cover
Contact Name
Aldis Ladesta
Contact Email
aldis@trisakti.ac.id
Phone
+6285711947547
Journal Mail Official
aldis@trisakti.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknologi Kebumian dan Energi Universitas Trisakti, Jakarta Gedung D Lt. 2, Kampus A Jl. Kyai Tapa Grogol Jakarta 11440, Indonesia Telephone: +62-21-5663232 ext 8520
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Geoscience Engineering and Energy (JOGEE)
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 27155358     EISSN : 27226530     DOI : https://doi.org/10.25105/jogee.v3i2.13860
The main aim of the Journal Geoscience Engineering and Energy (JOGEE) is to provide an open access platform to the articles that resulted of high-quality research works related with the geoscience and energy field. This is open for papers of geology (petrology; volcanology and geothermal; sedimentology and stratigraphy; paleontology; structural geology and seismology; petroleum geosciences; mineral deposits and coal mining; remotee sensing,; hidrogeology; marine geology and oceanography; geological engineering; environmental and geohazard mitigation; and also geotourism), geophysics (physical geology; exploration Geophysics), geochemistry, energy of renewable (geothermal; ..)and non-renewable energy (petroleum engineering; G&G method; mineral deposits, coal and energy resources management),dll. The Journal Geoscience Engineering and Energy (JOGEE) welcome the submission of manuscripts that meet the general criteria of significance and scientific excellence. It caters to the requirements of the geologist, researchers, academicians and also students, lab professional, and industry that is involved in geoscience studies. This journal publishes 2 numbers per year at least 8-9 articles. Papers will be published approximately 14 days after acceptance.
Articles 139 Documents
MENENTUKAN NILAI KELAS BATUAN BERDASARKAN STRUKTUR KEKAR SEBAGAI DASAR EVALUASI GEOLOGI TEKNIK PADA PONDASI SADDLE DAM BENDUNGAN SADAWARNA: DETERMINING ROCK CLASS VALUES BASED ON FRACTURE STRUCTURE AS A BASIS FOR ENGINEERING GEOLOGY EVALUATION ON THE SADDLE DAM FOUNDATION OF THE SADAWARNA DAM Akmalia Putri, Deyana; Ronoatmojo, Imam Setiaji; Pramudito, Harry
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Bendungan Sadawarna yang berlokasi di Desa Sadawarna akan dilakukan analisis kestabilan batuan dasar sebagai penopang tapak dan tubuh bendungan. Selain itu, penelitian mendalam juga diperlukan untuk menganalisis kestabilan tanah akibat rembesan air guna memastikan tingkat keamanan bendungan. Analisis geoteknik dilakukan dengan memperhitungkan nilai Rock Quality Designation, yang kemudian dikorelasikan antara titik-titik bor untuk memberikan gambaran jenis batuan di bawah permukaan. Jenis batuan sangat dipengaruhi oleh struktur rekahan, karena kerapatan rekahan akan tercermin dalam nilai RQD. Hasil evaluasi geoteknik menunjukkan bahwa tanah dasar bendungan pelana didominasi oleh batuan dengan kelas CM hingga CL. Sementara itu, batulempung hitam memiliki kelas batuan D, sehingga perlu dikupas dan dilakukan perbaikan dengan beton gigi bermutu K 175. Sadawarna Dam is located in Sadawarna Village. An analysis of the stability of the bedrock as support for the site and body of the dam will be carried out. Apart from that, in-depth research is also needed to analyze the stability of the soil due to water seepage to ensure the safety level of the dam. Geotechnical analysis is carried out by calculating the Rock Quality Designation value, which is then correlated between drill points to provide an overview of the rock types below the surface. The type of rock is greatly influenced by the fracture structure, because the fracture density will be reflected in the RQD value. The results of the geotechnical evaluation show that the base soil of the saddle dam is dominated by rocks with classes CM to CL. Meanwhile, black mudstone has rock class D, so it needs to be peeled and repaired with K 175 quality dental concrete.
ANALISIS SIMPANGAN PENGUKURAN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI FIELDMOVE CLINO DAN KOMPAS GEOLOGI DI DAERAH RUMPIN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT: ANALYSIS OF MEASUREMENT DEVIATIONS USING THE FIELDMOVE CLINO APPLICATION AND GEOLOGICAL COMPASS IN RUMPIN AND SURROUNDING AREA, BOGOR REGENCY, WEST JAVA PROVINCE Widya Permana, Made Deva; Adhitama, Ramadhan; Herdiansyah, Firman
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian dilakukan di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang memiliki keberagaman geologi akibat aktivitas tektonik dan minim penelitian sebelumnya. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengukuran struktur geologi menggunakan kompas geologi dan aplikasi FieldMove Clino, didukung data sekunder berupa studi literatur dan peta digital. Data kekar dianalisis menggunakan perangkat lunak Stereonet untuk pola distribusi dan perhitungan penyimpangan antara alat ukur. Hasil menunjukkan rata-rata penyimpangan sudut 5,65o dengan simpangan baku 2,87o, menunjukkan akurasi konsisten pada kedua metode. Penelitian ini membuktikan bahwa kompas geologi dan FieldMove Clino efektif digunakan untuk pengukuran struktur geologi di wilayah kompleks, serta memberikan kontribusi penting bagi pengembangan metode analisis geologi. The study focuses on the geological diversity of Rumpin District, Bogor Regency, West Java, an area with limited previous research. Tectonic activity in the region provides critical data for understanding past geological events, reflected in surface landforms like valleys and ridges. Primary data were collected using a geological compass and the FieldMove Clino application, supported by secondary data from GIS analysis and literature studies. Field measurements followed predetermined paths, incorporating photographs and geographic coordinates. Analysis using Stereonet software revealed minor deviations between tools, with an average angle mismatch of 5.65° and a standard deviation of 2.87°. These findings confirm the consistency and reliability of both tools in measuring geological structures. This research highlights the effectiveness of combining traditional and digital tools for accurate field measurements.
GENESIS DAN ANALISIS KUALITAS BATUBARA BERDASARKAN KADAR ABU DAN SULFUR PADA AREA "X", LAHAT, SUMATERA SELATAN: GENESIS AND ANALYSIS OF COAL QUALITY BASED ON ASH CONTENT AND SULFUR IN AREA "X", LAHAT, SOUTH SUMATRA Chaerunnisa, Maryam; Jambak, Moehammad Ali
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Batubara yang terdapat di wilayah Sumatera Selatan umumnya menunjukkan variasi kualitas yang signifikan, dengan distribusi kandungan abu dan sulfur yang tidak merata di setiap lapisan maupun lokasi penambangan. Kualitas batubara di daerah ini dipengaruhi oleh berbagai proses geologi. Pengelolaan batubara dengan kandungan abu dan sulfur tinggi membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam penerapan teknologi pembakaran yang efisien dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas batubara berdasarkan kadar abu dan sulfur pada area "X" di Lahat, Sumatera Selatan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai keterkaitan antara genesis, kadar abu, dan sulfur yang kemudian menghasilkan kesimpulan berupa faktor yang memengaruhi kadar abu dan sulfur di daerah penelitian serta dapat menganalisis pembentukan kadar abu serta sulfur. Coal in the South Sumatra region generally shows significant quality variations, with an uneven distribution of ash and sulfur content in each layer and mining site. The quality of coal in this area is influenced by various geological processes. The management of coal with high ash and sulfur content requires special attention, especially in the application of efficient and environmentally friendly combustion technology. This study aims to evaluate the quality of coal based on ash and sulfur levels in area "X" in Lahat, South Sumatra. The results of the study are expected to provide more in-depth insight into the relationship between genesis, ash content, and sulfur levels which then produce conclusions in the form of factors that affect ash and sulfur levels in the research area and can analyze the formation of ash and sulfur levels.
MODEL KONSEPTUAL HIDROGEOLOGI LAPANGAN PANAS BUMI "XB" NUSA TENGGARA TIMUR MENGGUNAKAN METODE GEOKIMIA FLUIDA: HYDROGEOLOGICAL CONCEPTUAL MODEL OF "XB" GEOTHERMAL FIELD IN EAST NUSA TENGGARA USING FLUID GEOCHEMICAL METHOD Dwi Aldhi Putra, Dimas; Hendrasto, Fajar -; Hariyadi, Nurkholis; Fajar
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Daerah "XB" di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki potensi sumber daya panas bumi yang belum sepenuhnya dikembangkan. Untuk mengoptimalkan dan pengembangan sumber daya panas bumi tersebut dibutuhkan pemahaman tentang sistem panas bumi dan pembuatan model konseptual hidrogeologi berdasarkan atas data geologi dan data geokimia yang tersedia. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah menganalisis dan mengolah data-data sekunder yang berkaitan dengan geologi dan geokimia di daerah "XB". Data-data tersebut kemudian dianalisis dan diinterpretasikan untuk membentuk model konseptual hidrogeologi. Lapangan panas bumi "XB" memiliki 22 jenis sampel air yang terdiri atas mata air panas di daerah "XB" serta mata air hangat dan mata air dingin yang terdapat di daerah Lungar. Tipe mata air panas Lapangan "XB" terdiri atas dua jenis tipe air, yaitu air sulfat dan air bikarbonat. Hasil analisis geoindikator air yang terdiri atas rasio Na/K, rasio Na/Ca, dan rasio SO4/HCO3 terdapat pola zona upflow dan outflow. Zona upflow terdapat pada bagian timur laut dari Lapangan "XB" yaitu terletak di daerah Lungar dan Wewo. Sedangkan zona outflow terdapat di bagian barat daya Lapangan "XB", yaitu terletak di daerah Paka. Model konseptual hidrogeologi panas bumi memperlihatkan adanya sumber panas yang berasal dari magmatic fluid, yang mengeluarkan uap panas ke permukaan melalui proses konduksi antara air dan batuan dan muncul ke permukaan sebagai manifestasi berupa fumarol. Manifestasi fumarol tersebut terletak di daerah Lungar dan "XB" yang diinterpretasikan sebagai zona upflow. Aliran fluida yang mengalir secara lateral yang keluar dari celah-celah rekahan diinterpretasikan sebagai zona outflow, yang terdapat di daerah Paka, pada lokasi mata air hangat WKO2 dan WMT1. The "XB" area on Flores Island, East Nusa Tenggara (NTT) Province, has potential geothermal resources that have not been fully developed. To optimize and develop these geothermal resources, an understanding of the geothermal system is needed to create a hydrogeological conceptual model based on available geological and geochemical data. The method used in this research is to analyze and process secondary data related to geology and geochemistry in the "XB" area. These data were then analyzed and interpreted to form a hydrogeological conceptual model. The "XB" geothermal field has 22 types of water samples - hot springs in the "XB" area and warm springs, and cold springs in the Lungar area. The "XB" field hot spring type consists of two kinds of water: sulfate water and bicarbonate water. The results of water geoindicator analysis consisting of the ratio of Na/K, the ratio of Na/Ca, and the ratio of SO4/HCO3 obtained upflow and outflow zone patterns. The upflow zone is located in the northeastern part of the "XB" field, which is located in the Lungar and Wewo areas. Meanwhile, the outflow zone is located in the southwestern part of the "XB" field, which is located in the Paka area. The geothermal hydrogeological conceptual model shows a heat source originating from the magmatic fluid, which emits hot steam to the surface through a conduction process between water and rock and appears on the surface as a manifestation of fumaroles. The fumarole manifestations are located in the Lungar and "XB" areas, interpreted as upflow zones. The fluid flow that flows laterally out of the cracks from the fracture is interpreted as an outflow zone in the Paka area at the location of the WKO2 and WMT1 warm springs.
ANALISIS STRATIGRAFI DAN FASIES: STUDI KASUS FORMASI BEKASAP LAPANGAN FNK" CEKUNGAN SUMATRA TENGAH: STRATIGRAPHIC AND FACIES ANALYSIS: CASE STUDY OF THE BEKASAP FORMATION IN THE "FNK" FIELD CENTRAL SUMATRA BASIN Nasal, Fernando; Herdiansyah, Firman
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Lapangan "FNK" yang terletak di Cekungan Sumatra Tengah, dengan tujuan utama untuk menganalisis fasies pada Formasi Bekasap melalui pendekatan integratif. Evaluasi lingkungan pengendapan dilakukan dengan menggunakan data well log dan Sidewall Core (SWC), yang dianalisis secara terpadu untuk menghasilkan interpretasi yang komprehensif terkait karakteristik stratigrafi dan fasies. Formasi Bekasap menunjukkan ketebalan sand yang relatif signifikan, dengan pola pengendapan vertikal yang mengkasar ke atas dan menghalus ke bawah (coarsening and fining upward), yang mengindikasikan lingkungan pengendapan transisi dari zona intertidal menuju inner shelf. Karakteristik tersebut mencerminkan pengaruh fluktuasi energi hidrodinamika serta kontribusi proses tidal dalam pengendapan sedimen. Analisis fasies mengidentifikasi dominasi sistem (Tidal Bar Axis), yang mencirikan pengendapan berenergi sedang hingga tinggi dalam lingkungan pesisir yang dinamis. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini mendukung pengembangan pemodelan fasies yang lebih representatif dan efisien, memberikan kontribusi terhadap pemahaman distribusi fasies dan hubungan stratigrafi antar satuan batuan. This research was conducted in the "FNK" Field located in the Central Sumatra Basin, with the main objective of analyzing the facies of the Bekasap Formation through an integrative approach. The depositional environment was evaluated using well log and Sidewall Core (SWC) data, which were analyzed in an integrated manner to produce a comprehensive interpretation of the stratigraphic and facies characteristics. The Bekasap Formation exhibits relatively significant sand thickness, with a vertical deposition pattern that coarsens upward and fines upward, indicating a transitional depositional environment from the intertidal zone to the inner shelf. These characteristics reflect the influence of hydrodynamic energy fluctuations and the contribution of tidal processes in sediment deposition. Facies analysis identifies the dominance of the Tidal Bar Axis system, which characterizes moderate to high-energy deposition in a dynamic coastal environment. The approach used in this study supports the development of more representative and efficient facies modeling, contributing to the understanding of facies distribution and stratigraphic relationships between rock units.
GEOLOGI DAN POLA SEBARAN BATUBARA PADA DAERAH KABUPATEN TABALONG, KALIMANTAN SELATAN: GEOLOGY AND COAL DISTRIBUTION PATTERN IN TABALONG REGENCY, SOUTH KALIMANTAN Rahman, Arif; Adhitama, Ramadhan
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi batubara yang cukup signifikan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi geologi dan menganalisis pola sebaran batubara di wilayah tersebut. Data yang digunakan meliputi peta geologi, geomorfologi, data struktur geologi, data singkapan, dan data topografi yang diperoleh dari PT Mahakarya Bangun Persada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian terbagi menjadi dua bentuk lahan, yaitu bentuk lahan perbukitan denudasional bergelombang lemah (D1) dan perbukitan vulkanik tersayat tajam (V1). Secara stratigrafi, wilayah ini terdiri atas tiga satuan batuan yang tersusun dari yang termuda hingga tertua, yaitu satuan batulanau, satuan batulempung, dan satuan batuan andesit. Struktur geologi yang berkembang di daerah penelitian meliputi antiklin dan kekar. Pola sebaran batubara di wilayah ini menunjukkan arah strike barat laut (northwest) dan dipping ke timur laut (northeast). Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam kegiatan eksplorasi dan perencanaan tambang batubara secara lebih efisien dan berkelanjutan. Tabalong Regency, South Kalimantan, is known as one of the areas with significant coal potential in Indonesia. This study aims to examine the geological conditions and analyze the coal distribution pattern in the area. The data used include geological maps, geomorphology, geological structure data, outcrop data, and topographic data obtained from PT Mahakarya Bangun Persada. The results of the study indicate that the study area is divided into two main landforms, namely weakly converted denudational hills (D1) and sharply incised volcanic hills (V1). Stratigraphically, this area consists of three rock units arranged from the youngest to the oldest, namely siltstone units, mudstone units, and andesite rock units.The geological structures that develop in the study area include anticlines and fractures. The coal distribution pattern in this area shows a northwest strike direction (northwest) and a slope to the northeast (northeast). This study is expected to be a reference in coal mining exploration and planning activities more efficiently and sustainably.
PENENTUAN JARAK ANTARA STASIUN GEMPA DAN EPISENTER GEMPA PADANG, SUMATRA BARAT PADA 24 APRIL TAHUN 2023: DETERMINATION OF THE DISTANCE BETWEEN EARTHQUAKE STATIONS AND THE EPICENTRE OF THE EARTHQUAKE IN PADANG CITY, WEST SUMATRA ON APRIL 24, 2023 Mahardhika, Fajar; Benyamin
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Gempa bumi, yang sangat umum terjadi di daerah Kota Padang, menghasilkan gelombang-gelombang seismik seperti gelombang primer dan gelombang sekunder. Gelombang-gelombang tersebut dapat dicatat oleh seismogram yang digunakan pada stasiun gempa. Penentuan jarak antara beberapa stasiun gempa dengan episenter gempa di Kota Padang pada tanggal 24 April 2023 dilakukan melalui analisis data waktu tiba gelombang seismik pada masing-masing stasiun. Jarak relatif terhadap episenter dihitung berdasarkan perbedaan waktu tiba tersebut. Hasil analisis menunjukkan adanya variasi jarak antara setiap stasiun dan episenter. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui jarak antara episenter gempa dan stasiun gempa sehingga hasil tersebut dapat digunakan untuk mencari episenter gempa yang sesungguhnya. Earthquakes, which frequently occur in the Padang area, generate seismic waves such as Primary and Secondary waves. These waves can be recorded by seismograms installed at earthquake stations. The determination of distances between several earthquake stations and the epicentre of the earthquake in Padang on April 24,2023, is conducted through analysis of seismic wave arrival time data at each station. Relative distances to the epicentre are calculated based on the differences in these arrival times. The analysis results indicate variations in distances between each station and the epicentre. The objective of this study is to identify the distances between the epicentre and the earthquake stations, so that these results can be utilized to approximately locate the epicentre.
PENGARUH INFILTRASI AIR TANAH TERHADAP TATA GUNA LAHAN PADA DAERAH KELURAHAN ULUJAMI, JAKARTA SELATAN: THE INFLUENCE OF GROUNDWATER INFILTRATION ON LAND USE IN THE ULUJAMI SUBDISTRICT AREA, SOUTH JAKARTA Athallah, Fahd Nibel; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh infiltrasi terhadap tata guna lahan di Kelurahan Ulujami, Jakarta Selatan. Seiring dengan pesatnya urbanisasi dan pertambahan penduduk, juga perubahan fungsi lahan di wilayah perkotaan, kemampuan lahan untuk meresapkan air tanah cenderung menurun akibat meningkatnya luas permukaan tertutup, seperti bangunan dan jalan beraspal. Studi ini mengkaji berbagai sumber literatur dan data sekunder terkait pola penggunaan lahan, karakteristik hidrologi lokal, serta keterkaitannya dengan penurunan daya resap air tanah. Hasil studi menunjukkan bahwa alih fungsi lahan terbuka menjadi area terbangun berdampak sangat signifikan terhadap menurunnya kemampuan lahan dalam menyerap air hujan, yang dapat memicu penurunan muka air tanah dan peningkatan risiko banjir. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengelolaan tata guna lahan yang berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan konservasi sumber daya air. Studi ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam perencanaan tata ruang dan kebijakan lingkungan di wilayah urban seperti Jakarta Selatan. This research is a literature study aimed at analyzing the influence of infiltration on land use in the Ulujami Subdistrict, South Jakarta. In line with rapid urbanization and population growth, as well as land use changes in urban areas, the land's ability to absorb groundwater tends to decline due to the increasing extent of impervious surfaces, such as buildings and paved roads. This study examines various literature sources and secondary data related to land use patterns, local hydrological characteristics, and their correlation with the decrease in groundwater infiltration capacity. The results of the study show that the conversion of open land into built-up areas has a significant impact on reducing the land's ability to absorb rainwater, which may lead to a decline in groundwater levels and an increased risk of flooding. Therefore, sustainable land use management strategies are needed to maintain a balance between development and the conservation of water resources. This study is expected to serve as a basis for consideration in spatial planning and environmental policy in urban areas such as South Jakarta.
ANALISIS KEBUTUHAN DAN POTENSI KETERSEDIAAN AIR BAKU DI KECAMATAN JAGAKARSA, JAKARTA SELATAN: ANALYSIS OF DEMAND AND POTENTIAL AVAILABILITY OF RAW WATER IN JAGAKARSA SUB-DISTRICT, SOUTH JAKARTA Dimetrio, Yohanes; Amri, Muhammad Adimas
Journal of Geoscience Engineering and Energy VOLUME 6, NOMOR 2, AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Ketersediaan air baku yang berkelanjutan merupakan salah satu tantangan utama dalam pengelolaan sumber daya air, khususnya di wilayah urban dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari wilayah perkotaan DKI Jakarta, mengalami peningkatan jumlah penduduk setiap tahunnya, yang berdampak langsung terhadap peningkatan kebutuhan air baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan dan potensi ketersediaan air baku di Kecamatan Jagakarsa dalam proyeksi sepuluh tahun ke depan. Metodologi yang digunakan meliputi analisis data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) terkait jumlah penduduk dan laju pertumbuhan, serta data ketersediaan air dari instansi terkait, dikombinasikan dengan pendekatan geologi teknik untuk mengevaluasi potensi sumber daya air tanah di wilayah tersebut. Perhitungan kebutuhan air dilakukan berdasarkan konsumsi rata-rata per kapita harian, sementara estimasi ketersediaan dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas potensi air tanah dan distribusi jaringan air baku eksisting. Hasil yang diharapkan dari studi ini adalah tersusunnya proyeksi kebutuhan air baku hingga tahun 2030 dan evaluasi kesesuaian antara kebutuhan dan ketersediaan, sebagai dasar perencanaan pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan di wilayah Jagakarsa.  The sustainable availability of raw water is one of the main challenges in water resource management, particularly in urban areas with high population growth. Jagakarsa Sub-District, South Jakarta, as part of the metropolitan area of DKI Jakarta, has experienced a consistent increase in population, which directly impacts the rising demand for raw water. This study aims to analyze the demand and potential availability of raw water in Jagakarsa Sub-District over the next ten years. The methodology involves the analysis of secondary data from the Central Bureau of Statistics (BPS) regarding population figures and growth rates, as well as data on water availability from relevant agencies. These are combined with an engineering geology approach to assess the potential of groundwater resources in the area. Water demand calculations are based on average daily per capita consumption, while estimates of availability consider the potential capacity of groundwater and the coverage of the existing raw water supply system. The expected outcomes of this study include a projection of raw water needs up to 2030 and an evaluation of the balance between supply and demand, serving as a foundation for more effective and sustainable water resource planning in the Jagakarsa region.