Articles
113 Documents
Optimalisasi Pendidikan Nonformal Melalui Partisipasi Mahasiswa KKN IAIN Kediri Di Desa Klepek
Zulfa Nabila;
Widya Nur Fadila;
Putri Farica
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.885
Pendidikan di Indonesia terbagi menjadi tiga, yaitu pendidikan formal, pendidikan nonformal, dan pendidikan informal. Pendidikan nonformal dalam bidang agama Islam di Desa Klepek yaitu terdapat empat TPQ, sedangkan lembaga Bimbingan Belajar yang ada di desa klepek tidak begitu banyak dan sedikit peminat karena kurangnya dorongan dan kesadaran orang tua untuk memajukan pendidikan formal siswa tersebut. Penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) dengan subjek penelitian siswa dari 4 TPQ di desa Klepek yang berjumlah kurang lebih 170 siswa dan juga kurang lebih 15 siswa kegiatan bimbingan belajar tambahan. Bentuk optimalisasi yang dilakukan siswa KKN IAIN Kediri adalah dengan memberikan materi tambahan di setiap TPQ di Desa Klepek dan membuka kegiatan bimbingan belajar tambahan untuk anak-anak di Desa Klepek. Kata kunci: Pendidikan nonformal, TPQ, Bimbingan belajar tambahan
Program Pendampingan Guru Dalam Implementasi Basic Science Kits Pada Kurikulum Merdeka Belajar Di Sekolah Dasar Negeri Bojong
suci siti lathifah;
Aip M. Irpan;
Lilis Supratman;
Apriliana Rossa;
Risma Puspita Sari;
Azzura Gryniprillady Meyradhia
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.988
Kurikulum Merdeka mempunyai tiga karakteristik utama yaitu: 1). Pengembangan kemampuan non-teknis (soft skills); 2). Berfokus pada materi esensial; 3) Memberikan fleksibilitas bagi guru. Science Kits berupa seperangkat alat/komponen yang ditempatkan dalam suatu tempat tertentu berfungsi sebagai alat peraga IPA. Dalam penggunaannya, biasanya alat-alat tersebut dirakit terlebih dahulu. Basic science kits merupakan alat peraga IPA ini berfungsi untuk menghadirkan suatu kejadian alam di dalam kelas selama pembelajaran IPA. Alat peraga IPA sangat diperlukan karena dengan alat peraga IPA siswa tidak harus keluar kelas, kejadian alam dapat diamati berulang-ulang, dan kejadian tersebut dapat diamati setiap saat. Maka kegiatan PkM ini berupa memberdayakan guru SD dalam menggunakan science kits di dalam kurikulum Merdeka sehingga tujuan dari pembelajaran IPA dapat tercapai. Solusinya dengan melakukan pelatihan dan pendampingan guru dalam menggunakan science kits dan mengimplementasikannya di dalam kurikulum Merdeka. Metode ini dilengkapi dengan teknik learning by doing. Proses pelatihan dilakukan dengan demonstrasi dan diskusi interaktif. Sedangkan proses pendampingan dilakukan dengan tehnik guide inquiry (inkuiri terbimbing) dengan metode praktikum. Manfaat yang diperoleh oleh guru-guru IPA yang mengikuti kegaitan Pengabdian kepada Masyarakat pendampingan guru dalam implementasi basic science kits pada kurikulum merdeka belajar karena menambah wawasan dan pengalaman dalam melaksanakan praktikum dengan menggunakan basic science kits. Mengatasi kesulitan guru dalam keterampilan menggunakan alat-alat praktikum pada basic science kits. Serta guru- guru dapat mengajarkan siswanya pengalaman praktikum dengan menggunakan basic science kits.
Pemberdayaan Keterampilan Warga Binaan dalam Usaha Peningkatan Efikasi diri di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang
Hendra Hendra;
Tri Angreni;
Vivin Hanitha;
Yunia Oktari;
Lia Dama Yanti;
Rini Novianti
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1016
Peningkatan Keterampilan warga binaan pada Lembaga permasyarakatan Kelas IIA Tangerang, saat ini banyak mengikuti program latihan untuk menambah keahlian softskill melalui pemberdayaan program efikasi diri. Tujuan dari pembinaan adalah mendampingi narapidana agar siap diterima saat masa tahanan usai dan membekali mereka dalam hal keterampilan dan wirausaha, siap secara mental dan fisik untuk kembali ke masyarakat. Manfaat pembinaan ini sungguh besar dan banyak dirasakan oleh para warga binaan untuk lebih siap berkontribusi kelak . Ilmu dari pembinaan yang didapat bisa dipakai untuk mencari peluang atau bahkan membuat usaha baru dan diharapkan bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Pengabdian ini dilakukan oleh tim dosen Universitas Buddhi Dharma melalui metode survey, pelatihan dan evaluasi. Pelatihan berjalan lancar dan Semangat para warga binaan dalam mengikuti pelatihan sangat aktif dilihat dari banyaknya peserta yang aktif bertanya pada sesi penjelasan. Diharapkan kegiatan ini bisa berlangsung berkelanjutan.
Pelatihan Soft Skill Komunikasi Efektif Pada Puja Bhakti Remaja Cetiya Vijja Gana Tangerang
Wilson Liukarya;
Diana Silaswara;
Metta Susanti;
Aldi Samara
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1017
This PKM activity was a collaboration between the Faculty of Business from Buddhi Dharma University and the Vijja Gana Adhikara Foundation. This activity has placed at the Cetiya Vijja Gana Vihara and the places located at Kotabumi, Tangerang Regency, Banten Province. The training participants who attended the training were young men and women at Cetiya Vijja Gana, and the activities has carried out over six months, with planned training activities in the form of focus group discussions, material presentations and interactive questions and answers between material providers and training participants and mentoring. The material provided was the needs requested by the Vijja Gana Adhikara Foundation at the start of the meeting, namely the communication methods available for young men and women under the guidance of the Vijja Gana Adhikara Foundation. Participants in the training are young men and women who's trained in the religious field of the Vijja Gana Adhikara Foundation. The planned output of this student creativity development activity is to improve Soft Skills in Effective Communication for young men and women at Cetiya Vijja Gana.
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi Dan Pemasaran Bagi UMKM Kemiri Kelurahan Sumber Agung Bandar Lampung
Indah Lia Puspita;
Hardini Ariningrum;
Eka Sariningsih;
Apip Alansori;
Tina Setia Wati Dewi
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1020
UMKM merupakan salah satu pilar terpenting dalam perekonomian Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UMKM, jumlah UMKM saat ini sudah mencapai 64 juta yang masih dihadapkan pada berbagai tantangan seperti akses pembiayaan, akses pasar hingga teknologi informasi yang memadai. UMKM menjadi salah satu prioritas nasional mengingat besarnya potensi dan kehebatannya dalam menghadapi krisis ekonomi, membantu penyerapan tenaga kerja, dan sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. Kegiatan Pengabdian masyarakt ini bertujuan untuk meningkatkan pemasaran melalui media sosial melalui pemberdayaan salah satu UMKM Kemiri di wilayah Desa Sumber Agung Bandar Lampung. UMKM Kemiri yang masih menggunakan sistem konvensional dalam proses produksi, promosi dan pemasaran produknya sehingga hasil penjualan dirasa belum optimal serta terbatasnya jangkauan promosi produk mereka karena promosi masih dilakukan dengan cara mouth to mouth. Kegiatan ini berkontribusi untuk membuka wawasan dan pengetahuan pentingnya memanfaatkan media sosial didalam mempromosikan dan memasarkan suatu produk sehingga pelaku UMKM Kemiri dapat meningkatkan penjualan, menghemat biaya, dan memperluas pangsa pasarnya
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Pengembangan E-Marketing Penjualan Hasil Bumi di Desa Banjar Negeri Kabupaten Pesawaran
Suhendro Yusuf;
T.M Zaini;
Sushanty Saleh
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1021
Kemajuan teknologi yang pesat dan menyambut era society 5.0 menuntut para petani untuk ikut memperbaharui sistem pertanian maupun penjualan hasil pertanian. Masalah yang dihadapi petani di Desa Banjar Negeri adalah harga jual pada umumnya ditentukan oleh pedagang setempat, sehingga petani sulit untuk mengembangkan hasil panennya ke pembeli serta kesusahan dalam memasarkan hasil panennya dengan harga yang sesuai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk pendampingan dan membantu masyarakat desa dalam meningkatkan penjualan hasil bumi melalui e-marketing. Penjualan hasil bumi dengan merancang sebuah sistem informasi yang akan digunakan masyarakat setempat khususnya di Desa Banjar Negeri untuk memasarkan hasil panennya ke konsumen yang berupa jenis tanaman palawija. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat memiliki kemampuandan keterampilan dalam kegiatan penjualan hasil bumi melalui e market dan dapat meningkatkan penjualan dari sebelumnya
Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pendampingan Desain Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi Canva Pada SMK Ma’arif 3 Pesawaran Lampung
Muhammad Junaidi;
Saddam Hussain Inonu;
Yuli Syafitri;
Usman Rizal;
Rusdan Rusdan;
Ketut Prtayasa
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1024
Upaya peningkatan mutu Pendidikan di indonesia yang tertuang Undang-undang Republik Indonesia No. 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen, yang menyatakan bahwa pembangunan nasional dalam bidang Pendidikan adalah upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia serta mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mewujudkan masyarakat yang adil, Makmur, dan beradab berdasarkan Undang-undang dasar 1945 dan Pancasila. Kegiatan Pengabdian ini adalah upaya peningkatkan kompetensi guru yang dibutuhkan kegiatan pendampingan atau pelatihan pada guru SMK Ma’arif 3 Pesawaran. Perkembangan teknologi yang begitu cepat sekolah juga harus siap menghadapi tantangan dari sisi akademik, keilmuan ataupun sumber daya manusia. Teknologi berkembang dan kini menjadi kebutuhan semua kalangan membuat media pembelajaran yang digunakan juga harus disesuaikan. Pendampingan ini berupa pendampingan desain media pembelajaran mengunakan aplikasi canva dapat meningkatkan kompetensi guru SMK Ma’arif 3 Pesawaran. Analisa kegiatan pengabdian ini menggunakan pretest dan postest untuk mengetahui keefektifan kegiatan pendampingan desain media pembelajaran berbasis aplikasi canva. Berdasarkan hasil pretest dan postest yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman secara signifikan membuatan desain media pembelajaran berbasis aplikasi canva sehingga pembelajaran bias lebih baik
Literasi Digital : Peningkatan Pemahaman dan Edukasi Kepada Generasi Millenial di SMK Islam Adiluwih
Syahrizal Siregar;
Ruki Rizal;
Indera Indera
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1026
Pemanfaatan teknologi yang baik nyatanya mampu membantu perkembangan bidang-bidang penting dalam kehidupan masyarakat, salah satunya di bidang Pendidikan. Masih minimnya pengetahuan dan wawasan masyarakat terutama remaja berkaitan dengan penggunaan Literasi digital. Literasi digital merupakan upaya memanfaatkan teknologi dalam menemukan, menggunakan, dan menyebarluaskan informasi dalam dunia digital seperti saat ini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan dengan meningkatkan wawasan kepada siswa-siswi SMK Islam Adiluwih yang termasuk pada generasi milenial dalam pemanfaatan literasi digital. Selain itu pula menguraikan dampak dari literasi digital sehingga dapat menggunakannya secara bijak. Kegiatan edukasi dan pelatihan ini mampu memberikan pemahaman dan keterampilan kepada generasi milenial bahwa literasi digital berperan penting dalam menunjang pembelajaran maupun dalam memahami segala informasi yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelatihan Digital Enterpreneurship untuk Meningkatkan Kemampuan Berwirausaha bagi Generasi Muda pada SMK Miftahul Falah Sinar Mulya Kabupaten Pringsewu
Indra Jaya;
Citrawati Jatiningrum;
Miswan Gumanti
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1027
Perkembangan teknologi di era digital telah memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan, diantaranya adalah kehidupan dunia usaha (bisnis). Menjalankan usaha dengan memanfaatkan teknologi melalui media sosial merupakan tuntutat para wirausaha saat ini. Market place akan terbentuk dengan mudah melalui pemanfaatan teknologi. Fenomena ini disikapi dengan maraknya orang berbisnis melalui media sosial, tidak terkecuali di kalangan generasi muda. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pelatihan melalui peran teknologi digital dalam menciptakan peluang bisnis bagi generasi muda untuk berwirausaha. Kegiatan ini dilakukan di SMK Miftahul Falah kabupaten Pringsewu pada siswa-siswi program studi Bisnis Digital. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa teknologi digital memberikan peluang terbangunnya wirausaha pada generasi muda. Dengan memanfaatkan media sosial mereka dapat menjalankan bisnis dan mempunyai penghasilan sehingga dapat mencukupi kebutuhan. Kegiatan ini menghasilkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa pada kewirausahaan digital dengan pemanfataan teknologi pada generasi muda khususnya di kabupaten Tujuannya agar generasi muda juga melek teknologi yang dampaknya pada semakin banyaknya wirausaha muda dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian daerah.
Bantuan Edukasi melalui ‘Sekolah Darurat’ Yayasan Perintis Pendidik Nusa Sebagai Upaya Inovasi Sosial Pedesaan pada Lokasi Terkena Bencana Gempa Cianjur
Arfan Damari;
Wiwik Dwi Haryanti;
Haifa Salsabila Huda;
Muhammad Abdi Ridha;
Aditya Musfiyansyah;
Satria Abadi
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32877/nr.v3i1.1034
Bencana menyisakan trauma mendalam bagi semua yang mengalaminya. Anak- anak adalah bagian masyarakat yang rentan terhadap efek bencana. Gempa Cianjur November 2022 meluluh-lantakan banyak bangunan termasuk sekolah. Para murid tidak memiliki kegiatan pembelajaran, sehingga anak-anak menghabiskan waktu dengan bermain di tenda pengungsian. Dibutuhkan program pemulihan yang menguatkan mental anak. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah representasi tindakan responsif Yayasan Pendidik Nusa, yaitu bantuan edukasi ‘Sekolah darurat’ yang merupakan salah satu inovasi bagi upaya penyelesaian permasalahan pengembangan sumberdaya pedesaan yang terkena bencana. Tim pengabdian merupakan relawan yang membantu dalam Sekolah Darurat pada lokasi bencana. Program healing yang berdampak mumpuni adalah meningkatkan semangat belajar anak-anak paska gempa agar pulih dari traumanya . Pendirian sekolah darurat oleh Yayasan Perintis Pendidik Nusa dilakukan di 2 kecamatan. Yaitu di desa Suka jaya kecanatan Cugenang Cianjur dan desa Sukawangi kecamatan Warung kondang. Sejumlah 54 siswa di Sukajaya dan 52 siswa di Sukawangi. Kegiatan sekolah darurat selain melibatkan relawan dari luar kota Cianjur juga menggerakan 4 guru lokal untuk ikut mengajar. Pembelajaran dilakukan setiap hari , dilakukan setiap hari karena menguatkan mental para murid.