Articles
241 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 3 (2022)"
:
241 Documents
clear
Pengembangan Lagu “Malaikatku†Sebagai Media Edukasi Mengenalkan Malaikat Allah dalam Islam bagi Siswa Sekolah Dasar
Aeni, Ani Nur;
Aulia, Corry Rahma;
Fauziah, Luthfiah Nur Eka;
Fernando, Yogi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2722
Lagu merupakan cara bagi setiap orang untuk menggambarkan atau mengekspresikan perasaan mereka. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meneliti mengenai bagaimana pengaruh menggunakan media lagu islami yang berjudul “Malaikatkuâ€Â bagi perkembangan kognitif, kecerdasan spiritual, dan minat belajar peserta didik sekolah dasar. Dalam mata pelajaran PAI di SD, pembelajaran dapat dilakukan dengan menerapkan media lagu. Sebagai contoh adalah dengan mengenalkan lagu anak bertema islami. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dilakukan analisis dari hasil wawancara dan observasi secara daring via zoom meeting. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa lagu “Malaikatku†berpengaruh terhadap perkembangan kognitif siswa sekolah dasar, antara lain (1) meningkatkan daya ingat anak, (2) meningkatkan kemampuan fokus belajar, (3) meningkatkan motivasi belajar siswa dan (4) meningkatkan daya imajinasi siswa. Selain itu, lagu “Malaikatku†dalam meningkatkan minat belajar siswa dikarenakan anak lebih antusiasme dalam melihat hal-hal yang berbau video animasi. Adapun dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik yaitu dapat mengenal dan menghafal 10 Malaikat Allah SWT beserta tugasnya.
Penggunaan Ebook APOI â€Amazing Prophet Of Islam†untuk Mendidik Karakter pada Anak SD Kelas Atas
Dirgantara, Cahya Sukma;
Rohmawati, Rena;
Nindya, Ratna;
Aeni, Ani Nur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2725
Penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengembangan pendidikan di masa abad 21 dengan kecanggihan berbagai teknologi digital pada dunia pendidikan. Maka di samping itu, perlu adanya media untuk membantu meningkatkan kualitas pendidikan di abad 21. Dengan demikian kami memanfaatkan media Ebook Learning yang berjudul Ebook APOI (Amazing Prophet Of Islam) sebagai salah satu media yang dapat dikembangkan di abad 21 sebagai media pembelajaran yang dapat diterapkan pada anak-anak Sekolah Dasar. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode Design and Development (D&D). Ebook APOI berisi mengenai kisah-kisah Nabi Ulul Azmi yang dikemas dengan berbagai picture yang menarik yang mudah dipahami oleh pembaca terutama siswa Sekolah Dasar kelas atas . Disamping ini, kami mengharapkan Ebook learning ini sebagai jembatan penghubung dalam peningkatan kualitas pendidikan di abad 21.Â
Nilai Kearifan Lokal: Projek Paradigma Baru Program Sekolah Penggerak untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila
Nurasiah, Iis;
Marini, Arita;
Nafiah, Maratun;
Rachmawati, Nugraheni
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2727
Tujuan penelitiannya untuk menganalisa nilai kearifan lokal dalam paradigma baru pendidikan yang merupakan bagian dari kurikulum merdeka belajar mengarahkan peserta didik untuk menghargai dan mencintai budaya bangsa. Kegiatan pembelajran sepanjang hayat untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui nilai kearifan local sangat mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila. Pembangunan karakter merupakan sebuah kebutuhan dalam proses berbangsa, karena hanya bangsa yang memiliki karakter dan jati diri yang kuat akan menjadi bangsa yang besar dan bermartabat. Oleh sebab itu implementasi di sekolah dalam bentuk pendidikan karakter merupakan upaya untuk membantu peserta didik mengenal, menyadari dan menghayati aspek-aspek sosial, moral, etika, yang dapat dijadikan acuan dalam bersikap dan berperilaku sebagai salah satu dimensi dari kompetensi lulusan berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian ini adalah Libary research ( Penelitian pustaka) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan cara membaca, menelaah dan mencatat berbagai literatur atau bahan bacaan yang sesuai dengan pokok bahasan. Hasil penelitian menemukan bahwa nilai kearifan local merupakan atrategi  yang dapat mewujudkan Paradigma baru dalam kompetensi global untuk mewujudkan kompetensi global menuju profil pelopor Pancasila melalui pendidikan karakter dalam sekolah penggerak.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran terhadap Kemandirian Belajar Siswa SD pada Masa Pandemi Covid-19
Kristin, Firosalia;
Soesilo, Tritjahjo Danny;
Setyorini, Setyorini
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2728
Tujuan dari penelitian ini untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran terhadap kemandirian belajar siswa SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Causal Comparative yaitu menguji suatu hipotesis mengenai apakah suatu variabel berpengaruh terhadap variabel lain. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket untuk mengumpulkan data penggunaan model pembelajaran guru dan skala sikap untuk pengumpulan data tentang kemandirian belajar peserta didik. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil bahwa model pembelajaran yang diterapkan di SD berpengaruh secara signifikan terhadap kemandirian belajar siswa dengan skore sig = 0,014 dan R Square sebesar 0,011. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa guru perlu menerapkan model pembelajaran yang mendukung keaktifan dan kemandirian belajar siswa.
Model Kooperatif Tipe Role Playing pada Pembelajaran IPS Sekolah Dasar
Anggraini, Tia;
Sukasno, Sukasno;
Kusnanto, R. Angga Bagus
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2729
Observasi ini bermaksud untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar IPS sesudah diterapkan Model Role Playing pada pembelajaran IPS Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Widodo. Penelitian ini merupakan jenis eksperimen semu, dengan menggunakan desain pre test and post-test group. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Widodo, sebanyak 20 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berbentuk essay. Data tersebut di analisis menggunakan uji-z pada taraf kepercayaan ð›¼= 0,05. Berdasarkan hasil analisis data post-test didapatkan Zhitung = 6,31 dan Ztabel = 1,64 berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga hasil belajar IPS pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Widodo sesudah diimplementasikan dengan model kooperatif tipe Role Playing secara signifikan tuntas. Rata-rata hasil belajar IPS siswa sebesar 79,6 sehingga mencapai 90% jumlah siswa yang tuntas.
Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab Siswa
Wibowo, Nasya Zuhdiya;
Lyesmaya, Dyah;
Nurasiah, Iis
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2732
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) untuk meningkatkan sikap tanggung jawab siswa, jenis penelitian ini yaitu Action Research dengan  desain model Kemmis dan Mc.Taggart yang dilakukan  sebanyak 2 siklus terdiri dari kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir partisipan dalam penelitian ini siswa kelas 4 di SDN Curug Luhur kabupaten Sukabumi tahun ajaran 2021-2022, dengan sampel 14 orang.  Instrument penelitian  yang digunakan wawancara, lembar observasi, angket, catatan lapangan dan dokumentasi. Hasil penelitian pada sikap tanggung jawab siswa memperoleh ketuntasan angket  dengan hasil 79% kategori kuat pada prasiklus. pada siklus 1 meningkat memperoleh hasil 80 % kategori sangat kuat. pada siklus II menunjukan sikap tanggung siswa  meningkat dengan hasil 86 % keterangan  sangat kuat. hasil observasi guru saat mengajar yang dilakukan sebanyal 4 kali dengan hasil rata – rata siklus I, 71 kategori baik dan siklus II, 83 kategori baik sekali. hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I  dengan hasil 59 kategori kurang , dilanjutkan siklus 1 pertemuan II meningkat 65 kategori cukup, pada siklus 2 hasil meningkat 84 kategori baik sekali, dilanjutkan pada siklus 2 pertemuan 1 meningkat 88 kategori sangat baik. bedasarkan hasil observasi dapat disimpulkan bahwa sikap tanggung jawab dapat meningkat menggunakan model pembelajaran VCT. Â
Tinjauan Pustaka: Pentingnya Menumbuhkan Nilai Toleransi dalam Praksis Pendidikan
Purwati, Purwati;
Darisman, Dede;
Faiz, Aiman
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2733
Indonesia adalah negara majemuk dan dikenal memiliki suku, budaya, adat, bahasa, dan agama yang beraneka ragam. Tujuan artikel ini untuk mengumpulkan hasil penelitian terkait yang kemudian dideskripsikan untuk memperluas khazanah pembahasan yang terkait dengan nilai toleransi. Artikel ini menggunakan metode studi pustaka yang bersumber dari berbagai literatur atau artikel hasil penelitian. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kondisi masyarakat Indonesia yang heterogen ini disatu sisi menjadi kekayaan budaya bangsa, namun disisi lain hal ini menjadi potensi yang sensitif sehingga mudah sekali menimbulkan konflik perpecahan dalam masyarakat Indonesia. Untuk itu nilai toleransi di Indonesia perlu dijaga dan ditanamkan nilai-nilai toleransi tersebut sejak dini, salah satu upaya yang bisa diterapkan adalah dengan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan yang diintegrasikan dalam mata pelajaran di Sekolah pada mata pelajaran Pancasila dan PKN, Budi pekerti, Pendidikan Agama. Tentunya peran guru sangat menentukan dalam menjaga nilai kebersamaan dan toleransi di Sekolah. Dapat disimpulkan internalisasi nilai toleransi harus dapat memperkuat karakter Bangsa Indonesia dan mengatasi permasalah yang ada di Indonesia melalui praksis pendidikan.
Penggunaan Video Animasi Kartun Islami untuk Meningkatkan Pengetahuan Keislaman Siswa Sekolah Dasar
Komalasari, Kokom;
Khaerunisa, Risa;
Aeni, Ani Nur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2734
Dalam proses pembelajaran dibutuhkan suatu media pembelajaran yang dapat menunjang pembelajaran. Salah satunya yaitu media pembelajaran berupa video animasi kartun, khususnya bagi mata pelajaran PAI di SD. Pengguasaan teknologi digital merupakan hal penting. Implikasinya di bidang pendidikan yaitu pembuatan media pembelajaran berupa video. Namun Segala bentuk kegiatan pembelajaran tidak lepas dari pandangan islam. Karena bagaimanapun sesuatu yang tidak berlandaskan syariat dan tutuntunan islam akan berakhir sia-sia. Dalam syariat islam IPTEK dihalalkan, tetapi ada juga yang diharamkan, meskipun dalam pemanfaatanya dapat memenuhi kebutuhan manusia. Persfektif islam sendiri memandang bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi ini dapat memberikan dampak yang baik yaitu dengan meningkatkan pengetahuan keislaman khususnya siswa sekolah dasar kelas 3. Di butuhkan penerapan prinsip –prinsip yang benar untuk pengaplikasian media pembelajaran tersebut. Peran guru masih dibutuhkan. Dengan demikian keefektifan media pembelajaran pembelajaran berupa video animasi kartun ini nilai lebih efektif dari media pembelajaran yang bersifat konvensional dan menghasilkan manfaat bagi kebutuhan manusia.
Kepemimpinan Instruksional Kepala Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19
Rahayu, Restu;
Iskandar, Sofyan
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2735
Dunia pendidikan merupakan salah satu bidang yang terkena dampak serius dari pandemi Covid19. Proses pembelajaran yang seharusnya bertatap muka telah bergeser ke pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau serba online. Situasi ini menjadikan kepala sekolah dengan keterampilan kepemimpinan instruksional untuk mendukung dan mengembangkan keperluan guru dan siswa dalam skema pembelajaran yang terbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya kepemimpinan instruksional kepala sekolah di masa pandemi Covid19. Pendekatan tinjauan sistematik review kualitatif dilakukan pada penelitian ini. Metode metasintetik dengan pendekatan metaagregation dipilih untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan ringkasan beragamtemuan penelitian terpaut  kepemimpinan instruksional kepala sekolah di masa pandemi Covid19. Sumber literatur yang ditampilkan dalam penelitian ini adalah hasil pencarian publikasi ilmiah di internet selama empat tahun terakhir (2018-2021). Kajian ini merumuskan mengenai kepemimpinan kepala sekolah begitumenekankandalam melindungi keberlangsungan kegiatan sekolahserta efisiensipenerapan sistematisasi pembelajaran baru di masa pandemi Covid19. Kepemimpinan kepala sekolah adalahmemberikan pelayanan khusus pada guru dalam mewujudkan pembelajaran, menerapkan perubahan baru dalam kegiatan pembelajaran untuk penyesuaiannya melalui skema pembelajaran yangterbaru, dan memberikanstimulus sertagagasankepada warga sekolah dalam mempertahankan semangat untuk meraih tujuan yang sama
Meta Analisis Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Problem Solving terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
Wijaya, Septiyan Halel;
Astuti, Suhandi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2736
Penelitian ini bertujuan untuk menguji tingkat efektifitas model pembelajaran Problem Solving dibanding model Problem Based Learning kemampuan dalam memecahkan masalah matematika pada siswa kelas IV SD dengan metode meta analisis dari 20 hasil penelitian terdahulu yang terpublikasi pada Google Cendekia. Meta analisis yang dilakukan dengan beberapa langkah diantaranya, (1) Mengumpulkan informasi serta berikan kode tiap postingan,( 2) memilahkan nilai pretest serta posttest dari tiap postingan, ( 3) menguji tingkatan efektifitas,( 4) Menarik kesimpulan. Dari analisis 20 postingan, Bersumber pada jumlah rata- rata skor posttest model PBL sebesar 77, 1630 lebih kecil dibanding jumlah rata- rata skor posttest model PS yakni sebesar 81, 1460. Selai itu dari uji ancova diperoleh f hitung > ftabel yakni 1, 117 > 3,287 serta besar signifikansinya 0,305 >0,05 yang meyatakan jika H0 diterima dan Ha ditolak. Sehingga bisa disimpulkan jika model model Problem Solving lebih efektif dibandingkan Problem Based Learning dengan dalam keahlian pemecahan kasus matematika kelas IV SD. Dari perhitungan Effect Size diperoleh nilai Partial Eta Squared sebesar 0,218 dengan Sig. sebesar 0, 124. Perihal ini menampilkan kalau perbandingan tingkatan efektifitas antara model pendidikan Problem Based Learning serta Problem Solving terhadap keahlian pemecahan permasalahan matematika kelas IV SD pada kategori sedang.