cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Analisis Yuridis Pertanggungjawaban Pidana terhadap Pelaku Persetubuhan Anak dalam Putusan Nomor 141/Pid.Sus/2023/PN Mrt Chabibullah Candra Arif
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1240

Abstract

Pelaku persetubuhan terhadap anak wajib dimintai pertanggungjawaban pidana. Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban pelaku dalam Putusan Nomor 141/Pid.Sus/2023/PN Mrt dan mengevaluasi sanksi hukum yang tidak memenuhi batas minimal yang ditentukan. Penelitian ini menganalisis kerangka hukum dengan menggunakan data sekunder dan metode kualitatif normatif. Penelitian ini berfokus pada Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 287 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Ancaman pidana berupa denda hingga lima miliar rupiah dan penjara lima hingga lima belas tahun, keduanya tercantum dalam Pasal 81 ayat (1). Pasal 287 ayat (1) mengatur pidana maksimal sembilan tahun. Namun, dalam putusan tersebut, hakim hanya menjatuhkan pidana tiga bulan penjara dan denda sepuluh juta rupiah. Putusan ini jelas melanggar ketentuan minimal yang diwajibkan dalam UU Perlindungan Anak. Ketidaksesuaian ini berpotensi menimbulkan ketidakadilan bagi korban dan bertentangan dengan asas ius curia novit, persamaan di depan hukum, dan asas legalitas. Penelitian ini menekankan pentingnya konsistensi penerapan hukum demi kepastian hukum dan keadilan bagi korban kekerasan seksual anak.
Pengaruh Subjective Well-Being terhadap Fear of Missing Out pada Mahasiswa Pengguna Media Sosial di Bandung C. M. Indah Soca R. Kuntari; Kristin Rahmani
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1243

Abstract

Media sosial merupakan salah satu bentuk perkembangan teknologi yang mempengaruhi individu dalam memperoleh informasi dan berhubungan dengan orang lain. Menurut data riset APJII (2016), pengguna internet 89,70% adalah mahasiswa. Pola hidup dan aktivitas sehari-hari di masa sekarang dipengaruhi oleh media sosial. Hal ini dapat memicu terjadinya fear of missing out pada mahasiswa pengguna media sosial. Namun Gerson dkk. (2016) berpendapat bahwa media sosial dapat mengukur tingkat subjective well-being pada individu karena media sosial memudahkan mereka untuk mengunggah topik atau konten yang ingin diunggah secara bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh subjective well-being terhadap fear of missing out pada mahasiswa pengguna media sosial di Kota Bandung. Terdapat 136 mahasiswa pengguna media sosial yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Teknik sampling yang digunakan adalah non-probability sampling. Kuesioner dalam penelitian ini menggunakan alat ukur Satisfaction with Life Scale, Scale of Positive and Negative Experience, dan The Fear of Missing Out Scale.
Klasifikasi Sentimen untuk Prediksi Churn Pengguna Aplikasi Mamikos Menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes Fitri Nur Utami; Hani Dewi Ariessanti; Riya Widayanti; Arief ichwani
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1244

Abstract

Tingginya tingkat churn atau berhentinya pengguna dalam menggunakan aplikasi Mamikos menjadi tantangan serius bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen dan memprediksi kemungkinan churn pengguna menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes. Metode ini dipilih karena SVM unggul dalam menangani data berdimensi tinggi, sedangkan Naïve Bayes efektif dalam klasifikasi berbasis probabilitas. Dataset diperoleh dari perusahaan Mamikos melalui program studi independen, kemudian melalui tahapan preprocessing, ekstraksi fitur, pelabelan, dan pemodelan. Evaluasi dilakukan menggunakan confusion matrix untuk mengukur akurasi, presisi, recall, dan f1-score. Hasil menunjukkan bahwa kombinasi kedua algoritma memberikan akurasi yang cukup baik dalam memprediksi churn berdasarkan ulasan pengguna. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi retensi pelanggan berbasis machine learning.
Komparasi Model CNN untuk Klasifikasi Citra Pakaian Adat Tradisional Indonesia Muhamad Septian Nugraha; Hani Dewi Ariessanti; Habibullah Akbar
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1245

Abstract

Kemajuan teknologi, khususnya di industri fesyen, telah mendorong munculnya fenomena fesyen cepat (fast fashion), yaitu produksi pakaian yang cepat dan massal dalam siklus pendek. Indonesia juga kaya akan warisan budaya, termasuk pakaian adat yang mencerminkan identitas setiap suku dan daerah. Generasi muda, sebagai target utama fesyen cepat, menghadapi tantangan untuk mengenali dan melestarikan warisan budaya ini di tengah maraknya tren pakaian modern. Salah satu cara untuk memperkenalkan kembali pakaian adat adalah melalui klasifikasi citra yang memanfaatkan metode Convolutional Neural Network (CNN) dalam pembelajaran mesin. Model klasifikasi ini dapat diimplementasikan pada platform digital seperti aplikasi atau situs web yang interaktif dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan membandingkan empat arsitektur CNN untuk klasifikasi citra pakaian adat: Custom CNN (3 Conv Layer), ResNet-50, MobileNetV2, dan YOLOv8. Pendekatan yang digunakan bersifat eksperimental, dengan fokus pada evaluasi kinerja model berdasarkan tingkat akurasi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa YOLOv8 memberikan hasil terbaik, dengan akurasi mencapai 100% pada epoch ke-30 dan ke-50. Model ResNet-50 berada di posisi kedua dengan akurasi 99% pada epoch ke-50. Sementara itu, MobileNetV2 mencapai akurasi 85%, dan CNN Custom mencapai akurasi maksimum 79%. Temuan ini menunjukkan bahwa YOLOv8 merupakan arsitektur yang unggul untuk tugas mengklasifikasikan citra pakaian adat Indonesia.
Case Report: Late Identification of Children with Complete Kawasaki Disease with Left Coronary Artery Aneurysm in Remote Area: Kutai Barat Reiny Laura Ningrum; Zainal Fathurohim; Ika Maya Sandy
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1249

Abstract

This case report discusses a 6-year-old child with Kawasaki disease and findings of an aortic aneurysm. The patient's complaints and clinical presentation raised suspicion of Kawasaki disease. Although delayed, an echocardiogram was performed approximately one week after the onset of symptoms to assess potential complications that could worsen if left undetected. This case report emphasizes the significance of diagnostic imaging in detecting cardiac complications in Kawasaki disease cases, as well as the importance of follow-up examination and treatment planning for the patient. Despite limitations in facilities and access, this case report emphasizes that monitoring echocardiographic findings supports the prevention of worsening aneurysms.
Integrasi Preferensi Generasi Z dan Pendekatan Design Thinking dalam Perancangan Tiny House Sistem Kluster Almira Tara Mahsa; Firman Hawari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1250

Abstract

Tingginya laju urbanisasi dan keterbatasan lahan di kota-kota besar Indonesia menimbulkan kebutuhan akan hunian alternatif yang efisien dan adaptif, khususnya bagi Generasi Z sebagai kelompok usia produktif dominan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria desain Tiny House sistem kluster yang sesuai dengan preferensi Generasi Z melalui pendekatan Design Thinking. Metode penelitian terdiri atas lima tahap: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test, yang menggabungkan pendekatan deskriptif kuantitatif dan eksploratif kualitatif. Sebanyak 55 responden Generasi Z berpartisipasi dalam survei awal untuk mengeksplorasi tujuh aspek preferensi desain, dilanjutkan dengan pengembangan prototipe visual dan uji persepsi ulang. Hasil penelitian menunjukkan delapan kriteria utama, antara lain efisiensi ruang, fleksibilitas fungsi, keberlanjutan, privasi, dan konektivitas sosial. Prototipe desain yang dikembangkan diterima dengan baik oleh 88,10% responden, yang menyatakan desain telah sesuai dengan preferensi mereka. Temuan ini menegaskan efektivitas Design Thinking sebagai pendekatan partisipatif dalam merancang hunian yang relevan, berkelanjutan, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda urban Indonesia.
Suspicion as Symbol: Hermeneutic-Semiotic Construction of Fraud as Forensic Doctrine in the Indonesia Stock Exchange (2004–2024) Apollo; Caturida Meiwanto Doktoralina
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1251

Abstract

This article proposes the Symbolic Suspicion Theory (SST) to reconceptualize forensic audit discourse in the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2004 to 2024. Drawing on semiotics, hermeneutics of suspicion, and critical discourse theory, the research analyzes 20 years of public audit reports, IPO fraud cases, regulatory documents, and news archives. Rather than treating fraud as a purely factual deviation, SST interprets suspicion as a symbolic form that operates across myth, ethics, and institutional legitimacy. Using the lenses of Cassirer’s mythic logic, Ricoeur’s metaphorical discourse, and Derrida’s différance, the study identifies four temporal layers: (1) 2004–2008’s proto-suspicion amidst liberalization; (2) 2009–2014’s institutionalization of suspicion via corporate governance; (3) 2015–2020’s affective turn during the tech unicorn era; and (4) 2021–2024’s ESG-driven symbolic inflation of audit ethics. Findings demonstrate that suspicion functions analogously to religious heresy in pre-modern law: necessary to demarcate truth, not merely expose deception. SST challenges positivist audit paradigms by framing fraud not only as a forensic target, but as a hermeneutic object embedded in cultural narratives, regulatory myths, and affective language. The audit report, thus, must be read as a symbolic text layered with moral, political, and epistemic tensions. The study concludes that forensic accounting education must integrate symbolic-literary and interpretive competencies to critically engage the evolving semiotics of suspicion.
Analisis Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Dompak Kota Tanjungpinang Listia Nurjanah; Ary Agus Saputra
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi pengguna jasa terkait kepuasan pelayanan yang diterima terhadap pelayanan di pelabuhan penyeberangan Dompak Kota Tanjungpinang, yang memegang peranan penting dalam menghubungkan Tanjungpinang dengan pulau-pulau sekitar. Penelitian ini melibatkan 343 responden dari Kota Tanjungpinang, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Karimun sebagai daerah rute dari pelayanan pelabuhan ini. Metode survei dengan kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data langsung dari para pengguna, dan diolah dengan aplikasi Smart PLS. Temuan ini  menunjukkan bahwa kualitas layanan dan fasilitas pelabuhan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepercayaan dan kepuasan. Sementara itu, sebagai mediator kepercayaan dan kepuasan berperan penting memperkuat hubungan antara fasilitas dan kualitas layanan terhadap kesetiaan pengguna. Kontribusi dari temuan ini dapat direkomendasi kepada pengelola pelabuhan agar lebih meningkatkan kualitas layanan yang professional, serta meningkatkan fasilitas pendukung yang relevan untuk peningkatan operasional pelabuhan.
Perumusan Kriteria Desain Interior Mall Adaptif bagi Generasi Z di Yogyakarta: Ruang Publik Inklusif di Era Digital Amanda Clarissa; Firman Hawari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1255

Abstract

Transformasi mall sebagai ruang publik modern tidak lagi hanya ditentukan oleh keberhasilan fungsi komersialnya, melainkan juga oleh kemampuannya dalam mengakomodasi kebutuhan sosial, kultural, dan emosional pengunjung, khususnya Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kriteria desain interior mall yang adaptif terhadap karakteristik perilaku dan kebutuhan spasial Generasi Z di Yogyakarta. Dengan metode Design Thinking dan pemetaan aktivitas pengguna, ruang-ruang dalam mall diklasifikasikan menjadi lima zona fungsional berdasarkan alur gerak, intensitas interaksi, dan kebutuhan afektif: zona orientasi, zona retail eksploratif, zona interaksi sosial, zona kebutuhan dasar, dan zona komunitas. Setiap zona dianalisis melalui parameter tata letak, pemilihan material, warna, pencahayaan, dan integrasi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa desain interior mall yang responsif terhadap dinamika aktivitas dan karakter Generasi Z harus mengutamakan fleksibilitas spasial, konektivitas antar zona, serta pengalaman visual yang mendalam dan imersif. Hasil studi ini diharapkan menjadi referensi konseptual dan praktis bagi desainer interior maupun pengembang ruang publik urban kontemporer.
Peran Komunikasi Digital di PT PLN (Persero) UID Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu Windra Jaya jaya; Didik Sugeng Widiarto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1262

Abstract

Transformasi digital telah menjadikan komunikasi digital sebagai komponen esensial dalam mendukung efektivitas organisasi modern. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran strategis komunikasi digital dalam mendorong efisiensi operasional dan produktivitas kerja di PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan kunci. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam, lalu dianalisis dan dibuat kesimpulan dengan teknik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian mengungkap bahwa komunikasi digital berperan signifikan dalam mempercepat arus informasi, memperkuat kolaborasi lintas tim, dan mempercepat proses pengambilan keputusan. Namun, ketergantungan terhadap teknologi juga memunculkan tantangan seperti overload informasi, risiko miskomunikasi, dan ketimpangan literasi digital antar individu. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan komunikasi digital yang adaptif, inklusif, dan selaras dengan tuntutan kerja modern.