cover
Contact Name
Ebit Bimas Saputra
Contact Email
ebitbimas99@gmail.com
Phone
+6281365118590
Journal Mail Official
greenation.info@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapt. A. Hasan, Telanaipura Jambi
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Ilmu Multidisplin
Published by Greenation Publisher
ISSN : 28294599     EISSN : 28294580     DOI : https://doi.org/10.38035/jim.v1i1
Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM) adalah jurnal nasional, peer review, akses terbuka dan ilmiah yang menerbitkan makalah penelitian, makalah review, review mini, laporan kasus, studi kasus, komunikasi singkat, surat, editorial, buku, tesis, karya disertasi, dll, dari semua Aspek Ilmu Pertanian, Ilmu Biologi, Bisnis, Ilmu Kimia, Ilmu Pendidikan, Teknik dan Teknologi, Humaniora, Ilmu Hayati, Ilmu Fisika, Ilmu Kelautan, Ilmu Sosial. Setelah diterbitkan, artikel tersedia secara gratis melalui online tanpa batasan apa pun atau langganan lain untuk peneliti dan pembaca di seluruh dunia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 732 Documents
Kebijakan Pemerintah Daerah Dalam Penolakan Pembangunan Rumah Ibadah (Studi Kasus Pada Rumah Ibadah di Kota Cilegon) Nailatul Anisa; Rokilah Rokilah
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1292

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi hukum dan konstitusional dari penolakan izin pembangunan Gereja HKBP Maranatha di Cilegon, Indonesia. Penolakan tersebut, yang didasarkan pada peraturan daerah yang usang dan praktik diskriminatif, bertentangan dengan jaminan konstitusional Indonesia mengenai kebebasan beragama dan kesetaraan di hadapan hukum. Tujuan studi ini adalah menganalisis konflik antara peraturan daerah, undang-undang nasional, dan standar hak asasi manusia internasional terkait pendirian tempat ibadah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan terus-menerus Peraturan Bupati Serang Tahun 1975 dan penyalahgunaan Peraturan Bersama Menteri telah menciptakan hambatan struktural bagi minoritas agama, melanggar hak-hak dasar mereka. Selain itu, penolakan pemerintah daerah untuk menerbitkan izin meskipun telah memenuhi persyaratan prosedural merupakan tindakan administratif yang melanggar hukum. Studi ini menekankan pentingnya menyelaraskan praktik lokal dengan norma hukum yang lebih tinggi, mereformasi peraturan diskriminatif, dan memperkuat akuntabilitas pemerintah.
Analisis Iklan Parfum Prancis Multinational dari Perspektif Visual dengan Pendekatan Multimodal Muhamad Maulana Firdaus; Tri Indri Hardini; Farida Amalia
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1294

Abstract

Penelitian ini menganalisis iklan parfum Prancis multinasional dengan fokus pada bagaimana elemen-elemen multimodal seperti gambar, warna, suara, dan simbolisme bekerja secara terpadu dalam membentuk makna visual, serta peran masing-masing elemen dalam penyampaian pesan. Latar belakang penelitian ini adalah pemahaman bahwa iklan parfum tidak hanya menyampaikan informasi produk, tetapi juga membangun citra merek, identitas budaya, dan pengalaman emosional. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis konten dengan pendekatan multimodal terhadap sepuluh iklan parfum yang dirilis dalam lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna visual terbentuk melalui interaksi saling melengkapi antara elemen-elemen multimodal, di mana gambar membentuk narasi dan identitas, warna membangkitkan asosiasi emosional, suara menciptakan suasana, dan simbolisme menghadirkan makna abstrak yang mendalam. Sinergi ini menghasilkan pesan visual yang estetis, kuat secara emosional, dan kaya nilai kultural. Kesimpulannya, pendekatan multimodal terbukti efektif dalam memperkuat daya persuasif iklan parfum, sekaligus mempertegas perannya sebagai media komunikasi visual yang mampu menyampaikan pengalaman sensorik dan citra merek secara menyeluruh.
Pengaruh Kepemimpinan Teladan dan Iklim Sekolah Terhadap Keterlibatan Pekerja dan Kepuasan Kerja di Sekolah Kristen Tunas Harapan Bogor Daniel Yosafat; Dylmoon Hidayat
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan teladan dan iklim sekolah terhadap keterlibatan pekerja dan kepuasan kerja di Sekolah Kristen Tunas Harapan Bogor. Latar belakang penelitian adalah terjadinya penurunan jumlah siswa dan penerimaan siswa baru dalam beberapa tahun terakhir, yang mengindikasikan perlunya perbaikan kualitas sekolah melalui peningkatan kualitas guru dan manajemen sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 78 pekerja yang terdiri dari 61 guru dan 17 staf menggunakan teknik sensus. Analisis data dilakukan dengan SmartPLS 4 untuk analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan teladan dan iklim sekolah memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan pekerja baik secara independen maupun simultan. Iklim sekolah berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja, namun kepemimpinan teladan tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan kerja. Temuan menarik adalah kepemimpinan teladan memberikan pengaruh tidak langsung terhadap kepuasan kerja melalui mediasi iklim sekolah. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa perubahan kepemimpinan teladan dan iklim sekolah akan berdampak signifikan pada keterlibatan pekerja, sementara kepuasan kerja lebih dipengaruhi oleh kondisi iklim sekolah yang kondusif.
Fungsi Tari Sukoreno pada Pertunjukan Kethoprak Wahyu Ngesti Utomo di Kabupaten Blora Wayang Estaruchi; Usrek Tani Utina
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1299

Abstract

Permasalahan yang di kaji dalam penelitian ini adalah tentang fungsi Tari Sukoreno pada penyajian Kethoprak Wahyu Ngesti Utomo di Kabupaten Blora. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif di mana dalam pengambilan data menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Teknik triangulasi yang di gunakan dalam mengkaji keabsahan data dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan tiga tahap dalam menganalisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian fungsi Tari Sukoreno pada pertunjukan Kethoprak Wahyu Ngesti Utomo di Kabupaten Blora sebagai berikut seni Kethoprak Wahyu Ngesti Utomo ialah salah satu kesenian yang berada di Kabupaten Blora, Sekertariat yang terletak di Desa Karangtawang Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora yang berdiri sejak tahu 2004 dan mulai eksis pada tahun 2009 seni Kethoprak ini ber anggotakan sekitar 60 orang. Fungsi Tari Sukoreno yaitu sebagai hiburan, pertunjukan, dan pemasaran bagi para anggota Seni Kethoprak Wahyu Ngesti Utomo.
Analisis Yuridis Sanksi Pidana terhadap Pelaku Perjudian Daring Berdasarkan KUHP dan UU ITE Rivaldo Sinuhaji; Anton Diary Steward Surbakti
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1301

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah pola perilaku masyarakat, termasuk dalam aktivitas perjudian. Perjudian daring merupakan salah satu bentuk kejahatan digital yang mengalami perkembangan signifikan seiring kemajuan perangkat dan teknologi informasi Selain dipicu oleh lemahnya kepastian hukum serta sanksi yang dinilai terlalu ringan, praktik perjudian daring juga memiliki modus operandi yang semakin rumit, terstruktur, dan sulit diidentifikasi, sehingga menimbulkan hambatan serius dalam upaya pencegahan maupun penindakannya. KUHP mengatur perjudian secara umum, sedangkan UU ITE secara spesifik mengatur larangan muatan perjudian di media elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sanksi pidana terhadap pelaku perjudian daring berdasarkan kedua regulasi tersebut serta melihat praktik peradilan dalam menegakkannya. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan yang berfokus pada analisis norma hukum positif yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan, meskipun kedua instrumen hukum tersebut dapat dijadikan dasar pemidanaan terhadap pelaku perjudian daring, namun implementasinya masih belum mencapai efektivitas optimal, karena masih terdapat kendala pada tantangan pembuktian, keterbatasan koordinasi yuridiksi lintas batas, keterbatasan sumber daya teknologi penunjang, serta belum adanya regulasi khusus yang secara menyeluruh mengatur perjudian daring. Penelitian ini merekomendasikan upaya peningkatan kesadaran hukum masyarakat sebagai langkah pencegahan untuk menekan praktik perjudian daring dan reformasi hukum pidana yang lebih adaptif dan responsive.
The Effectiveness of the ODOW Strategy in Developing Young Learners’ English Vocabulary Ekka Zahra Puspita Dewi; Siti Ngaisah; salma Hira; darmanto darmanto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1303

Abstract

This study investigated the effectiveness of the One Day One Word (ODOW) strategy to enhance English as a Foreign Language (EFL) vocabulary mastery among elementary school students. This classroom action research (CAR) involved sixty-three fourth-grade students as research subjects. The preliminary test revealed that 57 out of 63 subjects struggled with basic vocabulary translation from Indonesian to English, scoring below 75 out of 100 on items taken directly from their textbook. The research proceeded with a cyclical approach consisting of four key stages: planning, action, observation, and reflection The initial results from Cycle 1 demonstrated some improvement, with 41 out of 63 students achieving an average score of 70 out of 100. Then, this research implemented cycle 2. The results of cycle 2 were significantly more promising, with 60 out of 63 students achieving an average score of 91 out of 100. The findings showed that the ODOW strategy was beneficial for improving young learners’ vocabulary mastery in an EFL context. In addition, the findings indicated that consistent, focused exposure to new vocabulary, coupled with active engagement and practice, could lead to significant gains in vocabulary acquisition.
Analisis Yuridis Tindak Pidana Penyalahgunaan Izin Tinggal di Indonesia (Studi Putusan Nomor 129/Pid.Sus/2020/PN Btm) Daniel Habonaran Siagian; Anton Diary Steward Surbakti
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1305

Abstract

Imigrasi merupakan instansi yang berwenang menyelenggarakan pengawasan lalu lintas orang masuk dan keluar dari wilayah Indonesia. Pemerintah Indonesia berupaya mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata guna meningkatkan sumber devisa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami aspek-aspek yuridis yang berkaitan dengan tindak pidana penyalahgunaan izin tinggal di Indonesia, dengan fokus pada studi kasus spesifik. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi unsur-unsur pidana yang terdapat dalam Putusan Nomor 129/Pid.Sus/2020/PN Btm. Dalam penelitian ini, penulis menerapkan metode penelitian hukum normatif. Bahan hukum yang menjadi fokus utama adalah bahan hukum primer dan sekunder. Untuk menganalisisnya, penulis menggunakan pendekatan perundang-undangan untuk melihat regulasi yang ada, serta pendekatan kasus untuk memahami penerapannya. Seluruh temuan kemudian akan dipelajari secara deskriptif dengan menggunakan penalaran deduktif dan induktif untuk menjawab permasalahan yang telah dirumuskan.
Kajian Kelaikan Struktur Pada Bangunan Ruko Terhadap Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Dion Valerio Lilu; Frianggi Sofia D Mansari; Reyneldis L Fernandez
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1309

Abstract

Sertifikat Kelayakan Bangunan (SLF) adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah untuk bangunan yang telah selesai dibangun dan dinyatakan memenuhi standar kelayakan fungsional. Penilaian dilakukan melalui inspeksi teknis oleh Tim Peninjau Teknis dan verifikasi dokumen oleh Tim Ahli Bangunan (TABG) sebagai syarat untuk pemanfaatan bangunan. Penerbitan SLF bertujuan untuk memastikan keandalan suatu bangunan. Salah satu indikator utama penilaian keandalan, berdasarkan kepatuhan terhadap Izin Bangunan (IMB), adalah keselamatan struktural. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik random sampling dengan metode cluster, dengan fokus pada jenis bangunan yang diperlukan untuk mendapatkan SLF, antara lain gedung pemerintahan, bangunan komersial, fasilitas kesehatan, dan bangunan industri. Inspeksi fisik bangunan dilakukan secara visual menggunakan daftar periksa, serta melalui pengujian non-destruktif dan/atau destruktif. Hasil inspeksi menunjukkan bahwa bangunan tersebut dinyatakan layak secara fungsional. Pengamatan visual tidak mengungkapkan kerusakan yang signifikan, sehingga bangunan tersebut dikategorikan dapat diandalkan atau layak digunakan, dengan komponen struktural bebas dari kerusakan atau kekuranganUji Palu menunjukkan bahwa kualitas beton pada kolom, balok, dan pelat lantai memuaskan. Selanjutnya, analisis struktural menggunakan perangkat lunak ETABS V.20 menunjukkan bahwa perhitungan beban yang ada tetap dalam batas aman.
Kebijakan Pemerintah Indonesia Terkait Perlindungan Wilayah Perairan Natuna dan Klaim Pemerintah China Tahun 2019-2024 Jedidiah Nehemia Marsono; Novriest Umbu Walangara Nau; Roberto Octavianus Cornelis Seba
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1310

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki wilayah perairan yang banyak, hingga Indonesia mendapatkan sebutan sebagai negara maritim, yang memiliki wilayah teritorial perairan yang sangat luas. Wilayah teritorial Indonesia meliputi laut teritorial, batas landas kontinen, dan Zona Ekonomi Eksklusif. Terdapat wilayah perairan Indonesia yang berada dekat dengan Laut China Selatan dan masuk dalam wilayah Zona Ekonomi Eksklusif, yaitu perairan Natuna yang terletak di Provinsi Kepulauan Riau. China mengklaim sebagian besar wilayah Laut China Selatan, termasuk perairan Natuna, yang disebut 'Sembilan Garis Putus-putus' atau “Nine-Dash Line”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran dan strategi yang perlu dilakukan Pemerintah Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam wilayah Perairan Natuna. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini menganalisis peran dan strategi Indonesia dalam merespons konflik yang terjadi akibat klaim China terhadap wilayah perairan Natuna. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Indonesia menggunakan strategi diplomasi, pertahanan dan keamanan dalam menjaga dan menyelesaikan konflik terkait perairan Natuna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi yang dapat digunakan dari dua strategi yang dipakai untuk menyelesaikan konflik adalah dengan memperketat pertahanan dan keamanan di perairan Natuna.  
Konstruktivisme dan Relasi Agen dan Struktur dalam Kebijakan Second Home Visa Indonesia Yosie Abdi; Shiskha Prabawaningtyas; Anton Aliabbas; Tatok Djoko Sudiarto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1317

Abstract

Indonesia dinilai menjadi negara yang “kurang ramah” terhadap investor asing, ditambah pandemi COVID-19 telah memperparah keadaan ekonomi negara. Sebagai agen, dalam konstruktivisme, diyakini bahwa sistem merupakan bentukan agen dan dapat diubah, kesulitan akibat pandemi ini kemudian tentu dapat diubah oleh agen. Lewat berbagai kementerian, dinyatakan bahwa sektor ekonomi yang berkaitan dengan investasi, pariwisata, dan berbagai sektor lainnya dinyatakan bahwa perlu ada cara untuk meningkatkan PMA yang bermanfaat bagi berbagai sektor di Indonesia. Dari beberapa negara yang telah menciptakan kebijakan semacam SHV, kebijakan ini dinilai bermanfaat dan dapat memperbaiki berbagai sektor secara sekaligus. Untuk itu, diciptakan UU Cipta Kerja sebagai langkah pemerintah untuk memperbaiki situasi, dan SHV menjadi turunan yang tidak kalah penting untuk meningkatkan PMA di Indonesia dan menjadi langkah bagi imigrasi Indonesia untuk menyumbang pembangunan negara.