasi dan itu diawali dari kebiasaan membaca. Penerapan model pembelajaran dan pemupukan kebiasaan membaca haruslah diterapkan pada setiap proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berlitersi melalui model discovery learning berbantuan media pohon literasi. Penelitian ini merupakan action reseacrh classroom yang dilaksanakan selama 2 siklus. Subyek dari penelitian ini adalah siswa mahasiswa semester 6 Prodi PGSD, STKIP Kusuma Negara Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 60 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes,  dan analisis dokumen. Validitas data menggunakan triangulasi teknik, sumber dan teknik validitas isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model discovery learning berbantuan media pohon literasi dapat meningkatkan keterampilan berliterasi mahasiswa semester 6 Prodi PGSD, STKIP Kusuma Negara Tahun Ajaran 2021/2022
Analisis Cakupan Literasi Sains dalam Buku Siswa Kelas V Tema 4 Karya Ari Subekti di Sekolah Dasar Utami, Ririn Tri; Desstya, Anatri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1556

Abstract

Literasi sains merupakan suatu kemampuan yang harus dimiliki oleh peserta didik untuk memahami lingkungan hidup dan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dengan demikan, untuk mengetahui ada tidaknya literasi sains maka perlu dilakukan analisis cakupan literasi sains pada buku siswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis cakupan literasi sains pada buku siswa kelas V tema 4 karya Ari Subekti. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain analisis isi Teknik pengumpulan data melalui studi dokumentasi. Instrument penelitian berbentuk lembar analisis. Teknik analisis data dengan menganalisis isi buku, memberikan skor pada setiap kemunculan indikator literasi sains, menghitung persentase kesesuaian dari jumlah skor setiap indikator, menghitung rata-rata persentase skor setiap aspek literasi sains. Uji keabsahan data menggunakan uji kreadibilitas dan trianggulasi sumber. Kesimpulan hasil penelitian: aspek sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan terdapat 79,16%, aspek sains sebagai jalan untuk menyelidiki terdapat 56,25%, aspek sains sebagai cara berpikir terdapat 31,25%, dan aspek sains sebagai interaksi sains, teknologi dan masyarakat terdapat 27,08%. Nilai persentase rata-rata buku yaitu 48,43%, termasuk kedalam kategori cukup. Buku lebih menekankan pada aspek sains sebagai batang tubuh ilmu pengetahuan dan tidak menekankan pada penguasaan proses, sikap, dan teknologi, sehingga tidak ada keseimbangan proporsi setiap aspek.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media 21st VIDOKI Berbasis Modalitas Belajar pada Materi Fungsi Pencernaan pada Manusia Arum, Sekar Mustika; Desstya, Anatri
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1559

Abstract

Era kamajuan teknologi saat ini hampir semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan bantuan teknologi. Tidak terkecuali didunia pendidikan. Pendidik perlu mengadopsi perkembangan zaman kedalam pembelajaran, salah satunya menggunakan media pembelajaran bebasis ICT yang mampu memfasilitasi modalitas belajar. Namun kenyataannya banyak pendidik yang belum paham dan belum menggunakan media ICT dengan baik, akibatnya pembelajaran bersifat biasa dengan metode ceramah mutlak, dan juga media yang sudah ada belum memenuhi fasilitas modalitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran yang digunakan pendidik saat ini dan mendeskripsikan dari media pembelajaran berbasis ICT yang dibutuhkan oleh pendidik saat ini yaitu mampu memfasilitasi modalitas belajar. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Pada penelitian ini terbatas pada tahap pertama ADDIE yaitu tahap analisis kebutuhan. Hasil dari penelitian ini 75% media pembelajaran yang memfasilitasi gaya belajar visual saja dan 25% hanya menekankan pada visual dan auditorial saja serta belum ada media yang memfasilitasi gaya belajar kinestetik. Hasil desain pengembangan media yang dibutuhkan yaitu media pembelajaran berbasis ICT serta mampu memfasilitasi modalitas belajar, media ini mampu menyajikan fitur gambar, suara dan sentuhan yang mampu memfasilitasi gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik
Implementasi Pendidikan Multikultural melalui Mata Pelajaran PPKn untuk Mendukung Sikap Toleransi Siswa dalam Masyarakat Multikultur Purnama, Shilmy
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1561

Abstract

Kondisi keberagaman yang dimiliki oleh bangsa Indonesia memiliki dampak positif dan negatif. Salah satu tantangan yang dihadapi oleh bangsa multikultur adalah rentang terjadinya konflik horizontal. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat harus menjunjung tinggi sikap toleransi sebagai upaya preventif. Pentingnya sikap toleransi yang dimiliki oleh masyarakat ini dirasa perlu dikembangkan sejak dini melalui jalur Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pendidikan Multikultural pada mata pelajaran PPKn untuk mendukung sikap toleransi siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Pendidikan Multikultural tidak menjadi mata pelajaran sendiri yang terpisah, melainkan diintegrasikan ke dalam mata pelajaran PPKn. Penerapannya diawali dengan merumuskan perencanaan pembelajaran berupa RPP dengan cara melakukan analisis KI-KD, memilih materi mana yang cocok disisipkan nilai Pendidikan Multikultural sehingga tercermin dalam tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensinya. Setelah itu, dalam proses pelaksanaan pembelajarannya pun, guru bisa menyampaikan materi yang telah dipilih yang berkaitan dengan Pendidikan Multikultural seperti keberagaman Indonesia, atau materi umum. Materi umum diterapkan dengan metode diskusi atau simulasi yang tetap mencerminkan nilai-nilai toleransi sebagai perwujudan dari Pendidikan Multikultural.

Page 2 of 16 | Total Record : 158


Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol. 7 No. 3 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 2 (2023) Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue