cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Analisa Struktur Dinding Penahan Tanah (Boundwall) pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya - Solo Putra, Nova Dwi Mahendra; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding penahan tanah ialah salah satu pekerjaan konstruksi yang vital di sebuah proyek dan bisa berdampak pada hasilnya, oleh karena itu diperlukan perencanaan, desain, dan perhitungan yang cermat,. Tujuan dari penelitian ini ialah guna melakukan analisis stabilitas pada struktur dinding penahan tanah dengan tipe kantilever pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL64 Lintas Surabaya - Solo. Muka air tanah, sifat tanah, dan elemen penyumbang lainnya harus diperhitungkan untuk melakukan analisis yang andal dan tepat. Studi kajian stabilitas dinding penahan tanah harus dinilai faktor keamanannya terhadap Stabilitas geser, stabilitas guling, dan daya dukung tidak melebihi kapasitas yang diizinkan untuk menciptakan dinding penahan tanah yang ideal. Pada penelitian ini dibuat dinding penahan tanah tipe kantilever dengan lebar bagian atas 0,22 m, lebar tumit tapak 1,32 m, lebar bawah dinding 1,75 m, tebal pelat pondasi 9,1 m, & tinggi 3,85 m. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor keamanan untuk daya dukung tanah ialah 5,925 > 3, penggulingan ialah 20,051 > 2, dan stabilitas geser ialah 11,756 > 2.
Analisis Daya Dukung Fondasi Bored Pile pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya - Solo Ramadhani, Arya Duta; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fondasi bored pile adalah fondasi yang pengerjaanya di mulai dengan pengeboran tanah sesuai dengan kedalaman rencana, pengisian tulangan baja yang telah disusun di fabrikasi, dan mengecor dengan beton. Pelaksanaan fondasi bored pile yang ditetapkan mengikuti jenis tanah, keadaan medan serta metode konstruksi yang ditetapkan. Tujuan dalam penelitian ini ialah untuk mengetahui kapasitas daya dukung bored pile pada saat menahan beban yang berasal dari atas dan mengetahui cara pelaksanaan pekerjaan bored pile di lapangan secara langsung pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya-Solo. Metode pelaksanaan bored pile yaitu : penentuan titik as bored pile, fabrikasi tulangan baja bored pile, persiapan alat dan material yang digunakan, pengeboran sesuai dengan gambar yang telah direncanakan, pemasangan casing, pemasangan tulangan bbored pile, pengecoran bored pile, pengangkatan casing, dan pengujian bored pile. Hasil analisis dengan data SPT sebesar 320,443 ton dan hasil pengujian PDA sebesar 498,3 ton.
Karakteristik Kuat Geser Material Random Tanah Bendungan Meninting dengan Energi Kompaksi yang Bervariasi Pujiastuti, Heni; Hamdani, Hafiz; Jaelani, Abdul Kadir
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bendungan Meninting merupakan bendungan tipe urugan yang dibangun di Gunungsari NTB. Pada zona lolos air, tubuh bendungan dibangun dengan cara menimbun material random tanah dan memadatkan per lapisan sesuai dengan nilai kepadatan yang ditentukan. Nilai kepadatan lapangan timbunan material random tanah tergantung pada nilai kepadatan maksimum uji di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis energi yang dihasilkan dari pemadatan tanah dengan memvariasikan jumlah pukulan, jumlah lapisan dan karakteristik kuat geser yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan semakin banyak pukulan yang diberikan maka semakin besar energi yang dihasilkan sedangkan pada pemadatan dengan pukulan per lapisan yang sama, semakin banyak jumlah lapisan dalam satu mould maka semakin besar energi yang dihasilkan. Sampel tanah yang mempunyai nilai kohesi yang tinggi cenderung memiliki nilai sudut gesek dalam tanah yang rendah. Nilai kohesi optimum diperoleh pada pemadatan tanah dengan memberikan pukulan sebesar 21 pukulan per lapis sebanyak 4 lapis, sedangkan nilai sudut gesek dalam optimum diperoleh pada sampel tanah yang dipadatkan dengan jumlah pukulan sebanyak 25 per lapis dengan jumlah lapis sebanyak 3. Dari keseluruhan hasil pengujian diperoleh nilai kuat geser tertinggi yang berasal dari kombinasi kohesi dan sudut gesek dalam tanah yaitu didapat pada saat pemadatan dengan jumlah pukulan 25 per lapis dengan jumlah lapisan 4.
Redesain Fondasi Box Culvert menggunakan Cerucuk Bambu Ditinjau dari Kekuatan Struktural, Biaya, dan Waktu (Studi Kasus Proyek Peningkatan Jalan Empu Nala Kota Mojokerto) Danti, Novi Aullia Rahma; Magfirona, Alfia; Setyansyah, Dharmawan
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fondasi box culvert di Proyek Peningkatan Jalan Empu Nala awalnya didesain menggunakan fondasi mini pile, karena prinsip kekuatan strukturalnya menahan beban titik sehingga dapat menyebabkan struktur tidak stabil apabila salah satu tiang pancang mengalami perlemahan. Selain itu, fondasi ini terlalu menghabiskan banyak biaya serta waktu pengerjaan yang cukup lama. Oleh karenanya perlu dilakukan redesain fondasi box culvert. Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini sangat diperlukan untuk redesain fondasi box culvert menggunakan cerucuk bambu. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perkuatan struktural cerucuk bambu terhadap stabilitas, penurunan, dan tegangan tanah, serta melakukan komparasi berdasarkan aspek biaya dan waktu antara fondasi mini pile dengan cerucuk bambu. Metode penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder dari PT PP Presisi, Tbk sebagai bahan dalam menghitung kekuatan struktural dan analisis komparasi. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa fondasi cerucuk bambu lebih efektif dan efisien digunakan karena kekuatan strukturalnya aman terhadap stabilitas, penurunan, dan tegangan tanah, serta komparasi baik dari aspek biaya lebih menghemat pengeluaran sebesar Rp184.703.946,61 maupun dari aspek waktu lebih cepat 1 bulan dari penggunaan fondasi mini pile. Dengan demikian, penggunaan cerucuk bambu sebagai fondasi box culvert sangat direkomendasikan untuk proyek konstruksi jalan dengan kondisi tanah lunak.
Analisa Kuat Dukung Pondasi Bored Pile pada Pembangunan Apartemen Pakuwon Bekasi Mixed Use Development berdasarkan Data Pengujian Lapangan Sondir dan N-SPT Isminurcayi, Nyai; Renaningsih, R
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pondasi adalah pekerjaan yang sangat penting dalam teknik sipil, karena pondasilah yang memikul serta menopang beban kerja di atasnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk menghitung dan membandingkan nilai daya dukung tiang bored pile dari hasil sondir dan SPT (standar penetrasi test). Metode Schmertmann dan Nottingham serta metode Meyerhof untuk data sondir serta menggunakan metode Reese and Wright serta metode Meyerhof untuk data SPT. Berdasarkan data sondir dihasilkan perhitungan dengan metode Schmertmann dan Nottingham, titik sondir SS.05 dengan diameter 0,8 m nilai Qu = 2363,37 kN, dengan menggunakan metode Meyerhof diperoleh Qu = 2138,74 kN. Sedangkan untuk data SPT diperoleh hasil perhitungan dengan metode Reese and Wright Qu = 2411, 74 kN, metode Meyerhof Qu = 2890,33 kN. Berdasarkan hasil perhitungan daya dukung bored pile, menggunakan metode Meyerhof dengan data sondir memberikan hasil yang paling ekonomis dibandingkan dengan metode lain.
Pemanfaatan Sirtu sebagai Material Soil Stabilization Proyek Peningkatan Jalan Empu Nala Mojokerto Prabandari, Kirani Dyah Ayu; Magfirona, Alfia; Cahyono, Guruh Sukma Dwi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sirtu adalah campuran antara pasir dan bebatuan beku, metamorf, sedimen berukuran halus dan kecil yang belum terpadukan biasanya perpaduan sirtu ini dengan material bebatuan dan pasir besar. Pemanfaatan sirtu sendiri saat ini sering digunakan dalam upaya perbaikan tanah pada proyek jalan dikarenakan sirtu merupakan komponen material penyusun struktur jalan dan dapat digunakan pada pekerjaan konstruksi perkerasan lentur (Flexible Pavement) yang perlu dilakukan dengan perbaikan tanah dasar terutama dalam tanah bekas bongkaran taman dan material penyusunnya sebagian besar adalah campuran humus. Oleh karena itu, tujuan melakukan kajian pemanfaatan sirtu ini sebagai alternatif perbaikan tanah dasar menggunakan metode penelitian dengan Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dengan dilakukan trial compaction dan trial replacement sedalam 100 cm. Pemanfaatan sirtu dari segi daya dukung ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kondisi bawah permukaan tanah dan mendapatkan nilai CBR atau daya dukung tanah pada kedalaman tertentu dengan metode Dynamic Cone Penetrometer (DCP) dimana perhitungan dan interpretasi dari hasil Dynamic Cone Penetrometer (DCP) untuk memperoleh nilai CBR. Serangkaian trial yang dilakukan dengan menggunakan material eksisting kedalaman 40 cm 12 passing didapatkan nilai rata-rata CBR 18,04% sedangkan material sirtu kedalaman 100 cm 12 passing didapatkan nilai rata-rata CBR 26, 34% sehingga sirtu dapat digunakan sebagai material soil stabilization.
Kuat Tekan Bebas Tanah Lempung dengan Variasi Waktu Kontaminasi Air Lindi Listyawan, Anto Budi; Sugiyatno, S; Susanto, Agus; Wiqoyah, Qunik; Yudhatama, Ilham
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengolahan sampah ternyata menimbulkan limbah lain berupa air lindi. Jika tidak dikelola dengan benar, air lindi dapat terbawa oleh air hujan dan menyebabkan pencemaran pada lingkungan sekitar, terutama pada tanah karena air lindi dapat menyerap masuk ke dalam lapisannya. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan pengaruh waktu kontaminasi 0 hari, 3 hari, 7 hari, 14 hari, dan 21 hari air lindi pada kuat tekan bebas tanah lempung dengan variasi presentase air lindi sebesar 5% dan 10%. Hasil pengujian menunjukkan nilai kadar air mengalami peningkatan, sedangkan nilai berat jenis, berat volume, dan batas-batas Atterberg mengalami penurunan, peningkatan nilai terjadi pada analisa saringan dalam jumlah hasil lolos saringan nomor 200. Berat volume kеring mаksimum mengalami penurunan, sedangkan kadar air optimum mengalami peningkatan. Pada uji UCT nilai nilai kuat tekan bebas, kohesi undrained, modulus elastisitas juga mengalami penurunan dibanding tanah asli. Penurunan disebabkan oleh reaksi kimia air lindi terhadap tanah yang menyebabkan pelepasan partikel tanah sehingga tanah menjadi lebih halus dan kehilangan kekuatannya. Sedangkan pengaruh bertambahnya waktu kontaminasi air lindi menyebabkan jumlah pelepasan partikel tanah semakin besar sehingga memperburuk kondisi tanah. Hal ini menunjukkan bahwa air lindi membawa pengaruh buruk pada kuat tekan bebas tanah.
Analisis Kepadatan Lapangan menggunakan Uji Sand Cone pada Proyek Peningkatan Ruas Jalan Keyongan - Batas Kab. Sragen R.205 Safrina, Shera; Wiqoyah, Qunik; Nuswantoro, Dian
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Uji sand cone adalah tes tingkat kepadatan tanah yang dilakukan di lokasi dengan menggunakan pasir Ottawa sebagai tingkat probabilitas kepadatan tanah. Ini karena pasir Ottawa bersih, kering, keras dan bebas pengikat. Sehingga dapat mengalir dengan bebas. Uji sand cone ini perlu dilakukan untuk mengetahui tingkat kepadatan tanah timbunan yang telah dipadatkan yg digunakan sebagai subgrade pada jalan yang terdapat di desa Keyongan, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dimana proses pelaksanaan uji sand cone ini dilakukan berdasarkan pada SNI 03 – 2828 – 1992. Uji sand cone dilakukan untuk menilai apakah hasil pemadatan di lokasi memenuhi standar yang ditetapkan., yaitu sebesar 95% dari kepadatan laboratorium. Tahapan penelitian ini diawali dengan pengumpulan data terkait karakteristik tanah asli desa Keyongan, yang kemudian dilakukan uji sand cone sesuai ketentuan, dan diakhiri dengan analisis data. Berdasarkan salah satu dari kelima sampel yang telah di teliti pada SPOT 7, didapatkan berat volume tanah basah (ɣb) sebesar 2,3 gr/cm3, berat volume tanah kering (ɣd) sebesar 2,2 gr/cm3, kadar air (w) sebesar 5%, dan derajat kepadatan (D) sebesar 105,6% yang terdapat pada STA 4 +450. Sehingga dapat diketahui bahwa tanah dasar atau subgrade yang telah diteliti ini sudah cukup padat atau sudah memenuhi standar spesifikasi yang telah ditentukan.
Analisa Kepadatan Tanah menggunakan Sand Cone pada Peningkatan Struktur Jalan di Proyek Rancang dan Bangun Jembatan Akses Melintasi Sungai Cisadane di Kawasan PIK-2 Extention Fathoni, Rizal; Sudjatmiko, Aliem
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menunjang Perekonomian masyarakat Desa Tanjung Burung dan Desa Kohod, Kecamatan Teluk Naga dengan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten pemerintah setempat membuat jembatan penghubung, dalam pembangunan jembatan pasti memerlukan data dan perhitungan analisa tentang tanah, tanah adalah bagian yang penting dalam sebuah pembangunan teknik sipil baik untuk pendukung bangunan maupun untuk penahan bangunan maka dari itu tanah harus memenuhi persyaratan. Pengujian tanah Sand Cone pembangunan Jembatan peningkatan struktur jalan terdapat pada bagian oprit, untuk pembuatan nya pun cukup lama yaitu bertahap per layer 20 cm dan setiap layer tersebut akan dilakukan uji sand cone agar dapat mengetahui apakah persyaratan daya dukung tanah perlayer 20 cm tersebut sudah memenuhi atau belum. Pengerjaan jembatan di proyek Proyek Rancang dan Bangun Jembatan Akses Melintasi Sungai Cisadane di Kawasan PIK-2 membutuhkan pengujian mutu salah satunya pengujian tanah yaitu uji Sand Cone, pada pengujian tersebut didapatkan hasil pada STA 0+490 adalah sebesar 101,2% dan STA 0+570 adalah sebesar 102,641% dan hasil tersebut dapat disimpulkan bagus dan sudah memenuhi spesifikasi yaitu harus lebih dari 95% (SNI 03-2828- 1992), yang didapatkan dari penulisan paper ini adalah dapat mengetahui prosedur pengujian, analisa data, dan pertimbangan tentang pengujian sand cone di lapangan.
Analisa Nilai Kepadatan Tanah Dasar (Subgrade) dengan Pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP) Pekerjaan Akses Jalan Bandara Internasional Dhoho Kediri Afrida, Melinia Friska Desi; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam merencanakan suatu jalan, kekuatan tanah dasar merupakan faktor penting dalam pembangunan jalan. Karena daya dukung tanah dasar akan sangat berpengaruh terhadap tebal perkerasan. Kekuatan tanah atau daya dukung tanah dapat diketahui dengan mencari nilai California Bearing Ratio (CBR). Tanah dasar sebagai lapisan subgrade harus dapat menahan beban lalu lintas dengan berbagai kondisi kelas jalan. menurut standar spesifikasi Bina Marga untuk lapisan tanah dasar atau subgrade dianggap baik sebagai fondasi jalan apabila nilai CBR >6%. Pada pekerjaan jalan di proyek ini untuk mencari nilai California Bearing Ratio (CBR) tanah dasar dengan pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP). Standar pengujian DCP ini mengacu kepada ASTM D6951/D6951M - 09 (2015). Manfaat dari pengujian DCP ini untuk mengetahui nilai daya dukung tanah yang berupa nilai CBR dengan batas minimal 6%. Pada akses jalan bandara dibagi menjadi 7 fase dan di setiap fase memiliki nilai CBR>6%. Untuk access road fase 1 jalur A STA 0+450 – 1+000 memiliki nilai rata-rata nilai CBR 26,934%. Untuk access road fase 1 jalur B STA 0+450 – 1+000 memiliki rata-rata nilai CBR 30,814%. Metode dalam penelitian ini adalah studi interview, studi literatur dan pengujian langsung di lapangan.