cover
Contact Name
Aldis Ladesta
Contact Email
aldis@trisakti.ac.id
Phone
+6285711947547
Journal Mail Official
aldis@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti, Jakarta Gedung D Lt. 2, Kampus A Jl. Kyai Tapa Grogol Jakarta 11440, Indonesia Telephone: +62-21-5663232 ext 8520
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Geoscience Engineering and Energy (JOGEE)
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 27155358     EISSN : 27226530     DOI : https://doi.org/10.25105/jogee.v3i2.13860
The main aim of the Journal Geoscience Engineering and Energy (JOGEE) is to provide an open access platform to the articles that resulted of high-quality research works related with the geoscience and energy field. This is open for papers of geology (petrology; volcanology and geothermal; sedimentology and stratigraphy; paleontology; structural geology and seismology; petroleum geosciences; mineral deposits and coal mining; remotee sensing,; hidrogeology; marine geology and oceanography; geological engineering; environmental and geohazard mitigation; and also geotourism), geophysics (physical geology; exploration Geophysics), geochemistry, energy of renewable (geothermal; ..)and non-renewable energy (petroleum engineering; G&G method; mineral deposits, coal and energy resources management),dll. The Journal Geoscience Engineering and Energy (JOGEE) welcome the submission of manuscripts that meet the general criteria of significance and scientific excellence. It caters to the requirements of the geologist, researchers, academicians and also students, lab professional, and industry that is involved in geoscience studies. This journal publishes 2 numbers per year at least 8-9 articles. Papers will be published approximately 14 days after acceptance.
Articles 139 Documents
KARAKTERISASI SIFAT FISIK AIRTANAH PADA SUMUR GALI KECAMATAN JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN, DKI JAKARTA : GROUNDWATER PHYSICAL PROPERTIES CHARACTERIZATION AT THE DUG WELLS IN JAGAKARSA SUBDISTRICT, SOUTH JAKARTA, DKI JAKARTA Mahabbatan, Raizar; Amri, Muhammad Adimas; Hendrasto, Fajar
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/m9bhz934

Abstract

Kecamatan Jagakarsa akan mengalami penurunan ketersediaan air tanah hingga tahun 2030 akibat pemanfaatan oleh masyarakatnya yang menggunakan air tanah secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah yang menerima masukan air dari air sungai sehingga dapat dilakukan tindakan terhadap pemakaian air tanah pada daerah penelitian. Untuk mengetahui daerah yang menerima masukan air dari air sungai, penelitian ini metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pengukuran tinggi muka air tanah dan air sungai, mengukur sifat fisik air tanah dan pembuatan peta sebaran MAT. Tahap selanjutnya melakukan interpretasi pada daerah yang memasukkan air sungai ke dalam aliran air tanah. Jagakarsa district will experience a decrease in the availability of ground water until 2030 due to the uses by its people who use groundwater excessively. This study aims to determine the areas that receive water input from river water so that actions can be taken on the uses of groundwater in the research area. To find out the areas that receive water input from river, this research uses the method of measuring groundwater and river water levels, measuring the physical properties of groundwater and making groundwater table stream distribution.
ANALISIS ZONASI GERAKAN TANAH BERDASARKAN JENIS LITOLOGI DAERAH TEGALREJO KECAMATAN NGLIPAR KABUPATEN GUNUNG KIDUL: ZONING ANALYSIS OF LAND MOVEMENT BASED ON TYPE OF LITHOLOGY IN THE TEGALREJO REGION, NGLIPAR DISTRICT, GUNUNG KIDUL DISTRICT Mandalawangi, Ameda; Yuda, Himmes Fitra
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/y6n0pd26

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Daerah Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Daerah ini memiliki morfologi perbukitan-perbukitan serta lereng yang cukup curam dan juga terdiri dari batupasir, batupasir tufaan, dan breksi vulkanik. Berdasarkan kondisi geologinya, daerah penelitian cukup rentan terhadap bencana tanah longsor. Tanah longsor juga dapat terjadi akibat lokasi gerakan tanah berada di lereng yang curam dengan kondisi struktur tanah dan lereng yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan zona kerawanan gerakan tanah pada daerah penelitian dengan menggunakan metode pembobotan dan penilaian dari setiap faktor dan dituangkan ke dalam bentuk peta spasial yang kemudian di tumpang tindih (overlay). Salah satu faktor utama yang mempengaruhi adalah kemiringan lereng dari landai hingga curam, serta jenis litologinya. Hasilnya adalah peta zonasi kerawanan longsor berdasarkan pada parameter penyebab longsor. Hasil akhir menunjukkan 3 zonasi, yaitu zonasi rendah mencakup 15% daerah penelitian, zonasi sedang 65%, dan zonasi tinggi 20%. This research was conducted in Nglipar District, Gunung Kidul Regency, Yogyakarta Special Region Province. This area has a morphology of hills and quite steep slopes and also consists of sandstone, tuff sandstone and volcanic breccia. Based on its geological conditions, the research area is quite vulnerable to landslides. Landslides can also occur due to the location of the ground movement being on a steep slope with unstable soil and slope structure conditions. This research aims to determine the zone of vulnerability to land movement in the research area using a weighting and assessment method for each factor and pouring it into a spatial map which is then overlaid. One of the main influencing factors is the slope of the slope from gentle to steep, as well as the type of lithology. The result is a landslide susceptibility zoning map based on landslide-causing parameters. The final results show 3 zoning, namely low zoning covering 15% of the research area, medium zoning 65%, and high zoning 20%.
STUDI ALTERASI DAN KARAKTERISTIK URAT KUARSA EPITERMAL SUBSURFACE DAERAH “X”, GUNUNG PONGKOR, KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT: STUDY OF SUBSURFACE EPITHERMAL QUARTZ VEIN ALTERATION AND CHARACTERISTICS “X” AREA, PONGKOR MOUNTAIN, BOGOR REGENCY, WEST JAVA PROVINCE Ihsan, Muhammad Naufal; Meirawaty, Mira; Wijaya, Budi
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/8a8rj117

Abstract

Tekstur dan fasies urat yang beragam di daerah “X” menandakan daerah penelitian terbentuk dari beberapa fase mineralisasi, dengan setiap fasies memiliki hubungan yang berbeda dengan mineralisasi. Dengan melakukan pemetaan bawah permukaan dan core logging, peneliti berharap dapat menentukan karakteristik urat kuarsa meliputi meliputi litologi dan alterasi, tekstur dan fasies urat, serta hubungan tekstur urat dengan mineralisasi. Berdasarkan hal-hal tersebut, daerah penelitian berada pada zona bawah dari superzona crustifrom-colloform (CC). The diverse vein textures and facies in area "X" indicates that the study area was formed from several phases of mineralization, with each facies having a different relationship with mineralization. By conducting subsurface mapping and core logging, researchers hope to determine the characteristics of quartz veins based on lithology and alteration, vein texture and facies, as well as the relationship between vein texture and mineralization. Based on these things, the research area is in the lower zone of the crustifrom-colloform (CC) superzone.
PENGARUH BEBAN GEMPA BERDASARKAN PUSGEN 2017 DAN STANDAR NASIONAL INDONESIA DI TEBING CITATAH 125: EFFECT OF EARTHQUAKE LOADS BASED ON PUSGEN 2017 AND INDONESIAN NATIONAL STANDARDS ON CITATAH 125 CLIFFS Ardikasa, Gentala; Ronoatmojo, Imam Setiaji
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/w4bam255

Abstract

Tebing Citatah merupakan suatu kawasan wisata dan olahraga panjat tebing yang berada di kawasan Kabupaten Bandung Barat, Tebing Citatah terletak di Pamucatan dan disekitarnya terdapat sesar Cimandiri yang terbentang dengan arah NE-SW dari Padalarang ke Pelabuhan Ratu sepanjang 100 km. Karena didapatkan daerah penelitian yang berada di sekitar segmen sesar Cimandiri, maka perlu dilakukan analisis pengaruh beban gempa yang dikorelasikan terhadap Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk ketentuan nilai Peak Ground Acceleration (PGA) dan selanjutnya akan diambil nilai PGA dari ketentuan PUSGEN 2017. Analisis lereng menggunakan metode Bishop dengan kriteria Generalized Hoek-Brown dan Mohr-Couloumb, dimana material properties kriteria Generalized Hoek-Brown terdapat Uniaxial Compressive Strength (UCS), Geological Strength Index (GSI), nilai konstanta mi, dan Disturbance Factor (D) yang cocok digunakan untuk lereng yang berupa batuan, sedangkan material properties untuk kriteria Mohr-Couloumb berisi kohesi dan sudut geser dalam yang cocok digunakan untuk lereng yang berupa tanah seperti material timbunan. Nilai FK yang didapatkan pada kondisi tanpa beban gempa sebesar 5,513 yang dikategorikan aman berdasarkan SNI8460:2017, sedangkan pada kondisi setengah beban gempa FK didapatkan sebesar 4,010 yang dikategorikan aman, dan untuk kondisi beban gempa penuh didapatkan FK sebesar 3,153 yang dikategorikan aman. Citatah Cliff is a tourist and sports rock climbing area located in the West Bandung Regency area. Citatah Cliff is located in Pamucatan and around it there is the Cimandiri fault which stretches in a NE-SW direction from Padalarang to Pelabuhan Ratu for 100 km. Because the research area was found to be around the Cimandiri fault segment, it is necessary to analyze the influence of earthquake loads which are correlated with the Indonesian National Standard (SNI) for the Peak Ground Acceleration (PGA) value provisions and then the PGA value will be taken from the 2017 PUSGEN provisions. Slope analysis using the Bishop method with Generalized Hoek-Brown and Mohr-Couloumb criteria, where the material properties of the Generalized Hoek-Brown criteria include Uniaxial Compressive Strength (UCS), Geological Strength Index (GSI), mi constant value, and Disturbance Factor (D) which are suitable for use for rock slopes, while the material properties for the Mohr-Coulomb criteria contain cohesion and internal shear angles which are suitable for use on soil slopes such as embankment material. The FK value obtained in conditions without earthquake load was 5,513 which was categorized as safe based on SNI8460:2017, while in half earthquake load conditions the FK was obtained at 4,010 which was categorized as safe, and for full earthquake load conditions the FK was obtained at 3,153 which was categorized as safe.
ANALISIS KESTABILAN LERENG TAMBANG DENGAN ASPEK PEMODELAN AIR TANAH  PADA PIT X, PT JHONLIN BARATAMA, DESA SERONGGA,KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN: MINE SLOPE STABILITY ANALYSIS WITH GROUNDWATER MODELINGASPECTS IN PIT X, PT JHONLIN BARATAMA, SERONGGA VILLAGE,TANAH BUMBU DISTRICT, SOUTH KALIMANTAN PROVINCE Sinulingga, Asya Sridah; Ronoatmojo, Imam Setiaji
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/sn9w0p22

Abstract

Air tanah yang mengisi ruang pori pada batuan atau tanah pada tubuh lereng dapat menyebabkan terjadinya pengurangan kuat geser batuan. Lokasi penelitian termasuk dalam wilayah Cekungan Barito. Data primer berupa data elevasi muka air tanah dan konduktivitas hidrolik material timbunan. Perhitungan repose angle berdasarkan perhitungan pada perubahan elevasi menggunakan hukum trigono metri. Pengolahan data menggunakan bantuan software Geostudio 2022 analisis SEEP/W untuk pemodelan air tanah dan SLOPE/W untuk analisis kestabilan lereng. Nilai konduktivitas hidrolik diketahui melalui metode lapangan slug test. Hasil slug test menunjukkan bahwa konduktivitas hidrolik pada material timbunan sebesar 4,2052 × 10-6 m/s. Hasil analisis kestabilan lereng berupa nilai Faktor Keamanan menunjukkan bahwa kondisi air tanah pada lereng timbunan daerah penelitian mendekati jenuh. Groundwater that fills pore spaces in rocks or soil on slopes can cause a reduction in the shear strength of rocks. The research location is included in the Barito Basin area. Primary data consists of data on groundwater level elevation and hydraulic conductivity of embankment material. Repose angle calculations are based on calculations of elevation changes using the laws of trigonometry. Data processing uses Geostudio 2022 software, SEEP/W analysis for groundwater modeling and SLOPE/W for slope stability analysis. The hydraulic conductivity value is determined through the field slug test method. The slug test results show that the hydraulic conductivity of the embankment material is 4.2052 × 10-6 m/s. The results of the slope stability analysis in the form of Safety Factor values ​​show that the groundwater conditions on the embankment slopes in the research area are approaching saturation. 
INTEGRASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ANALISIS BENCANA LONGSOR BERDASARKAN PARAMETER KELERENGAN DAN TIPE BATUAN: INTEGRATION OF GEOGRAPHICAL INFORMATION SYSTEMS FOR ANALYSIS OF LANDSLIFE DISASTERS BASED ON SLOPE PARAMETERS AND ROCK TYPE  Rafi, Muhammad Zaidan; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/mxzsdn83

Abstract

Menurut laporan BPBD, terjadi longsor di daerah Babakan Madang. Saat mempelajari aspek kebencanaan yang terkait dengan gerakan tanah, lereng adalah salah satu komponen yang paling penting yang dibahas. Dengan mempertimbangkan tipe batuan, karakteristik lereng, dan data DEMNAS, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan kelas kelerengan dan arah lereng. Kelerengan dan arah lereng membutuhkan data DEMNAS, sedangkan tipe batuan membutuhkan pemetaan geologi yang akurat. Selanjutnya, data yang dikumpulkan dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan parameter yang telah ditetapkan. Analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa zonasi kelas kelerengan berkisar dari sangat rendah hingga sangat tinggi. Penelitian ini memiliki lereng yang berbeda dari utara ke selatan, menunjukkan variasi yang signifikan di seluruh area. Selain itu, jenis batuan yang ditemukan juga diklasifikasikan berdasarkan kualitasnya, berkisar dari sangat baik hingga sangat buruk. Dalam konteks mitigasi bencana tanah longsor, penelitian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang hubungan antara kelerengan, arah lereng, dan tipe batuan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu perencanaan dan pembangunan infrastruktur yang lebih tahan terhadap longsor. According to the BPBD report, a landslide occurred in the Babakan Madang area. When studying disaster aspects related to ground movement, slope is one of the most important components discussed. By considering rock type, slope characteristics, and DEMNAS data, the aim of this research is to determine the slope class and slope direction. Slope and slope direction require DEMNAS data, while rock types require accurate geological mapping. Next, the collected data is divided into several classes based on predetermined parameters. The analysis carried out shows that the slope class zoning ranges from very low to very high. This study has different slopes from north to south, showing significant variation across the area. Apart from that, the types of rocks found are also classified based on their quality, ranging from very good to very poor. In the context of landslide disaster mitigation, this research provides deeper insight into the relationship between slope, slope direction, and rock type. It is hoped that this research can help plan and build infrastructure that is more resistant to landslides.
IDENTIFIKASI FASIES BATUAN KARBONAT FORMASI KAIS BERDASARKAN DATA LOG CEKUNGAN SALAWATI PAPUA BARAT: IDENTIFICATION OF CARBONATE ROCK FACIES OF THE KAIS FORMATION BASED ON LOG DATA IN SALAWATI BASIN WEST PAPUA Pramudita, Dylan Mahesa; Herdiansyah, Firman
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/er1fvm57

Abstract

Fasies dapat diartikan dengan suatu tubuh batuan yang didalamnya terdapat berbagai ciri khas dan suatu karakter tertentu yang berkaitan dengan faktor kimia, fisika dan biologi, dapat dilihat dari litologi batuan ataupun struktur sedimen yang bekerja. Fasies dapat digunakan untuk mengetahui lingkungan pengendapan secara keseluruhan, yang kemudian diharapkan bisa menjadi acuan untuk melakukan kegiatan salah satunya seperti eksplorasi minyak dan gas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fasies yang terdapat di Formasi Kais Cekungan Salawati yang berlokasi di kepala burung dari pulau Irian Jaya. Analisis fasies ini menggunakan data log yang berasal dari salah satu sumur pada daerah penelitian. Fasies batuan karbonat pada Formasi Kais Cekungan Salawati adalah fasies mudstone to wackestone, fasies wackestone to packstone dan fasies wackestone (Dunham, 1962). Facies can be interpreted as a body of rock in which there are various distinctive features and a certain character related to chemical, physical and biological factors, which can be seen from the rock lithology or sedimentary structure at work. Facies can be used to determine the overall depositional environment, which is then hoped to be a reference for carrying out activities such as oil and gas exploration. The aim of this research is to determine the facies found in the Kais formation of the Salawati Basin located on the bird's head of Irian Jaya Island. This facies analysis uses log data originating from one of the wells in the study area. The carbonate rock facies in the Kais formation of the Salawati Basin is the mudstone to wackestone facies, wackestone to packstone facies and wackestone facies (Dunham, 1962).
ANALISA STRUKTUR PERLIPATAN TERHADAP POLA STRUKTUR REGIONAL DAERAH KANGEAN, PROVINSI JAWA TIMUR, BERDASARKAN STRIKELINE DAN KELURUSAN KONTUR: ANALYSIS OF FOLDING STRUCTURES ON REGIONAL STRUCTURAL PATTERNS OF THE KANGEAN REGIONS, EAST JAVA PROVINCE, BASED ON STRIKELINES AND CONTOUR LINEAMENT Irvanishera, Muhammad Zuhadaffa; Guntoro, Agus
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/64w1xc47

Abstract

Pulau Kangean terletak di Kabupaten Sumenep, yang berada di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola struktur geologi yang berkembang di wilayah penelitian. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk membagi hasil analisis struktur geologi dan kelurusan kontur sesuai dengan pola yang ada di wilayah tersebut. Penelitian ini melibatkan pengumpulan data, pengolahan data, dan analisis data. Data primer dan sekunder terdiri dari pemetaan geologi, validasi data, data Rupa Bumi Indonesia (RBI), dan analisis stereografi Digital Elevation Model (DEM). Berdasarkan data dan fakta dari analisis, dapat disimpulkan bahwa kelurusan yang dominan di daerah penelitian adalah ke arah barat laut-tenggara. Ini sesuai dengan hasil penarikan strikeline dan dibenarkan oleh adanya kemiringan dan jurus yang berlawanan. Lipatan yang disebut Fold Horizontal Upright memiliki pola struktur yang mirip dengan Pola Meratus. Kangean Island is located in Sumenep Regency, which is in East Java Province. This research aims to identify geological structural patterns that develop in the research area. Another aim of this research is to share the results of geological structure analysis and contour alignment according to existing patterns in the region. This research involves data collection, data processing, and data analysis. Primary and secondary data consist of geological mapping, data validation, Indonesian Landform Data (RBI), and Digital Elevation Model (DEM) stereographic analysis. Based on data and facts from the analysis, it can be concluded that the dominant alignment in the research area is in the northwest-southeast direction. This corresponds to the result of drawing the strikeline and is justified by the presence of opposing slopes and moves. The fold called the Horizontal Upright Fold has a structural pattern similar to the Meratus Pattern.
ANALISIS FASIES PADA LAPISAN BATUAN KARBONAT FORMASI NGIMBANG, CEKUNGAN JAWA TIMUR UTARA: FACIES ANALYSIS IN CARBONATE ROCK LAYERS OF NGIMBANG FORMATION, NORTH EAST JAVA BASIN khadafi, Dafa; Herdiansyah, Firman
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 5, NOMOR 2, AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/m2gkj120

Abstract

Pada Penelitian ini dilakukan analisis fasies pada daerah penelitian yang berfokus pada Formasi Ngimbang, Cekungan Jawa Timur Utara dengan menggunakan beberapa data sekunder yaitu, data well log, petrografi, dan mudlog yang mengacu pada beberapa studi literatur yang membahas tentang fasies pada batuan karbonat. Metodologi yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi literatur, pengumpulan data, analisis data, analisis data mudlog, analisis data petrografi. Hasil dari penelitian yaitu terdapat empat Lithofacies yaitu Coral Wackestone, Foram Echinoid Wackestone-Packstone, Skeletal Wackestone-Grainstone, dan Altered Wackestone-Packstone. Dari hasil analisis terdapat fasies yaitu Open Platform, ditunjukkan dengan adanya bioklas serta thin bedded clastic. Facies analysis was conducted in the research area focusing on the Ngimbang Formation in the North East Java Basin, utilizing several secondary data sources such as well logs, petrography, and mudlogs, referencing various literature studies discussing carbonate facies. The methodology employed in this research included literature review, data collection, data analysis, mudlog data analysis, and petrographic data analysis. The results of the study identified four Lithofacies: Coral Wackestone, Foram Echinoid Wackestone-Packstone, Skeletal Wackestone-Grainstone, and Altered Wackestone-Packstone. The analysis also revealed the presence of the Open Platform facies, indicated by the presence of bioclasts and thin-bedded clastics.
KARAKTERISTIK GEOMORFOLOGI DAERAH CIBENDA DAN SEKITARNYA, KECAMATAN CIEMAS, CILETUH PALABUHANRATU UGG, PROVINSI JAWA BARAT: GEOMORPHOLOGICAL CHARACTERISTICS OF CIBENDA AND SURROUNDING AREA, CIEMAS DISTRICT, CILETUH PALABUHANRATU UGG, WEST JAVA PROVINCE Khoerunisa, Resa; Pratiwi, Santi Dwi; Rosana, Mega Fatimah
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 1, FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jogee.v6i1.21993

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di daerah Cibenda, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, yang merupakan bagian dari Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi secara rinci karakteristik satuan geomorfologi yang berkembang serta mengelompokkan persebaran litologi pada setiap satuan. Analisis karakteristik geomorfologi dilakukan berdasarkan penginderaan jauh menggunakan data DEM SRTM, yang diolah dengan perangkat lunak ArcGIS, QGIS, dan Global Mapper, serta dilakukan observasi lapangan untuk pemetaan geomorfologi dan persebaran litologi sesuai standar ilmiah, guna memadukan hasil observasi dengan data penginderaan jauh. Peta yang digunakan memiliki skala 1:12.500. Analisis karakteristik geomorfologi dilakukan dengan pendekatan berdasarkan aspek-aspek geomorfologi, yaitu morfografi (bentuk lahan dan pola pengaliran), morfometri (kemiringan lereng), dan morfogenetik (proses endogen dan eksogen). Karakteristik geomorfologi di wilayah penelitian dapat dikelompokkan menjadi lima satuan geomorfologi, yaitu Satuan Geomorfologi Dataran Rendah Fluvial dengan litologi berupa alluvium, Satuan Geomorfologi Perbukitan Struktural Agak Landai dengan litologi berupa Batupasir dan Breksi, Satuan Geomorfologi perbukitan struktural agak curam dengan litologi berupa Batupasir dan Breksi, Satuan Geomorfologi perbukitan rendah struktural agak curam dengan litologi berupa Batupasir dan Breksi, dan Satuan Geomorfologi perbukitan struktural terjal dengan litologi berupa Lava Basaltik, Batupasir, dan Breksi. This research was conducted in the Cibenda area, Ciemas District, Sukabumi Regency, West Java Province, which is part of the Ciletuh Palabuhanratu Geopark. The objective of the study is to identify the characteristics of the developed geomorphological units and classify the distribution of lithology in each unit. The analysis of geomorphological characteristics was carried out using remote sensing with SRTM DEM data, processed using ArcGIS, QGIS, and Global Mapper software, along with field observations for geomorphological mapping and lithology distribution according to scientific standards, to integrate the field observations with remote sensing data. The map used has a scale of 1:12,500. Geomorphological characteristics analysis is carried out with an approach based on geomorphological aspects, such as morphography (landforms and drainage patterns), morphometry (slope), and morphogenetics (endogenous and exogenous processes). Geomorphological characteristics in the study area can be grouped into five geomorphological units, namely fluvial lowland geomorphology unit with lithology in the form of alluvium, structural hills geomorphology unit slightly sloping with lithology in the form of sandstone and breccia, steep structural hills geomorphology unit with lithology of sandstone and breccia, steep structural low hills geomorphology unit with lithology of sandstone and breccia, and steep structural hills geomorphology unit with lithology of basaltic lava, sandstone, and breccia.