cover
Contact Name
Izzat Pratama
Contact Email
jurnal.swarna@gmail.com
Phone
+6287843305581
Journal Mail Official
jurnal.swarna@gmail.com
Editorial Address
LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram Jl. Tawak-Tawak Karang Sukun, Mataram - NTB 83121 e-mail: jurnal.swarna@gmail.com or swarna@45mataram.ac.id
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SWARNA
ISSN : 2963184X     EISSN : 2963184X     DOI : https://doi.org/10.55681/swarna
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat is a journal that is a scientific forum for community service, with the online registered number E-ISSN 2963-184X. This multidisciplinary scientific journal in the field of community service is published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram with the aim of publishing the results of community service activities related to the development and application of science and technology research results, which include concepts, models and its implementation as an effort to increase community participation in development. SWARNA is a scientific publication in the field of community service and empowerment with coverage of areas: Human development and nation competitiveness, Local resource-based poverty alleviation, Management of rural and coastal areas of local wisdom. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, Education, Animal Husbandry, Fisheries, Marine, Public Health, UMKM, Development of environmentally sound technologies. Health, nutrition, tropical diseases, herbal medicines, Art, literature, and culture.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 466 Documents
Implementasi Program Latihan Fisik Terstruktur untuk Meningkatkan Kesehatan dan Produktivitas Masyarakat di Kabupaten Jayawijaya Prasetyo, Muhammad Teguh; Fadhiil, Fahmi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i6.1733

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas masyarakat melalui implementasi program latihan fisik terstruktur di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Program dirancang untuk menjawab permasalahan rendahnya aktivitas fisik dan meningkatnya kasus penyakit tidak menular di wilayah pegunungan. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap persiapan meliputi survei kebutuhan, koordinasi dengan pemangku kepentingan, serta pelatihan kader lokal sebagai fasilitator. Tahap pelaksanaan dilakukan selama delapan minggu melalui kegiatan latihan fisik teratur, seperti jalan cepat, peregangan, dan permainan tradisional, yang disesuaikan dengan kondisi geografis dan sosial masyarakat. Evaluasi dilakukan dengan pengukuran kebugaran jasmani dan wawancara terhadap peserta untuk menilai efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kebugaran jasmani masyarakat, ditandai dengan penurunan tekanan darah, perbaikan indeks massa tubuh, serta meningkatnya daya tahan dan produktivitas kerja. Masyarakat juga menunjukkan perubahan perilaku menuju pola hidup lebih aktif dan sehat, serta terbentuknya kelompok latihan mandiri yang dikelola kader lokal. Kesimpulannya, program latihan fisik terstruktur berbasis komunitas efektif diterapkan di daerah pegunungan karena mampu mengintegrasikan aspek kesehatan, sosial, dan budaya secara berkelanjutan.
Pelatihan Kriya Anyaman Tradisional untuk Melestarikan Budaya Lokal dan Meningkatkan Pendapatan Asadi, Sugi; Ruhadini, Ruhadini
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i5.1737

Abstract

Pelatihan kriya anyaman tradisional merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan kelompok masyarakat di desa binaan yang memiliki warisan tradisi menganyam, namun menghadapi tantangan berupa berkurangnya minat generasi muda dan keterbatasan inovasi desain. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif melalui pendekatan workshop, demonstrasi langsung, serta pendampingan intensif dalam menghasilkan produk-produk anyaman dengan nilai tambah. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menguasai teknik dasar hingga pengembangan motif kreatif, serta memahami strategi pemasaran sederhana untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, pelatihan ini berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai identitas daerah. Dengan demikian, program pelatihan kriya anyaman tradisional tidak hanya memperkuat keberlanjutan budaya, tetapi juga memberikan peluang peningkatan pendapatan masyarakat melalui produk kriya yang berdaya saing.
Pemberdayaan Anak Melalui Pelatihan Mewarnai untuk Meningkatkan Keterampilan Kreatif di Sekolah Dasar Burhan, Zakir; Rosita, Fadma
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i5.1738

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan anak sekolah dasar melalui pelatihan mewarnai sebagai upaya meningkatkan keterampilan kreatif mereka. Kreativitas anak pada usia sekolah dasar merupakan aspek penting dalam perkembangan kognitif, emosional, dan sosial, sehingga membutuhkan dukungan berupa kegiatan yang menyenangkan sekaligus edukatif. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mewarnai, mulai dari pengenalan teknik dasar, pemilihan warna, hingga praktik langsung dengan media yang bervariasi. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mewarnai mampu meningkatkan minat anak dalam berkarya, memperkaya keterampilan motorik halus, serta memunculkan ide-ide kreatif yang orisinal. Selain itu, anak menjadi lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri melalui karya seni sederhana. Pengabdian ini juga menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dari sekolah dan guru dalam menyediakan ruang kreatif bagi siswa. Dengan demikian, pelatihan mewarnai terbukti efektif sebagai media pemberdayaan anak di sekolah dasar guna mendukung pengembangan potensi kreatif sejak dini.
Pelatihan Penulisan Esai Sastra Digital untuk Mendukung Literasi dan Kreativitas di Era Globalisasi Lestari, Lestari; Irfan, Muhammad
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i5.1742

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pelatihan penulisan esai sastra digital sebagai upaya mendukung penguatan literasi dan kreativitas masyarakat di era globalisasi. Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dengan karya sastra, sehingga diperlukan strategi baru dalam menulis, mendistribusikan, dan mengapresiasi teks sastra. Pelatihan ini melibatkan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum yang memiliki minat dalam penulisan kreatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan teori dan praktik, pendampingan menulis esai digital, serta publikasi karya melalui media daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengembangkan ide, menyusun struktur esai sastra, serta memanfaatkan media digital sebagai ruang ekspresi. Selain itu, pelatihan ini turut menumbuhkan sikap apresiatif terhadap karya sastra serta memotivasi peserta untuk menjadikan literasi digital sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dampak jangka panjang diharapkan dapat mendorong terbentuknya komunitas sastra digital yang produktif dan berdaya saing di tengah arus globalisasi.
Mengembangkan Kerangka Kerja Literasi Kecerdasan Artifisial (AI) untuk Masyarakat Umum: Sebuah Model Pengabdian Edukatif di Era Disrupsi Digital Jihadillah, Muhammad
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i5.1757

Abstract

Abstract: Perkembangan pesat dan penetrasi Kecerdasan Artifisial (AI), khususnya AI generatif seperti ChatGPT dan Midjourney, ke dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari telah menciptakan sebuah disrupsi digital yang signifikan. Fenomena ini, di satu sisi, membuka peluang luar biasa untuk inovasi dan produktivitas, namun di sisi lain, melahirkan kesenjangan pemahaman (literasi) yang krusial di tengah masyarakat umum. Kesenjangan ini berisiko meningkatkan kerentanan publik terhadap misinformasi, eksploitasi data, bias algoritmik, serta ketidaksiapan dalam menghadapi transformasi pasar kerja. Menjawab tantangan tersebut, artikel konseptual ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengusulkan sebuah kerangka kerja literasi AI yang komprehensif, terstruktur, dan adaptif sebagai model program pengabdian edukatif. Kerangka kerja ini dirancang bukan untuk melatih masyarakat menjadi pakar AI, melainkan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan esensial agar dapat menavigasi era AI secara cerdas, etis, dan kritis. Model yang diusulkan terdiri dari empat pilar fundamental: (1) Fondasi Konseptual AI, yang membahas definisi, cara kerja, dan jenis-jenis AI secara sederhana; (2) Etika dan Tanggung Jawab Digital, yang mengupas panduan etis, bias, privasi, dan isu hak cipta dalam penggunaan AI; (3) AI untuk Produktivitas, yang berfokus pada pemanfaatan alat-alat AI secara efektif dan efisien untuk pekerjaan, pendidikan, dan kreativitas; serta (4) Kewaspadaan Kritis terhadap Misinformasi, yang melatih kemampuan untuk mengidentifikasi dan memitigasi konten rekayasa AI seperti deepfakes dan hoaks berbasis teks. Artikel ini diharapkan dapat menjadi panduan praktis bagi para akademisi, praktisi, dan institusi pendidikan yang hendak merancang dan mengimplementasikan program edukasi literasi AI di komunitas masing-masing, guna membangun masyarakat yang berdaya dan tangguh di tengah gelombang disrupsi digital.
Pengembangan Modul Edukasi Keuangan Digital: Strategi Pengabdian untuk Meningkatkan Resiliensi Ekonomi Generasi Muda terhadap Pinjaman Online dan Investasi Berisiko Cahyani, Ari; Ahyar, Ahyar
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i5.1759

Abstract

Perkembangan teknologi finansial (fintech) yang pesat di Indonesia telah menciptakan tantangan baru, terutama bagi generasi muda. Fenomena seperti jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal, penipuan investasi, dan kejahatan siber finansial terus meningkat, menandakan bahwa literasi keuangan konvensional tidak lagi memadai. Kesenjangan pengetahuan ini mengakibatkan kerentanan ekonomi yang serius di kalangan anak muda. Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dirancang dalam artikel konseptual ini adalah untuk mengembangkan sebuah produk intelektual berupa modul edukasi keuangan digital yang komprehensif, relevan, dan terstruktur. Metode yang digunakan adalah pendekatan rancang bangun (design and build) yang didasarkan pada analisis kebutuhan dan studi literatur mengenai risiko finansial digital terkini. Hasil dari perancangan ini adalah sebuah modul edukasi "DIGI-FIN WISE" yang terdiri dari empat pilar materi terintegrasi: (1) Literasi Fintech Lending, untuk membedakan platform legal dan ilegal; (2) Pengenalan Investasi Digital, dengan penekanan pada pemahaman profil risiko; (3) Keamanan Siber Finansial, untuk melindungi data pribadi dari rekayasa sosial; serta (4) Simulasi dan Studi Kasus, untuk melatih kemampuan analisis dan berpikir kritis. Modul "DIGI-FIN WISE" ini menawarkan solusi terstruktur dan diharapkan dapat berfungsi sebagai cetak biru bagi akademisi, praktisi, dan institusi dalam menyelenggarakan program pengabdian masyarakat yang efektif untuk meningkatkan resiliensi ekonomi generasi muda di era digital.
Model Manajemen Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Sustainable Development Goals (SDGs): Kerangka PRISMA SDGs untuk Optimalisasi Peran LPPM dalam Pembangunan Berkelanjutan Rasyid, Harun
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i6.1762

Abstract

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui tridharma, khususnya dharma ketiga yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Namun, praktik PkM di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, di antaranya sifat kegiatan yang sporadis, minimnya koordinasi antarunit, serta lemahnya sistem pelaporan dan evaluasi yang berorientasi pada dampak. Kondisi ini menyebabkan kontribusi riil perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan sering kali tidak terukur dan kurang diakui.Artikel ini menawarkan model konseptual PRISMA SDGs (Perencanaan Relevan, Implementasi, Supervisi, Monitoring, dan Asesmen Dampak) sebagai kerangka manajerial untuk memperkuat tata kelola program PkM berbasis SDGs. Model ini dirancang untuk membantu Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) mengintegrasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam seluruh tahapan pengelolaan PkM, mulai dari perencanaan strategis hingga evaluasi dampak.Pendekatan PRISMA SDGs menekankan pentingnya keselarasan antara tujuan program dengan indikator SDGs, pelibatan pemangku kepentingan secara kolaboratif, serta pengukuran dampak sosial melalui indikator kuantitatif dan kualitatif yang terstandar. Dengan penerapan model ini, diharapkan PkM dapat bertransformasi dari aktivitas administratif menjadi instrumen strategis universitas dalam menciptakan perubahan sosial yang terukur dan berkelanjutan. Model ini juga memperkuat posisi LPPM sebagai pusat koordinasi, inovasi, dan akuntabilitas institusional dalam mendukung pencapaian SDGs di tingkat lokal maupun nasional.
Model Pengabdian Berbasis Ekonomi Sirkular untuk Pengelolaan Sampah Terpadu di Kawasan Perdesaan: Dari Bank Sampah Menuju Industri Daur Ulang Lokal Alfatih, Muhammad
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i6.1763

Abstract

Persoalan sampah di perdesaan Indonesia sangat mengkhawatirkan, seringkali diselesaikan dengan metode tidak berkelanjutan seperti pembakaran atau pembuangan sembarangan. Program pengabdian masyarakat (PkM) konvensional yang mengandalkan Bank Sampah, meskipun baik untuk meningkatkan kesadaran pemilahan, seringkali berhenti pada tahap pengumpulan. Model ini rapuh secara ekonomi karena bergantung pada pengepul eksternal dan tidak efektif menangani volume sampah organik yang besar, sehingga gagal menciptakan nilai ekonomi signifikan dan solusi jangka panjang. Menjawab keterbatasan ini, artikel konseptual ini mengusulkan model pengabdian yang transformatif, mengintegrasikan prinsip ekonomi sirkular ke dalam sistem pengelolaan sampah perdesaan. Model ini melampaui Bank Sampah tradisional dengan merancang sebuah ekosistem industri daur ulang lokal yang terintegrasi dan mandiri. Kerangka kerja ini secara sistematis memaparkan alur material sampah yang efisien dari rumah tangga hingga Unit Pengolahan Terpadu (UPT). Lebih lanjut, model ini merinci model bisnis konkret untuk unit usaha baru berbasis sampah, seperti produksi kompos skala komunal, pengolahan biji plastik, dan pengembangan kerajinan upcycling. Artikel ini juga menguraikan skema kemitraan strategis multipihak yang melibatkan BUMDes sebagai operator, Karang Taruna sebagai tenaga operasional, dan industri daur ulang formal sebagai pasar penjamin. Justifikasi ekonomi dan lingkungan menunjukkan potensi penciptaan lapangan kerja hijau, peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), dan pengurangan pencemaran lingkungan secara signifikan. Diharapkan, artikel ini menjadi panduan holistik untuk merancang program pengelolaan sampah yang membangun kemandirian ekonomi lokal yang berkelanjutan sekaligus menyelesaikan masalah lingkungan.
Rancang Bangun Program Psikoedukasi dan Pertolongan Pertama Psikologis (Psychological First Aid) Berbasis Digital sebagai Bentuk Pengabdian di Lingkungan Kampus Pratama, Didin; Amikratunnisyah, Amikratunnisyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i6.1764

Abstract

Lingkungan perguruan tinggi menghadapi tantangan serius terkait kesehatan mental mahasiswa dan sivitas akademika, diperparah oleh tekanan akademik dan transisi sosial. Upaya dukungan seringkali terhambat oleh stigma, akses terbatas, dan kurangnya pemahaman tentang pertolongan pertama pada krisis psikologis. Menjawab isu krusial ini, artikel konseptual ini mengusulkan sebuah rancang bangun program pengabdian masyarakat bernama "LENTERA KAMPUS". Ini adalah model terintegrasi berbasis digital yang dirancang untuk secara proaktif meningkatkan literasi kesehatan mental dan membangun sistem dukungan yang responsif di kampus. Rancang bangun "LENTERA KAMPUS" terdiri dari empat komponen utama yang saling bersinergi. Pertama, platform digital (microsite) yang berfungsi sebagai pusat informasi psikoedukasi kredibel, menyediakan artikel, video, dan alat asesmen mandiri mengenai stres, kecemasan, dan depresi. Kedua, pengembangan modul pelatihan online "Pertolongan Pertama Psikologis" (PFA) tersertifikasi bagi dosen wali, staf, dan pimpinan organisasi mahasiswa, fokus pada prinsip Look, Listen, and Link untuk intervensi dini. Ketiga, perancangan alur rujukan (referral pathway) sistematis dan rahasia dari platform digital ke layanan konseling profesional universitas. Keempat, strategi kampanye destigmatisasi komprehensif dengan tagar #KampusPeduliJiwa untuk menormalisasi percakapan dan mendorong pencarian bantuan. Artikel ini diharapkan menjadi panduan holistik bagi perguruan tinggi dalam mengembangkan sistem dukungan kesehatan mental yang efektif, terukur, dan berbasis teknologi, guna menciptakan ekosistem belajar yang lebih sehat dan suportif.
Pemanfaatan Sketch. MetaD emoLab untuk Mengembangkan Kemampuan Visualisasi dan Kreativitas Siswa di SDN 1 Jenggala Lombok Utara Irfan Hidayat; Nurul Kumala Dewi; Khairun Nisa; Mega Puspita Sari; Gozin Najah Rusyada
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v4i10.1765

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi digital, khususnya Sketch.MetaDemoLab, sebagai media pembelajaran kreatif di SDN 1 Jenggala Lombok Utara. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi dalam satu kali kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa guru memperoleh pemahaman dasar mengenai manfaat penggunaan aplikasi, mampu menghasilkan karya visual sederhana, serta menunjukkan kesiapan untuk mengintegrasikan media digital dalam pembelajaran. Luaran kegiatan berupa laporan akhir, draf artikel ilmiah, surat pernyataan pemanfaatan hasil riset oleh mitra, serta dokumentasi kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas guru dalam mengembangkan pembelajaran kreatif berbasis teknologi di sekolah dasar.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 3 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026 Vol. 5 No. 2 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, February, 2026 Vol. 5 No. 1 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2026 Vol. 4 No. 12 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025 Vol. 4 No. 11 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November, 2025 Vol. 4 No. 10 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2025 Vol. 4 No. 9 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2025 Vol. 4 No. 8 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2025 Vol. 3 No. 12 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023 Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023 Vol. 2 No. 10 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2023 Vol. 2 No. 9 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2023 Vol. 2 No. 8 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2023 Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023 Vol. 2 No. 6 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juni 2023 Vol. 2 No. 5 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Mei 2023 Vol. 2 No. 4 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2023 Vol. 2 No. 3 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2023 Vol. 2 No. 2 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2023 Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023 Vol. 1 No. 4 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2022 Vol. 1 No. 3 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2022 Vol. 1 No. 2 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Oktober 2022 Vol. 1 No. 1 (2022): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, September 2022 More Issue