cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Inovasi Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella sebagai Welcome Drink Juniati, Anak Agung Dewi; Arianty, A.A. Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.754

Abstract

Tujuan dari penelitian Inovasi Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella sebagai Welcome Drink adalah untuk mengetahui kualitas Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella baik dari kriteria rasa, warna dan aroma. Serta mengetahui ketahanan produk serta berapa biaya produksi yang diperlukan. Pada penelitian ini, dalam pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, penyebaran kuesioner, serta dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu checklist observasi, kuesioner, serta tabel uji daya tahan. Populasi dalam penelitian ini yaitu orang yang mencoba produk inovasi ini, ada 30 orang panelis yang ikut berkontribusi dalam penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan yaitu Teknik analisis deskriptif Kuantitatif dan deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini berupa hasil uji organoleptik yang menunjukkan dimana P1 lebih unggul, hasil uji daya tahan dari hasil inovasi minuman kombucha dengan campuran teh rosella memiliki daya tahan maksimal 30 hari, serta hasil analisis biaya sebesar Rp. 103.138 yang didapat dari penjumlahan biaya tetap dan biaya tidak tetap. The aim of this research on Kombucha Drink Innovation Mix with Rosella Tea as a Welcome Drink is to determine the quality of Kombucha Drink Mix with The Rosella from the criteria of taste, color and aroma. As well as knowing the durability of the product and how much production costs are needed. In this study, in collecting data using observation techniques, distributing questionnaires, as well as documentation. The research instruments used were observation checklists, questionnaires, and endurance test tables. The population in this study were people who tried this innovative product, there were 30 panelists who contributed to this research. The analysis technique used is descriptive quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study are in the form of organoleptic test results which show where P1 is superior, the results of the endurance test with the results of kombucha drink innovation mix with rosella tea are still suitable for consumption maximum 30 days, as well as the results of a cost analysis of Rp. 103.138 which is obtained from the sum of fixed costs and variable costs.
Analisis Integrated Marketing Communication dalam Upaya Meningkatkan Okupansi Kamar Astari, Ni Made Ria; Susanti, Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.755

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perencanaan, penerapan serta kendala yang dihadapi dalam penerapan integrated marketing communication yang dilakukan Hotel Jerome dalam upaya meningkatkan okupensi kamar. Teknik pengumpulan data yang dilakukan tedapat 3 metode berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah penulis menggunakan teknik yaitu deskriftif kualitatif. Hasil Dari penelitian ini yaitu Hotel Jerome memiliki beberapa perencanaan yang dilakukan dalam upaya meningkatkan okupensi kamar dengan menawarkan paket-paket wisata, menampilan dari penduduk lokal, bekerjasama dengan vendor-vendor lain untuk menyediakan amenites untuk tamu. Serta special event merupakan element dari IMC yang paling berpotensi serta brand image yang telah melekat pada Hotel Jerome sebagai hotel tertua di Aspen menjadikan daya tarik tersendiri dalam meningkatkan okupensi kamar di Hotel Jerome. This research aims to plan implementation and constraints faced in implementing integrated marketing communication by Hotel Jerome to increase room occupancy. There are 3 data collection methods: observation, interview, and documentation study. The authors used descriptive qualitative techniques to analyze the data to answer the problem formulation. The result of this study is that Hotel Jerome has several plans to increase room occupancy by offering tour packages, performances from residents, and collaborating with other vendors to provide amenities for guests. Special events are elements of the most potential IMC, and the brand image attached to Hotel Jerome as the oldest hotel in Aspen makes it its attraction to increase room occupancy at Hotel Jerome.
Analisis Efektifitas Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembersihan Kamar Tamu Check Out Darsana, Kadek Bayu; Sudarmawan, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.756

Abstract

Housekeeping Department merupakan bagian yang sangat penting kedudukannya di dalam suatu hotel sebab Housekeeping Department adalah bagian yang bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan, kerapian, keindahan dan kenyamanan di seluruh area hotel, baik diluar gedung maupun di dalam gedung, termasuk kamar – kamar maupun ruangan – ruangan yang disewa oleh para tamu. Penelitian ini mengenai penerapan SOP Pembersihan kamar tamu check out di Four Star by Trans Hotel. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala apa saja yang terjadi selama pembersihan kamr tamu check out dan untuk mengetahui penerapan Standard Operational Preocedure (SOP) pembersihan kamar tamu check out di Four Star by Trans hotel. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder melalui observasi dan wawancara. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi tentang SOP yang diterapkan di Four Star by Trans Hotel. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terdapat 5 SOP Pembersihan kamar tamu check out yang tidak sesuai dengan Standard Operational Procedure. Dan prosedur yang belum diterapkan adalah : mengecek kebersihan matras dan kasur, membersihkan toilet, wastafel, dan bathtub dengan cairan pembersih, , mengecek kebersihan lantai dan dinding kamar mandi, menyeka permukaan meja, kursi, dan lemari, membersihkan jendela dan tirai jika ada., sedangkan kendala hasil wawancara yang ditemukan adalah waktu yang membuat tergesa-gesa dan adanya kesulitan untuk membersihkan tempat-tempat yang tidak terlihat/ sulit terjangkau. The Housekeeping Department is a very important part of the position in a hotel because the Housekeeping Department is the part that is responsible for maintaining cleanliness, tidiness, beauty and comfort in all areas of the hotel, both outside the building and inside the building, including rooms and rooms. rented by guests. This research concerns the implementation of the SOP for cleaning check-out guest rooms at the Four Star by Trans Hotel. The purpose of this study was to find out what problems occurred during the cleaning of check-out guest rooms and to find out the implementation of the Standard Operational Procedure (SOP) for cleaning check-out guest rooms at the Four Star by Trans hotel. This research uses primary and secondary data through observation and interviews. Data was collected by observing the SOP implemented at the Four Star by Trans Hotel. Based on the results of observations made, there are 5 SOPs for cleaning guest check out rooms that are not in accordance with the Standard Operational Procedure. And the procedures that have not been implemented are: checking the cleanliness of mattresses and mattresses, cleaning toilets, sinks and bathtubs with cleaning liquid, checking the cleanliness of bathroom floors and walls, wiping the surfaces of tables, chairs and cupboards, cleaning windows and curtains if any. while the constraints found by the interview results were the rush of time and the difficulty in cleaning places that were not visible/hard to reach.
Penerapan Standar Operasional Prosedur Pelayanan Pramusaji Paramitha, I Gusti Ayu Cintya; Ekasani, Kadek Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.761

Abstract

Sarana tempat tinggal bagi wisatawan yang biasa ditawarkan oleh pengusaha disebut dengan Hotel. Setiap hotel yang beroperasi pastinya akan memiliki suatu standar dalam menjalankan kegiatan usahanya yang disebut dengan Standar Operasional Prosedur dengan tujuan aagar setiap pelayanan yang diberikan oleh hotel berjalan dengan lancar, efektif, dan efisien. Standar Operasional Prosedur merupakan sebuah acuan atau pedoman yang digunakan oleh manajemen dalam menaksanakan jobdesc ataupun tugas agar sesuai dengan fungsinya. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui bagaimana Standar Operasional Prosedur yang telah dijalankan oleh The Grand Hotel Mackinac Island dengan menggunakan analisis hasil dokumentasi dan observasi di lapangan yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan tehnik analisis deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, dan wawancara dari hasil observasi dimana penerapan standar operasional prosedur yang ada di The Grand Hotel Mackinac island masih belum memenuhi teori yang berlaku, dan pada prinsipnya penerapan standar operasional pada the grand hotel tidak sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, yaitu dimana para pramusaji masih melewatkan beberapa standar operasional yang ada atau yang telah ditetapkan oleh manajemen. The accommodation facilities for tourists that are usually offered by employers are called hotels. Every hotel that operates will certainly have a standard in carrying out its business activities which is called Standard Operating Procedures with the aim that every service provided by the hotel runs smoothly, effectively and efficiently. Standard Operating Procedures are a reference or guideline used by management in carrying out job descriptions or tasks to suit their functions. In this study the authors wanted to find out how the Standard Operating Procedures had been carried out by The Grand Hotel Mackinac Island by using an analysis of the results of documentation and field observations obtained. This study uses qualitative descriptive analysis techniques and uses data collection techniques such as observation and interviews from the results of observations where the application of standard operating procedures at The Grand Hotel Mackinac Island still does not meet the applicable theory, and in principle the application of standard operating procedures at the Grand Hotel not in accordance with predetermined operational standards, namely where the waiters still miss some of the existing operational standards or those set by management.
Penggunaan Tepung Kacang Hijau sebagai Pengganti Tepung Terigu dalam Pembuatan Pukis Putra, I Made Adithya; Mahendra, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.762

Abstract

Kue pukis adalah kue atau makanan ringan tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan berbahan dasar tepung terigu. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas pukis berbahan tepung kacang hijau dibandingkan dengan pukis berbahan tepung terigu dilihat dari uji organoleptik segi rasa, warna, aroma dan tekstur, mengetahui Berapa lama daya tahan pukis berbahan tepung kacang hijau, Tepung kacang hijau terbuat dari biji Kacang hijau (Vigna radiata), Kacang hijau kaya protein seperti Isoleusin 6,95%, Leucin 12,90%, Lysin 7,94%, Methionin 0,84%, Phenylalanin 7,07%, Thereonin 4,50%, Valin 6,23%, dan asam amino nonesensial. Selain untuk kesehatan tubuh, kacang hijau juga berkhasiat sebagai obat tradisional beberapa penyakit. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif Kuantitatif, dengan Teknik pengumpulan data Observasi, Dokumentasi, dan Kuesioner. Data yang di dapatkan di analisis dengan Teknik analisis data uji organoleptik segi rasa, warna, aroma dan tekstur, serta uji daya tahan produk. Hasil dari penelitian di dapatkan hasil perbandingan kualitas pukis berbahan tepung kacang hijau dengan pukis berbahan tepung terigu yang di amati dari segi rasa, tekstur, aroma, dan warna mendapatkan hasil nilai rata-rata yaitu : untuk pukis berbahan tepung kacang hijau mendapatkan nilai 67, sedangkan untuk pukis berbahan tepung terigu mendapatkan nilai 75,75. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pukis berbahan tepung kacang hijau memiliki kualitas dibawah pukis berbahan tepung terigu, dilihat dari segi rasa, tekstur, aroma, dan warna. Dari hasil uji daya tahan pukis berbahan tepung kacang hijau hanya dapat bertahan 2 hari pada suhu ruangan, sedangkan pada hari ke 3 sudah mulai penurunan kualitas dari segi rasa, tekstur, aroma, dan hari ke 4 pukis sudah benar-benar tidak layak untuk di konsumsi. Pukis cake is a traditional Indonesian cake or snack made from flour-based dough. The purpose of this study was to determine the quality of pukis made from mung bean flour compared to pukis made from wheat flour in terms of organoleptic tests in terms of taste, color, aroma and texture. green beans (Vigna radiata), protein-rich green beans such as Isoleucine 6.95%, Leucin 12.90%, Lysine 7.94%, Methionin 0.84%, Phenylalanine 7.07%, Thereonin 4.50%, Valine 6, 23%, and nonessential amino acids. In addition to body health, green beans are also efficacious as traditional medicine for several diseases. In this study using quantitative descriptive research methods, with Observation, Documentation, and Questionnaire data collection techniques. The data obtained was analyzed using organoleptic test data analysis techniques in terms of taste, color, aroma and texture, as well as product durability tests. The results of the study obtained a comparison of the quality of pukis made from mung bean flour with pukis made from wheat flour which were observed in terms of taste, texture, aroma, and color to get the results of an average value, namely: for pukis made from mung bean flour, a score of 67 was obtained, while for pukis made from wheat flour, it got a score of 75.75. From these results it can be concluded that pukis made from mung bean flour has lower quality than pukis made from wheat flour, in terms of taste, texture, aroma, and color. From the results of the durability test, pukis made from mung bean flour could only last 2 days at room temperature, while on day 3 the quality had started to decline in terms of taste, texture, aroma, and on day 4, pukis were completely unfit for consumption.
Analisis Pelayanan Kantor Depan dalam Meningkatkan Kepuasan Tamu Putra, I Wayan Agus Bintang Kusuma; Purnantara, I Made Hadi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.763

Abstract

Adanya keluhan keluhan dari tamu terhadap kualitas pelayanan Front Office membuat para Leaders Fo Departement melakukan upaya upaya seperti membahas keluhan keluhan tamu pada saat briefing untuk mencari solusi maupun evaluasi supaya hal. Namun upaya upaya tersebut kurang efektif, karena masih terjadinya keluhan yang sama terhadap pelayananan kantor depan yang kurang memuaskan. Tujuan dari Penelitian ini, untuk mengetahui Bagaimana kualitas penyajian dan pelayanan yang dilaksanakan di The Trans Resort Bali. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan Kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini pengumpulan data, yaitu Observasi, Studi Dokumentasi dan Kuesioner. Analisis data yang digunakaan yaitu deskriptif kualitatif. Populasi dan Sampel pada penelitian ini adalah 10 orang responden tamu yang pernah menginap di The Trans Resort Bali dan 6 staff Fo. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa staff FO belum sepenuhnya menerapkan kualitas pelayanan yang baik dalam memberikan pelayanan kepada tamu. Selain itu, Kepuasan tamu tidak hanya ditentukan berdasarkan Kualitas pelayanan saja, banyak aspek yang menentukan kepuasan tamu seperti Kualitas Produk yang ditawarkan, Emosional tamu yang menginap, Harga yang ditawarkan, dan Biaya yang dipatok hotel untuk pelayanan tertentu .Secara umum kualitas pelayanan Kantor depan The Trans Resort Bali dalam melayani tamu masih ada yang belum sesuai dengan Teori yang ada, sehingga timbulnya Ketidakpuasan tamu. The existence of complaints from guests about the quality of Front Office services made the Leaders Fo Department make efforts such as discussing guest complaints during briefings to find solutions and evaluations so that things. However, these efforts are less effective, because the same complaints still occur regarding unsatisfactory front office service. The purpose of this research is to find out the quality of presentation and service carried out at The Trans Resort Bali. The approach used is a qualitative approach. The methods used in this study were data collection, namely observation, documentation studies and questionnaires. Data analysis used is descriptive qualitative. The population and sample in this study were 10 guest respondents who had stayed at The Trans Resort Bali and 6 Fo staff. The results of this study indicate that FO staff have not fully implemented good service quality in providing services to guests. In addition, guest satisfaction is not only determined based on service quality, many aspects determine guest satisfaction such as the quality of the product offered, the emotionality of the guests who stay, the price offered, and the fees set by the hotel for certain services. In general, the quality of service at the Front Office Trans Resort Bali in serving guests is still not in accordance with the existing theory, resulting in guest dissatisfaction.
Inovasi Gluten Free Macaronmisu (Macaron Tiramisu) Bintoro, Philia Carolina; Wardana, Miko Andi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.764

Abstract

Tujuan dari penelitian Gluten Free Macaronmisu adalah untuk menginovasi perm-buatan tiramisu dimana terdapat kebutuhan tiramisu gluten free sehingga digunakan pemanfaatan macaron dengan menggunakan tepung almond sebagai pengganti ladyfinger, dengan menggabungkan dua jenis dessert yang berbeda se-hingga menciptakan rasa dan tekstur yang baru juga memberikan manfaat mengkonsumsi dessert dengan cara yang lebih sehat dapat dinikmati oleh semua kalangan dari anak-anak hingga orang dengan kebutuhan khusus seperti penderita celiac. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian ek-sperimen yang berupa hasil yang diperoleh dari paneliis terhadap uji kualitas maca-ronmisu baik dari segi rasa, warna, tekstur, dan aroma dengan tes organoleptik. Dalam penelitian ini, peneliti memberikan kuisioner kepada 20 paneliis dengan 16 paneliis terlatih yang memiliki kepekaan cukup baik dan 4 paneliis dari terbatas dengan tingkat kepekaan tinggi atau ahli dalam bidang tata boga. Hasil penelitian ini adalah berupa kualitas gluten free macaronmisu adalah sangat enak dari rasa, beraroma harum, tekstur yang sangat lembut serta memiliki warna yang menarik. Dari hasil uji daya tahan macaronmisu dalam suhu pendingin, mampu bertahan selama 5 hari. The purpose of the Gluten Free Macaronmisu research is to innovate tiramisu artificial perm where there is a need for gluten free tiramisu so that the use of macarons is used by using almond flour as a substitute for ladyfinger, by combining two different types of dessert to create new flavors and textures also provide the benefits of consuming dessert in a healthier way that can be enjoyed by all people from children to people with needs Especially like celiac sufferers. This study used qualitative methods with the type of experimental research in the form of results obtained from paneliists on maca-ronmisu quality tests both in terms of taste, color, texture, and aroma with organoleptic tests. In this study, researchers gave questionnaires to 20 paneliists with 16 trained paneliists who had good sensitivity and 4 paneliists from limited with high sensitivity levels or experts in the field of gastronomy. The results of this study are in the form of gluten free macaronmisu quality is very good from taste, fragrant aroma, very soft texture and has an attractive color. From the test results of macaronmisu durability in cooling temperature, it can last for 5 days.
Analisis Menu Pastry Suku Restaurant dengan Metode Menu Engineering dalam Upaya Meningkatkan Penjualan pada Conrad Bali Halim, Jessica; Wardana, Miko Andi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.765

Abstract

Penelitian ini menganalisis menu pastry baru dengan menggunakan metode menu engineering dalam upaya untuk mengetahui menu mana yang perlu dipertahankan dan menu mana yang perlu untuk ditinjau kembali agar meningkatkan penjuaIan di Suku Restaurant Conrad Bali. Pada beberapa menu pastry baru yang terdapat di Suku Restaurant mengaIami penurunan dan peningkatan seIama periode Februari – Mei 2023. HaI ini terjadi karena beberapa faktor seperti faktor promosi, harga, jenis menu, kuaIitas makanan, dan kuaIitas peIayanan dari Suku Restaurant. Adapun faktor Iain yang diduga menjadi penyebab terjadinya kenaikan dan penurunan penjuaIan di Suku Restaurant adaIah menu pastry yang terdapat di restoran tesebut beIum di anaIisis dengan metode yang benar. PeneIitian ini menggunakan dua indikator daIam anaIisis menu yaitu, contribution margin dan menu mix yang akan menghasiIkan output daripada anaIisis menu itu sendiri serta tindak Ianjut apa yang harus diIakukan pada menu tersebut. Jenis peneIitian menggunakan data kuantitatif. Data primer didapatkan penuIis dari Iaporan penjuaIan Suku Restaurant seIama periode Februari – Mei 2023. HasiI peneIitian pada 5 menu pastry baru yang ada di Suku Restaurant dikIasifikasikan menjadi 4 kIasifikasi yang terdiri atas 2 menu masuk pada kategori star yaitu Assorted Jaje dan Es PaIu Butung, 1 menu masuk pada kategori pIowhorse yaitu Sanggara BeIanda, 1 menu masuk pada kategori puzzIe yaitu Sekoteng, dan 1 menu masuk pada kategori dog yaitu Putu Mayang. This study anaIyzes the new pastry menu using the menu engineering method in an effort to find out which menus need to be maintained and which menus need to be reviewed in order to increase saIes at Suku Restaurant Conrad Bali. SeveraI new pastry menus at Suku Restaurant decreased and increased during the period February - May 2023. This occurred due to severaI factors such as promotion, price, menu type, food quaIity, and service quaIity from Suku Restaurant. Another factor that is suspected to be the cause of the increase and decrease in saIes at Suku Restaurant is that the pastry menu in the restaurant has not been anaIyzed using the correct method. This study uses two indicators in menu anaIysis, nameIy, contribution margin and menu mix which wiII produce output rather than the anaIysis of the menu itseIf and what foIIow-up shouId be done on the menu. This type of research uses quantitative data. Primary data was obtained by the author from Suku Restaurant's saIes report during the period February - May 2023. The resuIts of the research on 5 new pastry menus at Suku Restaurant were cIassified into 4 cIassifications consisting of 2 menus incIuded in the star category, nameIy Assorted Jaje and Es PaIu Butung, 1 the menu is incIuded in the pIowhorse category, nameIy Sanggara BeIanda, 1 menu is incIuded in the puzzIe category, nameIy Sekoteng, and 1 menu is incIuded in the dog category, nameIy Putu Mayang.
Analisis Penerapan Hygiene dan Sanitasi Sinaga, Hotmauli; Ekasani, Kadek Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.766

Abstract

Usaha menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan pada hotel adalah suatu cara yang diterapkan untuk menjaga area hotel dengan cara pengamatan dan pengawasan kebersihan terhadap lingkungan. Food and beverage department adalah fasilitas untuk memasak makanan bagi tamu hotel, namun di dalam operasional sebuah hotel dapur sangat memegang peranan penting, karena tugas utama dari bagian dapur adalah tempat pengelohan makanan dan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Hygiene dan Sanitasi di Stuja Coffee Bali, dan mengetahui standar operasional prosedur (SOP) sudah dilaksanakan sesuai dengan pedoman dari Stuja Coffee Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dokumentasi dan wawancara terstruktur dengan Manager of Human Resource Development. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan: (1). Dalam penerapan personal hygiene, yang diterapkan belum memenuhi standar, hal ini disebabkan oleh karyawan dapur yang kurang memperhatikan serta kurang adanya kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan diri sebagai seorang juru masak. (2). Dalam penerapan SOP hygiene dan sanitasi makanan yang diterapkan belum memenuhi standar. Hal ini disebabkan karena karyawan dapur yang kurang memperhatikan dalam penyimpanan bahan makanan kurang maksimal yang digunakan setiap hari. The effort to maintain the health and cleanliness of the environment at the hotel is a method that is applied to protect the hotel area by observing and monitoring the cleanliness of the environment. The Food and Beverage Department is a facility for cooking food for hotel guests, but in the operation of a hotel, the kitchen plays an important role, because the main task of the kitchen is to process food and drinks. The purpose of this study was to determine the implementation of Hygiene and Sanitation at Stuja Coffee Bali, and to find out that standard operating procedures (SOPs) had been carried out in accordance with the guidelines from Stuja Coffee Bali. The method used in this study is a qualitative method, using Documentation and Structured Interview data collection techniques. The type of data collected is interview data with the Manager of Human Resource Development and photos of SOP Hygiene and Sanitation implementation activities. The data collected was analyzed using qualitative descriptive data analysis techniques. The results of this research show: (1). In the application of personal hygiene, what is applied does not meet the standards, this is caused by kitchen employees who pay less attention and lack concern for personal hygiene and health as a cook. (2). In implementing the SOP hygiene and food sanitation that is applied does not meet the standards. This is because kitchen employees do not pay enough attention to storing less-than-optimal food ingredients that are used every day.
Pengolahan Nugget Berbahan Dasar Ikan Tenggiri (Scomberomorus Commerson) Mukha, I Kadek; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.767

Abstract

Setelah memperhatikan potensi besar sumber daya ikan yang melimpah, namun tidak menjamin tingginya tingkat konsumsi ikan di Indonesia, terutama di Bali di mana tingkat konsumsi ikan masih rendah, hal ini mendorong penulis untuk mengembangkan pemanfaatan ikan tenggiri sebagai bahan utama dalam pmbuatan nugget. Nugget merupakan produk olahan yang populer di Indonesia dan bisa terbuat dari daging ayam, ikan, atau seafood. Proses produksinya melibatkan penggilingan, pemasakan, pencetakan, dan pembekuan. Nugget memiliki daya tarik bagi masyarakat dan biasanya dihidangkan setelah digoreng. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menilai kualitas nugget yang terbuat dari ikan tenggiri berdasarkan rasa, aroma, warna, dan tekstur, serta menguji daya tahannya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengn mengumpullkan data melalui observasi dan kuesioner. Analisis data dilakukan melalui pendekatan analisis organoleptik dengan melibatkan 30 panelis sebagai responden. Skor tertinggi dan terendah dalam penelitian ini ditentukan melalui rangkuman hasil kuesioner dari panelis, kemudian dianalisis berdasarkan interval nilai yang telah ditetapkan untuk setiap kriteria.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nugget yang terbuat dari ikan tenggiri memiliki kualitas yang sangat baik. Rasa, aroma, warna, dan teksturnya dinilai sangat positif, dengan rasa yang enak, aroma yang sedap, warna yang menarik, dan tekstur yang empuk. Uji daya tahan juga menunjukkan bahwa nugget ini dapat bertahan selama 7 jam pada suhu ruang dan 3 minggu pada suhu freezer setelah siap konsumsi. After noting the great potential of abundant fish resources, but not guaranteeing the high level of fish consumption in Indonesia, especially in Bali where the level of fish consumption is still low, this has prompted the authors to develop the use of mackerel as the main ingredient in making nuggets. Nuggets are processed products that are popular in Indonesia and can be made from chicken, fish or seafood. The production process involves milling, cooking, molding and freezing. Nuggets have an appeal to the public and are usually served fried. This study aims to assess the quality of nuggets made from mackerel based on taste, aroma, color, and texture, as well as to test their durability. The approach used in this study is an experimental method by collecting data through observation and questionnaires. Data analysis was carried out through an organoleptic analysis approach involving 30 panelists as respondents. The highest and lowest scores in this study were determined through a summary of the results of the questionnaire from the panelists, then analyzed based on the value intervals that had been set for each criterion. The results showed that the nuggets made from mackerel had very good quality. The taste, aroma, color and texture were rated very positively, with good taste, pleasant aroma, attractive color and soft texture. Durability tests also show that these nuggets can last for 7 hours at room temperature and 3 weeks at freezer temperature after they are ready for consumption.

Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue