cover
Contact Name
Wahyu Wijaya Widiyanto
Contact Email
wahyuwijaya@poltekindonusa.ac.id
Phone
+6285717292915
Journal Mail Official
jhimi@poltekindonusa.ac.id
Editorial Address
Perumahan Griya Bhina Karya A40, Tlogorejo, Bulakan, Sukoharjo Politeknik Indonusa Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal Health Information Management Indonesian
ISSN : -     EISSN : 28296435     DOI : 10.46808
Core Subject : Health,
The field of Health Information Management in question consists of the scope of nursing, public health, pharmacy, Medical Laboratory Technology, recorders and health information, midwifery, health analysts, nutrition, psychology, and other health sciences.
Articles 131 Documents
Aanalisis Faktor Penghambat Implementasi Rekam Medis Elektronik di Klinik Pratama Harapan Bunda boyolali Awali'ah, Salsabilla Isro'atul; Sukmaningsih, Wahyu Ratri; Rizka Licia
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.274

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut berbagai instansi, termasuk sektor kesehatan, untuk terus beradaptasi. Sebagai respons terhadap kemajuan ini, fasilitas pelayanan kesehatan mulai beralih ke sistem rekam medis elektronik sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022. Namun, dalam proses penerapannya, masih ditemukan berbagai hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di Klinik Pratama Harapan Bunda Boyolali. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek petugas rawat jalan di Klinik Pratama Harapan Bunda Boyolali. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi, dianalisis dengan reduksi, triangulasi, penyajian, dan verifikasi. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang menghambat implementasi Rekam Medis Elektronik di Klinik Pratama Harapan Bunda Boyolali. Faktor yang diidentifikasi meliputi man, method, machine, material, dan money. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan petugas, ketersediaan SOP, jaringan internet, dan kendala sistem menjadi penghambat utama, meskipun anggaran untuk pengembangan sudah tersedia.
ANALISIS IMPLEMENTASI SIMRS DI INSTALASI REKAM MEDIS RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAHA SEJAHTERA KALIMANTAN SELATAN Hidayat, Rachmat
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.280

Abstract

Sistem informasi rumah sakit (SIMRS) merupakan suatu sistem yang terintegrasi berbasis komputer yang dirancang untuk untuk mengelola berbagai aspek operasional dan klinis di rumah sakit. ada 2 (dua) versi SIMRS yang digunakan yaitu versi web dan desktop, tampilan SIMRS versi desktop kurang menarik, pengembangan SIMRS versi web terkendala waktu dan beban kerja petugas IT karena di pagi hari jam pelayanan poli petugas IT merangkap jadi petugas pendaftaran rawat jalan, belum ada SOP penggunaan SIMRS yang baru, update obat di Apotik belum sesuai antara versi desktop dan web sehingga menyulitkan dokter dalam meresep obat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Analisis data menggunakan analisis SWOT dengan menganalisis asfek 5 M Man, Money, Method, Machine, and Material . Sampel penelitian 16 orang dari unit tenaga medis dan nonmedis, dengan teknik purposive sampling. Implementasi SIMRS didapat berbagai faktor diantaranya: man 68,75, money 62,5%, method 62,5%, mechine 62,5%, material 62,5%, dan hasil 6. hasil matrik SWOT posisi berada Kuadran 1, dengan hasil analisis IFAS (skor 2,24) dan EFAS (skor 2,15).
Analisis Anjungan Pendaftaran Mandiri Pasien di Rumah Sakit UNS dengan Metode EUCS dan TAM FATIMAH, Lina Nur; Sri Wulandari; Wahyu Ratri Sukmaningsih
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.281

Abstract

Transformasi digital dalam bidang kesehatan mendorong rumah sakit untuk menggunakan teknologi demi meningkatkan efisiensi layanan. Salah satu inovasi utama adalah Platform Registrasi Mandiri (APM), yang memungkinkan pasien untuk mendaftar sendiriTujuan dari studi ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana pasien merasa puas dan menerima APM. di Rumah Sakit Universitas Sebelas Maret dengan menggunakan metode End User Computing Satisfaction (EUCS) dan Technology Acceptance Model (TAM). Penelitian ini menerapkan pendekatan analitik kuantitatif dengan desain potong lintang, melibatkan 400 responden yang diambil melalui teknik pengambilan sampel acak sederhana. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas, serta dianalisis dengan regresi logistik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel tampilan, kemudahan penggunaan, dan ketepatan waktu memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien. Di sisi lain, persepsi kegunaan, sikap, dan niat memberikan pengaruh signifikan terhadap penerimaan pasien terhadap APM. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan APM dapat meningkatkan efisiensi layanan dan kepuasan pasien apabila faktor-faktor penting diperhitungkan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk rekomendasi dalam pengembangan layanan digital rumah sakit guna meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pasien.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH WONOGIRI Nila Erlinawati; Sri Suparti; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 3 (2025): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v4i3.86

Abstract

Patient satisfaction is an important part of health facilities. The level of patient satisfaction depends on the quality of service. The waiting time for patients shows < 10 minutes, there is only one registration counter and there is no division between counters for general patients and patients using BPJS cards. The purpose of this study was to analyze the level of satisfaction with outpatient registration services at PKU Muhammadiyah Wonogiri Hospital. The type of research used is quantitative research with analytic descriptive research methods with a cross sectional design. Data collection techniques using outpatient questionnaires. Univariate, bivariate and multivariate analyzes with the chi square test were used in this study. The sample of this study consisted of 100 outpatients as many as 100 people. The results of the statistical test analysis using the Chi-square test showed that there was a significant relationship (p-value <0.05) for the Responsiveness variable p = 0.015, Reliability p-value = 0.015, Assurance p- value = 0.039, empathy p = 0.003, physical evidence (tangibles) p-value = 0.000. Based on the results of multivariate analysis, it was found that the elements most strongly related to patient satisfaction with outpatient registration services were empathy, OR 7.144 (95% CI: 1.005 – 50.748) and tangibles, OR 10.487 (95% CI: 1.777). – 61,898).
Analisis Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta Terhadap Standar Kompetensi Manajemen Data Dan Informasi Kesehatan Aprilia Trisiya Dewi; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 3 (2025): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/mik.v4i3.141

Abstract

Tenaga kesehatan dalam menjalankan praktik wajib memberikan pelayanan kesehatan sesuai dengan standar profesi, standar pelayanan profesi, standar prosedur operasional, dan etika profesi serta kebutuhan kesehatan penerima pelayanan kesehatan. Mahasiswa perekam medis Politeknik Indonusa Surakarta dituntun berperan menjadi tenaga profesional dan mahir dibidang kompetensinya. Maka, mahasiswa diharapkan mendapatkan SERKOM (Sertifikat Kompetensi) agar berkompeten di dunia kerja. Tujuan penelitian yaitu mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa sarjana terapan manajemen informasi kesehatan pada area kompetensi standar data kesehatan, pengelolaan data informasi kesehatan, pemanfaatan data untuk menunjang pelayanan kesehatan, dan Penggunaan sistem informasi kesehatan dalam pengelolaan data kesehatan. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini mahasiswa sarjana terapan manajemen informasi kesehatan sebanyak 104 orang. sampel penelitian 51 orang. Hasil penelitian tingkat pengetahuan mahasiswa pada area kompetensi merancang standar data kesehatan sebanyak 51 (100%) mahasiswa lulus mata kuliah desain dan manajemen formulir. area kompetensi mengelola data dan informasi kesehatan sebanyak 50 (98%) mahasiswa dikategorikan lulus pada mata kuliah jaringan komputer & manajemen rekam medis dan informasi kesehatan dan 1 (2%) mahasiswa dikategorikan tidak lulus pada mata kuliah jaringan komputer. area kompetensi memanfaatkan data dan informasi untuk menunjang pelayanan kesehatan sebanyak 51 (100%) mahasiswa di mata kuliah statistik fasilitas pelayanan kesehatan dikategorikan lulus. area kompetensi menggunakan sistem dan aplikasi pengelolaan data sebanyak 51 (100%) mahasiswa pada mata kuliah analisis dan perancangan sistem informasi kesehatan, pengantar teknologi informasi, dan aplikasi perangkat lunak pada fasilitas pelayanan kesehatan dikategorikan lulus. dengan hasil tersebut solusi yang diusulkan adalah sebaiknya mempersiapkan baik dosen dan mahasiswa sedini mungkin supaya hasil UKOMNAS berkompeten.
Analisis Kelengkapan Formulir Transfer Pasien Guna Pemenuhan Standar AKP 4 STARKES 2022 Adriana Putri Lestari; Agustyarum Pradiska Budi; Wahyu Wijaya Widiyanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i2.163

Abstract

Kualitas rekam medis dipengaruhi oleh kelengkapan pengisian. Standar kelengkapan pengisian rekam medis setelah selesai pelayanan adalah 100%. Studi pendahuluan didapatkan persentase ketidaklengkapan formulir transfer pasien antar ruangan 74,19% bulan Januari 2023 dan 90,32% bulan Februari 2023. Ketidaklengkapan formulir transfer pasien akan berdampak pada kualitas pelayanan, keselamatan pasien di rumah sakit, capaian laporan analisis rekam medis, akreditasi rumah sakit khususnya dalam elemen penilaian AKP 4. Penelitian bertujuan menganalisis persentase kelengkapan formulir transfer pasien antar ruangan dari Instalasi Gawat Darurat ke Wisma Intensif guna pemenuhan elemen penilaian standar AKP 4 STARKES 2022 dan menganalisis faktor ketidaklengkapan khususnya faktor manusia. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Langkah awal analisis kuantitatif lembar transfer dengan cek list hasilnya rata-rata persentase. Selanjutnya dilakukan wawancara mendalam responden. Hasil penelitian persentase kelengkapan formulir transfer pasien sebesar 89,67%. Keterlibatan manajemen belum efektif dalam menumbuhkan kedisiplinan PPA. Pengetahuan PPA baik, namun masih ditemukan ketidaksesuaian antara SPM internal dan SPM nasional terkait waktu pengisian rekam medis rawat inap serta belum mengetahui dengan program kerja dari atasan langsung. Perlu komitmen dari manajemen dan PPA dalam memperbaiki mutu kelengkapan rekam medis dan usulan perbaikan SPM. Peningkatkan kedisiplinan melalui full Electronic Medical Records. Pengembangan penelitian selanjutnya analisis kuantitatif dan analisis kualitatif rekam medis.
PERSEPSI PPA TERHADAP PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT JALAN DI RSJ GRHASIA Muji Rahayu; Wahyu Wijaya Widiyanto; Agustyarum Pradiska Budi
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 1 (2025): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i1.164

Abstract

Abstrak —Profesional Pemberi Asuhan meyakini atau mempersepsikan banyak kendala dalam penggunaan Rekam medis elektronik, termasuk tidak mudahnya penggunaannya. Hubungan antara variabel kemanfaatan dan kemudahan penggunaan terhadap sikap pengguna saat mulai implementasi rekam medis elektronik rawat jalan di RS Jiwa Grhasia Yogyakarta merupakan tujuan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan adalah kuantitatif. Data dikumpulkan dengan membagikan kuisioner dan dilakukan uji statistik regresi linier berganda. Penelitian ini membuktikan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara variabel kemanfataan dan sikap pengguna dan angka signifikansi yang dihasilkan yaitu 0.001<0.05. Hubungan yang diperoleh adalah positif dan signifikan antara persepsi kemudahan penggunaan dan sikap pengguna dengan nilai 0.003<0.05. Sedangkan kontribusi persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan rekam medis elektronik terhadap sikap pengguna adalah sebesar 61,9%, dan 39,1% sisanya dijelaskan oleh variabel yang tidak terdapat pada penelitian ini. Studi ini merekomendasikan bahwa ketika mengembangkan RME, perlu mempertimbangkan aspek kegunaan dan kemudahaan sehingga PPA terdorong untuk menggunakan RME untuk mendokumentasikan pelayanannya. Seperti harapan dari PPA yaitu RME dapat dengan cepat menyajikan data yang diperlukan.
FAKTOR RESIKO TERJADI DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Deni Luvi Jayanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 1 (2025): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i1.165

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di berbagai negara, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Gunung Pati, Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prevalensi, faktor risiko, dan pola pengelolaan Diabetes Mellitus di wilayah kerja Puskesmas Gunung Pati pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita DM sejumlah 167orang yang diambil menggunakan teknik totalsampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan kuesioner melalui wawancara, selanjutnya data dianalisis secara univariat menggunakan table distribusi frekuensi. Hasil penelitian adalah penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Gunung Pati ditemukan mayoritas perempuan 122 orang (73,1%), berusia antara 56 sampai 65 tahun sebanyak 68 orang (40,7%), sebanyak 72 orang (43,1%)melakukan aktivitas fisik dengan kategori rendah, sebanyak 66 orang (39,5%)mengalami obesitas, sebanyak 87 orang (52,1%)mengkonsumsi gula secara berlebihan. Sebagian besar responden melakukan aktivitas berisiko meliputi melakukan aktivitas fisik yang rendah dan mengkonsumsi gula secara berlebihan
PERSEBARAN KASUS TUBERKULOSIS TERDAFTAR DAN DIOBATI BERDASARKAN KABUPATEN/KOTA DI NTB TAHUN 2021 Deni Luvi Jayanto
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 3 No. 3 (2024): Desember (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v3i3.167

Abstract

Tuberkulosis atau biasa dikenal dengan TBC adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri (mycobacterium Tuberculosis). Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan 5.890 kasus TB pada Tahun 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui lebih rinci jumlah pasien kasus tuberkulosis terdaftar dan diobati menurut jenis kelamin berdasarkan kabupaten atau kota di provinsi NTB. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif, dengan jumlah populasi penderita tuberkulosis pada penelitian ini adalah 5.890 orang dengan sampel adalah kelompok angka kesembuhan dan pengobatan penyakit tuberkulosis sebanyak 5.631orang. Untuk metode analasis data yang digunakan adalah Clustering K-Means. Berdasarkan hasil clustering dengan algoritma k-means didapatkan bahwa sesuai dengan cluster 0 terdapat 4 kabupaten/ kota, untuk cluster 1 terdapat 5 kabupaten, kota, dan untuk cluster 2 terdapat 1 kabupaten/ kota. Oleh sebab itu sangat perlu adanya perhatian serius terhadap penanggulangan penyakit
ANALISIS STRATEGI INTEGRASI RME RAWAT JALAN DENGAN ELEKTRONIK KLAIM BPJS KESEHATAN DI RS AISYIYAH MUNTILAN Agus Ahmad Arifin; Wahyu Ratri Sukmaningsih; Resia Perwirani
Journal Health Information Management Indonesian Vol. 4 No. 1 (2025): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v4i1.168

Abstract

Abstrak — Unit Pelayanan Rawat Jalan di Rumah Sakit Aisyiyah Muntilan telah menggunakan rekam medis elektronik, sehingga pada pelayanan rawat jalan, sudah tidak lagi disiapkan berkas rekam medis kertas. Namun dalam pengajuan klaim BPJS Kesehatan, masih menggunakan berkas manual. Hal ini dikarenakan belum adanya integrasi rekam medis elektronik dengan elektronik klaim BPJS Kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi integrasi rekam medis elektronik rawat jalan dengan elektronik klaim BPJS Kesehatan berdasarkan elemen sistem dan elemen aktor dalam dukungan internal rumah sakit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara semi terstruktur. Hasil penelitian ini, ditemukan kendala pada elemen sistem dalam dukungan integrasi. Rekam medis elektronik rawat jalan sebagai elemen sistem belum sepenuhnya mengakomodir persyaratan pengajuan klaim BPJS Kesehatan yang terdiri dari surat elegilibilitas peserta (SEP) dan formulir bukti pelayanan. Kendala yang ditemukan yaitu dual sistem rekam medis elektronik berupa rekam medis elektronik berbasis desktop dan rekam medis elektronik berbasis web, belum adanya bridging system rekam medis elektronik terhadap INACBG, serta tidak tersedianya kolom diagnosa pada rekam medis elektronik. Sedangkan pada elemen aktor, pimpinan rumah sakit mendukung adanya integrasi rekam medis elektronik dengan elektronik klaim BPJS Kesehatan.

Page 10 of 14 | Total Record : 131