cover
Contact Name
Sultan
Contact Email
sultandarma@unram.ac.id
Phone
+6287703398383
Journal Mail Official
jurnalbaktinusa@unram.ac.id
Editorial Address
Fakuktas Teknik Jurusan teknik elektro Unversitas Mataram Jln Majapahit No 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Bakti Nusa
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27212181     EISSN : 27471357     DOI : https://doi.org/10.29303/baktinusa.v3i2.58
Jurnal Bakti Nusa: adalah jurnal ilmiah sebagai forum komunikasi ilmiah hasil aplilkasi pengabdian kepada masyarakat yang meliputi bidang saintek , soshum adn Umum. Artikel yang dipertimbangkan untuk dimuat adalah berupa hasil pengabdian atau hasil pemikiran yang belum pernah diterbitkan atau tidak sedang menunggu diterbitkan pada publikasi lain.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 60 Documents
PEMANFAATAN PEKARANGAN DENGAN SISTEM PENANAMAN KOMBINASI HIDROPONIK DAN ORGANIK MENGGUNAKAN BOTOL PLASTIK DI DESA SAMA GUNA Desi Widianty; irma arrifa fatma; Lalu Muhammad Wisnu Wardhana; Muhammad Aribillah; baiq ridha rahayu; Fahmi Jafari
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i1.77

Abstract

Rumah Pangan Lestari (RPL) atau disebut dengan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan tema KKNT Unram yang berlokasi di Desa Sama Guna. Konsep dari Rumah Pangan Lestari adalah pemanfaatan pekarangan rumah yang ada untuk budidaya tanaman dalam rangka ketahanan pangan. Sosialisasi mengenai Pekarangan Pangan Lestari adalah salah satu cara pendekatan dan pengenalan kepada masyarakat Desa Sama Guna mengenai konsep Pekarangan Pangan Lestari , sehingga dapat diterapkan oleh masyarakat Desa Sama Guna. Budidaya tanaman kangkung menggunakan botol plastik bekas merupakan salah satu penerapan Pekarangan Pangan Lestari yang dapat dilakukan masyarakat karena cukup mudah dan sangat sederhana. Budidaya tanaman kangkung tersebut dilakukan dengan menerapkan sistem penanaman kombinasi organik dan hidroponik yang aman untuk lingkungan sekitar. Setelah tahap sosialisasi dilanjutkan dengan pelaksanaan menanam budidaya tanaman kangkung.dengan menggunakan botol plastik bekas melalui prinsip sistem penanaman  organik dan hidroponik yang cukup mudah untuk dilakukan karena menggunakan limbah botol plastik bekas dan hanya menyediakan media tanam tanah dan air, serta cukup efisisen karena menanam tanaman kangkung tidak membutuhkan waktu yang cukup lama.
PENINGKATAN KESADARAN AKAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA MELALUI REVITALISASI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK KARYAWAN KERAJINAN KULIT KERANG MUTIARA “CONCHA” HANDYCRAFT I Wayan Joniarta; Made Wijana; I Kade Wiratama; I Made Nuarsa; I Dewa Okariawan
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i1.80

Abstract

Concha Handycraft sebagai usaha rintisan anak muda, memproduksi produk kreatif , Usaha ini khusus mengolah limbah-limbah produksi kerajinan kulit kerang.. Bagian proses yang paling banyak menghasilkan debu adalah proses mengupas dan memotongkulit kerang..Permasalahan yang ada yaitu, ketersediaaan alat pelindung diri, kesadaran dalam penggunannya.Metode yang digunakan adalah penyuluhan penggunaan alat pelindung diri, peragaaan penggunaan langsung bekerja dan memberi bantuan untuk pengadaan alat pelindung diri.Hasil pengabdian dikaji secara kuantitatif dengan menggunakan kuisioner  SkalaLikert.Setelah kegiatan pengabdian ini terlaksana maka, sudah adapenyediaan jumlah Alat Pelindung Diri (APD)  secara memadai, bahwa ada peningkatan kecukupan APD untuk semua karyawan yang bekerja di Concha Handycraft  dengan rata-rata sebesar 46.40%. Peningkatan kecukupan APD yang tertinggi adalah pada masker  yaitu 60 %, dan yang terendah adalah peningkatan kecukupan pada penutup kepala (topi) sebesar 32.00 %. Kesadaran menggunakan APD tersebut juga meningkat, untuk semua karyawan yang bekerja di Concha Handycraft  dengan rata-rata sebesar 48.80%. Tertinggi dalam menggunakan Sarung tangan yaitu 68 %, dan yang terendah adalah peningkatan kesadaran menggunakan clemek (Apron), sebesar 32.00 %. Dari segi kenyamanan menggunakan APD bahwa ada peningkatan  untuk semua karyawan yang bekerja di Concha Handycraft  dengan rata-rata sebesar 49,60%. Untuk yang tertinggi pada penggunaan sarung tangan yaitu 60 %, dan yang terkecil adalah penggunaan clemek (Apron), sebesar 40.00 %. Perubahan-perubahan yang terjadi pada karyawan ke arah yang lebih baik akan mampu mendorong adanya peningkatan produktiftas usaha, sehingga bisa berkelanjutan.
PELATIHAN PERENCANAAN DAN PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK YANG AMAN BERDASARKAN PUIL 2011 (SNI 0225:2011) UNTUK BANGUNAN BAGI MASYARAKAT DESA JELANTIK, KECAMATAN JONGGAT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Sultan Sultan; Sudi Mariyanto Al Sasongko; I Made Ari Nrartha; Bulkis Kanata; I Made Ginarsa; Agung Budi Mulyono
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i1.90

Abstract

Desa Jelantik merupakan salah satu desa dari 13 desa yang ada dikecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah  berpenduduk 10.393 Jiwa. Masyarakat desa Jelantik  berpendidikan masih rendah yaitu sebagian besar hanya tamat SD, SMP dan SMA, dan mereka tidak memiliki keterampilan untuk mendapatkan pebekerjaan, sehingga desa Jelantik dijadikan mitra untuk dilaksanakan pelatihan.  Perekonomian masyarakat Desa Jelantik masih tergolong rendah, dengan mata pencaharian mereka adalah sebagai petani dan buruh tani. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, Akademisi dari Univesitas Mataram memberikan pelatihan bidang kelistrikan kepada masyarakat Desa Jelantik khususnya pemuda  putus sekolah, sehingga dengan bekal keterampilan yang diperoleh dari pelatihan tersebut mereka memperoleh kesempatan atau peluang untuk mendapatkan pekerjaan dan penghasilan terutama untuk diri sendiri. Kegiatan pelatihan perencanaan dan pemasangan instalasi listrik untuk bangunan yang telah  dilaksanakan di Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, hampir 100%  peserta  merasakan manfaat dan menginginkan pelatihan kembali yang dilaksanakan secara periodik. Demikian pula setelah mengikuti pelatihan, sebanyak 77% peserta menyatakan instalasi rumah mereka tidak aman (tidak memenuhi standar menurut SNI-PUIL 2011).
DISEMINASI ALAT PENGIRAT BAMBU KE PENGRAJIN BAMBU DI DESA RADAMATA, SUMBA BARAT DAYA salman Salman; Sugiman Sugiman; Paryanto Dwi Setyawan; Sinarep Sinarep; I Made Adi Sayoga
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i1.97

Abstract

Pemanfaatan bambu seyogyanya menciptakan peluang nilai tambah yang lebih tinggi untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Perlu dilakukan sinergitas program-program pemerintah lintas sektor untuk dapat mewujudkan pengembangan bambu yang terintegrasi sehingga menjadikan bambu sebagai penggerak ekonomi rakyat. Karena itulah dengan tujuan untuk mengoptimalkan potensi pengembangan pengolahan bambu di daerah tertinggal, maka tim pelaksana peningkatan kapasitas tenaga kerja non pertanian melakukan diseminasi alat pengirat bambu di di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.  Kegiatan diawali dengan pembuatan alat pengirat bambu melalui tahap perancangan sebelumnya dari tim LPPM Unram. Selanjutnya alat di-diseminasi ke pengrajin bambu di Sumba Barat Daya. Hasil dari kegiatan adalah adanya sikap antusiasme dari para pengrajin dan adanya alat pengirat bambu pada pengrajin setempat.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN DAUN KOPI MENJADI ”TEH GEDENG KUPI” DESA PUSUK LESTARI, KECAMATAN BATU LAYAR, KABUPATEN LOMBOK BARAT Lalu M. H. Algifari; Ahmad Alamsyah; Kezia N. Todingan; Rizkia Safitri
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL BAKTI NUSA
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i1.102

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan fisik yang ditandai dengan penurunan kecepatan pertumbuhan dan merupakan dampak dari ketidakseimbangan gizi. Saat stunting masih ada di Desa Batu Putik, penyebabnya adalah rendahnya derajat kesehatan masyarakat dan lingkungan yang mana hal ini dapat dilihat dari perilaku pola hidup bersih dan sehat, kemudian kurangnya sarana masyarakat untuk mengetahui informasi penting mengenai stunting, kurangnya pengetahuan akan pentingnya kebutuhan nutrisi yang baik sebelum dan pada masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan, sehingga perlu diberikan pelatihan kepada anak-anak di Desa Batu Putik mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat dalam salah satu upaya pencegahan stunting di desa tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam tema stunting bekerjasama dengan pelaksanaan program KKN Tematik Universitas Mataram periode Juni-Agustus 2022 melalui metode penyuluhan kepada masyarakat di Dusun Onyok, desa Batu Putik memberikan wawasan pengetahuan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat yang di ikuti oleh anak anak SD kelas 1-4 Sekolah Dasar.  Setelah satu bulan dari pelatiha tersebut yang setap saa di evaluasi maka dalam waktu satu bulan pola sikap anak anak yang sudah terlatih tersebut sudah dapat menjalani pola hidup  untuk melaksanakan PHBS.
PEMBUATAN DAN INSTALASI INVERTER OTOMATIS SEBAGAI LISTRIK CADANGAN UNTUK MUSHOLLA AL HUDA Budi Darmawan; , Cahyo Mustiko Okta Muvianto; Suthami Ariessaputra; Syafaruddin Ch
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.69

Abstract

Mushalla Al-Huda di Dusun Kapek Atas, Desa Gunungsari, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat menawarkan berbagai kegiatan seperti pengajian rutin, membaca dan menghafal Al-Quran dan masih banyak kegiatan sosial lainnya yang membutuhkan listrik untuk mendukung operasionalnya. Mushalla Al-Huda hanya menggunakan listrik dari jaringan PLN dan belum memiliki sistem listrik cadangan. Artinya, jika aliran listrik dari jaringan PLN padam, maka kegiatan diliburkan. Untuk mengatasi kondisi tersebut, pada kegiatan pengabdian ini dilakukan instalasi inverter otomatis sebagai sumber listrik cadangan. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan pemasangan inverter otomatis yang telah selesai dilaksanakan pada 27 September 2018. Selanjutnya pada 13 November 2018, dilaksanakan pelatihan penggunaan inverter yang diikuti oleh jamaah di mushalla Al-Huda. Inverter yang telah dipasang berfungsi dengan baik seperti yang diharapkan. Dengan terpasangnya inverter pada mushalla al-huda maka kegiatan rutin mushalla seperti pengajian, baca Al Quran dan hafalan yang biasanya diselenggarakan pada malam hari, dapat tetap berjalan dengan lancar walaupun terjadi pemadaman listrik PLN.
IMPLEMENTASI DAN OPTIMALISASI MITIGASI BENCANA GUNA MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DESA MEKAR SARI KECAMATAN PRAYA BARAT, KABUPATEN LOMBOK TENGAH I Wayan Joniarta; Farah Najwasyah; Samudera Lalu Banu; Tiara Dwi Astuti; Nabilla Mandalika
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.91

Abstract

Desa Mekar Sari Kecamatan Praya Barat berpotensi mengalami bencana gempa bumi, tsunami, tanah longsor, kekeringan, serta kebakaran hutan dan lahan. Metode penyuluhan mitigasi bencana dan simulasi tanggap bencana sangat penting dilakukan. Risiko ancaman bencana di desa Mekar Sari termasuk tinggi, tetapi tingkat pendidikan penduduk desa Mekar Sari terbilang rendah. Kehadiran mahasiswa KKN Tematik Unram bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran masyarakat terkait mitigasi bencana. Serangkain kegiatan yang telah dilakukan yaitu sosialisasi mitigasi bencana  di kantor desa, sosialisasi door to door, dan simulasi tanggap bencana di sekolah. Pendekatan deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan dan menjelaskan perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat. Hasil pengolahan data 48 responden menunjukkan, sebelum diadakan sosialisasi mitigasi bencana, 85% masyarakat menyatakan bahwa penyuluhan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam tidak perlu dilakukan dan 15% menyatakan sangat diperlukan, hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan masyarakat terkait dengan bencana dan mitigasi bencana. Setelah mengadakan penyuluhan maka terjadi perubahan yang sangat besar dimana sebanyak 73% responden menyatakan pentingnya tindakan kesiapsiagaan tanggap bencana, sisanya 27% menyatakan tidak perlu.
SOSIALISASI UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN USIA DINI DAN KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA SENANGGALIH, KECAMATAN SAMBELIA, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Siti Rubi'ah; Sultan .; Arif Rahmansyah; Lalu Pitra Nugraha; Malida Malida; Hamdalah Hamdalah
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.92

Abstract

  Pernikahan usia anak masih menjadi masalah serius di Indonesia. Siswa sekolah sebagai generasi pada kelompok umur tersebut perlu memiliki pengetahuan komprehensif terkait penyebab dan akibat pernikahan usia anak sebagai upaya preventif. Kegiatan sosialisasi ini penting dilakukan dengan tujuan mengubah persepsi siswa terhadap penyebab dan dampak dari pernikahan usia dini. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan bertempat di Yayasan Ponpes MTs/MA NW Sambelia. Sebanyak 45 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. Pernikahan usia anak akan memberikan dampak yang sangat serius terhadap psikologi, mental maupun fisik anak tersebut. Ditinjau dari segi kesehatan, perkawinan usia anak akan meningkatkan resiko kehamilan karena organ reproduksinya belum siap. Dari segi pendidikan, mereka yang melakukan pernikahan dini banyak mengambil konsekuensi putus sekolah. Akibatnya mereka kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga semakin sulit untuk mengakses lapangan pekerjaan. Hal ini kemudian akan berdampak pada pola pikir mereka dalam menjalani hidup dan kehidupan ini. Emosi mereka cenderung tidak stabil dalam menyelesaikan setiap persoalan sehingga rawan terjadi konflik dan berujung pada perceraian.  
PERANAN DIGITAL MARKETING BAGI USAHA MIKRO DALAM MENGGEMBANGKAN DESA UNGGA SEBAGAI DESA WISATA KAMPUNG PERAK I Wayan Joniarta; Hasyim Kholid Hasan Qorib; Winda Maliana Hainingsih; Fini Laelani Puspitasari; Abdullah Jundi; Dodi Setyawan; Ahliwathany Rivaldi; Huriah Huriah; Siti Umrah; Dini Suryaningsih; Fani Ladira
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.96

Abstract

Desa Ungga merupakan salah satu satu desa yang terletak di Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Desa Ungga juga terkenal karena kerajinan peraknya, dan banyak toko seni di daerah wisata yang bermitra dengan perajin di desa ini. Permasalahan yang ada di perajin perak desa Ungga yaitu, kurangnya promosi dan pemasaran produk yang masih terbatas. Program kuliah kerja nyata  universitas Mataram tahun 2023 telah melakukan pemberdayaan perajin perak . Metode pendekatan partisipatif telah di lakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) Pendataan jumlah perajin perak di desa Ungga, 2) Pembuatan media-media promosi kerajinan perak, 3)Pembuatan website e-comerce untuk pemasaran produk kerajinan perak, 4) Melatih operator yang akan mengelola website e-comerce.  Setelah melewati tahapan tersebut tim pelaksana mendekati para perajin untuk identifikasi produk perak unggulan  yang akan di unggah di website. Dari proses tersebut maka website e-comerce dengan .Link;(https://desaunggaofficial.wordpress.com/) telah bisa diakses. Perajin yang sudah memasukkan produk ke e-commerce tersebut yaitu : Jaelani (Jean’s Kreatif),Tamrin’s Silver (Tamrin Creative), Abdul kahar (Dul’s Silver), Farid, (DHIMAS SILVER) (https://unggacreative.mygostore.com). Tim pelaksana juga melakukan survey kepada masyarakat desa Ungga  untuk mencari tanggapan warga dengan adanya website e-comerce dengan cara mengedarkan kuisioner.  tersebut. Dari hasil survey  didapatkan hasil bahwa 90% masyarakat desa Ungga sangat setuju dengan adanya website tersebut dan 10 % yang tidak setuju. Sehingga dapat dikatakan bahwa program pembuatan website tersebut sudah berhasil mengangkat produk kerajinan perak di Desa Ungga.
PENYULUHAN PENGGUNAAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA SECARA AMAN DAN HEMAT KEPADA WARGA DUSUN BUANI Ida Bagus Fery Citarsa; I Ketut Wiryajati; I Nyoman Wahyu Satiawan; Supriono .; I Made Budi Suksmadana
Jurnal Bakti Nusa Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Nusa
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/baktinusa.v4i2.100

Abstract

Penggunaan peralatan listrik rumah tangga bagi masyarakat secara umum memiliki permasalahan yaitu sebagian masyarakat belum memahami penggunaan peralatan listrik rumah tangga secara aman dan hemat. Permasalahan di atas juga dialami oleh warga masyarakat yang berada di Dusun Buani, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Hal ini disebabkan oleh latar belakang pendidikan warga Dusun Buani yang sebagian besar menengah ke bawah yang tentunya kurang dalam pengetahuan ketenagalistrikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang penggunaan peralatan listrik rumah tangga secara aman dan hemat kepada masyarakat di dusun tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui 3 tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Berdasarkan evaluasi diperoleh hasil bahwa kegiatan penyuluhan ini telah memberikan pengetahuan kepada warga dusun tersebut mengenai teknik pemakaian peralatan listrik rumah tangga secara aman dan hemat. Ini dapat menunjang keselamatan warga dalam menggunakan peralatan listrik, serta dapat menghemat pengeluaran rumah tangga terkait dengan penggunaan tenaga listrik secara keberlanjutan.