cover
Contact Name
Sultan
Contact Email
sultandarma@unram.ac.id
Phone
+6287703398383
Journal Mail Official
jurnalbaktinusa@unram.ac.id
Editorial Address
Fakuktas Teknik Jurusan teknik elektro Unversitas Mataram Jln Majapahit No 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Bakti Nusa
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27212181     EISSN : 27471357     DOI : https://doi.org/10.29303/baktinusa.v3i2.58
Jurnal Bakti Nusa: adalah jurnal ilmiah sebagai forum komunikasi ilmiah hasil aplilkasi pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang saintek , soshum adn Umum. Artikel yang dipertimbangkan untuk dimuat adalah berupa hasil pengabdian atau hasil pemikiran yang belum pernah diterbitkan atau tidak sedang menunggu diterbitkan pada publikasi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PISANG MENJADI CAMILAN “KEDEBONG TARO” BERNILAI EKONOMIS DI DESA BAGIK POLAK BARAT Hiden Hiden; Verawati Ningsih
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i2.27

Abstract

Desa Bagik Polak Barat terletak di Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Populasinya terdiri dari 50% petani, 30% pengusaha rumahan, dan 20% profesi lainnya. Salah satu potensi yang ada di Desa Bagik Polak Barat adalah tanaman pisang. Tanaman pisang banyak dibudidayakan oleh masyarakat di kebun, sawah dan pekarangan. Pemanfaatan tanaman pisang belum maksimal, hanya buahnya diambil sedangkan batangnya dibuang saja. Batang pisang dapat dimanfaatkan dengan sedikit sentuhan inovasi untuk menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Hasil yang diperoleh komunitas mitra melalui kegiatan inovasi tersebut adalah keterampilan, Mitra telah memanfaatkan inovasi dan optimalisasi produk. Kegiatan ini telah berjalan dengan baik dan sesuai ekspektasi berkat kerjasama yang baik dengan mitra kerja dan kontribusinya selama kegiatan berlangsung. Jajanan Kedebong Taro yang inovatif ini dipasarkan dengan dua cara yaitu dijual kepada masyarakat sekitar baik melalui pasar maupun dengan menitipkannya ke warung-warung. Kedua, melalui E-commerce, agar pemasaran menjadi lebih global. Dengan demikian diharapkan melalui produk ini perekonomian masyarakat menjadi salah satu makanan andalan pulau Lombok yang berasal dari Desa Bagek Polak Barat.
PENGENALAN APLIKASI EDUKASI PEMROGRAMAN KOMPUTER SCRATCH KEPADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI MODEL MATARAM Ida Citarsa; I Satiawan; I Suksmadana; I Wiryajati; Sabar Nababan
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i2.29

Abstract

Mengajar teori pemrograman kepada anak-anak memiliki beberapa kesulitan. Dia membutuhkan logika berpikir yang cukup tinggi, dan metode pembelajaran yang digunakan umumnya kurang menarik bagi anak-anak. Hal ini menyulitkan usaha untuk mengubah kebiasaan anak-anak dari pengguna pasif menjadi pengguna aktif teknologi komputer. Untuk mengatasi masalah tersebut, tim yang beranggotakan staf pengajar Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram telah melaksanakan suatu kegiatan pengabdian kepada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri Model Mataram berupa pembelajaran teori pemrograman khusus menggunakan aplikasi edukasi Scratchyang mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak-anak. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan diketahui bahwa penyuluhan ini telah memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai teori pemrograman komputer menggunakan perangkat lunak Scratch. Berdasarkan penilaian terhadap hasil kreasi para siswa diketahui bahwa para siswa tersebut telah cukup memahami mengenai teori pemrograman komputer menggunakan aplikasi edukasi Scratch.
PERAN MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN SUMBER DAYA LAUT DALAM MAXIMUM SUSTAINABLE YIELD Arsanti Arsanti; Fitri Ariani; Teguh Heriyanto; Irwan Limbong; Insaniah Rahimah; Dian Tambunan; Ahya Purba; Susi Mei; Nida Farah; Rizky Pulungan; Berliana Nopita; Ipan Silitonga; Dion Nainggolan
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i2.30

Abstract

Kota Sibolga memiliki potensi sumberdaya perikanan dan kelautan yang sangat melimpah. Sumberdaya tersebut terdiri dari berbagai ekosistem yang memiliki peranan sangat penting bagi keberlangsungan hidup berbagai organisme. Akan tetapi, sampai saat ini masyarakat masih belum memahami pentingnya menjaga sumberdaya tersebut agar tetap lestari dan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kegiatan penyuluhan melalui bahan poster. Hasil sosialisasi pengembangan kekuatan sumberdaya alam kelautan dan perikanan pada aktivitas “Menghadap Laut” yang dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2018, mengindikasikan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang rendah mengenai pentingnya melindungi serta memanfaatkan sumberdaya perikanan dan kelautan pada kisaran maksimum sustainable yield (msy). Hal ini terjadi dikarenakan belum adanya transfer ilmu pengetahuan perikanan dan kelautan melalui kegiatan penyadaran dan sosialisasi. Hasil sosialisasi ini memperlihatkan bahwa peserta kegiatan masih terbuka akan aktivitas transfer ilmu pengetahuan mengenai perlunya melestarikan dan mengembangkan kekuatan kelautan dan perikanan secara optimal, lestari, serta berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA JERINGO MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBUATAN BATAKOBERPENGUAT SERAT IJUK Sujita Darmo; Rudy Sutanto; Nur Kaliwantoro; Ida Bagus Alit; Sultan Sultan
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i2.31

Abstract

Desa Jeringo adalah salah satu desa di wilayah Kabupaten Lombok Barat, yang  masyarakatnya rata-rata hidup dibawah garis kemiskinan dan jumlah penganggurannya terbanyak, akibat dampak pemulangan TKI yang bekerja di Malaysia. Penduduk di daerah ini mata pencahariannya adalah sebagai  penyadap aren, membuat kerajinan dari ijuk (sapu, keset) dan penambang pasir, batu kerikil di sungai yang mengalir sepanjang Dusun Jeringo, Mambalan dan Guntur Macan. Tujuan khusus dari kegiatan KKN-PPM yang telah dilaksanakan adalah untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan kurangnya ketersediaan material  bahan bangunan/batako, rendahnya pendapatan masyarakat dan pengelolaan sumber daya alam   belum optimal.. Metode yang digunakan adalah dengan menerapkan secara langsung teknologi pembuatan batako berpenguat serat ijuk. kepada khalayak sasaran mitra KKN-PPM Desa Jeringo Kecamatan Gunungsari. Kegiatan KKN-PPM  yang telah dilaksanakan selama 2.5 bulan. Pembuatan batako berpenguat serat  ijuk yang telah diterapkan merupakan hasil penelitian Fakultas Teknik Mesin Universitas Atmajaya Yogyakarta. Berdasarkan penelitian Agus Wahyono,dkk, 2010. Penambahan 5%  serat ijuk pada adonan batako akan memberikan kualitas yang maksimal pada batako, daya ikat antara ijuk dan adonan (pasir, semen) seragam dan kekuatan tekan rata-rata mencapai 135 Kg, batako tanpa penguat ijuk kekuatan tekan rata-ratanya lebih rendah yaitu  90 Kg.
PERAN PENTING PEMBERDAYAAN DAN KESEJAHTERAAN (PKK) DALAM PENETAPAN BUDAYA BAHARI SEBAGAI BAGIAN DARI KEARIFAN LOKAL Arsanti, Arsanti
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i1.32

Abstract

Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki potensi sumberdaya perikanan dan kelautan yang sangat besar serta suku bangsa dan adat istiadatnya yang sangat banyak yang didominasi oleh kaum nelayan dengan budaya baharinya. Namun, budaya bahari tersebut masih belum dijadikan kearifan lokal oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, diperlukannya pendataan dan penyuluhan mengenai budaya bahari di Kabupaten Tapanuli Tengah melalui peran aktif ibu-ibu penggerak dan anggota pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) di Kabupaten Tapanuli Tengah oleh Kelurahan Hajoran, Aek Tolang, dan Aek SiTio-Tio. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan metode sosialisasi dan pendataan pada tanggal 13-15 Agustus 2018. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman dan kesadaran masih rendah dengan tidak menyadarinya banyak budaya bahari khas Tapanuli Tengah yang belum dijadikan kearifan lokal setempat dengan perundang-undangan (Keputusan Bupati). Terdapat 5 budaya lokal setempat yang diusulkan oleh masyarakat untuk disahkan dalam bentuk peraturan bupati. Namun, masyarakat membuka diri akan program penyadaran pentingnya menjadikan budaya bahari sebagai kearifan lokal dan masih menunggu untuk diadakannya program-program sosialisasi lanjutan.
INSTALASI CATU DAYA CADANGAN BERBASIS UNINTERUPTABLE POWER SUPPLY (UPS) PADA GEDUNG SEKOLAH/MADRASAH Warindi Warindi; Budi Darmawan; Cahyo Mustiko; Suthami Ariessaputra; Syafaruddin Syafaruddin
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i2.35

Abstract

Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Mubasysyirun yang berlokasi di Pemenang Timur, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu bangunan terdampak gempa bumi Lombok yang terjadi pada bulan Agustus 2018 silam. Akibat gempa tersebut hampir seluruh bangunan madrasah rusak berat. Setelah masa tanggap darurat selesai gedung madrasah dibangun kembali. Termasuk listrik yang disuplai oleh PLN. Namun dalam hal penyediaan listrik masih terdapat kekurangan yaitu kurangnya kontinuitas pelayanan, dimana seringnya terjadi pemadaman listrik. sementara kegiatan belajar mengajar di madrasah sedang berlangsung sehingga dirasa cukup mengganggu. Selain itu MTs juga berencana mengikuti ujian nasional berbasis komputer sehingga pasokan listrik ketika ujian tidak boleh terhenti. Masalah ketidaksinambungan pasokan listrik PLN tersebut perlu diatasi melalui penyediaan suatu sumber listrik cadangan yang akan menggantikan pasokan listrik ketika PLN padam. Listrik cadangan yang yang diusulkan adalah berbasis Unintruptable Power Supply (UPS) yang mempunyai berbagai kelebihan. Kelebihan tersebut adalah waktu pindah yang cepat dan lebih senyap. Sistem UPS tersebut, terdiri dari serangkaian baterai/aki, inverter dan pengisi baterai. Ketika listrik PLN dalam kondisi menyala, maka sebagian energi listrik disimpan dalam baterai melalui suatu modul pengisi baterai. Ketika listrik dari PLN padam, energi listrik yang tersimpan dalam baterai tersebut akan disalurkan ke beban melalui suatu mekanisme saklar pindah. Dengan kata lain beban yang sebelumnya disangga oleh listrik PLN akan segera dipindah dan disangga oleh UPS ketika listrik PLN padam. Berbagai macam cara instalasi UPS yang paling umum adalah UPS dihubungkan ke salah satu stop kontak. Namun cara ini hanya efektif bila beban yang disangga hanya sedikit, misalnya 1 buah komputer. Untuk sekala beban yang lebih luas yaitu seluruh beban di gedung sekolah maka UPS perlu dipasang di tiap sentral listrik (papan hubung bagi). Oleh sebab itu umumnya perlu modifikasi jaringan kelistrikan suatu gedung sekolah. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penentuan lokasi UPS: 1) kedekatan dengan sentral/MCB 2) sirkulasi udara 3) keamanan. Dari Uji coba, didapatkan bahwa sistem UPS yang telah dipasang memenuhi beberapa kriteria yang diharapkan antara lain: 1) kemudahan perawatan 2) kemudahan pemasangan 3) memenuhi standar keamanan dan 4) biaya instalasi murah. Manfaat kegiatan PPM diantarannya: 1) mitra mendapatkan sumber listrik cadangan yang bermanfaat bilamana listrik PLN padam, khususnya untuk  persiapan ujian yang berbasis komputer 2) menghemat biaya pembelian BBM dan perawatan daripada menggunakan genset 3) mendapatkan sumber listrik cadangan yang senyap dan tidak mengganggu aktifitas belajar mengajar.
CAPTA (CUPCAKETAUGE) SEBAGAI INOVASI PENGEMBANGAN USAHA DI LINGKUNGAN PUNIA KECAMATAN MATARAM Sultan Sultan; Salsa Putri; Nitania Surgawa; Ayu Jannah; Nita Jayanti; Uswatun Yarfaryh
Jurnal Bakti Nusa Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v2i2.43

Abstract

Kelurahan Punia didominasi oleh 36% masyarakat belum bekerja dan sisanya sebagai produsen BUSLON (bus-busan dan lontong) atau disebut sebagai tauge dan lontong. Namun, usaha ini tidak mengalami pengembangan dan hanya dijual secara mentah di pasar atau sebagai olahan pendamping makanan. Sehingga diperlukan inovasi produk dengan memanfaatkan potensi wilayah tersebut yaitu tauge. Metode pelaksanaan dari Kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) P1000WB yaitu observasi lapangan, untuk memahami potensi dan mencari mitra produsen tauge, sosialisasi inovasi produk, pelaksanaan program (produksi dan pemasaran). Program kegiatan pengabdian ini terdiri dari tiga program utama. Kegiatan pertama yaitu sosialisasi inovasi produk, yang diikuti oleh 20 perwakilan masyarakat wilayah Punia menggunakan sistem door to door dengan melakukan pembagian sampel CupcakeTauge, penjelasan langkah-langkah pembuatan CupcakeTauge mengacu pada brosur yang dibagikan, dan pengisian kusioner sosialisasi. Kegiatan kedua yaitu produksi CupcakeTauge yang dilaksanakan langsung oleh Mahasiswa selama 4 minggu dengan total 7 kali produksi dan membutuhkan modal sejumlah Rp. 439.220. Kegiatan ketiga yaitu promosi dan pemasaran menggunakan sosial media dan whatsapp broadcast dengan sistem pengiriman produk COD (Cash on Delivery). Kegiatan ini dapat menghasilkan penjualan produk sebanyak 76 kotak Cupcake (isi tiga cup) dengan total keuntungan sebesar Rp. 320.780. Berdasakan data kusioner online yang diisi oleh para konsumen dinyatakan bahwa sebanyak 56,5% konsumen sangat suka dengan CupcakeTauge dan 39,1% suka. 60,9% konsumen ingin membeli kembali produk CupcakeTauge. Maka usaha CupcakeTauge ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang menjanjikan.
OPTIMALISASI POTENSI WISATA HIU PAUS MELALUI EKOWISATA BERKELANJUTAN DI REST AREA DESA WISATA LABUHAN JAMBU Baiq Nurul Suryawati; Abdurrahman Abdurrahman; Ainin Amini; Eka Okta Nurhasanah; Hasdinar Firda; Johriah Rizky Eka; Nur Afisa
Jurnal Bakti Nusa Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v3i1.45

Abstract

Salah satu desa wisata di NTB adalah Desa Labuhan Jambu yang terkenal dengan hiu paus terbesar Indonesia pada perairannya, Teluk Saleh. Salah satu potensi pengembangan desa wisata adalah keberadaan dari rest area-nya. Meskipun demikian pengelolaan terhadap rest area tersebut tidak dioptimasi sehingga belum mampu memberikan dampak bagi masyarakat sekitar. Program pengabdian masyarakat dengan adanya Kegiatan Kerja Nyata tematik dengan tema desa wisata, didesainmengacu pada prinsip ekowisata berkelanjutan dilakukansebagai salah satu upaya mengoptimalkan potensi wisata hiu paus. Beberapa tahapan kegiatan yang dilakukan adalah: survei lokasi, perencanaan program kerja, dan focus group discussion dengan mitra antara lain kepala desa, POKDARWIS, dan manajemen BUMDES untuk dapat melakukan kegiatan pengabdian yang nantinya bisa berdampak bagi masyarakat. Adapun kegiatan optimasi wisata ini dilakukan dengan pendampingan desa wisata, pembuatan bak sampah ramah lingkungan, penataan dan penghiasan gazebo, dan pembuatan papan informasi hiu paus. Kendala yang dihadapi selama kegiatan adalah minimnya partisipasi masyarakat sehingga perlu perhatian khusus dari pemerintah untuk dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dengan memberi berbagai dorongan semisal pelatihan usaha terpadu dengan melibatkan para praktisi dan penggerak ekowisata berkelanjutan lainnya.
PENERAPAN ALAT PENGASAP IKAN RAMAH LINGKUNGAN DI SENTRA PENGASAPAN IKAN KAMPUNG BUGIS AMPENAN MATARAM Sujita Darmo; Rudy Sutanto; Sultan Sultan
Jurnal Bakti Nusa Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v3i1.46

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2014 di sentra  pengasapan ikan  Kampung Bugis yang terletak di Kelurahan Ampenan Selatan, Kecamatan Ampenan Kodya Mataram Nusa Tenggara Barat Tujuan kegiatan ini adalah mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan  bermitra dengan anggota kelompok nelayan di wilayah Kampung Bugis agar dapat membuat, menerapkan dan menggunakan alat pengasap ikan yang ramah lingkungan dibandingkan dengan alat yang digunakan sebelumnya, masih berasap, kualitas ikan yang dihasilkan kurang bagus Secara garis besar pelaksanaan  kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode teori dan praktek pembimbingan teknik pengasapan ikan. Luaran kegiatan berupa transfer ketrampilan teknik pembuatan dan langkah penerapan pengasapan ikan yang ramah lingkungan, serta buku manual teknik pengasapan ikan. Dalam jangka panjang, program pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat kelompok nelayan tersebut dan sekitarnya dan juga penerapan ekonomi kerakyatan.
PENGENALAN RANGKAIAN LISTRIK SEDERHANA UNTUK MENUMBUHKAN BAKAT DAN KREATIFITAS SISWA SD PADA ILMU KELISTRIKAN Ni Made Seniari; Ida Ayu Sri Adnyani; Supriyatna Supriyatna; I.B. Fery Citarsa; I Made Ginarsa; Bagus Widhi Dharma
Jurnal Bakti Nusa Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v3i1.47

Abstract

Anak terlahir dengan kemampuan atau kecerdasan yang tinggi. Tumbuh kembang anak akan maksimal apabila didukung oleh gizi, lingkungan, pendidikan yang berkualitas,  dan peranan orang tua dalam membimbing anak mereka.  Perkembangan kecerdasan dan keterampilan anak perlu di gali agar berfungsi dan berkembang dengan maksimal.  Untuk itu seorang anak perlu diberi  pendidikan secara akademis dan di ikuti dengan kegiatan-kegiatan praktek, yang bersifat kreatif secara berkesinambungan. Khusus untuk meningkatkan bakat, kemampuan dan kreatifitas siswa di bidang ilmu teknik elektro, siswa diberikan teori ilmu rangkaian listrik sederhana yang terhubung secara seri dan pararel. Selanjutnya teori tersebut dipraktekkan oleh siswa dengan sumber batrei dan beban lampu bolham.  Siswa mengamati dan menganalisis perbedaan rangkaian seri dan pararel. Untuk analisa setiap rangkaian, siswa akan kembali dengan teori-teori yang telah didapat. Siswa menjadi lebih cerdas, semakin kreatif dan bersemangat. Terbukti dari hasil karya rangkaian instalsi listrik yang sederhana dalam papan modul yang dilengkapi dengan saklar-saklar.