cover
Contact Name
Slamet Wardoyo
Contact Email
journal.environmental.health@gmail.com
Phone
+6285787549486
Journal Mail Official
journal.environmental.health@gmail.com
Editorial Address
Jln. 28 Oktober Siantan Hulu, Pontianak Utara, Pontianak 78241
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology
ISSN : -     EISSN : 28290836     DOI : -
Core Subject : Health, Social,
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology (JEHAST) is a peer-reviewed journal to publish articles on the result of research and development assessment and literature review in the field of Environmental Health and Technology Sanitation. This journal focuses and scope about: Environmental Health Health Promotion Epidemiology Occupational Health and Safety Vector Rodent Disease Control and Prevention Food and Beverage Sanitation Water Sanitation Land Sanitation Waste Management
Articles 88 Documents
Hubungan Peran Kader Jumantik Dan Perilaku Masyarakat Tentang PSN Dengan Angka Suspek Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Parit Haji Husin II Alpians, Aprita Monica Panessa; Salbiah, Salbiah; Susilawati, Susilawati
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.272

Abstract

Pada tahun 2022 kasus tertinggi DBD di Puskesmas Parit Haji Husin II, dengan 10 kasus dan 42 suspek DBD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran kader jumantik dan perilaku masyarakat dengan kasus suspek DBD di Puskesmas Parit Haji Husin II pada tahun yang sama. Desain penelitian yang digunakan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross-setional. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan wawancara. Populasi penelitian adalah masyarakat yang ada di wilayah kerja Puskesmas Parit Haji Husin II Kelurahan Bangka Belitung dengan jumlah penduduk sebanyak 14.889 jiwa.Hasil penelitian menyatakan bahwa rata-rata peran kader jumantik kurang berperan sebesar 85.4%. Perilaku masyarakat kurang sebesar 76.9%. Kesimpulan pada penelitian ini ada hubungan antara peran kader jumantik dengan angka suspek DBD di Puskesmas Parit Haji Husin II dengan nilai p = 0,000. Tidak ada hubungan antara perilaku masyarakat dengan angka suspek DBD di Puskesmas Parit Haji Husin II dengan nilai p =0,672.
Gambaran Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Personal Hygiene Pada Pemulung Sampah Di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kubu Raya Sinaga, Aquina Widya Anasthasya; Iswono, Iswono; Saepudin, Malik
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.273

Abstract

Sampah masih menjadi perhatian baik di dunia maupun di nasional, oleh karena itu TPA Kubu Raya menjadi tempat pembuangan sampah di kabupaten kubu raya yang menggunakan sistem open dumping. Keberadaan TPA ini menjadi tempat pekerjaan baru bagi pemulung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku Personal Hygiene pada pemulung di TPA Kubu Raya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh gambaran pengetahuan sikap dan perilaku personal hygiene pemulung sampah di TPA. Sampel dalam penelitian ini adalah semua pemulung yang berada di TPA Kubu Raya yang memiliki kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitain ini didapatkan bahwa tingkat pengetahuan pemulung sampah terhadap personal hygine masih kurang dengan hasil responden sebanyak 14 responden (45,16 %). Tingkat sikap pemulung sampah terhadap personal hygiene masih kurang dengan hasil responden sebanyak 13 responden (41,93 %) dan tingkat perilaku pemulung sampah terhadap personal hygiene yang berada di TPA Kubu Raya terbilang cukup dengan hasil responden sebanyak 15 orang (48,38 %). Tingkat pengetahuan dan perilaku pemulung terhadap personal hygiene di TPA Kubu Raya masih kurang, dan Perilaku pemulung terhadap personal hygiene di TPA Kubu Raya dapat dikatakan cukup.
Gambaran Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Masyarakat Dalam Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Parit H. Husin II Nuryani, Fifit; Supraptono, Bambang; Adib, Moh.
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.274

Abstract

Indonesia termasuk negara endemis Demam Berdarah Dengue (DBD). Pada tahun 2021 kasus DBD di Indonesia tercatat sebanyak 73.518 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 705 kasus. Menurut data Dinas Kesehatan Kota Pontianak pada 10 tahun terakhir pada Kota Pontianak tercatat kasus DBD sebanyak 1.472 orang dan 28 di antaranya telah meninggal dunia akibat penyakit DBD. Pada tahun 2022 kasus DBD tertinggi di Kota Pontianak yaitu pada Kelurahan Bangka Belitung Darat sebanyak 38 orang. Tujuan dalam penelitian ini, yaitu mengetahui pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Wilyah Kerja Puskesmas Parit H. Husin II. Jenis penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan mengambarkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki pengetahuan kurang sebanyak 2 responden (1,05%), sikap kurang mendukung sebanyak 3 responden (1,58%), serta perilaku beresiko langsung sebanyak rata-rata 1,11 (11,10%). Permasalahan yang didapat dari pengetahuan, sikap dan perilaku responden yaitu tentang kepemilikan buku pemantau jentik berkala. Kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam pencegahan DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Prait H. Husin II termasuk dalam kategori baik.
Pengaruh Jenis Elektroda Dan Waktu Proses Elektrokoagulasi Dalam Menurunkan Kadar Kekeruhan Dan Warna Air Gambut Di Kota Pontianak Manalu, Tiara Anita Quasimodogenity; Akhmadi, Zainal
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.275

Abstract

Air gambut adalah air permukaan yang banyak ditemukan di daerah dataran rendah yang berlahan gambut, dengan banyak zat organik, besi, dan asam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana jenis elektroda dan waktu proses elektrokoagulasi mempengaruhi kadar kekeruhan dan warna air gambut. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan berbagai jenis elektroda (besi, aluminium, dan tembaga) dan waktu kontak 30 menit, 60 menit, 90 menit, 120 menit, dan 150 menit. Power supply yang digunakan 24 volt dan volume air 15 liter. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kadar kekeruhan sebelum perlakuan rata-rata 61 NTU, dan setelah perlakuan, elektroda besi menurunkan kadar kekeruhan paling rendah 19 NTU, elektroda aluminium menurunkan kadar kekeruhan paling rendah 16 NTU, dan elektroda tembaga menurunkan kadar kekeruhan paling rendah 18 NTU serta waktu kontak masing-masing 150 menit. Kadar warna sebelum perlakuan adalah 571 TCU dan setelah perlakuan, elektroda besi menurunkan paling sedikit 127 TCU, elektroda aluminium menurunkan paling sedikit 124 TCU dan elektroda tembaga menurunkan paling sedikit 111 TCU serta waktu kontak masing-masing 150 menit. Kesimpulan dari hasil penelitian bahwa ada pengaruh berbagai jenis elektroda dalam menurunkan kadar kekeruhan dan warna air gambut. Diharapkan dapat menjadi alternatif dalam pengolahan air gambut untuk menurunkan kadar kekeruhan dan warna serta dapat mengurangi efek samping terhadap kesehatan akibat dari air gambut yang mengandung asam humus seperti asam humat, asam fulvat, dan humin.
Survei Entomologi Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Kom Yos Sudarso Pontianak Fathmawati, Fathmawati; Indah, Qori Al Fajra; Hajimi, Hajimi
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.276

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Kelurahan Sungai Jawi Luar Pontianak. Peran serta masyarakat diperlukan untuk mencegah perkembangbiakan vektor penyebab DBD. Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan menilai indeks entomologi di wilayah kerja Puskesmas Kom Yos Sudarso. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan observasi menggunakan checklist terhadap 93 rumah tangga. Data disajikan secara deskriptif dalam tabel. Hasil penelitian menunjukkan 51% kontainer tidak dilakukan pengurasan, 78% container tidak ditutup, 83% kontainer tidak diberikan bubuk abate. Indeks entomologi yang meliputi HI, CI, BI dan ABJ dikategorikan tinggi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu sebagian besar masyarakat tidak melakukan kegiatan PSN untuk meningkatkan angka bebas jentik kontainer air. Hal ini berisiko terjadinya penularan DBD yang tinggi.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Di Pt X Pontianak Marpitasari, Sherly; Paulina, Paulina; Asmadi, Asmadi
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.277

Abstract

Kebisingan merupakan salah satu permasalahan dalam hygiene actory karena dapat mengakibatkan gangguan pendengaran. Survei pendahuluan yang dilakukan pada PT X pada mesin melebihi NAB diatas 85 dB. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis actor-faktor yang berhubungan dengan gangguan pendengaran pada pekerja di PT X Pontianak 2022. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 40 sampel dengan krteria inklusi dan ekslusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, lembar ceklis dan dokumentasi gambar. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan Intensitas kebisingan tidak memenuhi syarat 31 orang (77,5%); responden yang memiliki umur >40 tahun 12 orang (30%); masa kerja >5 tahun 25 (62,5%); tidak menggunakan alat pelindung telinga 27 orang (67,5%); memiliki kebiasaan merokok 29 orang (72,5%); mengalami gangguan pendengaran 24 orang (60%). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat actor yang berhubungan dengan gangguan pendengaran seperti intensitas kebisingan (p=0,016), masa kerja (p=0,050), penggunaan APT (p=0,049), dan kebiasaan merokok (p=0,048). Sedangkan umur (p=0,317) tidak terdapat hubungan yang signifikan terhadap gangguan pendengran.
Pemanfaatan Kombinasi Tumbuhan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Dan Rumput Kumpai (Hymenachine amplexicaulis (Rudge) Nees) Sebagai Bahan Pembuatan Kompos Dengan Menggunakan Mol Tomat Dan Mol Kulit Nanas Di Desa Punggur Kecil Fikri, Chairul; Anwar, Taufik; Suharno, Suharno
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.278

Abstract

Eceng gondok dan rumput kumpai adalah bahan yang dapat digunakan untuk membuat kompos. Tujuan penelitian untuk menganalisa perbedaan waktu pematangan kompos bahan kombinasi Eceng Gondok dan Rumput Kumpai menggunakan MOL Tomat dan MOL Kulit Nanas. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu (quasi experimen) dengan populasi Eceng Gondok dan Rumput Kumpai. Penelitian ini menggunakan 5 kali penggulangan untuk MOL Tomat dan MOL Kulit Nanas. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik one way anova. Hasil penelitian, waktu pematangan kompos menggunakan MOL Tomat paling lama pada dosis 30 ml selama 26 hari sedangkan yang paling cepat pada dosis 70 ml selama 14 hari. Waktu pematangan kompos menggunakan MOL Kulit Nanas paling lama pada dosis 30 ml selama 26 hari sedangkan yang paling cepat pada dosis 70 ml selama 14 hari. Kesimpulan penelitian, terdapat perbedaan signifikan antara tiap dosis MOL Tomat terhadap waktu pematangan kompos dengan nilai (p=0,000).
Gambaran Higiene Sanitasi Kantin Sekolah Dasar Di Wilayah Kecamatan Pontianak Barat Habibia, Salsabila; Susilawati, Susilawati; Yulia, Yulia
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 2 No 2 (2023): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v2i2.279

Abstract

Berdasarkan laporan BPOM RI tahun 2020 ditemukan 45 kejadian luar biasa keracunan pangan (KLB KP), dengan jumlah orang yang terpapar sebanyak 3276 orang dan 1528 orang di antaranya mengalami gejala sakit (attack rate sebesar 46,62%). Hal ini disebabkan karena makan merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang secara langsung memegang peranan dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran higiene sanitasi kantin Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Pontianak Barat. Jenis penelitian ini deskriptif yaitu menggambarkan keadaan higiene sanitasi pada kantin sekolah. Sampel penelitian ini 38 kantin yang berada di sekolah Kecamatan Pontianak Barat. Teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil dari penelitian ini diperoleh 100% personal hygiene pengelola makanan kantin sekolah telah memenuhi syarat, 100% lokasi dan bangunan kantin sekolah sudah memenuhi syarat, 55,27% fasilitas sanitasi di kantin sekolah belum memenuhi syarat, 100% peralatan di kantin sekolah sudah memenuhi syarat, 100% air bersih, bahan makanan dan makanan jadi di kantin sekolah sudah memenuhi syarat. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan kondisi higiene sanitasi kantin sekolah di wilayah Kecamatan Pontianak Barat telah memenuhi syarat, hanya saja masih ada permasalahan yang ditemukan seperti fasilitas sanitasi dan keadaan bangunan kantin sekolah.
HUBUNGAN BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEMANEN SAWIT DI PERKEBUNAN PT X TAHUN 2023 Syukur, Abdul; Setiaji, Herly; Paulina, Paulina; Kastari, Salbiah
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 3 No 1 (2024): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v3i1.284

Abstract

Pekerjaan pemanen sawit di Perkebunan PT X dilakukan setiap hari dengan lama kerja lebih dari 8 jam setiap harinya. Setiap tenaga kerja perhari melaksanakan pekerjaan sebanyak 2 hektar dengan jumlah tanaman sebanyak 250 pohon sawit. Tanaman yang pohonnya tinggi dan jauh sehingga membuat pekerja terutama para pemanen harus berjalan sehingga mengalami kelelahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kuantitatif Deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 278 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 86 orang dari hasil ukur menggunakan tabel ketentuan krejcie. Analisis bivariat menggunakan uji chi square, secara signifikan terdapat hubungan antara umur dengan kelelahan pada pemanen sawit yang menunjukkan ρ 0,00 < 0,05 dengan OR = 68,00 (95% CI = 16,34 – 283,04) dan terdapat hubungan antara masa kerja dengan kelelahan pada pemanen sawit dengan ρ 0,00 < 0,05 dengan OR = 13,21 (95% CI = 4,63 – 37,73). Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara umur dan masa kerja dengan kelelahan pada pemanen sawit. Untuk mengurangi kelelahan dapat merotasi pekerja pemanen sawit yang berumur > 43 tahun yang memiliki masa kerja > 14 tahun ke bagian pekerjaan yang ringan, misalnya kebagian pemeliharaan ataupun penyemprotan.
PERSEPSI PEDAGANG TENTANG KEBERSIHAN DAN SANITASI PASAR PURING KOTA PONTIANAK TAHUN 2023 Mutia, Mutia; Anwar, Taufik; Salbiah, Salbiah
Journal of Environmental Health and Sanitation Technology Vol 3 No 1 (2024): Journal of Environmental Health and Sanitation Techology
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jehast.v3i1.285

Abstract

Persepsi pedagang mengenai sampah sering kali tidak ditanggapi dengan baik oleh pedagang di Pasar puring sehingga menimbulkan penumpukan sampah yang berlebihan dan bisa berdampak terhadap kebersihan dan sanitasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi pedagang tentang kebersihan dan sanitasi, dan menganalisis hubungan antara persepsi pedagang terhadap kebersihan dan sanitasi pasar puring Kota Pontianak. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel yang digunakan 63 responden dengan Teknik Acak Sederhana (simple random sampling). Teknik untuk menganalisis data menggunakan uji chi square. Lokasi penelitian dilakukan di Pasar Puring, Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat. Hasil penelitian ini menggunakan uji chi square diperoleh hasil nilai sig/p value 0,03 < α 0,05 bahwa ada hubungan persepsi pedagang tentang kebersihan dan sanitasi pasar puring. Sebagian besar pedagang pasar puring mempunyai persepsi yang kurang baik dan kurang bersih tentang kebersihan dan sanitasi pasar puring. Kesimpulan hasil penelitian ini ada hubungan persepsi pedagang tentang kebersihan dan sanitasi pasar puring kota pontianak tahun 2023.