cover
Contact Name
Farid Faisal
Contact Email
arrihlah.febi@unsur.ac.id
Phone
+6285793854848
Journal Mail Official
arrihlah.febi@unsur.ac.id
Editorial Address
Jl. Pasirgede Raya, Bojongherang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah
ISSN : 27758184     EISSN : 27758176     DOI : 10.35194/arps.v2i1.2323
Core Subject : Economy, Education,
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah is an open access peer-reviewed online journal that provides a forum for sharing scientific studies on Islamic finance and banking. Editors welcome articles and research reports that address current issues such as: islamic finance, sharia business, sharia banking and sharia management.
Articles 62 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PINJAMAN ISTIMEWA DI KOPERASI GURU CIANJUR-CILAKU Siroj, Sirojudin
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 3, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v3i2.3938

Abstract

 ABSTRAKPinjaman Istimewa merupakan salah satu kebijakan yang ditawarkan oleh Koperasi Guru Cianjur-Cilaku sebagai Lembaga Keuangan Non-Bank kepada para anggotanya. Namun bila diperhatikan, kebijakan ini memiliki resiko yang cukup besar untuk keberlangsungan operasional Koperasi, karena kebijakan ini memperbolehkan anggotanya untuk mengajukan pinjaman empat kali lipat lebih besar dari pada simpanannya. Berbeda dengan kebijakan Pinjaman Biasa yang memberikan pinjaman dibawah atau senilai jumlah simpanan dan apabila terjadi kegagalan anggota dalam membayar, maka akan secara otomatis diambil dari simpanannya. Sedangkan untuk Pinjaman Istimewa, diperlukan adanya aturan dan batasan-batasan yang dibuat untuk memastikan tidak ada yang merasa dirugikan antara kedua belah pihak. Dengan adanya syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak koperasi mengenai kebijakan Pinjaman Istimewa, penelitian ini dilakukan dengan maksud untuk mencoba menjelaskan mengenai bagaimana pengimplementasian kebijakan tersebut di Koperasi Guru Cianjur-Cilaku. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data berdasarkan wawancara, observasi langsung peneliti pada saat melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Koperasi Guru Cianjur-Cilaku dan buku laporan hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) di ketahui bahwa kebijakan Pinjaman Istimewa memiliki tujuan tertentu terutama dalam hal persaingan dengan pihak Perbankan, akan tetapi menimbulkan konsekuensi apabila anggota mengalami kegagalan dalam melunasi pinjaman. Peneliti sendiri menyarankan untuk memperkuat syarat dan ketentuan yang diberlakukan seperti mewajibkan jaminan tertentu, terutama bagi anggota pensiunan dan perseorangan.ABSTRACTExclusive Loan is one of the policies offered by the Cianjur-Cilaku Teacher Cooperative as a Non-Bank Financial Institution to its members. Unfortunately, this policy poses a significant risk to the Cooperative's operational sustainability, as it allows members to obtain a loan that is four times higher than their deposits. This is in contrast to the Regular Loan policy, which provides loans that are lower than or equal to the amount of deposits and in the event of a member's inability to pay, it will be automatically retrieved from their deposits. Meanwhile, for Exclusive Loans, it is necessary to have regulations and limitations in place to ensure that neither parties are disadvantaged. With the terms and conditions set by the cooperative regarding the Exclusive Loan policy, this research was conducted with the intention of trying to explain how the policy is implemented in the Cianjur-Cilaku Teacher Cooperative. This research uses a qualitative research methodology with a case study approach, data collection based on interviews, direct observation of researchers when carrying out Field Work Lecture activities (KKL) at the Cianjur-Cilaku Teacher Cooperative and the Annual Members Meeting (RAT) report book. It is known that the Special Loan policy has certain objectives, especially in terms of competition with banks, but has consequences if members fail to repay loans. The researcher himself suggests strengthening the terms and conditions imposed such as requiring certain guarantees, especially for pensioner and individual members.
PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI KONSUMEN KARYAWAN RSUD MITRA BAKTI Hidayat, Indra Muhammad Syarief
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 3, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v3i2.3937

Abstract

ABSTRAKKoperasi adalah suatu badan hukum yang mempunyai tujuan untuk menyejahterakan anggotanya dengan membantu perekonomian setiap anggotanya. Salah satu upaya koperasi dalam mewujudkan tujuan tersebut dengan menyediakan unit usaha simpan pinjam yang menyediakan jasa kredit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pemberian kredit pada koperasi konsumen karyawan RSUD Mitra Bakti. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu penyelidikan atau penelitian mendalam untuk melihat dan mendapatkan fakta-fakta yang jelas tentang suatu fenomena dan dideskripsikan dalam bentuk kata-kata. Adapun Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu Riset Lapangan dengan cara pengamatan (observasi) dan wawancara. Hasil dari penelitian prosedur pemberian kredit di Koperasi Konsumen Karyawan RSUD Mitra Bakti sudah memadai dan selalu lancer. Namun masih tergolong sederhana dan masih ada kendala yang biasa terjadi yaitu kredit macet karena tidak ada survey dan tanpa jaminan dalam prosedurnya.ABSTRACTA cooperative is a legal entity that aims to improve the welfare of its members by helping the economy of each member. One of the cooperatives' efforts in realizing this goal is by providing savings and loans business units that provide credit services. The purpose of this study was to determine the procedure for providing credit to consumer cooperatives of Mitra Bakti Hospital employees. The research method used in this study is a qualitative descriptive method, namely an in-depth investigation or research to see and obtain clear facts about a phenomenon and described in words. The data collection technique used is Field Research by observation (observation) and interviews. The results of the research on lending procedures at the Employee Consumer Cooperative of Mitra Bakti Hospital are adequate and always smooth. But it is still relatively simple and there are still obstacles that usually occur, namely bad debts because there is no survey and no collateral in the procedure.
ANALISIS PENGGUNAAN UANG DIGITAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Billah, Muwwahid; Saripudin, Udin
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4966

Abstract

Indonesia mengalami lonjakan signifikan dalam penggunaan uang digital, dengan transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) meningkat hingga 226,54% pada pertengahan 2024. Hal ini menunjukkan percepatan transformasi sistem pembayaran digital, dengan 50,5 juta pengguna dan 32,7 juta merchant. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi teknologi dapat diselaraskan dengan prinsip syariah dalam konteks keuangan digital. Fokus utama penelitian adalah untuk mengembangkan panduan desain layanan fintech berbasis maqashid syariah, agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim di era digital. Uang digital memiliki karakteristik non-fisik, fleksibel, efisien, serta memiliki fitur keamanan yang baik. Namun, penerapannya harus sesuai dengan prinsip ekonomi syariah, seperti larangan riba (bunga) dan gharar (ketidakpastian). Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi acuan untuk memastikan transaksi uang digital sesuai dengan syariah. Dalam layanan fintech syariah, akad-akad yang digunakan harus bebas dari riba, gharar, dan haram, serta menggunakan akad seperti mudharabah dan musyarakah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, dengan sumber data yang mencakup literatur ilmiah, jurnal, buku, dan laporan resmi dari lembaga pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung inklusi keuangan syariah, memberikan perlindungan harta melalui keamanan transaksi, serta memperluas akses masyarakat ke layanan keuangan berbasis syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam mendukunIndonesia has seen a significant surge in digital currency usage, with transactions through the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) increasing by 226.54% in mid-2024. This reflects a rapid transformation in the country's payment systems, with 50.5 million users and 32.7 million merchants adopting the platform. This research explores how technological innovation can align with Islamic values in the context of digital finance. It aims to develop guidelines for fintech services based on maqashid syariah, catering to the needs of Muslims in the digital era. Digital currency offers features such as non-physical transactions, flexibility, speed, cost-efficiency, and security, but its implementation must adhere to Islamic economic principles, particularly the prohibition of riba (interest) and gharar (uncertainty). The Indonesian Ulema Council (MUI) fatwa serves as a key reference for ensuring that digital transactions align with Islamic law. Islamic fintech services should be free from riba, gharar, and haram practices, utilizing contracts like mudharabah and musyarakah. This qualitative research, using descriptive design, draws from scholarly literature, journals, books, and government reports to examine the relationship between digital currency and Islamic economic principles. Findings suggest that QRIS is highly relevant in promoting financial inclusion under Islamic law, offering secure transactions and broadening access to sharia-compliant financial services for those without access to conventional banking. This study aims to contribute to advancing sharia financial inclusion, enhancing digital economic competitiveness, and supporting national economic recovery.
PENGARUH PEMAHAMAN AKAD MUDHARABAH DAN AKAD WADIAH TERHADAP KEPUTUSAN MENABUNG MASYARAKAT DI BSI KANTOR CABANG CIANJUR Hidayat, Indra Muhammad Syarief; Azizah, Sarah
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i1.4674

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya ketertarikan mayarakat terhadap perbankan syariah, belum sepenuhnya tertarik hanya berlandaskan bahwa bank syariah tidak menganut unsur riba, namun pemahamannya terhadap perbankan syariah apalagi tentang akad-akad yang ada dibank syariah masih belum dipahami oleh masyarakat, dilihat dari daftar Bank yang paling banyak dipakai di Indonesia dari sebanyak 107 bank di Indonesia, ada lima bank yang paling banyak dipakai masyarakat untuk bertransaksi. Lima bank tersebut antara lain satu BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri dan CIMB Niaga,rata-rata pengguna bank konvensional. Tujuan penelitian ini,untuk mengetahui pengaruh pemahaman akad mudharabah dan akad wadiah secara simultan terhadap kepuasan menabung masyarakat di BSI KC Cianjur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan analisis linear berganda. Hasil penelitian menyatakan bahwa pemahaman akad mudharabah berpengaruh signifikan terhadap keputusan menabung. Pemahaman akad wadiah uji t (parsial) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara pemahaman akad wadiah terhadap keputusan menabung. Pengaruh pemahaman akad mudharabah dan akad wadiah secara simultan berpengaruh positif signifikan terhadap keputusan menabung. Adapun nilai R square sebesar 78.0% dengan sisa sebesar 22% dipengaruhi oleh faktor lainnya yang tidak terdapat dalam penelitian ini This research is based on a background of low public interest in Islamic banking, which is not fully interested only on the basis that Islamic banks do not adhere to the element of usury, but their understanding of Islamic banking, especially regarding contracts in Islamic banks, is still not understood by the public, seen from the list of banks that have the most widely used in Indonesia of the 107 banks in Indonesia, there are five banks that are most widely used by the public for transactions. The five banks include BCA,BNI, BRI, Bank Mandiri and CIMB Niaga, the average are conventional bank users. The purpose of this study was to determine the effect of understanding mudharabah and wadiah contracts simultaneously on the satisfaction of saving people at BSI KC Cianjur. The method used in this research is descriptive associative research with a quantitative approach. This study uses multiple linear analysis. The results of the study stated that understanding the mudharabah contract had a significant and significant effect on the decision to save. Understanding of wadiah contract shows that significance effect on the decision to save.. The effect of understanding mudharabah contract and the wadiah contract simultaneously has a significant positive effect on the decision to save. The R square value of 78.0% with a remainder of 22% is influenced by other factors that are not present in this study.
RESISTENSI PEMBIAYAAN DAN AKSEPTASI ATAS SISA HASIL USAHA PADA KSPPS TUNAS ARTHA MANDIRI SYARIAH CABANG CIANJUR Djuarni, Wenny; Sari, Three Mayang
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4839

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Resistensi  Pembiayaan Dan Akseptasi  Atas  Sisa Hasil Usaha Pada Kspps Tunas Artha Mandiri Syariah Cabang Cianjur tahun 2019-2023. Pengambilan data yang di lakukan menggunakan data sekunder, yaitu data pembiayaan, data pendapatan angsuran margin dan data Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2019-2023. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif. Dan tipe sampling yang dipilih adalah purposive sampling. Berdasarkan pada analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa hasil perhitungan uji t pembiayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU). Sedangkan pendapatan angsuran margin berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU). Berdasarkan hasil perhitungan uji f bahwa F hitung > F tabel (8.225 > 3.159) dengan signifikan sebesar 0.001 < 0.050 menunjukan bahwa Pembiayaan dan Pendapatan angsuran margin secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU).This study aims to determine the extent of the influence of Financing Resistance and Acceptance on the Remaining Business Results at Kspps Tunas Artha Mandiri Syariah Cianjur Branch in 2019-2023. Data collection was carried out using secondary data, namely financing data, margin installment income data and data on the Remaining Business Results (SHU) in 2019-2023. The method used is a quantitative approach method. And the type of sampling chosen is purposive sampling. Based on the analysis that has been carried out, it was obtained that the results of the financing t-test calculation did not have a significant effect on the Remaining Business Results (SHU). While the margin installment income had a significant effect on the Remaining Business Results (SHU). Based on the results of the f-test calculation, the calculated F> F table (8.225> 3.159) with a significance of 0.001 <0.050 indicates that Financing and Margin Installment Income simultaneously have a significant effect on the Remaining Business Results (SHU).
ANALISIS KINERJA KEUANGAN KSPPS EL-MIZAN ANNAFII DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN EKONOMI ANGGOTA Yudih, Dadang; Nur Ichwan, M. Fawwas Daffa; Jamilah, Siti; Nurkesih, Siti
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) El-Mizan Annafii dalam mendukung pengembangan ekonomi anggotanya. KSPPS El-Mizan Annafii, sebagai lembaga keuangan syariah, berfokus pada peningkatan kesejahteraan anggotanya melalui prinsip syariah yang adil dan transparan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengevaluasi indikator kinerja keuangan seperti likuiditas, profitabilitas, dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS El-Mizan Annafii memiliki likuiditas dan profitabilitas yang baik, namun masih menghadapi tantangan dalam hal efisiensi operasional. Program pemberdayaan yang dijalankan oleh koperasi juga telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kapasitas usaha anggotanya. Untuk ke depan, KSPPS perlu melakukan inovasi dalam pengelolaan biaya dan meningkatkan komunikasi serta edukasi kepada anggotanya agar layanan dapat diakses lebih optimal.This study aims to analyze the financial performance of the El-Mizan Annafii Sharia Savings and Loans Cooperative (KSPPS) in supporting the economic development of its members. KSPPS El-Mizan Annafii, as a sharia financial institution, focuses on improving the welfare of its members through fair and transparent sharia principles. This study uses a literature review method to evaluate financial performance indicators such as liquidity, profitability, and operational efficiency. The results of the study indicate that KSPPS El-Mizan Annafii has good liquidity and profitability, but still faces challenges in terms of operational efficiency. The empowerment program run by the cooperative has also had a positive impact on increasing the income and business capacity of its members. In the future, KSPPS needs to innovate in cost management and improve communication and education to its members so that services can be accessed more optimally.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD (QRIS) PADA UMKM DI KECAMATAN CIPANAS Jamil, Irpan; Fitriyani, Fitriyani
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i1.4675

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena transaksi non tunai yang disebut dengan financial technology (Fintech) yang menjadikan mata uang menjadi digital dan membuat penggunaannya lebih efektif dan efisien. Salah satu yang menjadi fitur dari Fintech yaitu Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan QRIS pada UMKM di Kecamatan Cipanas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi serta menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penggunaan QRIS pada UMKM di Kecamatan Cipanas sebagai transaksi non tunai sudah berjalan efektif, hal tersebut dibuktikan dengan 5 pengukuran efektivitas (keberhasilan program, keberhasilan sasaran, kepuasan terhadap program, tingkat input dan output, pencapaian tujuan menyeluruh). Dari pengukuran efektivitas tersebut menunjukkan hasil bahwa (1) Penerapan penggunaan QRIS pada UMKM di Kecamatan Cipanas rata-rata sudah berjalan lebih dari 1 tahun dengan mayoritas menggunakan bank konvensional dan jarang yang menggunakan bank syariah. (2) Banyaknya faktor pendukung penggunaan QRIS yang dirasakan pelaku UMKM dan konsumen UMKM berkaitan dengan karakteristik QRIS yaitu UNGGUL (universal, gampang, untung, langsung). Serta, sedikitnya hambatan yang dirasakan yaitu terkait sistem error, sinyal/jaringan yang kurang mendukung, adanya Merchat Discount Rate (MDR) dan proses uang tidak langsung masuk ke dalam rekening (3) Berdampak positif bagi penjualan yang diperoleh para pelaku UMKM walaupun tidak begitu signifikan dan berpengaruh baik pada perkembangan UMKM contohnya dapat dikenal pihak bank salah satunya dalam peminjaman modal ke bank dipermudah, karena dari penggunaan QRIS bank dapat menganalisis segala transaksi yang terjadi pada usahanya. This research is motivated by the phenomenon of non cash transactions called financial technology, which makes currency digital and makes its use more effective and efficient. One of the features of Fintech is QRIS. This research aims to determine the effectiveness of using QRIS among MSMEs in Cipanas District. This research uses a qualitative approach with phenomenological methods and uses data collection techniques in the form of observation and interviews. The results of this research show that the use of QRIS in MSMEs in Cipanas District as a non-cash transaction has been effective, this is proven by 5 effectiveness measurements (program success, target success, satisfaction with the program, level of input and output, achievement of overall goals). The effectiveness measurements show that (1) The implementation of QRIS use among MSMEs in Cipanas District has been running for more than 1 year on average with the majority using conventional banks and rarely using sharia banks. (2) The many factors supporting the use of QRIS that are felt by MSME actors and MSME consumers are related to the characteristics of QRIS, namely SUPERIOR (universal, easy, profitable, direct). Also, the few obstacles that are felt are related to system errors, unsupportive signals/networks, the Merchat Discount Rate (MDR) and the process of money not directly entering the account (3) Has a positive impact on sales obtained by MSMEs, although not very significant and has a good effect on the development of MSMEs, for example banks can recognize that one way is that lending capital to banks is made easier, because using QRIS banks can analyze all transactions that occur in their business.
ESG DISCLOSURE INDEX PT BANK SYARIAH ALADIN: ANALISIS BERBASIS SUSTAINABILITY ACCOUNTING STANDARDS BOARD (SASB) Nugraha, Ramlan Indra; Gulo, Nurdelima; Soeratin, Harry Z
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4929

Abstract

Artikel ini menganalisis index pengungkapan ESG (environmental, social, governance) pada sustainability report PT Bank Syariah Aladin tahun 2023 berdasarkan kerangka SASB (Sustainability Accounting Standards Board). Pengungkapan ESG menjadi aspek kunci dalam manajemen perusahaan modern termasuk perbankan syariah. ESG sejalan dengan tujuan syariah yaitu mencapai maslahah (kesejahteraan umum). Pengungkapan ESG PT Bank Syariah Aladin bertujuan untuk memenuhi standar global, dan mencerminkan nilai-nilai etis Islam. Artikel ini bermaksud untuk menelaah kepatuhan terhadap pengungkapan pada standar yang relevan serta mengukur index pengungkapan ESG PT Bank Syariah Aladin tahun 2023 dengan menggunakan Sustainability Accounting Standards Board (SASB) industri bank komersial. Metode penelitian menggunakan kualitatif pendekatan analisis konten untuk menelaah laporan keberlanjutan perusahaan dan kuantitatif pendekatan indikator ceklis untuk mengukur index pengungkapan ESG perusahaan. Hasil penelitian menunjukan kode SASB aspek environmental FN-CB-410b.1, FN-CB-130a.1, FN-CB-305 telah dipatuhi sebagian, kode SASB pada aspek social FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4 telah dipatuhi sebagian, dan kode pada aspek governance FN-CB-510a.1, FN-CB-550a.2 telah dipatuhi secara utuh. Perhitungan skor untuk aspek Environmental sebesar 50%, skor untuk aspek social sebesar 50%, dan skor untuk aspek governance sebesar 100%. Dengan demikian dapat dikatakan PT Bank Syariah Aladin telah melakukan ESG disclosure meskipun terdapat beberapa kode pada SASB yang belum diungkap secara menyeluruh.This article analyzes the ESG (environmental, social, governance) disclosure index in the sustainability report of PT Bank Syariah Aladin in 2023 based on the SASB (Sustainability Accounting Standards Board) framework. ESG disclosure is a key aspect in modern corporate management including Islamic banking. ESG is in line with the objectives of sharia, namely achieving maslahah (general welfare). ESG disclosure of PT Bank Syariah Aladin aims to meet global standards and reflect Islamic ethical values. This article intends to examine compliance with disclosures on relevant standards and measure the ESG disclosure index of PT Bank Syariah Aladin in 2023 using the Sustainability Accounting Standards Board (SASB) of the commercial banking industry. The research method uses a qualitative content analysis approach to examine the company's sustainability report and a quantitative checklist indicator approach to measure the company's ESG disclosure index. The results of the study show that the SASB codes for environmental aspects FN-CB-410b.1, FN-CB-130a.1, FN-CB-305 have been partially complied with, the SASB codes for social aspects FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4 have been partially complied with, and the codes for governance aspects FN-CB-510a.1, FN-CB-550a.2 have been fully complied with. The score calculation for the Environmental aspect is 50%, the score for the social aspect is 50%, and the score for the governance aspect is 100%. Thus, it can be said that PT Bank Syariah Aladin has carried out ESG disclosure even though there are several codes on SASB that have not been fully disclosed.
IMPRES SIMPANAN DAN PINJAMAN ANGGOTA ATAS SISA HASIL USAHA PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM SMPN 5 CIKALONGKULON Djuarni, Wenny; Dwi Apriliani, Sindika
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i1.4676

Abstract

Sisa Hasil Usaha (SHU) merupakan  laba bersih atau pendapatan suatu perusahaan, organisasi, atau entitas bisnis lainnya setelah dikurangi semua biaya operasional, beban, dan kewajiban lainnya. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh jumlah simpanan anggota dan jumlah pinjaman anggota terhadap sisa hasil usaha (SHU) di Koperasi Simpan Pinjam SMPN 5 Cikalongkulon. Sampel yang diambil adalah laporan keuangan Koperasi dari tahun 2019-2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji korelasi dan determinasi. Hasil dari penelitian  ini menunjukkan Jumlah Simpanan Anggota tidak berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU), ditunjukkan dengan hasil t-hitung 0,320 < t-tabel 2,920 dengan tingkat signifikan sebesar 0,779, Jumlah Pinjaman Anggota berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU), ditunjukkan dengan hasil nilai t-hitung 4,934 > t-tabel 2,920 dengan tingkat signifikan sebesar 0,039, dan  Jumlah Simpanan Anggota dan Jumlah Pinjaman Anggota secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) dengan nilai F-hitung 30,845 > F-tabel 19,000 dengan tingkat signifikan sebesar 0,031.The remaining operating results (SHU) are the net profit or income of a company, organization, or other business entity after deducting all operational costs, expenses, and other liabilities. This study aims to determine the effect of the amount of member savings and the amount of member loans on the remaining operating results (SHU) at the SMPN 5 Cikalongkulon Savings and Loans Cooperative. The sample taken is the financial report of the SMPN 5 Cikalongkulon Savings and Loans Cooperative from 2019-2023. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis, correlation and determination tests. The results of this study indicate that the Number of Member Deposits does not have a significant effect on the Remaining Operating Result (SHU), indicated by the t-count result of 0.320 <t-table 2.920 with a significant level of 0.779, the Number of Member Loans has a significant effect on the Remaining Operating Result (SHU), indicated by the t-count result of 4.934> t-table 2.920 with a significant level of 0.039, and the Number of Member Deposits and the Number of Member Loans simultaneously have a significant effect on the Remaining Operating Result (SHU) with an F-count value of 30.845> F-table 19.000 with a significant level of 0.031.
PENGARUH INFLASI DAN KURS TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO NASIONAL PERIODE 2009-2023 Daryono, Daryono; Busneti, Ida
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4958

Abstract

Inflasi dan kurs merupakan faktor yang dapat mempengaruhi produk domestik bruto suatu negara. Karena dengan inflasi tinggi akan berdampak tehadap daya beli masyarakat menurun, harga barang-barang akan  naik, suku bunga akan naik, distribusi barang tidak merata, kesejahteraan masyarakat menurun, pendapatan masyarakat tidak naik dan mendorog investasi berspekuatif. Dengan kurs yang kuat yaitu ketika niai tukar rupiah terhadap dolar menguat maka berpengaruh terhadap barang impor akan menjadi lebih murah dan barang ekspor nasional menjadi lebih mahal bagi penduduk asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan kurs terhadap produk domestik bruto nasional periode tahun 2009-2023. Adapun data yang digunakan untuk penelitian yaitu data sekunder tentang inflasi, kurs dan PDB dari BI dan BPS. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan alat bantu eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel inflasi dan kurs berpengaruh terhadap produk domestik bruto sebesar 97.9 persenInflation and exchange rates are factors that can influence a country's gross domestic product. Because high inflation will have an impact on people's purchasing power decreasing, prices of goods will rise, interest rates will rise, distribution of goods will be uneven, people's welfare will decrease, people's income will not increase and encourage speculative investment. With a strong exchange rate, that is, when the rupiah exchange rate against the dollar strengthens, this means that imported goods will become cheaper and national export goods will become more expensive for foreign residents. This research aims to determine the effect of inflation and the exchange rate on national gross domestic product for the 2009-2023 period. The data used for research is secondary data about inflation, exchange rates and GDP from BI and BPS. The data analysis technique uses multiple linear regression with the eviews 10 tool. The research results show that the inflation and exchange rate variables have an effect on gross domestic product by 97.9 percent.