cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pemanfaatan Kulit Pisang Kepok Sebagai Bahan Tambahan dalam Pembuatan Brownies Prayoga , Putu Aris; Susanti , Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.638

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aroma, rasa, tekstur dan tampilan brownies yang dibuat dengan kulit pisang kepok. Dari penelitian kualitas brownies yang dibuat dengan kulit pisang dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut indikator rasa memiliki rasa yang enak, indikator aroma memiliki aroma yang harum, indikator tekstur memiliki tekstur yang lembut, dan indikator warna memiliki warna. itu cukup menarik. Kesimpulan lain dapat ditarik dari penelitian tentang kualitas brownies yang dibuat dengan kulit pisang. Uji ketahanan brownies di lemari es pada hari ke-1 sampai ke-4 menunjukkan tidak ada perubahan yang signifikan pada rasa, aroma, tekstur, atau warna; namun pada hari ke 5, 6, dan seterusnya terjadi perubahan rasa, aroma, dan tekstur. Sedangkan pengujian ketahanan brownies pada suhu ruang pada hari ke 1 sampai hari ke 3 tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada rasa, aroma, tekstur, maupun warna, namun terjadi perubahan pada hari ke 4, 5, dan seterusnya. dalam hal rasa, bau dan rasa. Akibatnya, umur simpan brownies dibatasi hingga empat hari di lemari es dan tiga hari di suhu ruangan. The purpose of this study was to determine the quality of brownies made from the addition of kepok banana peel in terms of aroma, taste, texture, appearance. Based on the results of research on brownies with a mixture of banana peels, the following conclusions can be drawn, among others, based on the results of research on the quality of brownies mixed with banana peels, conclusions can be drawn from the taste indicator having a good taste, from the aroma indicator having a fragrant aroma, from the soft texture indicator and of the color indicator has a color that is quite interesting. Based on the endurance test of brownies in the refrigerator on days 1 to 4, in terms of taste, aroma, texture and color, there has been no significant change, while on days 5, 6, and so on, there have been changes from terms of taste, aroma and texture. Meanwhile, based on the endurance test of brownies at room temperature on days 1 to 3, in terms of taste, aroma, texture and color, there has been no significant change, while on days 4, 5, and so on, there have been changes. in terms of taste, aroma, and texture. Thus, the durability of the brownies can only last for 4 days in the refrigerator, and last for 3 days at room temperature
Penggunaan Tepung Porang Sebagai Bahan Baku Pembuatan Gluten Free Cookies Syahputra , Bryan Herly; Supartini , Ni Luh
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.641

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahhui karakteristik dari gluten free cookies dengan menggunakan tepung porang yang terdiri dari warna, rasa, aroma, dan tekstur serta mengetahui respon masyarakat mengenai gluten free cookies menggunakan tepung porang. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang berupa eksperimen murni, kuisioner, serta teknik analisis data yang digunakan berupa analisis deskriptif kuantitatif dan uji. Hasil karakteristik gluten free cookies menggunakan tepung porang menunjukan bahwa rasa,aroma,warna dan tekstur dalam cookies kedua tepung memiliki perbedaan yang terlihat jelas. Perbedaan kedua tepung dalam pembuatan cookies ini disebabkan karena kedua tepung memiliki perbedaan kandungan yang signifikan. The purpose of this research is to find out the characteristics of gluten free cookies using porang flour which consists of color, taste, aroma, and texture and to find out the public's response to gluten free cookies using porang flour. This research was conducted with a quantitative approach. Data collection techniques in the form of pure experiments and questionnaires, as well as data analysis techniques used in the form of quantitative descriptive analysis and tests. The results of the characteristics of gluten free cookies using porang flour show that the taste, aroma, color and texture of the two flour cookies have obvious differences. The difference between the two flours in making cookies is due to the fact that the two flours have significant differences in content.
Pembuatan Cookies dengan Penambahan Tepung Hanjeli dan Tepung Daun Kelor Shinta , Ni Luh Gede Clara; Muliadiasa , I Ketut
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.643

Abstract

Substitusi pembuatan cookies dengan penambahan tepung hanjeli dan daun kelor. Hanjeli adalah salah satu tanaman serealia yang belum banyak dimanfaatkan di Indonesia tanaman hanjeli ini merupakan tanaman pangan sumber karbohidrat yang setara dengan padi, gandum,dan sorgum. Dan adapun tanaman kelor yang memiliki sumbernutrisi dan kaya akan vitamin, adapun manfaat dari daun kelor yaitu sebagai penangkal radikal bebas. Dalam penelitian ini peneliti ingin memanfaatkan hanjeli dan daun kelor dan ingin mengkreasikannya untuk penambahan di dalam pembuatan cookies. hasil cookies dari penambahan tepung hanjeli dan daun kelor tidak jauh beda dari cookies pada umumnya hanya saja cookies dengan penambahan tepung hanjeli dan daun kelor ini memiliki ciri khas tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh subsitusi cookies serta untuk mengetahui daya tahan cookies dan analysis cost cookies. adapun metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen dengan Teknik pengumpulan data menggunakan kuantitatif dan kualitatif. Making cookies with the addition of hanjeli flour and moringa leaf flour. Hanjeli is one of the cereal crops that has not been widely used in Indonesia. This hanjeli plant is a food plant that is a source of carbohydrates which is equivalent to rice, wheat and sorghum. And as for the moringa plant which has a source of nutrition and is rich in vitamins, as for the benefits of moringa leaves, namely as an antidote to free radicals. In this study, researchers wanted to use hanjeli and moringa leaves and wanted to created them for additions in making cookies. the results of cookies from the addition of hanjeli flour and moringa leaves arenot much different from cookies in general, its just that these cookies with the addition of hanjeli flour and moringa leaves have their own characteristics. This study aims to determine the durability of cookies and cookies cost analysis. As for the research method used is the experimental method with data collection techniques using quantitative and qualitative.
Peranan Housekeeping dalam Menangani Keluhan Tamu pada Saat Penyiapan Kamar di Hotel Pramudia , Gusti Ngurah Bayu; Semara , I Made Trisna
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.644

Abstract

Kepuasan terhadap pelayanan atas jasa atau produk dari perusahaan bisa meningkatkan kunjungan atau pembelian terhadap suatu produk, termasuk dalam layanan hospitality. Kepuasan tamu ialah respon terhadap penilaian akan kualitas kerja dan mutu pelayanan yang diberikan oleh hotel tersebut, namun dalam kenyataan sekarang masih banyak tamu yang komplain terhadap kebersihan kamar yang ditempati oleh tamu. keluhan yang semakin meningkat akan menyebabkan dampak yang tidak baik untuk hotel, bisa menyebabkan tingkat hunian kamar yang menurun sehingga pendapatan hotel menjadi berkurang. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara mencegah dan mengatasi keluhan dari tamu, selain itu penelitian ini juga menjelaskan apa yang sering menjadi penyebab terjadinya keluhan dari tamu, sehingga industri perhotelan bisa mencegah dan mengetahui cara bagaimana mengatasi keluhan tamu. Penelitian ini dilakukan di Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali selama 3 bulan dari bulan agustus sampai oktober 2022, dengan metode penelitian yang digunakan yaitu tehnik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta data dipaparkan dan disajikan secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dapat ditemukan bahwa yang sering menyebabkan terjadinya keluhan dari tamu yaitu penyiapan kamar yang lama, linen yang bermasalah bahkan kamar mandi yang beraroma tidak sedap. Diketahui hal ini bisa terjadi karena kurang kompetennya SDM yang ada dan kurangnya pengawasan dari supervisor pada saat room attendant menyiapkan kamar. Satisfaction with services or products from companies can increase visits or purchases of a product, including in hospitality services. Guest satisfaction is a response to an assessment of the quality of work and service quality provided by the hotel, but in reality there are still many guests who complain about the cleanliness of the rooms occupied by guests. Increasing complaints will have an unfavorable impact on the hotel, which can lead to a decrease in room occupancy rates so that the hotel's income decreases. This research was conducted with the aim of finding out how to prevent and deal with complaints from guests, besides that this research also explains what is often the cause of complaints from guests, so that the hospitality industry can prevent and find out how to deal with guest complaints. This research was conducted at Sthala, a Tribute Portfolio Hotel, Ubud Bali for 3 months from August to October 2022, with the research method used, namely observation, interview and documentation data collection techniques, as well as data presented and presented in a qualitative descriptive manner. Based on the results of observations and interviews, it can be found that what often causes complaints from guests is the old room preparation, problematic linen and even a bathroom that smells bad. It is known that this can happen because of the incompetence of existing human resources and the lack of supervision from supervisors when the room attendant prepares the room.
Tingkat Kepuasan Konsumen terhadap Kopi Catur Kintamani Bali dengan Teknik Penyeduhan Manual Brew V60 Gapar, I Gede Arya; Juniarta , Pande Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.649

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan konsumen terhadap Kopi Catur Kintamani Bali dengan teknik penyeduhan manual brew V60 di D’steel Coffee Kitchen. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi maupun studi kepustakaan. Selain menggunakan data kualitatif, dalam penelitian ini juga menggunakan data kuantitatif berupa satuan angka yang dipergunakan dalam kuesioner untuk menilai tingkat kepuasan konsumen atau panelis. Dalam penelitian ini uji organoleptik merupakan salah satu komponen yang digunakan dalam melaksanakan analisis data. Berdasarkan dari hasil analisis data dengan menggunakan uji organoleptik dari 30 orang panelis menyatakan suka terhadap kopi catur kintamani dengan teknik penyeduhan manual brew V60 karena mendapatkan nilai rata-rata 117,4 dengan rincian yaitu, aroma dengan nilai 121 (suka), acidity dengan nilai 120 (suka), flavour dengan nilai 129 (sangat suka), aftertaste dengan nilai 110 (suka) dan swetness dengan nilai 107 (suka). The purpose of this study is to find out how the level of consumer satisfaction with Bali Kintamani Catur Coffee with the V60 manual brewing technique at D'steel Coffee Kitchen. The research method used is a qualitative descriptive approach with data collected through interviews, observation and literature studies. In addition to using qualitative data, this research also uses quantitative data in the form of units of numbers used in questionnaires to assess the level of satisfaction of consumers or panelists. In this study the organoleptic test is one of the components used in carrying out data analysis. Based on the results of data analysis using the organoleptic test of 30 panelists stated they liked Chess Kintamani coffee with the brew V60 manual brewing technique because they got an average value of 117.4 with details, aroma with a value of 121 (like), acidity with a value of 120 ( like), flavor with a value of 129 (like very much), aftertaste with a value of 110 (like) and sweetness with a value of 107 (like).
Kualitas Bolu Kukus dengan Penambahan Extract Bunga Telang Udiyana , I Gede; Praminatih , Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.650

Abstract

Bolu merupakan produk olahan pangan yang berbahan dasar tepung terigu, selain itu bolu merupakan olahan yang digemari oleh seluruh kalangan usia, dalam pembuatan bolu harus menggunakan tepung yang memiliki kandungan protein berupa gluten seperti tepung terigu. Belakangan ini bunga telang (Clitoria ternatea L.) semakin populer di Indonesia sebagai bunga yang memberikan banyak manfaat kesehatan. Sajian minuman bunga telang atau dalam bentuk penganan lain semakin mudah dijumpai di restoran. Bunga telang, segar ataupun kering, kini relatif semakin ramai diperjualbelikan. Semakin banyak pula yang menanam tanaman bunga telang di pekarangan rumah untuk keperluan satu keluarga. Penelitian ini berfokus pada eksperimen cara pengolahan kualitas bolu kukus dengan penambahan extract bunga telang. Dan juga untuk mengetahui kualitas bolu kukus dari segi rasa, tekstur, aroma dan warna, untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis biaya yang diperlukan dalam pembuatan kualitas bolu kukus dengan penambahan extract bunga telang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen yang kemudian diuji oleh 25 panelis dengan tes organoleptik, observasi, analisis biaya dan minat calon kosumen. Hasil penelitian menunjukkan kualitas bolu kukus dengan penambahan extract bunga telang masuk dalam kriteria enak dari segi rasa, tekstur yang lembut, beraroma harum serta warna yang menarik. Dari hasil uji daya tahan mampu bertahan selama 3 hari. Dari hasil analisis biaya produksi membutuhkan biaya Rp. 19.500, dengan persentase 100% yang dihasilkan melalui uji minat kosnumen, jadi kualitas bolu kukus dengan penambahan extract bunga telang layak untuk dipasarkan. Sponge is a processed food product that is made from wheat flour, besides that, sponge cake is a product that is favored by all ages. In making the cake, one must use flour that contains protein in the form of gluten, such as wheat flour. Lately, the telang flower (Clitoria ternatea L.) is increasingly popular in Indonesia as a flower that provides many health benefits. Serving telang flower drinks or in the form of other snacks is increasingly easy to find in restaurants. Telang flowers, fresh or dried, are now relatively more widely traded. More and more are planting telang flower plants in the yard of the house for the needs of one family. This study focuses on experimental methods of processing the quality of steamed sponge with the addition of telang flower extract. And also to determine the quality of the steamed sponge in terms of taste, texture, aroma and color, to determine the durability and analyze the costs required in making quality steamed sponge with the addition of telang flower extract. The research approach used is experimental research which is then tested by 25 panelists with organoleptic tests, observation, cost analysis and interest of prospective customers. The results showed that the quality of the steamed sponge cake with the addition of telang flower extract was included in the delicious criteria in terms of taste, soft texture, fragrant aroma and attractive color. From the results of the endurance test, it can last for 3 days. From the results of the analysis of the cost of production requires a cost of Rp. 19,500, with a percentage of 100% produced through a consumer interest test, so the quality of the steamed cake with the addition of telang flower extract is worthy of being marketed.
Pembuatan Bolu Gulung Menggunakan Campuran Tepung Kacang Merah Aditya , I Komang Arta; Aprinica , Ni Putu Isha
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.653

Abstract

Bolu gulung adalah produk makanan yang terbuat dari tepung terigu, gula, lemak dan telur. Pembuatan Bolu membutuhkan pengembangan gluten dan biasanya digunakan bahan pengembang kimiawi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas Bolu Gulung dengan subtitusi campuran tepung terigu dengan tepung kacang merah. Teknik analisi data yang digunakan adalah analisis data deskriptif kuantitatif uji organoleptik, uji daya tahan dan analisis biaya. Berdasarkan uji organoleptik, penelitian ini dinilai oleh 25 panelis, uji daya tahan produk dilakukan selama 9 hari dan menghitung analisis biaya yang diperlukan. Dari segi rasa, aroma, warna, tekstur, Pembuatan Bolu Gulung Menggunakan Campuran Tepung Kacang Merah P3 (75%) memiliki kualitas yang unggul dibandingkan P1 (25%) dan P2 (50%). Dari uji daya tahan Pembuatan Bolu Gulung Menggunakan Campuran Tepung Kacang Merah P3 (75%) bertahan 9 hari di suhu ruangan terbuka. Simpulan dari penelitian ini, hasil terbaik adalah Pembuatan Bolu Gulung Menggunakan Campuran Tepung Kacang Merah dengan substitusi 75%. Roll sponge cake is a food product made from wheat flour, sugar, fat and eggs. Sponge making requires the development of gluten and usually a chemical developer is used. The purpose of this study was to determine the quality of Sponge Rolls by substituting a mixture of wheat flour with red bean flour. The data analysis technique used is descriptive quantitative data analysis of organoleptic test, endurance test and cost analysis. Based on the organoleptic test, this study was assessed by 25 panelists, the product durability test was carried out for 9 days and calculated the required cost analysis. In terms of taste, aroma, color, texture, Making Sponge Rolls Using a Mix of Red Bean Flour P3 (75%) has superior quality compared to P1 (25%) and P2 (50%). From the durability test of Making Sponge Rolls Using a Mix of Red Bean Flour P3 (75%) it lasted 9 days at open room temperature. The conclusion of this research, the best result is Making Sponge Rolls Using Mixed Red Bean Flour with 75% substitution.
Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun dan Tepung Terigu Putra , I Wayan Okta Sonyartha Adi; Sudarmawan , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.654

Abstract

Tujuan dari penelitian Kue Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun Dan Tepung Terigu adalah untuk mengetahui Kue Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun Dan Tepung Terigu dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam pembuatan Kue Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun Dan Tepung Terigu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, penelitian ini dilakukan dengan membuat Kue Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun Dan Tepung Terigu, kemudian diuji oleh 15 panelis dengan tes organoleptic, observasi dan analisis biaya. Hasil penelitian ini berupa Kue Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun Dan Tepung Terigu adalah enak dari segi rasa, beraroma wangi, tekstur yang lembut serta memiliki penampilan yang menarik. Dari hasil uji daya tahan Kue Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun Dan Tepung Terigu, mampu bertahan 3 hari. Dari hasil analisis biaya dalam pembuatan Kue Bolu Kukus Berbahan Tambahan Tepung Sukun Dan Tepung Terigu membutuhkan biaya Rp3.000 – Per bungkus. The purpose of the research on Steamed Sponge Cakes Made from Additional Breadfruit Flour and Wheat Flour is to find out steamed sponge cakes made from additional breadfruit flour and wheat flour in terms of taste, aroma, texture and color, then to find out durability and analyze how much cost is needed in making steamed sponge cakes made from added breadfruit flour and wheat flour. The research approach used is experimental research, this research was carried out by making Steamed Sponge Cakes Made from Additional Breadfruit Flour and Wheat Flour, then tested by 15 panelists with organoleptic tests, observation and cost analysis. The results of this study in the form of Steamed Sponge Cake Made from Additional Breadfruit Flour and Wheat Flour are delicious in terms of taste, fragrant, soft texture and have an attractive appearance. From the durability test results, steamed sponge cakes made from additional breadfruit flour and wheat flour, can last 3 days. From the results of the cost analysis1in making Steamed Sponge Cakes Made from Additional Breadfruit Flour and Wheat Flour requires a cost of Rp. 3,000 – Per pack.
Pembuatan Kue Bolu Menggunakan Tepung Kacang Hijau Arsa , I Wayan Santya; Sudarmawan , I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.655

Abstract

Tujuan dari penelitian Kualitas kue bolu berbahan dasar tepung kacang hijau adalah untuk mengetahui Kualitas kue bolu berbahan tepung kacang hijau ditinjau dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna, kemudian untuk mengetahui daya tahan serta menganalisis seberapa besar biaya yang diperlukan dalam pembuatan kue bolu menggunakan tepung kacang hijau. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metodelogi eksperimen, dengan membuat kue bolu menggunakan tepung kacang hijau, kemudian diuji oleh 15 panelis dengan tes organoleptik, observasi dan analisis biaya. Hasil penelitian ini berupa Kualitas kue bolu menggunakan tepung kacang hijau adalah enak dari segi rasa, beraroma wangi, tekstur yang lembut serta memiliki penampilan yang menarik. Dari hasil uji daya tahan kue bolu menggunakan tepung kacang hijau, mampu bertahan 2 hari. Dari hasil analisis biaya dalam pembuatan kue bolu menggunakan tepung kacang hijau membutuhkan biaya Rp. 2.486 per pcs The purpose of the research on the quality of sponge cakes made from mung bean flour is to determine the quality of sponge cakes made from mung bean flour in terms of taste, aromatic, texture and colour, then to find out durability and analyze how much cost is needed in making sponge cakes using mung bean flour. In this study, the authors use an experimental metghode, by making sponge cakes using mung bean flour, then tested by 15 panelist with organoleptic test, observation, and cost analysis. The result of this study in the form of the quality of sponge cakes using mung bean flour are delicious in terms of taste, fragnant aroma, soft texture and have an attractive appearance. From the result of the test of the durability of sponge cake using mung bean flour, it can last 2 days. From the result of the cost analysis in making sponge cakes using mung bean flour, it costs Rp. 13,350 per serving.
Penggunaan Tepung Mocaf dalam Pembuatan Glutenfree Pasta Setiawan , Jeremy Natanael; Jayendra , Putu Sabda
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i12.656

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahhui karakteristik dari gluten free pasta dengan menggunakan tepung mocaf yang terdiri dari wama, rasa, aroma, dan tekstur serta mengetahui respon masyarakat mengenai gluten free pasta menggunakan tepung mocaf Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang berupa eksperimen mumi dan kuisioner, serta teknik analisis data yang digunakan berupa analisis deskriptif kuantitatif dan uji. Hasil karakteristik gluten free pasta menggunakan tepung mocaf menunjukan bahwa rasa dan aroma yang dimiliki hampir tidak memiliki perbedaan dengan pasta yang menggunakan tepung terigu, wama yang dihasilkan lebih pucat, dan tekstur yang dihasilkan terasa kurang elastis karena tidak memiliki gluten yang menyebabkan pasta elastis. The purpose of this study was to find out the characteristics of gluten free pasta using mocaf flour which consists of color, taste, aroma, and texture and to find out the response of the community regarding gluten free pasta using mocaf flour. This research was conducted using a quantitative approach. Data collection techniques in the form of pure experiments and questionnaires, as well as data analysis techniques used in the form of quantitative descriptive analysis and tests. The results of the characteristics of gluten free pasta using mocaf flour show that the taste and aroma are almost no different from pasta using wheat flour, the resulting color is paler, and the resulting texture feels less elastic because it does not have gluten which causes elastic pasta.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue