Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

APPLICATION METHODS GUIDED DISCOVERY IN THE EFFORT IMPROVING SKILLS OBSERVING STUDENT LEARNING IPA IN THE FOURTH GRADES IN PRIMARY SCHOOL Septikasari, Zela
JURNAL JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 1, No 2: Agustus 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.842 KB)

Abstract

The purpose of this research was to improve improve the skills of observing in science learning by using guided discovery. This type of research is a collaborative classroom action research with teachers and research subjects Elementary School fourth grade students in SD Lempuyangan 1, Yogyakarta. The results showed that the percentace of students who has score B on pre- action of 23.53%; in the first cycle increased to 38.24%; and 91.18% in the second cycle. Thus in the first cycle an increase of 14.71%, 52.94% in the second cycle, and the accumulated increase of 67.65%. It shows that guided discovery method can improve the skills of observing students and enables students to find their own concepts of science so that learning will be more meaningful.
Perbandingan Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar pada Kurikulum Merdeka di Kelas Tinggi di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Ningsih, Nenni Aprilia; Septikasari, Zela
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8158

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kurikulum menempati posisi yang sangat penting dalam dunia pendidikan dan sebagai acuan atau pedoman dalam pelaksaan pendidikan. Penulisan artikel bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar kelas tinggi lingkup negeri dan swasta berdasarkan kurikulum merdeka. Penulisan artikel menggunakan metode kualitatif, instrumen penelitian adalah diri sendiri dan proses analisis data menggunakan metode sesuai Miles dan Huberman, yakni ) reduksi data, ii) penyajian data, dan iii) penarikan kesimpulan. Penelitian mendapatkan hasil bahwa sekolah memiliki profil dan saran prasarana sekolah. Proses dan perangkat pembelajaran juga digunakan guru untuk mendukung siswa dalam memahami materi pelajaran. Asesmen juga digunakan untuk mengetahui pencapaian belajar siswa dan profil pelajar pancasila diberlakukan untuk menanmkan karakter siswa sesuai dengan dimensi profil pelajar pancasila. Kegiatan belajar mengajar akan mendapatkan hasil optimal jika sarana dan prasarana, perangkat pembelajaran, proses pembelajaran, asesmen pembelajaran, dan dimensi profil pelajar pancasila saling terlaksana dengan baik dan tepat.
Studi Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas 3 Aulia Wijayanti, Luluk Dina; Purnomo, Heru; Septikasari, Zela
Jurnal Adijaya Multidisplin Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Adijaya Multidisiplin (JAM)
Publisher : PT Naureen Digital Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana siswa kelas 3 IPA di SD N Semarangan 1 termotivasi untuk belajar melalui penggunaan media pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi wawancara dan observasi untuk mengumpulkan data mengenai efektivitas media pembelajaran serta tanggapan siswa terhadap penggunaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran, seperti video animasi dan simulasi, memiliki kontribusi positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Siswa menunjukkan keterlibatan yang lebih tinggi, termasuk partisipasi aktif dalam diskusi kelas dan keinginan untuk memahami konsep-konsep IPA yang kompleks. Selain itu, hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan media pendidikan memberikan siswa akses ke lingkungan belajar yang lebih menarik dan dinamis. Siswa yang diwawancarai mengatakan bahwa ketika sumber belajar digunakan, mereka merasa lebih senang dan lebih terdorong untuk belajar. Kesimpulannya, penggunaan media pembelajaran di kelas sains untuk kelas 3 di SD N Semarangan 1 berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa.
Perbandingan Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar pada Kurikulum Merdeka di Kelas Tinggi di Sekolah Dasar Negeri dan Swasta Ningsih, Nenni Aprilia; Septikasari, Zela
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 5 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i5.8158

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kurikulum menempati posisi yang sangat penting dalam dunia pendidikan dan sebagai acuan atau pedoman dalam pelaksaan pendidikan. Penulisan artikel bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai pelaksanaan kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar kelas tinggi lingkup negeri dan swasta berdasarkan kurikulum merdeka. Penulisan artikel menggunakan metode kualitatif, instrumen penelitian adalah diri sendiri dan proses analisis data menggunakan metode sesuai Miles dan Huberman, yakni ) reduksi data, ii) penyajian data, dan iii) penarikan kesimpulan. Penelitian mendapatkan hasil bahwa sekolah memiliki profil dan saran prasarana sekolah. Proses dan perangkat pembelajaran juga digunakan guru untuk mendukung siswa dalam memahami materi pelajaran. Asesmen juga digunakan untuk mengetahui pencapaian belajar siswa dan profil pelajar pancasila diberlakukan untuk menanmkan karakter siswa sesuai dengan dimensi profil pelajar pancasila. Kegiatan belajar mengajar akan mendapatkan hasil optimal jika sarana dan prasarana, perangkat pembelajaran, proses pembelajaran, asesmen pembelajaran, dan dimensi profil pelajar pancasila saling terlaksana dengan baik dan tepat.
Teaching Eco-Literacy: What is The Challenge in Indonesian Elementary School Perwitasari, Ningrum; Septikasari, Zela; Prihandoko, Yogi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3142

Abstract

Environmental awareness is an important part of environmental sustainability, but environmental awareness in society, including students, is still low. This can be seen from various studies conducted previously. Eco-literacy is one of the skills that can increase environmental awareness, but it is still rarely studied. This study aims to evaluate how eco-literacy has been implemented, the challenges in implementing eco-literacy, and the ideal implementation of eco-literacy for teachers in elementary school. Data collection was conducted using qualitative methods and quistionnaire techniques. Sixty teachers from Yogyakarta, Central Java, and Jakarta were interviewed. The results of the research show that eco-literacy has been implemented in elementary schools through subjects, the challenges teachers face in implementing eco-literacy are learning methods, media, and learning resources and teachers hope that eco-literacy can be implemented based on constructivist learning theory with appropriate syntax.  Based on the findings in this study, it can be concluded that eco-literacy has been implemented in elementary schools, but there are still many challenges faced so that eco-literacy can be successfully implemented.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran terhadap Hasil Belajar di SD Negeri Jumeneng Lor Suryaningsih, Hastin; Septikasari, Zela
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar di SDN Jumeneng Lor, khususnya pada tiga kelas rendah. Melalui kegiatan observasi dan wawancara sebagai salah satu metode dan menggunakan jenis penelitian yaitu Kualitatif. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik. Sedangkan peserta didik antusias dalam proses pembelajaran. Media yang paling disukai siswa yaitu media audiovisual. Maka dari itu, penggunaan media pembelajaran, menjadikan hasil belajar siswa akan meningkat, serta memudahkan siswa untuk memahami materi. Ditambah keterlibatan siswa secara aktif juga dapat ditunjang dengan pemilihan media pembelajaran yang akan berdampak pada motivasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian tentang penggunaan media  pembelajaran  pada proses belajar mengajar di SD Negeri Jumeneng Lor dari jumlah total siswa 153 anak, sekolah ini sudah memiliki sarana dan prasarana yang cukup lengkap. Dengan demikian, hubungan antara pendidik dan peserta didik serta adanya fasilitas pendukung pembelajaran, maka hasil belajar akan optimal.
Analysis of Learning Media Use in SD Negeri Bangunjiwo Septikasari, Zela; Devinda, Devinda; Perwitasari, Ningrum
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3148

Abstract

The success of the learning process is largely determined by the teacher's ability to deliver material and use learning media. Good learning media depends on the availability of facilities and infrastructure in schools, teacher creativity, teacher capacity building, and funding support in making learning media. This study aims to analyze (1) The use of learning media at SD Negeri Bangunjiwo, (2) The obstacles faced by teachers and students during learning using learning media. This research is a descriptive qualitative research using interview and observation data collection techniques. Respondents in this study were the Principal, Low Grade Teacher and Low Grade Students. The results showed that (1) teachers prepare learning media tailored to students' learning styles, (2) obstacles faced when using media are funds, facilities and infrastructure that are less supportive, and different students' knowledge related to learning media. The conclusion of the research is that the use of learning media is proven to improve student learning outcomes. Support from external school parties is needed in providing learning media that can maximize learning activities at school.
Analisis Penggunaan Media Pembelajaran terhadap Hasil Belajar di SD Negeri Jumeneng Lor Suryaningsih, Hastin; Septikasari, Zela
Jurnal PGSD Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal PGSD Indonesia
Publisher : Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran terhadap hasil belajar di SDN Jumeneng Lor, khususnya pada tiga kelas rendah. Melalui kegiatan observasi dan wawancara sebagai salah satu metode dan menggunakan jenis penelitian yaitu Kualitatif. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran sudah dilaksanakan dengan baik. Sedangkan peserta didik antusias dalam proses pembelajaran. Media yang paling disukai siswa yaitu media audiovisual. Maka dari itu, penggunaan media pembelajaran, menjadikan hasil belajar siswa akan meningkat, serta memudahkan siswa untuk memahami materi. Ditambah keterlibatan siswa secara aktif juga dapat ditunjang dengan pemilihan media pembelajaran yang akan berdampak pada motivasi siswa. Berdasarkan hasil penelitian tentang penggunaan media  pembelajaran  pada proses belajar mengajar di SD Negeri Jumeneng Lor dari jumlah total siswa 153 anak, sekolah ini sudah memiliki sarana dan prasarana yang cukup lengkap. Dengan demikian, hubungan antara pendidik dan peserta didik serta adanya fasilitas pendukung pembelajaran, maka hasil belajar akan optimal.
PERAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENANGGULANGAN BENCANA Septikasari, Zela; Fauziah, Mufied; Handaka, Irvan Budhi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penyusunan artikel ini untuk mendeskripsikan peran layanan bimbingan dan konseling dalam penanggulangan bencana yang secara spesifik akan diarahkan pada tiga fase penanggulangan bencana. Penanggulangan bencana dapat diklasifikasikan kedalam tiga fase, yaitu pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Tiga fase tersebut memiliki karakteristik penanganan yang berbeda-beda. Fase pra bencana meliputi kegiatan pencegahan, mitigasi atau peringatan dini. Fase tanggap darurat merupakan usaha untuk meringankan penderitaan sementara, memberikan bantuan darurat, pencarian dan pengamanan. Sedangkan Fase pasca bencana meliputi kegiatan pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi. Pelaksanaan penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan efektif menggunakan dasar keilmuan tertentu. Bimbingan dan konseling merupakan salah satu ranah keilmuan yang dapat dimanfaatkan dalam tiga setting fase penanggulangan bencana tersebut sebagai bagian dari fungsi bimbingan dan konseling yaitu fungsi preventif maupun kuratif. Fungsi preventif dalam layanan bimbingan dan konseling dapat dimanfaatkan dalam fase pra bencana untuk meminimalisir dampak bencana yang besar. Fungsi kuratif dapat digunakan dalam fase tanggap darurat maupun fase pasca bencana. Peran bimbingan dan konseling dalam fase tanggap darurat meliputi bantuan untuk meringankan penderitaan yang dialami korban bencana seperti panik, histeris, syok dan lainnya. Sedangkan dalam fase pasca bencana, layanan bimbingan dan konseling dapat dimanfaatkan untuk membantu masalah-masalah psikologis yang dapat dialami oleh korban bencana.
Needs assessment: strategy of integration disaster education at elementary schools in disaster prone areas Septikasari, Zela; Retnawati, Heri; Wilujeng, Insih; Shaw, Rajib; Handaka, Irvan Budhi
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 18, No 1: February 2024
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v18i1.20921

Abstract

This research was conducted to analyze integration disaster education strategies in elementary schools located in disaster-prone areas. This research is qualitative research using descriptive design. This research used interview instrument in data collection. The respondents were 23 elementary school teachers in Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. The results found that the integration of disaster education is carried out through subjects, study tours, discussions, and simulations. Strategies implemented in the integration of disaster education with interesting learning media, disaster training, improvement of school facilities and infrastructure, updating school disaster documents, and cooperation with disaster management institutions. The integration disaster education model expected by teachers is in the form of a website that contains separate materials for teachers and students. The website is expected to contain simple material packaged in the form of pictures, videos, sounds, animations, games, quizzes and songs. Maximizing integration disaster education strategies can be done by improving the internal and external quality of schools. School support, cooperation with disaster management stakeholders, the active role of teachers, and the support of school principals' policies in preparing for integration disaster education learning is expected so that disaster education can be implemented sustainably.