cover
Contact Name
Alfian Rokhmansyah
Contact Email
alfian@fkip.unmul.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimpianunmul@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman Kampus Gn. Kelua, Gedung A3 Lt. 2, Jalan Ki Hajar Dewantara, Samarinda Ulu Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 27763587     DOI : https://doi.org/10.30872/jimpian
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan (JIMPIAN) is a scientific journal published by the Masters Program in Education Management, Faculty of Teacher Training and Education, Mulawarman University. This journal contains the results of studies and research related to education management science and education science. This journal is published twice a year, in April and October. The scope of this journal includes (1) policy in education; (2) leadership in education; (3) school management and higher education; (4) curriculum and education program management; (5) regulations and supervision in education; (6) education management information system; (7) administration and management of educational institutions; (8) educational science.
Articles 100 Documents
The Effect of Supervisor's Supervision and Assessment of Teacher Performance on School Management Effectiveness (Study at Madrasah Ibtidaiyah Kemiri, Tangerang, Banten, Indonesia) Anis Fauzi; Nana Suryapermana; Joni Juhaeni
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v2i1.568

Abstract

This study intends to discuss the effect of supervisor's supervision on the effectiveness of school management, the effect of evaluating teacher performance on the effectiveness of school management, as well as the influence of supervisor's supervision and teacher performance evaluation on the effectiveness of school management. This study was designed using quantitative research methods of multiple linear regression models. The population in this study 102 respondents. The researcher used 20% for research sampling. Additional data was collected through observation and interviews with the principal and the teacher. The results showed that Supervisor's Supervision and Teacher Performance Assessment had a simultaneous effect on Teacher Management, with the results of regression calculations in the form of F-count of 94,703 and F-value of 8,077, and the results of regression coefficient prove that these two independent variables have direct and good conformity and influence of 70.3% on Teacher Administration and 29.7% residuals.
Upaya Meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar pada Pembelajaran IPA Menggunakan Strategi PjBL (Project-Based Learning) Yusron Abda'u Ansya
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i1.2225

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui upaya untuk meningkatkan Minat dan Prestasi Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar dalam Pembelajaran IPA menggunakan Strategi PjBL (Project-Based Learning). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian yaitu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan minat dan prestasi siswa kelas IV Sekolah Dasar pada pembelajaran IPA menggunakan strategi PjBL antara lain mengidentifikasi proyek yang relevan, memfasilitasi diskusi kelompok, mendorong penemuan dan eksplorasi, mengintegrasikan mata pelajaran, melibatkan komunitas, memberikan dukungan dan bimbingan, mendorong kreativitas dan inovasi, menyediakan sumber daya, menggunakan teknologi, dan melakukan evaluasi formatif. Dengan mengimplementasikan komponen-komponen tersebut, guru dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang menarik, kolaboratif, dan relevan dengan dunia nyata, sehingga mendorong minat belajar siswa dan memperoleh prestasi belajar yang lebih baik.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada Kelas X-1 SMAN 4 Banjarmasin Hildayati Hildayati; Annisa Mayasari; Nurliani Nurliani
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i2.2247

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kurikulum merdeka terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi pada kelas X-1 di SMA Negeri 4 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini agar mengetahui hasil belajar mata pelajaran ekonomi dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik di kelas X-1. Data yang diperoleh peneliti menggunakan observasi, angket dan dokumentasi dengan hasil belajar kelas X-1 pada mata pelajaran ekonomi. Hasil dalam penelitian ini telah menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi pada kelas X-1 SMAN 4 Banjamasin ini sudah dapat terjalankan dengan baik terlihat dari tahap awal yang dijalankan sudah berjalan dengan baik selama satu semester walaupun masih dalam proses penyesuaian, dalam praktik nya program yang telah dijalankan seperti ekstrakulikuler, intrakulikuler dan projek penguatan profil pelajar pancasila sudah terjalan dengan baik. Kelebihan kurikulum merdeka belajar yaitu guru dibebaskan dalam mendesain pembelajaran
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Problem Based Learning pada Materi Alkanol dan Alkoksi Alkana Untuk Kelas XII SMA/MA Sandy Yudha
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i2.2263

Abstract

Alkanol dan Alkoksi Alkana merupakan komponen senyawa karbon yang dipelajari pada semester kedua kelas XII SMA/MA. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam materi alkanol dan alkoksi alkana adalah model Problem Based Learning. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan LKPD dan menentukan kategori validitasnya. Research and Development (R&D) merupakan jenis penelitian ini karena menggunakan model pengembangan 4-D. Adapun tahap-tahapnya yaitu define, design, develop dan disseminate. Namun, untuk penelitian ini tahapnya dibatasi pada tahap ketiga yaitu pengembangan (Develop). Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi yang diberikan kepada lima validator ahli. Data validitas dari LKPD berbasis PBL dianalisis menggunakan skala formula Aiken V. Hasil analisis menunjukkan bahwa LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi alkanol dan alkoksi alkana sangat valid (0,86).
Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Menggunakan Smarts Apps Creator (SAC) pada Materi Haji dan Umrah Wahyu Rizal Saputra; Raharjo Raharjo; Ibnu Hadjar
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i2.2272

Abstract

Pendidikan di era Society 5.0 menuntut guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam mendesain pembelajaran berbasis IT yang efektif dan interaktif. Materi ibadah haji dan umrah pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi salah satu materi yang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi dan bukan termasuk ibadah rutinan seperti shalat, puasa, zakat, dan membaca Al-Qur’an yang sering diamalkan oleh peserta didik di kehidupan sehari-hari. Smart Apps Creator (SAC) merupakan media yang dianggap mampu memaparkan materi haji dan umrah yang semula bersifat abstrak ke dalam bentuk yang lebih konkret dan realistis. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yakni model pengembangan yang terdiri dari lima tahapan, di antaranya yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluating (evaluasi). Media pembelajaran haji dan umrah berbasis Smart Apps Creator (SAC) dinyatakan sangat baik dan layak digunakan. Hasil persentase angket siswa yang menyukai dan termotivasi dengan aplikasi tersebut mencapai 92 %. Kemudian diperkuat dengan hasil pre-test dan post-test siswa yang semula bernilai 74,43 % kemudian meningkat menjadi 94,67 %. SAC merupakan media pembelajaran multimedia yang inovatif dan interaktif, sehingga siswa diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif.
Optimalisasi Keterampilan Mengajar Guru Melalui Supervisi Klinis Kepala Sekolah Pendekatan Kolaboratif Era Merdeka Belajar Mudatsir Mudatsir; Lay Riwu; Musyahidah Mustakim
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v3i2.2285

Abstract

Supervisi merupakan bagian terpenting dari sistem pendidikan, tingkat efektivitas pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kualitas supervisi pendidikan yang dilakukan supervisor oleh kepala sekolah dan pengawas pendidikan. Aktivitas supervisi perlu memberikan kesempatan untuk merdeka dalam pengembangan diri dan profesionalismenya. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan sekolah, mengacu pada model penelitian Kemmis dan Taggart yang dirancang dengan proses siklus yaitu merencanakan, melakukan tindakan, mengamati, dan melakukan refleksi. Tahapan ini terus berlangsung per individu sampai permasalahan dalam menerapkan ketiga keterampilan dasar mengajar tersebut dapat terselesaikan. Hasil analisis data guru dalam menerapkan ketiga keterampilan dasar mengajar yaitu pada siklus I 68,3 dan pada siklus II 86,3. Dari uraian tersebut dapat dilihat bahwa terjadi peningkatan nilai rata-rata keterampilan guru yaitu 86,3 –68,3 = 17,96. Dengan demikian penerapan supervisi klinis dapat meningkatkan keterampilan menjelaskan, keterampilan membuka dan menutup pelajaran dan keterampilan mengelola kelas guru di SMP Negeri 2 Merauke, Papua Selatan yang dibuktikan dengan adanya peningkatan masing-masing keterampilan dari siklus I ke siklus II. Untuk itu diharapkan kepada kepala sekolah dan pengawas sekolah agar membimbing guru melalui kegiatan supervisi klinis.
Implementasi Model Analisis SWOT di SDIT Istiqamah Balikpapan Masmudah Masmudah; Muliyani Rosanthi; Susiyanti Susiyanti; Evi Aryanti Tombi; Widyatmike Gede Mulawarman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v2i2.2334

Abstract

Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menunjukkan kondisi dan mengevaluasi suatu permasalahan, proyek atau keadaan bisnis/organisasi yang berdasarkan pada faktor eksternal dan faktor internal. Faktor tersebut meliputi: Kekuatan (strength), kesempatan (opportunities), kelemahan (weaknesses) dan ancaman (threats). Analisis SWOT merupakan bagian dari perencanaan strategis suatu organisasi atau institusi. Penelitian ini terdiri atas tiga tahapan: tahap pengumpulan data, tahap analisis, dan tahap pengambilan keputusan. Pada setiap tahap pengumpulan data dapat dilakukan dengan menganalisis keadaan organisasi baik internal maupun eksternal. kemudian memanfaatkan semua informasi yang diperoleh dalam model-model perumusan strategis sekolah. Salah satu model pemecahan masalah yang dapat digunakan adalah model matriks SWOT. Setelah dilakukan analisis SWOT Sekolah dasar Islam Istiqomah Balikpapan menetapkan beberapa contoh langkah strategis sekolah untuk peningkatan mutu, antara lain: mendesain sekolah dengan satu keunggulan yang tidak dimiliki sekolah sejenis dan menjadikan seluruh stakeholder sebagai marketing sekolah.
Implementasi Analisis SWOT pada Manajemen Strategis dalam Perencanaan Peningkatan Kompetensi Siswa pada SMK Negeri 3 Balikpapan Sukarni Candra; I Gusti Bagus Didie M.; Dwi Oktora Rahayu N.; Widyatmike Gede Mulawarman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v2i2.2335

Abstract

Dalam peningkatan kompetensi siswa dibutuhkan suatu analisis yang tepat. Salah satu analisis tersebut adalah dengan menggunakan SWOT. Dari analisis tersebut diambil suatu kebijakan strategis yang dikenal dengan strategi manajemen. Tujuan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi analisis SWOT pada manajemen strategis dalam upaya peningkatan Kompetensi Siswa di SMK Negeri 3 Balikpapan. Juga untuk mengetahui faktor-faktor dari pendukung dan penghambat dari implementasi SWOT terhadap kompetensi siswa. Hasil pengamatan yang dilaksanakan pada bulan Februari 2023 di SMK Negeri 3 Balikpapan ini, bahwa implementasi analisis SWOT di SMK Negeri 3 Balikpapan dilaksanakan dengan menggunakan analisis SWOT (Strenghts, Weaknesses, Opportunities, Threats), yang hasilnya sebagai berikut. Strengths yang dimiliki dari sekolah ini adalah kependidikan yang 100% telah S1 berbagai bidang vokasi dan sebagian telah S2, dengan telah memperoleh sertifikasi pendidik. Weaknesses yang ditemukan adalah kurangnya menumbuhkan jiwa wirausaha di semua kalangan tenaga pendidik. Opportunities sekolah ini adalah memiliki kemitraan yang cukup banyak, seperti lembaga sertifikasi profesi (LSP-P1) dan Tefa (teaching factory). Threats yang harus dihadapi, yakni menyatukan visi tenaga kependidikan, persaingan lembaga pendidikan eksternal, kurangnya tenaga kependidikan terutama guru produktif di salah kompetensi keahlian.
Analisis SWOT sebagai Strategi dalam Peningkatan Daya Saing Lembaga PAUD di TK Permata Kasih Balikpapan Josephin Wowor; Windy Maria Walphin Palit; Ayu Erwin H; Widyatmike Gede Mulawarman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v2i1.2337

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah tingkat pendidikan sebelum tingkat pendidikan dasar yang merupakan upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan pengembangan jasmani dan rohani. Semakin pesat meningkatnya lembaga PAUD, maka ini menjadikan kompetisi antar lembaga PAUD, dan meningkatkan daya saing. Dengan begitu manajemen strategis dibutuhkan untuk menyelenggarakan lembaga dengan baik dan bersaing. Untuk menyelenggarakan manajemen, suatu lembaga perlu menganalisis terlebih dahulu, dan dalam pembahasan ini kami menggunakan analisis SWOT. Analisis SWOT dipahami sebagai pengujian terhadap kekuatan dan kelemahan internal sebuah organisasi/lembaga, serta kesempatan dan ancaman lingkungan eksternalnya. Sesuai dengan tujuan yaitu ingin mengetahui bagaimana manajemen strategi di TK Permata Kasih Balikpapan. Penelitian ini menggunakan suatu metode yaitu metode kualitatif dengan analisis SWOT. Setelah melakukan analisis, hasil analisis SWOT adalah sebagai berikut. Strength: TK Permata Kasih menangani semua anak dari keluarga miskin namun beberapa siswa di sini yang tergolong menengah ke atas, memilih Lembaga ini dengan alasan SDM yang berpengalaman dan berkualitas. Weakness: TK Permata Kasih lemah pada sisi ekonomi. Opportunities: Dukungan dari stakeholder yang begitu besar. Threats: Letak Geografis lembaga. SWOT merupakan langkah awal dalam manajemen strategis lembaga dalam mengembangkan rencana untuk ke depannya.
Strategi Meningkatkan Mutu Tenaga Pendidik dan Kependidikan di SMP Patra Dharma 2 Balikpapan: Kajian Analisis SWOT Rika Afriani; Regina Seffina Ardhyaningrum; Novayanti Novayanti; Widyatmike Gede Mulawarman
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jimpian.v2i2.2338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kajian analisis SWOT sebagai strategi meningkatkan mutu tenaga pendidik dan kependidikan di SMP Patra Dharma 2 Balikpapan. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan kepala sekolah adalah dengan melakukan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMP Patra Dharma 2 Balikpapan telah menggunakan analisis SWOT sebagai langkah awal untuk melakukan perencanaan strategis dalam upaya pengembangan kapasitas dan mutu pendidik dan tenaga kependidikannya. Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa SMP Patra Dharma 2 Balikpapan memiliki jumlah strengths (kekuatan) yang lebih banyak dibandingkan weaknesses (kelemahan). Sekolah ini memiliki 12 kekuatan dan 6 kelemahan, perbandingannya ialah 2:1 sehingga menghasilkan peluang lebih besar, yaitu 7 peluang dengan tantangan yang semakin sedikit, yaitu 4 tantangan. Berdasarkan data yang telah terkumpul dan juga dari hasil analisis SWOT, SMP Patra Dharma 2 Balikpapan berada di kuadran 1 yang mana merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Sekolah tersebut memiliki peluang dan kekuatan yang tinggi atau besar, sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth oriented strategy). Meskipun menghadapi berbagai tantangan, pihak sekolah masih memiliki kekuatan dari segi internal. Strategi yang diterapkan pun menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang.

Page 3 of 10 | Total Record : 100