Articles
4,416 Documents
Pengembangan E-LKPD dengan Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA
Robi Hendrawan Joko Wahono;
Supeno Supeno;
Moh. Sutomo
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3743
Berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan berpikir yang banyak diperlukan saat ini. Walaupun demikian, beberapa hasil studi menunjukkan keterampilan berpikir kritis masih menjadi tantangan bagi siswa. Cara untuk menyelesaikan permasalahan tersebut salah satunya adalah dengan mengembangkan dan mengimplementasikan E-LKPD berbasis pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji validitas, kepraktisan, dan keefektifan produk E-LKPD dengan pendekatan saintifik yang mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Desain yang digunakan adalah desain penelitian Plomp dengan menggunakan tiga tahap pengembangan. Hasil validasi E-LKPD diperoleh modus nilai 4 yang berkategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan E-LKPD di tiga sekolah memperoleh skor antara 86% sampai 100% yang berkategori sangat praktis. Hasil analisis keefektifan yang didasarkan pada skor N-gain menunjukkan bahwa E-LKPD berkategori efektif. Berdasarkan perolehan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa E-LKPD yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sehingga layak dipakai untuk media belajar dalam rangka meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPA.
Pengembangan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model Picture and Picture di Sekolah Dasar
Gema Wahyudi;
Syahrul Ramadhan;
Darnis Arief
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.814
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya corona virus yang menyebabkan pembelajaran dilaksanakan di rumah dan pelaksanaanya secara online atau melalui whats’ap.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar tematik terpadu berbasis model Picture and Picture di kelas IV SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini dilakukan di kelas IV SDN 03 Sungai Kamuyang Kabupaten Limapuluh Kota Sumatera Barat. Subyek penelitian yang berjumlah 15 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model 4-D yang terdiri atas 4 tahap yaitu: tahap define, desain, develop, dan disseminate. Kevalidan bahan ajar yang dikembangkan dilhat dari segi isi, bahasa, penyajian, kegrafikaan dan RPP, keseluruhan 4,5 dengan kategori sangat valid. Pratikalitas bahan ajar dilihat dari respon pendidik dengan rata-rata 3,9 respon peserta didik 3,89. Bahan ajar yang dikembangkan meningkatkan hasil belajar, aktivitas dan sikap siswa. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar tematik menggunakan model Picture and Picture yang dikembangkan layak digunakan di kelas IV Sekolah Dasar
Konsep dan Urgensi Penerapan School Well-Being Pada Dunia Pendidikan
Aidia Rasyid
Jurnal Basicedu Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i1.705
Rendahnya pemahaman tentang konsep dan urgensi school well-being di sekolah menyebabkan berbagai penerapan kebijakan kurang memperhatikan kepada aspek well-being siswa. Padahal sekolah yang well-being merupakan konsep sekolah yang ideal diterapkan pada dunia pendidikan. Konsep school well-being terdiri dari empat dimensi yang bisa diterapkan yaitu having (kondisi sekolah), loving (hubungan sosial), being (pemenuhan diri) dan health (status kesehatan). Hasil studi literature ini adalah bahwa seluruh stake holder penting memperhatikan kondisi dari seluruh lingkungan fisik sekolah yang memberikan kebutuhan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik dalam belajar. Kemudian hubungan sosial siswa yang dapat perhatian penuh seperti hubungan sosial sesama teman sebaya, dinamika kelompok, bullying atau perundungan yang terjadi di sekolah. Selanjutnya, hubungan sekolah dengan rumah, iklim sekolah mempunyai dampak pada well-being siswa. Pentingnya bagaimana sekolah menawarkan pendidikan untuk self actualization. Sekolah perlu mendukung program-progam yang berfokus untuk meningkatkan derajat kesehatan siswa, sehingga siswa dapat belajar dengan kondisi fisik dan jiwa yang sehat.
UPAYA PENINGKATAN KETRAMPILAN MENULIS MELALUI PS-CIRC
Agnesita Sekar Arumdani;
Naniek Sulistya Wardani;
Tego Prasetyo
Jurnal Basicedu Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i1.102
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah peningkatan ketrampilan menulis dapat diupayakan melalui PS-CIRC dan bagaimanakah langkah-langkah PS-CIRC yang dapat meningkatkan ketrampilan menulis siswa kelas V SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian minimal 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan observasi serta refleksi. Teknik penelitian adalah teknik observasi dengan instrumen lembar observasi yang dilengkapi dengan rubrik ketrampilan menulis. Teknik analisis data adalah teknik persentase untuk membandingkan ketrampilan menulis antar siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan persentase ketrampilan menulis dengan klasifikasi sangat tinggi yakni sebesar 40 % dari seluruh siswa pada siklus I dan 87 % dari seluruh siswa pada siklus II melalui pembelajaran PS-CIRC. Pembelajaran PS-CIRC terdiri dari 10 langkah yaitu : 1) membentuk kelompok yang anggotanya terdiri dari 5 orang, 2) menyimak teks tentang tokoh Proklamasi, 3) merumuskan masalah tentang tokoh Proklamasi, 4) menyampaikan jawaban sementara tentang tokoh Proklamasi, 5) memberi tanggapan tentang contoh sikap persatuan, 6) mengumpulkan informasi tentang peristiwa setelah Proklamasi 7) mendiskusikan tentang peristiwa setelah Proklamasi 8) menuliskan laporan tentang peristiwa setelah Proklamasi 9) mengomunikasikan hasil diskusi tentang peristiwa setelah Proklamasi 10) menyimpulkan hasil diskusi tentang peristiwa setelah Proklamasi
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media 21st VIDOKI Berbasis Modalitas Belajar pada Materi Fungsi Pencernaan pada Manusia
Sekar Mustika Arum;
Anatri Desstya
Jurnal Basicedu Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1559
Era kamajuan teknologi saat ini hampir semua kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan bantuan teknologi. Tidak terkecuali didunia pendidikan. Pendidik perlu mengadopsi perkembangan zaman kedalam pembelajaran, salah satunya menggunakan media pembelajaran bebasis ICT yang mampu memfasilitasi modalitas belajar. Namun kenyataannya banyak pendidik yang belum paham dan belum menggunakan media ICT dengan baik, akibatnya pembelajaran bersifat biasa dengan metode ceramah mutlak, dan juga media yang sudah ada belum memenuhi fasilitas modalitas belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan media pembelajaran yang digunakan pendidik saat ini dan mendeskripsikan dari media pembelajaran berbasis ICT yang dibutuhkan oleh pendidik saat ini yaitu mampu memfasilitasi modalitas belajar. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yaitu Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Pada penelitian ini terbatas pada tahap pertama ADDIE yaitu tahap analisis kebutuhan. Hasil dari penelitian ini 75% media pembelajaran yang memfasilitasi gaya belajar visual saja dan 25% hanya menekankan pada visual dan auditorial saja serta belum ada media yang memfasilitasi gaya belajar kinestetik. Hasil desain pengembangan media yang dibutuhkan yaitu media pembelajaran berbasis ICT serta mampu memfasilitasi modalitas belajar, media ini mampu menyajikan fitur gambar, suara dan sentuhan yang mampu memfasilitasi gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik
Bahan Ajar Digital Sebagai Alternatif Pembelajaran Jarak Jauh dan Mandiri (Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Teori Graf)
Darwanto Darwanto;
Venty Meilasari
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2119
Tujuan penelitian ini adalah diperolehnya produk berupa bahan ajar teori graf berbasis digital. Bahan ajar tersebut diharapkan mampu memfasilitasi pembelajaran jarak jauh mahasiswa dan juga pembelajaran mandiri mahasiswa. Masa New Normal (pasca) Covid-19, media digital memainkan peranan yang sangat penting dalam menyukseskan pembelajaran jarak jauh dan juga pembelajaran mandiri. Terdapat dua poin penting yang harus diperhatikan dalam mengembangan bahan ajar yaitu: (1) Bahan ajar harus uptodate/sesuai dengan perkembangan yang paling mutakhir (berbasis digital); dan (2) Bahan ajar harus disesuaikan dengan karakteristik mahasiswa atau pembaca yang akan menggunakanya. Metode yang digunakan adalah Penelitian dan pengembangan (R&D). kegiatan yang dilaksanakan pada penelitian adalah: (1) tahapan identifikasi masalah; (2) pengumpulan data (pengumpulan referensi); (3) menyusun desain bahan ajar (buku) digital; (4) memvalidasi desain bahan (buku) ajar kepada validator yang kompeten dibidangnya; (5) melakukan revisi desain bahan (buku) ajar; (6) mengujicobakan bahan (buku) ajar digital secara terbatas; dan (6) merevisi bahan (buku) ajar jika hal-hal yang kurang/perlu diperbaiki. Produk yang dihasilakan berupa sebuah bahan ajar berbentuk digital yang dapat digunakan pada OS Android. Validitas bahan ajar tergolong dalam kategori baik. Bahan ajar ini ditujukan sebagai alternatif pada pembelajaran jarak jauh dan pembelajaran secara mandiri bagi mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kotabumi atau mahasiswa di luar Universitas Muhammadiyah Kotabumi yang menempuh mata kuliah Graf.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Terintegrasi Ayat-ayat Al-Qur’an pada Subtema Keberagaman Budaya Bangsaku
Lilis Suryani;
Musdalifah Misnahwati;
Nurdin K
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2596
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an pada subtema keberagaman budaya bangsaku dan mendapatkan kevalidan dan kepraktisan LKS. Jenis penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analys, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini dilakukan di MI Datuk Sulaiman Palopo yang beralamat di Jl. DR. Ratulangi No. 16 Balandai. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengobservasi serta mewawancarai guru kelas IV yang dilakukan secara langsung. Sedangkan Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi, pedoman wawancara, angket siswa, dan angket uji validasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu mixed method sequential expararatory penganalisisan data awal berupa kualitatif kemudian dilanjutkan dengan data kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan produk bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an. Lembar Kerja Siswa yang dibuat diuji validasi oleh 3 pakar ahli sesuai bidangnya yakni, ahli materi 92,5% (sangat layak), ahli bahasa 75% (layak), ahli keagaman 91,7% (sangat layak). Dengan demikian produk yang dihasilkan telah memenuhi kevalidan dan kepraktisan sehingga Lembar Kerja Siswa (LKS) yang dikembangkan dapat digunakan.
Analisis SWOT Manajemen Peserta Didik dalam Penerimaan Peserta Didik Baru di Sekolah Negeri
Ayu Prasetyaningrum;
Sri Marmoah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2771
Manajemen Peserta didik sangat penting untuk berlangsungnya proses belajar di sekolah. Kegiatan penting dalam memanajemen peserta didik pertama kali masuk yaitu dengan penerimaan peserta didik baru. Penelitian ini memaparkan penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen peserta didik dalam penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri dengan analisis SWOT. Berdasarkan analisis SWOT manajemen peserta didik saat penerimaan peserta didik baru di sekolah negeri dicari solusi yang tepat untuk meminimalisirkan kekurangan pada sekolah negeri. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa masih perlunya strategi dan peningkatan mutu sekolah negeri agar dapat meningkatkan minat masyarakat.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan Pendekatan SAVI dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar PPKn
Yenita Anwar;
Azwar Ananda;
Maria Montessori;
Khairani Khairani
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3355
Pembelajaran PPKn dengan Kurikulum 2013 mempunyai visi, misi, dan tujuan yang baru dan jelas sesuai dengan perkembangan zaman dan tantangan global dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di era milenium abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar, motivasi belajar yang tinggi, rendah PPKn antara model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan SAVI dengan model konvensional, dan untuk mengetahui interaksi model kooperatif Tipe STAD dengan pendekatan SAVI dengan motivasi pada hasil belajar. bentuk penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif Quasi experimental design (eksperimen semu). Penelitian ini memakai dua kelas sampel, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen. Pada kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model cooperatif tipe STAD dengan pendekatan SAVI. Sedangkan pada kelas kontrol tanpa menggunakan cooperatif tipe STAD dengan pendekatan SAVI dalam pembelajaran. Penilaian yang diberikan adalah penilaian test baik dikelas eksperimen maupun kelas kontrol. Hasil penelitian menjukan bahwa nilai Fhitung = 3,59 > Ftabel ( = 0,05) =3,30. Hal itu berarti bahwa Ho ditolak dan H1 diterima. Sedangkan Hasil pengujian korelasi berdasarkan perhitungan ANAVA di atas tampak bahwa nilai F hitung = 9,20 > F tabel ( = 01) = 5,34. Hal tersebut berarti Ho ditolak dan H1 diterima, dengan demikian hipotesis yang menyatakan terdapat korelasi antara pemberian bentuk teknik pembelajaran dengan dorongan motivasi belajar adalah terbukti sangat signifikan.
Pendidikan Akhlak dan Pendidikan Islam di Raudhatul Athfal
Rizka Amalia Rahmadhani;
Haidar Putra Daulay;
Zaini Dahlan
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.3943
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) pendekatan yang dilakukan oleh pendidik dalam memberikan pendidikan akhlak dan pendidikan Islam di RA Amanah Amaliyah, 2) alasan guru dalam memilih pendekatan tersebut untuk menerapkan pendidikan akhlak dan pendidikan Islam di RA Amanah Amaliyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Peneliti ini mendapatkan data dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peneliti menemukan: 1) pendidikan akhlak anak di RA Amanah Amaliyah seperti berkata jujur, sopan, dan sabar, mengikuti peraturan sekolah, memberikan salam yang baik masih kurang dilaksanakan dengan baik, 2) metode yang diterapkan oleh guru di RA Amanah Amaliyah dalam menanamkan pendidikan akhlak dan pendidikan Islam yaitu metode keteladanan, metode tanya jawab, dan metode pembiasaan. 3) dalam menjaga akhlak anak di RA Amanah Amaliyah, guru memberikan pengawasan untuk peserta didik dalam memperhatikan proses pembelajaran peserta didik, evaluasi pembelajaran di dalam kelas, dan komunikasi yang dijalin pihak sekolah dengan wali-wali murid di RA Amanah Amaliyah. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu dengan memberikan pendidikan akhlak dan pendidikan Islam kepada anak dapat memberikan pengaruh yang cukup besar bagi kehidupannya.