cover
Contact Name
Putu Mega Putra
Contact Email
megabizland@gmail.com
Phone
+6285227679500
Journal Mail Official
info@paris.ipb-intl.ac.id
Editorial Address
Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Jalan Kecak, No. 12, Gatot Subroto Timur Denpasar - Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 28283325     DOI : https://doi.org/10.22334/paris
Core Subject : Economy, Social,
Paris memuat publikasi ilmiah di bidang pendidikan, pariwisata, bisnis dan kewirausahaan. dengan cakupan bidang sebagai berikut tetapi tidak hanya terbatas pada: 1. Pendidikan pariwisata, 2. Pengembangan kepariwisataan, 3. Pariwisata Berkelanjutan, 4. Pengentasan kemiskinan berbasis sumber daya lokal, 5. Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal, 6. Pengembangan Ekonomi, Bisnis digital, Kewirausahaan, Koperasi, Industri Kreatif, dan UMKM, 7. Seni, sastra, dan budaya, serta integrasi nasional dan harmoni sosial dalam bidang pariwisata.
Articles 1,502 Documents
Implementasi Strategi Promosi dalam Meningkatkan Penjualan Menu Makanan pada Masa Pandemi Covid-19 Iriani, Dian Setiawati; Rinayanthi, Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.738

Abstract

Tetiba Coffee Eatery merupakan salah satu kedai kopi di Jakarta Selatan yang mengalami penurunan penjualan akibat dampak dari pandemi covid-19. Perlu strategi promosi yang efektif agar penjualan pada menu makanan kembali meningkat. Sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi promosi yang dilakukan oleh Tetiba Coffee Eatery untuk meningkatkan penjualan menu makanan. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi promosi yang dilakukan oleh Tetiba Coffee Eatery untuk meningkatkan penjualan pada menu makanan pada masa pandemi Covid-19. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, studi dokumentasi, dan wawancara. Untuk metode analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi promosi yang digunakan Tetiba Coffee Eatery dalam meningkatkan penjualan menu makanan pada masa pandemi Covid-19 ini adalah advertising, direct promotion dan menggunakan sales promotion. Kesimpulan yang didapat adalah hasil dari strategi promosi yang digunakan oleh Tetiba Coffee Eatery sudah sesuai dengan apa yang diharapkan, terdapat peningkatan penjualan menu makanan terutama sejak kembalinya Tetiba Coffee Eatery dibuka pada pertengahan Oktober 2020. Tetiba Coffee Eatery is one of the coffee shops in South Jakarta that has experienced a decline in sales due to the impact of the covid-19 outbreak. An effective promotional strategy is needed so that sales on the food menu increase again. So the purpose of this study is to find out how the promotional strategy carried out by Tetiba Coffee Eatery to increase sales on the food menu during the Covid-19 pandemic. The data collection methods used in this research are observation, documentation study, and interviews. The data analysis method used is descriptive qualitative method. The results of this study indicate that the promotional strategies used by Tetiba Coffee Eatery in increasing food menu sales during the Covid-19 pandemic are advertising, direct promotion and using sales promotion. The conclusion obtained is that the results of the promotional strategies used by Tetiba Coffee Eatery are in accordance with what is expected, there is an increase in food menu sales, especially since the return of Tetiba Coffee Eatery opened in mid-October 2020.
Substitusi Tepung Kacang Hijau dalam Pembuatan Sponge Cake Pranita, Feby; Widhyandanta, I Gede Dirga Surya Arya
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.739

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas dari substitusi tepung kacang hijau dalam pembuatan sponge cake yang terdiri dari rasa, aroma, tekstur, dan warna. Untuk mengetahui uji daya tahan serta biaya produksi substitusi tepung kacang hijau dalam pembuatan sponge cake. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian eksperimen & kuesioner, serta menggunakan teknik analisis data yang berupa analisis deskriptif kuantitatif & tes uji organoleptik. Hasil dari kualitas substitusi tepung kacang hijau dalam pembuatan sponge cake memiliki rasa sangat enak, dengan tekstur lembut, menghasilkan aroma yang harum dan memiliki warna yang cukup cerah. The purpose of this study was to determine the quality of mung bean flour substitution in making sponge cake, which consists of taste, flavor, texture, and color. To determine the durability test and the production cost of mung bean flour substitution in making sponge cake. Data collection techniques used were experimental research & questionnaires, as well as using data analysis techniques in the form of quantitative descriptive analysis & organoleptic tests. The result of the quality of mung bean flour substitution in making sponge cake has a very good taste, with a soft texture, produces a fragrant flavor, and has a fairly bright color.
Pemanfaatan Buah Buni (Antidesma Bunius (L. Spreng) dalam Produk Olahan Minuman Wine Kaya Antioksidan Purnamasari, Gusti Agung Ayu Nirmala; Purnantara, I Made Hadi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.740

Abstract

Pemanfaatan merupakan suatu kegiatan, proses, cara atau perbuatan menjadikan sesuatu yang sudah ada menjadi lebih bermanfaat atau dengan kata yaitu berfaedah. Salah satu produk olahan minuman yang sudah dikenal luas dan terkenal di kalangan masyarakat adalah Wine. Wine adalah minuman berakohol yng dhasilkan dari hasl fermentasi buah - buahan yang sudah dihancurkan dan diambil jus buahnya saja untuk difermentasi menjadi wine. Slah stu buah yang sering digunakan sebagai bahan baku pmbuatan wine adlah buah anggur, oleh karena itu penulis tertarik untuk mencoba dan mengetahui pemanfaatan wine berbahan dasar buah buni sebagai pengganti buah anggur dalam pembuatan wine pda umumnya. Tjuan dri penelitiian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perbandingan wine berbahan dasar buah buni dilihat dari segi warna, rasa, aroma, tekstur, penampilan, daya tahan, minat beli konsumen dan biaya produksi. Dalam data ini menggnakan analisiis ujii organoleptiik dengann responden sebanyak 30 pnelis. Dengan daya tahan wine buah buni ini dapat bertahan selama 1 bulan dalam suhu ruang dan dapat bertahan selama kurang lebih 2 bulan jika diletakan dalam chiller atau suhu berpendingin. Sedangkan biaya produksi dalam pembuatan wine berbahan dasar buah buni adalah Rp 65.000. Utilization is an activity, process, way or action to make something that already exists more useful or in the word useful. One of the processed beverage products that is widely known and famous among the public is Wine. Wine is a alcoholic beverage produced from the fermentation of fruits that have been crushed and taken only fruit juice to ferment into wine. One fruiit that is often used as raw materiial for winemaking is grapes, therefore the author is interested in trying and knowing the use of wine made from grapes as a substitute for grapes in winemaking in general. The purpose of this study is to find out how the comparison of wine made from buni fruit in terms of color, taste, aroma, texture, appearance, durability, consumer buying interest and production costs. In thiis data using organoleptiic test analysiis with respondents as many as 30 pnelists. With the durability of this bean fruit wine can last for 1 month at room temperature and can last for approximately 2 months if placed in a chiller or refrigerated temperature. While the production cost in making wine made from buni fruit is Rp 65,000.
Implementasi Standard Operational Procedure (SOP) Opening and Closing Restaurant Wibawa, I Gede Made Agus Guna; Sulasmini, Ni Made Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.741

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Standard Operational Procedure (SOP) Opening And Closing Restaurant di The Trans Resort Bali. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif yaitu dengan cara menyesuaikan (SOP) Opening dan Closing Restaurant dengan kenyataan dilapangan untuk mengetahui apakah semua prosedur yang berlaku disudah dilakukan dengan baik dan benar. Berdasarkan hasil obervasi yang telah dilakukan terdapat dua prosedur pada saat opening dan closing yang tidak dilakukan. Prosedur yang tidak dilakukan adalah 1) Prepare dan set up semua table dengan placemate, cutletires set, salt and papper bowl dan sugar bowl, 2) Pindahkan ke dalam semua kursi yang berada di area pooldeck/outside restoran untuk menghindari kursinya basah apabila terjadi hujan pada malam hari, sehingga prosedur yang tidak dilakukan tidak sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP). Industri perhotelan atau restoran dapat merujuk pada penilitian ini untuk meninjau kembali penerapan (SOP) pada saat opening dan closing. This study aims to find out how the implementation of the Standard Operational Procedure (SOP) Opening And Closing Restaurant at The Trans Resort Bali. The methods used in data collection are observation and interviews. The data analysis technique used was descriptive qualitative, namely by adjusting the Opening and Closing Restaurant (SOP) with the reality on the ground to find out whether all the procedures that apply have been carried out properly and correctly. Based on the results of the observations that have been made, there are 2 procedures during opening and closing that were not carried out. The procedures that were not carried out were 1) Prepare and set up all the tables with placemates, cutletires sets, salt and paper bowls and sugar bowls, 2) Move all the chairs in the pooldeck/outside area of the restaurant to avoid the chairs getting wet when it rains. at night, so the procedures that are not carried out are not in accordance with the Standard Operational Procedure (SOP). The hotel or restaurant industry can refer to this research to review the implementation (SOP) during opening and closing.
Kualitas Muffin dengan Bahan Campuran Tepung Ubi Jalar Ungu Suta, I Made Binara; Praminatih, Gusti Ayu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.742

Abstract

Muffin adalah jenis cake yang tergolong dalam kategori quickbread, yaitu roti yang dalam proses pembuatannya tidak lama atau hanya memerlukan waktu singkat karena dalam pembuatan muffin menggunakan bahan pengembang kimia yang dapat memberikan efek ngembang secara cepat, misalnya bahan pengembang baking powder/ baking soda (Pratiwi, 2013). Penelitian ini berfokus pada eksperimen cara pembuatan muffin dengan mengunakan campuran tepung ubi jalar ungu dan juga untuk mengetahui kualitas muffin dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna, mengetahui daya tahan serta mengkaji biaya yang dikeluarkan dalam pengolahan muffin menggunakan campuran tepung ubi jalar ungu. Pendekatan penilaian menggunakan penelitian eksperimen yang dilakukan oleh 25 orang panelis melalui tes uji organoleptik, observasi, analisis biaya dan minat calon konsumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas muffin dengan bahan campuran tepung ubi jalar ungu termasuk dalam kriteria enak dari segi rasa, tekstur yang lembut, aroma yang kuat apabila dihidangan dalam keadaan hangat dan mempunyai warna menarik. Hasil rekap uji daya tahan muffin dengan bahan campuran tepung ubi jalar ungu mampu bertahan selama 3 hari. Dari hasil analisis biaya peroduksi membutuhkan biaya sebesar Rp. 39.085 untuk satu resep ( 20 cup) dan untuk biaya per 1 cup muffin yaitu sebesar Rp. 1.955. dengan persentase 100 % yang dihasilkan melalui uji minat konsumen. Muffins are a type of cake that belongs to the quickbread category, namely bread that does not take long to make or only takes a short time to make because muffins use chemical leavening agents that can give a fast expanding effect, for example baking powder/baking soda. 2013). This research focuses on experiments on how to make muffins using a mixture of purple sweet potato flour and also to determine the quality of muffins in terms of taste, aroma, texture and color, determine their durability and examine the costs incurred in processing muffins using a mixture of purple sweet potato flour. Approach to the assessment using research experiments conducted by 25 panelists through organoleptic tests, observations, cost analysis and interest in prospective customers. The results showed that the quality of muffins made from purple sweet potato flour was included in the criteria for delicious taste, soft texture, strong aroma when served warm and attractive colors. The results of the durability test recap of muffins with a mixture of purple sweet potato flour can last for 3 days. From the results of the analysis of production costs requires a fee of Rp. 39,085 for one recipe (20 cups) and for the cost per 1 muffin cup, which is Rp. 1955. with the proportion of 100% generated through consumer interest test.
Implementasi Standar Operasional Prosedur (Sop) Housekeeping dalam Menyiapkan Kamar Tamu Check In Putra, I Putu Wahyu Sadena; Juniarta, Pande Putu
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Housekeeping dalam menyiapkan kamar tamu check-in di Villa Sunset Hill Uluwatu. Penelitian dilaksanakan dalam rentang waktu 3 bulan, dimulai dari bulan September hingga bulan November. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dengan melakukan pendekatan observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada informan, yaitu supervisor dan staf, untuk mengetahui penerapan standar operasional prosedur yang berlaku. Dari hasil penelitian di lapangan, yang penulis lakukan pada bulan September hingga November di Villa Sunset Hill Uluwatu terhadap supervisor dan staf housekeeping yang bertugas menangani check-in, ditemukan bahwa sering terjadi kekurangan dalam membersihkan semua hal yang kotor dan mengumpulkan lapisan kotor di kamar tamu atau pengunjung. Dapat ditarik simpulan bahwa penerapan SOP oleh Housekeeping di Villa Sunset Hill Uluwatu sudah memenuhi syarat dengan sangat baik. This study aims to understand the Implementation of Standard Operating Procedures (SOP) for Housekeeping in the Management of Check-In Guest Rooms at Villa Sunset Hill Uluwatu. The research was conducted within a span of 3 months starting from September to November. The data analysis technique used is a Qualitative Descriptive analysis technique by taking an observation, documentation, and interview approach to informants, namely supervisors and staff, to find out the applicable standard operating procedures. From the results of research in the field, which the author conducted from September to November at Villa Sunset Hill Uluwatu, towards supervisors and housekeeping staff who are in charge of handling check-ins, it was found that there was a lack of cleaning all dirty items and collecting dirty layers in guest or visitor rooms. Sanctions can be drawn that the implementation of the SOP by Housekeeping at Villa Sunset Hill Uluwatu has met the requirements very well.
Inovasi Pembuatan Wine Berbahan Dasar Buah Nanas dan Semangka dengan Menggunakan Tuak sebagai Bahan Pengganti Ragi Wijaya, I Putu Agung Surya; Rinayanthi, Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.744

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui efektivitas penggunaan tuak sebagai pengganti ragi dalam proses fermentasi wine. 2) Membandingkan rasa, warna, kadar alkohol dan aroma wine yang berasal dari fermentasi ragi dengan fermentasi tuak. 3) Mengetahui tanggapan masyarakat terhadap wine dengan fermentasi tuak. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan produk dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Penggunaan tuak sebagai pengganti ragi efektif digunakan dalam proses fermentasi wine. Hal ini terlihat dari kadar alkohol sebesar 8% sedangkan fermentasi menggunakan ragi wine menghasilkan alkohol sebesar 6%. 2) Rasa wine dengan ragi tuak sangat manis, sedangkan dengan ragi wine. Warna menggunakan tuak lebih terang jika dibandingkan dengan ragi yakni cukup terang. Kadar alkohol wine menggunakan ragi dari tuak dan ragi wine sama-sama sangat hangat. Sedangkan pada aroma pembuatan wine dengan tuak pengganti ragi dan ragi wine itu yakni sangat harum. The aims of this study were: 1) To find out the effectiveness of using palm wine as a substitute for yeast in the wine fermentation process. 2) Comparing the taste, color, alcohol content and aroma of wine from yeast fermentation with palm wine fermentation. 3) Knowing the public's response to wine with palm wine fermentation. The method in this study uses product development research methods with an experimental approach. The results showed that: 1) The use of palm wine as a substitute for yeast was effective in the wine fermentation process. This can be seen from the alcohol content of 8% while fermentation using wine yeast produces 6% alcohol. 2) The taste of wine with old yeast is very sweet, whereas with yeast mani. The color of using palm wine is lighter than that of yeast, which is quite light. The alcohol content of wine using yeast from toddy and wine yeast are both very warm. Meanwhile, the aroma of making wine with palm wine as a substitute for yeast and wine yeast is very fragrant.
Penerapan Prosedur Pelayanan Breakfast A La Carte selama Masa Pandemi Covid-19 Mudara, I Made Bayu; Rinayanthi , Ni Made
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.745

Abstract

Penerapan prosedur adalah pelayanan yang dilakukan ketika ingin menyajikan makanan kepada tamu. Penerapan prosedur pelayanan breakfast a la carte di Rama Beach Resort and Villas dimana pramusaji menyambut tamu yang datang ke restoran, menyanyakan nomor kamar tamu, nama tamu, dan jumlah tamu yang akan sarapan. Penelitian ini mengenai penerapan prosedur pelayanan breakfast a la carte di Rama Beach Resort and Villas selama masa pandemi covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi saat pelayanan a la carte dan bagaimana seharusnya penerapan SOP yang baik di Dewi Shinta Restaurant Rama Beach Resort and Villas. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder melalui observasi dan wawancara. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi tentang SOP yang diterapkan di Rama Beach Resort and Villas. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan terdapat 2 prosedur pelayanan A La Carte breakfast yang tidak sesuai dengan Standard Operational Procedure. Prosedur yang belum diterapkan adalah unfolding the guest napkin, please the guest choose the food at the menu. The apllication procedures are services that are carried out when you want to serve food to guests. Implementation of a la carte breakfast service procedures at Rama Beach Resort and Villas where the waiter welcomes guests who come to the restaurant, asks for the guest room number, guest name, and number of guests who will have breakfast. This research concerns the implementation of a la carte breakfast service procedures at Rama Beach Resort and Villas during the Covid-19 pandemic. The purpose of this research is to find out what are the obstacles faced when serving a la carte and how good SOPs should be implemented at Dewi Shinta Restaurant Rama Beach Resort and Villas. This study uses primary and secondary data through observation and interviews. Data was collected by observing SOPs applied at Rama Beach Resort and Villas. Based on the results of observations made, there were 2 procedures for A La Carte breakfast services that were not in accordance with the Standard Operational Procedure. And the procedure that has not been implemented is unfolding the guest napkin, please the guest choose the food in the menu.
Memasak Teknik Sous Kualitas Rendang Daging Sapi dengan Metode Vide Sirait, Anita Priskila; Sudarmawan, I Wayan Eka
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.746

Abstract

Rendang adalah salah satu makanan terenak di dunia yang dimasak dengan teknik stewing yaitu, dengan cara slow cooking yang memakan waktu lama serta mempengaruhi kualitas gizi. Oleh karenanya banyak restoran berlomba-lomba menyajikan makanan sehat dan bervariasi. Salah satu metode memasak yang terkenal di Amerika dan Eropa adalah teknik sous vide. Sous vide adalah metode memasak dengan memasukan bahan ke dalam plastic vacuum dan direndam dalam air bersuhu rendah untuk membuat makanan matang secara merata. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas rendang daging sapi metode memasak sous vide ditinjau dari rasa, tekstur, warna, dan aroma serta membandingkannya dengan teknik stewing yang kemudian diuji daya tahan dari kedua teknik tersebut. Selain itu juga dilakukan analisis biaya pada teknik memasak sous vide. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen dengan 20 panelis untuk dilakukan uji organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian, suhu yang baik untuk memasak rendang sapi teknik sous vide adalah 165oF dengan waktu 14 jam. Hasil perbandingan antara teknik stewing P1 total skor 338 dengan teknik sous vide P2 total skor 348, artinya metode teknik sous vide dapat diterima dengan baik dari indikator rasa, aroma, tekstur, dan warna. Hasil pengamatan dengan teknik sous vide dapat bertahan 12 hari dalam chiller dengan suhu 3o C. Sementara itu untuk hasil penghitungan biaya produksi per unit didapatkan biaya sebesar Rp.109.000/bungkus dengan berat per bungkus 125 gram. Rendang is one of the most delicious foods in the world, cooked by stewing technique, namely by slow cooking, which takes a long time and affects the nutritional quality. Therefore, many restaurants are competing to serve healthy and varied food. One of the most popular cooking methods in America and Europe is the sous vide technique. Sous vide is a method of cooking by putting the ingredients into a plastic vacuum and immersed in low temperature water to make the food cook evenly. The purpose of this study was to determine the quality of beef rendang using the sous vide cooking method in terms of taste, texture, color, and aroma and compare it with the stewing technique which was then tested for durability of the two techniques. In addition, a cost analysis was also conducted on the sous vide cooking technique. This research used an experimental approach with 20 panelists for organoleptic testing. Based on the results, the best temperature for cooking beef rendang with sous vide technique is 165oF with 14 hours. The results of the comparison between the stewing technique P1 total score 338 with the sous vide technique P2 total score 348, meaning that the sous vide technique method is well accepted from the indicators of taste, aroma, texture, and color. The observation results with the sous vide technique can last 12 days in a chiller with a temperature of 3oC. Meanwhile, the results of calculating the production cost per unit obtained a cost of Rp.109,000/pack with a weight per pack of 125 grams.
Pengolahan Meat Analogue Sate Babi Halal Putra, I Made Daypri Yanta; Efendi, Moch Nur
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i3.747

Abstract

Tujuan dilakukan penelitian pengolahan Meat Analogue sate babi halal ini guna mengetahui potensi pengolahan Meat Analogue sate babi halal di Bali, tugas akir ini menganalisis dari rasa, aroma, tekstur, dan yang terkair yaitu warna dari Meat Analogue sate babi halal dan juga menganalisis dari minat beli meat analouge sate babi halal. Pendekatan tugas akir yang dilakukan dalam tugas akir ini adalah deskriptif kualitatif serta uji organoleptik. Serta tujuan di lakukakn penelitian Meat Analogue sate babi halal ini agar mengetahui biaya pengolahan yang di butuhkan selama membuat Meat Analogue sate babi halal ini. Berdasarkan hasil panelis pengolahan Meat Analogue yang di hasilkan sudah bisa dikatakan berhasil mengimplementasikan objek daging babi terkhususnya sate babi dari segi rasa tekstur, aroma, warna dan masih mempunyai kelemahan dan keunggulannya tersendiri. Untuk di bali di perkirakan saat ini potensi minat beli di Bali terbilang cukup tinggi dan masyarakat juga belum banyak yang tau mengenai Meat Analogue sate babi halal, sehingga target pasar untuk plant-based food salah satunya sate babi halal ini kemungkinan akan besar peminatnya untuk kedepannya. The purpose of this research on the processing of halal pork satay analogue is to find out the potential for processing halal pork satay analogue in Bali. halal pork satay Meat Analogue. The final assignment approach used in this final assignment research is descriptive, qualitative and organoleptic tests. As well as the purpose of doing research on this halal pork satay Meat Analogue in order to find out the processing costs needed while making this halal pork satay Meat Analogue. Based on the results of the Meat Analogue processing panelists that were produced it can be said that it has succeeded in implementing pork objects, especially pork satay in terms of taste, texture, aroma, color and still has its own advantages and disadvantages. For Bali, it is estimated that currently the potential interest in buying in Bali is quite high and not many people know about the Meat Analogue of halal pork satay, so the target market for plant-based food, one of which is halal pork satay, is likely to be in great demand in the future.

Page 60 of 151 | Total Record : 1502


Filter by Year

2022 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 4 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2025 Vol. 4 No. 7 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 6 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2025 Vol. 4 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2025 Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2025 Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2025 Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2025 Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2025 Vol. 4 No. 12 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 11 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 10 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 4 No. 9 (2025): Jurnal Pariwisata dan Bisnis Internasional Vol. 3 No. 12 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Desember 2024 Vol. 3 No. 11 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis November 2024 Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Oktober 2024 Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis September 2024 Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Agustus 2024 Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juli 2024 Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Juni 2024 Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Mei 2024 Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024 Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Maret 2024 Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Februari 2024 Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024 Vol. 2 No. 12 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 11 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 12 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 3 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis More Issue