cover
Contact Name
Muji Setiyo
Contact Email
muji@unimma.ac.id
Phone
+6285642328333
Journal Mail Official
urecol@ums.ac.id
Editorial Address
Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Prosiding University Research Colloquium
ISSN : 24079189     EISSN : 26210584     DOI : -
University Research Colloquium (URECOL) merupakan forum seminar nasional yang memberikan kesempatan untuk diseminasi, diskusi, dan mendapatkan follow up atas luaran penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,547 Documents
STRATEGI PENGUATAN ADAPTASI DAN MITIGASI BANJIR UNTUK MENGURANGI RISIKO USAHA KECIL DAN MENENGAH Isa, Muzakar; Mangifera, Liana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerentanan wilayah terhadap banjir, menganalisis peranserta stakeholders dalam penguruangan risiko banjIr, dan merumuskan strategi untuk mengurangi risiko banjir di Kabupaten Klaten. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan menggunakan wawancara terstruktur. Alat analisis yang diguanakan adalah indeks, MACTOR dan AHP. Hasil penelitian menjelaskna bahwa kerentanan wilayah rawan banjir di Kabupaten Klaten berada pada kategori sedang. Aspek sensitifikats merupakan aspek pembentuk kerentanan yang paling tinggi diikuti aspek kemampuan adaptif dan eksposur. Terdapat 13 stakeholders dalam pengurangan risiko banjir, dan mereka memiliki kepentingan yang berbeda beda dalam pengurangan risiko banjir ini. Terdapat 4 objectives stakeholders yaitu pendapatan, lingkungan alam dan buatan, pembangunan daerah dan keselamatan masyarakat. Berdasarkan 13 stakeholdeers yang terlibat dalam pengurangan risiko banjir di Kabupaten Klaten, dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu kelompok pertama terdiri dari Bappelbangda, BPBD, Dinas Kesehatan, DPU, Camat, Kepala Desa, LSM, Relawan, dan pelaku usaha. Kelompok kedua terdiri atas TNI-POLRI, PMI dan SAR. Kelompok ketiga yaitu perguruan tinggi. Berdasarkan tingkat kepentingannnya, Bappelbangda, BPBD, Dinas Kesehatan, DPU, Camat, Kepala Desa, LSM, Perguruan Tinggi, Relawan, pelaku usaha berada pada posisi sentral karena memiliki tingkat kepentingan bersama yang tinggi, sedangkan TNI-POLRI, PMII dan SAR memiliki konvergen yang rendah.
KARAKTERISTIK HIDROGEOMORFOLOGI MATA AIR DI KAWASAN KARST KECAMATAN KAYEN KABUPATEN PATI Dewi, Trya Desiana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karst merupakan suatu medan dengan kondisi hidrologi yang khas sebagai akibat dari batuan yang mudah larut dan memiliki porositas sekunder yang berkembang baik (Ford dan Williams, 1989). Batuan yang mudah larut tersebut mengakibatkan wilayah karst banyak ditemukan mata air. Kecamatan Kayen memiliki sebanyak 17 desa, dan 4 diantaranya memanfaatkan mata air sebagai sumber air bersih dan air minum. Topografi dengan lereng terjal menyebabkan 4 desa tersebut tidak memungkinkan memanfaatkan air tanah. Mata air muncul ke permukaan bumi merupakan suatu indikasi adanya air tanah yang keluarnya dipengaruhi oleh faktor geomorfologi. Tujuan dari penelitian ini yaitu 1.) Menentukan pola persebaran mata air di Kecamatan Kayen berdasarkan pendekatan hidrogeomorfologi, 2.) Mengkaji karakteristik di Kecamatan Kayen berdasarkan pendekatan hidrogeomorfologi. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan jenis penelitian berupa metode survei. Dilakukan survei dengan metode pengambilan sampel yaitu stratified purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) Pola persebaran mata air bergerombol berdasarkan analisis tetangga terdekat. Tersebar di bagian wilayah dengan satuan unit bentuklahan yaitu bagian selatan di Lereng dan Perbukitan Karst Terkikis (K2), dan bagian timur di Dataran Aluvial Karst (K5). 2.) Menurut tenaga pemunculannya, mata air di Kecamatan Kayen merupakan mata air gravitasi dengan jenis mata air depresi dan rekahan.
COPING STRATEGIES DAN TINGKAT KAPASITAS MASYARAKAT DESA MODANGAN KECAMATAN NGLEGOK KABUPATEN BLITAR DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA ERUPSI GUNUNGAPI KELUD Priyono, Kuswaji Dwi; Budiati, Wahyu
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Modangan merupakan salah satu desa yang terdampak langsung erupsi Gunungapi Kelud, berada di Kawasan Rawan Bencana I dan Kawasan Rawan Bencana II. Ancaman bahaya erupsi Gunungapi Kelud di Desa Modangan merupakan bahaya primer berupa jatuhan piroklastik, lahar, gas vulkanik beracun, dan air danau kawah. Tujuan penelitian ini untuk (1) menganalisis kapasitas masyarakat, (2) mengetahui hubungan faktor jenis kelamin, pekerjaan, usia, dan pendidikan terhadap tingkat kapasitas masyarakat, dan (3) mengidentifikasi coping strategies dalam menghadapi ancaman erupsi. Metode yang digunakan adalah survey, menggunakan purposive sampling dalam pengambilan sampel, dilakukan dengan kuisioner, wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pembobotan, analisis regresi logistik ordinal, dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kapasitas masyarakat Desa Modangan dalam mengadapi bencana erupsi terbagi menjadi dua kelas yaitu tingkat kapasitas tinggi dan tingkat kapasitas sedang. Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kapasitas masyarakat di Desa Modangan pada tingkat signifikasi 5% adalah jenis kelamin, pekerjaan, usia, dan tingkat pendidikan dengan koefisien determinasi Negelkerke sebesar 0.558. Nilai tersebut menunjukkan bahwa variabel jenis kelamin, pekerjaan, usia, dan tingkat pendidikan mempengaruhi tingkat kapasitas masyarakat secara global sebesar 55.8%. Masyarakat lokal di Desa Modangan menerapkan empat bentuk coping strategies yaitu ekonomi, teknologi, sosial, dan kultural/budaya.
KAJIAN INSTRUKSIONAL PEMBELAJARAN KEBENCANAAN UNTUK SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) DI KABUPATEN KLATEN Suharjo, Suharjo; Musiyam, M.; Sunarhadi, R. Muh. Amin; Prayitno, Harun Joko; Arozaq, Miftahul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan kajian tujuan, langkah, dan turunan kemampuan yang diperlukan dalam pembelajaran kebencanaan untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Klaten. Kajian instruksional menggunakan systematic instructional design (ISD) dengan model Dick & Carey. Panduan Pembelajaran Kebencanaan di Kabupaten Klaten yang telah ditetapkan penggunaannya melalui Peraturan Bupati Klaten Nomor 6 Tahun 2014 adalah dokumen utama yang dikaji. Kajian menggunakan tiga alat analisa, yaitu analisa ujung depan (front-end analysis), analisa tujuan (goal analysis), dan analisa ketrampilan subordinat (subordinat skill analysis). Data diperoleh melalui kajian pustaka dan focused group discussion (FGD) para ahli bidang (subject matter experts/SME) pembelajaran dan kebencanaan di Kabupaten Klaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tujuan pembelajaran kebencanaan merupakan mandat kebijakan pemerintah. Tujuan pembelajaran kebencanaan mengacu tiga kemampuan, yaitu siswa mampu melakukan kajian risiko bencana, upaya mitigasi bencana, dan kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah dan tempat tinggalnya. Hasil kajian dijabarkan dalam diagram kajian instruksional pembelajaran kebencanaan dengan hirarki dan prosedur pembelajaran. Turunan kemampuan meliputi 1) informasi verbal terkait istilah, lokasi, dan pengetahuan dasar kebencanaan, 2) keterampilan intelektual dalam menerapkan prosedur manajemen bencana, 3) strategi kognitif dalam merumuskan dan menyajikan pengetahuan dan ketrampilan manajemen bencana, 4) ketrampilan motorik dan 5) sikap dalam pengurangan risiko bencana.
KONSEP SPASIAL DAN PENYAJIAN DATA DALAM PENDIDIKAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA Dahroni, Dahroni; Sunarhadi, R. M. Amin; Sujalwo, Sujalwo; Suharjo, Suharjo; Arozaq, Miftahul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan identifikasi konsep spasial dan penyajian data dalam pembelajaran kesiapsiagaan bencana gempa untuk membentuk karakter siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kajian pustaka untuk mengetahui penggunaan konsep spasial dalam tahap pembelajaran kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana gempa. Kajian juga dilakukan dalam rangka mengetahui representasi data yang dipergunakan dalam tiap tahap pembelajaran kesiapsiagaan. Tahap pembelajaran menggunakan acuan instrumen kesiapsiagaan bencana gempa yang meliputi pengetahuan, rencana tanggap darurat dan evakuasi, peringatan dini, dan mobilisasi sumberdaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kesiapsiagaan menghadapi bencana gempa menggunakan konsep spasial dan non spasial. Konsep spasial yang dipergunakan terdiri dari konsep primitif, sederhana, dan komplek. Penyajian data dalam pembelajaran kesiapsiagaan menggunakan representasi data maupun non representasi data. Representasi data dipergunakan menggunakan teknik diagram, peta, grafik, maupun foto. Konsep spasial dan penyajian data menjadi urgensi bagi pembentukan karakter kesiapsiagaan pada diri siswa untuk menghadapi bencana.
PERAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENANGGULANGAN BENCANA Septikasari, Zela; Fauziah, Mufied; Handaka, Irvan Budhi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penyusunan artikel ini untuk mendeskripsikan peran layanan bimbingan dan konseling dalam penanggulangan bencana yang secara spesifik akan diarahkan pada tiga fase penanggulangan bencana. Penanggulangan bencana dapat diklasifikasikan kedalam tiga fase, yaitu pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Tiga fase tersebut memiliki karakteristik penanganan yang berbeda-beda. Fase pra bencana meliputi kegiatan pencegahan, mitigasi atau peringatan dini. Fase tanggap darurat merupakan usaha untuk meringankan penderitaan sementara, memberikan bantuan darurat, pencarian dan pengamanan. Sedangkan Fase pasca bencana meliputi kegiatan pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi. Pelaksanaan penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan efektif menggunakan dasar keilmuan tertentu. Bimbingan dan konseling merupakan salah satu ranah keilmuan yang dapat dimanfaatkan dalam tiga setting fase penanggulangan bencana tersebut sebagai bagian dari fungsi bimbingan dan konseling yaitu fungsi preventif maupun kuratif. Fungsi preventif dalam layanan bimbingan dan konseling dapat dimanfaatkan dalam fase pra bencana untuk meminimalisir dampak bencana yang besar. Fungsi kuratif dapat digunakan dalam fase tanggap darurat maupun fase pasca bencana. Peran bimbingan dan konseling dalam fase tanggap darurat meliputi bantuan untuk meringankan penderitaan yang dialami korban bencana seperti panik, histeris, syok dan lainnya. Sedangkan dalam fase pasca bencana, layanan bimbingan dan konseling dapat dimanfaatkan untuk membantu masalah-masalah psikologis yang dapat dialami oleh korban bencana.
Perbedaan Penerapan Tax Amnesty atau Pembetulan SPT Ditinjau dari Efisiensi Pengeluaran Kas Wajib Pajak (Studi Empiris pada Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Bebas di KPP Surakarta) Mujiyati, M; Salindri, Fery
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisien pengeluaran kas antara memilih mengikuti program Tax Amnesty atau melakukan pembetulan SPT Tahunan Pajak Penghasilan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan objek Wajib Pajak Orang Pribadi Pengusaha Bebas yang telah melakukan Tax Amnesty, dibanding jika melakukan pembetulan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wajib Pajak orang pribadi lebih efisien melakukan Tax Amnesty dalam pengeluaran kas dibandingkan dengan melakukan pembetulan SPT Pajak Penghasilan Tahunan, selanjutnya Wajib Pajak akan mendapatkan fasilitas dari Pemerintah yang diatur dalam Undang-Undang tentang Tax Amnesty yang diperoleh yaitu berupa pengampunan pajak, sehingga Wajib Pajak memilih untuk melakukan Tax Amnesty. Sedangkan jika Wajib Pajak orang pribadi tidak melakukan Tax Amnesty, dan memilih untuk memperbaiki SPT akan dikenakan berbagai sanksi berupa bunga pembetulan SPT yang dirasa memberatkan Wajib Pajak karena pengeluaran kas lebih besar.
Pengaturan Ulang Tata Letak Fasilitas Pabrik untuk Meningkatkan Produktivitas (Kasus PT ASA) Padmantyo, Sri; Nursavilla, Fitri; Ningsih, Mita Adya
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagi sebuah perusahaan, keuntungan merupakan tujuan utama. Maka, faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap tujuan perusahaan tersebut menjadi wajib untuk dipelajari. Untuk dapat mencapai keuntungan secara optimal, salah satu cara yang ditempuh oleh beberapa perusahaan diantaranya dengan meningkatkan produktivitas perusahaan. Tulisan yang merupakan hasil survey lapangan ini, bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi produktivitas perusahaan, salah satunya adalah mengenai perencanaan letak fasilitas pabrik yang diterapkan oleh setiap perusahaan. Secara umum perencanaan letak fasilitas pabrik adalah aktivitas perencanaan untuk membuat pengaturan yang optimum dari semua fasilitas produksi, perencanaan letak fasilitas yang baik akan memberikan dampak yang positif bagi proses produksi suatu perusahaan, sehingga produktivitas perusahaan tersebut dapat meningkat dan keuntungan dapat diperoleh secara optimal.
Kunci Kesuksesan Tenaga Profesional Asing di Indonesia (Kajian Pustaka) Nurhayati, Siti Fatimah; Setyowati, Eni; Triyono, T
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang tenaga profesional Asing yang bekerja di Indonesia relatif minim padahal sektor tersebut mempunyai kontribusi yang tidak bisa dipandang remeh terhadap pembangunan atau investasi negara. Kontribusi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) terhadap devisa negara terbesar kedua setelah sektor minyak dan gas bumi (migas). Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI), Laode ida dalam jumpa pers di kantor Ombudsman Jakarta mengatakan Orang Indonesia hanya menerima gaji sepertiga dari gaji Tenaga Kerja Asing, pendapat ini dikemkakan setelah melakukan investigasi bulan Juni – Desember 2017 di tujuh provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tenggara, Papua Barat, Sumatra Utara, dan Kepulauan Riau. Banyak TKA menuai kesuksesan, namun tak sedikit diantara mereka mengalami kegagalan, belum berhasil atau pernah gagal. Maksud dari kesuksesan dalam penelitian ini adalah para tenaga kerja Asing professional yang berhasil mencapai keinginan, target atau cita-cita dalam karirnya, setidaknya dengan gajinya mampu memenuhi kehidupan primer (sandang, pangan, papan, pendidikan, keamanan dan kesehatan) dan sekunder (misalkan, fasilitas rumah dan transportasi pribadi yang memadai) untuk diri dan keluarganya secara layak dengan standar setempat. Karena besarnya kontribusi tenaga kerja Asing di Indonesia maka sangat relevan sekali Tenaga Kerja Asing harus di fasilitasi dengan pembuatan rancangan (blue print) model kebijakan untuk mendukung kesuksesan yang lebih baik untuk pembangunan negeri. Tujuan penelitian ini adalah menemukan karakteristik dan kunci kesuksesan tenaga kerja asing di Indonesia melalui wawancara mendalam kepada para ekspatriat asing di Indonesia, pengayaan pustaka baik itu Undang-undang, penelitian terdahulu, pendapat ahli sampai ditemukan konsep rancangan model. Adapun paper ini akan mendiskusikan kajian pustaka yang mendasari penelitian ini.
Pendampingan Usaha Pembenihan Lele untuk Meningkatkan Keterampilan Santri dan Pendapatan Pondok Pesantren Luqman Al Hakim Permadi, Jefri; Rochvita, Ana; Sukmarani, Dhuta; Subarkah, Rachmat
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ilmu pengetahuan secara umum selalu dibutuhkan untuk mendukung dakwah yang dilaksanakan oleh pondok pesantren (PONPES). PONPES juga harus dapat mandiri dari segi ekonomi agar dapat mengembangkan ilmu agamanya. PONPES Luqman Al Hakim Magelang merupakan lembaga yang mulai merintis usaha dan fasilitas praktis bisnis berupa kolam pembenihan lele. Namun karena keterbatasan kemampuan SDM dalam pengelolaan usaha tersebut, maka dibutuhkan pendampingan secara intensif untuk meningkatkan keterampilan guru dan santri agar dapat mengelola usaha tersebut secara mandiri. Tujuan dari program ini adalah menciptakan guru-guru PONPES yang tidak hanya ahli di bidang agama, namun juga menguasai bidang ekonomi melalui usaha pembenihan lele. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan keterampilan santri dalam berwirausaha, sehingga mereka memiliki bekal pengetahuan berwirausaha sebagai modal berharga dalam menerapkan ilmu agama ketika berada di tengah-tengah masyarakat. Program pendampingan ini dilaksanakan secara intensif selama satu semester dan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan hingga PONPES mampu memiliki kemandirian ekonomi dan mapan. Sasaran pelaksanaan program ini meliputi 5 orang guru dan 20 orang santri kelas 1 dan 2 tingkat MA dari PONPES Luqman Al Hakim Magelang. Pelaksanaan program ini meliputi penyuluhan metode penetasan larva lele dan pendampingan praktek dengan beberapa tahapan, yaitu seleksi induk, penyiapan media pemijahan, pemijahan, penetasan, perawatan larva, pemberian pakan dan pengecekan kesehatan, penjualan, serta perawatan induk. Hasil yang diperoleh selama satu semester atau dua siklus penetasan, yaitu mengalami peningkatan jumlah bibit lele yang ditetaskan dan dijual ke petani pembesaran. Selain itu, guru dan siswa PONPES terlihat lebih mandiri dalam pengelolaan pada siklus kedua penetasan, juga telah memiliki kemampuan memilih calon induk yang baik guna penambahan calon induk.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation)0 Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang MIPA dan SOSHUM Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper) Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Sosial, Ekonomi, dan Psikologi Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Humaniora Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Lingkungan dan Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation) Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa More Issue