cover
Contact Name
Riki
Contact Email
riki.tan@live.com
Phone
+6281807834703
Journal Mail Official
riki.tan@live.com
Editorial Address
Jl. Flamboyan 2 Blok B3 No. 26 Griya Sangiang Mas - Tangerang 15132
Location
Kab. tangerang,
Banten
INDONESIA
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28092708     DOI : https://doi.org/10.32877
Pengembangan pemikiran utama yang ditargetkan adalah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat. Pengembangan UMKM Pengembnagan Digital Marketing dan E commerce Pemberdayaan Sumber Daya Manusia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 135 Documents
Transformasi Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Pelatihan Strategis untuk Meningkatkan Daya Saing Toko Tata Jaya di Era E-Commerce Tommy Setiawan Ruslim
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i2.2621

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membuka peluang besar bagi perusahaan untuk meningkatkan daya saing bisnis mereka. Namun, banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menghadapi tantangan dalam memanfaatkan teknologi ini secara efektif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pelaku UMKM, yaitu Tata Jaya tentang pentingnya teknologi digital sebagai alat strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan pendampingan langsung. Pelaksanaan kegiatan melibatkan sesi pelatihan tentang pemasaran digital, penggunaan platform e-commerce, serta pengelolaan data berbasis teknologi untuk pengambilan keputusan bisnis yang lebih baik. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk membantu toko Tata Jaya mengimplementasikan strategi-strategi tersebut dalam operasional sehari-hari. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap teknologi digital, mendorong inovasi dalam model bisnis mereka, serta memperkuat daya saing mereka di pasar yang semakin kompetitif. Pendekatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi untuk keberlanjutan bisnis.
Edukasi Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Jejama Secancanan Kabupaten Pringsewu Marilin Kristina; Budi Usmanto; Kasmi Kasmi; Febby Angelia; Habibah Habibah
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i2.2877

Abstract

Peningkatan permasalahan kuantitas sampah menuntut tanggungjawab pemerintah dan masyarakat. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dan kurangnya pemahaman dalam pengelolaan sampah menimbulkan banyak permasalahan, terutama sampah rumah tangga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi pengelolaan sampah melalui bank sampah dan mengenalkan pentingnya Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) bagi masyarakat. Edukasi ini dilaksanakan di Bank sampah TPS3R Jejama Secancanan Kabupaten Pringsewu oleh Forum TPS3R-TPST Kabupaten Pringsewu. Hasil kegiatan pengabdian ini mendorong pengelolaan berbasis masyarakat, yaitu pengolahan sampah di tingkat rumah tangga dan komunitas, seperti komposting dan pemilahan sampah organik-anorganik, untuk mengurangi beban ke tempat pembuangan akhir sampah. Selain itu hasil pengolahan sampah dapat menghasilkan produk yang dapat bernilai jual untuk menambah kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan swasta merupakan kunci utama dalam memperbaiki pengelolaan sampah, menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Pencegahan Dampak Negatif Gadget terhadap Kesehatan Fisik dan Mental Anak-anak di Tengah Perkembangan Teknologi Informasi yang Masif Novi Ayu Kristiana Dewi; Rohmani Rohmani; Evi Haryani
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i2.2965

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada orang tua untuk mencegah dampak negatif gadged terhadap kesehatan mental dan fisik anak. Kegiatan ini dilakukan di Pekon Fajar Agung dengan target utama adalah orang tua terutama ibu rumah tangga yang memiliki anak balita dan anak usia sekolah. Kegiatan dimulai dari survey lapangan, koordinasi dengan pihak pekon, dan pelaksaan sosialisasi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, adapun upaya pencegahan dampak buruk gadged dimulai dengan menanamkan kesadaran terhadap orang tua terlebih dahulu. Selanjutnya langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk meminimalisir dampak buruk gadged bagi anak-anak antara lain: memberikan contoh nyata kepada anak untuk mengurangi aktivitas tidak penting melalui gadged, membatasi durasi penggunaan gadged, menunda screentime pada anak usia balita, mengontrol penggunaan gadged bagi anak agar tidak membuka konten yang tidak mengedukasi atau bahkan terlarang, menemani anak bermain dengan melibatkan aktivitas fisik, menemani anak belajar, dan memberikan kesempatana bermain anak dengan teman sebaya namun tetap dengan pengawasan orang tua.
Enhancing Awareness and Implementation of a Recycling Management System for Fermented Beverage Packaging in Industrial Settings: English Komang Widhya Sedana Putra P; Ida Bagus Putra Wiguna; Anak Agung Ngurah Dwi Narendra; Wayan Sri Maitri
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.2863

Abstract

ustrial waste, especially from food and beverage packaging, has emerged as a pressing environmental concern. Among the challenges is the limited awareness and understanding among students regarding appropriate recycling practices within industrial settings. This community service activity aimed to enhance students’ knowledge and awareness of recycling management systems, with a focus on fermented beverage packaging in industrial environments. Conducted by students of Universitas Pendidikan Nasional (UNDIKNAS), the program included a company visit to PT. Yakult Indonesia Persada in Mojokerto, where participants engaged in interactive counseling sessions, educational media presentations, focus group discussions, and direct observations of recycling processes. The activity resulted in high levels of student engagement, with participants actively discussing and questioning the presented material. Observational learning allowed them to grasp the practical application of the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle). Overall, the activity proved effective in deepening students’ environmental awareness and understanding of sustainable industrial practices while fostering stronger academia-industry collaboration.
Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan Desain Produk dan Digital marketing di Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya Jamiatun Juliana; Azmil Umur; Renata Nanda Swastika; Santi Dewi Lestari; Intania Widyantari Kirana
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.2949

Abstract

Mojo Subdistrict in Surabaya is one of the areas with great potential for the development of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly in the culinary, handicraft, and household product sectors. However, MSME actors still face several challenges such as limited knowledge of digital marketing, unrepresentative business locations, unattractive packaging designs, and suboptimal branding and social media management. This community service activity aimed to enhance the capacity of MSME actors through training in product design and digital marketing, using methods such as material presentation, visual design creation, social media content development, and registration on e-commerce platforms. The results showed improvements in decision-making abilities, business management, and awareness of the importance of brand identity and product legality. Moreover, positive developments were observed in active participation and collaboration among MSMEs, although collective cohesion still requires improvement. Overall, this program had a tangible impact on strengthening the independence and competitiveness of local MSMEs in a more professional and sustainable manner.
Edukasi Bisnis melalui Manajemen Biaya pada Usaha Mikro di Desa Tarowang Kabupaten Jeneponto Anwar Anwar; Amiruddin Tawe; Hety Budiyanti; Deddy Ibrahim Rauf; Fitriani Rahim
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3078

Abstract

Usaha mikro di daerah pedesaan sering menghadapi kendala pengelolaan keuangan, terutama dalam manajemen biaya. Hal ini berdampak pada ketidakmampuan pelaku usaha untuk menentukan harga pokok produksi, mengatur arus kas, dan meningkatkan keuntungan secara optimal. Metode yang diterapkan meliputi penyuluhan konseptual mengenai klasifikasi biaya, pelatihan pencatatan keuangan sederhana, serta pendampingan intensif dalam penyusunan laporan biaya. Pendekatan ini dirancang untuk mengintegrasikan aspek teoritis dan praktis sehingga peserta mampu memahami sekaligus mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pemisahan biaya tetap dan biaya variabel, kemampuan menyusun catatan keuangan sederhana, serta keterampilan menentukan harga jual secara lebih akurat. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini dapat dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat fondasi keberlanjutan usaha mikro di Desa Tarowang. Penguatan kapasitas manajemen biaya diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperbesar peluang usaha mikro untuk memperluas pasar dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Pelatihan Komunikasi Efektif dan Negosiasi untuk Meningkatkan Kapasitas Tokoh Masyarakat dalam Penyelesaian Konflik Sosial Yorman Yorman; Makiah Makiah; Suriadi Ardiansyah; Salsa Artika Rosna
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3094

Abstract

Masyarakat majemuk kerap menghadapi potensi konflik sosial akibat perbedaan kepentingan, distribusi sumber daya, maupun perbedaan pandangan. Tokoh masyarakat memiliki posisi strategis sebagai mediator dalam menjaga kohesi sosial, namun keterbatasan keterampilan komunikasi dan negosiasi sering menjadi hambatan dalam menciptakan solusi damai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bagik Polak, Kecamatan Labu Api, Lombok Barat, dengan tujuan meningkatkan kapasitas tokoh masyarakat melalui pelatihan komunikasi efektif dan keterampilan negosiasi. Metode kegiatan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul berbasis konteks lokal, sosialisasi, pelaksanaan pelatihan interaktif, simulasi kasus nyata, pendampingan, hingga evaluasi pasca-kegiatan. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan komunikasi lebih dari 85% peserta, khususnya dalam mendengarkan aktif, menyampaikan pesan secara jelas, dan mengekspresikan empati. Selain itu, sekitar 80% peserta berhasil menguasai teknik negosiasi berbasis kepentingan (interest-based negotiation) untuk menciptakan solusi win-win. Dampak nyata dari kegiatan ini adalah terbentuknya forum dialog desa yang berfungsi sebagai wadah penyelesaian konflik secara partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. Integrasi pendekatan modern dengan nilai-nilai lokal, seperti musyawarah mufakat dan praktik kebersamaan, membuat program relevan dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan komunikasi efektif dan negosiasi bukan sekadar peningkatan keterampilan teknis, melainkan strategi holistik untuk membangun budaya dialog, memperkuat kohesi sosial, serta menciptakan fondasi perdamaian berkelanjutan di masyarakat pedesaan.
Peningkatan Kemandirian Remaja Di Desa Kaduara Barat Melalui Pelatihan Keterampilan Wirausaha dan Digital Untuk Mengurangi Pengangguran Hozairi Hozairi; Moh. Badri Tamam; Achmad Baihaqi
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3103

Abstract

ujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu remaja Desa Kaduara Barat menjadi lebih mandiri finansial melalui pelatihan kewirausahaan dan keterampilan digital. Permasalahan mitra meliputi rendahnya keterampilan wirausaha, minimnya literasi digital, serta belum adanya usaha produktif yang berkelanjutan. Program dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu sosialisasi dan pembentukan Kelompok Usaha Remaja (KUR), workshop kewirausahaan dan keterampilan digital, pendampingan produksi dan pemasaran produk lokal, serta evaluasi melalui monitoring dan evaluasi (monev). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, dengan rata-rata 65% pada soft skill (kepemimpinan, komunikasi, mindset entrepreneur, manajemen usaha) dan 70% pada hard skill (produksi, branding, pembuatan katalog, pemasaran digital, dan pencatatan transaksi). Dampak kegiatan ditunjukkan oleh terbentuknya empat KUR yang memiliki nama usaha, logo, BMC, katalog, dan media pemasaran digital. Usaha berbasis potensi lokal yang dikembangkan meliputi kripik pisang, rengginang, gula aren, dan jagung kriuk. Rata-rata penghasilan kelompok usaha mencapai Rp3–7 juta per bulan, sementara pendapatan individu remaja meningkat Rp50.000–100.000 per hari. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan website desa, profil potensi desa, dan buku potensi desa, serta terjalinnya kemitraan berkelanjutan antara desa dan Universitas Islam Madura. Dengan demikian, program ini terbukti mendorong kemandirian ekonomi remaja sekaligus memperkuat pembangunan ekonomi lokal berbasis keterampilan digital dan potensi desa.
Peningkatan Wawasan Siswa tentang Big Data dan Peluang Karir Akuntansi di SMK Ariya Metta Yemima Monica Geasela; Puguh Hiskiawan; Evasaria Magdalena Sipayung; Kezia Josephine; Adeline Yolanda C. Cristie
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3113

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pengaruh Big Data Terhadap Peluang Karier di Bidang Akuntansi” dilaksanakan di SMK Ariya Metta sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa mengenai perkembangan teknologi dalam bidang akuntansi. Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan siswa dalam menghadapi transformasi digital yang menuntut keterampilan baru, khususnya dalam pemanfaatan Big Data. Tahapan kegiatan mencakup survei awal, persiapan materi, pelaksanaan pelatihan, hingga evaluasi. Materi utama yang diberikan meliputi pengenalan peluang karier, jalur karier baru di bidang akuntansi dengan Big Data, tantangan implementasi, serta strategi pengembangan keterampilan di masa depan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu memahami peran penting Big Data dalam memperluas prospek karier akuntansi, sekaligus menyadari tantangan seperti kualitas data, keamanan informasi, serta keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan respons positif, dengan mayoritas peserta menilai kegiatan bermanfaat, relevan, dan disampaikan dengan jelas. Antusiasme siswa terlihat melalui keterlibatan aktif dalam diskusi, tanya jawab, dan aktivitas interaktif. Dengan demikian, PKM ini tidak hanya memperluas wawasan siswa, tetapi juga memberikan bekal strategis agar mereka lebih siap menghadapi era digital yang semakin berbasis data.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pemanfaatan AI Untuk Penyusunan Bahan Ajar Adaptif di Era Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Sigi Harismahyanti A Andi; Nurul Fiskia Gamayanti; Jamidun Jamidun; Alimatun Najiha; Morina A. Fathan
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3140

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membuka peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam penyusunan bahan ajar yang adaptif terhadap karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMP Negeri 2 Sigi dalam memanfaatkan AI, khususnya ChatGPT, guna mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berdiferensiasi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan intensif, praktik penyusunan bahan ajar berbasis AI, serta evaluasi berkelanjutan selama satu bulan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital, keterampilan teknis, serta kreativitas guru dalam pembuatan modul ajar interaktif dan kontekstual. Selain itu, terbentuk komunitas belajar mandiri yang mendorong inovasi berkelanjutan di lingkungan sekolah. Program ini membuktikan bahwa pelatihan partisipatif disertai pendampingan intensif mampu mengatasi keterbatasan infrastruktur dan literasi digital, serta menjadi strategi efektif dalam mewujudkan transformasi pembelajaran digital di daerah berkembang. Kegiatan ini diharapkan menjadi model replikasi bagi guru-guru sekolah lain dalam mengintegrasikan kecerdasan buatan sebagai bagian integral inovasi Kurikulum Merdeka