cover
Contact Name
Johan Irmansyah
Contact Email
dpe.litpam@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
dpe.litpam@gmail.com
Editorial Address
Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, West Nusa Tenggara
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Discourse of Physical Education
ISSN : -     EISSN : 28291336     DOI : https://doi.org/10.36312/dpe
Core Subject : Health, Education,
The Discourse of Physical Education (DPE) features peer-reviewed research articles based on classroom and laboratory studies, descriptive and survey studies, summary and review articles, and discussion of current topics of interest in physical education at every level education. DPE (ISSN. 2829-1336) is an open-access scrientific journal that published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) twice a year (bianually) in February and August.
Articles 37 Documents
Tingkat Sikap dan Perilaku Atlet Sepak Bola terhadap Pencegahan Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) di PS. Lingsar Saputra, Lalu Akhmad Hajjatul Julian Fauzan; Kesumah, Dadang Warta Chanra Wira; Muammar, Muammar
Discourse of Physical Education Vol. 2 No. 2 (2023): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v2i2.2410

Abstract

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) adalah salah satu cedera yang paling umum dan berdampak serius bagi atlet sepak bola. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat sikap dan perilaku preventif atlet PS. Lingsar terhadap cedera ACL. Menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dan metode survei, data dikumpulkan melalui kuesioner dari 34 atlet. Hasil menunjukkan bahwa 41,18% atlet memiliki sikap “cukup tinggi” terhadap pencegahan cedera, sedangkan 44,12% berada pada kategori “cukup tinggi” dalam perilaku preventif. Namun, 17,65% dari atlet memiliki sikap “kurang tinggi”, dan 8,82% menunjukkan perilaku “sangat kurang tinggi.” Kesimpulannya, masih terdapat kesenjangan antara pengetahuan dan praktik preventif. Rekomendasi meliputi penerapan program pelatihan neuromuskular, edukasi rehabilitasi, dan dukungan pelatih untuk meningkatkan keterlibatan atlet dalam pencegahan cedera ACL. The Level of Attitudes and Behaviors of Football Athletes Towards Anterior Cruciate Ligament (ACL) Injury Prevention at PS. Lingsar Abstract Anterior Cruciate Ligament (ACL) injuries are common and impactful for football athletes. This study aims to assess the preventive attitudes and behaviors of PS. Lingsar athletes toward ACL injuries. Using a quantitative descriptive design and survey method, data were collected via questionnaires from 34 athletes. Results show 41.18% of athletes hold a “high enough” attitude, while 44.12% exhibit “high enough” preventive behavior. However, 17.65% have a “low enough” attitude, and 8.82% demonstrate “very low” preventive behavior. In conclusion, a gap remains between knowledge and preventive practice. Recommendations include implementing neuromuscular training programs, rehabilitation education, and coach support to enhance athlete involvement in ACL injury prevention.
Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali Karet dan Balap Karung terhadap Peningkatan Keterampilan Lompat Jauh Gaya Jongkok pada Siswa Kelas VIII MTs NW Menceh Azami, Muh. Khairul; Muliyani, Sri Erny; Putri, Vivi Novia Eka
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i1.2436

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas VIII MTs NW Menceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh permainan tradisional lompat tali karet dan balap karung terhadap peningkatan keterampilan tersebut. Menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain "One Group Pretest-Posttest," penelitian ini melibatkan 30 siswa yang dibagi dalam dua kelompok. Hasil analisis menunjukkan bahwa permainan balap karung memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan lompat jauh, dengan rata-rata peningkatan dari 331,93 cm menjadi 341,67 cm (Sig. 0,015 < 0,05). Sementara itu, permainan lompat tali karet tidak menunjukkan perubahan signifikan, dengan rata-rata peningkatan dari 325,73 cm menjadi 328,27 cm (Sig. 0,459 > 0,05). Disimpulkan bahwa balap karung lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan lompat jauh gaya jongkok dibandingkan lompat tali karet, sehingga guru dapat mempertimbangkan penggunaan balap karung sebagai metode latihan motorik. The Influence of Traditional Games Rubber Rope Jumping and Sack Racing on Improving Squat Style Long Jump Skills in Eighth Grade Students at MTs NW Menceh Abstract This study addresses the low squat-style long jump skills among eighth-grade students at MTs NW Menceh. The objective was to assess the effects of traditional games, rubber rope jumping, and sack racing, on improving these skills. Using a quasi-experimental method with a "One Group Pretest-Posttest" design, the study involved 30 students divided into two groups. Results indicate that sack racing significantly improved long jump skills, with an average increase from 331.93 cm to 341.67 cm (Sig. 0.015 < 0.05). In contrast, rubber rope jumping showed no significant improvement, with an average change from 325.73 cm to 328.27 cm (Sig. 0.459 > 0.05). It is concluded that sack racing is more effective than rubber rope jumping in enhancing squat-style long jump skills, so that teachers can consider using sack racing as a motor training method.
Peningkatan Keterampilan Lompat Jauh Gaya Jongkok melalui Pembelajaran Berbasis Bermain pada Siswa Sekolah Dasar Azman, Haerul; Muhsan, Muhsan; Abdurrochim, Muhamad
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i1.2437

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan lompat jauh gaya jongkok siswa kelas V SDN Manggong melalui pendekatan pembelajaran berbasis bermain. Masalah penelitian adalah rendahnya keterampilan dasar lompat jauh siswa, khususnya pada aspek keaktifan, awalan, tolakan, dan mendarat. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Instrumen penelitian mencakup lembar observasi dan angket. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: keaktifan siswa dalam kategori "Baik" meningkat dari 68% pada siklus pertama menjadi 100% pada siklus kedua. Teknik awalan, tolakan, dan mendarat dalam kategori "Baik" juga meningkat, masing-masing mencapai 95%, 95%, dan 89% pada siklus kedua. Kesimpulannya, metode berbasis bermain efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik dasar dan motivasi siswa. Disarankan agar guru pendidikan jasmani menggunakan pendekatan ini dalam pembelajaran keterampilan fisik lainnya. Enhancing Squat Long Jump Skills through Play-Based Learning in Elementary School Students Abstract This study aimed to enhance fifth-grade students’ squat long jump skills at SDN Manggong through a play-based learning approach. The research problem focused on students' low performance in basic long jump skills, specifically in activity level, takeoff, propulsion, and landing. The methodology used was Classroom Action Research (CAR) conducted over two cycles, each with two sessions. Research instruments included observation sheets and questionnaires. Results showed a significant increase: students' activity level in the “Good” category rose from 68% in the first cycle to 100% in the second cycle. Takeoff, propulsion, and landing techniques also improved in the “Good” category, reaching 95%, 95%, and 89% in the second cycle, respectively. In conclusion, the play-based method effectively enhanced students' motor skills and motivation. It is recommended that PE teachers apply this approach to other physical skill instruction.
Studi Literatur tentang Konsep Karakter Moral Olahraga: Hubungan dengan Moralitas dan Sportivitas Susanto, Ermawan; Lumintuarso, Ria
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i1.2438

Abstract

Penelitian ini merupakan studi literatur yang bertujuan untuk mengeksplorasi konsep karakter moral olahraga serta hubungannya dengan moralitas olahraga dan sportivitas. Dengan menggunakan analisis logis, penelitian ini mengkaji 25 definisi dari lima database elektronik utama: Web of Science, ProQuest, Scopus, EBSCO, dan Google Cendekia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter moral olahraga mencakup kualitas individu seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, yang dibentuk melalui pengalaman di lapangan. Moralitas olahraga bertindak sebagai kerangka norma yang mengatur perilaku etis dalam lingkungan olahraga, sedangkan sportivitas merefleksikan penerapan nilai-nilai tersebut melalui perilaku sportif. Sebanyak 85% literatur menyoroti pentingnya iklim moral dalam tim untuk membangun karakter moral atlet, sementara 70% menyebut peran pelatih sebagai faktor kunci dalam pembentukan moralitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga konsep tersebut saling melengkapi dalam membentuk perilaku etis di dunia olahraga. Rekomendasi meliputi integrasi pendidikan karakter dalam pelatihan dan pendidikan jasmani, serta pengembangan regulasi yang lebih ketat untuk mendorong perilaku moral di kompetisi olahraga. A Literature Review on the Concept of Moral Character in Sports: Its Relationship with Sports Morality and Sportsmanship Abstract This literature review aims to explore the concept of moral character in sports and its relationship with sports morality and sportsmanship. Using logical analysis, the study examines 25 definitions sourced from five major electronic databases: Web of Science, ProQuest, Scopus, EBSCO, and Google Scholar. The findings indicate that moral character in sports involves individual qualities such as honesty, responsibility, and empathy, shaped through on-field experiences. Sports morality provides a normative framework for ethical behavior, while sportsmanship reflects the application of these values through respectful conduct. About 85% of the literature highlights the importance of a moral climate within teams in fostering athletes' moral character, while 70% emphasizes the crucial role of coaches in moral guidance. The study concludes that these three concepts complement each other in promoting ethical behavior in sports. Recommendations include integrating character education into training and physical education curricula and developing stricter regulations to enforce moral conduct in sports competitions.
Pengaruh Butterfly Passing Drill dan Endurance Passing Drill terhadap Ketepatan Passing Bawah Pemain Bola Voli Junior Feryantono, Rahendra Rewa; Suriatno, Adi; Muslimin, Muslimin
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i1.2439

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya ketepatan passing bawah pada pemain voli junior. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh dua metode latihan, butterfly passing drill dan endurance passing drill, terhadap peningkatan ketepatan passing bawah pemain voli junior di klub RVC Seteluk Atas. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest-posttest dengan dua kelompok eksperimen. Sebanyak 25 pemain voli junior dijadikan sampel, dibagi menjadi dua kelompok latihan. Analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan peningkatan yang signifikan pada ketepatan passing bawah, dengan rata-rata peningkatan 1,31 poin pada kelompok butterfly passing drill (p = 0,031) dan 3,17 poin pada kelompok endurance passing drill (p = 0,014). Namun, hasil independent sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara kedua metode latihan (p = 0,714). Kesimpulan penelitian ini adalah kedua metode latihan efektif dalam meningkatkan ketepatan passing bawah, sehingga pelatih disarankan untuk menggunakan kombinasi keduanya dalam program latihan. Kombinasi ini diharapkan dapat melatih baik ketajaman reaksi maupun daya tahan pemain untuk hasil optimal. The Effect of Butterfly Passing Drill and Endurance Passing Drill on the Accuracy of Underhand Passing in Junior Volleyball Players Abstract The issue addressed in this study is the low accuracy of underhand passing among junior volleyball players. This study aims to evaluate the effect of two training methods, the butterfly passing drill and endurance passing drill, on the underhand passing accuracy of junior volleyball players at the RVC Seteluk Atas club. Using a one-group pretest-posttest design with two experimental groups, the sample of 25 junior players was divided into two training groups. Data analysis using the paired sample t-test indicated significant improvements in passing accuracy, with an average increase of 1.31 points in the butterfly passing drill group (p = 0.031) and 3.17 points in the endurance passing drill group (p = 0.014). However, the independent sample t-test results showed no significant difference between the two methods (p = 0.714). This study concludes that both training methods are effective in enhancing passing accuracy, and coaches are advised to combine these methods for optimal results. This combination is expected to improve both reaction sharpness and endurance.
Tingkat Kecemasan dan Kepercayaan Diri Atlet Basket SMAN 1 Narmada dalam Menghadapi Pertandingan Rusharyono, Febri Sasmita; Wardani, Intan Kusuma; Qomara, Dwi
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 1 (2024): February
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i1.2440

Abstract

Penelitian ini mengkaji tingkat kecemasan dan kepercayaan diri atlet basket SMAN 1 Narmada saat menghadapi pertandingan, mengingat pentingnya aspek psikologis dalam performa olahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan dan kepercayaan diri atlet serta menganalisis pengaruhnya terhadap performa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan seluruh populasi atlet basket sekolah, yaitu 30 atlet. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 40% atlet memiliki tingkat kecemasan yang sangat tinggi, sedangkan 26,67% memiliki kepercayaan diri sangat tinggi. Variasi dalam kecemasan dan kepercayaan diri ini menunjukkan adanya perbedaan kondisi psikologis yang mempengaruhi performa atlet. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kecemasan tinggi dapat menghambat performa, sementara kepercayaan diri tinggi berkontribusi positif. Rekomendasi mencakup perlunya program pelatihan mental untuk membantu atlet mengelola kecemasan dan meningkatkan kepercayaan diri melalui dukungan pelatih dan lingkungan sosial. Levels of Anxiety and Self-Confidence of Basketball Athletes at SMAN 1 Narmada in Facing Competitions Abstract This study examines the levels of anxiety and self-confidence among basketball athletes at SMAN 1 Narmada when facing competitions, highlighting the importance of psychological factors in athletic performance. The research aims to identify athletes’ anxiety and confidence levels and analyze their impact on performance. Using a descriptive quantitative approach, the study surveyed 30 school athletes through a closed-ended Likert scale questionnaire. Results indicate that 40% of athletes exhibit very high anxiety levels, while 26.67% demonstrate very high self-confidence. This variation suggests that differing psychological conditions influence athlete performance. The study concludes that high anxiety can hinder performance, while high self-confidence contributes positively. Recommendations include implementing mental training programs to help athletes manage anxiety and boost confidence through coach support and social environment.
Representasi Nilai Karakter Kebangsaan pada Gambar Buku Teks Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar Susanto, Ermawan; Lumintuarso, Ria; Irmansyah, Johan
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 2 (2024): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i2.2441

Abstract

Nilai karakter kebangsaan memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian siswa SD. Namun, kajian terkait representasi nilai-nilai tersebut dalam bahan ajar, khususnya buku teks, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi representasi nilai karakter kebangsaan dalam gambar buku teks Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar (PJOK) kelas IV. Metode analisis isi digunakan pada 120 gambar dengan mengacu pada 18 indikator nilai karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai mandiri (21%), kerja keras (20%), dan tanggung jawab (17%) mendominasi. Sebaliknya, nilai religius, cinta damai, peduli lingkungan, dan gemar membaca tidak ditemukan. Hasil ini menunjukkan buku teks lebih menonjolkan nilai-nilai yang terkait dengan aktivitas fisik, sementara nilai lain yang penting untuk pengembangan karakter siswa masih kurang terwakili. Disarankan agar buku teks direvisi untuk mengintegrasikan nilai-nilai yang kurang terwakili serta pelatihan bagi guru untuk mendukung implementasi pendidikan karakter. Representation of National Character Values in Elementary School Physical Education Textbook Images Abstract National character values play a crucial role in shaping the personality of elementary school students. However, studies on the representation of these values in teaching materials, particularly textbooks, remain limited. This study aims to evaluate the representation of national character values in images from the Grade IV Physical Education (PJOK) textbook. Content analysis was conducted on 120 images based on 18 character value indicators. The findings reveal that independent (21%), hard work (20%), and responsibility (17%) were the most prominent values. Conversely, religious, peace-loving, environmental care, and love for reading were absent. This suggests that the textbook emphasizes values related to physical activities, while other critical values remain underrepresented. Revisions to the textbook and teacher training are recommended to support comprehensive character education.
Analisis Kemampuan Teknik Dasar Bulutangkis pada Atlet PB Junior Tangkas Usia 10-12 Tahun di Kota Pontianak Elfandi, Mindi; Gustian, Uray; Rubiyatno, Rubiyatno
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 2 (2024): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i2.2444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan teknik dasar bulutangkis pada atlet usia 10-12 tahun di PB Junior Tangkas, Pontianak. Masalah yang diangkat adalah tingginya variasi keterampilan teknik dasar yang mempengaruhi performa atlet dalam kompetisi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei, yang melibatkan 16 atlet (10 putra dan 6 putri) sebagai sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan untuk lima teknik dasar: servis panjang, servis pendek, smash, overhead lob, dan dropshot. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata untuk servis panjang adalah 26,38 (kategori sedang), servis pendek 32,13 (kategori baik), smash 24,56 (kategori sedang), overhead lob 28,56 (kategori sedang), dan dropshot 22,25 (kategori sedang). Temuan ini menunjukkan bahwa mayoritas atlet memiliki keterampilan dalam kategori sedang, dengan servis pendek sebagai satu-satunya teknik yang berada dalam kategori baik. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar pelatihan lebih terfokus pada pengembangan teknik smash dan dropshot, serta penguatan aspek fisik seperti kekuatan otot lengan dan kelincutan untuk meningkatkan performa atlet. Analysis of Basic Badminton Technique Ability in PB Junior Tangkas Athletes Aged 10-12 Years in Pontianak Abstract This study aims to analyze the basic badminton technique ability of athletes aged 10-12 years at PB Junior Tangkas, Pontianak. The research addresses the problem of significant variation in basic skill levels, which impacts athletes' performance in competitions. This quantitative research utilizes a survey design, involving 16 athletes (10 males and 6 females) selected through purposive sampling. Data were collected through skill tests for five basic techniques: long serve, short serve, smash, overhead lob, and dropshot. Descriptive analysis revealed the following average scores: long serve 26.38 (moderate category), short serve 32.13 (good category), smash 24.56 (moderate category), overhead lob 28.56 (moderate category), and dropshot 22.25 (moderate category). The findings indicate that most athletes performed within the moderate category, with short serve being the only technique rated as good. Based on these results, it is recommended that training be focused on improving the smash and dropshot techniques, along with strengthening physical aspects such as arm muscle strength and agility, to enhance athletes’ performance.
Analisis Tingkat Kemampuan Lay-Up Shoot pada Peserta Ekstrakurikuler Bola Basket SMP Satela, Indika Elvanis; Sukarman, Sukarman; Yulita, Yulita
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 2 (2024): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i2.2445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan lay-up shoot peserta ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Tanjung, mengingat belum adanya analisis sistematis meskipun program latihan rutin dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 20 siswa dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tiga jenis tes lay-up: Original Lay-Up, Cutting Lay-Up Tanpa Papan, dan Cutting Lay-Up dengan Papan, dengan masing-masing siswa melakukan 30 tembakan dalam waktu 6 menit. Hasil analisis menunjukkan skor rata-rata siswa sebesar 12,6 dengan simpangan baku 2,72. Sebanyak 55% siswa berada dalam kategori Sedang, 30% dalam kategori Baik dan Sangat Baik, serta 15% dalam kategori Rendah dan Sangat Rendah. Temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan yang terstruktur dan sesuai dengan tingkat kemampuan individu. Rekomendasi meliputi pelatihan berbasis skenario pertandingan, penguatan fisik melalui latihan eksplosif, dan penggunaan teknologi untuk memberikan umpan balik visual guna meningkatkan keterampilan lay-up shoot siswa. Analysis of Lay-Up Shooting Skills Among Basketball Extracurricular Participants in Junior High School Abstract This study aimed to analyze the lay-up shooting skills of basketball extracurricular participants at SMP Negeri 1 Tanjung, addressing the lack of systematic analysis despite regular training sessions. A quantitative descriptive method with a cross-sectional design was employed, involving 20 students selected through purposive sampling. Data were collected through three types of lay-up tests: Original Lay-Up, Cutting Lay-Up Without Board, and Cutting Lay-Up With Board, with each student performing 30 shots within 6 minutes. The results showed an average score of 12.6 with a standard deviation of 2.72. About 55% of students were in the Moderate category, 30% in Good and Very Good, and 15% in Low and Very Low categories. These findings emphasize the importance of structured training tailored to individual skill levels. Recommendations include game-based training scenarios, physical enhancement through explosive exercises, and the use of technology to provide visual feedback for improving students’ lay-up shooting skills.
Pengaruh Media Papan Gawang terhadap Peningkatan Keterampilan Shooting dalam Permainan Petanque di STKIP Melawi Kampus Wilayah Perbatasan Entikong Margori, Sabinus Sandi; Qomara, Dwi; Bahri, Samsul; Suarno, Dendi Tri
Discourse of Physical Education Vol. 3 No. 2 (2024): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dpe.v3i2.2446

Abstract

Keterampilan shooting merupakan elemen penting dalam permainan Petanque, namun banyak pemain yang kesulitan mencapai akurasi yang konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media papan gawang dalam meningkatkan keterampilan shooting. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sebanyak 23 mahasiswa STKIP Melawi menjadi sampel dalam penelitian ini. Peserta mengikuti 12 sesi pelatihan selama empat minggu. Hasil pretest menunjukkan rata-rata skor keterampilan shooting sebesar 7,26, sementara posttest menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata 15,87. Analisis statistik menggunakan uji-t berpasangan menunjukkan nilai t hitung sebesar 7,882, lebih besar dari t tabel sebesar 2,074. Hasil ini mengindikasikan bahwa media papan gawang efektif dalam meningkatkan akurasi shooting. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media ini dalam program latihan rutin dan pengintegrasian elemen psikologis seperti self-talk dan mental imagery. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan memperluas sampel dan mengintegrasikan teknologi seperti augmented reality untuk umpan balik real-time. The Effect of Goal Board Media on Improving Shooting Skills in Petanque at STKIP Melawi, Entikong Border Campus Abstract Shooting skills are crucial in Petanque, yet many players struggle to achieve consistent accuracy. This study aims to examine the effect of goal board media on improving shooting skills. A quantitative one-group pretest-posttest design was employed with 23 students from STKIP Melawi as participants. They completed 12 training sessions over four weeks. The pretest average score was 7.26, which significantly improved to 15.87 in the posttest. Paired t-test analysis revealed a t-value of 7.882, exceeding the t-table value of 2.074, indicating the effectiveness of the goal board media. This study recommends incorporating this media in regular training and combining it with psychological elements like self-talk and mental imagery. Future studies should expand the sample size and explore augmented reality technology for real-time feedback.

Page 3 of 4 | Total Record : 37