cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Pemanfaatan Ekstrak Daun Kelor (Moringa Oleifera) dalam Pembuatan Kue Tradisional Cenil Cahyani, Ni Putu Septia Dewi; Koeswiryono, Dika Pranadwipa
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.748

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kue tradisional cenil dengan penambahan ekstrak daun kelor dinilai dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur, daya tahan, biaya produksi yang diperlukan, serta minat konsumen. Penelitian ini menggunakan 3 formulasi penambahan ekstrak daun kelor yaitu P1 (25%), P2 (50%) dan P3 (75%). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan penelitian komparatif. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis kualitatif yang memaparkan daya tahan kue cenil dengan penambahan ekstrak daun kelor, dan analisis kuantitatif yang menjabarkan kualitas organoleptik, serta biaya produksi kue cenil dengan penambahan ekstrak daun kelor. Hasil uji organoleptik menunjukan bahwa kue cenil dengan campuran 75% ekstrak daun kelor merupakan campuran yang paling tepat dengan kualitas warna menarik yaitu tidak terlalu pucat dan tidak terlalu pekat, aroma sangat sedap yaitu beraroma khas daun kelor, rasa sangat enak yaitu rasa enak dari daun kelor tersebut yang bercampur juga dengan rasa manis dari saus gula merah (kinca) dan rasa gurih dari kelapa parut, serta tekstur yang kenyal. Dalam uji daya tahan produk hanya dapat bertahan selama 1 hari bila disimpan dalam suhu ruangan. Dari analisis biaya produksi, adapun biaya produksi yang dibutuhkan sebesar Rp 29.285 dengan harga jual 50gr/kemasan sebesar Rp 1.000. This study aims to determine the quality of traditional cenil cakes with the addition of moringa leaf extract in terms of color, aroma, taste and texture, durability, required production costs, and consumer interest. This study used 3 formulations of the addition of moringa leaf extract, namely P1 (25%), P2 (50%) and P3 (75%). The type of data used in this study is using qualitative and quantitative data types with a comparative research approach. The data analysis technique used is qualitative analysis which describes the durability of cenil cake with the addition of moringa leaf extract, and quantitative analysis which describes the organoleptic quality, as well as the production cost of cenil cake with the addition of moringa leaf extract. The results of the organoleptic test showed that cenil cake with a mixture of 75% Moringa leaf extract was the most appropriate mixture with attractive color quality, not too pale and not too thick, very pleasant aroma, namely the distinctive aroma of Moringa leaves, very good taste, namely good taste from Moringa leaves. which is also mixed with the sweet taste of brown sugar sauce (kinca) and the savory taste of grated coconut, as well as a chewy texture. In the product endurance test, it can only last for 1 day when stored at room temperature. From the analysis of production costs, the required production costs are IDR 29,285 with a selling price of 50gr/pack of IDR 1,000.
Kualitas Pelayanan Pramusaji pada Main Dining Restaurant Saputra, I Putu Arya; Sukaarnawa, I Gusti Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.749

Abstract

Penelitian yang dilakukan di The Grand Hotel Mackinac Island Michigan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan kualitas pelayanan dari seorang pramusaji serta mengetahui apakah indikator kuaitas pelayanan yakni kehandalan, jaminan, daya tahan, bukti fisik, dan jaminan telah dilaksanakan dengan baik atau tidak. Penelitian ini berjenis deskripsi kuantitatif dengan populari berasal dari pelanggan dari Main Dining The Grand Hotel Mackinac Island Michigan. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 15 orang dan pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner ke objek penelitian. Melalui penelitian ini didapatkan hasil bahwa secara keseluruhan kualitas pelayanan di The Grand Hotel Mackinac Island Michigan, USA tergolong pada kategori sangat baik. This research, which was conducted at The Grand Hotel Mackinac Island Michigan, aims to deepen the knowledge of service quality from a waiter and to find out service quality indicators, namely reliability, guarantee, durability, physical evidence, and guarantees that have been implemented properly or not. This study is of a quantitative description type with popularity stemming from customers of Main Dining The Grand Hotel Mackinac Island Michigan. The sample used was 15 people and data collection was carried out by distributing questionnaires to the research object. Through this research, it was found that the overall quality of service at The Grand Hotel Mackinac Island Michigan, USA was in the very good category.
Penggunaan Tepung Mocaf dalam Bahan Baku Pembuatan Gluten free Misoa Febrianta, Mario Valentio; Febrianta, Febianti
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.750

Abstract

Misoa ialah sejenis mie yang berbahan dasar tepung terigu dan air garam. yang memiliki tekstur sangat halus, mudah patah dan bewarna putih, akan tetapi jika di masak akan memiliki tekstur yang lembut dan kenyal. Tujuan dilakukanya penelitian ini untuk mengetahui Kualitas dari gluten free misoa dengan mengunakan tepung mocaf sebagai bahan bakunya, Mocaf (Modified Cassava Flour) ialah olahan tepung yang berbahan dasar singkong atau yang lebih dikenal dengan ubi kayu. gluten free misoa hasil eksperimen ini akan di uji organoleptik dari segi rasa, warna, aroma dan tekstur untuk mengetahui kualitas gluten free misoa berbahan tepung mocaf, Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah kuisioner yang akan di isi oleh 20 panelis, Selanjutnya juga akan perhitungan sederhana untuk mengetahui biaya produkri dari gluten free misoa berbahan dasar tepung mocaf. Penelitian dilakukan di dapur tempat tinggal penulis di bali yang Beralamat di Jalan Gunung Salak Utara, Komplek Percot, No 1. Misoa is a type of noodle made from wheat flour and salt water. which has a very smooth texture, breaks easily and is white in color, but if it is cooked it will have a soft and chewy texture. The purpose of this research was to determine the quality of gluten free misoa using mocaf flour as a raw material, Mocaf (Modified Cassava Flour) is a processed flour made from cassava or better known as cassava. gluten free misoa results of this experiment will be tested organoleptic in terms of taste, color, aroma and texture to determine the quality of gluten free misoa made from mocaf flour. The data collection technique used is a questionnaire which will be filled in by 20 panelists. knowing the production cost of gluten free misoa made from mocaf flour. The research was conducted in the kitchen where the author lives in Bali which is located at Jalan Gunung Salak Utara, Percot Complex, No. 1.
Implementasi Strategi Promosi untuk Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Pariwisata yang Magang di Luar Negeri Pasca Pandemi Covid-19
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.751

Abstract

Industri jasa agen tenaga kerja asing berdampak langsung terhadap upaya pengembangan tenaga kerja di Indonesia. Mempromosikan program layanan magang di luar negeri merupakan salah satu strategi pemasaran 4P untuk menarik minat konsumen. PT Bali Duta Mandiri adalah perusahaan berbagi pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi 4P yang dapat diterapkan di PT Bali Duta Mandir. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode triangulasi melalui wawancara dan dokumentasi serta analisis langsung untuk mengevaluasi strategi periklanan 4P dan strategi yang diterapkan. Hasil penelitian ini berupa strategi periklanan 4P yang diterapkan di PT Bali Duta Mandir yang memiliki kekurangan pada variasi produk dan periklanan korporat. Strategi yang layak dilakukan adalah beriklan melalui platform lain, tidak hanya Instagram tetapi juga dapat menembus media sosial Tiktok dan mengembangkan aktivitas promosi yang mendalam untuk menjangkau pasar yang lebih luas. The foreign employment agency services industry has a direct impact on workforce development efforts in Indonesia. Promoting overseas internship service programs is one of the 4P marketing strategies to attract consumer interest. PT Bali Duta Mandiri is a job sharing company. The aim of this research is to find out the 4P promotional strategies that can be implemented at PT Bali Duta Mandir. This qualitative research uses a triangulation method through interviews and documentation as well as direct analysis to evaluate the 4P advertising strategy and the strategies implemented. The results of this research are in the form of a 4P advertising strategy implemented at PT Bali Duta Mandir which has shortcomings in product variety and corporate advertising. A strategy that is feasible is to advertise via other platforms, not only Instagram but can also penetrate Tiktok social media and develop in-depth promotional activities to reach a wider market.
Strategi Bauran Pemasaran 4p dalam Penyelenggaraan Event Oematan, Nanda Laurensia; Tunjungsari, Komang Ratih; Suwintari, I Gusti Ayu Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.752

Abstract

Industri jasa penyelenggaraan kegiatan MICE memberikan dampak langsung terhadap kegiatan promosi Indonesia. Kegiatan promosi merupakan salah satu strategi bauran pemasaran 4P untuk menarik minat konsumen. PT Daniswara merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang MICE dan event production. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi bauran pemasaran 4P yang bisa diimplementasikan di PT Daniswara. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode triangulasi melalui wawancara dan dokumentasi serta analisis interaktif Miles dan Huberman untuk mengevaluasi bauran pemasaran 4P dan strategi yang dapat dilakukan. Hasil dari penelitian ini berupa bauran pemasaran 4P yang dilakukan di PT Daniswara Conference Support and Logistic yang memiliki kekurangan di keragaman produk dan promosi perusahaan. Strategi yang dapat dilakukan adalah penambahan alat-alat event dan pengembangan kegiatan promosi yang mendalam untuk mendapat pasar yang lebih luas. MICE industry activities has a direct impact on Indonesia's promotional activities. Promotional activities are one of the 4P marketing mix strategies to attract consumer interest. PT Daniswara is a company engaged in MICE and event production. The purpose of this research is to determine the 4P marketing mix strategy that can be implemented at PT Daniswara. This qualitative research uses the triangulation method through interviews and documentation studies as well as Miles and Huberman's interactive analysis to evaluate the 4P's marketing mix and strategies that can be implemented. The results of this study are the 4P marketing mix conducted at PT Daniswara Conference Support and Logistics which has deficiencies in product diversity and company promotions. Strategies that can be done are adding event tools and developing in-depth promotional activities to get a wider market.
Inovasi Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella sebagai Welcome Drink Juniati, Anak Agung Dewi; Arianty, A.A. Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.754

Abstract

Tujuan dari penelitian Inovasi Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella sebagai Welcome Drink adalah untuk mengetahui kualitas Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella baik dari kriteria rasa, warna dan aroma. Serta mengetahui ketahanan produk serta berapa biaya produksi yang diperlukan. Pada penelitian ini, dalam pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, penyebaran kuesioner, serta dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu checklist observasi, kuesioner, serta tabel uji daya tahan. Populasi dalam penelitian ini yaitu orang yang mencoba produk inovasi ini, ada 30 orang panelis yang ikut berkontribusi dalam penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan yaitu Teknik analisis deskriptif Kuantitatif dan deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini berupa hasil uji organoleptik yang menunjukkan dimana P1 lebih unggul, hasil uji daya tahan dari hasil inovasi minuman kombucha dengan campuran teh rosella memiliki daya tahan maksimal 30 hari, serta hasil analisis biaya sebesar Rp. 103.138 yang didapat dari penjumlahan biaya tetap dan biaya tidak tetap. The aim of this research on Kombucha Drink Innovation Mix with Rosella Tea as a Welcome Drink is to determine the quality of Kombucha Drink Mix with The Rosella from the criteria of taste, color and aroma. As well as knowing the durability of the product and how much production costs are needed. In this study, in collecting data using observation techniques, distributing questionnaires, as well as documentation. The research instruments used were observation checklists, questionnaires, and endurance test tables. The population in this study were people who tried this innovative product, there were 30 panelists who contributed to this research. The analysis technique used is descriptive quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study are in the form of organoleptic test results which show where P1 is superior, the results of the endurance test with the results of kombucha drink innovation mix with rosella tea are still suitable for consumption maximum 30 days, as well as the results of a cost analysis of Rp. 103.138 which is obtained from the sum of fixed costs and variable costs.
Analisis Integrated Marketing Communication dalam Upaya Meningkatkan Okupansi Kamar Astari, Ni Made Ria; Susanti, Luh Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.755

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perencanaan, penerapan serta kendala yang dihadapi dalam penerapan integrated marketing communication yang dilakukan Hotel Jerome dalam upaya meningkatkan okupensi kamar. Teknik pengumpulan data yang dilakukan tedapat 3 metode berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dalam analisis data yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah penulis menggunakan teknik yaitu deskriftif kualitatif. Hasil Dari penelitian ini yaitu Hotel Jerome memiliki beberapa perencanaan yang dilakukan dalam upaya meningkatkan okupensi kamar dengan menawarkan paket-paket wisata, menampilan dari penduduk lokal, bekerjasama dengan vendor-vendor lain untuk menyediakan amenites untuk tamu. Serta special event merupakan element dari IMC yang paling berpotensi serta brand image yang telah melekat pada Hotel Jerome sebagai hotel tertua di Aspen menjadikan daya tarik tersendiri dalam meningkatkan okupensi kamar di Hotel Jerome. This research aims to plan implementation and constraints faced in implementing integrated marketing communication by Hotel Jerome to increase room occupancy. There are 3 data collection methods: observation, interview, and documentation study. The authors used descriptive qualitative techniques to analyze the data to answer the problem formulation. The result of this study is that Hotel Jerome has several plans to increase room occupancy by offering tour packages, performances from residents, and collaborating with other vendors to provide amenities for guests. Special events are elements of the most potential IMC, and the brand image attached to Hotel Jerome as the oldest hotel in Aspen makes it its attraction to increase room occupancy at Hotel Jerome.
Analisis Efektifitas Standar Operasional Prosedur (SOP) Pembersihan Kamar Tamu Check Out Darsana, Kadek Bayu; Sudarmawan, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.756

Abstract

Penerapan Standar Operasional Prosedur Pelayanan Pramusaji Paramitha, I Gusti Ayu Cintya; Ekasani, Kadek Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.761

Abstract

Sarana tempat tinggal bagi wisatawan yang biasa ditawarkan oleh pengusaha disebut dengan Hotel. Setiap hotel yang beroperasi pastinya akan memiliki suatu standar dalam menjalankan kegiatan usahanya yang disebut dengan Standar Operasional Prosedur dengan tujuan aagar setiap pelayanan yang diberikan oleh hotel berjalan dengan lancar, efektif, dan efisien. Standar Operasional Prosedur merupakan sebuah acuan atau pedoman yang digunakan oleh manajemen dalam menaksanakan jobdesc ataupun tugas agar sesuai dengan fungsinya. Dalam penelitian ini penulis ingin mengetahui bagaimana Standar Operasional Prosedur yang telah dijalankan oleh The Grand Hotel Mackinac Island dengan menggunakan analisis hasil dokumentasi dan observasi di lapangan yang diperoleh. Penelitian ini menggunakan tehnik analisis deskriptif kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data seperti observasi, dan wawancara dari hasil observasi dimana penerapan standar operasional prosedur yang ada di The Grand Hotel Mackinac island masih belum memenuhi teori yang berlaku, dan pada prinsipnya penerapan standar operasional pada the grand hotel tidak sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan, yaitu dimana para pramusaji masih melewatkan beberapa standar operasional yang ada atau yang telah ditetapkan oleh manajemen. The accommodation facilities for tourists that are usually offered by employers are called hotels. Every hotel that operates will certainly have a standard in carrying out its business activities which is called Standard Operating Procedures with the aim that every service provided by the hotel runs smoothly, effectively and efficiently. Standard Operating Procedures are a reference or guideline used by management in carrying out job descriptions or tasks to suit their functions. In this study the authors wanted to find out how the Standard Operating Procedures had been carried out by The Grand Hotel Mackinac Island by using an analysis of the results of documentation and field observations obtained. This study uses qualitative descriptive analysis techniques and uses data collection techniques such as observation and interviews from the results of observations where the application of standard operating procedures at The Grand Hotel Mackinac Island still does not meet the applicable theory, and in principle the application of standard operating procedures at the Grand Hotel not in accordance with predetermined operational standards, namely where the waiters still miss some of the existing operational standards or those set by management.
Penggunaan Tepung Kacang Hijau sebagai Pengganti Tepung Terigu dalam Pembuatan Pukis Putra, I Made Adithya; Mahendra, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.762

Abstract

Kue pukis adalah kue atau makanan ringan tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan berbahan dasar tepung terigu. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kualitas pukis berbahan tepung kacang hijau dibandingkan dengan pukis berbahan tepung terigu dilihat dari uji organoleptik segi rasa, warna, aroma dan tekstur, mengetahui Berapa lama daya tahan pukis berbahan tepung kacang hijau, Tepung kacang hijau terbuat dari biji Kacang hijau (Vigna radiata), Kacang hijau kaya protein seperti Isoleusin 6,95%, Leucin 12,90%, Lysin 7,94%, Methionin 0,84%, Phenylalanin 7,07%, Thereonin 4,50%, Valin 6,23%, dan asam amino nonesensial. Selain untuk kesehatan tubuh, kacang hijau juga berkhasiat sebagai obat tradisional beberapa penyakit. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriftif Kuantitatif, dengan Teknik pengumpulan data Observasi, Dokumentasi, dan Kuesioner. Data yang di dapatkan di analisis dengan Teknik analisis data uji organoleptik segi rasa, warna, aroma dan tekstur, serta uji daya tahan produk. Hasil dari penelitian di dapatkan hasil perbandingan kualitas pukis berbahan tepung kacang hijau dengan pukis berbahan tepung terigu yang di amati dari segi rasa, tekstur, aroma, dan warna mendapatkan hasil nilai rata-rata yaitu : untuk pukis berbahan tepung kacang hijau mendapatkan nilai 67, sedangkan untuk pukis berbahan tepung terigu mendapatkan nilai 75,75. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pukis berbahan tepung kacang hijau memiliki kualitas dibawah pukis berbahan tepung terigu, dilihat dari segi rasa, tekstur, aroma, dan warna. Dari hasil uji daya tahan pukis berbahan tepung kacang hijau hanya dapat bertahan 2 hari pada suhu ruangan, sedangkan pada hari ke 3 sudah mulai penurunan kualitas dari segi rasa, tekstur, aroma, dan hari ke 4 pukis sudah benar-benar tidak layak untuk di konsumsi. Pukis cake is a traditional Indonesian cake or snack made from flour-based dough. The purpose of this study was to determine the quality of pukis made from mung bean flour compared to pukis made from wheat flour in terms of organoleptic tests in terms of taste, color, aroma and texture. green beans (Vigna radiata), protein-rich green beans such as Isoleucine 6.95%, Leucin 12.90%, Lysine 7.94%, Methionin 0.84%, Phenylalanine 7.07%, Thereonin 4.50%, Valine 6, 23%, and nonessential amino acids. In addition to body health, green beans are also efficacious as traditional medicine for several diseases. In this study using quantitative descriptive research methods, with Observation, Documentation, and Questionnaire data collection techniques. The data obtained was analyzed using organoleptic test data analysis techniques in terms of taste, color, aroma and texture, as well as product durability tests. The results of the study obtained a comparison of the quality of pukis made from mung bean flour with pukis made from wheat flour which were observed in terms of taste, texture, aroma, and color to get the results of an average value, namely: for pukis made from mung bean flour, a score of 67 was obtained, while for pukis made from wheat flour, it got a score of 75.75. From these results it can be concluded that pukis made from mung bean flour has lower quality than pukis made from wheat flour, in terms of taste, texture, aroma, and color. From the results of the durability test, pukis made from mung bean flour could only last 2 days at room temperature, while on day 3 the quality had started to decline in terms of taste, texture, aroma, and on day 4, pukis were completely unfit for consumption.

Page 61 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue