cover
Contact Name
Siti Abadiyah
Contact Email
abadi_dede01@yahoo.com
Phone
+628567842063
Journal Mail Official
admin.structure@ft-umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jl. Perintis Kemerdekaan I No.33 - Cikokol Tangerang 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Structure
ISSN : -     EISSN : 25803824     DOI : https://doi.org/10.31000/civil.v2i1
The scientific articles in the scope of pure and applied sciences about architectural science including art & design, history & human behavior, technology, urban planning and the environment. Research results are scientific, critical and comprehensive on important and current issues covered in the field of architecture
Articles 65 Documents
METODE EARNED VALUE UNTUK ANALISA KINERJA BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PADA PROYEK OFFICE DAN SHOWROOM DAAN MOGOT Brian Alfandi; Muahammad Ali Mu’min; Puthual Puthual
Structure Vol 2, No 1 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.678 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i1.6991

Abstract

Konsep nilai hasil (Earned value) merupakan salah satu alat yang digunakan dalam pengelolaan proyek yang mengintegrasikan biaya dan waktu. Konsep Earned Value menyajikan tiga dimensi, yaitu the percent complete, budgeted cost, dan actual cost. Serta apa yang didapatkan dari biaya yang sudah dikeluarkan atau yang disebut Earned Value. Dari ketiga dimensi tersebut, dengan konsep Earned Value, dapat dihubungkan dari perhitungan varian dari biaya dan waktu (Flemming dan Kompplman, 1994). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu, estimasi biaya dan waktu pada akhir penyelesaian proyek. Metode yang digunakan ialah deskriptif kuantitatif, studi ini menggambarkan kondisi proyek tertentu dengan analisis data-data yang ada. Analisis data menggunakan Metode Earned Value yang didalamnya memadukan unsur biaya dan waktu. Dari hasil analisa diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan lebih rendah dari biaya yang dianggarkan ditunjukkan dengan nilai CPI = 14,027 dan waktu pelaksanaan lebih lambat dari jadwal rencana ditunjukan dengan nilai SPI = 0,954 menunjukan bahwa proyek mengalami keterlambatan karna Nilai SPI kurang dari 1. Hasil perhitungan perkiraan biaya akhir proyek sebesar Rp 2,107,435,228 dengan perkiraan waktu penyelesaian 23 minggu, Hasil tersebut menunjukan proyek terlambat 42 minggu dari 65 minggu yang direncanakan.Kata kunci: earned value, kinerja biaya & waktu
PERENCANAAN HIGH RISE BUILDING ATAU BANGUNAN BERTINGKAT DENGAN PERMODELAN KOLOM DAN BALOK TRANSFER Brian Alfandi; Rully Angraeni Safitri; Dery Purwanto
Structure Vol 1, No 2 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1769.922 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i2.6929

Abstract

Pembangunan dalam jumlah banyak menyebabkan semakin sempitnya lahan yang dapat digunakan. Pembangunan gedung ke arah vertikal di kota-kota besar menjadi solusi masalah keterbatasan lahan. Suatu bangunan gedung yang berlantai banyak perlu direncanakan dengan tepat dan teliti agar memenuhi kriteria kekuatan (strength), kenyamanan (serviceability), keselamatan (safety), dan umur rencana bangunan (durability).Balok transfer adalah balok yang menerima beban dari kolom di atasnya karena kolom terhenti di atas balok tersebut. Pada dasarnya balok transfer memiliki tugas yang sama dengan balok yang lainnya, yakni menerima beban kerja yang berasal dari pelat. Akan tetapi, kolom terhenti pada balok, maka balok juga menerima beban yang berasal dari kolom diatasnya. Program yang digunakan dalam analisis untuk mendapatkan hasil kinerja struktur gedung bertingkat dengan balok transfer menggunakan program ETABS v.9.7.0. Respon struktur terhadap gempa dipengaruhi oleh bentuk dari struktur gedung tersebut, dimana akibat adanya pemutusan kolom pada lantai membutuhkan dimensi balok yang lebih besar yang disebut dengan balok transfer.Kata kunci: Kolom, balok transfer,pelat,dan analisis dinamik respon spektrum pada program Etabs V.9.7.0
PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PADA PEMBANGUNAN RUKO 2 LANTAI Siti Abadiyah; Ria Rosyati; Qori Nurjanah
Structure Vol 3, No 2 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.482 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i2.7165

Abstract

Productivity is the quantity of work a workforce achieves per day. The amount of productivity can be seen from the large quantity of work divided by the time it takes for labor to complete the job. One of the factors that influence the amount of work productivity is the number of workers. One of the factors affecting the amount of work productivity is the number of workers, however the number of workers per day needs to be limited based on the quantity of work and the cost of the project work. Therefore, it is necessary to know the estimated cost of work from the number of workers working on a job. Estimates of work costs are known from the number of workers and the wages of workers per day. From the research results, it is known that the cost of the productivity of the structure construction spent Rp. 223,492,785.00.Keywords: Productivity, labor, time and cost.
ANALISA PERBANDINGAN WAKTU PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CPM (CRITICAL PATH METHOD) DAN PERT (PROGRAM EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE) Siti Abadiyah; Muhammad Ali Mu’min; Teguh Dwi Julianto
Structure Vol 2, No 2 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1320.821 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i2.7007

Abstract

Industri konstruksi memiliki karakteristik yang berbeda dari proyek konstruksi satu dengan proyek konstruksi yang lainnya. Karakteristik inilah yang akan berpengaruh kepada progres pekerjaan pelaksanaan di lapangan, maka dari itu dibutuhkan manajemen proyek yang baik agar tercapainya sasaran tujuan proyek tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif komparatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu untuk mencari perbedaan atau perbandingan waktu pelaksanaan pekerjaan proyek ware House PT. Mitra Pack Tangerang dengan menggunakan metode jalur kritis atau CPM (Critical Path Method) dan PERT (Program Evaluation Review Technique). Kesimpulan dari pengolahan data di atas diperoleh hasil bahwa menurut perhitungan berdasarkan metode CPM diperoleh waktu pengerjaan proyek selama 245 hari sedangkan hasil berdasarkan perhitungan dengan metode PERT diperoleh waktu pengerjaan proyek selama 236 hari.Kata kunci: Manajemen Proyek, Critical Path Method (CPM), Program Evaluation Review Technique (PERT).
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KUAT TEKAN BETON PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) Jeply Murdiaman; Basirun Basirun; Ana Farianti
Structure Vol 2, No 1 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.279 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i1.6986

Abstract

Penelitian ini mencoba menggunakan bahan tambah berupa abu sekam padi yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan dan kuat tekan beton. Pada penelitian ini menggunakan Abu Sekam Padi terdiri dari beberapa variasi yaitu 0%, 6% dan 10% dari berat semen. Dimensi benda uji silinder 15 x 30 cm. Rancangan campuran menggunakan metode SNI 03-2834-2000. Setiap variasi dibuat 4 benda uji, sehingga jumlah keseluruhannya 12 buah benda uji. Dilakukan pengetesan benda uji pada 14 hari dan 21 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu pengujian kuat tekan beton. Untuk kuat tekan beton yang dihasilkan pada umur 14hari dan 21hari. Dari hasil data pengujian kuat tekan 14hari, 21 hari dan nilai kuat tekan rata - ratanya, bisa dilihat untuk presentase 0% penggunaan abu sekam padi kuat tekan mengalami kenaikan. Dan untuk penggunaan abu sekam padi dengan presentase 6% memiliki kuat tekan yang tinggi dibandingkan presentase abu sekam padi 10% yaitu dengan kuat tekan yang tinggi pada umur 14hari dan 21hari sebesar 22,64 Mpa dan 22.07 Mpa. Hasil kuat tekan optimum pada uji kuat tekan beton rata – rata pada beton campuran Abu Sekam Padi yaitu sebesar 21,51 Mpa.Kata Kunci: beton, ketahanan, abu sekam padi, kuat tekan
ANALISA PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA TERHADAP BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PADA PEKERJAAN PEMBANGUNAN PROYEK MASJID AL-ISTIGHFAR DI SINDANG PANON, KAB. TANGERANG Sugeng Purwanto; Brian Alfandi; Elita Tiana
Structure Vol 1, No 1 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.37 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i1.6803

Abstract

Dalam perencanaan konstruksi biaya dan waktu merupakan dua hal yang saling terkait. Perencanaan kontruksi yang baik dapat meminimalisir penggunaan biaya dan waktu tersebut. Berdasarkan perencanaan yang telah dilakukan maka saat pelaksanaan pekerjaan kontruksi, seorang kontraktor dapat memperkirakan biaya dan waktu pekerjaan sehingga mampu mengontrol dengan baik pekerjaan di lapangan. Dari perencanaan yang sudah dibuat, diketahui ongkos suatu pekerjaan serta waktu yang dibutuhkan untuk pengerjaannya. Selain itu dari perencanaan tersebut dapat diketahui produktivitas yang harus dicapai perharinya sehingga memudahkan dalam hal pengaturan penggunaan tenaga kerja serta pengontrolan ongkos pekerjaan di lapangan.Pengamatan ini menggunakan jenis data primer dan data sekunder yaitu data primer diperoleh melalui laporan pengamatan langsung di lapangan, dimana hal yang diamati adalah jumlah pekerja, volume pekerjaan dan waktu pengerjaan. Dan data sekunder diperoleh secara tidak langsung melalui sumber lain berupa rencana anggaran biaya, time schedule. Berdasarkan hasil analisa, produktivitas tenaga kerja pembangunan Masjid Al-Istighfar adalah sebesar 64,20%, sehingga produktivitas dilapangan dapat disimpulkan lebih menguntungkan dari produktivitastenaga kerja berdasarkan perencanaan.Berdasarkan analisa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Al-Istighfar berdasarkan perencanaan adalah 422 hari dengan rencana anggaran biaya untuk ongkos pekerjaan sebesar Rp. 362.022.692 sedangkan realisasi dilapangan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan Masjid Al-Istighfar adalah 378 hari dengan realisasi biaya pekerjaan sebesar Rp. 324,891,544, Maka dari itu bisa dikatakan dalam realisasi pelaksanaan dilapangan untuk pembangunan Masjid Al-Istighfar lebih cepat 44 hari dari waktu perencanaan dan menghemat pengeluaran ongkos pekerjaan sebesar Rp. 37,131,148Kata kunci:  Perencanaan, Produktivitas, Ongkos Pekerjaan, Perbandingan Rencana Dengan Realisasi.
PERENCANAAN UPPER STRUCTURE PADA HIGH RISE BUILDING YANG BERLOKASI DI TEPI PANTAI DENGAN MENGGUNAKAN DUAL SYSTEM Jeply Murdiaman Guci; Rully Angraeni Safitri; Sherena Donna Bella
Structure Vol 3, No 1 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1261.341 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i1.7159

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang di Asia Tenggara yang sedang mengalami perkembangan pesat dalam bidang infrastruktur karena seiring bertambahnya pertumbuhan populasi di Indonesia. Indonesia sendiri berada pada wilayah yang dilewati oleh dua jalur Gunung Api yang membentang sepanjang Asia-Pasifik yang disebut dengan Ring of Fire, oleh karena itu pada saat ini Indonesia sering dilanda oleh bencana alam berupa Gempa Bumi disetiap wilayah dalam kurun waktu yang berdekatan yang mengakibatkan rusaknya beberapa infrastruktur yang ada. Karena hal itulah banyak perusahaan konstruksi sedang berlomba - lomba dalam membangun bangunan Horizontal atau High Rise Building. Oleh karena itu diperlukan standarisasi nasional disetiap perancangannya yaitu dengan menerapkan aturan pada SNI 1726-2019 yang merupakan pedoman standarisasi untuk bangunan tahan gempa. Untuk merencanakan suatu bangunan tinggi (High Rise Building) yang diperuntukkan pada strukur atas bangunan dengan 13 lantai yaitu menggunakan Dual System (Wall-Frame System). Dibutuhkan beberapa tahapan perencanaan struktur agar tercapainya bangunan yang aman dari bahaya akibat gempa.Kata Kunci: Struktur Bangunan Tinggi, Highrise Building, Dual System, Sistem Ganda, Gempa, Struktur Atas, Ring of Fire, Indonesia
PERENCANAAN STRUKTUR BAWAH DENGAN KOMBINASI PONDASI RAKIT DENGAN PILE CAP MENGGUNAKAN PONDASI TIANG BORED PILE PADA GEDUNG UMK 10 LANTAI WILAYAH KLATEN Jeply Murdiaman; Basirun Basirun; Guntur Aji Pangestu
Structure Vol 2, No 2 (2020): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5134.558 KB) | DOI: 10.31000/civil.v2i2.6999

Abstract

Indonesia berada dilokasi zona yang rawan gempa karena Indonesia adalah tempat bertemunya 4 lempeng dunia yaitu, lempeng indo-australia, lempeng gurasia, lempeng filipina, dan lempeng pacific. Maka dari itu jika mendesain bangunan Gedung tinggi bangunan Gedung harus memperhatikan tentang ketahanan gempa terutama pada struktur bawah, pemilihan dan perencanaan jenis pondasi sangatlah penting untuk didesain mampu memikul beban diatasnya. Pondasi juga harus didesain memperhatikan penurunan pada pondasi (differential sertlement). Pada studi ini pondasi yang direncanakan adalah bangunan Gedung 10 lantai Universitas Muhammadiyah Klaten dengan menggunakan pondasi rakit dengan kombinasi pilecap menggunakan pondasi tiang bored pile D600 yang didesain melalui program ET4S85 v17, dengan mengetahui besaran daya dukung pondasi pada masing-masing group pondasi dan tiang pondasi yang kemudian di input pada program ETABS V17 dengan mengasumsikan pondasi sebagai tumpuan springs pada perencanaan ini pondasi rakit dan pile cap diasumsikan sebagai Area Springs dan pondasi tiang hored pile dimodelkan perletakan tumpuan Point Springs menggunakan nilai Kv dan Kh. Pada hasil perencanaan pondasi ini dapat diketahui kekuatan pondasi terhadap geser | arah dan geser 2 arah dan dimensi pondasi dengan jumlah tulangan yang yang dibutuhkan. Kata Kunci : Pondasi Rakit, Pilecap, Pondasi Tiang Bored Pile dan ETABS v17
EFEKTIVITAS JARINGAN IRIGASI DI DESA GUNUNG SARI KABUPATEN TANGERANG Siti Abadiyah; ria Rosyati; MURTADO MURTADO
Structure Vol 1, No 2 (2019): Structure (Jurnal Sipil)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3710.043 KB) | DOI: 10.31000/civil.v1i2.6932

Abstract

Untuk masa tanam padi-padi per tahun jaringan irigasi di Desa Gunung Sari membutuhkan debit air yang cukup besar guna memenuhi kebutuhan air di persawahan demi menjaga kualitas tanaman padi agar tetap stabil dari masa tanam hingga masa panen. Untuk masa tanam tahap pertama (MT 1) yang jatuh pada bulan Oktober – Maret dengan intensitas tanam 100% dari luas area sawah yang ada + 284 Ha. Pada musim garap periode MT 1 membutuhkan pasokan air sebanyak 250-260 l/dt guna mencukupi kebutuhan pengolahan lahan, sedangkan pada musim panen periode MT 1 kebutuhan pasokan air lebih sedikit dari musim garap yaitu 150 – 175 l/dt. Pada masa tanam periode dua ( MT 2 ) yang jatuh pada bulan April – September dengan intesitas tanam 60% dengan luas area + 170 Ha. Pada musim garap MT 2 membutuhkan pasokan air sebanyak 120 l/dt, sedangkan pada musim panen membutuhkan pasokan air sebanyak 80 l/dt. Pengaturan alokasi air untuk masa tanam dua ( MT 2 ) yang berasal dari pintu bagi BM 4 ( Desa Sasak ) dialirkan melalui saluran sekunder BRKL 2 yang mengatur pasokan air agar sesuai dengan kebutuhan area seluas 60% atau 170 Ha.Kata kunci: Imbangan Air (Neraca Air), Kebutuhan Air, Pembagian, Pengembangan Air.
ANALISA PENGARUH PENGGUNAAN SUPERPLASTIZER TERHADAP PENGGUNAAN AIR DAN KUAT TEKAN BETON MUTU FC 25 MPA Brian Alfandi; Basirun Basirun; Achmad Maulana Rizki
Structure Vol 3, No 2 (2021): STRUCTURE (JURNAL SIPIL)
Publisher : University of Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.032 KB) | DOI: 10.31000/civil.v3i2.7166

Abstract

Tujuan penilisan penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh penggunaan admixture Superplastizer terhadap penggunaan air dan kuat tekan beton mutu fe 25. Dengan banyaknya inovasi di beton menjadikan sebagai latar belakang ditulisnya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kualitas sebuah beton ditinjau dari bahan pencampur beton yang dimaksud yaitu admixture superplastizer dalammeminimalisir penggunaan air serta memaksimalkan kuat tekan agar betonMmemiliki kualitas yang baik dan layak. Beton adalah salah satu bahan yang umum digunakan untuk membangun sebuah bangunan struktur dan banyak ditemukan baik di bangunan yang bertingkat rendah ataupun bangunan yang bertingkat tinggi, maka dari itu beton harus berkualitas baik. Superplastizer yaitu bahan tambahan berupa admixture yang digunakan dalam mengurangi kadar air tanpa merubah workability atau kelecakan beton sehingga tidak akan terjadi masalah ketika dalam mengaplikasikannya.Kata kunci: Superplastizer (admixture), kuat tekan beton mutu fc 25,penggunaan air